Anda di halaman 1dari 7

Kebutuhan Akan Laporan Keuangan

1.2 Pihak-pihak yang membutuhkan laporan keuangan


A. Pemegang Saham
Pihak-pihak ini tergolong berasal dari inidividu yang memiliki sumber daya yang relative
terbatas sampai yang memiliki sumber daya yang besar. Biasanya, keputusan yang dibuat oleh
pihak-pihak ini merupakan salah satu dari focus investasi atau focus pelayanan, dan dalam
beberapa kasus keduanya dapat terjadi secara bersamaan. Dalam focus investasi penekanannya
adalah pada memilih sekuritas portofolio yang konsisten dengan preferensi investor terhadap
resiko, return, deviden yield, likuiditas, dan lain-lain. Informasi yang dibutuhkan untuk pilihan
ini bisa sangat signifikan. Pada focus pelayanan perhatian pemegang saham adalah lebih kepada
memonitor perilaku manajemen dan mencoba mempengaruhi perilaku dalam cara yang dianggap
tepat. Manajemen memiliki kebijakan yang cukup terpusat pada penggunaan dan disposisi dari
sumber daya perusahaan. Analisis yang dilakukan oleh pemegang saham dan investor bias
dilakukan oleh mereka sendiri atau menggunakan jasa analisis sekuritas atau konsultan investasi.
B. Manajer
Salah satu sumber permintaan atas informasi laporan keuangan adalah oleh manajer yang
timbul dari kontrak yang mencakup ketentuan-ketentuan berdasarkan variabel laporan keuangan.
Salah satu contoh adalah kontrak insentif manajemen. Ketika penataan perjanjian antara
perusahaan dan entitas lain, manajemen dapat mencakup hal kontrak berdasarkan variabel
laporan keuangan. Misalnya, dalam perjanjian kemitraan bersama, satu perusahaan mungkin
setuju untuk menjadi mitra operasi, untuk diganti berdasarkan tambahan biaya untuk pengeluaran
operasi, dan untuk berbagi dalam pendapatan kemitraan atas dasar persentase yang disepakati.
Manajer juga menggunakan informasi laporan keuangan dalam banyak pembiayaan, investasi,
atau keputusan operasi. Laporan keuangan dari perusahaan lain juga dapat digunakan dalam
keputusan manajemen.
C. Karyawan
Permintaan untuk laporan keuangan oleh karyawan dapat timbul dari beberapa motivasi.
Karyawan memiliki kepentingan dalam operasional dan menguntungkan perusahaan mereka,
laporan keuangan merupakan sumber penting dari informasi tentang profitabilitas masa depan
saat ini, potensi dan solvabilitas. Karyawan juga dapat meminta laporan keuangan untuk
memantau kelangsungan rencana pensiun mereka. Dalam beberapa kasus, kepentingan karyawan
diperbesar oleh kontrak antara pekerja dan perusahaan yang berbasis pada variabel-variabel yang
termasuk dalam keuangan negara.
D. Penyandang Dana dan Pemasok
Dalam hubungan yang berkelanjutan yang ada antara pemasok dan perusahaan, laporan
keuangan dapat memainkan beberapa peran. Pertimbangkan hubungan antara perusahaan dan
pemasok modal pinjaman, misalnya, bank. Pada tahap pemberian pinjaman-awal hubungan,
laporan keuangan biasanya merupakan item penting. Memang, banyak bank memiliki prosedur
evaluasi standar yang menetapkan bahwa informasi yang berkaitan dengan likuiditas, leverage,
profitabilitas, dan sebagainya dipertimbangkan ketika menentukan jumlah pinjaman, suku bunga
dan keamanan untuk diminta.
