Anda di halaman 1dari 22

PT.

PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
3. ERGONOMI
3.1. PENDAHULUAN
Bidang Ergonomi merupakan pengetrapan ilmu biologi tentang manusia
bersama dengan ilmu tehnik dan teknologi untuk mencapai penyesuaian satu
sama lain secara optimal dari manusia terhadap pekerjaannya sehingga
mencapai efisiensi dan kesejahteraan kerja.
Ergonomi dapat mengurangi beban kerja dengan evaluasi fisiologis,
psikologis atau cara kerja, maka beban kerja dapat diukur dan merubah yang
sesuai antara kapasitas kerja dan beban kerja maupun beban tambahan.
Tujuan utama adalah menjamin kesehatan kerja sehingga mencapai
peningkatan produktifitas.
Ergonomi (bahasa Inggris : Ergonomics! sebagai ilmu pengetahuan
berkembang setelah perang dunia II, dimana bagi prajurit yang maju perang
dan memakai persenjataan serta perlengkapan dan perbekalan perang
lainnya menjadi pertanyaan : seberapa banyak, seberapa berat dari
perbekalan serta bentuk dan ukuran dari senjata yang dipakai yang terbaik
untuk prajurit sehingga misi dan tugas yang diemban dalam peperangan
dapat dicapai secara maksimal. "al ini kemudian berkembang dalam
kehidupan sehari#hari dan dalam bekerja.
Ergonomi berasal dari kata E$%&' yang berarti kerja atau segala sesuatu
yang berhubungan dengan kerja, dan '&(&) yang berarti hukum. *i
+merika dikenal dengan istilah ",(+' E'%I'EE$I'% atau ",(+'
-+.T&$) E'%I'EE$I'%.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /0
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
Ergonomi
Ilmu yang mempelajari mengenai tindak tanduk dan fisiologi manusia
dengan pekerjaannya sehingga dicapai pola kerja dan lingkungannya yang
sesuai dan tepat guna.
1emanfaatan ergonomi di tempat kerja adalah dengan membuat pola
lingkungan kerja agar harmonis dengan fisik maupun perilaku tenaga kerja.
1rogram ergonomi akan berjalan baik apabila semua jajaran
pekerja ikut melaksanakannya, antara lain :
a. Tanggung ja2ab manajemen dalam hal ini termasuk
kebijaksanaan dan perencanaan manajemen penyediaan peralatan
kerja maupun kontrol terhadap tenaga kerja dan lingkungannya.
b. 1rogram tertutis 3 program harus tertulis dengan jelas termasuk analisa
pekerjaan, kontrol teknis maupun administratif, kesehatan kerja dan
pelatihan.
c. 4eterlibatan semua tenaga kerja dan tingkat manager sampai tenaga
kerja dilapangan harus terlibat dalam pelaksanaan ergonomi. .
d. Evaluasi program
1rogram yang sudah dikerjakan harus dimonitor secara periodik.
(aksud dari ergonomi adalah bagaimana mengatur kerja agar
dapat aman dilaksanakan oleh pekerja, efiisien, produktif, juga
nyaman dilaksanakan serta terhindar dari penyakit serta
kecelakaan kerja.
'ational $esearch .ouncil (,)+! pada tahun 567/
menyatakan bah2a ergonomi adalah aplikasi dari prinsip#
prinsip ilmiah, dimana metoda kerja, pemakaian peralatan
kerja, kondisi lingkungan tempat kerja, ditinjau dari berbagai
disiplin ilmu (system engineering
:
psikoiogi, fisiologi,
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan //
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
biomekanik, anthropologi, kondisi lingkungan kerja! adaiah daiam
kondisi penataan yang sesuai dengan kodrat pekerja sebagai
manusia.
"asilnya adalah kondisi kerja yang aman, nyaman, efisien, dan
produktif.
3.2. PRINSIP ERGONOMI
Beberapa prinsip sebagai pegangan adalah :
a. )ikapTubuh :
Bah2a pekerjaan sangat dipengaruhi oleh bentuk
,
susunan, ukuran
dan penempatan mesin, alat petunjuk dan cara melayani mesin.
b. ,kuran +ntropometri
)ebagai dasar ukuran badan pekerja dengan penempatan alat#alat
industri.
c. 'ormalisasi ukuran mesin dan alat industri sebagai contoh kursi dapat naik
turun, tempat kerja dapat diatur kesegala arah.
d. ,kuran 4erja.
