Anda di halaman 1dari 422

Perhitungan densitas

pada T = kg/dm3
gram/cm3
Yaws
Perry,p.2-91
Yaws
Yaws
Yaws
T =
komponen
T =
komponen
log(uliq) = A + B/T + CT + DT2
#REF!
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
C
6
H
6
H
2
CH
4
C
6
H
5
NH
2
Katalis
BZ -7.4005 1.18E+03 0.0149 -1.37E-05 #REF!
#REF!
CLF -4.7831 6.99E+02 0.0109 -1.22E-05 #REF! #REF!
EG -16.973 3.19E+03 0.0325 -2.45E-05 #REF!
1,4 pd 20
EDA -3.5566 8.57E+02 0.0055 -6.21E-06 #REF! #REF!
0.0067 -7.56E-06 #REF! #REF!
EMA #REF!
C D log vis Viskositas
#REF! 0.85
645 0.172 #REF!
653 0.2857 #REF!
592.71 0.2684 #REF!
0.0009317 699.81 1.2 1.1944355
273.15
#REF!
0.25 699 0.2857 1.0134443
0.3009 0.2677 562.16 0.2818 0.8679472
0.0010249 645 1.22 1.2137798
0.3119
0.16
1.3013927
995.647
303.15
B/ Tc n/rho1 Densitas
0.2473 719 0.2857 1.193705
0.3878
0.3614
AA -3.8937 7.85E+02
#REF!
390.15
A B
117
komponen A
30
0.2457 EDA 0.3386
0.3518 0.2695
EG 0.325 0.255
AA
0.25
0.2881
A B Tc
0
803
190.58
n
0.2857
0.277
Densitas
C-2
C.1 TANGKI PENYIMPANAN NITROBENZEN (F-120)
Fungsi : Menampung dan menyimpan bahan baku Nitrobenzen
Tipe : Silinder vertikal dengan tutup atas berbentuk Standard Dish Head
dan tutup bawah berbentuk Flat
Jumlah : 2 buah
Rate Massa : kg/jam= lb/jam
Kondisi Operasi : T :
o
C
P : atm = psia
Tujuan : *) Menentukan tipe tangki
*) Menentukan bahan konstruksi tangki
*) Menentukan kapasitas tangki
*) Menghitung dimensi tangki
1). Menentukan Tipe Tangki
Dalam perancangan dipilih tangki silinder tegak dengan dasar datar Flat Bottom
dan tutup Standard Dish Head dengan pertimbangan :
*) Konstruksi lebih murah sehingga lebih ekonomis
*) Kondisi penyimpanan pada suhu kamar dan tekanan atmosferik
*) Bahan yang disimpan tidak mudah menguap
2). Menentukan Bahan Konstruksi Tangki
Dalam perancangan dipilih bahan konstruksi Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304
dengan pertimbangan :
*) Memiliki allowable stress yang cukup besar
*) Harganya relatif murah
*) Kondisi penyimpanan pada suhu kamar dan tekanan atmosferik
*) Bahan relatiftahan terhadap korosi
3). Menghitung Kapasitas Tangki
a. Menghitung Kebutuhan Nitobenzen
Kebutuhan Nitobenzen = lb/jam
Kemurnian =
Diambil waktu penyimpanan 30 hari dengan pertimbangan bahan dibeli dari
29735.7517
99.7%
1
29735.75173 13487.926
30
14.696
LAMPIRAN C
SPESIFIKASI ALAT
F- 120
C-3
luar negeri, sehingga kapasitas yang harus disediakan:
m Nitobenzen = x x hari
= lb
b. Menghitung volume bahan yang masuk dalam tangki
*) campuran = kg/m
3
=
Volume cairan =
= lb = ft
3
lb/ft
3
*) Untuk perancangan diasumsikan tangki berisi 80% sehingga volume desain
tangki :
V tangki = ft
3

= ft
3
4.) Menghitung Dimensi Tangki
a. Menentukan Diameter dan Tinggi Shell
Tangki dirancang dengan tutup atas berupa Standard Dished Head .
Untuk tekanan operasi 1 atm, harga H
S
/ID = 1.5, karena P< 18 bar
Asumsi :
H
S
/ID = (Untuk fase liquid-liquid (0,5-4) Ulrich: 188)
H
S
= ID
*) Maka
= Volume silinder + volume head
= +
= +
= +
=
= ft = m = in
*) Sehingga diameter shell (D
s
) sebesar = ft
Maka tinggi shell :
H
S
= x ID
= x ft = ft = m
*) Jadi diameter dan tinggi shell sebesar m dan m
5). Menentukan Tebal Shell
(Pers 13.1 Brownell : 254)
(f .E - 0,6 P)
V
T
V
T ( x ( x ID
2
) x H
S
)
1.5
H
2
O
C
6
H
6
(0,085 ID
3
)
+
Komponen
52.2069 ID
78.3103667
(kg/m
3
)
0.001004
13.5421 0.001004
179645.1028
995.647
867.9472
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
( 0,085 ID
3
)
1.5
179645.10
( 0,085 ID
3
)
ID
13447.29986
13.54209452
29735.75 lb/jam 24 jam/hari
1193.7049
1301.3926
0.99699
0.00100
Laju Massa
(kg/jam)
% w/w
1.5
15.9129
P
d
.r
Total
13.5421
179645.10
( x (3,14 x ID
2
) x 1.5 ID)
13487.9261
30
1.1775 ID
3
4358.6917
1193.1161
23.869
1.5
626.4829
23.868999
15.9129
1.0000
74.4862402 lb/ft
3
21409741.247
143716.082 0.8
143716.0822
m

21409741.247
74.4862
52.2069
52.2069
t
s
= c
ID
3
142293.151
h
gc
g

C-4
Dimana :
P
d
= Tekanan desain
dengan :
= P
operasi
+ P
hidrostatik
= 1 atm = psi
=
Dimana :
h = tinggi cairan dalam silinder = ft = m
= densitas campuran =
maka,
P
hid
= x 1 x ft = lb/ft
2
=
= P
op
+ P
hid
= + = psi
*) Dengan faktor keamanan 10%, maka
P
d
= x psi
=
r = jari-jari shell (D
S
/2) = m = in
f = Allowable stress untuk Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304 sebesar
psi (Brownell : 342)
E = Efisiensi pengelasan, diambil double-welded butt joint, sebesar 80%
c = Faktor korosi sebesar 0,125
Maka,
x
x -
t
s
in Tabel 5.7 Brownell p.90
Diambil tebal standar in = ft
Menentukan Tebal dan Tinggi Head
Tebal Head
Tebal tutup berupa torispherical mengikuti persamaan :
0,885 x P
d
x r (Pers 7.57 Brownell ; 133)
(f .E - 0,1 P
d
) (Tabel 5.7 Brownell : 91)
Dimana :
t
S
= ft
rc = ID/2 = ft
Maka,
x x
x - x
Diambil tebal tutup standar in
5003.291
0.1 4.945
=
4.945 312.529
in + =
c
1/4
0.02
=
= +
34.7465
t
s
=
Pd x D
+ C
2 x f x E
49.4465 0.1
4.9446
7.9564
psi
18750
P
hid
67.1707
74.4862
lb/ft
3
67.1707
14.7
20.4739
0.2280
+ 0.13
312.5286
psi
0.0209
74.4862
lb/ft
3
313.241
313.241 0.89 4.9446
18750 0.8
P
op
in
= 0.2164 in
1/4
t
t
t
s
P
d
1/4
4.9446
0.13
18750 0.8 0.6
P
d
14.7 34.7465 49.4465
h
gc
g

h
gc
g

C-5
Keterangan Gambar :
= Diameter dalam shell (in)
= ID/2 ; jari-jari shell (in)
= tebal head (in)
icr = inside corner radius (in)
sf = straight flange (in)
b = depht of dish (in)
OA = overall dimension (in)
Tinggi Head
H
D
= L - L
2
- (ID
2
/ 4)
L = ID - 6 = - 6 = in
H
D
= -
2
- (
2
/ 4 )
= in = ft = m
Tebal Tutup Bawah
t = d C ( p / f)
= x ( / )
= in = ft = m
Nama Alat = Tangki penyimpanan bahan baku Nitrobenzen (F-120)
Fungsi = Menampung dan menyimpan bahan baku Nitrobenzen
Type = Silinder vertikal dengan tutup atas berbentuk Standard
Dish Head dan tutup bawah berbentuk Flat
Kondisi Operasi = Tekanan = atm
Suhu = C
Diameter = ft = in
Tebal Shell = in
Tebal Tutup Atas = in
Tebal Tutup Bawah = in
Tinggi Tangki = ft
Bahan Konstruksi = Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304
Jumlah Tangki = 2
t
ID
a
620.4829 620.4829 626.4829
0.25
12.9489
78.3104
626.48
7.07268361
Resume
1
30
52.2
626.4829
12.94892408
84.87220335
0.25
626.483 620.4829
2.15578018
1.079077007 0.32890667
0.162 49.4465 18750
C-6
30oC
Komponen
(kg/m
3
)
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
C
6
H
6
1.15315
0.8641
1.0295551554
C-7
*) Direncanakan dirancang = tangki
= ft
3
=
2
V
tangki
71858.0411
1343838.78
684.1127005
H
2
O 0.6841
C-5
C.2 Pompa Nitrobenzen (L-121)
Fungsi : Mengalirkan Nitrobenzen dari tangki
penyimpanan ke Vaporizer
Tipe : Centrifugal pump
Bahan : Commercial steel
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) = C
- Tekanan (P) = atm
Tujuan : 1. Menentukan tipe pompa
2. Menentukan bahan konstruksi pompa
3. Menghitung tenaga pompa
4. Menghitung tenaga motor
Jumlah : 2 unit
Langkah Perancangan
1. Menentukan Tipe Pompa
Dipilih pompa jenis sentrifugal dengan pertimbangan (Peters&Timmerhaus
hal.521):
a. Dapat digunakan untuk kapasitas 15-5000 gpm
b. Konstruksinya sederhana,harganya relatif murah dan banyak tersedia
dipasaran
c. Kecepatan putarannya stabil
d. Biaya perawatan paling murah dibandingkan dengan tipe pompa yang lain
2. Menentukan Bahan Konstruksi Pompa
Bahan konstruksi yang dipilih yaitu commercial steel, dengan pertimbangan:
a. Tahan korosi
b. Memiliki batas tekanan yang diijinkan besar (s.d 22500 psi)
3. Menghitung Tenaga Pompa
Neraca massa keluar tangki penyimpanan
0.9909
0.0016
Laju Alir
kmol/jam
109.3276
0.0806
0.7523
0.1736
Fraksi Mol
xi
H
2
O 0.0068
C
6
H
6
13.5421 78
110.3342
0.0007
1.0000 13487.9261
30
1
Laju Alir
BM
13.5421 18
Komponen
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
Total
kg/jam
13447.2999 123
13.5421 168
C-6
Densitas dan viskositas campuran
Sumber: Yaws,1997
camp = kg/m
3
= lb/ft
3
camp = cP = lb/ft.h = lb/ft.s
a. Menghitung Kecepatan Volumetrik Fluida (Q)
b. Menentukan Diameter Optimum Pipa
Penentuan diameter optimum pipa ditentukan menggunakan
Pers 15 hal 496 Peters&Timmerhaus dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100) untuk Di >1 in
Di,opt = q
f

dimana: Di,opt = ID pipa optimum, in


q
f
= Laju alir volumetrik fluida, ft
3
/s
= Densitas fluida, lb/ft
3
Di,opt = = x x
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (App A.5-1 Geankoplis)
Nominal Pipe Size (NPS) = in
Schedule (sch) =
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in = ft
Luas Penampang (A) = ft
q
f
A
Cek NRe
ID v
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
7.079458
C
6
H
6
Komponen
1301.3926 219.2001
1193.7049
H
2
O
ft/s
0.0459
2.4210
NRe =
3.500
2.900 0.2417
0.0459
Kecepatan alir (v) = =
0.1111
=
3.9 0.1111 74.3816
0.13
2.5400
3
0.45
40
=
13487.9261
= 11.3205
1191.4572
Total
camp
m
0.0048
Q =
867.9472 0.567051
(kg/m
3
) (cP)
995.6470 0.85
1191.4572 74.3816
7.1817 17.3797
m
3
/jam = 0.1111 ft
3
/s
3.9
0.45 0.13
C-7

x x
c. Menghitung Fanning Friction Factor (f)
Untuk commercial steel, nilai = m = in
(Fig. 2.10-3, Geankoplis, hal 88)
dari Fig.2.10-3 Geankoplis, untuk NRe = dan
diperoleh nilai f =
D
d. Menghitung Panjang Ekivalen (Le)
Asumsi panjang pipa lurus (L) = m = ft
ID = ft
Dari tabel 2.10-1 geankoplis, untuk aliran turbulen diperoleh:
3 x 35 x ID =
gate valve (half open ) 1 x 225 x ID =
5 x 2 x ID =
Sehingga, =
= + = ft =
e. Menghitung Energi yang Hilang karena Gesekan
Pada pipa lurus
(Pers.2.10-6, Geankoplis)
dimana: = Head loss (kerugian energi) (ft.lbf/lbm)
= Faktor friksi
= Kecepatan Linier Fluida (ft/s)
= Panjang total pipa (ft)
= Diameter dalam pipa (ft)
= lbm.ft/lbf.s
2
4 x x x
2
x 2 x
= ft.lbf/lbm
Sudden contraction losses
A
1
>> A
2
A
1
= 1/4 D
2
= ft
2
A
2
= ft
2
Tot Kf
2.25
4.5
0.2
6.95
65.6168
Le/D (ft) Le
0.0459
32.174
0.2417
Jumlah Kf
elbow 90
o
Tipe Fitting/Valve
2.2280
2139.5658
F
f
f
v
L
D
gc
F
f
=
0.01 147.7802 2.4210
0.2417 32.174
3 0.75 35
L L + Le
Total
F
f
=
4.f . L . v
D . 2gc
65.6168 45.0434
82.1634
82.1634 147.7802
0.01
2.9000
9013.9534
0.04 2 2.4166 coupling
(Asumsi Aliran Turbulen Benar)
4.6E-05 0.0018
9013.9534
=
0.0018
25.3740
20
1 4.5 225 54.3728
5
NRe =
=
74.3816 0.2417 2.4210
=
4.83E-03
= 0.0006
A1 A2
C-8
A
2
A
1
Maka, A
2
A
1
-
Sehingga:
(Pers.2.10-16, Geankoplis)
2
2
Sudden Enlargement losses
A
1
<< A
2
A
1
= ft
2
A
2
= 1/4 D
2
= ft
2
(Pers.2.10-15, Geankoplis)
2
2
Losses in fittings and valves
(Pers.2.10-17, Geankoplis)
2
2
Jadi, total energi yang hilang akibat gesekan:
F = + + +
= + + +
=
f. Menghitung Static Head
Z
1
= ft
Z
2
= ft
= Z
1
-Z
2
= 67 - 41 = ft
= 1 lbf/lbm
= ft x 1 lbf/lbm = ft lbf/lbm
g. Menghitung Velocity Head
v
1
= Kecepatan linier fluida dari tangki ke pipa
v
2
= Kecepatan linier fluida ke mixer
0.6330
ft.lbf/lbm
32.174
2.228044146 0.0455 0.0911
Kc = 0.4 1.25 -
K
ex
= 0.4 1.25
1
ft.lbf/lbm 2.9977
67.17068
40.6993
F
f
h
c
h
ex
h
f
6.9500 x
2.4210
h
f
= K
f
v
2
2 gc
=
h
ex
=
v
2
2 gc
Z 26.47
g/gc
Z (g/gc) 26.47
h
c
= K
c
v
2
2 gc
x
2.4210
= 0.6330 =
ft.lbf/lbm
32.174
26.47
=
0.0459
= 2.14E-05 < 0.715
2140
0.0911
0.0459
= 0.5000
2140
= 0.5000 x
2.4210
= 0.0455
=
ft.lbf/lbm
32.174
0.0459
1.2678
A1 A2
C-9
Karena pada 2 titik reference dianggap sama, maka v
1
= v
2
h. Menghitung Pressure Head
P = 1 atm = psi
P = 1 atm = psi
P = P - P = - = 0
Sehingga, P/ = 0
i. Menghitung Energi Mekanik Pompa
g P
gc
Dimana :
W
s
= tenaga yang ditambahkan ke dalam sistem per satuan massa
Sehingga,
2
2
= ft. lbf/lbm
j. Menghitung Broke Horse Power (BHP)
(pers. 3.3-2, Geankoplis)
dimana: m = kg/jam = lb/s
= efisiensi pompa (Fig.10.62 Coulson&Richardson)
= untuk Q = m
3
/jam
x
x
4. Menghitung Tenaga Motor
dari Fig.14.38 Peters&Timmerhaus, untuk BHP = HP
diperoleh efisiensi motor sebesar , sehingga power motor:
Dipilih motor standar dengan power = Hp = kW
Nama Alat : Pompa Nitrobenzen
Kode : L-121
Fungsi : Mengalirkan fresh feed (Nitrobenzen) dari tangki
penyimpanan bahan baku (F-110) ke Vaporizer (E-120)
Tipe : Centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Rate Volumetrik :
Kecepatan Aliran : ft/s
1.1683
0.82
=
8.2599
1.5 1.119
Hp
1.4247
1.1683
11.3205
29.5602
2.9977
29.5602
0.38
F
2 gc
0
0.1111 ft/s
2.4210
BHP
- W
s
=
2.4210
+ 26 +
- W
s
=
v
2
+ z +
13487.9261
38%
BHP
=
RESUME:
550
82%
Power motor =
+
32.174
BHP =
m . (-W
s
)
550 .
+
Hp

=
8.2599
=
1.1683
14.7
14.7
14.7 14.7
C-10
Ukuran Pipa : - NPS : in
- Sch. Number :
- OD : in
- ID : in
- Flow Area : in
2
Power Pompa : Hp
Power Motor : Hp
Jumlah : 1 buah
0.046
2.900
3
40
3.500
1.5000
1.1683
C-11
C-12
C-13
m
C-14
g = ft/hr^2 4.18E+08
C-15
h = - + ^ 2
x 2 x
=
h = 15 x =
##
2.31
0.834337807
40.69934232
14.7 14.7
74.3816 4.18E+08
0.1111
4.18E+08
0.000000000015
C-11
C.3 Vaporizer (E-122)
Fungsi: Menguapkan Nitrobenzen sebelum masuk ke Separator
Tipe : 1-2 Shell and Tube Heat Exchanger, counter flow
Tujuan: 1. Menentukan tipe vaporizer
2. Menentukan bahan konstuksi vaporizer
3. Menentukan spesifikasi vaporizer
4. Menentukan koefisien perpindahan panas
5. Menghitung pressure drop
Jumlah: 1 unit
Langkah Perancangan
1. Menetukan Tipe Vaporizer
Dari data neraca massa dan neraca panas diperoleh:
Fluida dingin (campuran yang terdiri dari Nitrobenzen, Di-Nitrobenzen,
Benzen dan Air)
m = kg/jam= lb/jam
Preheating :
t
1
=
o
C =
o
F
t
2
=
o
C =
o
F
+
2
Vaporizing :
t
1
= T bubble =
o
C =
o
F
t
2
= T dew =
o
C =
o
F
+
2
Fluida panas (steam)
M = kg/jam= lb/jam
T
1
=
o
C =
o
F
T
2
=
o
C =
o
F
a. Heat Balance
Panas vaporizer terbagi menjadi 2, yaitu:
Panas preheating (Qp) = = Btu/jam
Panas vaporizing (Qv) = = Btu/jam
Kebutuhan pemanas (Qs) = = Btu/jam
t
avg
=
400.01
=
400.01 411.48
5176820.19
=
204.45
572.00
20543284.2642
t
avg
=
35.8396 142.2230
300.00
13487.926 29735.7517
30 86.00
204.45 400.01
400.01
210.82 411.48
243.01
86.00
405.74
o
F
3019.2582 6656.3171
300.00
572.00
5275042.76 20933062.9696
o
F
in
out
Steam
Condensate
C-12
b. Penentuan T LMTD
Preheating :
ln (t
2
/t
1
) ln ( )
=
o
F
Vaporizing :
ln (t
2
/t
1
) ln ( )
=
o
F
Sehingga,
head load tot = +
= Btu/jam.
o
F
head load tot
c. Menghitung Suhu Kalorik
Fluida dingin
Preheating: tc = + 2 =
o
F
Vaporizing: tc = + 2 =
o
F
=
o
F
d. Menentukan U
D
Fluida panas = steam
Fluida dingin = light organics
Dari Tabel 12.1 Coulson, diperoleh U
D
= - Btu/jam.ft2.
o
F
Maka, dipilih U
D
= Btu/jam.ft
2
.
o
F
158 211
400.01 411.48
405.743
69249.2419
86.00 400.01
243.01
Head load =
Qv
(t)v
Weighted t =
Qs
=
142.22
69248.3861
69249.2419
(t)v = T LMTD =
t
2
- t
1
572.00 Suhu Rendah 400.01
=
0.00 Beda -11.47 t
2
- t
1
69248.3861
Suhu Tinggi 411.48
(t)p
=
20933063
=
Fluida Dingin
572.00 Suhu Tinggi 400.01
Fluida Panas Fluida Dingin Beda
Fluida Panas
572.00
(t)p =
Beda
572.00 Suhu Rendah 86.00 486.00 t
1
Head load =
Qp
T LMTD =
t
2
- t
1
0.00
302.29
572.00
184
160.52
-11.47
160.52 171.99
166.19
166.19
=
=
20543284.2642
= 296.66
o
F
Fluida panas (Tc)
171.99 t
2
-314.01 t
2
- t
1
Beda t
Btu/jam.
o
F
0.8558 Btu/jam.
o
F
0.8558
t
2
t
=
-314.01
171.99 486.00
302.29
171.99 t
1
C-13
sehingga, luas perpindahan panas:
Qs
U
D
x t x
Karena A > 120 ft
2
, maka dipakai HE jenis shell and tube countercurrent
flow agar transfer panas lebih maksimal.
2. Menentukan Bahan Konstruksi Vaporizer
Bahan konstuksi yang dipilih adalah Carbon Steel , SA-283 Grade C
dengan pertimbangan:
a. Mempunyai struktur yang kuat
b. Tahan korosi
c. Penggunaannya paling murah dan mudah.
3. Menentukan Spesifikasi Vaporizer
a. Menghitung Jumlah Tube (Nt)
Dari Tabel 10, Kern, dipilih tube dengan spesifikasi:
OD = in
BWG =
ID = in
a' = in
2
a" = ft
2
/ft
L = ft
A
a" x L x 12
Dari Table 9, Kern, dipilih spesifikasi :
Bagian tube
Susunan = triangular pitch
P
T
= in
OD = in
Passes (n) = 2
Nt = buah
Bagian shell
IDs = in
n' = 1
B = IDs/5 = in
C' = P
T
-OD = in
De = in (fig. 28 Kern)
4. Menentukan Koefisien Perpindahan Panas
a. Koreksi U
D
A = Nt x a" x L
3/4
=
20543284.2642
0.55
3.05
1/5
A =
Nt =
ft
2
184 296.66
3/4
376.3546
= =
=
16
0.62
0.302
0.1963
12
160
15 1/4
15/16
159.7702
0.1963
376.3546
C-14
= x x 12 = ft
2
Qs
A x t
x
= Btu/jam.ft
2
.
o
F
< U
D
asumsi (memenuhi)
Fluida dingin : Nitrobenzen
Flow area Flow area
a
t
= Nt x a'/n x 144 a
s
= IDs x C' x B/n' x P
T
x 144
x 15 x x 3
2 x 1 x 1 x
= ft
2
= ft
2
Mass velocity Mass velocity
G
t
= M/a
t
G
s
= m/a
s
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
Menghitung Nre Preheating
Pada Tc =
o
F Pada tc =
o
F
= cP (Fig.15 Kern) = lb/ft
3
(Yaws
= x Cp = Btu/lb.
o
F (Yaws
= lb/ft.jam = cP (Perry
Re
t
= ID x Gt/ k = Btu/jam.ft.
o
F (Yaws
= 12 x Menghitung Nre
Re
s
= Gs x De/ x 2,42
= x 12
x
=
Kondensasi steam j
H
= (Fig.28 Kern)
hio= Btu/jam ft
2
F
(Kern hal.164) Menghitung harga koefisien pp, ho
(Pers 6.15b, Kern)
12
= Btu/jam ft
2
F
Tahanan panas pipa bersih pada preheating, Up:
x
+ hio + ho 1500
559.2729
Up =
hio x ho
=
1500 559.2729
= 407.3813
559.2729
42351.09542
=
460300.806
6.9548
1500
55
1.6314 6.9548
0.0945
= 55
0.0945
0.55
0.55
2.42
1253.4885
0.02 2.42 1.6314
0.0484 6.9548
0.0945
0.62 39673.4133
0.0484
=
1/5
144
160
6656.3171
183.736
Fluida panas: tube, steam
=
0.30
0.1678 0.0646
=
29735.7517
0.1678 0.0646
=
376.896 160
U
D
=
=
20543284.2642
376.896 296.66
0.1963
0.02 68.9142
144
572.00 243.01
39673.4133
Btu/jam ft
2
F
460300.806

1/3
k
Cp
De
k
H
j
o
h |
.
|

\
|
|
.
|

\
|
=
C-15
Luas permukaan pipa bersih pada preheating, Ap:
Kondensasi steam Vaporizing
hio= Btu/jam ft
2
F Pada tc =
o
F
(Kern hal.164) = lb/ft
3
(Yaws
Cp = Btu/lb.
o
F (Yaws
= cP (Perry
k = Btu/jam.ft.
o
F (Yaws
Menghitung Nre
= Gs x De/ x 2,42
x 12
x
=
j
H
= (Fig.28 Kern)
Menghitung harga koefisien pp, ho
(Pers 6.15b, Kern)
12
= Btu/jam ft
2
F
Tahanan panas pipa bersih pada vaporizing, Uv:
x
+
Luas permukaan pipa bersih pada vaporizing, Av:
b. Mencari Tahanan Panas Pipa Bersih, Uc
Luas permukaan pipa bersih total, Ac:
Ac = Ap+ Av = + = ft
2
x + x
= Btu/jam ft
2
F
4.8673
=
407.381 169.9842 242.0428
=
Uv
Av
0.3512
0.0702
169.9877
=
hio x ho
=
1500
=
hio + ho 1500
24825.2592
65
288.6140
407.378
0.55
288.6140
0.0035 ft
2
Uv x (t)v 242.0428
0.0035
169.9877
169.9842 0.0035
Qv
=
0.8558
= 65
0.0702
288.6140
= 242.0428 Btu/jam ft
2
F
Ap =
Qp
=
69248.4
=
4.8673
0.3512
0.0702
1500
0.55
0.3512 2.42
169.9842 ft
2
Up x (t)p 407.381
405.74
62.2588
=
460300.806
Re
s

1/3
k
Cp
De
k
H
j
o
h |
.
|

\
|
|
.
|

\
|
=
Ac
U.A
Uc

=
C-16
c. Mencari Faktor Pengotor Pipa terpakai
U
c
- U
D
-
U
c
x U
D
x
jam.ft
2
.
o
F/Btu
Dari Kern hal.840, diperoleh Rd tetapan = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Rd hitung = Rd tetapan (dapat diterima)
5. Menghitung Pressure Drop(P)
Preheating
Menghitung friksi Menghitung friksi
Untuk Re
t
= Untuk Re
s
=
f = (Fig.26 Kern) f = (Fig.29 Kern)
Spesifik vol steam pada
o
F Panjang daerah preheating
Vv= ft
3
/lb (Tabel 7 Kern) Lp = L x Ap/Ac
= 12 x
x = ft
= Jumlah cross
Menghitung P (N+1) = 12xLp/B (Pers 7.43 Kern)
1 f x Gt
2
x L x n = 12 x 3
2 5,22.10
10
x IDt x s x
t
=
(Pers.7.45 Kern) lb/ft
3
lb/ft
3
1
2
12 2 Menghitung P
2
5,22.10
10
12 1 f x Gs
2
x IDs (N + 1)
= psi 5,22.10
10
x De x s x
t
(Pers.7.44 Kern)
2
15 12
5,22.10
10
12
= psi
Vaporizing
Menghitung friksi
Untuk Re
s
=
f = (Fig.29 Kern)
Panjang daerah vaporizing
Lv = L - Lp
= 12 -
= ft
Jumlah cross
(N+1) = 12xLv/B (Pers 7.43 Kern)
= 12 x 3
0.0018
11.9998
0.003
0.003
Fluida panas: tube, steam
42351.0954 1253.4885
0.0002
24825.259
0.0018 39673.4
P
s
=
0.62
460301
8.6642
0.0002
47.2
0.55 1.10 1
169.9877
0.3467 62.5 11.9998
0.0461
0.05
s =
68.9142
= 1.10
11.9998
47.2121
0.00001
=
0.0018
0.0018 0.0018
572
0.3467
s =
1 169.9842
= x
62.43
P
t
=
Fluida dingin : Nitrobenzen
Rd = =
407.3779 183.7357
407.3779 183.7357

C-17
=
lb/ft
3
lb/ft
3
Menghitung P
f x Gs
2
x IDs (N + 1)
5,22.10
10
x De x s x
t
(Pers.7.44 Kern)
2 15 12
5,22.10
10
12
= psi
Ps total = +
= psi
Uc
U
D
Rd hitung
Rd tetapan
Nama Alat : Vaporizer
Kode : E-122
Fungsi : Menguapkan Nitrobenzen sebelum masuk ke
separator (D-123)
Tipe : 1-2 Shell and Tube Heat Exchanger , counter flow
Tekanan : atm
Temperatur :
o
C
Bahan Konstruksi : Carbon Steel SA-283 grade C
Jumlah : Buah
Media Pemanas : Steam
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Jumlah : buah
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle Space : in 3.05
0.94
1
RESUME :
16
0.62
12
160
P diijinkan 2
1500 h outside
559.273
288.614
0.00001
10
0.003
0.003
s =
62.2588
=
1
182.04
1
300
3/4
0.55
407.378
183.736
0.0002
8.6642
P hitung 8.6644
0.0002
8.6644
Summary
1.00
0.001
1.00 1
P
s
=
=
0.0018 460301
62.43
0.000982

