Anda di halaman 1dari 24

L.OPS.

006(2) A SMKN 1 TAROGONG


KALER

HEADMASTE
R DELIVERER
(PENGANTAR KEPALA SEKOLAH)
Praise our thanks submit the presence of Illahi Robbi for grant from
above, taufiq and hidayah-Its, productive subject teacher have earned to
compile the substance teach the manual module. Module compiled by use
the study approach of pursuant to interest, as logical consequence from
Curriculum of SMK Edition 2006 using interest approach (CBT : Competency
Based Training).
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Illahi Roobi, atas karunia, taufiq
dan hidayah-Nya, guru mata pelajaran Produktif telah dapat menyusun
bahan ajar modul manual. Modul yang disusun ini menggunakan
pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi
logis dari Kurikulum SMK Edisi 2006 yang menggunakan pendekatan
kompetensi (CBT : Competency Based Training).
Source and fundamental teaching substance of Edition Curriculum
2006 is module, by relate Standard of National Interest or standarisasi of
world work and industrial. With this module expected to be used as a
source learn the competitor fundamental educated to reach the interest
work the standard expected a world work and industry.
Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum Edisi 2006 adalah modul,
dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau
standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini diharapkan
digunakan sebagai sumber belajar pokok peserta didik untuk mencapai
kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri.
We hope, module compiled represent the substance and source learn
heavy to supply the competitor educated as according to expected job
interest. But that way, because dynamics of change sain and technological
in industry so quickly happened, hence this module still will always asked a
input for the substance of repair or revised so that relevant always with the
field condition.
Kami berharap, modul yang disusun ini merupakan bahan dan
sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta didik sesuai
dengan kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena
dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi,
maka modul ini masih akan selalu diminta masukan untuk bahan perbaikan
atau direvisi agar selalu relevan dengan kondisi lapangan.
To compiler, we expect to this module in validation and test-drive by
empirical limited. Validation conducted with the technique analyze the
expertjudgment, while empirical test-drive conducted to competitor
educated.
Kepada penulis, kami harapkan agar modul ini divalidasi dan
diujicobakan secara empirik terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik
telaah ahli (expertjudgment), sementara ujicoba empirik dilakukan kepada
peserta didiknya.

i
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

In this opportunity, we render thanks and appreciation which at the


farthest to compiler, for dedication, time sacrifice, energy and mind to finish
the this module compilation.
Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih dan penghargaan
yang setinggi-tingginya kepada penulis, atas dedikasi, pengorbanan waktu,
tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini.
We expect the criticism and suggestion from all expert psychology
area, practitioner of corporate world and industrial, and academician expert
upon which to the make-up of module quality. Expected a users hold on to
the principality executed, according to and flexibility, by relate science
growth and technological at corporate world and industrial and Vocational
High School potency and also industrial corporate world support in order to
supply the interest which standard of competitor educated.
Kami mengharapkan kritik dan saran dari para pakar di bidang
psikologi, praktisi dunia usaha dan industri, dan pakar akademik sebagai
bahan untuk peningkatan kualitas modul. Diharapkan para pemakai
berpegang pada azas keterlaksanaan, kesesuaian dan fleksibilitas, dengan
mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan indstri dan
potensi SMK serta dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali
kompetensi yang terstandar pada peserta didik.
That way, hopefully this module be of benefit to all of us, specially
competitor educated by a Vocational High School of Industrial and
Technological Group.
Demikian, semoga modul ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya
peserta didik SMK Teknologi dan Industri

Garut, Januari 2008

Kepala SMK Negeri 1


Tarogong Kaler Garut,

Drs. Rochana, M.Si


NIP. 131 472 508

ii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

iii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

PREFACE
(KATA PENGANTAR)

Praise the thanks to presence of Allah swt for all His grant from above and
blessing so that bilingual module of OPERATION OF MACHINE
PRODUCTION IN PLC CONTROLLING can be lapped over [by] as
according to time goals which have been determined.
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga modul Billingual Pengoperasian Mesin Produksi Dengan
Kendali PLC dapat tersusun sesuai dengan tuntutan kebutuhan serta
target waktu yang telah ditentukan.
This module is made arrangements for accomplishing the application
of teaching program by using bilingual as the requirement for the
international standard school. It also to be used by a substance teach for
competitor learning of Area Membership Energy Electrics at Program of
Membership of Technique of Exploiting of Energy Electrics of according to
Curriculum SMK.
Modul ini disusun untuk dapat terpenuhinya pelaksanaan
pembelajaran dengan menggunakan pengantar bahasa inggris yang di
persyaratkan bagi Sekolah Bertaraf Internasional dan digunakan sebagai
bahan ajar bagi peserta diklat pada Bidang Keahlian Ketenagalistrikan pada
Program Keahlian Teknik Pemanfaatan Energi Listrik sesuai Kurikulum SMK.
Realizing that items of study PLC represent the new items diklat
expand, so we fully adapt this module from “ THE OPERATION OF THE
CONTROLED PRODUCER MACHINE” published by the General Director of
Elementary and Secondary Education of the national Education Department
2005. We also realize that there are still a lot of insufficiencies. Therefore,
thsis module is only specialized for SMK Negeri 1 Tarogong kaler. On that
account, all criticism and suggestion for the completion of this module we
submit thanks.
Kami menyadari bahwa materi pembelajaran PLC merupakan materi
diklat yang baru berkembang, maka untuk penyusunan modul ini
sepenuhnya kami adaptasi dari modul “PENGOPERASIAN
PENGOPERASIAN MESIN PRODUKSI
DENGAN KENDALI PLC” yang diterbitkan oleh “Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah kejuruan, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan
Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional” Tahun 2005. Oleh
sebab itu, modul Billingual ini sementara hanya kami pergunakan untuk
keperluan pembelajaran di lingkungan SMK Negeri 1 Tarogong Kaler. Segala
kritik dan saran untuk penyempurnaan modul ini kami menyampaikan
terima kasih.