# pada pekerjaan yang diiakukan berdiri tinggi, tempat
sebaiknya 8#59 cm, diba2ah tinggi siku.
# ,ntuk pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi tempat
kerja 8# 59 cm lebih tinggi.
# ,ntuk pekerja berat, atau perlu mengangkat barang, tempat
kerja 59 # 09 cm, lebih rendah dari tinggi siku.
e. Tempat duduk yang baik harus memehuhi syarat:
# tinggi dataran duduk yang dapat diatur dengan papan kaki yang
sesuai dengan tinggi lutut, pada dalam keadaan datar.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /:
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
# papan tolak pinggang dapat diatur dan menekan pinggang
# lebar papan duduk tidak kurang 08 cm .
# tinggi meja sesuai dengan sikap duduk.
f. 1ekerjaan berdiri sedapat mungkin dirubah menjadi pekerjaan
duduk, paling tidak ada tempat dan kesempatan duduk.
g. +rah penglihatan untuk pekerjaan berdiri adalah 0/ # 0;<
keba2ah, sedangkan untuk pekerjaan duduk /0 # ::< keba2ah, arah
penglihatan ini sesuai dengan sikap kepala istirahat
h. $uang gerak lengan ditentukan oleh punggung lengan seluruhnya
dan lengan ba2ah. 1egangan harus diletakkan diba2ah lengan
tersebut.
i. %erakan, diutamakan yang kontinu dan berirama lebih
diutamakan, gerakan yang tiba#tiba dan berhenti mendadak akan
sangat melelahkan, hindarkan getaran kuat pada lengan dan kaki.
j. 1embebanan , beban fisik ma=imum sebesar :9kg .ara mengangkat
dan menolak hendaknya memperhatikan hukum ilmu gaya dan
dihindarkan penggunaan tenaga yang berlebih.
k. *erajat tanjakan optimum :
# >alan menanjak ?59<
# Tangga $umah ?/9<
# Tangga @ ;9<
*engan anak tangga antara 09 # /9 cm, tergantung pada pembebanan.
l. Aaktu kerja, kemampuan seseorang bekerja seharinya, adalah 7# 59
jam, lebih dari itu efisiensi dan kuaiitas kerja akan menurun.
m. Aaktu istirahat, 2aktu istirahat didasarkan pada keperluan dan
pertimbangan ergonomi, harus dihindari istirahat sekehendak tenaga
kerja.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /8
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
n. *aya penglihatan dipelihara sebaik#baiknya terutama dengan
penerangan ditempat kerja.
o. (ental psikologis, kondisi ini harus diperhatikan dengan adanya motifasi,
premi, iklim kerja dsb.
p. Beban kerja dinilai dengan mengukur 90, frekuensi nadi, suhu badan
dll. Batas kesanggupan kerja tercapai kalau nadi kerja mencapai
angka /9Bmenit diatas bilangan nadi istirahat dan nadi kerja tidak
terus menaik dan sehabis bekerja akan pulih kembali pada
bilangan nadi istirahat sesudah 58menit.
C. Biomekanika.
+dalah ilmu tentang gerakan dan sikap badan
+spek penting dalam ergonomi adalah gerakan dan sikap badan
yang berpengaruh pada pemakain energi dan fungsi )ensorimotoris.
+spek utama dalam ergonomi yang diperlukan ditempat kerja antara
lain masalah penyimpanan bahanBmaterial dan penanganan masalah
perkakasBorgan, masalah peningkatan desain ditempat kerja, masalah
pengendalian substansi dan bahan berbahaya, masalah kenyamanan
fasilitas umum danbagaimana mengorganisasikan tugas pekerjaan
ditempat kerja.