C-18
C-19
C-20
C-21
Komponen I M log(log 10) log10
C
6
H
6
937.995
C
6
H
5
NO
2
H
2
O 773.0748 35.1 18
0.79136874
0.76594224
0.91691873
-1.3925042
78
C
6
H
4
N
2
O
4
#######
#######
411
505
317
123
168
153255
68182.9
1.8E+07 8.25883
6.18541
5.83368
0.0405 0.10978
C-22
(Pers 6.15b, Kern)
C-23
Fluida dingin : Nitrobenzen
C-24
RESUME :
C-25
C-26
C-27
Preheating
n 13447.3 0.99699
C-28
dn
w
b
dimana: = Densitas cairan pada suhu T (g/cm
3
) C
T = Suhu (K) K
camp= 1
+ +
s = kg/m
3
= lb/ft
3
= =
log(log 10) = I/M x 10
-3
- 2,9 Pers 8.9 Coulson hal 240
M = BM
= kg/m3
I = H =
O =
C =
N =
camp= 1
+ +
= cP
Tabel LB.1. Kapasitas Panas Cairan
Komponen A B C D
1.10 62.43
13.5421
13.5421 0.001
13.5421 0.001
0.9970 0.0010 0.001004016
937.99515
0.9970 0.0010 0.0010
7.0795 219.2001 0.8500
37
C
6
H
6
H
2
O
1103.88
68.9142
68.9142
0.0010
#######
117
390.38
0.001
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
C
6
H
6
-12.635
-1.3E-03
0.91277 -2.1E-03 C
6
H
5
NO
2
-33.662
18.2964
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
Komponen
2.32E-06
2.01E-06
1.31E-06
3.82E-06
1220.0442 773.0748
2.7
29.7
50.2
1.5624 -3.0E-03
0.001004
0.567051
0.4743 -3.6E-03
6.954845
39.473
4.7E-01
C-29
cP camp = 1
+ +
= Btu/lb oF
Konduktivitas termal liquid
k = A + BT + CT2 Yaws
k = W/m.K
Komponen A B C
H2O dari Geankoplis
H2O dari Geankoplis
T
T1 k =
T2 k =
K = Btu/jam.ft.oF
K = 1 Btu/jam.ft.oF
k camp= 1
+ +
=
Vaporizing T
T1 1
T2 2
K =
dimana: = Densitas cairan pada suhu T (g/cm
3
)
T = Suhu (K)
0.393
390.38
200
300 0.395
1.98E-01
0.0000 0.0000 0.0000 0
3.050269 1.7306 6.4330 1.6250
0.1377 7.23E-06 -1.7E+07 1.38E-01
0.00E+00
0.396808
0.9970
0.0944
0.0010
0.0796
0.00
0.0010 0.001004
0.3968 1.14E-01
0.0945
C
6
H
6
0.1633
0.198
8.60E-06 -1.98E-07
-6.26E-05
0.0010 0.9970 0.0010
1.63E-01
-3.74E-07
1.631385
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
0.001004
0.128429683
78.0086
118.4313489
2247.73182
#DIV/0!
#DIV/0!
#DIV/0!
C-30
Komponen A B n Tc
C
3
H
3
N
H2O
C
3
H
5
NO
camp= 1
+ +
= kg/m
3
= lb/ft
3
s = =
log(log 10) = I/M x 10
-3
- 2,9 Pers 8.9 Coulson hal 240
M = BM
= kg/m3
I = H = 3
O = 30
C = 50
N = 37
Komponen I M log(log 10)
C
3
H
3
N 53
H2O 18
C
3
H
5
NO 71
C
3
H
3
N
Perry
C
3
H
3
N
H2O
camp= 1
+ +
1266.788 35.1 -0.432504435
0.0000 0
0
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE! 62.43
0.0000 0.0000 0.0000
Suhu (K) 0.0000
1091.583 196 1.126061224
2.019 2.4E+02 -1.9E+00 -1.7E-05
1086.508 231 0.627940796
-6.347 8.2E+02 1.6E-02 -1.7E-05
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
#DIV/0!
-52.843 3.7E+03 5.9E+00 -5.9E-29
#DIV/0! 1760.4221
0.2738 0.252 0.2857 710
0.2503 0.2293 0.2894 535
0.3471 0.274 0.2857 647.13
C-31
= cP
Tabel LB.1. Kapasitas Panas Cairan
Komponen A B C D kJ/kmol K
C
3
H
3
N 33 0.58644 -1.9E-03 2.50E-06 33
H2O 92 -4.0E-02 -2.1E-04 5.35E-07 92
C
3
H
5
NO 56 0.48631 -1.1E-03 1.08E-06 56
cP camp = 1
+ +
= Btu/lb oF
Konduktivitas termal liquid
k = A + BT + CT2 Yaws
k = W/m.K
C
3
H
3
N
C
3
H
5
NO
H2O dari Geankoplis
T
T1 k =
T2 k =
K = Btu/jam.ft.oF
k camp= 1
+ +
= #DIV/0!
420 0.376
0.4425
#DIV/0! #DIV/0!
0.1502 1.2201 0.1871
#DIV/0!
Komponen A B C
0.3726 -7.15E-04 1.2E-07 3.73E-01
#DIV/0!
0.6446 0.4425 0.3588
0.2074 -4.31E-05 -2.6E-07 2.07E-01
0.00
300 0.395
#DIV/0!
#DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!
C-32
C-33
C-34
C-35
30oC
kJ/kmol KkJ/kg K Btu/lb.oF
(kg/m
3
)
1104.44747
1220.04417
937.99515
773.07478
3.05027
7.07945784
219.200114
0.85
0.56705069
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
C
6
H
6
1.62502
1.73062
6.43299
7.24577
26.9336
12.7709 996.128
6.80364
0.001004
0.567051
1217.29
484.806
836.847
C-36
Btu/jam.ft.oF)
k = 80
k = 82
Btu/jam.ft.oF
C
## K
0
3.050269
7.96E-02
0.00E+00
0.001004
1.14E-01
9.44E-02
1.14E-01
0.001004
-17.7778
C-37
log10
yaws
0 cP
10 Pa.s cP
13.3678 ####
-0.432504435 0.3694 0.23
0
0
1.126061224
#DIV/0!
#DIV/0! #DIV/0!
0.627940796 4.24562 ####
0.5336
#DIV/0!
1.0865
1.0916
1.2668
C-38
kJ/kmol K kJ/kg K Btu/lb.oF
1 0
5 1
1 0
Btu/jam.ft.oF)
6.45E-01
3.59E-01
C-18
C.4 Separator (H-140)
Vapour
Feed
Liquid
Fungsi: Memisahkan campuran gas dan liquid yang keluar dari vaporizer (D-123)
Tipe : Silinder vertikal dengan head dan bottom berbentuk henipherical
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Tujuan: 1. Menentukan tipe separator
2. Menentukan bahan konstruksi separator
3. Menghitung faktor separasi
4. Menghitung kecepatan gas masuk (Vv
max
)
5. Menentukan dimensi utama separator
Jumlah: 1 unit
Langkah Perancangan
1. Menetukan Tipe Tangki
Dipilih tangki berbentuk silinder vertikal dengan head berbentuk
hemispherical dengan pertimbangan :
a. Dapat menangani tekanan hingga 2x dari elliptical dishead head .
b. Memiliki struktur yang terkuat
2. Menentukan Bahan Konstruksi Mixer
Bahan konstuksi yang dipilih adalah Carbon Steel, SA-283 grade C
dengan pertimbangan :
a. Tekanan maksimum yang diijinkan cukup rendah (12650 psi).
b. Korosi dan temperatur masih bisa dipertimbangkan sebagai faktor yang
diijinkan.
c. Penggunaannya paling murah dan mudah.
3. Perhitungan Faktor Separasi, F
LV
Kondisi Operasi: T =
o
C = K
P = 1 atm
Dari neraca massa, diperoleh: = kg/jam= lb/s
F = campuran uar & air = kg/jam= lb/s
W
v
= laju alir massa uap = kg/jam= lb/s
W
l
= laju alir massa cairan
(Pers 5-1 Evans, hal. 154)
Densitas Vapour
Flowrate
yi yi.BM
kg/jam kmol/jam
C6H4N2O4 10.8337 0.0645 0.0007 0.1227
204.45 477.60
13487.9216 8.2599
10790.3373 6.6080
C6H6 10.833672
0.1389 0.0016 0.1227
BM
123.00
168.00
78.00
C6H5NO2 10757.8363 87.4621 0.9909 121.878
2697.5843 1.6520
Komponen
Flowrate
0,5
l
v
v
l
LV

x
W
W
F
|
|
.
|

\
|
=
C-19
= x 1
x
= g/L
= lb/cuft
Densitas Liquid
Sumber: Coulson

L
=
kg/m
3
= lb/ft
3
Sehingga,
1
=
4. Menghitung Kecepatan Gas Maksimum (Vv
max
)
Dari nilai F
LV
maka dari Fig. 5-1, Evans hal.154, didapat harga Kv adalah sebesar :
Kv = ft/s
Kecapatan gas maksimum, (Vv
max
)
(Pers Evans, hal. 154)
- 1
= ft/s
5. Menentukan Dimensi Separator
a. Menghitung Diameter Minimum (D
min
)
Luas penampang separator minimum (A
min
)
(Persamaan 5-2 Evans, hal 154)
Sehingga,
Diameter minimum (D
min
)
A
min
=
33.9350
= 4.2298 ft
2
8.0229
=
6.6080
= 33.9350 ft
3
/s
0.1947
8.0229
A
min
=
Qv
Vv
max
Qv =
Wv

v
0.2041
0.41
= 0.41
74.7555 0.1947
0.1947
=
6.6080
x
0.1947
1.6520 74.7555
Total 88.2673 1.0000
1197.45 74.7555
H2O 0.6019 0.0068 998 10.8337
10790.3373
0.08206
3.1192
0.1947
Komponen
Flowrate
xi
Total 10790.3373 88.2673 1.0000

o
25
o
C
kmol/jam kg/m
3
478
122.246
122.246
H2O 10.8337 0.6019 0.0068 0.1227 18.00
885
1188.0617
1.1872
1.3926
6.8051
1197.4466
xi.
C6H6 0.1389 0.0016
Flowrate
kg/jam
10757.8363
10.8337
10.833672
C6H4N2O4 0.0645 0.0007 1625
C6H5NO2 87.4621 0.9909 1199
RT
Pt BM
V
*
=
0,5
v
v l


Kv max Vv
|
|
.
|

\
|
=
0,5
l
v
v
l
LV

x
W
W
F
|
|
.
|

\
|
=
C-20
Dmin = (4/ x A
min
)
0,5
(Persamaan 5-3 Evans, hal.154)
4 x 1
= ft = in
- Menghitung tinggi cairan dalam tangki
Hv/D adalah sebesar 1,5 (Evans, hal 156)
Hv = x D
= x
= in = ft
- Menghitung Tinggi larutan dalam vessel
Holding times diperoleh dari Tabel 5.1 Evans :
= 10 menit = detik
W
L
L
Sehingga,
V
liq
= Q
L
x t
= x
= ft
3
Sehingga, volume tangki adalah
4 x
x 2
- Tinggi Total Shell Separator (Hs)
Menurut Evans, F.L 1974 hal 156 bahwa jarak feed nozzle dengan cairan (nf)
adalah sebesar 6 in = ft
Sehingga Tinggi Total Separator adalah :
Hs = Hv + H
L
+ nf
= + + = ft
Cek H / D
Syarat : H D : 3 - 5 Terpenuhi (Evans, F.L, 1974 hal. 155)
b. Menghitung Diemater nozzle
Kecepatan linier fluida masuk, Vmax
(Pers Evans hal.155)
Sehingga, V
max
=
= ft/s
Luas Penampang nozzle (A
noz
)
0.1947
100 0.2432
49.32

mix
=
8.2599
= 0.2432 lb/ft
3
1.6520
+
6.6080
74.7555
H / D =
9.1642
= 1.7008
5.3883
= 6.9812 in
5.3883
0.5
8.0824 0.5818 0.5 9.1642
H
L
=
13.2591
= 0.5818 ft
cuft/s
74.7555
0.0221 600
13.2591
V =
. D . H
L
4
Q
L
= =
1.6520
= 0.0221
1.5 64.6592
96.9887 8.0824
Total time (t) 600
=
4.2298
3.14
5.3883 64.6592
1.5
mix
V 100
max
=
v
V
L
L
V L
mix

+
+
=

C-21

Diameter nozzle (D
noz
)
4 x A
noz
4 x
Dipilih pipa standar = 4,50 in (Table 11 Kern)
Nominal Pipe Size = 4 in
OD = in
c. Menghitung Tebal Dinding
Tebal shell dihitung dengan menggunakan persamaan
(Pers 13.1 Brownell & Young hal 254)
dimana: ts = Tebal shell
f = Tekanan yang diijinkan (Tabel 13.1 Brownell & Young hal 251)
= psi untuk Carbon Steel SA-283 Grade C
E = Effisiensi pengelasan(Tabel 13.2 Brownell & Young hal 254)
= untuk double welded butt joint
D = Diameter shell (ID)
C = Faktor korosi, in
Pd = Tekanan design, psi
Tekanan design separator :
Pd = P opr + P hidrostatis
digunakan faktor keamanan =
Tekanan hidrostatis dihitung dengan menggunakan persamaan :

L
x H liq x g/gc
x x 1
Sehingga,
Pd = ( + ) x = psi
.
2 ( . - . )
= in = ft
Tebal shell distandarisasi dari App.E Item 2, Brownell menjadi: in
OD = ID + (2 x tebal shell)
= + ( 2 x ) = in
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, dipilih OD standar = 54 in
Standarisasi ID
ID = OD (2 x tebal shell)
= 54 - ( 2 x ) = in
= ft = m
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, diperoleh:
icr = in
r = 54 in
d. Menghitung Ukuran Head
Digunakan head jenis standard hemispherical head dimana dengan
53.6250
4.4688 1.3621
1 1/8
3/16
0.1771 0.0148
64.6592 65.0342
ts =
16.3030 64.6592
0.125
12650 0.8 0.6 16.3030
3/16
3/16
= 0.1250 psi
144
14.7 0.1250 1.1 16.3030
Ph =
144
=
74.7555 6.9812
####
80%
0.13
10%
= 10.5181 in
3.14
4.5
0.8765 ft
ts =
Pd . D
+ C
D
noz
=
0.6881
=
2(f .E - 0,6.Pd)
0.6881 ft
2
V
max
49.32
D
noz
=

A
noz
=
Qv
=
33.9350
=
+
C-22
ketebalan yang diberikan, head jenis ini adalah yang terkuat,
Keterangan Gambar :
ID = Diameter dalam head (in)
t = Tebal head(in)
r = ID
=
= in
OA = tinggi head total
sf = Straight flange (in)
Tebal head dihitung dengan persamaan:
(Pers 7.88 Brownell&Young)
x
4 x - x
= in = ft
Tebal head distandarisasi dari Tabel 5.7 Brownell&Young menjadi: in
sf = 1 - 2 in untuk th = in (Tabel 5.6 Brownell&Young)
diambil sf = in
OA= th + r + sf = + + 2
= in
Jadi, tinggi head (Hh) = in = m
= ft
Maka, tinggi total separator:
Ht = Hs x 2.Hh
= + 2 x = ft
= m
e. Menghitung Volume Tangki
Tutup atas dan bawah dipilih tipe hemisperical.
Sehingga, volume untuk kedua tutup:
D
3
+ . D . 2sf
= x
3
x
2
x
=
ft
3
Vs . D . Hs
= x
2
x
= ft
3
Sehingga, Volume total tangki adalah
Vt = Vh + Vs
= + = ft
3
Nama Alat : Separator
Kode : D-123
Fungsi : Memisahkan fase gas dan cair outlet dari vaporizer
Tipe : Tangki silinder vertikal dengan tutup atas dan bawah
berbentuk elliptical dished head
3.14 4.4688
RESUME
9.1642
4
143.6595
51.9275 143.6595 195.5871
Vh =
6 4
3.14 4.4688
+
3.14
51.9275
=
4
4.4688
6 4
0.1466 0.01222
1/2 53.6250
26.8125
29.0000 0.7366
2.4166
9.1642 2.4166 13.9974
2
26.8125
29.0000
4.2665
3/16
3/16
3/16
0.3333
th =
th =
16.3030 53.6250
+
1/2
0.1250
12650 0.8 0.4 16.3030
c
P 0,4 4.f.E
P.di
+

r
t
O
A
sf
ID
C-23
Bahan Konstruksi : Carbon Steel , SA-283 Grade C
Suhu Operasi : C
Tekanan Operasi : atm
Diameter Luar : in
Volume Tangki : ft
3
Tebal Shell : in
Tebal Tutup Atas : in
Tebal Tutup Bawah : in
Tinggi Tangki : ft
Jumlah Tangki : 1 buah
13.9974
204.45
1
54
195.587
3/16
3/16
3/16
C-24
C.5 HEATER (E-124)
Fungsi : Memanaskan campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Air dan Benzene
Sebelum masuk ke tangki penyimpanan
Tipe : Shell and Tube Heat Exchanger
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Jumlah : 1 buah
Rate masuk : kg/jam
Tujuan : 1. Menentukan tipe cooler
2. Menentukan bahan konstruksi cooler
3. Menentukan spesifikasi cooler
4. Menghitung pressure drop
1. Menentukan Tipe cooler
Cooler yang dipilih adalah tipe Shell and Tube heat exchanger
karena pertimbangan luas permukaan perpindahan panas > 120 ft
2
fluida panas (steam) dialirkan dalam pipa dan fluida dingin dalam annulus
2. Menentukan Bahan Konstruksi Cooler
Bahan konstuksi yang dipilih adalah carbon steel, SA-283 Grade C dengan
pertimbangan :
a. Tahan terhadap korosi
b. Harga relatif murah
c. Bisa digunakan untuk temperatur -6 s/d 345
o
C
3. Menentukan Spesifikasi Cooler
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pemanas yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran dingin (m)
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan steam kondensat (M)
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Dingin : Campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air
955.200
1502557.799
1424169.359
955.2000
2105.8530
1651.1806
3640.2257
Reactor product
Reactor product
Water in
Water out
C-25
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Panas : Steam
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
=
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 8 hal 840 Kern diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene dan Air) adalah medium organic & fluida dingin (Air Pendingin )
Ud = 50 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
x
= ft
maka digunakan Shell and Tube Heat Exchanger
300.00 572
Fluida Panas Fluida Dingin Selisih t
204.45 400.01
250 482
300.00 572
572 Suhu tinggi 400.01 171.99 t
2
572 Suhu rendah 482 90 t
1
0 Selisih 81.99 81.99
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
482
S =
t - t
=
482
t
2
126.6007
R =
T - T
=
572 572
t LMTD Ft
126.6007 0.99
400.01
= 0.4767
T - t 572 400.01
A
=
=
1424169.359
65 126.601
572
o
F
2
tc =
400.01 482
= 441.005
o
F
Tc =
572 572
=
173.066
2
125
65
125.3347
0.99
= 0
t - t 400.01
C-26
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern p.843, dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = in, triangular
= in ID = in
= Pass = 4
= in C' = (baffle cut)
Suface (a')_= ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a'' = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn Coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube ) hal. 525 optimum baffle spacing ;
ft 0,3 - 0,5 Ds)
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (Coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 Kern, 1950;
hal. 842)
dengan, Passes = 4
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* Flow area * Flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* Mass velocity * Mass velocity
Gs = M/As Gt = m/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
* Menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
pada tc = F = fps
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern p.838) * pada tc = F
= cp (fig.14 Kern p.823)
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
=
ID 0.62 1/4
0.1963
0.302 2
0.9375
OD 3/4 10
BWG 16
61.5803 65
Campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene,
(Steam), tube
Benzene dan Air, shell
panjang = 20
3.9286
44.0532
47
6.9864
0.0458 441.005
0.0245
0.0593
373.0110
0.302
0.0370 0.0246
56858.0316 147722.2768
572 0.6565
184.5220
C-27
* ho D = ft
JH = fig.28 Kern p.838 * Ret = D.Gt /
=
k
mix
= Btu/ft.jam
c
mix
= Btu/lb F * hi = Btu/jam ft
2 o
F

mix
= lb/ft
2

mix
= lb/ft.hr * hio = hi. ID/OD
= Btu/jam ft2 F
k cp.
1/3

0.14
de k w
= Btu/jam ft2 F
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern p.836)
= lb/ft
3
s =
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 120
* v
2
(fig 27, kern p.837)
* s = 1 2g
4 nV
2
* Ds = s.2g
= psi
* Ps =
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi
74.7555
6.9864
1500
ho = JH
0.0517
52
128777.0918
0.09776
0.59999 1500
388.212
Uc = = 308.3962 Btu/jam ft
2
F
Rd = = 0.0130 h ft
2
F/Btu
74.7555 1.0000
0.0461
0.1100
120
= 0.015
Shell Tube
373.011023 128777
0.0006 0.00017
1.7568
Shell Tube
388.212 h outside 1500
P
T
=
0.8333
f.Gs
2
.Ds (N+1)
Uc = 308.3962
Ud = 61.5803
0.24
0.3500
C-28
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Cooler
Kode : E-124
Fungsi : Mendinginkan keluaran rotary drum vacuum filter hingga
temperatur nya mencapai 30
o
C
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk sheel, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk tube .
Media pendingin : air, 25
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle space : in
4
2
RESUME
3/4
16
0.62
20
4
1.7568
DP
perhitungan
0.3500
10 DP diijinkan 10
0.9375
0.003
0.0130
C-29
=
=
=
=
Komponen
Massa % w/w
H2O 0.0000 #DIV/0!
visk camp
Viskositas
kg/jam mNs/m2
C6H5NO2 0.0000 #DIV/0! 0.131
0.1131
C6H6 0.0000 #DIV/0! 0.121888358
Total 0.0000 #DIV/0!
#DIV/0!
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
C6H6 0.0000 #DIV/0! 0.06283
Total 0.0000 #DIV/0!
C6H5NO2 0.0000 #DIV/0! 0.0775
H2O 0.0000 #DIV/0! 0.0504
k camp #DIV/0!
Komponen
Massa % w/w c
kg/jam
C6H6 0.0000 #DIV/0! 0.59
Total 0.0000 #DIV/0!
C6H5NO2 0.0000 #DIV/0! 0.475
H2O 0.0000 #DIV/0! 1.2000
c camp #DIV/0!
Komponen
Massa % w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H6 0.0000 #DIV/0! 55.2487
Total 0.0000 #DIV/0!
C6H5NO2 0.0000 #DIV/0! 17.5859
H2O 0.0000 #DIV/0! 35.1950
C6H5NO2 0.0000 #DIV/0! 1.2000
H2O 0.0000 #DIV/0! 1.0000
rho camp #DIV/0!
Komponen
Massa % w/w s
kg/jam
C6H6 0.0000 #DIV/0! 1.2300
Total 0.0000 #DIV/0!
C-30
=
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene dan Air) adalah medium organic & fluida dingin (Air Pendingin )
s camp #DIV/0!
C-29
C.6 Menghitung Tangki H2 (F-130)
Fungsi : Menyimpan gas H
2
untuk kebutuhan selama 30 Hari
Tipe : Tangki berbentuk cylindrical tank
Rate Massa : kg/jam
Kondisi Operasi : Suhu : = K
Tekanan : 1 atm = psi = mmHg
Waktu tinggal = hari
a. Menentukan tipe tangki
Tangki dipilih dengan bentuk cylindrical atau tangki berbentuk sylindrical dengan
penyangga. Adapun pertimbangan pemilihan tipe tangki ini adalah sebagai
berikut: (Ulrich, 1984)
1. Tipe tangki ini cocok untuk menyimpan bahan baku yang korosif
2. Tekanan yang besar
3. Dimensi tangki maksimal dengan volume 1600 m
3
b. Menentukan bahan konstruksi tangki
Bahan konstuksi yang dipilih adalah Stainless Steel high alloy SA-167 Grade 5 dengan
pertimbangan : (Item 4. Brownell hal 342)
1. Bahan tahan korosi
2. Memiliki batas tekanan yang diijinkan besar
c. Menghitung kapasitas tangki
1. Menghitung kebutuhan gas H2
Kebutuhan gas H2 : kg/jam
Diambil waktu penyimpanan : Hari
Dengan pertimbangan bahan dibeli dari dalam negeri, sehingga kapasitas yang harus
disediakan :
H2 = kg/jam x jam x hari
= kg
2. Menghitung volume mix tangki
Sehingga,
Densitas Campuran = kg/m3
Volume larutan = m3
Untuk perancangan diasumsikan tangki terisi 80%, sehingga volume desain tangki adalah:
=
m
3
*) Direncanakan dirancang = tangki
= m
3
= ft
3
521.467
30 303.15
14.696
520.7676
0.6999
kg/m3
521.467
30
521.467417 24
89.8
656
% w/w
0.9987
0.0013
Massa Densitas
kg/jam
184350.83
760
30
89.9041419
4176.18735
Volume Tangki =
4176.1874
0.8000
30
375456.5
Total 521.4674 1
Komponen
H2
CH4
5220.2342
1
V
S
5220.2342
C-30
d. Menghitung Dimensi tangki
Menentukan diameter dan tinggi shell
Tangki dirancang dengan tutup hemispherical
Untuk tekanan operasi 1 atm, harga L/ID = 2, karena P< 18 bar Ulrich, 1988
Asumsi :
L/ID =
H
S = ID
Maka :
1. Diameter Shell
= Volume silinder + Volume Head
= ( x ( x ID
2
) x H
S
) + (0,000049D
3
)
= + D
3
=
= m
= in
Sehingga diameter shell (D
s
) sebesar =
m
2. Tinggi shell :
= x
= x m
= m
Jadi diameter dan tinggi shell sebesar m & m
e. Menentukan Tebal Shell
(Pers 13.1 Brownell : 254)
2(f .E - 0,6 P)
Dimana :
P
d
= Tekanan desain
dengan :
P
d
= P
operasi
+ P
hidrostatik
P
op
= 1 atm = psi
Dimana :
h = tinggi cairan dalam silinder = m
= densitas mix = kg/m
3
maka,
P
hid
= x 1 x
= kg/m
2
= lb/ft
2
= psi
P
d
= +
= +
= psi
V
S
V
S
5220.2342 2.35 ID
3
2.5
2.5
26.0956239
ID 512.5180543
13.04781197
H
S 2 ID
0.000049
ID
3
2221.329933
ID 13.04781197
t
s
=
P
d
.r
+ c
2 13.04781197
26.09562395
13.047812
89.90 26.096
2346.105
1576.5095
10.9484
14.700
P
hid
=
26.0956
89.904
P
op
P
hid
14.70 10.9484
25.648
h
gc
g

C-31
Dengan faktor keamanan 20%, maka :
P
d
= x psi
= psi
r = jari-jari shell (D
S
/2) = m = in
f = Allowable stress Stainless Steel high Alloy Tipe SA-301 Grade B :
psi (Brownell : 251)
E = Efisiensi pengelasan, diambil double-welded butt joint, sebesar 80%
c = Faktor korosi sebesar 0,125
Maka,
x
x - x
t
s
= in
t
s
in
Diambil tebal standar in = in
f. Menentukan diameter dan tinggi yang distandarkan
Diameter D
S
OD = ID + 2 t
S
Dimana :
ID = diameter shell (D
S
)
Sehingga :
OD = + 2 x
= in
OD standar dapat dicari dari tabel 5.7 hal. 90 Brownell, sehingga
OD = in
ID = OD
standar
-
= - x
= in
= m
Diameter dalam shell standar = in = m
Tinggi H
S
H
S
= x in
= in
= m
Tinggi shell standar ialah = m
Menentukan Tebal dan Tinggi Head
Tebal Head
d. Menghitung Ukuran Head
Digunakan head jenis standard hemispherical head dimana dengan
ketebalan yang diberikan, head jenis ini adalah yang terkuat,
Keterangan Gambar :
ID = Diameter dalam head (in)
t = Tebal head(in)
r = ID
=
= in
OA = tinggi head total
15000
t
s
=
1.20 25.6484
30.778
6.5239 256.2590
1.5000 1 1/2
0.4539
1 1/2
4.8006
515.518
192
2 t
S
192 2
30.7781 0.6
30.7781 256.2590
512.518 1.5000
15000 + 0.125 0.8
2 189.000
378
9.6012
9.601
1.5000
189.000
4.8006
189.000
1/2
1/2 189.00
94.5000
r
t
O
A
sf
ID
C-32
sf = Straight flange (in)
Tebal head dihitung dengan persamaan:
(Pers 7.88 Brownell&Young)
x
4 x - x
= in = ft
Tebal head distandarisasi dari Tabel 5.7 Brownell&Young menjadi: in
sf = 1 - 3 in untuk th = in (Tabel 5.6 Brownell&Young)
diambil sf= in
OA= th + r + sf = + +
= in
Jadi, tinggi head (Hh) = in = m
= ft
Maka, tinggi total Tangki Penyimpanan H2
Ht = Hs x 2.Hh
= + 2 x = ft
= m
e. Menghitung Volume Tangki
Tutup atas dan bawah dipilih tipe hemisperical.
Sehingga, volume untuk kedua tutup:
D
3
+ . D . 2sf
= x
3
x
2
x
=
ft
3
Vs . D . Hs
= x
2
x
= ft
3
Sehingga, Volume total tangki adalah
Vt = Vh + Vs
= + = ft
3
Nama Alat = Tangki penyimpanan bahan baku Nitrobenzen (F-130)
Fungsi = Menampung dan menyimpan bahan baku Gas Hidrogen
Type = Silinder vertikal dengan tutup atas dan bawah berbentuk
Hemispherical Head
Kondisi Operasi = Tekanan = atm
Suhu = C
Diameter = ft = in
Tebal Shell = in
Tebal Tutup Atas = in
Tebal Tutup Bawah = in
Tinggi Tangki = ft
85.6145 8.2082 102.0310
31.0994
0.5833
2158.1698
0.1250
0.2260 0.01883
1/2
1/2
3 1/2
8/16 94.5000
98.5000
98.5000 2.5019
8.2082
3.5
=
th =
25.6484 189.0000
+
15000 0.8 0.4 25.6484
th
18829.4001
Vh =
6 4
3.14 15.7498
+
3.14 15.7498
6 4
=
4
3.14 15.7498 85.6145
4
16671.2304
2158.1698 16671.2304
Resume
1
30
16 189.00
1 1/2
0.5
0.5000
102.031
c
P 0,4 4.f.E
P.di
+

C-33
Bahan Konstruksi = Stainless Steel high alloy SA-167 Grade 5
Jumlah Tangki = 1
C-34
mmHg
C-35
C-36
C-33
C.7 HEATER (E-111)
Fungsi : Memanaskan gas hidrogen hingga suhu 250oC
Tujuan : 1. Menentukan tipe Heater
2. Memilih bahan konstruksi
3. Menentukan aliran fluida dalam alat penukar panas
4. Menentukan spesifikasi alat
1. Menentukan tipe cooler
Tipe heater yang dipilih adalah horizontal Shell and tube
1. Luas perpindahan panas diperkirakan lebih dari dari 120 ft
2
2. Mudah dibersihkan
3. Metode perancangan relatif lebih mudah
2. Memilih bahan konstruksi
Dalam perancangan, bahan konstruksi yang digunakan untuk shell adalah Carbon Steel
SA-334 Grade C, dengan pertimbangan:
1. Pendingin yang digunakan adalah air
2. Carbon Steel tidak terkorosi oleh hasil produk reaktor dan air
Sedangkan bahan yang digunakan untuk tube adalah Carbon Steel SA-283 Grade D,
dengan pertimbangan:
1. Cairan yang masuk ke tube tidak terlalu bersifat korosif.
2. Harganya murah.
3. Menentukan spesifikasi alat
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pemanas yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
Laju alir aliran dingin (m)
m = kg/jam
= lb/jam
Kebutuhan Steam
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : Steam
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : Campuran gas hidrogen dan gas metana
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
300 572
300 572
30 86
520.7728
1148.1061
20236.6964
44614.2256
250 482
1580107.8481
1667079.3793
Reactor product
Reactor product
Water in
Water out
ii
C-34
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 19 hal 829 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
=
sehingga tipe HE 2-4
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 8 hal 840 Kern diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Gas Hidrogen dan gas metana) adalah gasses da pemanas steam
Ud = 5 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
= Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
=
x
= ft
maka digunakan Shell and Tube Heat Exchanger
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern p.843, dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = in, triangular
= in ID = in
= Pass = 4
= in C' = (baffle cut)
Suface (a')_= ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a'' = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn Coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube ) hal. 525 optimum baffle spacing ;
ft 0,3 - 0,5 Ds) panjang = 20
ID 0.62 1/4
0.1963
0.302 2.4
183.702
0.9375
OD 3/4 12
BWG 16
2
50
37
A
1580107.8481
37 232.472
572
o
F
2
tc =
482 86
= 284
o
F
232.4717
Tc =
572 572
=
0.99
t LMTD Ft
234.8199 0.99
= 0.8148
T - t 572 86
= 0.0000
t - t 482 86
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
S =
t - t
=
482
t
2
234.8199
R =
T - T
=
572 572
86
572 Suhu rendah 86 486 t
2
0.0000 Selisih 396 396.0000
Selisih t
572 Suhu tinggi 482 90 t
1
Fluida Panas Fluida Dingin
ii
C-35
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (Coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 Kern, 1950;
hal. 842)
dengan, Passes = 4
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* Flow area * Flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* Mass velocity * Mass velocity
Gs = M/As Gt = m/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
* Menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
pada tc = F = fps
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern p.838) * T F
= cp (fig.15 Kern p.825)
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
=
* ho D = ft
JH = fig.28 Kern p.838 * Ret = D.Gt /
=
k
mix
= Btu/ft.jam * hi = Btu/jam ft
2 o
F
c
mix
= Btu/lb F

mix
= lb/ft
2
* hio = hi

mix
= lb/ft.hr = Btu/jam ft2 F
k cp.
1/3

0.14
de k w
= Btu/jam ft2 F
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
43 2/9
Uc = = 42.0134
Btu/jam ft
2
F
Rd = = 0.0033 h ft
2
F/Btu
5.61248
0.0071 1500
ho = JH
0.0517
29.78
0.10894 1500
3.47515
1546713.0042
0.0071
0.0458 572
0.025
0.0605
138221.0252
0.0533 0.0246
21526.9888 1810468.78
284 8.0465
184.5220
36.8357 37
Gas hidrogen dan Gas Metana, shell (Steam), tube
0.302
3.9286
46.7606
47
ii
C-36
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern p.836)
= lb/ft
3
s =
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 100
* v
2
(fig 27, kern p.837)
* s = 1 2g
4 nV
2
* Ds = s.2g
= psi
* Ps =
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Heater
Kode : E-111
Fungsi : Mendinginkan keluaran rotary drum vacuum filter hingga
temperatur nya mencapai 30
o
C
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk sheel, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk tube .
Media pendingin : air, 25
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle space : in
0.9375
4
2.4
RESUME
3/4
16
0.62
20
4
0.0507 DP 1.9447
2 DP diijinkan 2
Uc = 42.0134
Ud = 36.8357
0.003
0.0033
0.0507
Shell Tube
43.224 h outside 1500
P
T
=
1.0000
0.00016
f.Gs
2
.Ds (N+1)
1.9447
5.6125 1.0000
0.42009
1.9446
100.00
= 0.00001
Shell Tube
138221.025
0.0011 0.00002
1546713.004
ii
C-37
= kg/m3
=
=
=
=
H2 520.7676 0.9987
0.5568
k camp 0.108940962
c camp 3.475148461
3.4998
CH4 0.6999 0.0013
Total 521.4674 1
0.002950794
Komponen
Massa % w/w c
CH4 0.6999 0.0013 0.0199
Total 521.4674 1
H2 520.7676 0.9987 0.1096
kg/jam
visk camp
5.612478
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
Total 521.4674 1
Viskositas Viskositas
mNs/m2 mNs/m2
0.002947426
0.019709267
H2 520.7676 0.9987
CH4 0.6999 0.0013
89.90414187
Komponen
Massa % w/w
kg/jam
656
Total 521.4674 1
Densitas
lb/ft3
5.55609
40.9528
Densitas
kg/jam kg/m3
H2 520.7676 0.9987 89.8
Komponen
Massa % w/w
CH4 0.6999 0.0013
Rho Camp
Komponen
Massa % w/w s
kg/jam
H2 520.7676 0.9987 0.42
CH4 0.6999 0.0013 0.5
Total 521.4674 1
scamp 0.420090207
ii
C-37
C. 8 Reaktor Fixed Bed Multi Tube
Kode : R-210
Fungsi : Tempat berlangsungnya reaksi reduksi antara Nitrobenzen dan Hidrogen
membentuk Anilin dengan katalis
Tujuan : 1. Menentukan jenis reaktor.
2. Menentukan bahan konstruksi.
3. Menentukan kondisi umpan.
4. Menentukan spesifikasi shell dan tube.
5. Menghitung panjang tube.
6. Menghitung berat katalis.
7. Menghitung pressure drop.
8. Menghitung tinggi reaktor.
9. Menghitung volume reaktor.
Langkah Perancangan
1. Menentukan Jenis Reaktor
Dipilih reaktor jenis fixed bed multitubes dengan pertimbangan : (Hill)
- Reaksi berada dalam fasa gas dengan katalis padat
- Reaksi eksotermis sehingga diperlukan luas perpindahan panas yang besar agar
kontak dengan pendingin berlangsung optimal.
- Pressure drop lebih kecil dibandingkan fluidized bed reactor.
- Umur katalis panjang.
- Tidak diperlukan pemisahan katalis keluar reaktor.
- Pengendalian suhu relatif mudah karena dipakai tipe shell dan tube.
- Mencegah terjadinya partial melting, akibat dari naiknya temperatur (profil
suhu reaktor vs panjang tube) , bila memakai single tube, dikhawatirkan suhu
makin naik secara konstan.
2. Menentukan Bahan Konstruksi
Dalam perancangan digunakan bahan konstruksi low-alloy steel SA 167 Grade 3
dengan pertimbangan sebagai berikut :
- Memiliki allowable stress cukup besar.
- Harga relatif murah
- Bahan tahan korosi
Cooling
Water Out
Cooling
Water in
Feed gas out
Product gas in
C-38
3. Menentukan Kondisi Umpan
a. Menghitung berat molekul umpan
Untuk menghitung BM umpan digunakan persamaan :
BM = (Yi x BMi)
Kondisi operasi : - Temperatur = C = K
- Tekanan = atm
Komposisi reaktan masuk reaktor
Jadi berat molekul campuran = kg/kmol
= lb/kmol
Menentukan faktor koreksi (Z) umpan :
Persamaan yang digunakan untuk menghitung Pr, Tr dan campuran diperoleh
dari Smith, Van Ness, hal 95
Tr = T Pr = P =
Tc Pc
523.15
8.32E-05
-0.16163
1.12E-08
-0.10594
45.3998 190.6
0.00018 0.004367
Total 21.96871
CH
4
0.74828
9.35E-07
1.00000
C
6
H
6
H
2
O 0.00172
0.00040
179.337 C
6
H
5
NO
2
47.6 719 11.87266 0.24943 0.221
-0.104
0.345
C
6
H
6
CH
4
C
6
H
4
N
2
O
4
23.7436 803
524.7727 262.3863 0.74828 1.496554
16 0.005248
0.030896
0.000328
Total
H
2
O 18
9.35E-07 1.5E-05
0.030896
H
2
2
1.110698
48.35143 562.2 0.019152 0.222686
217.7196 647.1 0.373699
168 10.83368 0.064486 0.00018 0.030896
0.147674
Xi
10.83368 0.601871 0.00172
0.21
.Xi
0.055033
-1.9E-05
0.000592
350.654 1.00000
205.6536
Pc . Xi Tc . Xi
-0.216
0.012
250
1
Komponen BM
Massa Mol
Fraksi mol Bmi
Kg/jam
=
1
=
21.96871388
Pr =
P
4.25E-05 0.000178
30.67936
78 10.83368 0.138893 0.00040
11315.12
kmol/jam
C
6
H
5
NO
2
123 10757.84 87.46211 0.24943
H
2
12.9615 33.19 9.698792 24.83531
32.26861
71.14003
Komponen Pc Tc
C
6
H
4
N
2
O
4
32.26861
0.045519
= 2.543841
205.6535986
T
=
523.15
Tr =
__
__
-1-log(P
r
sat
)Tr
C-39
Dari harga Tr dan Pr menurut gambar 3. 11 Smith Van Ness, maka digunakan
generalized viral koefisien
Pr
Tr
b. Menghitung density umpan
R = atm.m/kmol K
= kg/m
c. Menentukan kecepatan volumetric umpan
= m/jam
d. Menentukan viskositas umpan
Dari persamaan Byron Bird halaman 22 pers 1.3-1a,b
= -
= -
= p
= poise
Dari Bird, Fig 1.3-1 hal 22, dengan harga :
Tr =
Pr =
Diperoleh /c = maka :
= g/cm s
= kg/m.jam
e. Menentukan Konduktivitas thermal umpan
Tabel Konduktivitas Thermal komponen
1.E-04
0.01271
3.53E-05
141.2195
-8.1E-03
15046.44
= 0.999533
R . Tc
0.08206
(
B . Pc
(Pc) (Tc)
7.7 32.27 21.97 205.7
0.000141
2.543841
0.045519
0.25
= x 0.25
-1.98E-07
C
6
H
4
N
2
O
4
Komponen A B C
C
6
H
5
NO
2
4.82E-05 6.6E-09
0.1633 8.60E-06
= c x