Garut, Januari 2008

iii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Compiler

TABLE OF CONTENTS
(DAFTAR ISI)

Page(Halaman)

Page of Wrapper (Halaman


Sampul) ............................................... i
Head Master Deliverer(Kata Pengantar Kepala iii
Sekolah ..................... iv
Preface (Kata iv
Pengantar) ............................................................... x
Table Of Contents (Daftar
Isi) ........................................................ 1
Map Domicile the Module (Peta Kedudukan
1
Modul) ..........................
2
Glosarium
3
(Glosarium) ...................................................................
3
4
I. ANTECEDENT
12
(PENDAHULUAN) .....................................................
13
A. Deskripsi (Deskripsi)
13
16
B. Prerequisite (Prasyarat)
16
16
C. How to Use the Modul (Petunjuk Penggunaan Modul)
16
30
31
D. Final Objective (Tujuan Akhir)
31
E. Competency (Kompetensi)
34
34
F. Checking Ability (Cek Kemampuan) 34
63
64
65

iv
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

II. PROCESS OF LEARNING PEMBELAJARAN


.............................................................................................
.............................................................................................

A. Lesson Plan (Rencana Belajar Siswa)

B. Learning Activities (Kegiatan Belajar)

1. Learning Activities 1 : Controling System of PLC


( Kegiatan Belajar 1 : Sistem Kendali PLC)

a. Learning Objective 1 (Tujuan Pembelajaran 1)

b. Material Description 1 (Uraian Materi 1)

c. Summary 1 (Rangkuman 1)

d. Formative Test 1 (Tes Formatif 1)

e. Answer Key of Formative Test 1 (Kunci Jawaban


Tes Formatif 1)

2. Learning Activities 2 : Technique of PLC


Programming (Kegiatan Belajar 2 : Teknik
Pemrograman PLC )

a. Learning Objective 2 (Tujuan Pembelajaran 2)

b. Material Description 2 (Uraian Materi 2)

c. Summary 2 (Rangkuman 2)

d. Formative Test (Tes Formatif 2)

e. Answer Key of Formative Test 2 (Jawaban Tes

v
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Formatif 2)

Page(Halaman)

3. Learning Activities 3 : Setting Program into PLC


(Kegiatan Belajar 3 : Memasukkan Program ke Dalam 67
PLC) 67
67
a. Learning Objective 3 (Tujuan Pembelajaran 3) 89
90
91
b. Material Description 3 (Uraian Materi 3) 92
95
97
c. Summary 3 (Rangkuman 3)
98
98
d. Formative Test 3 (Tes Formatif 3) 98
115
115
e. Key Answer of Formative Test 3 (Jawaban Tes 116
Formatif 3) 118

120
f. Job Sheet 3.1 (Lembar Kerja 3.1) 120
120
125
g. Job Sheet 3.2 (Lembar Kerja 3.2) 126
127
128
h. Job Sheet 3.3 (Lembar Kerja 3.3)

133
4. Learning Activities 4 : Installation And Wiring I / O 133
(Kegiatan Belajar 4 : Pemasangan dan Pengawatan 133
I/O) 150
151
a. Learning Objective 4 (Tujuan Pembelajaran 4) 151
153
153
b. Material Description 4 (Uraian Materi 4)

vi
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

c. Summary 4 (Rangkuman 4)

d. Formative Test 4 (Tes Formatif 4)

e. Key Answer of Formative Test 4 (Jawaban Tes


Formatif 4)

f. Job Sheet 4 (Lembar Kerja 4)

5. Learning Activities 5 : Operating Controlling System


(Kegiatan Belajar 5 : Mengoperasikan Sistem Kendali)

a. Learning Objective 5 (Tujuan


Pembelajaran 5)

b. Material Description 5 (Uraian


Materi 5)

c. Summary 5 (Rangkuman 5)

d. Formative Test 5 (Tes Formatif 5)

e. Key Answer of Formative Test 5


(Jawaban Tes Formatif 5)

f. Job Sheet 5 (Lembar Kerja 5)