3.3. ERGOMETRI
+dalah ilmu untuk mengukur kerja, umumnya ada / hal yang ditentukan :
a. 1emakaian tenaga oleh pekerja untuk melakukan pekerjaannya.
b. *aya kerja fisik ma=imum
c. *asar pengukuran tubuh manusia.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /D
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
+lat yang dipakai antara lain :
a. 4antung *ouglas, mengumpulkan udara nafas selama 2aktu tertentu
b. 1neumotakograf Aolf, mengukur udara ekspirasi secara eiektronis.
c. %asmeter kofranyi (ichaelis, mengumpul dan mengukur udara ekspirasi
terus menerus dan mengambil contoh udara.
d. Tread (ill ban berjalan dengan kecepatan dan sudut kemiringan dapat
diatur.
e. +ntropometer, untuk mengukur beberapa variasi dan dimensi dari tubuh
manusia, sekarang dipakai dengan metoda martin type anthropometry.
1enggunaan 1engukuran Tubuh antara lain :
a. Tinggi Badan untuk tinggi ruang mesin, koridor
b. Eolume tubuh untuk ruang tempat duduk dalarn rnobiF dli.
c. Tinggi Gengan 2aktu berdiri untuk coin#slot pada mesin otomatis dli.
d. ,kuran kepala untuk "elm B Topi pengaman
e. Tinggi mata dan lapangan pandang untuk posisi papan indicator, panel
display.
f. ,kuran pupil untuk ukuran fensa kontak
g. ,kuran mulut untuk ukuran )endok makan
h. 1utaran pergelangan tangan untuk )epeda (otor.
i. Hebar kuku untuk alat kuas manikur.
j. Hebar panggul untuk ukuran permukaan kursi.
3.. !AKTOR LAIN "ANG PERLU DIPERHATIKAN
3..1. Kon#isi Ling$%ng&n Tem'&( Ker)&
*ari segi ergonomi yang menjadi perhatian adalah kondisi lingkungan
tempat kerja dari segi fisik (physical health haIards!:
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /;
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
# Temperatur, kecepatan anginBudara, ventilasi
# lighting
# kebisingan, music
# 2arna dinding dan peralatan kerja
# "ousekeeping
)emua faktor diatas haruslah sesuai dengan jenis 4erja serta latar belakang
budaya kebanyakan pekerja.
3..2. Kon#isi Pe$er)&
*isain kerja yang diciptakan oleh manusia untuk menghasilkan barangBjasa
dan telah diupayakan sebaik mungkin agar sesuai dengan kodrat pekerja
sebagai manusia tentulah mempunyai keterbatasan tertentu. *engan
demikian kita melakukan upaya agar pekerja dapat diadaptasikan dengan
kerja yang tersedia.
)eleksi pekerja, baik dari aspek pendidikan, pengaiaman, bakat, kondisi
fisik (tinggi, berat, kesehatan, kekuatan!, maupun mental pekerja (psiko#
test!. 1ekerja perlu dipelihara fitness#nya baik fisik maupun mental.
L&(&r *e+&$&n, sosi&+ *%#&-&
Hatar belakang )&)I+H B,*+J+ pekerja dari daerah urbanBperkotaan
sering mengelak bila dipekerjakan di daerah pertanian dan kehutanan yang
jauh dari peramaian, tetapi pekerja dari daerah pedesaan sering tidak
mudah untuk dipekerjakan didaerah industri.
(anusia punya keterbatasan dalam kekuatan untuk kerja, baik untuk kerja
fisik berat 2aktu pendek maupun untuk jangka panjang. 4emampuan
manusia untuk mempergunakan &
0
sebagai salah satu faktor penting sumber
energi (selain makanan sebagai bahan bakar! mempunyai keterbatasan.
1ria de2asa rata#rata kapasitas maksimal dalam pemakaian O
2
adalah / #
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /7
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
/,8 IBmenit, sedang 2anita de2asa 0,/ # 0,7 lBmenit, sehingga produksi
maksimal energi untuk pria de2asa adalah 699#5999 kcalBjam.
)alah satu parameter untuk mengukur kemampuan kerja tanpa menganggu
kesehatan adalah denyut nadi (pols!. 1ekerja yang kerja berat sebagai
tugas rutin sehari#hari, sebaiknya denyut nadi maksimal sesuai usia, dan
bila diperlukan kerja yang lebih berat maka pengaturan 2aktu istirahat per
hari diatur lebih sering, selain disediakan minum dan makanan (kalori! yang
cukup.