Jika keputusan untuk memberikan pinjaman dibuat, persyaratan pinjaman yang
kontraktual dapat menetapkan bahwa variabel laporan keuangan menjadi faktor penting dalam
menentukan sifat dari hubungan yang sedang berlangsung. Dalam beberapa kasus, perjanjian
pinjaman akan membuat tingkat bunga atau cicilan pokok bergantung pada laporan keuangan
berbasis variabel.
E. Pelanggan
Hubungan antara perusahaan dan pelanggan dapat diperpanjang selama bertahun-tahun.
Dalam beberapa kasus, hubungan ini mengambil bentuk kewajiban hukum yang terkait dengan
jaminan, atau manfaat ditangguhkan. Pelanggan memiliki kepentingan dalam memantau
kelangsungan keuangan perusahaan untuk hubungan jangka panjang.
F. Pemerintah/ Badan Pengatur
Tuntutan untuk informasi laporan keuangan oleh instansi pemerintah / peraturan dapat
muncul dalam berbagai bidang seperti:
1. Pemeliharaan Pendapatan, misalnya, untuk pajak penghasilan, pajak penjualan, atau nilai
tambah pengumpulan pajak.
2. Kontrak Pemerintah, misalnya, untuk pembiayaan pemasok dibayar berdasarkan biaya-
plus atau untuk memantau apakah perusahaan yang bergerak dalam bisnis pemerintah
mendapatkan keuntungan berlebih.
3. Nilai Penetapan, misalnya, memutuskan tingkat pengembalian yang diijinkan.
Intervensi Peraturan, misalnya, menentukan apakah akan memberikan jaminan pinjaman
pemerintah untuk sebuah perusahaan finansial.
G. Pihak-Pihak Lain
Pihak yang beragam seperti akademisi, organisasi perlindungan lingkungan, dan
kelompok kepentingan khusus lainnya melobi perusahaan untuk rincian yang berkaitan dengan
urusan mereka dalam hal keuangan dan lainnya. Banyak perusahaan memang membuat upaya
bersama untuk menanggapi beberapa permintaan yang berasal dari pihak-pihak yang ada.
1.3. Konflik Yang Terjadi Diantara Berbagai Pihak
Keputusan yang diambil oleh salah satu pihak diatas dapat menghasilkan kesejahteraan
diantara pihak-pihak terkait misalnya:
Kesejahteraan pemegang saham mengalami penurunan namun kesejahteraan
manajer meningkat ketika sebuah perusahaan mengakuisisi secara besar-besaran pada harga
yang baik.
Kesejahteraan pemegang saham mengalami peningkatan dengan dikeluarkannya deviden
yang mana akan mengakibatkan aset perusahaan menurun dan hal ini akan membuat kreditor
khawatir.
Kesejahteraan pemegang saham meningkat ketika electric utility regulatory body
menyetujui suku bunga yang tinggi dimana akan mengakibatkan pembayaran invoice
dari pelanggan tinggi.
1.4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Terhadap Informasi Laporan
Keuangan
a. Potensi informasi untuk mengurangi ketidak menentuan
Elemen yang penting dari berbagai keputusan adalah ketidak menentuan. Sebagai contoh
ada kemungkinan dalam memprediksi profitabilitas yang akan datang dalam sebuah
perusahaan, kualitas manajemen, kemampuan supplier untuk memenuhi kewajibannya
dibawah perjanjianyang sudah disepakati. Dalam konteks ini, ada dua isu terkait:
1. Apa tingkat ketidakpastian yang dihadapi oleh pengambil keputusan dan apa
keuntungan yang diharapkan dari mengurangi ketidakpastian itu?
2. Peran apa yang bisa informasi laporan keuangan lakukan dalam merevisi keyakinan
tentang ketidakpastian?