6. Learning Activities 6 : Tracing Mistake of Controlling


System of PLC (Kegiatan Belajar 6 : Melacak Kesalahan
Sistem Kendali PLC)

a. Learning Objective 6 (Tujuan


Pembelajaran 6)

vii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

b. Material Description 6 (Uraian


Materi 6)

c. Summary 6 (Rangkuman 6)

d. Formative Test 6 (Tes Formatif 6)

e. Key Answer of Formative Test 6


Jawaban Tes Formatif 6

f. Job Sheet 6.1 (Lembar Kerja


6.1) ......................................
g. Job Sheet 6.2 (Lembar Kerja
6.2) ......................................

Page(Halaman)

III Evaluation (Evaluasi) 156


......................................................................................................
156
A. Written Test (Tes Tulis) 157
.......................................................................................... 158
160
..........................................................................................
B. Practicing Test (Tes Praktek) 162
..........................................................................................
..........................................................................................
C. Written Test Answer (Jawaban Tes Tulis)
..........................................................................................
..........................................................................................
D. Practicing Score Sheet (Lembar Penilaian Praktek)
..........................................................................................
..........................................................................................

IV Conclusion Penutup

viii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Bibliography (Daftar Pustaka)

ix
MAP OF MODULE SYSTEM (PETA KEDUDUKAN MODUL)

PTL.OPS.006
PTL.HAR.012
PTL.OPS.005
2

PTL.OPS.004

PTL.HAR.003

PTL.KON.006

PTL.HAR.009 SMK
GRADUATION

PTL.OPS.001 PTL.OPS.002 PTL.HAR.011

PTL.KON.001 PTL.KON.007
PTL.HAR.001 PTL.HAR.005

PTL.KON.002 PTL.KON.008

PTL.HAR.002 PTL.HAR.006 PTL.HAR.026

PTL.HAR.004

PTL.HAR.008

PTL.OPS.003

vii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Boldness (Keterangan) : Interest Code (Kode Kompetensi)

PTL.KON.001(1) Executing work preparation [of] early (Melaksanakan


A persiapan pekerjaan awal)
PTL.KON.002(1) Preparing requirement substance work (Menyiapkan
A bahan kebutuhan kerja)
PTL.HAR.001(1) [Doing/Conducting] elementary work [of] repair of
A equipments of domestic electrics (Melakukan pekerjaan
dasar perbaikan peralatan listrik rumah tangga)
PTL.KON.006(1) Installing neon sign ( special application (Memasang
A neon sign (aplikasi khusus))
PTL.KON.007(1) Installing system of pipe and channel (Memasang
A sistem perpipaan dan saluran)
PTL.KON.008(1) Installing and joining system pengawatan (Memasang
A dan menyambung sistem pengawatan)
PTL.OPS.001(2) Operating equipments of low pengalih tension energy
A (Mengoperasikan peralatan pengalih daya tegangan
rendah)
PTL.OPS.003(2) Operating genset (Mengoperasikan genset)
A
PTL.OPS.004(1) Operating machine produce conductedly [is]
A elektromekanik (Mengoperasikan mesin produksi
dengan kendali elektromekanik)
PTL.HAR.002(1) [Doing/Conducting] elementary work [of] electromotor
A repair (Melakukan pekerjaan dasar perbaikan motor
Listrik)
PTL.HAR.003(1) [Doing/Conducting] elementary work [of] repair of light
A fringe ( Illumination Sign) (Melakukan pekerjaan dasar
perbaikan rambu cahaya (Illumination Sign))
PTL.HAR.006(1) Twine and unload the bobbin (Melilit dan membongkar
A kumparan)
PTL.HAR.009(1) Looking after electrics panel (Memelihara panel listrik)
A
PTL.OPS.002(2) Operating equipments of pengalih of high voltage
A energy
(Mengoperasikan peralatan pengalih daya tegangan
tinggi)
PTL.OPS.005(2) Operating machine produce conductedly [is] electronic
A (Mengoperasikan mesin produksi dengan kendali
elektronik)
PTL.OPS.006(2) Operating machine produce conductedly [is] PLC
A (Mengoperasikan mesin produksi dengan kendali PLC)