Ker)& -&ng *er&( #&ri segi s(ress.men(&+.
4erja jenis ini dari segi tanggung ja2ab, potensial haIards, maupun karena
faktor stress lainnya perlu pengaturan istirahat yang baik dalam sehari,
seminggu, setahun. 1engisian aktivitas relaksasi mental pada 2aktu
istirahat adalah penting. (isal ditempat kerja diputar musik serta pemilihan
aktivitas relaksasi pribadi diluar jam kantor.
3..3. Me(o#& Ker)&
)&1 yang ditetapkan oFeh perusahaan haruslah selalu mempertimbangkan
juga kondisi karya2an dalam melaksanakan kerja :
K (engangkat, mendorong, menurunkan, mengangkutBmemindahkan
barang berat :
Barang :
L harus bisa terpegang stabil
L sedekat mungkin dengan badan pekerja
1ekerja:
L mengangkat, menurunkan. memba2a dengan stabii dan
bertumpu pada poros tulang belakang dan tungkai ba2ah.
K (elayani mesinBperalatan produksi sesuai )&1, namun )&1 dapat
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan /6
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
secara berkala dievaluasi sesuai kondisi mesin dan perkembangan
I1TE4.
K )ebaiknya karya2an lebih banyak melakukan kerja dinamik (isokinetik!,
dan pada kerja statik (isometrik!.
3... /or$s(&(ion Design
MAorkstation design atau disain tempat kerja setiap pekerja tergantung
kepada :
K >enis pekerjaan
K >enis mesinBpealatan produksi
K 4ondisi fisik pekerja,
)ehingga kerja dapat dilaksanakan dengan aman, nyaman, produktif, dan
efisien.
*engan kata lain adalah salah satu faktor kondisi yang sangat panting agar
dapat memudahkan karya2an bekerja sebaik#baiknya.
K 4arya2an B operator dapat masuk dan keluar ke tempatnya
bekerja dengan baik.
K 4arya2an dapat bekerja dengan postur tubuh yang optimal
untuk kenyamanan kerja, keselamatan kerja, kesehatan
kerja, dan produktivitas.
K 4arya2an dapat mempergunakan semua peralatan pada
mesin produksi sebaik#baiknya maupun peralatan bantu untuk kerja
lainya tanpa ekstra tenaga berlebihan.
K *apat mengoperasikan peralatan kerja dengan baik, baik
dengan tangan, kaki, maupun menerima sinyal tanda bahaya.
K Tempat duduk serta bagian#bagiannya dan lapangan kerja
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :9
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
dapat disesuaikan dengan keperluan adjustable.
L Hapangan pandang terhadap mesin, bagian#bagian mesin
yang harus dioperasikan maupun informasi dari pihak lain
dapat terlihat dengan jelas.
L *apat menangkap informasi dalam bentuk suara dan bunyi
untuk instruksi kerja maupun tanda bahaya.
L .ukup ruang untuk tempat material produksi, limbah padat,
maupun hasil produksi sebelum ditransfer ke bagian lainnya.
3..0. Dis'+&- Design
*engan kemajuan Iptek banyak mesin dan alat produksi lainnya memakai
indikator tertentu tentang jalannya produksi dari tingkatBbesarnya produksi,
maupun indikator bahaya untuk kondisi yang abnormal. *isain peralatan
kontrol ini perlu disesuaikan dengan pekerjaan :
K besarnyaBukuran
K 2arnanya dan terangnya (brightness!
K memakai indikator dengan jarum yang bergerak menunjukkan
angka, atau langsung menunjukkan angka.
K Tanda abnormalitas B bahaya dengan tanda 2arna merah atau
bunyiBsirene atau kedua#duanya.
K Tinggi dan jarak dari peralatan kontrol harus sesuai dengan posisi
dudukBberdiri serta mata operator.
3..1. Kom'%(er
*e2asa ini komputer dipergunakan secara luas untuk membantu berbagai
tugas kerja dan profesi.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :5
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
+dalah sangat penting agar operator komputer dapat melaksanakan
tugasnya tanpa keluhan maupun penyakit tertentu.