b. Ketersediaan dari persaingan sumber informasi
Informasi laporan keuangan adalah salah satu sumber informasi yang harus disediakan
kepada para pengguna sepertitelah dijelaskan. Sumber daya lain termasuk:
Orientasi perusahaan (seperti pembagian deviden dan laporan produksi), Orientasi
industri (seperti perjanjian mengenai gaji karyawan dengan lembaga persatuan
karyawan), Orientasi ekonomi, (seperti, money supply announcements).

Penyajian Laporan Keuangan

1. Pendahuluan
Faktor desakan pasar dan desakan peraturan mempengaruhi penyediaan informasi
keuangan kepada pihak luar perusahaan, dan mempengaruhi isi maupun menyampaikan
laporan keuangan. Laporan keuangan adalah laporan manajemen kepada pemegang saham
untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan manajemen mengenai keadaan perusahaan secara
rinci. Bermula dari tanggapan lisan hingga tertulis yang juga meliputi misalnya laporan
produksi dan eksplorasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian informasi kepada
pihak luar mempertimbangkan juga keputusan perusahaan dan keputusan pihak lain misalnya
serikat industri dan dagang serta pialang. Manajemen mempunyai kebijaksanaan dalam
mengungkapkan isi maupun waktu penyampaian laporan keuangan tersebut dengan cara
bervariasi.
2. Kekuatan Peraturan dan Ketersediaan Informasi Laporan Keuangan
Negara-negara seperti Jerman, Jepang, Swedia, Inggris dan Amerika Serikat dalam
mengungkapkan laporan keuangannya terikat dengan peraturan-peraturan seperti perpajakan,
compaines acts, dan SecurityExchange Commision (SEC) yang sangat berpengaruh dalam
pembentukan perundang-undangan.
Lembaga yang Mengatur Mengenai Penawaran Informasi Laporan Keuangan
a. I nstitutional Framework di United States
Institutional Framework dibagi menjadi 4 level yaitu:
Level pertama terdiri dari eksekutif, legislatif dan pemuka hukum pemerintah US.
Level dua terdiri dari badan pembuat undang-undang seperti SEC dan Department of
Treasury.
Level tiga terdiri dari organisasi non pemerintah pembuat undang-undang seperti FASB,
AICPAdan NYSE.
Level empat terdiri dari kelompok yang berusaha mempengaruhi keputusan yang dibuat
oleh institusi pada level 1, 2, dan 3.
Semua level akan mempengaruhi penyajian informasi laporan keuangan yang dibuat oleh
perusahaan.
b. Pengaruh kekuatan pengaturan
Pengaruh kekuatan regulasi, susah untuk dipisahkan seperti pada factor lain yang juga
memengaruhi keputusan pelaporan keuangan oleh perusahaan. Bagaimanapun juga pada
beberapa kasus, terdapat bukti kuat bahwa pengungkapan spesifik merupakan penjelasan terbaik
sebagai hasil dari mandat peraturan. Pertimbangan manajer menggunakan laporan tahunan ketika
mendeskripsikan pengungkapan dari mandate FASB atau SEC adalah
1. Mandat SEC untuk biaya penggantian pengungkapan
2. Mandat FASB untuk pengungkapan nilai uang konstan (constant-dollar) dan biaya terkini
(current-cost)
3. Mandat SEC untuk akuntansi pengakuan cadangan
Sulit untuk membayangkan jika manajemen menyajikan laporan tersebut untuk sebagai
pengungkapan sukarela kepada pihak eksternal. Peraturan SEC atau FASB muncul untuk
menjelaskan keputusan terbaik oleh perusahaan untuk menyediakan informasi ini kepada pihak
eksternal.
Dalam beberapa kasus, badan pengawas menetapkan batasan pada pengungkapan
perusahaan dibandingkan menentukan bentuk spesifik perilaku. SEC mengamanatkan tentang
perusahaan yang harus melaporkan 10.k-nya dalam 90 hari setelah akhir tahun fiskal. Demikian
pula FASB menginginkan perusahaan yang multi aktif untuk mengungkapkan bagian data yang