7.7 (BM)
c
= B + (Bx) =
=
BM . P
Z . R . T
-0.0261
R . Tc
Z = 1 +
=
Z n R T
P
-0.01174
Tr
B
B = 0.083 -
0.422
=
= 0.139 -
0.172
= 0.135592
Tr
x )
B . Pc
0.752013
v
C-40
( Yaws, 2004)
Untuk H2
T
300
=
T
400
=
T
523.15
=
Dengan menggunakan persamaan K = A + BT + CT
K = W/m K
= J/jam m K
f. Menentukan Kapasitas Panas Umpan
Tabel LB. 1 Kapasitas panas gas, Cp = a + bT + cT + dT + eT
Sumber : Yaws, 2004
Cpcamp = J/jam
f. Menghitung kecepatan linear umpan (v)
Agar reaksi dapat berlangsung, maka aliran gas di dalam tube harus turbulen.
Dari Froment and Bischoff, 1st ed, Fig. 11. 5a-1 untuk aliran turbulen gas dalam
pipa maka NRe > 100. Diambil NRe =
CH
4
9.35E-07
H
2
0.74828
0.28397
C
6
H
5
NO
2
CH
4
5.3E-04 4.7E-05 5.0E-08
Komponen Xi K K camp
186.9
230.4
2.12E-01
H
2
O 0.00172 3.74E-02 6.42E-05
C
6
H
6
0.00040 6.28E-02
2.84E-01
0.24943 1.14E-01 2.83E-02
C
6
H
4
N
2
O
4
0.00018 1.89E-02 3.48E-06
H
2
O 3.22E+01 1.92E-03
5.04E+04
0.0000009 1.45E+04
C
6
H
6
-31.386 0.4746
-1.92E-04 -1.53E-07 3.93E-11
Total
Cp (J/mol)
-1.2E-12
d e
C
6
H
5
NO
2 -1.62E+01 5.62E-01 -3.93E-04 -1.00E-07 -1.23E-12
Komponen a
Komponen
-3.60E-09
500
H
2 27.143 0.009273
-3.11E-04
1.06E-05
b c
H
2
O -1.1E-02 7.41E-05
Total 1.0000 0.2409
0.241
867.3
C
6
H
4
N
2
O
4 18.148 0.56182 -3.93E-04 1.004E-07
3.62E-08
2.49E-05
3.87E-02
3.63E-08
C
6
H
6
0.198 -6.3E-05 -3.7E-07
H
2
0.74828
0.00040
7.78E+03
-0.0000138 7.65E-09
6.56E+03
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
C
6
H
6
Xi (mol)
-5.1E-12
CH
4
34.94 -3.996E-02
1.0000
8459.94
CH
4
0.24943 65240.62
0.00018 42398.90
0.00172
8.524E-08
C-41
Dimana :
Dp = diameter partikel katalis (m) = m
Data tentang katalis diperoleh dari (Stefan)
diperoleh :
x
x
g. Menghitung mass velocity (G)
Dari Hill, persamaan 13. 2. 8 hal 560 digunakan untuk menghitung mass velocity
sebagai berikut :
h. Menghitung Volume gas dalam Reaktor
= V
G
V
G
= x Fv
v
dimana = - s (Tabel 17.1 Wallas)
V
G
= x
= m
3
i. Menghitung luas penampang semua tube dalam reaktor (At)
Fm
G
Dimana :
Fm = laju alir massa (kg/s)
= n x BM
= kg/s
Sehingga :
Fm
G
j. Menentukan spesifikasi tube
Menurut Colburn (Walles), hw/h tertinggi diperoleh pada : Dp / Idtube =
Dipilih spesifikasi tube sebagai berikut (Tabel 10 Kern) :
- OD = in = m
- BWG =
- ID = in = m
- A = ft = m
0.0254
=
Dp
16
0.87 0.022098
m = 0.787
0.15 0.15
in
0.15
0.2618 0.009546
0.02
At = =
=
0.003
1
= 5.341624
0.588
ID tube optimum =
At
3.143089
3.143
=
0.5 100
100 15046.4371
417.9566
kg/s
Dp
G =
NRc
= 0.588414
Dp
0.752013
m
3
/jam
0.003
v =
500
= 2816.828
0.003
0.01271
v =
Nre
C-42
Menghitung jumlah tube (Nt)
At
at
Menghitung diameter dalam tube (IDt)
Direncanakan tube disusun dengan pola triangular pitch
Gambar C.2. triangular pitch.
PT = OD
in
C' = PT - OD
= in
k. Menentukan spesifikasi shell
Tube Bundle Diameter
Dari Tabel 12.4 Coulson & Richardson diperoleh :
K
1
=
n
1
=
sehingga diperoleh :
Clearance between tube bundle and shell
Db
= m
Diameter shell
= D
b
+ cts
= +
= m
Jarak antara Baffle
B = = x = m
Flow area shell
Menggunakan figure 28 Kern diperoleh :
D
e
= in = m
0.449
ID
s
0.5 0.449244
cts
1000
0.068014
28.5714
0.830475 0.068014
44.2857
=
C" B
=
1000
PT 0.032
=
IDs
0.898489
As
0.898 0.006
0.898489
0.5
0.830475 m
ID
s
560 0.466853
=
Nt = =
5.341624
= 560
0.009546
2.142
Db
0.830475
= 0.0254
1.25
1.25
0.25
0.319
m
0.72 0.018288
28.5714
=
= 0.080728
0.319
44.2857


A B
C D
PT
|
|
.
|

\
|
|
|
.
|

\
|
=
1
n
1
1
t
b
K
N
OD D
C-43
Sebagai pendingin yang mengalir di dalam shell dipakai cooling water 25C
dengan data sebagai berikut :
Cp air = J/kg K
air = cp = kg/m jam
k = Btu/jam ft = J/m K jam
air = lb/ft
IDs = Diameter dalam shell = m
B = Baffle spacing (0.5 IDs) = m
As = = m
Ws = Laju alir fluida dingin = kg/jam
Fluks massa Shell
= kg/m jam
=
l. Menentukan koefisien transfer panas overall
Dari Tabel 12.2 Coulson diperoleh :
Dirt coefficient tube = W/mK
Dirt coefficient shell = W/mK
sehingga didapatkan nilai Dirt resistance masing-masing aliran :
Minimum dirt resistance
= +
= +
= mK/W = mK jam/J
m. Menentukan bilangan Prandtl
=
Cp
0.003842 x
0.01271
=
Bm K 32.27 867.2779
2.883
= 19.33 =
NPr tube
NPr shell
Nre =
15.60346
Dirt Factor
5000
5000
OD
=
0.224622
552.4348
2.882529
0.018288
0.0002
Gs
hod 5000
=
Cp
1
=
1
=
#####
=
De
Tube =
mK/W
1
x
2459.395
mK/W
hid ID 5000 0.022
8460
Gs =
1
x
0.00043
x
0.00023

=
62.4
0.898489
0.449244
2.882529224
552.4348
2459.395
4E+01
0.8007
0.356 6.230628
As
0.224622
41787
Ws
=
=
Rd shell Rd tube
Shell =

0.0002 0.00023
0.00000012
Rd min
C-44
Clean Overall Coefficient
Inside Coefficient tanpa Katalis
=
Inside Coefficient dengan Katalis
= = =
Outside Coefficient
kp
D
= J/Jam K m
Clean Overall Coefficient
x
+
Dirt Overall Coefficient
x + 1
= J/Jam K m
Rd tube = (untuk organic vapor)
Rd = Rd shell + Rd tube
= +
=
+
n. Menyusun persamaan laju reaksi (-ra)
Ditinjau dari reaksi utama :
J/Jam K m =
165525.8 20764.77
20764.77
Ud
hio + ho
165525.8
0.33
0.022
=
0.550
19.33
0.333
0.018288
0.8
NPr
0.33
0.027 867.2779 500 0.8 0.003842
190259.6
=
24392.25105
hig x
ID
OD
Re
0.55
Pr
165525.8156
20764.77
= 18450.24
hio x ho
=
0.027 K Nre
24392.25 190259.6
=
ID
x
0.022098
=
0.0254
= 19.33
K 6.231
=
hig"
hig 7.800 hig" 7.800
NPr shell
=
=
Uc
Rd x Uc + 1
0.001
0.333
=
hio =
1.19E-07 18450.24
0.001
0
Uc =
ho =
0.036
0.001
Ud =
=
18450.23569
948.5867 Btu/jam ft F
0.001 5.42E-05
18409.6757
=
1
0.036 867.2779
15.60346
Uc Rd / 1
1
+
C-45
Reaksi Hidrogenasi Nitrobenzen dengan Hidrogen
Produk utama :
Konversi reaksi = %
Komponen sebelum bereaksi :
Komponen setelah bereaksi :
mula F
C6H5NO2
F
H2
- -
reaksi F
C6H5NO2
.x
A
F
C6H5NO2
.x
A
F
C6H5NO2
.x
A
F
C6H5NO2
.x
A
sisa F
C6H5NO2
(1-x
A
) F
H2
-F
C6H5NO2.XA
F
C6H5NO2
.x
A
F
C6H5NO2
.x
A
Ftotal = F
C6H5NO2
(1-x
A
) + F
H2
-F
C6H5NO2.XA
+ F
C6H5NO2
.x
A
+ F
C6H5NO2
.x
A
= F
C6H5NO2
- F
C6H5NO2
.x
A
+ F
H2
+ F
C6H5NO2
.x
A
= F
C6H5NO2
+ F
H2
karena salah satu reaktor itu sangat excess (H2) maka orde reaksi dianggap satu (orde 1)
Harga konstanta kecepatan reaksi
BM
Massa Mol
11315.11884
0.005247779
0.064486164
C
6
H
4
N
2
O
4 0.000243398
1.23796E-06
1
C
6
H
6
78
9.35356E-07
Massa Mol
kmol/jam
1
Fraksi mol
5.247726774
Kg/jam
350.6540299
0.00660238
Fraksi mol
0.019807141
0.000524242
0.005248 16
H
2
O
Kg/jam
Komponen
0.323516629 C
6
H
5
NH
2
85.71287065
H
2
O
C
6
H
5
NH
2
+ H
2
O
18 10.83367562 0.601870868
93
0.000327986
10.83367562
171.4257413
r
A
= k*p
n
NB
*P
m
H
0.002271715
10.83367562 0.138893277
C
6
H
5
NO
2
+ 3H
2
C
6
H
5
NH
2
+ 2H
2
O
0.748276981
CH
4
16
H
2
2
123 215.1567977 1.749242258
10757.83989
10.83367562
Mol
kmol/jam
Fraksi mol
0.001716424
0.000396098
(Rihani et al, 2009)
3085.6633 0.647033257
264.9411593 Total 11315.11884
18
H
2
O 18
C
6
H
6
CH
4
H
2
2
0.601870868
0.138893277 78
10.83367562
10.83367562
262.3863387
10.495454
168
Komponen BM
7971.2970
C
6
H
5
NO
2
C
6
H
5
NO
2
+ 3H
2
98
Komponen BM
0.000327986
kmol/jam
Total
87.4621129
0.064486164
Massa
Kg/jam
0.24942566
0.000183903
C
6
H
5
NO
2
123
C
6
H
4
N
2
O
4
168
524.7726774
f={1,75+150(1-)/R_e }(1-)/_^3
C-46
k = 4.104x10
4
exp (-8240/T)
o. Menghitung panjang tube (z)
Panjang tube didapat dari persamaan-persamaan profil untuk :
- Profil konversi sepanjang reaktor
- Profil temperatur sepanjang reaktor
- Profil pressure drop sepanjang reaktor
Perhitungan profil masing-masing persamaan sebagai berikut :
Model Matematis Perancangan Reaktor
Asumsi : 1. Reaksi steady state.
2. Tidak ada gradien konsentrasi dan suhu ke arah radial.
3. Suhu di interface katalisator sama dengan suhu fluida.
4. Aliran fluida adalah Plug flow dan tidak ada backmixing.
5. Aliran fluida merata di seluruh permukaan katalisator.
6. Pori-pori terisi penuh oleh fluida.
7. Panas hilang ke lingkungan diabaikan.
Menentukan persamaan profil konversi terhadap panjang reaktor
Neraca massa pada elemen volume

4
(Rihani et al, 2009)
ID x Z Elemen volum dalam satu tube = x
Z = 0
Z = L
F
A0
X
A0
F
A
X
A
dZ
z
z
z + z
IDr
F
A
F
A
dinding
reaktor
bed
katalisator
C-47
Neraca massa komponen pada elemen volum untuk semua tube :
Laju input - laju output + laju reaksi = laju akumulasi
Pada keadaan steady state laju akumulasi = 0, sehingga persamaan menjadi :
F
A
z - F
A z + Z
- ( -r
a
) W = 0 dimana :
= x
= (1 - )
= N
t
A Z

4
Sehingga persamaan di atas menjadi :

z
z + Z
4

z
z + Z
4
z
z + Z
5
limit Z 0 , maka

4
karena : F
A
= ( 1 - X
a
)
- dF
A
= ( 1 - X
a
))
= dX
a
dX
a

4
x ID s ... f
1
4
karena laju reaksi pembentukan komponen B dan C sama dengan laju penguraian komponen
A, maka neraca massa pada komponen B dan C sama dengan neraca massa komponen A.
Menentukan persamaan profil temperatur terhadap panjang reaktor
Reaktor fixed bed multitube menyerupai alat penukar kalor, dimana gas
mengalir di dalam pipa - pipa yang berisi katalis dan media pendingin mengalir
diluarnya (shell) secara berlawanan arah.
Laju panas masuk - Laju panas keluar + Laju Panas Reaksi = Laju akumulasi
Pada keadaan steady state laju akumulasi = 0, sehingga persamaan menjadi :
s
dX
a
=
dFA
F
Ao
d(F
Ao
F
Ao
F
Ao
= ( -r
a
) N
t
x ID
B
0
Z

- F
A
x
F
A
-
=
( -r
a
) N
t
F
A
dZ
F
A
F
A
- F
A
=
x
( -r
a
) N
t
x ID (1 - )
W V
ID
x ID s
s
Z s
= ( -r
a
) N
t
Z
= x ID
Z ID

A
=
F
Ao

dZ
s
dZ
-
B
V
- ( -r
a
) N
t
( -r
a
) N
t
x
Z = 0
Z = L
F
A0
X
A0
F
A
X
A
dZ
Z = 0
Z = L
T
in
H
in
T
out
H
out
dZ
Tpendingin masuk
Tpendingin keluar
Qreaksi
Qterpindahkan
C-48
(F
i
. Cp
i
|
z
- F
i
. Cp
i
|
z+z
). + (F
A0
. x
A
. H
reaksi
+ U
D
. A . T . N
T
) = 0
dengan: A = 2 . . r . z = 2 . . 1 OD
t
. z = .
2
(F
i
. Cp
i
|
z
- F
i
. Cp
i
|
z+z
). = F
A0
. x
A
. H
reaksi
+ U
D
. . ODt . z . T . N
T
Limit z 0
dx
dT dz ... f
2
dz F
SBA
. Cp
SBA
+ F
H2O
. Cp
H2O
+ F
MEK
. Cp
MEK
+ F
H2
. Cp
H2
Neraca panas medium pemanas pada elemen volume ( A . z )
Q
input
- Q
output
= Q
lepas medium pemananas
Q
lepas medium pemananas
= U
D
. A . T
m . Cp . T|
z
- m . Cp . T|
z+z
= U
D
. A . T . N
t
dengan : A= 2 . . r . z = 2 . . 1 OD
t
. z = .
2
m . Cp . T|
z
- m . Cp . T|
z+z
= - U
D
. . ODt . z . (T
s
- T) . N
T
z
Limit z 0
dTs U
D
. . ODt . z . (T
s
- T) . N
T
... f
3
dz m. Cp
Menentukan persamaan profil tekanan terhadap panjang reaktor
Pressure drop dalam tube reaktor fixed bed multitube dapat diturunkan dari
persamaan berikut :
(1 - )
dT (1 - ) ... f
4
dZ D g
(Rase, Chemical Reactor Design for Process Plant, hal 492)
Persamaan - persamaan tersebut dapat diselesaikan dengan metode runge kutta.
x
A
= x
A0
+ 1 ( k1 +k2 + k3 + k4 )
6
T = T
0
+ 1 ( I
1
+ I
2
+ I
3
+ I
4
)
OD
t
. z
= - ( )
=
(
U
D
. . ODt . (T
s
- T) . N
T
( )
1.75 +
( )

) F
A0
. H
reaksi
150 ( )) x G
D x G
+
(T
z
- T
z+z
)
)
OD
t
. z
(T
z
- T
z+z
)
(
) .
=
((
C-49
6
Ts = Ts
0
+ 1 ( m
1
+ m
2
+m
3
+m
4
) , dengan:
6
k
1
= f
1
( z
0
, x
A0
, T
0
, Ts
0
) . z
k
2
= f
1
( z
0
+ z , x
A0
+ k
1
, T
0
+ k
1
, Ts
0
+ k
1
) . z
2 2 2 2
k
3
= f
1
( z
0
+ z , x
A0
+ k
2
, T
0
+ k
2
, Ts
0
+ k
2
) . z
2 2 2 2
k
4
= f
1
( z
0
+ z , x
A0
+ k
3
, T
0
+ k
3
, Ts
0
+ k
3
) . z
I
1
= f
2
( z
0
, x
A0
, T
0
, Ts
0
) . z
I
2
= f
2
( z
0
+ z , x
A0
+ I
1
, T
0
+ I
1
, Ts
0
+ I
1
) . z
2 2 2 2
I
3
= f
2
( z
0
+ z , x
A0
+ I
2
, T
0
+ I
2
, Ts
0
+ I
2
) . z
2 2 2 2
I
4
= f
2
( z
0
+ z , x
A0
+ I
3
, T
0
+ I
3
, Ts
0
+ I
3
) . z
m
1
= f
3
( z
0
, x
A0
, T
0
, Ts
0
) . z
m
2
= f
3
( z
0
+ z , x
A0
+ I
1
, T
0
+ I
1
, Ts
0
+ I
1
) . z
2 2 2 2
m
3
= f
3
( z
0
+ z , x
A0
+ m
2
, T
0
+ m
2
, Ts
0
+ m
2
) . z
2 2 2 2
m
4
= f
3
( z
0
+ z , x
A0
+ m
3
, T
0
+ m
3
, Ts
0
+ m
3
) . z
Tabel Perubahan Konversi, Suhu dan Tekanan Terhadap Panjang Reaktor
0.525 523.2108
0.00
0.018 523.1582 1.40
0.10
0.15
1.45
0.20
0.25
0.30
349.9973
0.544
0.598 523.2137 355.6236 1 0.109 523.1796 313.7823 1 1.65
1 0.072 523.1732 310.2964 1
1.60
1.55
523.1766 312.0466 1
0.562 523.2123 352.8337
1 0.036 523.1643 306.7526 1
0.58 523.2130 354.2344 1 0.091
523.2116 351.4213 1 0.054 523.1691 308.5318 1 1.50
atm
Z
0 523.1500 1 303.1500 1
m
1.35
K K atm
P
0.489 523.2092
T
0.507 523.2100 348.5615 1
Ts
K m
347.1138
K
x
A
Z x
A
T Ts P
0.05 304.9587 1
C-50
Gambar C.1 Profil perubahan konversi terhadap panjang reaktor
1.30 0.471 523.2084 345.6541 0.961 1
376.3604
1.20 0.435 523.2067 342.6983
2.50
523.2234
0.417
523.2225
1
0.45
0.60
0.399 523.2048 339.6933 0.888
1.00 0.362 523.2028 336.6383 1
1.10
330.3750 1 2.15
0.743
320.5840 1
523.1954 327.1650 1
1.15
523.2185
1.90
1
0.652 523.2156
523.2143
0.50
0.55
0.80
0.35
0.40
1
0.326 523.2006 333.5325 1
0.308 523.1994 331.9603 0.85
0.90
0.65
0.70
0.75
2.70
0.942 1.25 0.453 523.2076 344.1823
1
1
523.2243
2.55
381.1307 1
1
0.852 1
1
378.7652
377.5677
1
0.87 1
2.45
2.40
1
523.2221
523.2230
0.924
0.906
1
2.65
2.60
523.2058 341.2020 1
379.9528
523.2247 382.2989 0.979
523.2239
1
2.10
2.05
1
0.797 523.2201 370.1717 1 2.20
0.761
2.35 523.2216 373.9155
375.1430 1.05 0.38 523.2038 338.1721 1
0.95 0.344 523.2017 335.0918 0.834
2.25 0.816
2.30 523.2211 372.6779
1
0.779 523.2196 368.9030
1
1
1
523.2168 362.4003
0.272 523.1968 328.7767 1
0.725 523.2179
0.254
1.85
0.707 523.2174
366.3341
523.2190 367.6239
523.2206 371.4299
0.29 523.1981
0.67 523.2162 361.0672 1 0.181 523.1888
1 0.235 523.1939 325.5401 1
363.7224 1 0.217 523.1923 323.9017
1 0.199 523.1906 322.2497 1
1.95
365.0336 2.00
0.689
357.0014 1 0.127 523.1822 315.5038 1 1.70
0.145 523.1846 317.2112 1
1.80
0.616
1.75
1 0.163 523.1868 318.9046 1
0.634 523.2150 358.3679 1
359.7231
0
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3
K
O
n
v
e
r
s
i

Panjang Tube (m)
C-51
Dari gambar C.1 dapat diketahui bahwa konversi maksimal yang dapat dicapai
adalah pada 98% dan diperoleh panjang tube saat konversi maksimum
tercapai adalah 2.7 m. Sehingga ditentukan panjang tube yang akan dirancang
adalah sebesar m
4. Menghitung berat katalis
Dari grafik masing-masing profil reaktor diperoleh panjang tube sebesar
cm ft = in
Persamaan kinetika untuk reaktor fixed bed adalah :
dW = r
B
Ntp/4(IDt)
2
(1-e)dZ

4
= ( 1 - )
= Kg = lb
6. Menghitung tebal shell
Dipilih jenis bahan kostruksi low alloy steel SA 167 grade 3, dengan
pertimbangan sebagai berikut:
a. Fluida tidak korosif
b. Mempunyai allowable stress yang kecil
c. Harga relatif murah
d. Bahan kuat dan tahan terhadap panas
Tekanan yang diijinkan (f) = psi
Efisiensi pengelasan (E) = (double welded joint)
Faktor korosi ( c) =
IDs = in = ft
Ri ( 0.5 IDs ) = in = ft
Tekanan operasi = atm
= psi
Faktor keamanan =
Tekanan rancangan = x Tekanan operasi
= x
= psi
Untuk menghitung tebal shell digunakan persamaan 13-1 Brownell & Young :
P x Ri
f E - P
(1-) dZ
1600
W = IDt
0.80
15000
1
ts = + 0.125
0.6
120%
17.64
120% 14.7
1349.458945
17.69 1.47
612.1043
0.1250
35.37 2.95
0.0006
Nt
14.7
20%
0.50 560 0.785
106.2992128
2.70
270 8.858
2.7
) ( ra
dXa
Fao
dW

=
} }
= dZ IDt Nt dW
B
) 1 ( ) ( 4 / . .
2
c t
C-52
x
-
= in
untuk perancangan digunakan tebal shell standar in
sehinggga
OD = + ( 2 x )
= in
OD standart dapat dicari dari tabel 5. 7 hal. 89 Brownell, sehingga :
OD = in
ID = OD
standart
- ( 2 x t
v
)
= - ( 2 x )
= in
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, diperoleh:
icr = in
r = 36 in
7. Menghitung Dimensi Reaktor
Menghitung tebal head (th)
Direncanakan bentuk head adalah torispherical dished head dengan bahan yang
sama dengan bahan shell. Persamaan yang dipakai untuk menghitung tebal head
adalah persamaan 13-10 Brownell & Young :
P Ri
f E - P
x
-
= in
Untuk perancangan digunakan tebal head standar in
Menghitung tinggi head (Hh)
IDs = in
Ods = IDs + 2 ts
= + 2
= in
Untuk perancangan digunakan OD shell standar in
Dari tabel 5.7 Brownell & Young , hal. 89 untuk Ods in diperoleh
icr = in
r = in
3/16
35.6
35.63 0.188
36
0.125
0.148177
Gambar C.3. torispherical dished head
th
1/5
35.74857
17.64
2 1/4
36
=
0.1
35.625
2 1/4
35.37
36
36
=
0.6 17.64
3/16
17.64 17.69
+ 0.125
0.80
=
0.885 17.64 17.81
+ 0.125
15000 0.80 0.1
0.885
+
36
36 1/5
15000
0.151023
C-53
Direncanakan head dipasang dengan flange dan dish , maka persaman
yang berlaku dari Brownell & Young, hal. 87 :
a = IDs/2
= / 2
= in
= a-icr
=
= in
= r icr
=
= in
AC = (BC
2
AB
2
)
1/2
= in
b = r AC
=
= in
Dari tabel 5.6, Brownell & Young , hal 88 dengan th in
maka diperoleh harga sf = 1 - 2 in.
Untuk perancangan diambil sf = 2 in
Maka tinggi head adalah :
Hh = th + b + sf
= + +
= in
= ft
Menghitung tinggi reaktor (H
R
)
Tinggi reaktor = panjang tube + 2 tinggi head + 2tinggi ruang kosong (asumsi 1.5 ft)
H
R
= L + 2Hh + 2tinggi ruang kosong
= + 2 + 2
= cm = m
Menghitung volume reaktor (V
R
)
Volume reaktor = volume shell +2 volume head
= /4 (IDs)
2
L + 2Vh
Volume shell = /4 (IDs)
2
L
= /4
2
x
= ft
3
Untuk head dengan bentuk dished head maka Vh = 0.000049 IDs
3
(pers 5.11 Brownell)
Volume head =
4.0330
2.97
0.000049
8.858
0.188 6.052 2
61.287
35.4
0.687
6.052
20.93
403.2976
45.72 270
17.81
2 1/4
15.56
BC
36 2 1/4
33.75
29.95
36 29.95
8.24
3/16
35.6
AB
17.81
C-54
= in
3
= ft
3
Volume reaktor = volume shell + 2volume head
= +
= ft
3
8. Menghitung pressure drop di bagian shell
dari fig.29 Kern untuk Res = , didapat f =
ft
2
/in
2
L = cm = ft
(N+1) = 12 (L/B) =
Ds = in = ft
De = ft
s = 1
Gs (kecepatan.massa ) =
lb/ft
2
jam
x
2
x x
x x x 1
= Psi
Maka, desain shell reaktor memenuhi, dimana Ps maks yang diijinkan
untuk aliran berupa gas sebesar 2 Psi.
Menentukan Ukuran Nozzle
Dalam perancangan reaktor ini nozzle nozzle yang digunakan adalah :
-Nozzle pemasukan bahan baku
- Nozzle pengeluaran produk
- Nozzle pemasukan dan pengeluaran air pendingin
1. Ukuran Nozzle
a.Nozzle untuk pemasukan bahan baku
Rate bahan baku = kg/jam = lb/jam

bahan baku
=
lb/ft
3

bahan baku
= lbm/ft.s
=
ft
3
/menit
=
ft
3
/s
Dimana:
0.001255
61
61.289
0.003
147.595
11315.12
0.046948
8855.699
147.595
24945.54
2.37E-06
Rate volumetric (Q)
0.027
270.0 8.858268
6.0101
35.37 2.95
0.06
503.7238
503.7238 2.9478
=
24945.54
=
0.046948
1.0000
0.00003875
2.1689
6.81
6.010089
kecepatan linier (v ) =
Q
A
Ps =
15.60346
5.2E+10 0.0600
Ps =
0.027
s
x S x De x x
N x xDs Gs x f

10
2
10 22 , 5
) 1 ( +
C-55
= ft /s
Diameter optimum (Di):
Asumsi : aliran turbulen
=
=
=
Diambil pipa dengan diameter sebesar 26 in standart weight (Appendix K
Brownell item 2).
ukuran 26 in standart weight
di = in = ft
do = in = ft
A = in = ft
Cek harga N
Re
aliran turbulen

Aliran yang terjadi adalah turbulen (asumsi benar).


c.Nozzle pengeluaran produk
Rate produk = kg/jam = lb/jam

produk
=
lb/ft
3

produk
= lbm/ft.sekon
=
ft
3
/menit
=
ft
3
/s
Dimana:
= ft /menit
Diameter optimum (Di):
Asumsi : aliran turbulen
=
=
=
Diambil pipa dengan diameter sebesar 24 in 60 (Appendix K
Brownell).
di = in = ft
do = in = ft
A = in = ft
Cek harga N
Re
aliran turbulen
0.062512
N
re
980.6406 6.81
15846920.54 =
1.838666
22.62912
D x x V
1059.06
Di, opt 3.9 Qf 0.45
22.064
24 1.999999
904.3206
0.13
1.838666 17.651
= =
0.062512
6.28
3.9 110.8483 0.45
902483.799 =
0.13
24.80032
25.25
26 2.166666
2.104166
=
2.104166 21.67327
Q
1.28E-07
Rate volumetric (Q) =
24945.57
0.062512
24945.57
0.046948
2.37E-06
0.13
kecepatan linier (v ) =
A
=
6650.895
110.8483
11315.12
0.062512
N
re
=
D x x V
21.67327
Di, opt 3.9 Qf 0.45
6650.895
6.28
0.13
3.9 147.595 0.45 0.046948

C-56

Aliran yang terjadi adalah turbulen (asumsi benar).


d. Nozzle pemasukan dan pengeluaran fluida pendingin
Rate bahan baku = kg/jam = lb/jam

cooling water
=
lb/ft
3

cooling water
= lbm/ft.s
=
ft
3
/menit
=
ft
3
/s
Dimana:
= ft /menit
Diameter optimum (Di):
Asumsi : aliran laminer
=
=
=
Diambil pipa dengan diameter sebesar 3/8 in 10s (Appendix K
Brownell).
di = in = ft
do = in = ft
A = in = ft
Cek harga N
Re
aliran laminer

Aliran yang terjadi adalah laminer (asumsi benar).


