Anda di halaman 1dari 2

2.2.

1Log Spontaneous Potensial (Log SP)


Log SP adalah rekaman perbedaan potensial listrik antaraelektroda dipermukaan yang
tetap dengan elektroda yang terdapat didalam lubang bor yang bergerak naik
turun.Supaya SP dapat berfungsi,lunamg bor harus diisi dengan lumpur konduktif.Skala
SP adalah dalam milivolt, tidak ada harga mutlak yang dama dengan mol karena hanya
perubahan potemsial yang dicatat.
Kita bayangkan sebuah lubang sumur yang terdiri dari lapisan permeabel dan tak
permeabel.Secara alamiah karena perbedaankandunagn garam air, arus listrik hanya
mengalir di sekeliling perbatasan formasi di dalam lubang bor. Di lapisan serpih dimana
tidak ada aliran listrik, sehingga potensialnya adalah konstan sengan kata lainSP-nya
rata.Pembacaan ini disebut garis dasar serpih (Shale Base Line).
Mendekati lapisan-permeabel, aliran listrik mulai terjadi, yangmenyebabkan beda
potensial negatif (relatif terhadap serpih).Penurunan kurva SP tidak pernah tajam saat
melewati dua lapisan yang berbeda, melainkan selalu mempunyai sudut kemiringan.Jika
lapisan permeabel itu cukup tebal maka SP menjadi konstan mendekati
nilaimaksimumnya (SSP-StaticSP). Memasuki lapisan serpih lagi, situasisebaliknya akan
terjadi, dan potensial kembali ke nilai serpih secarateratur.
Kurva SP biasanya tidak mampu dengan tepat memberikanukuran ketebalan lapisan,
karena sifatnya yang malas atau lentur.Perubahan dari posisi garis-dasar-serpih ke
daris permeabeltidak tajam melainkan molor, sehingga garis batas tidak mudah
dengantepat ditentukan.Garis batas tersebut tidak harus setengah dari garislenturnya.
Tahap pertama yang dilakuakan dalam analisis log adalahmengenal lapisan-permeabel,
dan serpih yang tak-permeabel. Untuk itudigunakan log SP dan juga dengan bantuan
dari log Gamma Ray (GR).
Log GR dan SP membedakan serpih dari yang bukan serpihdengan cara yang berbeda. SP
adalah pengukuran secara elektrik,sedangkan GR adalah pengukuran secara
radioaktif.Keduanya bisasangat berbeda dalam penampilan. Penyajiannya adalah :
pembacaanserpih disebelah kanan sedang pasir yang permeabel disebelah kiridalam
kolom 1.
Pada formasi lunak, SP memberikan perbedaan yang lebihkontras antara serpih dan
pasir daripada GR. Sebaliknya pada formasikarbonat yang keras perubahan SP sangat
kecil, sehingga tidak dapatmembedakan formasi yang permeabel dari yang tak-
permeabel. Dalamkondisi ini log GR adalah cara terbaik, karena memberikan
resolusilapisan yang baik.Log SP digunakan untuk :
Identifikasi lapisan-lapisan permeabel.
Mencari batas-batas lapisan permeabel dan korelasi antar sumur berdasarkan
batas lapisan itu.
Menentukan resistivitas air-formasi, Rw
Memberikan indikasi kualitatif lapisan serpih.