viii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

PTL.HAR.004(1) [Doing/Conducting] elementary work [of] repair of


A supporter equipments ( operational support) (Melakukan
pekerjaan dasar perbaikan peralatan penunjang
(operasional support))
PTL.HAR.005(1) Raft and elaborate the electrics component / electronics
A [of] [at] domestic equipments (Merakit dan menguraikan
komponen listrik/elektronika pada peralatan rumah
tangga)
PTL.HAR.007(1) Raft and elaborate the electronics component [of] [at]
A light fringe (Merakit dan menguraikan komponen
elektronika pada rambu cahaya)
PTL.HAR.008(1) Raft and decompose the electrics component /
A electronics [of] [at] supporter medium ( operational
support)
(Merakit dan mengurai komponen listrik/elektronika
pada sarana penunjang (operasional support))
PTL.HAR.011(1) Take care of and improve;repair the equipments of low
A pengalih tension energy (Merawat dan memperbaiki
peralatan pengalih daya tegangan rendah)
PTL.HAR.012(1) Looking after and improve;repairing equipments of
A electrics of control system related/relevant network and
(Memelihara dan memperbaiki peralatan listrik sistem
kendali dan rangkaian terkait)
PTL.HAR.026(1) Looking after and improve;repairing electrics
A equipments [of] [at] electric engine (Memelihara dan
memperbaiki peralatan listrik pada mesin-mesin listrik)

ix
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Glossarium

Number (Alamat) Address used to identify the location of data or


instruction pemrograman of memory or to identify
the network location. (Nomor yang digunakan untuk
mengidentifikasi lokasi data atau instruksi
pemrograman pada memori atau untuk
mengidentifikasi lokasi jaringan).
Bit (Bit) Binary Digit; Binary Number 0 or 1 deputizing
circumstance of sinyal of electrics of OFF or ON
(Binary Digit; Angka biner 0 atau 1 yang mewakili
keadaan sinyal listrik OFF atau ON).
Beet I/O (Bit I/O) Beet in memory that used by]to keep status I/O.
Input Beet expresses status of input terminal; output
beet keeps status of output terminal (Bit dalam
memori yang digunakan untuk menyimpan status
I/O. Bit input mencerminkan status terminal input; bit
output menyimpan status terminal output).
Beet activity Beet at area word activity (Bit pada daerah word
(Bit Kerja) kerja).
Block Instruksi A group of barbed instruction logically at diagram
(Blok Instruksi) program ladder. Instruction of logic block covers all
instruction lines that interconnection one another
(Sekelompok instruksi yang berkait secara logika
pada program diagram ladder. Instruksi blok logika
mencakup seluruh garis instruksi yang interkoneksi
satu dengan yang lain).
Block Logic A group of barbed instruction logically at diagram
(Blok Logika) program ladder and that need instruction of logic
block to hook;correlate with instruction or logic block
other (Sekelompok instruksi yang berkait secara
logika pada program diagram ladder dan yang
memerlukan instruksi blok logika untuk mengaitkan
dengan instruksi atau blok logika yang lain).
Bus (Bus) Communication Band that used by to pass range
from to data units that jointed (Jalur komunikasi yang
digunakan untuk melewatkan data diantara unit-unit
yang tersambung).
Bus Bar (Bus Bar) Vertical line on the left and sometime beside right
from diagram ladder. Execute instruction accelerate

x
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

downwards bar bus which he is starting points for all


mark with lineses instruction (Garis vertikal di
sebelah kiri dan kadang-kadang di sisi kanan dari
diagram ladder. Eksekusi instruksi melaju ke bawah
bus bar yang mana ia merupakan titik awal untuk
semua garis instruksi).
Coil (Coil) Program Instruction ladder in graph that deputize
output instruction at rung logic ladder (Instruksi
program ladder secara grafik yang mewakili instruksi
output pada rung logika ladder).
Completion Flag Flag (sign) that used by timer and counter were that
(Completion Flag) moment ON pewaktuan timer has been ended or
timer has reached its set value (Flag (tanda) yang
digunakan oleh timer dan counter yang ON saat
pewaktuan timer telah usai atau timer telah
mencapai nilai setnya).
Counter (Conter) Function that used for mencacah how many times
beet or condition execute change from OFF to ON.
(Fungsi yang digunakan untuk mencacah berapa kali
bit atau kondisi eksekusi berubah dari OFF ke ON).
CPU (CPU) Central Prossessing Unit ; Processor Chip that
mengen dalikan PLC. (Central Prossessing Unit ; Chip
pemroses yang mengen dalikan PLC).
DM Area Area that used by to store data word only. Word at
(Daerah DM) DM area can not be accessed beet per beet.
Daerah yang digunakan untuk menyimpan data word
saja. Word pada daerah DM tidak dapat diakses bit
per bit.
Area Memori An area at PLC that used by for menyim-pan data or
(Daerah Memori) program
(Suatu daerah pada PLC yang digunakan untuk
menyim-pan data atau program).
Debug (Debug) Operation Mode online PLC to trace program mistake
(Mode operasi PLC online untuk melacak kesalahan
program)
Default (Default) Preset. Default Setting is setting that used by
program unless instructed other (Preset. Setting
default adalah setting yang digunakan program
kecuali diinstruksikan lain).
Diagram Ladder Form of control system program bases on relay that
(Diagram Ladder) use diagram to show path of programming
instruction logic.
(Bentuk program sistem kendali berbasis relai yang
menggunakan diagram untuk menunjukkan alur
logika instruksi pemrograman).
Download Menstransfer program or data from computer with
(Download) higher level or guide computer to computer with

xi
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

lower level, entered PLC.