Pipa untuk Handhole
Dari Brownell & Young, Fig.12.3, hal 222, maka sebuah handhole
direncanakan dengan diameter 14 in.
Flange untuk handhole digunakan tipe standar 150 lb forged slip on-flange
(168).
Dimensi shell handhole :
Ukuran nominal (NPS) = in
Diameter luar flange (A) = in
0.45
0.000538
kecepatan linier (v ) =
0.003724
N
re
15846920.54
1.28E-07
1217.91
0.13
62.4
= 19.61224748
0.000538
14
Rate volumetric (Q) =
1217.91
62.4
0.223418
Di, opt 3.9 Qf
=
Q
A
=
0.325297
1.456
0.325297
0.005422
= =
552.4348
62.4
3.9 0.005422 0.45 62.4 0.13
0.637964
N
re
=
21
0.045417
D x x V
=
0.045417
0.545
0.675 0.05625
209.6641 1.456
C-57
Ketebalan flange (T) = in
Diameter luar pembesaran permukaan = in
Diameter pusat dari dasar (E) = in
Panjang (L) = in
Dalam (B) =
Jumlah lubang baut = buah
Diameter lubang = in
Diameter baut = in
Bolt circle =
Dari Brownell dan Young, fig. 12.6, hlm 222, dipilih standar 150 lb blind
flange (168).
Dimensi Tutup handhole :
Ukuran nominal (NPS) = in
Diameter luar flange (A) = in
Tebal flange minimum (T) = in
Diameter luar pembesaran permukaan = in
Diameter lubang baut = in
Jumlah lubang baut = buah
Diameter baut = in
Bolt circle =
Pipa untuk manhole
Dari Joshi hal 201, maka akan direncanakan manhole dengan diameter
cm = in
Flange untuk manhole digunakan tipe standar 150 lb forged slip on-flange
(168).
Dimensi shell handhole :
Ukuran nominal (NPS) = in
Diameter luar flange (A) = in
Ketebalan flange (T) = in
Diameter luar pembesaran permukaan = in
Diameter pusat dari dasar (E) = in
Panjang (L) = in
Dalam (B) =
Jumlah lubang baut = buah
Diameter lubang = in
Diameter baut = in
Bolt circle =
Dari Brownell dan Young, fig. 12.6, hlm 222, dipilih standar 150 lb blind
flange (168).
Dimensi Tutup manhole :
Ukuran nominal (NPS) = in
12
1 1/8
1
18 3/4
15 3/4
2 1/4
26 1/8
24
1 7/8
27 1/4
16 1/4
1 7/8
12
24.19
20
1 3/8
1 2/8
29 1/2
3 1/4
32
18 3/4
14
21
1 3/8
1
1 3/8
16 1/4
14.19
24
60 23.6220
C-58
Diameter luar flange (A) = in
Tebal flange minimum (T) = in
Diameter luar pembesaran permukaan = in
Diameter lubang baut = in
Jumlah lubang baut = buah
Diameter baut = in
Bolt circle =
2. Ukuran Flange Nozzle
Keseluruhan leher nozzle disambung dengan flange tipe welding-neck flanges
american standar 150 lb steel berdasarkan ASA B16E-1939 (Brownel & Young hal 221)
Dari fig. 12-9 Brownell & Young , hal. 226, diperoleh dimensi flange sebagai
berikut :
Keterangan :
A : Nozzle pemasukan bahan baku (sec-butanol)
B : Nozzle pemasukan dan pengeluaran produk
C : Nozzle pemasukan dan pengeluaran cooling water
D Nozzle pemasukan dan pengeluaran hand hole
E Nozzle pemasukan dan pengeluaran man hole
NPS : Ukuran pipa nominal , in
A : Diameter luar flange , in
T : Ketebalan flange minimum, in
R : Diameter luar bagian yang menonjol, in
E : Diameter hubungan pada dasar, in
K : Diameter hubungan pada titik pengelasan, in
27 1/4
1 3/8
20
6
5
18.00 5
C 5 10 15/16 7 5/16 9 7/16 5.56 3 1/2 5.05
D 14 21 1 3/8
24.00
B
21 19 7/8
23.25 E 24 32 1 7/8 27 1/4
L
1 2/8
29 1/2
B R E K Nozzle NPS A T
A 18 25 1 9/16
16 1/4 15 3/4 14.00 13.25
17.25
32
1 7/8
26 1/8
K
B
E
R
A
L
T
1/16
37
1/16
C-59
L : Panjang melewati hubungan, in
B : Diameter dalam pipa, in
9. Sambungan Tutup (Head) dengan Dinding (Shell ) Reaktor
Untuk mempermudah perbaikan dan perawatan dari reaktor, maka tutup bejana
dihubungkan dengan bagian bejana shell secara sistem flange, bolting, gasket.
a. Gasket
Bahan : asbestos filled
gasket factor ( m ) : (fig 12.11 Brownell)
tebal : 1/16 in
minimum design seating stress (y) : psi
( Fig. 12-11 Brownell & Young)
Menentukan Lebar Gasket
( Pers.12.2 Brownell & Young)
dimana: do = Diameter luar gasket, in
di = Diameter dalam gasket, in = OD shell = in
P = Tekanan design= psi
m = gasket factor =
y = yield stress =
do ( - ( x ) )
1/2
di ( - ( + 1 ) )
maka: do = di x
= 36 x = in
do - di
2
-
maka, digunakan lebar gasket = in
Diameter rata-rata gasket (G) = di + lebar
= + = in
Perhitungan Beban Gasket
Gambar Tiga Hal Utama yang menentukan Suatu Gasket
2.75
3700
36
17.64
2.75
3700
= (
3700 17.64 2.75
in
2
1/8
36 1/8 36.1250
=
N =
36.0873 36
= 0.0436
)
3700 17.64 2.75
Lebar gasket minimum
= 1.0024 in
1.0024
1.0024 36.0873
) 1 m ( p y
) m x p ( y
di
do
+

=
C-60
Wm
2
= Hy = x b x G x y (Pers.12.88, Brownell & Young,hal.240)
dimana: b = Lebar efektif gasket, in
y = Yield stress, psi
G = Diameter rata-rata gasket
Dari Fig.12.12, Brownell&Young, diperoleh:
Lebar seating gasket (bo) pada 1a. Col.II
bo = N/2 = 2 = in
Untuk bo s 0,25 in, maka b = bo = in
Sehingga :
Wm
2
= Hy = x x x
= lb
Beban karena tekanan dalam ( H ) :
t x G 2 x P (Pers. 12.89 Brownell&Young)
4
x
2
x
4
Beban baut agar tidak bocor ( Hp ) :
Hp = 2 x b x t x G x m x P (Pers. 12.90 Brownell&Young)
= 2 x x x x x
= lb
Jadi berat beban :
Wm
1
= H + Hp (Pers. 12.91 Brownell&Young)
= + = lb
Karena Wm
1
< Wm
2
, sehinga yang mengontrol adalah Wm
2
Baut
Bahan : Carbon Steel SA 261 Grade BO
tensile strength minimum : psi
allowable stress : psi
( Tabel. 13-1, Brownell & Young, hal. 252 )
- Perhitungan luas minimum bolting (baut) area
(Pers. 12.93 Brownell&Young)
- Ukuran baut optimum (optimum bolting area )
Dari Tabel 10.4, Brownell & Young, hal.188, dicoba ukuran baut = in
Dengan root area = in
2
Am
1
=
Wm
1
fba
=
18758.8997
1.E+05
16,250
= 1.1544 in
2
36.1250 2.75 17.64
687.8263
18071.0734 687.8263 18758.8997
3.14 36.1250 17.64
= 18071.0734 lb
0.0625
0.0625 36.125 3700
0.0625 3.14
26231.2656
16250
3/4
0.302
H =
=
1/8 0.0625
C-61
root area
Dari Tabel 10.4, Brownell & Young, hal.188 diperoleh :
Ukuran nominal baut = in
Root area ( A ) = in
2
Bolting spacing = in
Jarak radial minimum ( R ) = in
Jarak dari tepi ( E ) = in
Bolt area diameter ( C ) :
C = IDs + 2 (2,415 x go +R)
IDs = in
go = tebal shell = in
Sehingga
C = + 2 x ( x + )
= in
- Diameter luar flange ( A ) :
A = OD = bolt area diameter + 2E
= C + 2E
= + 2 . = in
- Cek lebar gasket
Ab aktual = jumlah baut x root area
4 x in
2
Lebar gasket minimum
Ab aktual x f
2 x x y x G
x
2 x x x
Karena W = < lebar gasket tetapan = in
maka lebar gasket memenuhi.
- Perhitungan Moment
Untuk keadaan bolting up (tanpa tekanan dalam)
W = 1/2 (Am+ Ab) fa (Pers.12.94 Brownell&Young)
= ( + )
= lb
Jarak radial dari beban gasket yang bereaksi terhadap bolt circle ( h
G
) adalah :
h
G
= . (C - G) (Pers.12.101 Brownell&Young)
= ( - ) = in
Moment Flange ( Ma ) :
Ma = W x h
G
(Pers.12.4 Brownell&Young)
= x = lb in
1 3/4
19194.4498
1/2
1/2 38.1769 36.1250
W =
=
1.21 16250
= 0.0234
1.0259
19194.4498 1.0259 19692.3059
40.5519
1/2 1.1544 1.2080 16,250
3/4
0.302
1 1/8
1 1/5
35.625
3/16
in
3.14 3700 36.1250
0.0234 0.125
N =
Am
2
=
1.1544
=
= 0.302 = 1.2080
3.8225
35.6250 2.415 3/16
38.1769
38.1769 1 1/5
4 buah
0.3020
1 1/8
C-62
Untuk keadaan moment pada kondisi operasi :
W = Wm
1
(Pers.12.95 Brownell&Young)
= lb
Gaya hidrostatis pada daerah dalam flange ( H
D
) :
H
D
= x B
2
x P (Pers.12.96 Brownell&Young)
dimana: B = do shell = 36 in
P = tekanan design = psi
maka
H
D
= x 36
2
x = lb
Jarak jari jari bolt circle pada H
D
( h
D
) :
h
D
= . (C -B) (Pers.12.100 Brownell&Young)
= ( - 36 ) = in
Moment komponen ( M
D
) :
M
D
= H
D x
h
D
(Pers.12.96 Brownell&Young)
= x = lb in
Perbedaan antara beban baut flange dengan gaya hidrostatis total (H
G
):
H
G
= W - H (Pers.12.98 Brownell&Young)
= - = lb
Momen komponen ( M
G
) :
M
G
= H
G x
h
G
(Pers.12.98 Brownell&Young)
= x = lb in
Perbedaan antara gaya hidrostatis total dengan gaya hidrostatis dalam area flange :
H
T
= H

-

H
D
(Pers.12.97 Brownell&Young)
= - = lb
h
T
= . (h
D
+ h
G
) (Pers.12.102 Brownell&Young)
= ( + ) = in
Momen komponen ( M
T
) :
M
T
= H
T
x h
T
(Pers.12.97 Brownell&Young)
= x = lb
Total moment pada keadaan operasi ( Mo ) :
Mo = M
D
+ M
G
+ M
T
(Pers.12.99 Brownell&Young)
= + +
= lb in
Karena Mo > Ma, maka yang mengontrol kondisi operasi adalah Mo
M max = Mo = lb in
Flange
bahan : Carbon Steel SA 301 grade B
tensile strength minimum : psi
allowable stress : psi 15,000
18071.0734 17946.2304 124.8430
0.5
0.5 1.0884 1.0259
20370.9994
20370.9994
60,000
17.64
0.785
1.0572
124.8430 1.0572 131.9824
19533.35015 705.6668 131.9824
18758.8997 18071.0734 687.8263
687.8263 1.026 705.6668
17946.2304 1.0884 19533.35015
17.64 17946.2304
0.5
0.5 38.1769 1.0884
18758.8997
0.785
C-63
type flange : ring flange
( Tabel. 13-1, Brownell & Young, hal. 251 )
Perhitungan Tebal Flange
(Pers.12.85 Brownell&Young)
dimana: f = stress yang diijinkan untuk bahan flange = psi
B = diameter luar reaktor = in
A = diameter luar flange = in
Maka: A
B
dari Fig. 12-22, Brownell & Young, hal.238 diperoleh harga y =
x
x
Jadi, digunakan tebal flange = in
Perencanaan Penyangga
a. Perhitungan Beban Penyangga
1. Berat bagian shell
Dimana :
ID
s
= diameter dalam shell
= in = ft
OD
s
= diameter luar shell
= ID
s
+ 2ts (t
s
= tebal shell )
= +
= ft
L = tinggi shell (panjang tube)
= ft
= densitas shell = lb/in = lb/ft
(Untuk bahan konstruksi steel )
W shell = ( - )
= lb
2.Berat bagian tube (W
total

tube
)
Berat tube (pipa) = lb/ft panjang pipa
Berat satu buah tube = x
20.8
1
t
f
=
15,000
36
40.5519
K =
in
15,000 36
t
f
=
20.8 20370.9994
= 1.0000
1/2
=
40.5519
= 1.1264
36
35.37 2.95
2.95 1/32
2.98
11.85827
843.1303
2.09
2.09 11.85827
489.024 0.283
0.785 2.98 2.95 11.85827 489.024
B . t
M . Y
f
2
0
T
=
0,5
max
B x f
M y x
|
.
|

\
|
C-64
= lb
Berat total tube (pipa) = berat 1 tube x jumlah tube
W
total

tube
= x
= lb
3. Berat air pendingin (W
air
)
Volume bagian shell (Vs):
Vs = /4 . d
2
. L
Maka:
de = diameter ekuivalen shell = ft
L = panjang tube
Nt = jumlah tube
Vs =
= ft
Maka:
W
CW
= Vs . cooling water
= x
= lb
4. Berat bahan proses (W
bahan
)
W
gas
= V
G
x
bahan
Dimana:
V
G
= volume gas direaktor

g
= densitas gas =
lb/ft
3
Berdasarkan persamaan virial untuk gas i
= R = m
3
.atm/kmol.K
V = x x x
1
(waktu tinggal)
= m
3
W
bahan
= x
= lb
5. Berat tutup reaktor (W
tutup
)
W
tutup
= 0,084672 (OD
H
3
ID
H
3
)
stell
Dimana:
ID
H
= diameter dalam tutup (diameter dalam shell )
= in = ft
OD
H
= diameter luar tutup
= ID
H
+ 2 t
H
= + = in = ft
11.85827
0.752013
Z n R T
35.6
3
= 15045.8870 m
3
/jam x
13867.63
0.06
0.785 0.06
35.6 3/8
0.9995 350.6540
P V
8.21E-02
0.033511
0.752013
0.003101
2.96875
36
24.78378 559.54
0.0041
0.000987
8.21E-02
jam
3600
523.15
0.033511 62.4
2.091115
24.78378
0.0041
C-65
W
tutup
= ( - )
= lb
6. Berat katalis (W
katalis
)
W
katalis
= lb
7. Berat attachment
Yaitu berat keseluruhan perlengkapan seperti manhole , nozzle dan sebagainya
W
attachment
= Wshell (Brownell&Young hal.157)
= x = lb
Maka berat total (W) :
W = W
shell
+ W
total

tube
+ W
air
+ W
gas
+ (2 x W
tutup
) + W
katalis
+ W
attachment
= + + + + +
+
= lb
Untuk berat perlengkapan yang lain seperti baut, flange, nozzle dan lain-lain serta
faktor keselamatan, maka berat reaktor untuk perhitungan sistem penyangga
ditambah 25%.
Sehingga: W
R
= W
=
= lb
b. Perhitungan leg support (kaki penahan)
Dalam perancangan ini digunakan penyangga jenis I beam. Beban yang diterima
oleh penyangga dihitung dengan menggunakan pers. 10.76 Brownell & Young
4 P
w
(H - L)
n D
bc
Diketahui :
Tinggi reaktor = ft
Untuk tinggi tangki kurang dari 30 ft maka tekanan angin yang digunakan
P
w
= (tabel 9.1 Brownell & Young)
W = beban reaktor; lb = lb
N == jumlah penyangga = 3 buah
Total panjang leg (kaki); H
H = tinggi tangki sampai pondasi + tinggi tangki
H = L + 0,5 H
T
Ditetapkan : L = 6 ft
Maka: H = +
= ft = in
D
bc
= ft
4 ( - 6 )
3 3
34.5742
0.084672 3 2.96875
1349.459
489.024
11.11578
1349.459
16283.2211
69.1484 2.091115 0.003101
133.3893
20354.02633
1.25
1.25 16283.22
+
W
n
=
843.1303 13867.63
Psf
lb
6 5.116
6793.202
20354.02633
P
P =
15 11.11578
10.23155
15
= +
20354.02633
12
12
151.7635
18%
18% 843.130 151.7635
C-66
Gambar C.5. Leg
Dipilih I beam dengan spesifikasi:
Ukuran : in (8 x 4 )
Berat : lb/ft (appendiks G Brownell & Young )
Luas penampang (A) :
in
2
h = : 8 in
b = : in
Dicoba dipasang dengan axis 1-1
Gambar C.6. I Beam
Dari appendiks G Brownell & Young didapat:
I = in
4
r = in
Tekanan yang diterima I beam; f
c
L/r =
Untuk L/r 120 dari pers. 4.21 hal. 67 Brownell & Young.
fc aman = - L/r
= lb/in
2
Luas yang dikenai komposisi (A
hitung
)
P
fc
Ternyata A hitung < A beam, maka ukuran I beam bisa digunakan.
*) Perancangan Lug
16188.01
16188.01
0.419644
4.00
A hitung
3.26
12
56.9
40.91696
17000 0.485
= =
6793.202
=
18.4
5.34
0,5
L
1-1
h
b
1-1
C-67
Gambar C.78. Lug
*) Perancangan Baut
Bahan konstruksi SA-193 B8 tipe 304 komposisi 18Cr-8Ni (appendix D Brownell
& Young) dengan tegangan maksimum yang dijinkan :
(f
s
) = psi
Menentukan diameter baut:
n = jumlah baut = 4
P
n
Menentukan luas penampang baut:
W
A
b
W
f
s
1
4
4
Dari tabel 10.4 Brownell & Young hal. 188 dipilih baut dengan spesifikasi:
d
b
= in
A
b
=
in
2
Bolt spacing (B) = in
Radial distance (R) = in
Edge distance (E) = in
Nut dimention = in
P
hitung
= f
s
. A
b
= lb/in
2
x in
2
= = lb
P
aktual
= lb
P
hitung
> P
aktual
, maka ukuran baut dapat digunakan.
=
f
s
=
1/2
0.126
1512
0.400569
12000
lb
4
6793.202
in
p 3.14
=
1511.487
= 0.125957 in
0.5
=
1511.487
d
b
=
4A
b
12000 0.126
A
b
=
1 1/4
0.813
0.126
= 1511.487 = W =
A
b
=
d
b
12000
0.5
5/8
7/8
a
h
l
b
tmp
thp
tg
C-68
*) Perancangan lebar plate horisontal dan jarak gusset
Lebar plate horisontal:
a = 2db + h
= + = in = ft
Jarak gusset :
b = 2db + b
= + = in = ft
*) Perancangan plate horisontal
Bahan konstruksi plate adalah stell dengan poison ratio (m = 0,30)
l = a + b
= + = in = ft
b
l
Untuk b/l = dari tabel 10.6 Brownell & Young diperoleh:
1
=
Beban kompressi terhadap plate horizontal dihitung dengan pers. 10.40 Brownell
Young:
Dimana:
M
y
= maksimum bending momen sepanjang axis radial ; lb
P = beban yang diterima baut = lb
= poissons ratio (0,30 untuk steel )
e = (nut dimention /2) = in = ft
l = lebar plate horisontal = in = ft
Maka:

= lb
Maka tebal plate horisontal; t
hp
:
6 Pers. Hal 192 Brownell & Young
6
Digunakan tebal plate horisontal = in = ft
*) Base Plate
Dipilih base plate bentuk persegi panjang.
Beban tiap plate = beban tiap leg (kaki) + berat leg (kaki)
Diketahui beban leg (beban yang diterima I beam) = lb
Berat leg (kaki) = berat I beam x panjang leg (H)
= x = lb
Beban tiap plate (P) = + = lb
=
t
hp
= (
9
M
y
1
0.958
1 8 9 0.75
=
1
0.565
0.4375
in
12000
0.3
0.435
5.00
0.0833
M
y
=
11.1158
1 )]
441.8671
+ ) + (
12.56 0.4375
) ln (
21
0.0365
0.75
6793.2017
0.565
6997.732
1511.487
[(
= 0.4700
)
f
max
=
1
11.5
9
1511.4874
18.4
11.5
0.435
2.5
5.00
441.8671
)
4.00
(
0.417
204.5303
6793.202 204.5303
+
C-69
Luasan base plate (A
bp
)
A
bp
= (2n + 0,8b) (2m + 0,95h)
Gambar C.8. Base plate
P
Nilai f base plate sama dengan bearing capacity fondaty base plate . Dipilih
pondasi beton dengan nilai bearing capacity psi (Tabel 7-7 Hesse&Rushton))
bahan konstruksi base plate adalah SA-240 Grade A dengan tegangan yang
diijinkan sebesar psi
Maka:
lb
lb/in
2
Untuk perhitungan awal diasumsikan m = n.
= (2n + 0,8b) (2m + 0,95h)
= (2m + (0,8 x in)) (2m + (0,95 x 8 in))
= (2m + )( 2m + )
= 4 m
2
+ m +
= in = ft
Sehingga:
Lebar base plate = 2 n + 0,8 b
= +
= in = ft
Panjang base plate = 2 m + 0,95 h
= +
= in = ft
A baru = panjang x lebar plate
= x
-1.93957
600
13850
0.171702
11.66289
7.6
m -0.96979 -0.08082
-1.93957 4
4
A
bp
=
6997.732
= 11.66289 in
0
7.6
5.660426
2.060426
A
bp
11.66289
5.00
A
bp
0.471702
=
f
base plate
23.2 18.7371
2.060426 5.660426
600
n 0,8 b n
m
m
l
0,95 h
dB
C-70
=
in
2
=
ft
2
= lb/in
Beban bean yang harus ditahan 1750 psia ( memenuhi )
Panjang base plate = 2 + h
= +
= ft = in
Lebar base plate = 2 + b
= +
= ft = in
Karena n < m, maka m yang mengontrol pada pemilihan tebal base plate .
Tebal base plate = (0,00015.P.m
2
)
0,5 .
(Pers 7-12 Hesse & Rushton hal.163)
Dimana P = tekanan base plate. Sehingga tebal base plate :
t
bp
= ( )
= in
Digunakan tebal base plate standar = in
Tekanan pada baut base plate (dengan n = 4 )
Luasan baut pada base plate :
P
f
s
Diameter baut:
4 A
b
4
Dipilih dengan ukuran diameter standar = 1/2 in (tabel 10.4 Brownell & Young).
*) Anchor
Diambil panjang anchor : 11 in
Diameter anchor = diameter baut
= in
*) Pondasi
Beban pada base plate = lb
Densitas baja; = lb/in
Berat base plate = panjang base plate x lebar base plate x tebal x baja
= x x x
= lb
Diambil ukuran pondasi:
=
= A
b
db
0.122621 lb
13850
-0.16163
=
1698.3
=
0.333333
6997.732
0.283
0.5
= 0.395228
P
=
0.5
=
0.122621
A base plate
n
0.00015 6997.732
0.95
2 1/4
0.0393
11.66288666
0.993575
n 0.8
-0.16163
0.171702 0.0143
0.633333
n
600
m
W base plate
=
6793.202
= 1698.3 lb
5.660426 2.060426
in
1/2
4
Beban yang harus ditahan =
P base plate
m 0.471702

2 1/4 0.283
=
6997.731996
11.66289 0.080992
7.4263
-0.96979
C-71
Luas atas : 12 in x 12 in
Luas bawah : 16 in x 16 in
Tinggi pondasi : 12 in
:
lb/ft
3
=
lb/in
3
12 + 16
Luas permukaan rata-rata = in
Volume pondasi = in
Berat pondasi = lb
Digunakan cement sand and graver dengan safe bearing powe r = 5 ton/ft
2
(Tabel 12-2 Hesse & Rushton)
Gambar C.9. Pondasi
Berat pondasi + Berat total
+
= lb/in
2
= ton/ft
2
Tekanan tanah diantar 5-10 ton/ft
2
(memenuhi)
*) Pengecekan Ukuran Pondasi
Dari Hesse , persamaan 123 hal. 334, pada allowable compressive strenght
adalah 2250 Psi, maka:
a
57
Dimana: d = bagian vertikal dari pondasi; in
a = bagian horisontal
P = tekanan pada tanah; lb/IN2
Slop (a/d):
-
(
2
d =

beton
150 0.0868
=
Kemiringan pondasi =
16 12
=
a/d = 5.565582
P
2352
0.25
16
Panjang sisi rata-rata = =
20354.02633
196
)P
196
14
204.1536
in
57
=
Tekanan pada tanah =
Luas rata-rata
204.1536
6.7443 104.8887
10
15
10
15 in
C-72
Kemiringan pondasi << slope a/d, maka pondasi dengan dimensi
tersebut dapat digunakan
Nama alat : Reaktor Hidrogenasi
Kode alat : R-220
Fungsi : Mereaksikan Nitrobenzen dan Hidrogen menjadi
Anilin melalui proses hidrogenasi dengan
bantuan katalis Cooper Carbonate.
Jumlah : 1 buah
Jenis : Fixed Multibular Bed Reactor
Bahan Konstruksi : - Tube = Seamloss Low-alloy Steels SA-167 Grade 3
- Shell = Low-alloy Steels SA-167 Grade 3
Kondisi Operasi : - Suhu = C
- Tekanan = 1 atm
- Fase = gas - gas
Volume reaktor : ft
Tinggi reaktor : m
Tebal shell : in
Tinggi head : in
Tebal head : in
Spesifikasi Tube side
OD : in
BWG :
ID : in
A : ft
2
Spesifikasi Shell side
OD : in
ID : in
B : in #####
RESUME
250
61.289
4.0330
3/16
8.2397
3/16
1
36
35.63
16
0.87
0.262
C-73
C-74
a. Menghitung Berat Molekul Produk
Untuk menghitung BM umpan digunakan persamaan :
BMi = (Xi BM)
kmol/jam = gmol/s
Xi.BM = kg/kmol = lb/kmol
b. Menentukan Faktor Koreksi, Z umpan
Kondisi operasi umpan: T =
o
C = K
P = atm= bar
(Pers 3.61 Smith Van Ness 7th ed.)
Persamaan yang digunakan untuk menghitung Pc, Tc, dan campuran
diperoleh dari Bird, 1960:
Pc
camp
= (Pers 1.3-3)
Tc
camp
= (Pers 1.3-4)

camp
= (Pers 1.3-5)
Sumber: Yaws, 1997
1.00000
-2.5E-05
0.345 0.000784
C
6
H
6
0.00052 48.3514 562.2 0.025348 0.294729 0.210
0.223226
0.221 0.001457
C
6
H
4
N
2
O
4
0.00024 23.7436 803 0.005779 0.195449 -0.104
0.64703 217.7196 647.1 140.8719 418.6952 0.345
C
6
H
5
NH
2
0.32352 52.4 699 16.95227 226.1381
0.012 1.49E-08
Total
0.00011
H
2
0.01981 12.9615 33.19 0.25673 0.657399 -0.216 -0.00428
0.314115
0.287 0.092842
H
2
O
158.9209 652.1983
0.8022 K
652.1983
1.100
0.000236
0.494597 1.470027
Tr = =
523.22
=
Xi Pc Tc Pc . Xi Tc . Xi
H
2
O 0.00227 217.7196 647.1
CH
4
0.00000 45.3998 190.6 5.62E-05
0.0645 0.0002 0.0409
H
2
O 10.8337 18 0.6019 0.0023 0.0409
0.0396
85.7129 0.3235 30.0870
264.9412 73.5948
CH
4
0.0052 16 0.0003 0.0000 0.0000
Total 7992.6313 264.9412 1.0000 42.7080
H
2
O 3085.6633 18 171.4257 0.6470 11.6466
.Xi
C
6
H
5
NO
2
0.00660 47.6 719 0.314273 4.747111
42.7080 94.1551
250.1 523.22
1 1.013
10.8337 78 0.1389 0.0005 0.0409
H
2
10.4955 2 5.2477 0.0198
C
6
H
5
NH
2
7971.2970 93
kmol/jam Xi BMi
C
6
H
5
NO
2
215.1568 123 1.7492 0.0066 0.8121
Komponen kg/jam BM
C
6
H
4
NO
2
10.8337 168
C
6
H
6
Z = 1 +
Komponen
Tr
Pr
.
RTc
BPc
i
Pc . Xi
i
Tc . Xi
i
. Xi

Xi.Tci
T

Xi.Pci
P
C-75
Koefisien virial:
(Pers 3.61 Smith Van Ness 7th ed.)
2
(Pers 3.62 Smith Van Ness 7th ed.)
4
B.Pc/R.Tc = B
o
+ . B
1
(Pers 3.63 Smith Van Ness 7th ed.)
= + x =
Pr
Tr
c. Menghitung Densitas Umpan
dimana, R = m
3
.atm/kmol.K
x 1 =
x x
d. Menentukan Kecepatan Volumetrik Umpan
x x x
1
= m
3
/jam= m
3
/s
e. Menentukan Viskositas Umpan

c
= 7,7 (BM)
1/2
(Pc)
2/3
(Tc)
-1/6
(Pers.1.3-2 Bird&Stewart)
= x # x # x
= P = P
dari Fig.1.3-1 Bird&Stewart, untuk:
Tr =
Pr =
diperoleh /c = , maka:
0.082057
42.7080
Q =
=
501.3446 0.0005
0.8022
0.0063
0.38
264.9412 0.0821 523.22
11299.9501 3.1389
7.7 42.7080 158.9209 652.1983
1.0013
- 1/6
kg/m3
0.9934 0.0821 523.22
Z n R T
P
0.9934
0.9934
0.8022
Pr = =
1
=
= 1 + -0.8417
0.0063
=
-0.5174 1.0998 -0.2949
Z = 1 +
B.Pc
R.Tc
= 0.139 -
0.172
= -0.2949
0.8022
atm
158.9209
-0.8417
= 0.083 -
0.422
= -0.5174
0.8022
0.0063

Xi.Tci
T

Xi.Pci
P
1,6
o
Tr
0,422
- 0,083 B =
4,2
1
Tr
0,172
- 0,139 B =
T x R x Z
P x BM
=
c
c

x =
C-76
= x = g/cm.s = kg/m.s
Untuk jenis reaktor fixed bed , maka residence time dapat
dihitung dengan persamaan:
V (Ulrich hal.217)

g
u
g
dimana: V = Kecepatan volumetrik umpan gas
= m
3
/s
= Porositas katalis =
(Jurnal Penelitian Derivation of operating Region Runaway Boundaries
for the Vapour Phase Catalytic Reactor used Aniline Production )

g
= Densitas umpan gas = kg/m
3
u
g
= Kecepatan linear umpan = m/s
0.0005 0.38 0.00001905 0.0002
=
4.1796
0.5
0.752013
2816.83
C-77
= Residence time , s
Maka,
x
x
Sehingga,
1

i. Menghitung Reaktor berisi katalis


V
R
= V
G

=
= m
3
h. Berat katalis, W
K
W
K
= V
K
x
k
= kg/m3
V
K
= V
R
- V
G
= -
= m
3
W
K
= x
= kg = lb
1600
835.9132 417.9566
417.9566
417.9566 1600
668730.5379 1474296.719
s
0.7520 2816.83
t = = s
=
4.1796 0.5
= 0.000987
835.9132
0.5
417.9566
0.000987
1
= 1013.64
C-78
C-79
dimana: Re = Bilangan Reynold
x
=
Pr = Bilangan Prandtl
x
=
Sehingga:
## #
= Btu/jam ft
o
F
j. Menghitung Koefisien Perpindahan Panas di luar Tube
Shell Side
Koefisien perpindahan panas di luar pipa (ho) dapat dihitung dengan persamaan
(Pers. Kern hal 137)
Menghitung Bilangan Reynold (NRe) di shell
W
s
(Pers. 7.2 Kern)
a
s
dimana: G
s
= mass velocity fluida dalam shell , lb/ft
2
jam
W
s
= Laju alir air pendingin
= kg/jam = lb/jam
372.5804
= =
2.0206
hi
0.0725
0.0838
0.1376
= =
0.0725 430.4166
0.0838
=
1.2303
7.8 0.027
0.1376
372.5804 1.2303
G
s
=
552.4348
42.4725 Btu/jam ft
o
F
0.0833
1217.9102
48.8189
hio = 48.8189
0.0725
=

K
. Cp

Gs De
De
K
0,36 ho
3
1
s s
0,55
s
|
.
|

\
|

|
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|

G ID
|
.
|

\
|
k
Cp
C-80
a
s
= flow area pada shell , ft
2
= IDs C' B/144 P
T
(Pers. 7.1 Kern)
x x
x
= ft
2
Sehingga,
G
s
x De

s
x
Menghitung Bilangan Prandtl (Pr) di shell
Cp
s
x
s
x
k
Sehingga:
## #
= Btu/jam ft
o
F
k. Menghitung Koefisien Perpindahan Panas Overall Clean (Uc)
dan Design (U
D
)
x
+
Dari Kern, Tabel 12 diperoleh:
Rd Shell = (untuk steam)
Rd tube = (untuk oranic vapors )
Rd tot = Rd shell+ Rd tube
= + = jam. Ft.F/Btu
=
+ 1
0.0064
55180.5424 0.018
= 350.0890
= 31.6526 Btu/jam .ft.
o
F
0.0015 33.2304
2.8825
=
8.0185 0.013
= 0.2863
0.3560
17.6868
144 0.0318
=
0.0221
0.0221
G
s
1
ho =
Uc =
0.36
0.356
350.0890 0.2863
0.0600
152.7110
Re
s
=
=
=
U
D
=
0.001
0.001
0.001 0.001 0.002
=
lb/ft
2
.jam
0.8985
= 33.2304 Btu/jam .ft.
o
F
42.4725 152.7110
1217.9102
= 55180.5424
42.4725 152.7110
Pr
s
=
ho hio
ho hio
+