4ursi operator
)ebaiknya kursi yang dapat diatur3
K Tingginya tempat duduk
K Tingginya sandaran lengan
K )andaran punggung
K Tingginya sandaran telapak kaki
K (udah maju mundur
Tinggi rendahnya posisi 4EJB&+$*, serta jaraknya terhadap operator.
Eisual *isplay ,nit (E*,!
K Tinggi rendah sesuai posisi mata (horisontaF!
K >araknya dengan mata ? /9 cm.
K "uruf komputer
# besarnya
# kontras dengan latar belakang
# terangnya E*,
# 2arna
1engaturan 2aktu kerja
*ianjurkan agar setiap 5 - 0 jam bekerja terus menerus dengan komputer
harus istirahat 59 menit.
3..2. O'er&(or Kom'%(er
)elain harus sehat dan fit, khusus mata harus mempunyai visus DBD dan bila
memerlukan kacamata haruslah dengan koreksi kaca yang tepat.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :0
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
Aorkstation design ruang komputer harus baik, selain sambil duduk di
depan komputer perlu dapat juga melihat jauh minimal D m agar lensa mata
dapat secara berkala relaksasi.
4eluhan &perator komputer yang sering dialami adalah : sakit pinggang,
sakit leher, sakit bahu, sakit lengan, sakit tungkai, pusing, sakit sekitar
mata, mata berair, maupun stres. 4arena itu stiap 0 jam kerja dengan
komputer dianjurkan istirahat 59 menit serta melakukan :
K berdiri atau berjalan#jalan santai
K mengedip#ngedipkan mata
K melihat kearah jauh (minimal D m!
K beberapa kali tarik napas dalam
K olah raga ringan dari jari tangan, siku, bahu
,
leher, tungkai.
3..3. Lo4 5&6$ P&in M&n&gemen(
(asalah yang cukup besar dalam industri adalah trauma pada pinggang
ataupun tulang belakang, baik secara akut maupun kronis.
)ecara akut bisa terjadi pada pelaksanaan house keeping yang buruk
,
secara
kronis dapat terjadi pada pekerja yang bertugas mengangkat barang
secara berulang#ulang, hal ini bisa juga terjadi pada cara menarik,
mendorong ataupun memba2a barang.
1enyebab nyeri pinggang :
# beban yang berlebihan, dapat menyebabkan kerusakan tulang
belakang.
# 4ontraksi otot yang berlebihan
# 4etegangan akibat terlalu memutar maupun perubahara sikap badan
yang salah.
# 1atah atau retak tulang belakang.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :/
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
'yeri pinggang banyak terjadi pada pekerja dengan pekerjaan :
# (emba2a barang yang berat
# Berdiri ataupun duduk dalam 2aktu yang lama, akan terjadi
kelelahan otot dan nyeri.
# (engemudi dengan jarak maupun 2aktu yang panjang.
# 1ekerja yang mendapat getaran yang kuat sehingga menyebebkan
gangguan pada tulang belakang.
# 1ergerakan yang tidak terduga, akan menyebabkan ketegangan
otot dan perubahan sikap badan.
1elaksanaan manajemen Ho2 Back pain meliputi:
a. Bio mekanika HB1
1erlu diketahui tentang struktur dan mekanisme tulang belakang,
terutama tulang lumbal.
b. (ekanisme mengangkut barang yang berat.
c. 1erbaikan sikap maupun pergerakan dalam bekerja.
d. 1erhatian dan kontrol lingkungan tempat kerja.
e. (embuat dan mengembangkan standar bekerja, dalam hal ini
termasuk pula 2aktu kerja, beban kerja, metode, peralatan kerja dan
lainnya
f. 4ontrol kesehatan dan pencegahan gangguan akibat kerja.