(Menstransfer program atau data dari komputer
dengan level lebih tinggi atau komputer pemandu ke
komputer dengan level lebih rendah, termasuk PLC).
EEPROM (EEPROM) Electricaly Erasable Programmable Read only
memory; ROM type where data that kept can be
vanished and can be programmed repeat
(Electricaly Erasable Programmable Read Only
Memory; tipe ROM di mana data yang disimpan
dapat dihapus dan dapat diprogram ulang).
EPROM (EPROM) Erasable Programmable Read only memory; ROM
Type where data that kept can be vanished use
ultraviolet light or equipments other and can be
programmed repeat.
Erasable Programmable Read Only Memory; Tipe
ROM di mana data yang disimpan dapat dihapus
menggunakan sinar ultraviolet atau peralatan lain
dan dapat diprogram ulang.
Error Log Dialogue that mendaftari history of program mistake
(Error Log) that (Dialog yang mendaftari riwayat kesalahan
program yang sedang berlangsung).
Flag (Flag) Beet at memory area that ditetapkan by system to
show some type of operation statuses (Bit pada
daerah memori yang diset oleh sistem untuk
menunjukkan beberapa tipe status operasi).
Force Reset Process meng-off-kan beet forcibly passed by
(Force Reset) programmer equipments. Beet generally di-off-kan as
a result of ekse-kusi program (Proses meng-off-kan
bit secara paksa melalui peralatan pemrogram. Bit
umumnya di-off-kan sebagai hasil ekse-kusi
program).
Force Set (Force Process meng-on-kan forcibly passed by programmer
Set) equipments. Beet generally di-on-kan as a result of
execute program (Proses meng-on-kan secara paksa
melalui peralatan pemrogram. Bit umumnya di-on-
kan sebagai hasil eksekusi program).
Line Instruksi A group of contact that layed in horizontal line in
(Garis Instruksi) common at diagram ladder. Instruction line can
branch apart or in union return to form instruction
block (Sekelompok kontak yang terletak pada garis
horisontal yang sama pada diagram ladder. Garis
instruksi dapat bercabang memisah atau menyatu
kembali untuk membentuk blok instruksi).
HR (HR) Holding Relay; memory area that keep beet status
during power broken and used as activity beet in
programming.
(Holding Relay; daerah memori yang menyimpan
status bit selama daya terputus dan digunakan

xii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

sebagai bit kerja dalam pemrograman).


Instruction Guideline those given in program that errand PLC
(Instruksi) operates (Petunjuk yang diberikan dalam program
yang menyuruh PLC beroperasi).
Instruction Block Instruction that used by to combine kon-disi executes
Logic that produced by from logic block with kondition
(Instruksi Blok execute that. Condition executes that can is single
Logika) condition result, or other logic block. Instruction of
logic block there is two that is AND LOAD and OR
LOAD.
Instruksi yang digunakan untuk mengkombinasikan
kon-disi eksekusi yang dihasilkan dari blok logika
dengan kon-disi eksekusi yang sedang berlangsung.
Kondisi eksekusi yang sedang berlangsung dapat
merupakan hasil kondisi tunggal, atau blok logika
yang lain. Instruksi blok logika ada dua yaitu AND
LOAD dan OR LOAD.
Instruction Ladder Instruction that deputize condition at diagram
(Instruksi Ladder) program ladder. Other Instruction at diagram ladder
it is at diagram right side and called terminal
instruction (Instruksi yang mewakili kondisi pada
program diagram ladder. Instruksi lain pada diagram
ladder berada pada sisi kanan diagram dan disebut
instruksi terminal).
Interface Medium between system and equipments and
(Interface) generally entangle change of data presentation that
dikomuni-kasikan. Equipments interface presents
operation like code fox, format, or data speed
(Perantara antara sistem dan peralatan dan
umumnya melibatkan perubahan penyajian data
yang dikomuni-kasikan. Peralatan interface
menampilkan operasi seperti merubah kode, format,
atau kecepatan data).
Interface RS-232C Industry Standard for serial communication (Standar
(Interface RS- industri untuk komunikasi serial).
232C)
Interlock Programming Method that used by for memperla-
(Interlock) kukan a number of instructions were as one group
until entire group can direset at a time moment ekse-
kusi is not needed. Program Part that diinterlock
executed normal during condition execute di atas
and direset some of during condition execute off
(Metode pemrograman yang digunakan untuk
memperla-kukan sejumlah instruksi sebagai satu
kelompok sehingga keseluruhan kelompok dapat
direset serentak saat ekse-kusi tidak diperlukan.
Bagian program yang diinterlock dieksekusi normal
selama kondisi eksekusi on dan direset sebagian
selama kondisi eksekusi off).