1/Uc Rd
1
+
C-81
C-82
C-83
C-84
U
D
. . ODt . z . T . N
T
C-85
C-86
C-87
C-88
C-89
C-90
C-91
C-92
C-93
C-94
C-95
C-96
C-97
C-98
C-99
C-100
C-101
C-102
C-103
C-104
C-105
C-106
C-107
15678.8943
C-108
C-109
C-110
anilin pc 53 bar
-2.5E-05
0.000784
0.223226
0.001457
1.49E-08
0.00011
-0.00428
0.314115
0.092842
2.32
.Xi
C-111
C-112
(Jurnal Penelitian Derivation of operating Region Runaway Boundaries
C-73
C.9 CONDENSOR PARTIAL (E-211)
Fungsi : Mengembunkan hasil atas MD-01
Tujuan : 1. Menentukan tipe Kondensor
2. Memilih bahan konstruksi
3. Menentukan aliran fluida dalam alat penukar panas
4. Menentukan spesifikasi alat
1. Menentukan tipe kondensor
Tipe kondensor yang dipilih adalah horizontal Shell and tube condensor
1. Luas perpindahan panas diperkirakan lebih dari dari 120 ft
2
2. Mudah dibersihkan
3. Metode perancangan relatif lebih mudah
2. Memilih bahan konstruksi
Dalam perancangan, bahan konstruksi yang digunakan untuk tube adalah
Carbon Steel SA-334 Grade C, dengan pertimbangan:
1. pendingin yang digunakan adalah air
2. Carbon Steel tidak terkorosi oleh hasil produk reaktor dan air
Sedangkan bahan yang digunakan untuk shell adalah Carbon Steel SA-283
Grade D, dengan pertimbangan:
1. Cairan yang masuk ke shell tidak terlalu bersifat korosif.
2. Harganya murah.
3. Menentukan aliran fluida dalam alat penukar panas
Dipilih aliran produk hasil atas menara distilasi 1 yaitu distilat berada didalam
shell agar dapat di embunkan oleh air pendingin yang berada dari dalam tube
4. Menentukan spesifikasi alat
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pendingin yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
Laju alir aliran panas (M)
M = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan cooling water (m)
4144169.9977
3927968.6489
11315.1188
24945.5373
Reactor product
Reactor product
Water in
Water out
C-74
m = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : produk keluaran reaktor (fluida proses)
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : cooling water
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
= 1
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 12.1 hal 637 Coulson diketahui harga Ud untuk fluida panas
adalah heavy organic & water
Ud = - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
= Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
Selisih t
49587.29496
109321.1422
250 482
153.6420 308.5556
25 77
45 113
Fluida Panas Fluida Dingin
482 Suhu tinggi 113 369 t
1
308.5556 Suhu rendah 77 231.5556 t
2
173.4444 Selisih 36
= 4.8179
t - t 113 77
137.4444
294.9599
R =
T - T
=
482
S =
t - t
=
113
t
2
77
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
308.5556
t LMTD Ft
294.9599 0.98
289.0607
o
F
2
tc =
113
= 0.0889
T - t 482 77
123
77
= 95
o
F
395.2778
2
Tc =
482 308.5556
=
95
A
88
C-75
=
x
= ft
maka digunakan Sheel and Tube
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern , dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = in, triangular
= in ID = in
= Pass = 2
= in C' = (baffle cut)
Suface = ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a't = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube) hal. 525 optimum baffle spacing ;
ft 0,3 - 0,5 Ds)
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 kern, 1950;
hal. 842)
i Passes = 2
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* flow area * flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* mass velocity * mass velocity
Gs = M/As Gt = m/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
=
* menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
pada Tc = F = fps
0.3271
140.1785
1.88
OD 1 1/2 13.25
BWG 16
ID 1.17 3/8
3927968.6489
95 294.9599
62.0554
395.2778 4.3579
1.47 6 5/8
panjang = 20
7.8571
18
22
143.9240
94.41604 95
(Produk), shell water, tube
1.47
0.1219 0.1123
204608.4654 973546.3499
C-76
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern) * pada tc = F
= cp (fig.14 Kern)
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
=
D = ft
* ho * Ret = D.Gt /
asumsi = ho = =
hio = Btu/hr.f
2 o
F * hi = Btu/jam ft
2 o
F
t
w
= tc+(ho/(hio+ho))*(Tc-tc)
(fig.25 kern)
= F
pers 5.31 kern
* hio = hi. ID/OD
t
f
= (Tc + tw)/2 = Btu/jam ft2 F
= F
pers 12.19 kern
Untuk kondensor horizontal trial nilai ho
antara 150-300 sedangkan untuk kondensor
vertikal nilai ho berkisar antara 90-150
Condensor vertikal
G = M =
Nt . . Do
Condensor horizontal
G = M =
Dari nilai tf didapatkan nilai:
k =
s =
Dari Fig. 12.9 Diketahui h = 260 dimana nilai
tersebut tidak lebih dari 20% dari asumsi
nilai ho trial.
ho = 260
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
0.0009
0.0758 95
0.84
L . Nt
2/3
0.031696
398.1120 510.4
210.8279
398.1120
303.0528
0.19
273.8302
158.8599
2.0320
0.0975
250 46712.1894
17038151.20
h ft
2
F/Btu 0.004 = Rd =
Btu/jam ft
2
F 157.2819 = Uc =
C-77
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern)
= lb/ft
3
s = 1
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* Jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 36
* v
2
(fig 27, kern)
* s = 1 2g
* Ds = 4 nV
2
s.2g
* Ps = = psi
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Condensor 1
Kode : E-211
Fungsi : Mengembunkan distilat dari puncak Menara Distilasi1
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube condensor
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk tube, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk shell .
Media pendingin : air, 25
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle space : in
1433.677 h outside 398.1120
10
1 7/8
RESUME
1 1/2
16
1 1/6
20
2
6.5117
6.625
2
0.1117
P
T
=
1.1042
6.4
0.0042
0.003
94.41604 Ud =
157.2819 Uc =
0.0278 AP perhitungan
2 AP diijinkan
Tube Shell
0.0278
f.Gs
2
.Ds (N+1)
6.5117
75.6817
1.2109
36.2264
= 0.8
Shell Tube
17038151.203 46712.1894
0.00008 0.000015
C-78
C-79
700 - 100 w/moc 973
1 btu = 5.6783 171.3805188
C-80
0.5625
C-81
pada t
f
= F
k
mix
= Btu/ft.jam
c
mix
= Btu/lb F

mix
= lb/ft
2

mix
= lb/ft.hr
g
mix
=
*
= Btu/jam ft2 F 1433.677
418000000
=
303.0528
(1.5*(4*G"/f)
-0.33
)
((f
2
/kf
2
*f
2
*g)
0.33
)
0.0685
0.515
75.68167
0.000911
C-79
C.10 COOLER (E-212)
Fungsi : Mendinginkan campuran Anilin, Air, Nitrobenzene,
Dinitrobenzene, dan Benzene sebelum masuk ke Flash Tank
Tipe : Double Pipe Heat Exchanger
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Jumlah : 1 buah
Rate masuk : kg/jam
Tujuan : 1. Menentukan tipe cooler
2. Menentukan bahan konstruksi cooler
3. Menentukan spesifikasi cooler
4. Menghitung pressure drop
1. Menentukan Tipe cooler
Cooler yang dipilih adalah tipe counter current double pipe heat exchanger
karena pertimbangan luas permukaan perpindahan panas < 120 ft
2
fluida panas (steam) dialirkan dalam pipa dan fluida dingin dalam annulus
2. Menentukan Bahan Konstruksi Cooler
Bahan konstuksi yang dipilih adalah carbon steel, SA-283 Grade C dengan
pertimbangan :
a. Tahan terhadap korosi
b. Harga relatif murah
c. Bisa digunakan untuk temperatur -6 s/d 345
o
C
3. Menentukan Spesifikasi Cooler
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pendingin yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran panas(m)
15791.987
0
0
Coolong
water in
Cooling
water out
C-80
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan air pendingin (M)
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : Air Pendingin
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
=
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 8 hal 840 Kern diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Gas Metana, Gas Hidrogen, Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene,
833.3500
1837.2201
0.0000
45.00 113
Fluida Panas Fluida Dingin Selisih t
0.0000
-273.15
-459.67
-459.67
25.00 77
-273.15
-459.67 Suhu tinggi 113 -572.67 t
2
-459.67 Suhu rendah 77 -536.67 t
1
0 Selisih 36 -36
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
S =
t - t
=
113
t
2
-554.4752
R =
T - T
=
-459.67 -459.67
77
= -0.0671
T - t -459.67 77
= 0
t - t 113 77
-548.9305
Tc =
-459.67 -459.67
=
0.99
LMTD Ft
-554.4752 0.99
-459.67
o
F
2
tc =
113 77
= 95
o
F
2
t
C-81
Anilin dan Air) adalah medium organic & fluida dingin (Air Pendingin)
Ud = 50 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
x
= ft
maka digunakan Double Pipe Heat Exchanger
Dari Kern Tabel 6.1, hal 103 dipilih heater dengan ukuran:
Annulus = in
Inner pipe = in
Dari Tabel 11 Kern, hal 844 diperoleh :
Untuk annulus = in Sch. 40
OD = in
ID = in
at = in
2
Untuk inner pipe = in Sch. 40
OD = in
ID = in
at = in
2
Untuk itu aliran fluidanya adalah:
Bagian annulus = fluida panas (steam)
Bagian inner pipe = fuida dingin(fluida proses)campuran Anilin,Air,Nitrobenzene,
Dinitrobenzene dan Benzene
Dari table 6.2 ( Kern, 1983 ) diketahui bahwa flow area di inner pipe lebih
besar daripada di annulus , maka dalam hal ini fluida proses yang
massanya lebih besar ditempatkan di dalam inner pipe sedangkan steam
dalam annulus karena mempunyai laju alir massa yang lebih kecil.
Keterangan:
D2 = diameter dalam pipa luar
D1 = diameter luar pipa dalam
125
65
2
1.25
A
=
=
0.00
65 -554.4752
0.000
2
2.38
2.067
3.35
1.25
1.66
1.38
1.5
C-82
Evaluasi Perpindahan Panas
e. Menentukan Reynolds Number e. Menentukan Reynolds Number
~ Flow Area ~ Flow Area
t - t D
2
t
2
-
2
t
2
= ft
2
= ft
2
~ Equivalent Diameter (De)
Pers. 6.3 Kern
-
2
-
2
= ft
~ Mass Velocity (Ga) ~ Mass Velocity (Ga)
m M
a
a
a
p
= lb/jam.ft
2
= lb/jam.ft
2
~ Reynolds Number (Rea) ~ Reynolds Number (Rea)
Pada Tc =
o
F Pada tc =
o
F
= cp mix = cp
= lb/ft.jam = lb/ft.jam
De x Ga D x Gp
= x = x
= =
= 0.115 ft
12 12
D
2
=
2.067
= 0.1723 ft D =
1.38
D
1
=
1.66
= 0.1383 ft
12
a
a
=
D
2
2
D
1
2
a
p
=
4 4
=
0.1723 0.1383
=
0.115
4 4
0.0083 0.0104
De =
D
2
2
D
1
2
D
1
=
0.17225 0.1383
0.1383
Ga = =
1837.2201
Gp = =
0.0000
0.0083 0.0104
222177.5718 0
-459.67 95
0.1026 2.9000
0.2482 7.0180
0.0761
R
ea
= R
ep
=

0.07615 222177.5718 0.1150 0.0000
0.248241584 7.0180
68153.812 0.0000
Gas Metana, Gas Hidrogen dan Benzene)
Annulus : Cold fluid ( Nitrobenzene,

Inner pipe : Air Pendingin Dinitrobenzene, Anilin, Air


C-83
f. Menentukan Koefisien Film f. Menentukan Koefisien Film
Perpindahan Panas (ho) Panas (hio)
~ Fig. 24 Kern ~ Fig. 24 Kern
j
H
= j
H
=
~ Konduktivitas termal ~ Konduktivitas termal
k = Btu/jam.ft.
o
F k = Btu/jam.ft.
o
F
~ Kapasitas panas ~ Kapasitas panas
c = Btu/lb.
o
F c = Btu/lb.
o
F
Pers. 6.15b Kern Pers. 6.15b Kern
k c .
0.33

0.14
k c .
0.33

0.14
De k w De k w
=
0.14
=
0.14
= Btu/jam.ft
2
.
o
F = Btu/jam.ft
2
.
o
F
Pers. 6.5 Kern
= Btu/jam.ft
2
.
o
F
g. Clean Overall Coeficient (Uc)
Pers. 6.7 Kern
h
io
x h
o
x
h
io
+ h
o
+
h. Design Overall Coeficient (Ud)
Dari Coulson, tabel 12.2, diperoleh :
Rd min medium organic liquid = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Rd min air pendingin = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Rd min total = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Pers. 6.10 Kern
1 1
Ud Uc
Ud = Btu/jam.ft
2
.
o
F
500 800
0.12771903 0.3600
0.86917118 1.1000
c .
0.33333333
= 1.1910
c .
0.33333333
= 2.77823
k k
h
o
= j
H
h
i
= j
H
500
0.12772
1.191 1 800
0.3600
2.8 1
0.07615 0.115
998.7786 6957.6487
h
io
= h
i
x
ID
OD
= 6957.65 x
0.115
0.13833
5784.07
Uc = =
5784.0694 998.78
= 851.708 Btu/jam.ft
2
.
o
F
5784.0694 998.78
0.0011
0.0010
0.0021
= + Rd =
1
+ 0.0021 = 0.0033
851.7078363
305.349615
C-84
i. Luas Permukaan yang Diperlukan
Pers. 6.11 Kern
Ud x t x
Dari tabel 11 Kern, untuk 1 1/4 in IPS pipa standar diperoleh:
a" = ft
2
/ft
Sehingga panjang yang dibutuhkan :
Jika panjang pipa 20 ft , maka:
Jumlah hairpin = L/(2.L
pipa
)
= 0
Maka dikoneksikan 0 hairpins 0 ft dengan susunan seri
j. Luas Permukaan yang Disediakan Sesungguhnya
A = x = ft
2
Desain koefisien overall nyata adalah :
A x t x
Faktor pengotor akan lebih besar dibandingkan yang diperlukan, sehingga :
Pers. 6.13 Kern
Uc - Ud -
Uc x Ud x
4. Menghitung Preassure Drop
a. Menentukan Re dan friksi pada pipa a. Menentukan friksi pada pipa
D
e
' = D
2
- D
1
(Pers. 6.4 Kern) Untuk R
ep
=
= - Pers. 3.47b Kern:
= ft
(DG/)
0,42
D
e
' x Ga
0.42
x =
= s =
mix = lb/ft
3
Pers. 3.47b Kern:
A =
Q
=
0
= 0 ft
2
305.34961 -554.48
0.435
L =
0
= 0 ft
0.435
0
0 0.435 0
Ud =
Q
=
0
= #DIV/0! Btu/jam.ft
2
.
o
F
0 #######
Rd = =
851.70784 #DIV/0!
= #DIV/0! jam.ft
2
.
o
F/Btu
851.70784 #DIV/0!
Annulus :Hot fluid(Campuran Anilin,Air,Nitrobenzene) Inner pipe : Cold fluid (air pendingin)
0
0.17225 0.1383333
0.03392
f = 0.0035 +
0.264
R
ea
' = = 0.0035 +
0.264
0
=
0.03392 222177.57 #DIV/0!
0.24824
30355.60162 1.00
61.8
C-85
(DG/)
0,42
0.42
=
= lb/ft
3
b. Menentukan P karena panjang pipa b. Menghitung P pipa
Pers. 6.14 Kern :
4 f G
a
2
L 4 f G
p
2
L
2 g
2
D
e
' 2 g
2
D
4
2
4
2
2 4.2 10
8 2
0 2 4.2 10
8 2
0.1
= ft = ft
x

= psi
x
= fps Allowable Pt = 10 psi
2 g'
2
2 x
= ft
+ x
+ x
= psi
Allowable Pt = 10 psi
Nama Alat : Heater 2
Kode : E-212
Fungsi : Mendinginkan campuran Anilin, Air, Nitrobenzene,
Dinitrobenzene, dan Benzene sebelum masuk
ke Flash Tank
Tipe : Double Pipe Heat Exchanger
Bahan Konstruksi : Inner Pipe = Carbon Steel
Outer Pipe = Carbon Steel
f = 0.0035 +
0.264
= 0.0035 +
0.264
30355.60162
75.89
F
a
= F
a
=
=
0.00696 1.E+05 0 #DIV/0!
0
= 0 x
0.479805447
32.2
0
P
a
=
F
a
F
l
144
=
131084.7674
3600 75.89
0.47980545
F
l
= n
0.0069599

=
0 0 75.89
144
v
2
0 0
75.89 61.8
0 #DIV/0!
v =
G
P
p
=
#DIV/0! 61.8
3600 144
#DIV/0!
RESUME
C-86
Jumlah Hairpin : Hairpin
Panjang Hairpin : ft
Luas transfer panas : ft
2
Jumlah Pemanas : buah
Spesifikasi Inner Pipe
IPS : in
OD : in
ID Inner Pipe : in
Surface per lin ft : ft/ft
Pressure Drop : Psi
Spesifikasi Outer Pipe
IPS : in
OD : in
ID Outer Pipe : in
Pressure Drop : Psi
#DIV/0!
2
2.38
2.067
0
0
0
0
1
1.25
1.66
1.38
1.5
C-87
=
=
=
=
0.127719032
Komponen
Komponen
Massa % w/w Viskositas
kg/jam mNs/m2
0.0191
0.2744
0.7065
0.099
0.0858
0.111117112
215.1567
3096.4960
7971.2943
C6H5NO2
H2O
C6H5NH2
C6H5NO2 0.0191 0.073
kg/jam
C6H5NO2 4.3031 0.0004 0.49
Komponen
Massa % w/w
61.9299 0.0055 1.0000
Massa % w/w s
4.3031 0.0004 1.2000
0.0004
0.0055
lb/ft3
17.5859
H2O
Total
c camp
kg/jam
rho
0.62
0.712289991
0.869171181
0.712289991
35.1950
C6H5NO2
H2O
Total
C6H5NH2
rho camp
Komponen
C6H5NO2
H2O
C6H5NH2 7970.4972 0.7064 1.0200
Total 8036.7302 0.712289991
4.3031
61.9299
7970.4972
Total
215.1567
7971.2943 0.7065 0.1
11282.9470 1
8036.7302
0.7064 22.3305
31.43425564
61.9299 0.0055 0.5300
k camp
8036.7302
C6H5NH2 7970.4972 0.7064
Massa % w/w c
kg/jam
1 11282.9470 Total
visk camp
Komponen kg/jam
0.102579167
Massa % w/w k
H2O 3096.4960 0.2744 0.5450
C6H5NH2
C-88
= 1.431895351 s camp
C-89
C-90
Inner pipe : Air Pendingin
C-91
C-92
C-93
C-87
C.11 Flash Tank (D-310)
Vapour
Feed
Liquid
Fungsi: Memisahkan campuran gas dan liquid yang keluar reaktor
Tipe : Silinder vertikal dengan head dan bottom berbentuk hemispherical
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Tujuan: 1. Menentukan tipe separator
2. Menentukan bahan konstruksi separator
3. Menghitung faktor separasi
4. Menghitung kecepatan gas masuk (Vv
max
)
5. Menentukan dimensi utama separator
Jumlah: 1 unit
Langkah Perancangan
1. Menetukan Tipe Tangki
Dipilih tangki berbentuk silinder vertikal dengan head berbentuk
hemispherical dengan pertimbangan :
a. Dapat menangani tekanan hingga 2x dari elliptical dishead head .
b. Memiliki struktur yang terkuat
2. Menentukan Bahan Konstruksi Flash Tank
Bahan konstuksi yang dipilih adalah Carbon Steel, SA-283 grade C
dengan pertimbangan :
a. Tekanan maksimum yang diijinkan cukup rendah (12650 psi).
b. Korosi dan temperatur masih bisa dipertimbangkan sebagai faktor yang
diijinkan.
c. Penggunaannya paling murah dan mudah.
3. Perhitungan Faktor Separasi, F
LV
Kondisi Operasi: T =
o
C = K
P = 1 atm
Dari neraca massa, diperoleh: = kg/jam= lb/s
F = campuran uar & air = kg/jam= lb/s
W
v
= laju alir massa uap = kg/jam= lb/s
W
l
= laju alir massa cairan
(Pers 5-1 Evans, hal. 154)
Densitas Vapour
17.2656 168.587 0.9592 H2O 3034.56708 18.00
10.7253 168.00 0.0638 0.0004 0.0610
C6H5NO2 210.8537 123.00 1.7143 0.0098 1.1997
139.53 412.68
11315.1151 6.9293
3278.0598 2.0075
8037.0552 4.9219
Komponen
Flowrate
BM
Flowrate
yi yi.BM
kg/jam kmol/jam
C6H4N2O4
0,5
l
v
v
l
LV

x
W
W
F
|
|
.
|

\
|
=
C-88
= x 1
x
= g/L
= lb/cuft
Densitas Liquid
Sumber: Coulson

L
=
kg/m
3
= lb/ft
3
Sehingga,
1
=
4. Menghitung Kecepatan Gas Maksimum (Vv
max
)
Dari nilai F
LV
maka dari Fig. 5-1, Evans hal.154, didapat harga Kv adalah sebesar :
Kv = ft/s
Kecapatan gas maksimum, (Vv
max
)
(Pers Evans, hal. 154)
-
= ft/s
5. Menentukan Dimensi Flash Tank
a. Menghitung Diameter Minimum (D
min
)
Luas penampang separator minimum (A
min
)
(Persamaan 5-2 Evans, hal 154)
0.0604
0.0597
C6H4N2O4
H2O
0.0004
0.9887
2.00
0.1361
5.2477
0.0008
0.0299
xi

o
25
o
C
xi.
kg/jam kmol/jam kg/m
3
18.6510
0.08206
0.0344
Komponen
C6H6
H2
10.6170021
10.4954535
78.00
168.587
0.1361
=
2.0075
= 58.3857 ft
3
/s
0.0344
17.4672
A
min
=
Qv
Vv
max
Qv =
Wv

v
0.0096
0.41
= 0.41
62.4394 0.0344
0.0344
62.4394
0.5
=
2.0075
x
0.0344
4.9219 62.4394
Total 8037.2719 170.510
1000.1654
1.0000 1000.1654
C6H5NH2 7970.4972 0.0086 0.0001 1022 0.0514
CH4 0.21667344 0.0003 0.0000 425 0.0008
C6H5NO2 4.3031 1.7143 0.0101 1199 12.0544
0.0008
1625
998
885
0.6084
986.7440
0.7065 C6H6
0.1083
61.9299
0.2167
0.0638
Flowrate Flowrate
Total 3278.0609 175.758 1.0000
413
0.5508
18.6510
C6H5NH2 0.7971 93.00 0.0086 0.0000 0.0045
CH4 0.00524778 16.00 0.0003 0.0000 3.E-05
RT
Pt BM
V
*
=
0,5
v
v l


Kv max Vv
|
|
.
|

\
|
=
0,5
l
v
v
l
LV

x
W
W
F
|
|
.
|

\
|
=
C-89
Sehingga,
Diameter minimum (D
min
)
Dmin = (4/ x A
min
)
0,5
(Persamaan 5-3 Evans, hal.154)
4 x 1
= ft = in
- Menghitung tinggi cairan dalam tangki
Hv/D adalah sebesar 1,5 (Evans, hal 156)
Hv = x D
= x
= in = ft
- Menghitung Tinggi larutan dalam vessel
Holding times diperoleh dari Tabel 5.1 Evans :
= 10 menit = detik
W
L
L
Sehingga,
V
liq
= Q
L
x t
= x
= ft
3
Sehingga, volume tangki adalah
4 x
x 2
- Tinggi Total Shell Separator (Hs)
Menurut Evans, F.L 1974 hal 156 bahwa jarak feed nozzle dengan cairan (nf)
adalah sebesar 6 in = ft
Sehingga Tinggi Total Flash Tank adalah :
Hs = Hv + H
L
+ nf
= + + = ft
Cek H / D
Syarat : H D : 3 - 5 Terpenuhi (Evans, F.L, 1974 hal. 155)
b. Menghitung Diemater nozzle
Kecepatan linier fluida masuk, Vmax
(Pers Evans hal.155)
0.0344

mix
=
6.9293
= 0.1185 lb/ft
3
4.9219
+
2.0075
62.4394
H / D =
10.2101
= 2.3978
4.2581
= 39.8753 in
4.2581
0.5
6.3871 3.3229 0.5 10.2101
H
L
=
47.2957
= 3.3229 ft
cuft/s
62.4394
0.0788 600
47.2957
V =
. D . H
L
4
Q
L
= =
4.9219
= 0.0788
1.5 51.0970
76.6455 6.3871
Total time (t) 600
=
3.3426
3.14
4.2581 51.0970
1.5
A
min
=
58.3857
= 3.3426 ft
2
17.4672
mix
V 100
max
=
v
V
L
L
V L
mix

+
+
=

C-90
Sehingga, V
max
=
= ft/s
Luas Penampang nozzle (A
noz
)

Diameter nozzle (D
noz
)
4 x A
noz
4 x
Dipilih pipa standar = 4,50 in (Table 11 Kern)
Nominal Pipe Size = 4 in
OD = in
c. Menghitung Tebal Dinding
Tebal shell dihitung dengan menggunakan persamaan
(Pers 13.1 Brownell & Young hal 254)
dimana: ts = Tebal shell
f = Tekanan yang diijinkan (Tabel 13.1 Brownell & Young hal 251)
= psi untuk Carbon Steel SA-283 Grade C
E = Effisiensi pengelasan(Tabel 13.2 Brownell & Young hal 254)
= untuk double welded butt joint
D = Diameter shell (ID)
C = Faktor korosi, in
Pd = Tekanan design, psi
Tekanan design separator :
Pd = P opr + P hidrostatis
digunakan faktor keamanan =
Tekanan hidrostatis dihitung dengan menggunakan persamaan :

L
x H liq x g/gc
x x 1
Sehingga,
Pd = ( + ) x = psi
.
2 ( . - . )
= in = ft
Tebal shell distandarisasi dari App.E Item 2, Brownell menjadi: in
OD = ID + (2 x tebal shell)
= + ( 2 x ) = in
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, dipilih OD standar = 54 in
Standarisasi ID
ID = OD (2 x tebal shell)
= 54 - ( 2 x ) = in
= ft = m 4.4688 1.3621
0.1662 0.0138
3/16
51.0970 3/16 51.4720
ts =
16.3030 51.0970
0.8 0.6 16.3030
3/16 53.6250
= 0.1250 psi
144
14.7 0.1250 1.1 16.3030
Ph =
144
=
62.4394 39.8753
80%
0.13
10%
= 25.9250 in
3.14
4.5
2.1604 ft
12650
ts =
Pd . D
+ C
D
noz
=
1.6959
=
2(f .E - 0,6.Pd)
1.6959 ft
2
V
max
34.427
D
noz
=

100 0.1185
34.427
A
noz
=
Qv
=
58.3857
=
0.125
1.E+04
+

C-91
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, diperoleh:
icr = in
r = 54 in
d. Menghitung Ukuran Head
Digunakan head jenis standard hemispherical head dimana dengan
ketebalan yang diberikan, head jenis ini adalah yang terkuat,
Keterangan Gambar :
ID = Diameter dalam head (in)
t = Tebal head(in)
r = ID
=
= in
OA = tinggi head total
sf = Straight flange (in)
Tebal head dihitung dengan persamaan:
(Pers 7.88 Brownell&Young)
x
4 x - x
= in = ft
Tebal head distandarisasi dari Tabel 5.7 Brownell&Young menjadi: in
sf = 1 - 2 in untuk th = in (Tabel 5.6 Brownell&Young)
diambil sf = in
OA= th + r + sf = + +
= in
Jadi, tinggi head (Hh) = in = m
= ft
Maka, tinggi total separator:
Ht = Hs x 2.Hh
= + 2 x = ft
= m
e. Menghitung Volume Tangki
Tutup atas dan bawah dipilih tipe hemisperical.
Sehingga, volume untuk kedua tutup:
D
3
+ . D . 2sf
= x 3 x 2 x
=
ft
3
Vs . D . Hs
= x 2 x
= ft
3
Sehingga, Volume total tangki adalah
Vt = Vh + Vs
= + = ft
3
3.14 4.4688
=
29.0000
th =
th =
10.2101
4
160.055
51.9275 160.055 211.983
0.3333
6 4
51.9275
4
4.5853
Vh =
6 4
3.14 4.4688
+
3.14 4.4688
0.7366
2.4166
10.2101 2.4166 15.0433
3/16
3/16
2
3/16 26.8125
29.0000
2
0.1250
0.8 0.4 16.3030
0.1466 0.01222
1/2 53.6250
26.8125
16.3030 53.6250
+
1 1/8
1/2
12650
c
P 0,4 4.f.E
P.di
+

r
t
O
A
sf
ID
C-92
Bahan Konstruksi : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Suhu Operasi : C
Tekanan Operasi : atm
Diameter Luar : in
Volume Tangki : ft
3
Tebal Shell : in
Tebal Tutup Atas : in
Tebal Tutup Bawah : in
Tinggi Tangki : ft
Jumlah Tangki : 1 buah
15.0433
139.53
1
54
211.983
RESUME
3/16
3/16
3/16
C-93
C-94
C-95
C-96
C-97
RESUME
Nama Alat : Separator
Kode : H-140
Fungsi : Memisahkan fase gas dan cair outlet dari vaporizer
Tipe : Tangki silinder vertikal dengan tutup atas dan bawah
berbentuk elliptical dished head
C-98
RESUME
C-99
C-100
C-101
C-102
C-103
Memisahkan fase gas dan cair outlet dari vaporizer
Tangki silinder vertikal dengan tutup atas dan bawah
C-93
C.12 Pompa Flash Tank (L-311)
Fungsi : Mengalirkan produk keluaran flash tank
ke menara distilasi
Tipe : Centrifugal pump
Bahan : Commercial steel
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) = C
- Tekanan (P) = atm
Tujuan : 1. Menentukan tipe pompa
2. Menentukan bahan konstruksi pompa
3. Menghitung tenaga pompa
4. Menghitung tenaga motor
Jumlah : 2 unit
Langkah Perancangan
1. Menentukan Tipe Pompa
Dipilih pompa jenis sentrifugal dengan pertimbangan (Peters&Timmerhaus
hal.521):
a. Dapat digunakan untuk kapasitas 15-5000 gpm
b. Konstruksinya sederhana,harganya relatif murah dan banyak tersedia
dipasaran
c. Kecepatan putarannya stabil
d. Biaya perawatan paling murah dibandingkan dengan tipe pompa yang lain
2. Menentukan Bahan Konstruksi Pompa
Bahan konstruksi yang dipilih yaitu commercial steel, dengan pertimbangan:
a. Tahan korosi
b. Memiliki batas tekanan yang diijinkan besar (s.d 22500 psi)
3. Menghitung Tenaga Pompa
Neraca massa keluar tangki penyimpanan
H
2
O 61.9299 18 3.4406 0.0386
C
6
H
6
0.2167 78 0.0000
Total 8037.0552 89.1832 1.0000
C
5
H
6
NH
2
7970.4972 93
kmol/jam xi
0.0006 0.0000
138.5
1
Komponen
Laju Alir
BM
Laju Alir Fraksi Mol
kg/jam
85.7043 0.9610
C
6
H
5
NO
2
4.3031 123 0.0350 0.0004
C
6
H
4
N
2
O
4
0.1083 168
0.0028
C-94
Densitas dan viskositas campuran
Sumber: Yaws,1997
camp = kg/m
3
= lb/ft
3
camp = cP = lb/ft.h = lb/ft.s
a. Menghitung Kecepatan Volumetrik Fluida (Q)
b. Menentukan Diameter Optimum Pipa
Penentuan diameter optimum pipa ditentukan menggunakan
Pers 15 hal 496 Peters&Timmerhaus dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100) untuk Di >1 in
Di,opt = q
f

dimana: Di,opt = ID pipa optimum, in


q
f
= Laju alir volumetrik fluida, ft
3
/s
= Densitas fluida, lb/ft
3
Di,opt = = x x
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (App A.5-1 Geankoplis)
Nominal Pipe Size (NPS) = in
Schedule (sch) =
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in = ft
Luas Penampang (A) = ft
q
f
A
Cek NRe
ID v