1ekerja dengan resiko terjadinya gangguan pada pinggangBtulang
belakang perlu pemeriksaan dan pera2atan yang teratur. *alam
pencegahan dapat dilakukan pemanasan sebelum bekerja ataupun
latihan pencegahan nyeri pinggang.
g. 1erlunya pendidikan kesehatan kerja, hal ini penting dikarenakan HB1
dan disebabkan oleh beberapa penyebab, perlunya kesadaran pekerja
akan perbaikan sikap maupun cara bekerja, serta perlunya latihan atau
pemanasan sebelum bekerja.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan ::
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
3..7. 8i*r&(ion S-n#rome
1ada sektor konstruksi, pertanian, kehutanan dan permesinan banyak
dipakai peralatan yang bergetar yang dapat menyebabkan sindrom
vibrasi.
+kibat dari getaran adalah ketidaknyamanan, pengurangan kemampuan
bekerja dan dapat menyebabkan gangguan fungsi fisiologi yang berakibat
terjadinya penyakit pada tubuh yang terpapar.
Bahaya getaran adalah :
a. %angguan pembuluh darah.
b. %angguan syaraf tepi dan bagian tubuh yang terkena.
c. %angguan jaringan pada tulang sendi maupun otot.
+kibat getaran yang berat adalah :
+tropi otot tangan maupun lengan ba2ah sampai kekakuan pada jari#jari
)endi siku menjadi tidak normal.
3.0. PEDOMAN PRAKTIS ERGONOMI
,paya meningkatkan kondisi lingkungan kerja, kita berpedoman pada
prinsip dasar sebagai berikut :
a. 1erlu dikembangkan dengan keterlibatan penuh dari pimpinan
perusahaan serta para pekerja.
b. *ibentuk kelompok kerja dalam perencanaan dan pelaksanaan
dilapangan.
c. (emanfaatkan tenaga ahli dan bahan lokal yang tersedia
d. (embuat program tindak lanjut peningkatan kondisi lingkungan kerja.
e. Tindakan dan program yang berkesinambungan akan menciptakan
peningkatan dan penyempurnaan lingkungan kerja maupun pekerjanya.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :8
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
As'e$ Ergonomi "&ng Per+% Di'er9&(i$&n Me+i'%(i:
1enyimpanan dan penanganan barang
1erkakas ringan
-aktor keamanan pada mesin produksi
1encahayaan di tempat kerja
Bangunan dan lingkungan
$ancangan meja dan tempat kerja
Bahaya lingkungan kerja
-asilitas umum
+lat pelindung diri
1engaturan pekerjaan maupun 2aktu kerja
Pe(%n)%$ "&ng M%#&9 Di(er&'$&n D&+&m Ergonomi6.
Dalam penyimpanan dan Penanganan Barang yang perlu diperhatikan
adalah :
Tandai dan bersihkan jalur transportasi dari benda#benda yang
dapat menjadi penghalang.
,sahakan supaya gang atau koridor cukup lebar untuk arus dua arah
Buat permukaan lantai transportasi rata, tidak licin dan bersih dari
benda penghalang.
)ediakan landaian jalur transportasi 8 # 7N, bukan tangga atau
jalan yang curam.
%unakan kereta dorong atau aiat Bantu beroda iainnya pda 2aktu
mengangkut barang.
%unakan rak beroda ataupun rak yang bertingkat ditempat kerja
untuk meringankan beban pekerja.
%unakan peralatan mekanis.
4urangi penanganan secara manual, seminimal mungkin
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :D
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
dengan memanfaatkan alat mekanis untuk transportasi.
Bagilah beban yang berat menjadi kemasanBbagian yang lebih kecil.
)ediakan pegangan lengan, gagang untuk semua jenis kemasan.
"ilangkan dan kurangi beda ketinggian bila memindahkan
barang secara manual.
Barang yang berat dipindah dengan cara menggeser selain
mendorong.
"indarkan tugas yang memerlukan gerakan membungkuk atau
memutar tubuh.
(engangkat barang dengan cara yang benar.
)ediakan kotak sampah ditempat yang memadai
Beritanda pada jalur darurat dan bebaskan dari hambatan.
Per$&$&s T&ng&n.
%unakan perkakas tangan yang khusus untuk pekerjaan.
1erkakas bermotor harus yang aman dan dilengkapi dengan alat
pelindung.
%unakan perkakas gantung untuk pekerjaan berulang ditempat kerja
yang sama.