xiii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

Interrupt Signal that desist execute program and menye-


(Interrupt) babkan subroutine is run (Sinyal yang menghentikan
eksekusi program dan menye-babkan subroutine
dijalankan).
Cable Cable that used by]to transfer data among control
Komunikation system components and in accordance with standard
(Kabel RS-232C or RS-422C (Kabel yang digunakan untuk
Komunikasi) mentransfer data di antara komponen-komponen
sistem kendali dan sesuai dengan standar RS-232C
atau RS-422C).
Mistake FAL Mistake that generated from user program by
(Kesalahan FAL) execute instruction FAL(06) (Kesalahan yang
ditimbulkan dari program pemakai dengan eksekusi
instruksi FAL(06)).
Mistake FALS Mistake that generated from user program by
(Kesalahan FALS) execute instruction FALS(07) or mistake that
generated by system (Kesalahan yang ditimbulkan
dari program pemakai dengan eksekusi instruksi
FALS(07) atau kesalahan yang ditimbulkan oleh
sistem).
Mistake Vital Mistake that desist operation PLC and memer-lukan
(Kesalahan Fatal) correction before operation can continue (Kesalahan
yang menghentikan operasi PLC dan memer-lukan
pembetulan sebelum operasi dapat berlanjut).
Mistake Non-Vital Hardware Mistake or software that produce warning
(Kesalahan Non- but not desist operation PLC (Kesalahan hardware
fatal) atau software yang menghasilkan peringatan tetapi
tidak menghentikan operasi PLC).
Mistake Operation Mistake which develop during operation PLC, is
(Kesalahan opponent from mistake early that happened before
Operasi) operation are started.
(Kesalahan yang terjadi selama operasi PLC,
merupakan lawan dari kesalahan awal yang terjadi
sebelum operasi dimulai).
Mistake Sintaksis Mistake of program writing way. Syntax Mistake is
(Kesalahan entered spelling by mistake, by mistake in menspesi-
Sintaksis) fikasi operand in acceptable parameter, and by
mistake in instruction applying.
(Kesalahan cara penulisan program. Kesalahan
sintaksis termasuk kekeliruan ejaan, kekeliruan
dalam menspesi-fikasi operand dalam parameter
yang dapat diterima, dan kekeliruan dalam
penerapan instruksi).
Mistake Sistem Mistake that generated by system, as against from
(Kesalahan mistake that produced by from execute instruction
Sistem) that specified to generate mistake(Kesalahan yang
ditimbulkan oleh sistem, sebagai lawan dari
kesalahan yang dihasilkan dari eksekusi instruksi

xiv
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

yang ditetapkan untuk membangkitkan kesalahan).


Code Fangtion Two numbers that used by to enter instruction to PLC
(Kode Fungsi) (Dua angka yang digunakan untuk memasukkan
instruksi ke PLC).
Condition (Kondisi) Symbol that placed at instruction line to show
instruction line that control execute for terminal
instruction. Every condition menentu-kan beet status
in memory specified (Simbol yang ditempatkan pada
garis instruksi untuk menunjukkan garis instruksi
yang mengendalikan eksekusi untuk instruksi
terminal. Tiap kondisi menentu-kan status bit dalam
memori yang ditetapkan).
Condition Eksekusi Status On or off instruction moment is executed.
(Kondisi Eksekusi) Condition executes determined by logic combination
from set of circumstanses at instruction line in
common till instruction is executed (Status ON atau
OFF saat instruksi dieksekusi. Kondisi eksekusi
ditentukan oleh kombinasi logika dari kondisi-kondisi
pada garis instruksi yang sama hingga instruksi
dieksekusi).
Configuraton PLC Formation and units interconnection that taken to
(Konfigurasi PLC) form functional PLC (Susunan dan interkoneksi unit-
unit yang diambil untuk membentuk PLC fungsional).
Console Programmer Tool PLC in the form of portable (Alat
Programmer pemrogram PLC dalam bentuk portabel).
(Konsol
Pemrogra)m
Contact (Kontak) Program Instruction ladder in graph that deputize an
input at logic circuit ladder(Instruksi program ladder
secara grafik yang mewakili suatu input pada
rangkaian logika ladder).
Link (Link) Hardware Junction and software between two units.
Link can mean part of junction in physical between
two unit or software junctions that dibua for data that
exist in other place.
Sambungan hardware dan software antara dua unit.
Link dapat berarti bagian dari sambungan secara
fisik antara dua unit atau sambungan software yang
dibua untuk data yang ada di tempat lain.
LR (LR) Link Relay; data area that used by for link data (Link
Relay; daerah data yang digunakan untuk link data).
LSS (LSS) Ladder Support Software; name of diagram software
ladder (Ladder Support Software; nama software
diagram ladder)
Mneumonik Form of diagram program ladder that consisted of
(Mneumonik) successive instruction list without use diagram ladder
(Bentuk program diagram ladder yang terdiri atas