0.19028059
ft/s
0.0294
NRe =
2.5
80
2.875
2.323 0.1936
0.0294
Kecepatan alir (v) = =
0.0862
= 2.9311
3.9
0.45 0.13
3.9 0.0862
0.45
57.0771
0.13
2.1901
0.0003
Q =
m
camp
=
8037.0552
= 8.7907 m
3
/jam = 0.0862 ft
3
/s
914.2711
C
6
H
6
Total
C
5
H
6
NH
2
914.2711 57.0771
0.5098 1.2336
0.52267119
(kg/m
3
)
0.18805229
0.54319052
2.01248547
(cP)
1081.2915
1199.20432
915.47545
746.81319
914.17024
C
6
H
4
N
2
O
4
H
2
O
Komponen
C
6
H
5
NO
2
C-95
x x
c. Menghitung Fanning Friction Factor (f)
Untuk commercial steel, nilai = m = in
(Fig. 2.10-3, Geankoplis, hal 88)
dari Fig.2.10-3 Geankoplis, untuk NRe = dan
diperoleh nilai f =
D
d. Menghitung Panjang Ekivalen (Le)
Asumsi panjang pipa lurus (L) = m = ft
ID = ft
Dari tabel 2.10-1 geankoplis, untuk aliran turbulen diperoleh:
3 x 35 x ID =
gate valve (half open ) 1 x 225 x ID =
5 x 2 x ID =
Sehingga, =
= + = ft = m
e. Menghitung Energi yang Hilang karena Gesekan
Pada pipa lurus
(Pers.2.10-6, Geankoplis)
dimana: = Head loss (kerugian energi) (ft.lbf/lbm)
= Faktor friksi
= Kecepatan Linier Fluida (ft/s)
= Panjang total pipa (ft)
= Diameter dalam pipa (ft)
= lbm.ft/lbf.s
2
4 x x x
2
x 2 x
= ft.lbf/lbm
Sudden contraction losses
A
1
>> A
2
A
1
= 1/4 D
2
= ft
2
A
2
= ft
2
A
2
A
1
L L + Le
65.6168 65.8157 131.4325
=
0.0294
= 1.3E-05
0.0294
2257.3779
v
L
D
gc 32.174
< 0.715
2257
2.9311
0.1936 32.174
2.5383
40.0606
F
f
=
0.007 131.4325
F
f
=
4.f . L . v
D . 2gc
F
f
f
coupling 5 0.04 0.2 2 1.9358
Total 6.95 65.8157
elbow 90
o
3 0.75 2.25 35 20.3254
1 4.5 4.5 225 43.5545
2.3230
20 65.6168
0.1936
Tipe Fitting/Valve Jumlah Kf Tot Kf Le/D (ft) Le
(Asumsi Aliran Turbulen Benar)
4.6E-05 0.0018
94505.4169
=
0.0018
= 0.0008
0.007
=
57.0771 0.1936 2.9311
= 94505.4169
3.43E-04
A1 A2
C-96
Maka, A
2
A
1
-
Sehingga:
(Pers.2.10-16, Geankoplis)
2
2
Sudden Enlargement losses
A
1
<< A
2
A
1
= ft
2
A
2
= 1/4 D
2
= ft
2
(Pers.2.10-15, Geankoplis)
2
2
Losses in fittings and valves
(Pers.2.10-17, Geankoplis)
2
2
Jadi, total energi yang hilang akibat gesekan:
F = + + +
= + + +
=
f. Menghitung Static Head
= ft
= 1 lbf/lbm
= ft x 1 lbf/lbm = ft lbf/lbm
g. Menghitung Velocity Head
v
1
= Kecepatan linier fluida dari tangki ke pipa
v
2
= Kecepatan linier fluida ke mixer
Karena pada 2 titik reference dianggap sama, maka v
1
= v
2
h. Menghitung Pressure Head
25
ft.lbf/lbm
32.174
0.9279
-
0.1335
0.1335 ft.lbf/lbm
32.174
=
32.174
0.0294
0.0000
Kc = 0.4 1.25
0.0294
= 0.5000
2257
= 0.4 1.25
Z 25
g/gc
Z (g/gc) 25
2.538276591 0.0668
3.6665 ft.lbf/lbm
= 6.9500 x
2.9311
=
h
c
h
ex
h
f
0.9279
F
f
h
f
= K
f
v
2
2 gc
= 1 x
2.9311
h
ex
= K
ex
v
2
2 gc
0.0668 ft.lbf/lbm
h
c
= K
c
v
2
2 gc
2.9311
= 0.5000 x =
A1 A2
C-97
P = 1 atm = psi
P = 1 atm = psi
P = P - P = - = 0
Sehingga, P/ = 0
i. Menghitung Energi Mekanik Pompa
g P
gc
Dimana :
W
s
= tenaga yang ditambahkan ke dalam sistem per satuan massa
Sehingga,
2
2
= ft. lbf/lbm
j. Menghitung Broke Horse Power (BHP)
(pers. 3.3-2, Geankoplis)
dimana: m = kg/jam = lb/s
= efisiensi pompa (Fig.10.62 Coulson&Richardson)
= untuk Q = m
3
/jam
x
x
4. Menghitung Tenaga Motor
dari Fig.14.38 Peters&Timmerhaus, untuk BHP = HP
diperoleh efisiensi motor sebesar , sehingga power motor:
Dipilih motor standar dengan power = Hp = kW
Nama Alat : Pompa Nitrobenzen
Kode : L-111
Fungsi : Mengalirkan fresh feed (Nitrobenzen) dari tangki
penyimpanan bahan baku (F-110) ke Vaporizer (M-120)
Tipe : Centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Rate Volumetrik :
Kecepatan Aliran : ft/s
Ukuran Pipa : - NPS : in
- Sch. Number :
- OD : in
- ID : in
8037.0552 4.9219
50% 8.7907
+ 3.6665
32.174
14.7
14.7
14.7 14.7
0.0862 ft/s
2.9311
2 1/2
40
2.875
2.323
Hp
0.80
1 0.746
Hp
550 0.5
0.5155
80%
0.5155
= 0.6443 Power motor =
BHP
=
0.5155
BHP =
4.9219 28.8000
=
BHP =
m . (-W
s
)
550 .
+ F
2 gc
- W
s
=
2.9311
+
28.8000
25 + 0
- W
s
=
v
2
+ z +
RESUME:
C-98
- Flow Area : in
2
Power Pompa : Hp
Power Motor : Hp
Jumlah : 1 buah
0.029
0.5155
1
C-99
C-100
C-101
C-102
g = ft/hr^2
h = - + ^ 2
x 2 x
=
h = 15 x =
1.130940453
4.18E+08
14.7 14.7 0.0862
57.0771 4.18E+08 4.18E+08
0.000000000009
2.31 30.02545351
C-99
C.13 HEATER (E-312)
Fungsi : Memanaskan campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin
dan Air sebelum masuk ke menara distilasi
Tipe : Double Pipe Heat Exchanger
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Jumlah : 1 buah
Rate masuk : kg/jam
Tujuan : 1. Menentukan tipe heater
2. Menentukan bahan konstruksi heater
3. Menentukan spesifikasi heater
4. Menghitung pressure drop
1. Menentukan Tipe Heater
Heater yang dipilih adalah tipe counter current double pipe heat exchanger
karena pertimbangan luas permukaan perpindahan panas < 120 ft
2
fluida panas (steam) dialirkan dalam pipa dan fluida dingin dalam annulus
2. Menentukan Bahan Konstruksi Heater
Bahan konstuksi yang dipilih adalah carbon steel, SA-283 Grade C dengan
pertimbangan :
a. Tahan terhadap korosi
b. Harga relatif murah
c. Bisa digunakan untuk temperatur -6 s/d 345
o
C
3. Menentukan Spesifikasi Heater
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Panas yang dibutuhkan pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran dingin campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air (m)
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan steam (M)
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
8037.055
618570.694
586299.861
679.7555
1498.6025
8037.0552
17718.6527
Steam in
Steam out
C-100
Fluida Dingin : campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Panas : Steam
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
Karena viskositas kurang dari 1 cP Tc = Tavg
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 8 hal 840 Kern diketahui harga Ud untuk fluida dingin (campuran
Anilin,Air,Nitrobenzene,Dinitrobenzene dan Benzene) adalah Medium organic
& fluida panas (steam)
Ud = 50 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
x
= ft
maka digunakan Double Pipe Heat Exchanger
Dari Kern Tabel 6.1, hal 103 dipilih heater dengan ukuran:
Annulus = in
Inner pipe = in
Dari Tabel 11 Kern, hal 844 diperoleh :
Untuk annulus = in Sch. 40
OD = in
300.00 572
Fluida Panas Fluida Dingin Selisih t
139.53 283.145
30 86
300.00 572
572 Suhu tinggi 283.145 288.855 t
2
572 Suhu rendah 86 486 t
1
0 Selisih 197.145 197.145
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
t
2
378.9182
Tc =
572 572
= 572
o
F
2
tc =
283.145 86
= 184.573
o
F
2
125
30.946
2
1.25
2
2.38
50
A
=
=
586299.861
50 378.918
C-101
ID = in
at = in
2
Untuk inner pipe = in Sch. 40
OD = in
ID = in
at = in
2
Untuk itu aliran fluidanya adalah:
Bagian annulus = fluida panas (steam)
Bagian inner pipe = fuida dingin(fluida proses)campuran Anilin,Air,Nitrobenzene,
Dinitrobenzene dan Benzene
Dari table 6.2 ( Kern, 1983 ) diketahui bahwa flow area di inner pipe lebih
besar daripada di annulus , maka dalam hal ini fluida proses yang
massanya lebih besar ditempatkan di dalam inner pipe sedangkan steam
dalam annulus karena mempunyai laju alir massa yang lebih kecil.
Keterangan:
D2 = diameter dalam pipa luar
D1 = diameter luar pipa dalam
Evaluasi Perpindahan Panas
Inner pipe : Cold fluid (Anilin,Air,Nitrobenzene,
e. Menentukan Reynolds Number e. Menentukan Reynolds Number
~ Flow Area ~ Flow Area
t - t D
2
t
2
-
2
t
2
= ft
2
= ft
2
~ Equivalent Diameter (De)
Pers. 6.3 Kern
-
3.35
1.25
2.067
= 0.1723 ft D =
1.38
1.66
1.38
1.5
Annulus : Hot fluid (Steam)
Dinitrobenzene dan Benzene)
ft
12
a
a
=
D
2
2
D
1
2
= 0.115 ft
12 12
D
1
=
1.66
= 0.1383
a
p
=
4 4
D
2
=
2.067
=
0.1723 0.1383
=
0.115
4 4
0.0083 0.0104
De =
D
2
2
D
1
2
D
1
C-102
2
-
2
= ft
~ Mass Velocity (Ga) ~ Mass Velocity (Ga)
m M
a
a
a
p
= lb/jam.ft
2
= lb/jam.ft
2
~ Reynolds Number (Rea) ~ Reynolds Number (Rea)
Pada Tc =
o
F Pada tc =
o
F
= cp mix = cp
= lb/ft.jam = lb/ft.jam
De x Ga D x Gp
= x = x
= =
f. Menentukan Koefisien Film f. Menentukan Koefisien Film
Perpindahan Panas (ho) Panas (hio)
~ Fig. 24 Kern ~ Fig. 24 Kern
j
H
= j
H
=
~ Konduktivitas termal ~ Konduktivitas termal
k = Btu/jam.ft.
o
F k = Btu/jam.ft.
o
F
~ Kapasitas panas ~ Kapasitas panas
c = Btu/lb.
o
F c = Btu/lb.
o
F
Pers. 6.15b Kern Pers. 6.15b Kern
k c .
0.33

0.14
k c .
0.33

0.14
De k w De k w
=
0.14
=
0.14
= Btu/jam.ft
2
.
o
F = Btu/jam.ft
2
.
o
F
Pers. 6.5 Kern
= Btu/jam.ft
2
.
o
F
=
0.17225 0.1383
0.1383
0.0761
Ga = =
17718.6527
2142741.2478 144351.442
572 184.573
0.1864 0.3906
Gp = =
1498.6025
0.0083 0.0104
0.07615 0.1150
0.45104447 0.9453
0.4510 0.9453
R
ea
= R
ep
=

2142741.25 144351.4419
0.48 0.6000
c .
0.33333333
= 0.7180
c .
0.33333333
361755.241 17561.3668
9 20
0.585 0.0978
= 1.79685
k k
h
o
= j
H
h
i
= j
H
1.8 1
0.07615 0.115
49.6404 30.5503
9
0.585
0.7 1 20
0.0978
= 30.5503 x
0.115
0.13833
25.3972
h
io
= h
i
x
ID
OD
C-103
g. Clean Overall Coeficient (Uc)
Pers. 6.7 Kern
h
io
x h
o
x
h
io
+ h
o
+
h. Design Overall Coeficient (Ud)
Dari Coulson, tabel 12.2, diperoleh :
Rd min medium organic liquid = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Rd min kond steam = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Rd min total = jam.ft
2
.
o
F/Btu
Pers. 6.10 Kern
1 1
Ud Uc
Ud = Btu/jam.ft
2
.
o
F
i. Luas Permukaan yang Diperlukan
Pers. 6.11 Kern
Ud x t x
Dari tabel 11 Kern, untuk 1 1/4 in IPS pipa standar diperoleh:
a" = ft
2
/ft
Sehingga panjang yang dibutuhkan :
Jika panjang pipa 20 ft , maka:
Jumlah hairpin = L/(2.L
pipa
)
= 6
Maka dikoneksikan 6 hairpins 20 ft dengan susunan seri
j. Luas Permukaan yang Disediakan Sesungguhnya
A = x = ft
2
Desain koefisien overall nyata adalah :
A x t x
Faktor pengotor akan lebih besar dibandingkan yang diperlukan, sehingga :
Pers. 6.13 Kern
16.8013 Btu/jam.ft
2
.
o
F
25.3972 49.6404
0.0028
0.0011
Uc = =
25.3972 49.64
=
+ 0.0040 = 0.06349381
16.8012798
15.7495679
0.0040
= + Rd =
1
L =
98.243919
= 225.84809
A =
Q
=
586299.861
ft
0.435
5.6462
240 0.435 104.4
98.2439 ft
2
15.7496 378.918
0.435
=
14.8209 Btu/jam.ft
2
.
o
F
104.4 378.918
Ud =
Q
=
586299.861
=
C-104
Uc - Ud -
Uc x Ud x
4. Menghitung Preassure Drop
a. Menentukan Re dan friksi pada pipa a. Menentukan friksi pada pipa
D
e
' = D
2
- D
1
(Pers. 6.4 Kern) Untuk R
ep
=
= - Pers. 3.47b Kern:
= ft
(DG/)
0,42
D
e
' x Ga
0.42
x =
= s =
mix = lb/ft
3
Pers. 3.47b Kern:
(DG/)
0,42
0.42
=
= lb/ft
3
b. Menentukan P karena panjang pipa b. Menghitung P pipa
Pers. 6.14 Kern :
4 f G
a
2
L 4 f G
p
2
L
2 g
2
D
e
' 2 g
2
D
4
2
4
2
2 4.2 10
8 2
0 2 4.2 10
8 2
0.1
= ft = ft
x

= psi
x
= fps Allowable Pt = 10 psi
2 g'
2
2 x
= ft
0.00795 jam.ft
2
.
o
F/Btu
16.8013 14.8209
Annulus : Hot fluid (Steam) Inner pipe : Cold fluid (MS,DMC&MeOH)
Rd = =
16.8013 14.8209
=
R
ea
' = = 0.0035 +
0.264
17561.4
17561.4
0.17225 0.13833
0.03392
f = 0.0035 +
0.264
35.7
f = 0.0035 +
0.264
=
0.03392 2142741 0.00785401
0.45104
161125.2214 1.00
817.9953
F
a
= F
a
=
= 0.0035 +
0.264
161125.221
0.00521631
240
817.995 35.7
1.21186116 1.28535086
v =
G
P
p
=
=
0.00522 2142741 240 0.00785 144351
1.28535 35.7
3600 144
=
2142741.248 0.003182722
3600 817.9953
0.72763976
F
l
= n
v
2
= 6 x
0.72763976
32.2
0.04932854
C-105
+ x
+ x
= psi
Allowable Pt = 10 psi
Nama Alat : Heater 2
Kode : E-321
Fungsi : Memanaskan campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene,
Benzene, Anilin dan Air
Tipe : Double Pipe Heat Exchanger
Bahan Konstruksi : Inner Pipe = Cast Steel
Outer Pipe = Carbon Steel
Jumlah Hairpin : Hairpin
Panjang Hairpin : ft
Luas transfer panas : ft
2
Jumlah Pemanas : buah
Spesifikasi Inner Pipe
IPS : in
OD : in
ID Inner Pipe : in
Surface per lin ft : ft/ft
Pressure Drop : Psi
Spesifikasi Outer Pipe
IPS : in
OD : in
ID Outer Pipe : in
Pressure Drop : Psi
=
1.21186 0.04933 817.995
144
7.164217
P
a
=
F
a
F
l
144
2.067
7.16422
1.66
1.38
0.435
0.00318
2
2.38
RESUME
6
20
104.4
1
1.25
C-106
=
=
=
=
Total 8036.7302 1
C6H5NO2 4.3031 0.0005 1.2000
H2O 61.9299 0.0077 1.0000
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 1.0200
rho camp 35.6565702
Komponen
Massa % w/w s
kg/jam
H2O 61.9299 0.0077 35.1950
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 35.6800
Total 8036.7302 1
Komponen
Massa % w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H5NO2 4.3031 0.0005 17.5859
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.221
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.394130641
Komponen
Massa % w/w Viskositas
kg/jam mNs/m2
Total 8036.7302 1
visk camp 0.390611734
H2O 61.9299 0.0077 0.1864
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.876
H2O 61.9299 0.0077 0.0248
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.1
Total 8036.7302 1
k camp 0.097762046
Komponen
Massa % w/w c
kg/jam
Total 8036.7302 1
c camp 0.599994625
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.44
H2O 61.9299 0.0077 1.1000
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.598
C-107
= s camp 1.019924727
C-108
Dinitrobenzene dan Benzene)
C-106
C.14 MENARA DISTILASI (D-320)
Fungsi : Memurnikan Anilin dan air agar sesuai dengan kemurnian
bahan baku, yaitu 99% Anilin
Tujuan : 1. Menentukan tipe kolom
2. Menentuan bahan konstruksi kolom distilasi
3. Menentukan jumlah plate
4. Menentukan lokasi umpan
5. Menentukan dimensi kolom
1. Menentukan Tipe Kolom
Dalam perancangan ini dipilih jenis tray dengan pertimbangan sebagai berikut :
o) Perkiraan awal diameter kolom > 3 ft
o) Campuran tidak terlalu korosif
o) Tekanan operasi yang rendah
Jenis tray yang digunakan adalah sieve tray dengan pertimbangan :
o) Lebih ringan, murah, dan mudah diperoleh
o) Pressure drop rendah dan efisiensi tinggi
o) Kapasitas uap dan cairannya besar
o) Biaya perawatannya murah karena mudah dibersihkan dan konstruksinya sederhana
2. Menentukan Bahan Konstruksi Kolom Distilasi
Dipilih bahan konstruksi jenis Stainless Steel SA 268 Grade O dengan
pertimbangan:
o) Mempunyai Allowable Working Stress yang besar
o) Struktur kuat
o) Bahan sedikit korosif
o) Harga relatif murah
3. Mentukan Stage Minimum (Nm)
Menggunakan persamaan Fenske untuk menentukan jumlah stage
minimum yang diperlukan untuk distilasi suatu campuran komponen sehingga
diperoleh nilai N teoritis yang sebenarnya.

XLo XD
XW
kondensor
reboiler
xf
C-107
(Coulson, hal 420 pers 11.58)
Dimana:
N
m
= Jumlah stage minimum termasuk reboiler
= Rasio konsentrasi antara light key dan heavy key pada distilat
= Rasio konsentrasi antara light key dan heavy key pada bottom

LK
= Volatilitas relatif rata-rata light key
d b
N
m
=
Menentukan jumlah plate teoritis
Jumlah plate teoritis dihitung dengan rumus :
Lo = lbmol/jam
Vo = lbmol/jam
D = lbmol/jam
B = lbmol/jam
R =
R
min
=
N - Nm 1 + 54,4 - 1
N + 1 11 + 117
0.5
Dalam hal ini :
R - R
min
R + 1
-
+
=
Maka :
N - 24 = 1 + - 1
N + 1 11 +
0.5
N - 24
N + 1
N - 24 = 1 -
N + 1
N - 24 =
N + 1
N - 24 = N +
0.9991
23.8038 24
N
m
=
0.2010 0.0004
log 1.4712
log
0.7989

exp x
9.3996
187.2156
1.9118
17.9699
168.9090
= 1 - exp -0.7013
0.1515
0.5041 0.5041
0.5041
0.4959
0.1515
=
1.4706
= 1 -
=
1.9118 1.4706
1.9118 1
0.1515
1 - exp
54.4 0.1515
x
0.1515
117
C-108
N =
Dari Fig.16-8 Timmerhause didapatkan nilai Eo untuk jenis sieve tray sebesar 94%
Sehingga actual tray yang dibutuhkan kolom distilasi adalah sebagai berikut:
4. Menentukan Lokasi Umpan
Dari Coulson page 422 Eq.11.62
feed location =
Nr B 2
Ns D
Nr 2
Ns
= log
=
Nr
Ns
Nr = Ns
Nr + Ns = N
act
Ns + Ns = 53
Ns = 42 umpan masuk dari bawah
4. Menentukan dimensi kolom
1. Menentukan diameter kolom
Diperlukan data properties aliran distilat dan aliran bottom, sehingga:
-- Distilat
T = K R
P = atm
D = lbmol/h
Lo = L max = R D = lbmol/h
V
1
= Lo + D = lbmol/h
-- Bottom
T = K R
P = atm
B = lbmol/h
L' = (L'=Lo+feed) = lbmol/h
V' = V
1
= Lo +D = lbmol/h
log = 0.206 log
xf,
HK
xb,
LK
Nact
=
N
Eo
0.2784
41.1158
0.2784
-0.5553
= 0.2784
0.206 0.002016
9.3996
49.4096
0.0386 0.2010
xf,
LK
xd,
HK
0.9610 0.0004
1
9.3996
17.9699
871.76
168.9090
=
49.4096
0.94 = 52.5633732
412.09
log = 0.206 log
187.2156
457.1718
1
187.2156
214.5850
168.9090
822.909
C-109
# Penentuan diameter puncak
Diameter menara (Dm) = 4 At 0.5
dimana :
Dm : Diameter menara (m)
At : luas penampang menara (m)
Langkah-langkah perhitungan :
a. Menghitung BM, density cairan, density uap, dan campuran
# Menghitung densitas cairan.
dan ;
# Menghitung densitas Uap
yd
Ki
BM vap mix = BM x Yi
BM liq mix = BM x xi
C6H6
H2O

T
Ref
,
o
C (kg/m
3
)
C6H5NH2
C6H6 78 0.0022 0.0000
0.0011 0.0000 0.0077
0.0009 1007.9855

1
(kg/m
3
)
C6H5NO2 25 1889.9 719 0.0011 1679.7113
Komponen
C6H4N2O4
H2O
C6H4N2O4 25 1116 803
18 61.3106 0.4346
0.0133
93 79.7050 0.5650 2029.7221
3592.2025
25 997.0450 647.4 0.0013 868.2313
25 3897.9 972.15 0.0007
(T
c
- T)
0,641
Tc (K)
C6H5NH2
141.0619 1.0000 2392.3485
liq =

o
=
0.04314
( 1 + (T
1
-T
o
))
149.3490 lb/ft3
Komponen Massa wi camp (kg/m3)
C6H5NO2 123 0.0430
L
25 998 562.16 0.0017 833.0939
168
0.0003 0.5124
Total
362.0929
BM
X
0
=
R+1 R+1
Komponen
7.E-04 0.1135 0.E+00 0.0000
BM liq Mix
0.0766
Yi BM vap mix xi = Yi/Ki
#VALUE! 1.E-06 0.0001
H2O 0.7989 0.4259 7.6663 0.2308 4.1545
Yi =
R. X
0
+
yd
C6H6 7.E-06 #VALUE!
C6H4N2O4
yd
#VALUE! 75.6047
C6H5NO2 0.0001 0.0004 0.0538 6.E-04
2.E-06
C6H5NH2 0.2010 0.0719 6.6890 0.7675 71.3735
C-110

V
= BM
mix
x P R = ft3 atm/lbmol R

V
= x
x
b. Menghitung percepatan volumetrik Cairan dan uap (Q
L
dan Q
V
)
Lo x BM liq
lbmol/jam x lb/lbmol
lb/ft x jam/s
Vo x BM vap
lbmol/jam x lb/lbmol
lb/ft x jam/s
c. Menghitung Ki koreksi
Lw
0.5
Vw (sumber : Eq. 11.82 Coulson vol.6 p.568)
Lo BM avg liq lbmol/h lb/lbmol
s
= lb/s
V
0
BM avg vap lbmol/h lb/lbmol
s
= lb/s
0.5
F
lv
=
Dipilih tray spacing , t = in
Dari Fig 16.6 Timmerhouse Kv =
Surface tension, (sumber: Coulsons Vol 6, 2003 hal.258)
(8.23)
1.5377 kg/m3
#VALUE!
0.7302
R . T
#VALUE! 1
=
0.7302 871.76
lb/ft3
ft/s
######## 3600
ft/s
149.3490 3600
Q
V
=

V
Q
L
=
17.9699 75.6047
Q
V
=
168.909 ########
= ########
########
0.3774
Vw = =
168.909
F
lV
=
0.3774 #VALUE!
#VALUE! 149.3490
= 3.E-03
Q
L
=

L
24
Fl
V
=

L
#VALUE!
18
########
Lw = =
17.9699 75.6047
3600 3600
3600 3600
C-111
dengan data sugden's parachor:
Pch = ( jumlah atom dalam komponen contribution sugden parachor)
dyne/cm
2
N/m

L
-
V

V
- 0.5
Vm = ft/s
% flooding =
V =
Minimum Diameter
x
x x V
x
x x
D = ft
m
24
225.2198
Vm =
Vm =
#VALUE!
H2O 54.2 0.2308 2685.8882 619.9114
Total 845.2005
8.4520
Kv x

i
(dyne/cm
2
) xi
i
68.5596 0.0000
x
149.3490 ########
#VALUE!
#VALUE!
70%
C6H4N2O4 202.2 0.0000
Komponen Pch xi
C6H6 131.4 0.0000 263.1382 0.0004
C6H5NO2 166.8 0.0006 110.4955 0.0688
C6H5NH2 161 0.7675 293.4624
4.0000 168.9090
######## ########
#VALUE!
1/2
1/2
#VALUE!
D =
4 Q
V
D =
C-112
# Menghitung Diameter Bawah
Diameter menara (Dc) = 4 Ac 0.5
dimana :
Dc : Diameter menara (m)
Ac : luas penampang menara (m)
Langkah-langkah perhitungan :
a. Menghitung BM, density cairan, density uap, dan campuran
# Menghitung densitas cairan.
# Menghitung densitas Uap
Yi = xb.Ki
BM vap mix = BM x Ybi
BM liq mix = BM x xbi

V
= BM
mix
x P R = ft3 atm/lbmol R
liq =

o
dan ; =
0.04314
( 1 + (T
1
-T
o
)) (T
c
- T)
0,641

Komponen BM Massa wi camp (kg/m3)


C6H5NO2 123 4.2601 0.0002 0.2305
H2O 25 998 562.16 0.0017 833.0939
938.1621
C6H6 25 873 647.4 0.0013 760.2123
Tc (K)
C6H5NH2 25 1018 972.15 0.0007

1
(kg/m
3
)
C6H5NO2 25 1199 719 0.0011 1065.6510
Komponen T
Ref
,
o
C (kg/m
3
)
C6H4N2O4 25 1625 803 0.0009 1467.7208
L
C6H6 78 0.2145 0.0003
C6H4N2O4 168 0.1073 2.E-07 0.0003
H2O 18 0.6193 0.0009 0.7119
58.5604 lb/ft3
0.2236
C6H5NH2 93 7890.7922 0.9986 936.8814
Total 7891.7333 1.00 937.8172
Xbi =
V'.Yi
C6H5NO2 0.0000 0.0001 0.0158 0.0002 0.0201
+
B.xb
0.0237 0.0003 0.0273
H2O 0.0000 0.0035 0.0624 0.0044 0.0792
Komponen Xb Xbi
C6H6 3.E-05 3.E-04
C6H4N2O4 8.E-06 7.E-06
C6H5NH2 0.9991 0.9975 92.7675 0.9956 92.5893
0.9992
L'
BM liq Mix BM vap mix
0.0011 1.E-07 2.E-05
Ybi = Ki*Xbi
L'
92.8704 92.7159
0.7302
R . T
C-113

V
= x
x
=
b. Menghitung percepatan volumetrik Cairan dan uap (Q
L
dan Q
V
)
L' x BM liq
lbmol/jam x lb/lbmol
lb/ft x jam/s
V' x BM vap
lbmol/jam x lb/lbmol
lb/ft x jam/s
c. Menghitung Ki koreksi
Fl
V
= liquid - vapour flow factor
Lw
0.5
Vw (sumber : Eq. 11.82 Coulson vol.6
hal. 568)
L' BM avg liq lbmol/h lb/lbmol
s
= lb/s = kg/s
V
1
BM avg vap lbmol/h lb/lbmol
s
= lb/s
0.5
F
lv
=
dyne/cm
2
N/m
=
5.5265 2.4765
4.3574 937.8172
5.5265
0.0652
Lw = =
214.585 92.7159
3600 3600
4.3574
F
lV
Q
V
=
168.909 92.8704
= 1.7595

V
Q
L
=
214.5850 92.7159
ft/s
2.4765 3600
Fl
V
=

L
Vw = =
168.909 92.8704
3600 3600
= 0.0059
2.4765
kg/m
3
Q
L
=

L
ft/s
937.8172 3600
Q
V
=
2.506780533
0.049825 m3/s
0.000167 m3/s
92.8704 1
= 0.1546 lb/ft3
0.7302 822.909
0.2770
C6H6 131.4 0.0003 6.1643
6.8443
Total 7.1238
C6H5NH2 161 0.9956 6.8747
0.0712
H2O 54.2 0.0044 62.9197
0.0000
Komponen Pch Ybi
i
(dyne/cm
2
) Ybi
i
0.0022
C6H5NO2 166.8 0.0002 2.5885 0.0004
C6H4N2O4 202.2 1.E-07 1.6061
C-114

L
-
V
0.5

V
-
0.5
Vm = ft/s
% flooding =
V = ft/s
Minimum Diameter
x
x x V
x
x x
D = ft
m
Diameter Menara Distilasi
D = D menara atas + D menara bawah
= +
= m
= ft
Berdasarkan Fig. 16.7 Timmerhause, perbandingan As dan Aa adalah 0,10
Tinggi weir sebesar 12,5 % dari tray spacing
Pada puncak menara
L V 0.5 0.5
V L
=
Berdasarkan Fig.16.7 didapat Kv = 0,3
#VALUE!
168.9090 1/2
0.1546 326.5845
2.064675665
#VALUE!
326.5844595
0.1546
0.1546
466.5492278
= Vm
Vm = 24 x
58.5604
D =
4 Q 1/2
V
0.629313143
2
#VALUE!
#VALUE!
=
17.9699 #VALUE!
168.9090 149.3490
0.629313143
2
70%
Kv x
D =
4.0000
C-115
0.2

L
-
V
0.5

V
0.2 -
0.5
Vm = ft/s
Dengan downcomer area 5% dari Total Cross sectional area
Vm 100 - 5
= ft/s
Diameter Minimum
x
x x V
x
x x
D = ft
m
Pada Bawah Menara
L V 0.5 0.5
V L
=
Berdasarkan Fig.16.7 didapat Kv = 0,28
0.2

L
-
V
0.5

V
0.2 -
0.5
Vm = ft/s
Dengan downcomer area 5% dari Total Cross sectional area
Vm 100 - 5
x
i
20
Vm = 0.3 x
845.2005
Vm = Kv
100
#VALUE!
D =
1/2
V
D =
#VALUE!
1/2
4 Q
4.0000 168.9090
149.3490 ########
20 #VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
######## ########
#VALUE!
0.057904625
Vm = Kv x
i
20
=
214.5850 0.1546
168.9090 58.5604
0.1546
20 0.1546
Vm = 0.4 x
7.1238 58.5604
5.85092675
=
5.85092675 100
=
C-116
= ft/s
Diameter Minimum
x
x x V
x
x x
D = ft
m
Diameter Menara Distilasi
D = D menara atas + D menara bawah
= +
= m
= ft
Menentukan Tinggi Menara Total
Bahan konstruksi = Stainless steel SA 268 Grade O
Allowable working stress (f) = psi
Efisiensi pengelasan (E) =
Faktor korosi (C) =
P
operasi
= atm = psi
P
perancangan
= atm = psi
D
menara rata-rata
= m = in
R
menara
(r
i
) = m = in
Dipilih tray spacing , t = in
Dari Fig 11.27 Coulson vol.6 p.459 Ki =
0.2
0.2
=
d. Menentukan kecepatan velocity flooding (f )

L
-
V
0.5 (Pers.Fair,1961)

V
D =
4.0000 168.9090 1/2
0.1546 5.55838
5.558380412
D =
4 Q 1/2
V
######## ########
Ki koreksi = Ki x
i
0.02
36.0000
1 14.7
1 14.7
######## ########
#VALUE!
#VALUE!
14700
0.85
0.125
15.82615677
4.823812584
2
#VALUE! 4.823812584
2
0.005
= 0.005 x
0.0712
0.02
0.0064
f = Ki
C-117
- 0.5
f = m/detik
Diasumsikan %flooding = %
n = % flooding x f
= x
=
*) Luas Penampang Tray (An)
Q
V
n
Dirancang panjang weir = W = T
Dari Tabel 6.1 Treyball p.162, luas tower dengan downspout
*) Luas Penampang Menara (Ac)
1 - downspout
1 -
= m
Perancangan plate (puncak)
*) Luas penampang kolom (Ac)
Ac = m
2
*) Luas downcomer (Ad)
Ad = m
2
*) Luas net area (An)
An = m
2
*) Luas active area (Aa)
Aa = - 2 Ad
= - 2
= m
2
*) Luas hole area (Ah)
Aa untuk trial pertama : m
2
*) Liquid Patern
Dengan mencari maximum volumetric liquid rate
m
0.0940
0.8
4.E-02
1.1233
1.1233
Ac =
An
f = 0.0064
425.3864
= 0.5303
0.1415
An = =
0.0498
0.6176
0.6176
0.0874
0.1253
75
0.75 0.1253
0.0940
=
0.5303
0.1415
0.6176 0.0874
0.4429
0.5303
Ac
Ah asumsi 10%
C-118
max volumetric liq rate = L x
x L
=
Setelah dicek pada Fig 11.28 Coulson vol.6 p.569 maka pola aliran adalah
Cross flow (single pass)
*) Panjang weir (dari Fig.11.31)
Dari Fig.11.31 Coulson : maka Iw/Dc didapat
x = m
diambil : weir height = mm
hole diameter = mm
plate thickness = mm
*) Cek weeping
L' x BM liq
x
= kg/s
Minimum liquid rate turndown= kg/s
0.667
x
= mm liquid
0.667
x
= mm liquid
at minimum rate = ho + h
ow
= 50 + = mm
Dari Fig. 11.30 Coulson vol.6 p.571 diperoleh : K
2
=
- 0.9 - 5
= m/s
V' x BM
= x
= m
3
/s
Minimum vapour rate turndown = m
3
/s
=
1.1379
0.8
########
Minimum h
ow
= 750
########
BM liq
3600
0.0944
6.2650
Maks. volumetrik vapour
rate
=

v
x 3600
(
v
)
1/2

h
(min) =
25 25.4
1.0599
0.9103
Maksimum h
ow
= 750 x
1.1379
425.3864 ########
=
97.4044 42.0552
3600
########
25

h
(min) =
[K
2
-0,9 x (25,4 - dh)]
########
76.6158 42.1253
4043.8725
0.7981
0.78
0.78 ######## ########
x
0.9103
425.3864 ########
50
5
5
Maks. liquid rate =
3600
0.8 0.6385
actual minimum vapour velocity
(u
h
)
minimum volumetric vapour rate
Ah
C-119
= m/s (syarat terpenuhi dimana
u
h
>
h
(min))
*) Plate Pressure drop
Max.vapour velocity :
Qv
Ah
= m/s
dari Fig.11.34 Coulson vol.6 p.576 untuk tebal plate/diameter lubang = 1
= maka
Co =
u
h
2
V
(Coulson vol 6. eq.11.88 p. 576)
Co
L
2
= mm liquid
Residual head:
(Coulson vol 6. eq.11.89 p. 577)
h
r
= mm liquid
Total plate pressure drop
h
t
= h
d
+ h
w
+ h
ow
+ h
r
h
t
= mm liquid (Coulson vol 6. eq.11.90 p. 577)
Plate pressure drop
P = x 10 -3 h
t
.
L
P = N/m
2
(Coulson vol 6. eq.11.87 p. 575)
= atm = Psi
*) Downcomer liquid back up
Downcomer pressure loss : h
ap
= h
w
- 5 = mm
Area under apron : A
ap
= h
ap
l
w
= m
karena Aap < Ad maka untuk eq.11.92 page 468 coulson nilai AmAd:
2

l
A
m
2
x
= mm mm
Back-up in downcomer :
h
b
= h
w
+ h
ow
+ h
t
+ h
dc
#VALUE!
0.842
h
d
= 51
h
d
= 51
18.01954 1.1233
0.8420 425.3864
61.6800
h
r
=
12500