%unakan tanggem dan penjepit.
)ediakan penyangga lengan pada pengunaan perkakas yang
memerlukan ketelitian tinggi.
4urangi berat perkakas tangan (kecuali perkakas untuk memikul! dan
rnudah dioperasikan.
1egangan perkakas tangan tidak boleh licin.
*ilengkapi dengan isolasi yang baik untuk mencegah panas maupun
sengatan listrik.
Batasi getaran dan kebisingan.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :;
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
)ediakan tempat penyimpanan untuk setiap perkakas.
1eriksa dan ra2at secara berkala.
Hatihlah pekerja dalam menggunakan perkakas tangan bermotor
(listrik, pneumatic, mesin!
)ediakan ruangan yang cukup untuk keseimbangan kaki pada 2aktu
bekerja dengan perkakas bermotor (po2er tool!
!&$(or Ke&m&n&n P&#& Mesin Pro#%$si
1asang alat pengaman pada alat control untuk mencegah mesin
diaktifkan secara tidak sengaja atau tersentuh tanpa sengaja.
Tempatkan alat kontrol pada posisi yang mudah terlihat dan terjangkau
oleh operator dengan mudah dan aman.
Tempat kontrol harus mudah dibedakan satu dengan lainnya.
%unakan kebiasaan yang laIim dilakukan dalam mengendalikan mesin.
1enempatan pedal kaki harus disejajarkan dengan lantai.
1asang papan tampitan dan sinyal agar mudah dibedakan dan mudah
dibaca.
%unakan tanda atau 2arna yang jelas pada papan tampilan.
)ingkirkan atau tutup papan tampilan yang tidak dipakai.
Tempatkan label dan tanda yang mudah dilihat dan dimengerti.
%unakan rambu peringatan yang jelas dan mudah dimengerti.
%unakan alat pelindung mesin.
Hakukan pemeriksan, pembersihan dan pera2atan mesin
Hatihan pengoperasian mesin secara aman dan efisien
1ergunakan mesin yang aman.
Pen6&9&-&&n Tem'&( Ker)&
Tingkatkan penggunaan cahaya matahari.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :7
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
1ergunakan 2arna yang cerah pada dinding dan langit#langit.
1encahayaan yang baik di koridor tangga, landaian ($amps!.
Terangi daeraha kerja secara merata.
)ediakan penerangan yang cukup di tempat kerja.
)ediakan pencahayan local (khusus! pada pekerjaan yang memerlukan
ketepatan dan ketelitian.
"indari cahaya pantulan langsung.
)ingkirkan permukaan yang mengkilat
Bersihkan dan peiihara sumber cahaya dan jendela
5&ng%n&n #&n Ling$%ng&n
Hindungi pekerja dari panas yang berlebihan
Hindungi dan pengaruh yang berlebihan dari luar
Isolasi sumber panas dan dingin
1asang system penghisap udara local
Tingkatkan penggunaan ventilasi alarm untuk meningkatkan kualitas
iklim kerja dalam ruangan
1erbanyak dan pelihara system ventilasi
R&n6&ng&n Me)& D&n Tem'&( Ker)&
)esuaikan ketinggian kerja bagi setiap pekerja.
1astikan semua pekerja dapat menjangkau alat kontrol dan material.
1astikan pekerja dapat menggerakkan kaki dengan tubuh dengan
mudah.
Tempatkan material, perkakas kerja dan alat control dalam jarak
jangkauan yang mudah.
)etiap meja kerja disediakan alas kerja yang stabil dan serga guna.
)ediakan kursi dan meja kerja yang sesuai dan aman.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan :6
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
Berikan kondisi kerja agar pekerja dapat melakukan pekerjaan
dengan berdiri dan duduk.
Tempat duduk diberi sandaran punggung (back rest!.
%unakan tempat kerja E*, (Eisual *isplay ,nit!.
1eriksa mata dan pakai kaca mata yang sesuai secara berkala.
Hibatkan pekerja dalam mengembangkan
5&9&-& Ling$%ng&n Ker)&
Isolasi dan tutup bagian mesin bising
1astikan suara yang ada tidak mempengaruhi komunikasi keselamatan
dan efisiensi kerja.