xv
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

daftar instruksi berurutan tanpa menggunakan


diagram ladder).
MONITOR Mode Operation Mode PLC in normal operation that
(Mode MONITOR) membe-baskan data modification that kept at
memory. Used to monitor and debugging PLC (Mode
operasi PLC dalam operasi normal yang membe-
baskan modifikasi data yang disimpan pada memori.
Digunakan untuk memonitor dan debugging PLC).
PROGRAM Mode Operation Mode that free to enter and debugging
(Mode PROGRAM) program, but not memperbolehkan executes
program (Mode operasi yang membebaskan untuk
memasukkan dan debugging program, tetapi tidak
memperbolehkan eksekusi program)
Mode RUN Operation Mode that used by PLC to operate normal
(Mode RUN) (Mode operasi yang digunakan PLC untuk beroperasi
normal)
NC (NC) Normally Closed; Contact that link before operated
and not link after operated (Normally Closed; Kontak
yang menghubung sebelum dioperasikan dan tidak
menghubung setelah dioperasikan).
NO (NO) Normally Open; Contact that not linked before
operated and link after operated (Normally Open;
Kontak yang tidak terhubung sebelum dioperasikan
dan menghubung setelah dioperasikan).
NOTE (NOT) Logic operation that return status operand. For
example AND NOTE shows operation AND with
reverse of beet status operand (Operasi logika yang
membalik status operand. Misalnya AND NOT
menunjukkan operasi AND dengan kebalikan status
bit operand).
Offline (Offline). Situation at computer or programmer equipments
that not jointed functional to PLC, though maybe
jointed in physical (Keadaan pada komputer atau
peralatan pemrogram yang tidak disambung
fungsional ke PLC, meskipun mungkin tersambung
secara fisik)
Online (Online) Situation at computer or programmer equipments
that jointed in fongsional to PLC until both tool
referred as can communicate (Keadaan pada
komputer atau peralatan pemrogram yang
tersambung secara fongsional ke PLC sehingga
kedua alat tersebut dapat berkomunikasi)
Operand Value that specified as the data that used for
instruction. Operand can dimasukkan as konstanta
(Operand)
that state number value or as address to state
location at data memory (Nilai yang ditetapkan
sebagai data yang digunakan untuk instruksi.
Operand dapat dimasukkan sebagai konstanta yang

xvi
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

menyatakan nilai angka atau sebagai alamat untuk


menyatakan lokasi pada memori data).
Output (Output) Signal that sent from PLC to external equipments
(Sinyal yang dikirim dari PLC ke peralatan luar)
Equipments I/O Equipments that jointed to terminal I/O PLC.
(Peralatan I/O) Equipments I/O can form a part of control system, if
its function to help other equipments operation, or
they can form a part of system controlled (Peralatan
yang disambung ke terminal I/O PLC. Peralatan I/O
dapat merupakan bagian dari sistem kendali, jika
fungsinya untuk membantu pengendalian peralatan
lain, atau mereka dapat merupakan bagian dari
sistem yang dikendalikan).
Equipments Equipments that jointed to system PLC for memory
Support help system operation. Equipments Support covers
printer, pralatan programmer, external depositor
(Peralatan
media, etc.
Penunjang)
Peralatan yang disambung ke sistem PLC untuk
memori bantu operasi sistem. Peralatan penunjang
meliputi printer, pralatan pemrogram, media
penyimpan luar, dan sebagainya.
Port (Port) Penyambung at PLC or computer that serve tacking
on with external equipments (Penyambung pada PLC
atau komputer yang melayani penyambungan
dengan peralatan luar)
PROM (PROM) Programmable Read only memory; ROM type that
can be written program or data by user after made
by factory (Programmable Read Only Memory; tipe
ROM yang dapat ditulisi program atau data oleh
pemakai setelah dibuat oleh pabrik).
RAM (RAM) Random access memory ; Data storage media. RAM
not maintained data of power moment is decided
(Random Access Memory; Media penyimpanan data.
RAM tidak mempertahankan data saat daya
diputuskan)
Reset (Reset) Process meng-OFF-kan beet/signal or value fox PV
(Present Value) a timer or counter at set value or
zero (Proses meng-OFF-kan bit/sinyal atau merubah
nilai PV (Present Value) suatu timer atau counter
pada nilai set atau nol).
ROM (ROM) Read only memory ; Digital depositor Type that can
not be written. ROM Chip is made with program or
data that kept in it and have been altered (Read Only
Memory ; Tipe penyimpan digital yang tidak dapat
ditulisi. Chip ROM dibuat dengan program atau data
yang disimpan di dalamnya dan tidak pernah dapat
diubah)
Room (Ruang) Set of program logic ladder that cover a or more line