L
29.3851
18.01954
dan Ah/Ap Ah/Aa 10
14.4156

h
=
=
0.7981
0.0443
h
dc
= 166
Lwd
= 166
1.1379
425.3864 ########
9.81
#VALUE!
######## ########
45
########
######## ########
C-120
h
b
= mm = m
1/2 * plate spacing + weir height = m
karena h
b
< 1/2 (plate spacing + weir height ) maka
tray spacing is acceptable/diterima
*) Check residence time
=
(page 470 coulson)
= s > 3 satisfactory , karena t
r
min. 3 detik
*) Check entrainment
actual percentage flooding for design area
Qv
An
= m/s
n
f
= , F
lv
=
sehingga dari fig. 11.29 =
*) Trial Layout
menggunakan tipe cartridge konstruksi. Dengan 50 mm
unperforated strip round plate edg e, 50 mm wide calming zone .
*) Perforated area
Wsr = 50 mm = m
dari Fig. 11.32 p.574 pada Ih/dc = maka c =
angle subtended at plate by unperforated strip =
- =
mean length, unperforated edge strip =
area of unperforated edge strip = x
= x
= m
x
75
= ########
########
105
180 105 75
#VALUE! #VALUE!
0.2536
425.3864
1.1379
100
0.1253
1201.382 0.0652
0.048
0.05
1.5051
percent flooding = x 100
=
1.5051
x
m
180
Wsr mean length
0.05 ########
Dc
########
n =
=
A
d
. h
bc
.
l
L
wd
0.0874 ########
=
0.7981
0.5303
t
r
0.18
- 0.05
C-121
mean length of calming zone = (Dc-Wsr)*sin(c/2)
=
Total area of perforation Ap = active area -unperforated edge strip
= -
= m
A
h
A
p
dari Fig. 11.33 p.575 Ip/d
h
=
satisfactory, karena normalnya dalam range 2.6 - 4.0
*) Number of holes
3.14 2
4
=
*) Menghitung Tebal Shell
Dalam hal ini :
x in
x -
= in dari Brownell, diambil tebal standar
*) Penentuan OD standar
OD = ID + 2 ts
= 1 + 2
= in
OD yang sesuai pada tabel 5.7 Brownell adalah in
ID koreksi = OD - 2 ts
= - 2
= in = m
Dari ID terkoreksi dapat ditentukan r head pada OD in dan t = 1/4 in
r = D = in = m
*) Menghitung Tebal Head
Head puncak
Head yang digunakan adalah head dengan jenis hemispherical
dengan bahan yang digunakan adalah Stainless Steel .
########
1/2 ######## ########
########
######## ########
########
########
#VALUE!
######## #VALUE!
######## ########
ts =
14.7 ########
+ 0.1250
14700 0.85 0.2 14.7
= 2256.8889
luas satu lubang 2.E-05
ts =
P
op
x r
i
+ C
f.E - 0,2P
3.25
area of one hole = d
h
2.E-05
Number of holes =
luas hole area
=
0.6176 ########
########
=
0.0443
= ########
########
########
0.0443
r
th
Sf
ID
C-122
P x di
4 . f . E - 0,4 . P
sehingga :
x
4 -
= in
diambil tebal head standar = in
Head dasar
Head yang digunakan adalah head jenis hemispherical
dengan stainless steel.
P x di
4 . f . E - 0,4 . P
sehingga :
x
4 -
= in
diambil tebal head standar = in
Menghitung Tinggi Menara Distilasi Total
*) Tinggi Head Puncak
ID = ft = in
r = in
dari Tabel 5.6 Brownell and Young hal.88 diperoleh :
th =
sf = - 2 diambil (Tabel 5.13 Brownell )
untuk hemisperical dish head tinggi head yaitu:
OA = th + r + sf
= + +
= in = m
*) Tinggi Head Dasar
ID = ft = in
th =
14.7 ########
######## ########
######## ########
1 1/2 2
#VALUE! ######## 2
14.7 ########
+
#VALUE!
#VALUE!
######## ########
########
#VALUE!
+ 0.1250
14700 0.85 0.4 14.7
th = + C
########
th = + C
0.1250
14700 0.85 0.4 14.7
#VALUE!
th =
r
th
Sf
ID
r
th
Sf
ID
C-123
r = in
dari Tabel 5.6 Brownell and Young hal.88 diperoleh :
th =
sf = - 2 diambil (Tabel 5.13 Brownell )
untuk hemisperical dish head tinggi head yaitu:
OA = th + r + sf
= + +
= in = m
*) Tinggi Menara Distilasi
Tinggi ruang puncak = x tray spacing
= x = in
Tinggi ruang dasar = x tray spacing
= x = in
Tinggi tray aktual = x tray spacing
= x = in
Tinggi kolom
= t. puncak + t. dasar + t. tray + head puncak + head dasar
= + + + +
= in = m
Perancangan lubang nozzle
Nozzle yang dirancang antara lain :
1.Pipa Pemasukan Refluks Menara Distilasi
2.Pipa Pengeluaran Uap Puncak Menara Distilasi
3.Pipa Pengeluaran Cairan Dasar
4.Pipa Pemasukan Uap reboiler
Penentuan diameter optimum pipa untuk nozzle ditentukan
menggunakan pers 15 hal 496 Peters dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100)
Di = Qr
1) Pipa Pemasukan Reflux Menara Distilasi
kecepatan reflux = kg/jam = lb/jam

reflux
= kg/m = lbm/cuft
Komponen Massa (cP)
8.1510 17.9699
1742.745
54 72.0000 1742.745 ######## ########
54
2
2 36.0000 72
N
1 1/2 2
#VALUE! ######## 2
######## ########
########
#VALUE!
#VALUE! ########
1.5
1.5 36.0000
48.4096 36.0000
0.0021 0.5916
C6H6 0.0041 0.1852
0.3976
0.6410
C6H5NH2
C6H5NO2
152.3781
3.9
0.45 0.13
H2O 117.2122 0.1905
C6H4N2O4
26.5457 1.6572
0.0823
Total 269.6787
fraksi massa,Zi
0.4346
0.5650
0.0003
8.E-06
2.E-05
1.E+00 2.0059
C-124
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell p.387)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Laminar Benar)


2) Pipa Pengeluaran Uap Puncak Menara Distilatsi
kecepatan distilat = kg/jam = lb/jam

distilat
= kg/m = lbm/cuft
0.0002
Laju alir volumetrik, Qr
1.6572
0.6410
0.5916
=
0.0030
= 0.1545
80
+
2.E-05
0.1852
Schedule (sch)
Total
0.3055
0.E+00
97.2716
0.0000
1.E+00
0.0032
1.E+02
Massa
0.0000
0.0007
= 64.1779
26.5457 1.6572
0.2701
= =
17.9699
ft/det
0.0003
1.0000 2.0059
0.234
0.0195
Nominal pipe size (NPS) 1/2
0.019492
Kecepatan alir (v)
C6H6 0.E+00 0.1852
=
1.6572 0.0455 0.1545
=
0.84
0.546
C6H5NO2
C6H4N2O4
0.1905
10.8436
0.0030
3.9
3.9 0.0030 1.6572
C6H5NH2 0.0000 0.3976
Komponen
fraksi
massa,Zi
(cP)
H2O 0.0000
NRe =
+
0.0000
0.190546 0.3976 0.6410 0.5916
campuran =
1
0.4346
+
0.5650
+
0.0002
0.0000 0.0000
C-125
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Laminar Benar)


3) Pipa keluaran bottom Menara Distilasi
kecepatan bottom = kg/jam = lb/jam

bottom
= kg/m = lbm/cuft
+
#DIV/0!
#DIV/0!
0.1304
0.E+00
0.1852
campuran
+
1.E+00
0.190546 0.3976 0.6410 0.5916
0.0000
Nominal pipe size (NPS) 3
=
1
0.0000
+
0.0000
+
0.0000
0.0000
1.6572
0.0000
0.0000
3.9
3.9 0.0000 1.6572
0.5916
4.E-05
Laju alir volumetrik, Qr = =
ft/det
0.5498
NRe =
=
1.6572 0.2416 0.0000
= 0.0000
4.E-05
Kecepatan alir (v) =
=
0.0000
= 0.0000
Schedule (sch) 80
3.5
2.9000
6.6000 0.5498
#DIV/0! 0.1372
Total #DIV/0! 1.7200
C6H5NO2 #DIV/0! 0.6410
C6H4N2O4 #DIV/0! 0.5916
0.0000 0.0000
18.9917 1.1856
Komponen
fraksi
massa,Zi
(cP) Massa
0.2199
H2O
C6H5NH2
0.0000
0.0000
0.0000
0.00.E+00
0.00.E+00
0.0000
C6H6
|
|
C-126
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

###
*) Pipa Pemasukan Uap dari Reboiler
kecepatan vapour = kg/jam = lb/jam

vapour
= kg/m = lbm/cuft
+
#DIV/0!
0.1372
0.0000
0.0000
+
#DIV/0!
0.1304 0.2199
0.0000
3.9
3.9 0.0000 1.1856
0.0000
0.6410 0.5916
#DIV/0!
#DIV/0!
Laju alir volumetrik, Qr = =
0.0000
1.1856
campuran =
1
#DIV/0!
+
#DIV/0!
+
#DIV/0!
NRe =
=
1.1856 0.4009 0.0000
=
18.19 1.5152
Kecepatan alir (v) =
=
0
= 0.0000 ft/det
1.515227
Nominal pipe size (NPS) 5
Schedule (sch) 80
5.563
4.813
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0880
0.6410
Komponen
fraksi
massa,Zi
(cP)
C6H4N2O4 3.E-05 0.5916
0.1304
0.2199
Massa
0.0000
#DIV/0!
#DIV/0!
3235.8275 7133.7786
18.9917 1.1856
3235.7396
3235.8275
C6H6 1.E+00 0.1372
Total 1.0000 1.7200
H2O
C6H5NH2
C6H5NO2
|
|
C-127
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

###
*) Pipa Pemasukan Umpan
kecepatan vapour = kg/jam = lb/jam

vapour
= kg/m = lbm/cuft
+
1.E+00
0.1372
0.1304 0.2199 0.6410 0.5916
campuran =
1
0.0000
+
0.0000
+
0.0000
+
0.0000
5.0241
Nominal pipe size (NPS) 8
Schedule (sch) 80
0.0000
1.671376
6016.9532
1.6714
3.9
3.9 1.6714 1.1856
#DIV/0!
#DIV/0!
Laju alir volumetrik, Qr = =
7133.7786
1.1856
= 0.439049 ft/det
3.80681
NRe =
=
1.185613107 0.635163 0.439049
=
0.0000
24.9576 1.5581
8.625
7.625
45.7 3.80681
Kecepatan alir (v) =
=
Total 0.0000 0.0000 1.2527
#DIV/0!
#DIV/0!
0.0000 0.5916
C6H4N2O4 0.0000 0.E+00 0.1372
Komponen Massa
fraksi
massa,Zi
(cP)
0.2556
C6H5NO2 0.0000
H2O 0.0000 0.0000 0.1430
C6H5NH2 0.0000 0.0000
C6H6 0.0000 0.E+00 0.1253
|
C-128
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

###
*) Menghitung Berat Menara Distilasi
diameter head = + 2sf
= + 2 x 2
= in
Perhitungan berat tutup
d t
4

4
= lb
+
Kecepatan alir (v)
Laju alir volumetrik, Qr = =
0.0000
+
0.0000
0.1430 0.2556 0.5916 0.1372
campuran =
1
0.0000
+
0.0000
+
0.0000

1728
=
#VALUE! #VALUE!
x
0.0000
3.80681
OD
########
########
Berat head = x
0
=
1.5581
0.0000
0.0000
3.9
3.9 0.0000
=
0
= 0 ft/det
1.5581
= #DIV/0!
#DIV/0!
490
1728
#VALUE!
Nominal pipe size (NPS)
NRe =
=
1.558052079 0.635163
0.E+00
0.1253
#DIV/0!
#DIV/0!
8.625
7.625
45.7 3.80681
8
80 Schedule (sch)
|
C-129
Perhitungan axial stress pada shell
4 (ts - c)
x
x
= lb/in
Perhitungan stress karena bobot mati
f
shell
= x
Persamaan dipakai untuk ketebalan shell yang tetap dan pada daerah
puncak dimana ketebalannya
juga konstan, sehingga :

ins
x
(ts - c)
x 3
= x
stress karena berat peralatan :
berat tutup atas = lb
berat tangga = lb/ft
berat pipa keseluruhan = lb
berat isolasi pipa /4 (1,5-1).40 = lb
W = + x lb
. d . ( ts - c )
+ x
x
= + x
beban tray termasuk cairannya
trial x = 4
x d
2
d ( ts - c )
x
2 4

x
2
= x -
total stress karena bobot mati
= beban
shell
+ beban
isolasi
+ beban
peralatan
+ beban
tray+liq
= 3.4 x + x + x +
3.4
stress karena insulin : f
ins
=
t
ins
144
=
14.7 #VALUE!
4 ########
#VALUE!
f
ap
=
p . d
=
#VALUE! 526.4500
######## ########
######## ########
25
462.2
39.25
#VALUE! 526.4500
f
alat
=
W
=
40
144 ########
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE! ########
=
#VALUE!
-1 +
#VALUE!
25
f
tray+liq
=
4
12
25
########
=
12
######## ########
f
dw
######## ######## ########
- 1
- 1
C-130
+ x -
= x +
= x -
Perhitungan stress karena angin
untuk tinggi di atas 50-99, maka tekanan angin yang digunakan adalah
Pw = psi, dengan faktor bentuk (Tabel 9.1 Brownell)
= isolasi menara + pipa uap
= + 6 + + 6
= in
stress karena angin :
d
eff
x
do 2 ( ts - c )
=
x
= x
>> sisi atas angin (upwind side )
f
tmax
= f
wx
+ f
ap
- f
dx
= x + - x +
= x - x +
untuk efisiensi pengelasan dan allowable stress
f
tmax
= x - x +
= x - x +
= x - x +
cari nilai x dengan rumus :
a = ###
b =
c =
x = (-b (b^2 - 4*a*c)^0.5)/(2*a)
-
0.5
= ft
>> sisi bawah angin (downwind side )
f
cmax
= f
wx
- f
ap
+ f
dx
= x - x + x -
Dari stabilitas elastis :
t
r
x
######## ########
########
######## ######## #VALUE!
80.00% 12650
########
30 0.65
d
eff
######## 12
########
f
wx
=
15.8900
15.8900 #VALUE!
######## ########
######## #VALUE!
######## ######## #VALUE!
#VALUE!
######## #VALUE! ######## ########
f
cmax
= 1.5 10
6
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
=
######## #VALUE! #VALUE!
#VALUE!
######## ########
10120 ######## ######## #VALUE!
= 1.5 10
6
########
########
########
########
######## ########
#VALUE!
C-131
=
maka :
= x + x -
= x + x -
= x + x -
cari nilai x dengan rumus :
a =
b =
c =
x = (-b (b^2 - 4*a*c)^0.5)/(2*a)
= - 0.5
= ft
Jadi dipakai x dari sisi bawah angin karena x > ft sehingga dapat diketahui
besarnya stress karena bobot mati yang bekerja pada dinding menara yaitu ft
* Beban shell
fshell = x
= psi
* Beban isolasi
fins = x
= psi
* Beban peralatan yang tak terpasang (tdk termasuk tray)
falat = + x
= psi
* Beban tray termasuk cairannya
f
tray+liq
= x -
= psi
* Total stress karena bobot mati
f
dw
= x -
= psi
* Total stress karena angin
f
wx
= x
= psi
Menentukan berat total menara
Total berat menara distilasi beserta dengan peralatan yang terpasang,
isolasi, shell, tray, termasuk cairannya :
W = fdw total x x d x ts
dimana : fdw total =
f
dw
shell + f
dw
insulasi + f
dw
peralatan + f
dw
tray beserta cairannya
= psi
#VALUE!
#VALUE!
########
######## #VALUE!
#VALUE!
########
3.4
#VALUE! ########
f
cmax
########
#VALUE!
######## ######## #VALUE!
######## ######## #VALUE!
########
######## ########
########
########
########
######## ########
########
#VALUE!
########
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
########
########
C-132
sehingga berat total menara :
W = fdw total x x d x ts
= x x x
= lbm
= kg
Perancangan flange lubang (nozzle )
Keseluruhan leher nozzle disambung dengan flange tipe welding neck flanges
standar 150-lb steel berdasarkan ASA B16E-1939
keterangan =
A : diameter luar, in
T : tebal minimum, in
R : diameter luar permukaan yang muncul, in
E : diameter poros pada dasar, in
K : diameter poros pada titik pengelasan, in
B : diameter dalam untuk dinding pipa, in
Dari hal 221 Brownell didapat nilai standar flange :
A T R E K L B
3.5 4/9 3.13 1.19 0.8 1.88 0.6
13.5 1.1 10.6 9.7 8.6 4.0 8.0
7.5 15/16 5.0 4.3 3.5 2.8 8.0
10.0 15/16 7.3 6.4 5.6 3.5 5.1
13.5 1.1 10.6 9.7 8.6 4.0 8.0
NPS
8
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
0.5
3
5
Pemasukan Reflux
Jenis pipa
8 Pemasukan Umpan
Pengeluaran Cairan Dasar
Pengeluaran Uap Puncak
Pemasukan Uap Boiler
3.14 ######## ########
K
B
E
R
A
L
T
1/16
37
1/16
C-133
Perancangan Skirt (pondasi) Menara Distilasi
1. Menentukan Tebal Skirt
Diketahui = Tinggi Vessel = m
OD = in = m = mm
ID = in = m = mm
W total = kg = N
Tekanan angin = Psf = N/m
2
Deff = in = m
ts = in = m = mm
g = m/s
2
Dicoba Conical cylindrical skirt (s) = 80
o
berbahan dasar Plain Carbon Steel dengan :
Design stress = N/mm
2
Modulus young = N/mm
2
- Diameter dasar skirt
tan s = Ds
0.5 x ( Ds - OD)
tan 80 =
0.5 x - )
=
-
Ds = Ds -
= Ds - Ds
= Ds
Ds =
- Maximum bobot mati pada skirt ketika vessel terisi penuh dengan air
Perkiraan bobot =
######## ######## ########
######## ######## ########
( Ds ########
5.67128 Ds
########
9.81
135
######## ########
19.5
########
933.6398
######## ########
########
########
200000
Ds
######## 1.8356
########
Volume vessel x 1000 x 9,81 m/s
2
0,5 Ds ########
2.8356 ########
######## 2.8356
Shell
Skirt
Bearing plate
Fondation
C-134
= N
= kN
- Bobot Vessel tanpa peralatan
1. Bobot Shell
W = f
dw
(shell ) x x OD x ts
= x x x
= Lbm = kg = N
= kN
2. Bobot Tray
Plate area =
2
=
2
= m
2
4
Berat 1 plate = 1.2 x plate area Coulson p.839
= 1.2 x
= kN
Berat 49 plate = 53 x berat 1 plate
= 53 x
= kN
3. Bobot Insulasi
W
insulasi
=
=
2
-
2
x x
= kg
= N
= kN
Jadi, Bobot vessel tanpa peralatan adalah = kN
- Bending moment pada dasar skirt
Asumsi tinggi skirt 6% tinggi vessel = 6% x m
= m
Wind loading, Fw = Tekanan angin x Deff pers. 13.80 Coulson
= x
= N/m
= kN/m
pers 13.77 Coulson
Bending moment pd dasar skirt, M = (Fw x (Tinggi vessel + tinggi skirt)
2
)
#VALUE!
########
#VALUE!
########
3,14 / 4 x 4.4 ######## ########
#VALUE!
933.6398 #VALUE!
#VALUE!
3.14
########
########
########
########
4
########
#VALUE!
######## 3.14
#VALUE!
OD
######## x 1000 x
########
#VALUE! #VALUE! #VALUE!
3.14
x ########
2
x
#VALUE!
2
576.6480
#VALUE!
#VALUE!
########
= 9.810
4
#VALUE!
C-135
= x ( + )
2
2
= kNm
- Tebal Skirt
Untuk trial pertama, tebal skirt = tebal vessel = in = mm
bs = 4Ms pers. 13.88 Coulson
dimana:
bs = bending stress pada skirt
Ms = maksimum bending moment
Ds = inside diameter pada dasar skirt
ts = tebal skirt
bs = 4Ms
= 4 x x
3,14 x (854,0767 + 4,7625) x 854,0767 x 4,7625
=
N/mm
2
ws (test ) =
dimana :
ws = stress karena bobot mati pada skirt
W = bobot total vessel (pada saat penuh dengan air)
Ds = inside diameter pada dasar skirt
ts = tebal skirt
maka:
ws (test ) = pers 13.89 Coulson
=
3,14 x (854,0767 + 4,7625) x 4,7625
= N/mm
2
ws (operating ) =
dimana
ws = stress karena bobot mati pada skirt
W = bobot total vessel (tanpa peralatan)
Ds = inside diameter pada dasar skirt
ts = tebal skirt
((Ds + ts ) x Ds x ts)
########
#VALUE!
######## ########
######## ######## ########
((Ds + ts ) x Ds x ts)
1,000,000 #VALUE!
W
(Ds + t
s
)t
s
W
(Ds + t
s
)t
s
W
(Ds + t
s
)t
s
#VALUE!
########
C-136
maka:
ws (operating) = pers 13.89 Coulson
x (Dsk+tsk) x tsk
=
3,14 x (854,0767 + 4,7625) x 4,7625
= N/mm
2
maka,
Resultan stress pada skirt adalah :
max s (Tensile) = bs + ws (operating) pers 13.86 Coulson
= +
= N/mm
2
max s (compressive) = bs - ws (test) pers 13.87 Coulson
= -
= N/mm
2
Skirt menggunakan bahan plain carbon steel,
Design stress = N/mm
2
Coulson Hal 850
Modulus young = N/mm
2
Joint factor =
s (Tensile) > fs x J x sin s
dimana:
fs = maximum allowable design stress pada material skirt , sebesar 135 N/mm
2
J = welded joint factor , sebesar 0,85
s = sudut conical skirt , sebesar 80
o
maka,
s (Tensile) > fs x J x sin s
> 135*0,85*sin 80
>
s (compressive) > 0,125 x E x (ts / Ds) x sin
dimana:
E = modulus young material skirt , sebesar 200000 N/mm
2
Ds = inside diameter pada dasar skirt
ts = tebal skirt sebesar
s = sudut conical skirt , sebesar 80
o
s (compressive) > 0,125 x E x (tsk/Dsk) x sin
> 0,125 x 200000 x (4,7625/854,0767) x sin 80
>
Kedua kriteria memenuhi syarat, di tambahkan 2 mm pada tebal skirt untuk korosi,
Sehingga tebal skirt adalah = mm = m
########
135
200000
########
0.85
#VALUE!
#VALUE!
######## ########
W
#VALUE!
########
######## ########
#VALUE!
#VALUE! 113.0058
######## ########
########
C-137
= in
2. base ring dan anchor bolt
- Bolts Spacing Coulson hal 848
Diperkirakan pitch circle dia. = m
Jumlah bolts minimum = 8 bolts
Bolts Spacing = x pitch circle dia x
jumlah bolts
= x x
= mm > 600 mm Coulson hal 848
Bolts spacing memenuhi syarat maka perkiraan diameter lingkar pitch
dan jumlah bolts dapat diterima.
- Luas area Bolts
Pers. 13.92, Coulson
dimana:
Ab = luas area pada 1 bolt, mm
2
Nb = jumlah bolts, sebesar 8
f b = maximum allowable bolts stress, sebesar 125 N/mm
2
Coulson p.848
Ms = bending moment pada dasar skirt
W = bobot vessel (tanpa peralatan)
Db = bolts circle diameter
4
8 x 125
mm
2
Dari Coulson p.849 menggunakan tipe bolts M64dengan root area = 2680 mm
2
- Tebal base rings
Total compressive load pada base rings :
3.14 ######## 1000
8
########
#VALUE!
- #VALUE!
#VALUE!
1
Ab
=
########
########
1000
#VALUE!
=
Ab =
C-138
Fb =
Dimana
Fb = Compressive load pada base rings , N/m
Ms = bending moment pada dasar skirt
W = bobot vessel (tanpa peralatan)
Ds = diameter skirt
maka;
Fb =
= 4 x
= N/m
= kN/m
Lebar minimum base rings:
Lb = Pers 13.94 Coulson
Dimana:
Lb = lebar base rings , mm
Fb = Compressive load pada base rings
f c = maximum allowable bearing pressure pada pondasi beton, yang akan
tergantung pada campuran yang digunakan, dan biasanya akan berkisar
dari 3,5 7 N/ mm
2
, dipilih 3,5 N/mm
2
maka:
Lb =
= x
= mm
Jadi didapat nilai lebar minimum base rings adalah = mm ini adalah
lebar minimum yang diperlukan, lebar sebenarnya akan tergantung pada desain
chair
Lebar aktual yang diperlukan:
Lr = B = 76 mm (Fig. 13.30, Coulson)
Lb = Lr + t
skirt
+ 50 mm
= 76 + + 50
= mm
#VALUE!
+
#VALUE!
3.14 ######## 3.14
########
########
+
W
Ds
2
Ds
########
#VALUE!
########
+
W
Ds
2
Ds
4 Ms
########
4 Ms
#VALUE!
######## 1000
x
1
3.5 1000
C-139
Actual bearing pressure pada pondasi beton :
f c' = Fb
Lb
=
= N/mm
2
Tebal minimum base rings :
tb = Pers. 13.95, Coulson
Dimana
Lr = jarak dari tepi skirt ke tepi luar rings
tb = tebal base rings
fc' = Actual bearing pressure
fr = allowable design stress pada ring material sebesar 140 N/mm
2
maka,
tb =
tb = 3
0.5
= mm
Jadi tebal base rings didapat adalah = mm
Keterangan
Bolts size Root Area A B C D E F G
83 152 102 25 50 70 76
########
########
x
1
######## 1000
x
1
1000
########
M64 2680
#VALUE!
76 x
########
140
C = 102
D = 25
B

=

1
5
2
A

=

8
3
50 mm
G = 76
F = 70
12,5 12,5
3
0
5

m
m
E

=

5
0
Tb = 20
C-140
C-141
C-142
C-143
C-144
C-145
C-146
C-147
C-148
C-149
C-150
C-151
C-152
C-153
C-154
C-155
C-156
C-157
=
1
rho camp 26.54566506
0.4346 35.1950
C6H5NH2 152.3781 0.5650 22.3305
% w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H5NO2 0.0823 0.0003 17.5859
Komponen
Massa
H2O 117.2122
Total 269.6725
C-158
C-159
###
C-160
C-161
C-162
C-163
C-164
C-165
C-166
Nama alat : Menara Distilasi 2
Kode : D-350
Fungsi : 0
=
0
Type : sieve tray
Bahan : Carbon steel SA-283 Grade D
Plate : plate
Tray spacing : in
Lokasi feed : plate ke 13 dari dasar kolom
Dimensi :
Tinggi menara : in = m
Diameter atas : ft = m
Diameter bawah : ft = m
Tebal shell : in
Tebal head : in
Tinggi head : in = m
0
#REF!
0.0000
0 0
########
0.0000
0.0000 0.0000
0.0000 0.0000
0
RESUME
C-167
C-168
C-169
W = fdw(sheel) x x d x ts
W = fdw(sheel)**d*ts tray + liq
= x x x
= Lbm
= kg
= N
= kN
Berat Insulasi
W
insulasi
= (/4)*(D3^2-OD^2)*Hs*
insulasi
W
insulasi
= kg
=
=
0
3.14 ######## ########
#VALUE!
#VALUE!
#VALUE!
########
#VALUE!
C-170
C-171
C-172
C-173
C = 64
D = 13
B

=

7
6
A

=

5
0
ID = 2,9 in
G = 42
F = 36
12,5 12,5
3
0
5

m
m
E

=

2
5
Tb = 20
45 mm
25 mm
3
0
5

m
m
2
0

m
m
82,76 mm 50 mm
C-174
C-175
C-176
C-177
C-178
C-179
C-180
C-181
C-182
C-183
C-184
C-185
C-186
C-187
C-188
C-189
C-190
C-191
C-192
C-193
C-194
C-195
C-196
C-197
C-198
C-199
C-200
RESUME
C-201
C-140
C.15 CONDENSOR (E-321)
Fungsi : Mendinginkan campuran Anilin, Air, Nitrobenzene, Dinitrobenzene,
dan Benzene sebelum masuk ke akumulator
Tipe : Shell and Tube Heat Exchanger
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Jumlah : 1 buah
Rate masuk : kg/jam
Tujuan : 1. Menentukan tipe cooler
2. Menentukan bahan konstruksi cooler
3. Menentukan spesifikasi cooler
4. Menghitung pressure drop
1. Menentukan Tipe condensor
Cooler yang dipilih adalah tipe Shell and Tube Heat Exchanger
karena pertimbangan luas permukaan perpindahan panas > 120 ft
2
fluida panas (steam) dialirkan dalam pipa dan fluida dingin dalam annulus
2. Menentukan Bahan Konstruksi Condesor
Bahan konstuksi yang dipilih adalah carbon steel, SA-283 Grade C dengan
pertimbangan :
a. Tahan terhadap korosi
b. Harga relatif murah
c. Bisa digunakan untuk temperatur -6 s/d 345
o
C
3. Menentukan Spesifikasi Condensor
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pendingin yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran panas (m)
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan kondensat air pendingin (M)
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : Campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air
141.062
3730340.72
3535728.85
141.0619
310.9878
44635.5979
98404.5318
Reactor product
Reactor product
Water in
Water out
C-141
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : Air
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
=
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 12.1 Coulson diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air) adalah organics (some on-condensible)
& fluida dingin (Air Pendingin)
Ud = 88 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
x
= ft
45.00 113
Fluida Panas Fluida Dingin Selisih t
105.98 222.758
30 86
25.00 77
222.7581086 Suhu tinggi 113 109.758109 t
2
86 Suhu rendah 77 9 t
1
136.7581086 Selisih 36 100.758109
LMTD =
t
1
t
2
ln
t
1
S =
t - t
=
113
t
2
40.2863
R =
T - T
=
222.758 86
77
= 0.2470
T - t 222.758 77
= 3.79884
t - t 113 77
36.2576
Tc =
222.758 86
=
1
t LMTD Ft
40.2863 1
154.379
o
F
2
tc =
113 77
= 95
o
F
2
123.276
100
A
=
=
3535728.85
100 40.2863
877.6515
C-142
maka digunakan Shell and Tube Heat Exchanger
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern , dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = in, triangular
= in ID = in
= Pass = 2
= in C' = (baffle cut)
Suface = ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a't = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube) hal. 525 optimum baffle spacing ;
ft 0,3 - 0,5 Ds)
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 kern, 1950;
hal. 842)
i Passes = 2
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* flow area * flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* mass velocity * mass velocity
Gs = M/As Gt = m/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
=
* menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
pada Tc = F = fps
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern) * pada tc = F
= cp (fig.14 Kern)
16
0.712
1.6008
0.0900 95
1.47
(Distillate), shell water, tube
1028.3500
0.5063 0.6686
614.2969 147169.887
62.055
154.379 0.6588
1.875 1.875
94.8284 100
panjang = 20
7.8571
111.701
131
ID 1.37 3/8
0.3925
1.47 13 1/2
OD 1 1/2 27
BWG
C-143
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
=
D = ft
* ho * Ret = D.Gt /
asumsi = ho = =
hio = Btu/hr.f
2 o
F * hi = Btu/jam ft
2 o
F
t
w
= tc+(ho/(hio+ho))*(Tc-tc)
(fig.25 kern)
= F
pers 5.31 kern
* hio = hi. ID/OD
t
f
= (Tc + tw)/2 = Btu/jam ft2 F
= F
pers 12.19 kern
Untuk kondensor horizontal trial nilai ho
antara 150-300 sedangkan untuk kondensor
vertikal nilai ho berkisar antara 90-150
Condensor vertikal
G = M =
Nt . . Do
Condensor horizontal
G = M =
Dari nilai tf didapatkan nilai:
k =
s =
Dari Fig. 12.9 Diketahui h = 360dimana nilai
tersebut tidak lebih dari 20% dari asumsi
nilai ho trial.
ho =
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern)
= lb/ft
3
s = 1
Uc = = 137.498 Btu/jam ft
2
F
300
1.7224
34.536
276
138.238
0.5733
0.6028
L . Nt
2/3
0.1000
1.0020
0.1142
230 9754.9836
274.00
122.098
274.00
h ft
2
F/Btu
Shell Tube
34.5364 9754.9836
0.013 0.0018
Rd = = 0.0033
22.390
C-144
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* Jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 18
* v
2
(fig 27, kern)
* s = 1 2g
4 nV
2
* Ds = s.2g
= psi
* Ps =
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Condensor
Kode : E-321
Fungsi : Mengembunkan distilat dari puncak Menara Distilasi1
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube condensor
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk tube, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk shell .
Media pendingin : air, 25
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
0.0001
AP
perhitungan
0.8217
0.0001
Shell Tube
230 h outside 274.00
P
T
=
2.2500
0.56
f.Gs
2
.Ds (N+1)
0.8217
RESUME
1 1/2
16
1 3/8
20
2
2 AP diijinkan 10
Uc = 137.498
Ud = 94.8284
0.003
0.0033
0.3582
0.2617
17.778
= 0.07
C-145
Coulson halaman 637
Komponen
C6H5NH2
Total
C6H5NO2
H2O
visk camp
Komponen
C6H5NH2
Total
C6H5NO2
H2O
C6H5NO2
H2O
k camp
Komponen
c camp
C6H5NH2
Total
Komponen
C6H5NO2
C6H5NH2
Total
rho camp
H2O
C-146
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air) adalah organics (some on-condensible)
C-147
C-148
C-149
C-150
= cp
=
=
=
Coulson halaman 637
Komponen
Massa % w/w Viskositas
kg/jam mNs/m2
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.669991893
Total 8036.7302 1
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.523
H2O 61.9299 0.0077 0.2580
0.661747358
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.1
Total 8036.7302 1
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.007940233
H2O 61.9299 0.0077 0.4198
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.44
H2O 61.9299 0.0077 1.1000
0.09996626
Komponen
Massa % w/w c
kg/jam
0.599994625
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 0.598
Total 8036.7302 1
Komponen
Massa % w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H5NO2 4.3031 0.0005 17.5859
0.0077 35.1950
C6H5NH2 7970.4972 0.9918 22.3305
Total 8036.7302 1
22.39030567
H2O 61.9299
C-151
500 - 700 w/moc 773
1 btu = 5.6783 136.1587095
C-145
C.16 Accumulator (F-322)
Fungsi : Sebagai penampung arus keluaran kondensor pada MD-01
untuk menjaga kontinuitas dan kestabilan aliran keluar.
Tipe : Tangki silinder horizontal dengan head berbentuk elliptical
Tujuan : 1. Menentukan tipe accumulator
2. Menentukan bahan konstuksi accumulator
3. Menentukan dimensi utama accumulator
a. Menghitung volume tangki
b. Menentukan diameter (tinggi) dan panjang tangki
c. Menentukan tebal tangki
d. Menentukan tebal dan tinggi head
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) = C
- Tekanan (P) = atm = psi
Jumlah : 1 unit
Langkah Perancangan
1. Menentukan Tipe Tangki
Tangki dipilih dengan bentuk silinder horizontal dengan head berbentuk
elliptical , dengan pertimbangan:
a. Tangki silinder horizontal digunakan pada tangki penyimpanan untuk
cairan yang mudah menguap.
b. Banyak digunakan sebagai tutup pada tangki penyimpanan silinder
horizontal pada tekanan atmosfer.
2. Menetukan Bahan Konstruksi Tangki
Bahan konstuksi yang dipilih adalah Carbon Steel , SA-283 Grade C
dengan pertimbangan:
a. Tekanan maksimum yang diijinkan cukup rendah (12650 psia).
b. Korosi dan temperatur masih bisa dipertimbangkan sebagai faktor yang
diijinkan.
c. Penggunaannya paling murah dan mudah.
3. Menentukan Dimensi Utama Accumulator
Aliran masuk accumulator = aliran keluar kondensor = aliran masuk kondensor
C
6
H
5
NH
2
93 0.2010152 945.2990
xi.
kg/jam kmol/jam
kg/m
3
Komponen
H
2
O
C
6
H
6
0.0000
0.7989 18 949.5590 758.5977
Laju Alir Laju Alir
61.3106 3.406146
105.98
0.0022 0.000028