4urangi getaran yang mengganggu pekerja.
%unakan lampu tangan yang terisolasi dengan baik.
1astikan hubungan kabel dalam kondisi aman.
Hindungi pekerja dari resiko paparan bahan kimia.
!&si+i(&s Um%m
)ediakan dan pelihara fasilitas ganti, cuci dan sanitasi yang baik.
)ediakan fasilitas tempat makan, minum, dan pengganti yang baik.
)ediakan tempat untuk pertemuan dan pelatihan kerja.
Tingkatkan pelayanan dan fasilitas kesejahteraan bersama pekerja.
A+&( Pe+in#%ng Diri
Beri tanda yang jelas tempat alat pelindung diri.
)ediakan aiat pelindung diri yang memberikan perlindungan yang
memadai.
1ilih alat pelindung yang tepat.
1akaialah alat pelindung. sesuai instruksi yang benar.
1astikan alat pelindung dapat diterima oleh pekerja.
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan 89
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
1embersihan dan pemeliharaan alat pelindung diri secara berkala.
)ediakan tempat yang memadai bagi penyimpanan alat pelindung diri.
Peng&(%r&n Pe$er)&&n
4onsultasikan perubahan Aaktu kerja dengan pekerja.
)elesaikan masalah yang berkaitan dengan pekerjaan dengan
menyertakan pekerja dalam kelompok.
Bicarakan dengan pekerja apabila ada perubahan pada produksi.
Beri penghargaan bagi pekerja atas bantuan mereka dalam
meningkatkan produktivias dan perbaikan tempat kerja.
Hatih pekerja untuk bertanggung ja2ab dan diberikan sarana
untuk peningkatan dalam melaksanakan tugasnya.
Beri kesempatan kepada pekerja untuk mempelajari keterampilan
yang baru.
1erbaiki pekerjaan yang sulit dilaksanakan dan tidak disukai pekerja
guna meningkatkan produksi.
Berikan tugas#tugas yang membuat pekerjaan menjadi lebih
menyenangkan dan bervariasi.
)ediakan stok bahan setengah jadi (buffer stock! diantara dua
tempat kerja.
Kesim'%+&n
Ergonomi sebagai ilmu yang terus berkembang sesuai perkembangan Iptek
adalah sangat penting untuk keberhasilan pekerja dalam menjalankan
tugasnya dengan aman, nyaman, efisien, produktif.
*engan ergonomi karya2an terhindar dari penyakit dan kecelakaan kerja,
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan 85
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
pekerjaan Iebih mudah dilaksanakan serta efisien, dan produktivitas
meningkat. ,paya untuk menyelaraskan karya2an dengan kerja secara
timbal balik adalah bersifat multi disipliner melibatkan berbagai disiplin profesi
: ahli teknik, ahli manajemen, ahli kesehatan kerja, ahli higiene industri,
psikolog industri, ahli fisiologi kerja. 1enataan ini paling baik dilaksanakan
secara komprehensif dalam 104/ serta dengan melibatkan juga
pekerja pelaksana yang bersangkutan.
L&m'ir&n :
LEM5ARAN KER;A
ERGONOMI
NO PERTAN"AAN "A TIDAK KETERANGAN
5
+pakah tenaga kerja mengetahui
tentang ergonomi
0
+dakah ahli yang memberitahu tentang
ergonomi dan permasalahannya
/
+dakah pelatihan maupun penerangan
tentang ergonomi
:
+pakah mengetahui cara mengangkut
barang yang benar
8
+pakah mengetahui bahaya peraiatan
bergetar
D
)udakah peraiatan dan tempat kerja
sudah memenuhi kriteria ergonomi
;
+pakah kriteria ergonomi sudah
diterapkan pada display design maupun
2orkstation design
7
+dakah evaluasi maupun pemeriksaan
ergonomi secara periodjk
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan 80
PT. PLN (Persero)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN ERGONOMI
6
)udahkah mengetahui tentang Ip2
Back 1ain
59
+dakah komitmen pimpinan tentang
program ergonomi
Berbagi dan menyebarkan ilmu pengetahuan serta nilai-nilai perusahaan 8/