xvii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

or column.
Satuan logika program ladder yang mencakup satu
atau lebih baris atau kolom.
Scan (Scan) Process that used by to execute diagram program
ladder. Program is executed successive from start to
finish and every instruction are executed didasarka
at condition execute (Proses yang digunakan untuk
mengeksekusi program diagram ladder. Program
dieksekusi berurutan dari awal hingga akhir dan tiap
instruksi dieksekusi didasarka pada kondisi
eksekusi).
Cell (Sel) Fundamental unit of program editor that in form of
tables that keep instruction (Satuan dasar editor
program yang berbentuk tabel yang menyimpan
instruksi).
Self Diagnosis Process where system check its operation by it self
(Self Diagnosis) and give warning or mistake if met ketidak normalan
(Proses dimana sistem mengecek operasinya sendiri
dan memberikan peringatan atau kesalahan jika
ditemui ketidak normalan).
Set (Set) Process meng-on-kan beet or signal (Proses meng-
on-kan bit atau sinyal).
PLC Setup A group of operation parameter that ditetapkan at
(Setup PLC) PLC from programmer equipments to control
operation PLC (Sekelompok parameter operasi yang
diset pada PLC dari peralatan pemrogram untuk
mengendalikan operasi PLC).
Cycle (Siklus) Set of processing that conducted CPU (Satuan
pemrosesan yang dilakukan CPU).
Control system All hardware component and softwares that diguna-
(Sistem Kendali) kan to control other equipments. Control system
covers system PLC, program PLC, and all per-alatans
I/O that used by to control or getting the feed back
from system controlled (Semua komponen hardware
dan software yang diguna-kan untuk mengendalikan
peralatan lain. Sistem kendali mencakup sistem PLC,
program PLC, dan semua per-alatan I/O yang
digunakan untuk mengendalikan atau memperoleh
umpan balik dari sistem yang dikendalikan).
PLC System PLC-PLC in one block, all units that jointed to it, but
(Sistem PLC) excluding external equipments. System Definition
PLC is PLC and program at CPU-nya on the side of
superordinate and equipments I/O on the side of
lower (PLC-PLC dalam satu blok, semua unit yang
disambung kepadanya, tetapi tidak termasuk
peralatan luar. Batasan sistem PLC adalah PLC dan
program pada CPU-nya pada sisi yang lebih tinggi
dan peralatan I/O pada sisi yang lebih rendah).

xviii
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

SR (SR) Khusus Relay; flag containing memory area and beet/


other word with special function (Special Relay;
daerah memori yang berisi flag dan bit/ word lain
dengan fungsi khusus)
SSS (SSS) Sysmac Support Software; software package that
attached at computer IBM PC/AT or computer
compatible that as a means of programmer (Sysmac
Support Software; paket software yang dipasang
pada komputer IBM PC/AT atau komputer kompatibel
yang berfungsi sebagai alat pemrogram).
Subroutine A group of instruction that placed separated from
(Subroutine) main program and only executed when called away
main program or activated by interrupt (Sekelompok
instruksi yang ditempatkan terpisah dari program
utama dan hanya dieksekusi saat dipanggil dari
program utama atau diaktifkan oleh interrupt).
SV (SV) Set Value; value where from counter starts
pencacahan downwardses, or time where from timer
starts pewaktuan (Set Value; nilai darimana counter
memulai pencacahan turun, atau waktu darimana
timer memulai pewaktuan).
Timer (Timer) Function that used by to calculate time step back
froms set value. Timer di-on-kan and direset in
accordance with condition eksekusinya (Fungsi yang
digunakan untuk menghitung waktu mundur dari
nilai set. Timer di-on-kan dan direset sesuai dengan
kondisi eksekusinya).
Toolbar (Toolbar) Panel that consisted of knob that presented duty in
langsunmg when clicked. In software base on
Windows, toolbar personates alternative at menu
command and generally contain program feature
that used by in general (Panel yang terdiri atas
tombol yang menampilkan tugas secara langsunmg
saat diklik. Dalam software berbasis Windows,
toolbar berperan sebagai alternatif pada perintah
menu dan umumnya berisi fitur program yang
digunakan secara umum).
TR (TR) Temporarilly Relay; data area that used by to keep
condition executes until they can di-load then to be
used with other instruction (Temporarilly Relay;
daerah data yang digunakan untuk menyimpan
kondisi eksekusi sehingga mereka dapat di-load
kemudian untuk digunakan dengan instruksi lain).
Upload (Upload) Transfer program or data from computer with lower
level, entered PLC to computer with higher level or
guide computer (Mentransfer program atau data dari
komputer dengan level lebih rendah, termasuk PLC
ke komputer dengan level lebih tinggi atau komputer

xix
L.OPS.006(2) A SMKN 1 TAROGONG
KALER

pemandu).
Windows Computer Operating system ( Sistem operasi
(Windows) komputer).

xx