menyinggung pendapatan dan laba. Kebijakan kebijakan diatur oleh pihak wewenang inipun juga
berpengaruh tentang estimasi penyesuaian laba dari perusahaan asurani jiwa sudah tidak
menggunakan lagi prinsip lamanya. Keputusan oleh badan pengawas juga dapat memiliki efek
pada kegiatan produksi dari sumber informasi non perusahaan.
3. Bukti tidak pasti maupun perintah pengungkapan yang tidak berkaitan dengan
peraturan
Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa faktor lain selain mandat peraturan
mempengaruhi laporan keuangan. Pertimbangkan hal berikut:
4. Laporan keuangan yang dirilis ke publik oleh perusahaan sebelum pembentukan kekuatan
peraturan utama saat ini mempengaruhi pelaporan keuangan. Pada tahun 1784, Bank Of
New York mengeluarkan statement of condition dari perusahaan.
5. Laporan keuangan secara sukarela dikeluarkan oleh badan yang tidak di bawah yurisdiksi
dari SEC. Days Inn of America, Inc merupakan swasta yang beroperasi di industri
penginapan sejak tahun 1976 mengeluarkan laporan tahunan yang demikian rincinya.
6. Beberapa perusahaan mengeluarkan pernyataan keuangan pada interval waktu yang lebih
sering daripada yang diamanatkan oleh badan pengawas. Beberapa perusahaan Amerika
Serikat mengumumkan laporan triwulanan.
7. Beberapa perusahaan mengeluarkan informasi yang lebih mendalam pada laporan
keuangan mereka daripada yang diamanatkan oleh peraturan. Perusahaan di Australia dan
Inggris tidak diharuskan untuk mengungkapkan nilai-nilai pasar dari properti mereka,
namun, sejumlah besar perusahaan melaporkan informasi tersebut dalam laporan tahunan
mereka.
8. Kekuatan Pasar dan Penawaran dari Laporan Keuangan Perusahaan
a. Kekuatan Pasar Modal
Ada dua hal yang penting mengenai padar modal ; (1) ketidakpastian tentang mutu
suatu produk, contohnya ada perusahaan yang mengeluarkan obligasi, tetapi selanjutnya
tidak mampu membayar pokok dan bunganya; (2) Ada biaya untuk membayar tingkat bunga
yang tinggi atas pinjaman bank. Dari keadaan tersebut, perusahaan mempunyai dorongan
untuk menyediakan informasi yang diyakini dapat menaikkan modal. Ada 4 mekanisme
untuk mengurangi kemungkinan kesalahan penyajian laporan keuangan yaitu ; (1) nama
baik poerusahaan; (2) nama baik manajemen; (3) jaminan pihak ketiga; (4) hukuman atau
denda.
b. Kekuatan Pasar Tenaga Kerja
Manajer dapat mengurangi komponen hutang perusahaan dengan cara menjual semua
asset selanjutnya menyelesaikan hutangnya, menginvestasikan kembali semua asset
perusahaan dalam jumlah tinggi dan membayar gaji tinggi, dan mengurangi nilai komponen
hutang. Para manajer yang merasa mampu untuk menaikkan nilai perusahaannya, dapat
menerima suatu kontrak untuk memperoleh kebebasan kompensasi. Untuk memonitor
kinerja manajemen dapat dilihat dari laporan keuangan. Mutu manajemen dapat dilihat dari
kesimpulan yang ditarik darilaporan keuangan tersebut
c. Desakan pasar untuk mengendalikan perusahaan
Para manejer berusaha untuk mengendalikan perusahaannya terhadap kegiatan pendanaan,
investasi dan operasi dan ada usaha-usaha pihak ketiga untuk mengendalikan ini tapi
menemui kekakuan. Terdapat perseteruan antara para manejer dengan pihak-pihak tertentu
lainnya. Untuk menguasai ini, makamereka berusaha untuk menguasai pengendalian di
perusahaan.

9. Assosiasi Biaya dengan Pengungkapan
Biaya-biaya yang dihubungkan dengan pengungkapan, meliputi : (a) biaya-biaya
pengumpulan dan pemrosesan (b) biaya-biaya proses pengadilan; (c) Biaya politik; (d)
biaya-biaya kerugian bersaing; (e) desakan kepada manajer.