786.3424 0.0051 78
Fraksi Mol
xi
1 14.7
BM
190.0194 79.7050 0.857043
C-146
camp = kg/m
3
= lb/ft
3
a. Menghitung Volume Tangki
Waktu tinggal, t
r
= 5 m = jam (Treyball hal.397)
massa
camp
V liq = Fv x t
= x = m
3
= ft
3
Volume total tangki = volume shell + volume head
Operasi fase cair maka, Vliq = 0,80 Vt
= ft
3
= in
3
b. Menentukan Diameter (Tinggi) dan Panjang Vessel
Rasio L/D = 4 - 5 (Treyball hal.397)
diambil: L/D = 4
Berdasarkan Brownell&Young hal.80, untuk vessel dengan elliptical dished
head , maka:
= D
3
+ D
3
= D
3
D
3
=
D = ft = in (Tinggi vessel)
Maka,
L = 4 D
= 4 x = ft = in
Tinggi cairan dalam tangki:
V liq = D
3
= D
3
D
3
=
D = ft
Maka, tinggi cairan dalam tangki (H liq) = ft
1230.878 0.0019
0.1286
0.5048
0.5048
0.1608
0.5438 6.5254
0.5438 2.1751 26.1014
3.4017
0.4376 3.4017
0.5470 3.14 0.2617
Vt =
.D
2
4 D
0.5470 3.4017
0.5470 945.1572262
0.1487
+
Vt =
.D
2
L +
.D
3
4 12
.D
3
4 12
Volume tangki (Vt) =
0.4376
0.8
0.083
Rate volumetrik
= =
141.0619
m
3
/jam
(Fv) 948.7103
0.1487 0.083 0.0124
0.4376
=
Total
123
141.0619 4.2636
948.7103 59.2271
1.0000
C
6
H
5
N
2
O
4
0.0011 168 0.000006 0.0000
0.0001 C
6
H
5
NO
2
948.7158
0.0430 0.000350 1116.433 0.0916
C-147
c. Menentukan Tebal Shell
Tekanan design accumulator :
Pd = P opr + P hidrostatis
digunakan faktor keamanan=
x H liq x g/gc
= x x 1
Sehingga,
Pd = ( + ) x = psi
Tebal dinding shell dihitung dengan persamaan:
(Pers 13.1 Brownell&Young)
dimana: ts = Tebal shell
f = Tekanan yang diijinkan (Tabel 13.1 Brownell&Young).
= psi untuk Carbon Steel SA-283 Grade C
E = Effisiensi pengelasan (Tabel 13.2 Brownell, 1959).
= untuk double welded butt joint
D = Diameter tangki (ID)
C = Faktor korosi, in
Pd = Tekanan design, psi
Sehingga,
.
2 ( . - . )
= in = m
Diambil tebal standar = in
OD = ID + (2 x tebal shell)
= + ( 2 x ) = in
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, dipilih OD standar = 12 in
Standarisasi ID
ID = OD (2 x tebal shell)
= 12 - ( 2 x ) = in
= ft = m
Standarisasi Hs:
Hs = 4 x ID
= x = in = m
Dari Tabel 5.7 Brownell, 1959, diperoleh:
icr = in
r = in
3/4
12
0.1303 0.0033
6.5254 6.9004
11.6250
0.9688 0.2953
4 11.6250 46.5000 1.1811
3/16
3/16
3/16
80%
0.125
ts =
16.3984 6.5254
+ 0.125
0.8 0.6 16.3984 12650
12650
14.7 0.2076 1.1 16.3984
ts =
Pd . D
+ C
2(f .E - 0,6.Pd)
10%
Ph =
144
59.2271 0.5048
= 0.2076 psi
144
C-148
d. Menentukan Tebal dan Tinggi Head
Digunakan head jenis elliptical dishead head
Keterangan Gambar :
ID = Diameter dalam head (in)
OD = Diameter luar head (in)
a = Jari-jari dalam head, ID/2 (in)
t = Tebal head(in)
r = rc
OA = tinggi head total
sf = Straight flange (in)
b = Tinggi head (in)
icr = jari-jari dalam sudut dish
Tebal head dihitung dengan persamaan:
(Pers 13.10 Brownell&Young)
.
2 . . - .
= in = m
Tebal head distandarisasi dari Tabel 5.7 Brownell&Young menjadi: in
sf = 1 - 2 in untuk th = in (Tabel 5.6 Brownell&Young)
diambil sf = in
a = 1/2 ID = 1/2 x = in
AB = a - icr = - = in
BC = r - icr = 12 - = in
AC = = in
b = r - AC = 12 - = in
OA = th + b + sf = + + 2 = in
Jadi, tinggi head (Hh) = in = m
Maka, panjang total accumulator = L + 2 OA
= + 2 x
= in = m
5.8125
+ 0.125
C
2f .E - 0,2.Pd
2
3/4 5.0625
0.1344 0.0034
0.188
10.0466 1.9534
0.188 1.9534 4.1409
4.1409 0.1052
5.8125
0.8 0.2 16.3984
26.1014 4.1409
34.3833 0.8733
3/4 11.3
10.0466
11.6250
3/16
th =
16.3984 11.6250
th =
Pd . ID
+
1.E+04
((BC)^2-(AB)
C-149
Nama Alat : Accumulator
Kode : F-322
Fungsi : Menampung distilat yang keluar dari kondensor pada
MD 1
Tipe : Tangki silinder horizontal dengan head berbentuk elliptical
Tekanan : atm
Temperatur :
o
C
Bahan Konstruksi : Carbon Steel SA-283 grade C
Jumlah : Buah
Waktu Tinggal : s
Volume Tangki : ft
3
Diameter Luar : in
Panjang Tangki : in
Tebal shell : in
Tebal head : in
12
34.3833
3/16
3/16
105.98
1
1
300
0.5470
RESUME :
C-150
0.78634237
0.94955904
0.94529901
1.11643267
1.23087835
C-150
C.17 Pompa Accumulator (L-323)
Fungsi : Mengalirkan produk keluaran flash tank
ke menara distilasi
Tipe : Centrifugal pump
Bahan : Commercial steel
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) = C
- Tekanan (P) = atm
Tujuan : 1. Menentukan tipe pompa
2. Menentukan bahan konstruksi pompa
3. Menghitung tenaga pompa
4. Menghitung tenaga motor
Jumlah : 2 unit
Langkah Perancangan
1. Menentukan Tipe Pompa
Dipilih pompa jenis sentrifugal dengan pertimbangan (Peters&Timmerhaus
hal.521):
a. Dapat digunakan untuk kapasitas 15-5000 gpm
b. Konstruksinya sederhana,harganya relatif murah dan banyak tersedia
dipasaran
c. Kecepatan putarannya stabil
d. Biaya perawatan paling murah dibandingkan dengan tipe pompa yang lain
2. Menentukan Bahan Konstruksi Pompa
Bahan konstruksi yang dipilih yaitu commercial steel, dengan pertimbangan:
a. Tahan korosi
b. Memiliki batas tekanan yang diijinkan besar (s.d 22500 psi)
3. Menghitung Tenaga Pompa
Neraca massa keluar tangki penyimpanan
105.98
C
6
H
6
0.0040 78 0.0001
H
2
O 113.7280 18 6.3182 0.7989
Total 261.6624 7.9087 1.0000
0.0000
C
5
H
6
NH
2
147.8485 93 1.5898 0.2010
C
6
H
5
NO
2
0.0798 123 0.0006 0.0001
C
6
H
4
N
2
O
4
0.0020 168 0.0000 0.0000
1
Komponen
Laju Alir
BM
Laju Alir Fraksi Mol
kg/jam kmol/jam xi
C-151
Densitas dan viskositas campuran
Sumber: Yaws,1997
camp = kg/m
3
= lb/ft
3
camp = cP = lb/ft.h = lb/ft.s
a. Menghitung Kecepatan Volumetrik Fluida (Q)
b. Menentukan Diameter Optimum Pipa
Penentuan diameter optimum pipa ditentukan menggunakan
Pers 15 hal 496 Peters&Timmerhaus dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100) untuk Di >1 in
Di,opt = q
f

dimana: Di,opt = ID pipa optimum, in


q
f
= Laju alir volumetrik fluida, ft
3
/s
= Densitas fluida, lb/ft
3
Di,opt = = x x
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (App A.5-1 Geankoplis)
Nominal Pipe Size (NPS) = in
Schedule (sch) =
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in = ft
Luas Penampang (A) = ft
q
f
A
Cek NRe
ID v

ft/s
0.0016
NRe =
0.5
80
0.840
0.546 0.0455
0.0016
Kecepatan alir (v) = =
0.0027
= 1.6599
3.9
0.45 0.13
3.9 0.0027
0.45
59.2271
0.13
0.4635
0.0002
Q =
m
camp
=
261.6624
= 0.2758 m
3
/jam = 0.0027 ft
3
/s
948.7103
C
5
H
6
NH
2
945.2990 0.7514
Total
948.7103 59.2271
0.3572 0.8644
C
6
H
4
N
2
O
4 1230.8784 4.9253
H
2
O 949.5590 0.2580
C
6
H
6
786.3424 0.2476
Komponen
(kg/m
3
) (cP)
C
6
H
5
NO
2 1116.4327 0.7001
C-152
x x
c. Menghitung Fanning Friction Factor (f)
Untuk commercial steel, nilai = m = in
(Fig. 2.10-3, Geankoplis, hal 88)
dari Fig.2.10-3 Geankoplis, untuk NRe = dan
diperoleh nilai f =
D
d. Menghitung Panjang Ekivalen (Le)
Asumsi panjang pipa lurus (L) = m = ft
ID = ft
Dari tabel 2.10-1 geankoplis, untuk aliran turbulen diperoleh:
3 x 35 x ID =
gate valve (half open ) 1 x 225 x ID =
5 x 2 x ID =
Sehingga, =
= + = ft = m
e. Menghitung Energi yang Hilang karena Gesekan
Pada pipa lurus
(Pers.2.10-6, Geankoplis)
dimana: = Head loss (kerugian energi) (ft.lbf/lbm)
= Faktor friksi
= Kecepatan Linier Fluida (ft/s)
= Panjang total pipa (ft)
= Diameter dalam pipa (ft)
= lbm.ft/lbf.s
2
4 x x x
2
x 2 x
= ft.lbf/lbm
Sudden contraction losses
A
1
>> A
2
A
1
= 1/4 D
2
= ft
2
A
2
= ft
2
A
2
A
1
1.6599
coupling 5 0.04 0.2 2 0.4550
Total
2.7470
0.7367
0.0016
=
0.0016
= 0.002213 < 0.715
1
F
f
f
v
L
D
gc 32.174
F
f
=
0.009 81.0862
0.0455 32.174
L L + Le
65.6168 15.4694 81.0862 24.7151
F
f
=
4.f . L . v
D . 2gc
6.95 15.4694
elbow 90
o
3 0.75 2.25 35 4.7773
1 4.5 4.5 225 10.2371
0.5460
20 65.6168
0.0455
Tipe Fitting/Valve Jumlah Kf Tot Kf Le/D (ft) Le
(Asumsi Aliran Turbulen Benar)
4.6E-05 0.0018
18627.4159
=
0.0018
= 0.0033
0.009
=
59.2271 0.0455 1.6599
= 18627.4159
2.40E-04
A1 A2
C-153
Maka, A
2
A
1
-
Sehingga:
(Pers.2.10-16, Geankoplis)
2
2
Sudden Enlargement losses
A
1
<< A
2
A
1
= ft
2
A
2
= 1/4 D
2
= ft
2
(Pers.2.10-15, Geankoplis)
2
2
Losses in fittings and valves
(Pers.2.10-17, Geankoplis)
2
2
Jadi, total energi yang hilang akibat gesekan:
F = + + +
= + + +
=
f. Menghitung Static Head
= ft
= 1 lbf/lbm
= ft x 1 lbf/lbm = ft lbf/lbm
g. Menghitung Velocity Head
v
1
= Kecepatan linier fluida dari tangki ke pipa
v
2
= Kecepatan linier fluida ke mixer
Karena pada 2 titik reference dianggap sama, maka v
1
= v
2
h. Menghitung Pressure Head
ft.lbf/lbm
32.174
ft.lbf/lbm
= 0.4991
1
x
1.6599
= 0.2976
Z (g/gc) 10 10
Z 10
g/gc
2.747044343 0.0214 0.0428 0.2976
3.1088 ft.lbf/lbm
F
f
h
c
h
ex
h
f
h
f
= K
f
v
2
2 gc
=
= 6.9500
1 x
1.6599
=
0.0214
32.174
0.0016
1.3309
1.6599
0.0428 ft.lbf/lbm
32.174
h
c
= K
c
v
2
2 gc
h
ex
= K
ex
v
2
2 gc
= 0.4991 x
Kc = 0.4 1.25 -
= 0.4 1.25
=
0.0016
A1 A2
C-154
P = 1 atm = psi
P = 1 atm = psi
P = P - P = - = 0
Sehingga, P/ = 0
i. Menghitung Energi Mekanik Pompa
g P
gc
Dimana :
W
s
= tenaga yang ditambahkan ke dalam sistem per satuan massa
Sehingga,
2
2
= ft. lbf/lbm
j. Menghitung Broke Horse Power (BHP)
(pers. 3.3-2, Geankoplis)
dimana: m = kg/jam = lb/s
= efisiensi pompa (Fig.10.62 Coulson&Richardson)
= untuk Q = m
3
/jam
x
x
4. Menghitung Tenaga Motor
dari Fig.14.38 Peters&Timmerhaus, untuk BHP = HP
diperoleh efisiensi motor sebesar , sehingga power motor:
Dipilih motor standar dengan power = Hp = kW
Hp
0.80
0.5 0.373
Hp
0.0192
80%
0.0192
550
=
Power motor =
BHP
=
0.0192
3.1088
32.174
13.1516
261.6624 0.1602
20%
= 0.0239
- W
s
=
1.6599
+ 10 + 0
0.2
+
BHP =
m . (-W
s
)
550 .
0.2758
BHP =
0.1602 13.1516
14.7
14.7
14.7 14.7
- W
s
=
v
2
+ z + + F
2 gc
C-155
Nama Alat : Pompa keluaran Flash Tank
Kode : L-323
Fungsi : Mengalirkan produk keluaran Flash Tank
Tipe : Centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Rate Volumetrik :
Kecepatan Aliran : ft/s
Ukuran Pipa : - NPS : in
- Sch. Number :
- OD : in
- ID : in
- Flow Area : in
2
Power Pompa : Hp
Power Motor : Hp
Jumlah : 1 buah
0.0027 ft/s
1.6599
1/2
0.0192
0.5
0.002
0.546
RESUME:
80
0.840
C-156
C-157
0.94529901
1.11643267
1.23087835
0.94955904
0.78634237
C-158
C-159
g = ft/hr^2
h = - + ^ 2
x 2 x
=
h = 15 x =
4.18E+08
2.31 33.05173109
1.027389455
14.7 0.0027
59.2271 4.18E+08 4.18E+08
0.000000000000
14.7
C-156
C.18 REBOI LER 1 (E-325)
Umpan steam
Fungsi : Menguapkan hasil bawah MD
Tujuan : 1. Menentukan tipe HE
2. Memilih bahan konstruksi
3. Menentukan aliran fluida dalam alat penukar panas
4. Menentukan spesifikasi alat
1. Menentukan tipe HE
Tipe HE yang dipilih adalah horizontal Shell and tube condensor
1. Luas perpindahan panas diperkirakan lebih dari dari 120 ft
2
2. Mudah dibersihkan
3. Metode perancangan relatif lebih mudah
2. Memilih bahan konstruksi
Dalam perancangan, bahan konstruksi yang digunakan untuk tube adalah
Carbon Steel SA-334 Grade C, dengan pertimbangan:
1. Pemanas yang digunakan adalah steam baru
2. Carbon Steel tidak terkorosi oleh steam
Sedangkan bahan yang digunakan untuk shell adalah Carbon Steel SA-283
Grade D, dengan pertimbangan:
1. Cairan yang masuk ke shell tidak terlalu bersifat korosif.
2. Harganya murah.
3. Menentukan aliran fluida dalam alat penukar panas
Dipilih aliran produk hasil bawah menara distilasi 1 yaitu distilat berada di
dalam shell agar dapat di embunkan oleh steam yang berada dari dalam tube
4. Menentukan spesifikasi alat
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Steam yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran dingin (m)
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan steam (M)
4139379.71
3923428.27
0.0000
0.0000
C-157
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : steam
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : campuran Nitrobenzene,Dinitrobenzene,Benzene,Anilin dan Air
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
= 1
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 12.1 Coulson diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air) adalah organics (some on-condensible) & fluida dingin (Air Pendingin )
Ud = 88 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
= (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
o
F
2
tc =
363.239 222.76
= 293.00
o
F
2
Tc =
572 572
= 572
A Q
123.276
100
S =
t - t
=
363.239
t LMTD
273.0037
=
t
1
t
1
273.0037
222.76
= 0.4022
T - t 572 222.76
Ft
1
t
2
572 Suhu rendah 222.7581 349.2419 t
2
273.0037
R =
T - T
=
572 572
0 Selisih 140.4812
= 0
t - t 363.239 222.76
140.4812
LMTD
t
2
ln
Selisih t
300 572
300 572
105.98 222.76
572 Suhu tinggi 363.2393 208.7607 t
1
4548.8189
10028.4171
184.02 363.24
Fluida Panas Fluida Dingin
C-158
=
x
= ft
maka digunakan Shell and Tube Heat Exchanger
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern , dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = 0.9 in, triangular
= in ID = in
= Pass = 4
= in C' = (baffle cut)
Suface = ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a't = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube) hal. 525 optimum baffle spacing ;
18 ft 0,3 - 0,5 Ds)
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 kern, 1950;
hal. 842)
dengan, Passes = 4
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* flow area * flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* mass velocity * mass velocity
Gs = m/As Gt = M/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
* menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
0.302
0.0694 0.0246
0.000 406958.452
47
166.0698
86.5379 100
(Campuran Nitrobenzene,Dinitrobenzene,Benzene
,Anilin dan Air) shell
steam, tube
0.1963
0.3020 5
panjang =
3.5357
40.6462
OD 3/4 10
BWG 16
ID 0.62 1/5
3923428.2748
100 273.00
143.713
C-159
pada tc = F = fps
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern) * pada Tc = F
= cp (fig.15 Kern)
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
=
* ho D = ft
Asumsi ho =
* Ret = D.Gt /
t
w
= tc+(ho/(hio+ho))*(Tc-tc) =
= F
pers 5.31 kern
t = tw - tc * hi = Btu/jam ft
2 o
F
= F
pers 12.19 kern
hio = hi
Dari Figure 15.11 Kern p. 474 untuk ho > 300 = Btu/jam ft2 F
digunakan ho maksimum yaitu 300 sesuai Kern p.164
dengan ho asumsi.
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern)
= lb/ft
3
s = 1
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 43
* v
2
(fig 27, kern)
* s = 1 2g
4 nV
2
* Ds = s.2g
= psi
* Ps =
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi 0.0000
P
T
=
0.8333
1500
1.4400
f.Gs
2
.Ds (N+1)
1.6611
22.3279
0.3572
0.2211
43.2
= 0.0900
Shell Tube
0 434589
0.0014 0.00005
Uc = = 106 Btu/jam ft
2
F
Rd = = 0.0021 h ft
2
F/Btu
0.0517
434589.052
312.705
1500
19.7064
0.2199
0.0608 572
0.0200
0.0484
0.0000
114
292.999 1.8087
C-160
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Reboiler
Kode : E-335
Fungsi : Menguapkan distilat dari bottom Menara Distilasi
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube condensor
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk tube, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk shell .
Media Pemanas : steam, 250
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle space : in
0.9375
4
5
RESUME
3/4
16
0.62
18
4
0.0000
AP
perhitungan
1.6611
10 AP diijinkan 2
Uc = 105.948
Ud = 86.5379
0.0030
0.0021
Shell Tube
0.0000 h outside 1500
C-161
=
=
=
=
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
C6H5NO2 4.2601 0.0005 0.876
H2O 0.6193 0.0001 0.0248
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 0.1
Total 7895.6716 1
k camp 0.100024018
Komponen
Massa % w/w c
kg/jam
C6H5NO2 4.2601 0.0005 0.44
H2O 0.6193 0.0001 1.1000
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 0.598
Total 7895.6716 1
c camp 0.59790556
Komponen
Massa % w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H5NO2 4.2601 0.0005 17.5859
H2O 0.6193 0.0001 35.1950
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 22.3305
Total 7895.6716 1
rho camp 22.32786426
Komponen
Massa % w/w s
kg/jam
C6H5NO2 4.2601 0.0005 1.2000
H2O 0.6193 0.0001 1.0000
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 1.0200
Total 7895.6716 1
s camp 1.020080957
z
Massa % w/w Viskositas
kg/jam mNs/m2
Total 7895.6716 1
C6H5NO2 4.2601 0.0005 0.1989
H2O 0.6193 0.0001 0.1304
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 0.219904188
C-162
=
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air) adalah organics (some on-condensible) & fluida dingin (Air Pendingin )
visk camp 0.219879817
C-161
C.19 COOLER (E-326)
Fungsi : Mendinginkan campuran Anilin, Air, Nitrobenzene, Dinitrobenzene,
dan Benzene sebelum masuk ke tangki penyimpanan
Tipe : Shell and Tube Heat Exchanger
Bahan : Carbon Steel, SA-283 Grade C
Jumlah : 1 buah
Rate masuk : kg/jam
Tujuan : 1. Menentukan tipe cooler
2. Menentukan bahan konstruksi cooler
3. Menentukan spesifikasi cooler
4. Menghitung pressure drop
1. Menentukan Tipe cooler
Cooler yang dipilih adalah tipe Shell ad tube heat exchanger
karena pertimbangan luas permukaan perpindahan panas >120 ft
2
fluida panas (steam) dialirkan dalam pipa dan fluida dingin dalam annulus
2. Menentukan Bahan Konstruksi Cooler
Bahan konstuksi yang dipilih adalah carbon steel, SA-283 Grade C dengan
pertimbangan :
a. Tahan terhadap korosi
b. Harga relatif murah
c. Bisa digunakan untuk temperatur -6 s/d 345
o
C
3. Menentukan Spesifikasi Cooler
a. Material and Energy Balance
Dari perhitungan neraca massa dan neraca panas diketahui:
Pendingin yang bekerja pada sistem
Q = kJ/jam
= btu/jam
laju alir aliran panas (m)
m = kg/jam
= lb/jam
kebutuhan kondensat air pendingin (M)
M = kg/jam
lb/jam
b. Menghitung t
Fluida Panas : Campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air
15791.987
3730340.72
3535728.85
7895.9934
17407.6649
44635.5979
98404.5318
Reactor product
Reactor product
Water in
Water out
C-162
Th in =
o
C =
o
F
Th out =
o
C =
o
F
Fluida Dingin : Air
Tc in =
o
C =
o
F
Tc out =
o
C =
o
F
-
T LMTD =
o
F
-
-
-
-
Dari Fig. 18 Kern, diperoleh faktor koreksi F
T
=
sehingga :
= .
= .
= F
c. Menghitung Suhu Caloric (Tc dan tc)
+
+
d. Menghitung Luas Total Perpindahan Panas
dari table 8 hal 840 Kern diketahui harga Ud untuk fluida panas (campuran
Nitrobenzene, Dinitrobenzene, Benzene, Anilin dan Air) adalah medium organic &
fluida dingin (Air Pendingin)
Ud = 50 - Btu/hr ft F
Asumsi Ud = Btu/hr ft F
Q (Pers. 6.11, Kern, hal 107)
(Ud . T)
x
= ft
maka digunakan Shell and Tube Heat Exchanger
9 t
1
=
3535728.85
65 72.549
tc =
113 77
Tc =
363.239 86
= 224.62
2
A
=
R =
T - T
=
363.239 86
t LMTD Ft
77
T - t 363.239
277.2392683 Selisih 36 241.239268
Fluida Panas Fluida Dingin Selisih t
363.2392683 Suhu tinggi 113 250.239268 t
2
86 Suhu rendah 77
749.78
184.02
30
125
65
LMTD =
t
1
ln
72.5490
t - t 113
S =
t - t
=
113
o
F
o
F
77
t
2
t
1
45.00 113
363.239
86
25.00 77
t
2
= 7.70109
77
72.5490 0.99
71.8235
= 0.1258
0.99
= 95
2
C-163
e. Menentukan Ud
Dari table 10 Kern p.843, dipilh tube dengan Dari table 9 Kern dipilih spesifikasi:
spesifikasi: Pitch = in, triangular
= in ID = in
= Pass = 4
= in C' = (baffle cut)
Suface (a')_= ft
2
/ft baffle spacing = 0,5 * Ds
a'' = in
2
= in
(flow area / tube atau luas penampang (berdasarkn Coulson vol 6, 1989;
aliran pada tube ) hal. 525 optimum baffle spacing ;
ft 0,3 - 0,5 Ds)
*menentukan jumlah tube
Area for one tube (At) = L OD (Coulson vol 6, 198; hal. 549)
= ft
2
Nt perhitungan = A / At =
Nt (tabel 9 Kern, 1950;
hal. 842)
dengan, Passes = 4
Koreksi harga A dan Ud
A = Nt Surface L = ft
2
Ud = Q/(A.T lmtd)
= < (memenuhi)
f. Menghitung Uc & Rd
* Flow area * Flow area
a't = in
2
as = ID. C'B/(144 Pt) at = Nt.a't/144 n
= ft
2
= ft
2
* Mass velocity * Mass velocity
Gs = M/As Gt = m/at
= lb/jam ft
2
= lb/jam ft
2
* Menentukan bilangan reynold * V = Gt/(3600 )
pada tc = F = fps
= lb/ft jam
De = ft (fig 28 kern p.838) * pada tc = F
= cp (fig.14 Kern p.823)
Re = De. Gs/ = lb/ftjam
0.9375
OD 3/4 17 1/4
BWG 16
ID 0.62 1/4
0.1963
0.302 3.45
panjang = 20
3.9286
190.853
194
761.6440
64.634 65
Campuran Nitrobenzene, Dinitrobenzene,
0.302
0.1102 0.1017
157952.347 967450.849
Benzene, Anilin dan Air, shell
( Air Pendingin), tube
224.62 4.2998
0.5319
0.0458 95
0.75
1.8143
C-164
=
* ho D = ft
JH = fig.28 Kern p.838 * Ret = D.Gt /
=
k
mix
= Btu/ft.jam
c
mix
= Btu/lb F * hi = Btu/jam ft
2 o
F

mix
= lb/ft
2
(fig.25 kern p.835)

mix
= lb/ft.hr * hio = hi. ID/OD
= Btu/jam ft2 F
k cp.
1/3

0.14
de k w
= Btu/jam ft2 F
* Clean Overall coefisient (Uc)
hio x ho
hio + ho
** Dirt factor (Rd)
Uc-Ud
Uc.Ud
f. Pressure Drop
* Re s = * Re t =
f = ft
2
/in
2
(fig.29 Kern) f = (fig.26 Kern p.836)
= lb/ft
3
s =
s = Pt = f.Gt
2
.L.n / 5,22.10
10
D.s
* jumlah cross(N+1) = 12 L/B = psi
= 70
* v
2
(fig 27, kern p.837)
* s = 1 2g
4 nV
2
* Ds = s.2g
= psi
* Ps =
5,22.10
10
.De.s.s P = psi
= psi
440
363.73
0.0517
13610.3853
33
27550.3012
0.10002
0.58946
21.9973
0.5319
ho = JH
105.398
Uc = = 81.719 Btu/jam ft
2
F
Rd = = 0.0032 h ft
2
F/Btu
Shell Tube
13610.3853 27550.3
0.0004 0.0002
21.9973 1.0000
1.0020
5.5526
70
= 0.015
P
T
=
1.4375
0.24
f.Gs
2
.Ds (N+1)
5.7926
0.4189
C-165
Rd min required =
Rd perhitungan =
Nama alat : Cooler 1
Kode : E-311
Fungsi : Mendinginkan keluaran rotary drum vacuum filter hingga
temperatur nya mencapai 30
o
C
Jumlah : 1 buah
Jenis : Shell and tube
Bahan konstruksi : Steel SA-334 Grade C untuk sheel, Carbon Steel
SA-283 Grade D untuk tube .
Media pendingin : air, 25
o
C
Tube Side
OD : in
BWG :
ID : in
Panjang : ft
Passes :
Shell Side
Pitch : in, triangular pitch
Pass :
Baffle space : in
Shell Tube
105.398 h outside 363.73
Uc = 81.719
Ud = 64.634
0.003
0.0032
0.4189
DP
perhitungan
5.7926
10 DP diijinkan 10
RESUME
3/4
16
0.62
20
4
0.9375
4
3.45
C-166
=
=
=
= rho camp 21.99731678
Komponen
Massa % w/w
kg/jam
C6H5NO2 4.3031 0.0005
H2O 61.9299 0.0078
C6H5NH2 7970.4972 1.0095 1.0200
Total
H2O 61.9299 0.0078 35.1950
C6H5NH2 7970.4972 1.0095 22.3305
Total 8036.7302 1.01786531
8036.7302 1.01786531
s
1.2000
1.0000
Komponen
Massa % w/w rho
kg/jam lb/ft3
C6H5NO2 4.3031 0.0005 17.5859
Komponen
Massa % w/w Viskositas
kg/jam mNs/m2
C6H5NO2 4.2601 0.0005 0.1989
H2O 0.6193 0.0001 0.1304
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 0.219904188
Total 7895.6716 1
visk camp 0.219879817
Komponen
Massa % w/w k
kg/jam
C6H5NO2 4.2601 0.0005 0.876
H2O 0.6193 0.0001 0.0248
C6H5NH2 7890.7922 0.9994 0.1
Total 7895.6716 1
k camp 0.100024018
Komponen
Massa % w/w c
kg/jam
Total 8036.7302 1.01786531
c camp 0.589463674
C6H5NO2 4.3031 0.0005 0.44
H2O 61.9299 0.0078 1.1000
C6H5NH2 7970.4972 1.0095 0.598
C-167
= s camp 1.002023271
C-168
C-169
C-166
C.20 Pompa Tangki Anilin (L-324)
Fungsi : Mengalirkan produk ke Tangki Penyimpanan Anilin
Tipe : Centrifugal pump
Bahan : Commercial steel
Kondisi Operasi :
- Temperatur (T) = C
- Tekanan (P) = atm
Tujuan : 1. Menentukan tipe pompa
2. Menentukan bahan konstruksi pompa
3. Menghitung tenaga pompa
4. Menghitung tenaga motor
Jumlah : 2 unit
Langkah Perancangan
1. Menentukan Tipe Pompa
Dipilih pompa jenis sentrifugal dengan pertimbangan (Peters&Timmerhaus
hal.521):
a. Dapat digunakan untuk kapasitas 15-5000 gpm
b. Konstruksinya sederhana,harganya relatif murah dan banyak tersedia
dipasaran
c. Kecepatan putarannya stabil
d. Biaya perawatan paling murah dibandingkan dengan tipe pompa yang lain
2. Menentukan Bahan Konstruksi Pompa
Bahan konstruksi yang dipilih yaitu commercial steel, dengan pertimbangan:
a. Tahan korosi
b. Memiliki batas tekanan yang diijinkan besar (s.d 22500 psi)
3. Menghitung Tenaga Pompa
Neraca massa keluar tangki penyimpanan
H
2
O 0.6193 18 0.0344
0.0000
C
5
H
6
NH
2
7890.7922 93 84.8472 0.9989
0.0004
Total 7900.1462 84.9444 1.0000
C
6
H
6
0.2145 78 0.0028
C
6
H
5
NO
2
4.2601 123 0.0346 0.0004
C
6
H
4
N
2
O
4
4.2601 168 0.0254 0.0003
Fraksi Mol
kg/jam kmol/jam xi
184.02
1
Komponen
Laju Alir
BM
Laju Alir
C-167
Densitas dan viskositas campuran
Sumber: Yaws,1997
camp = kg/m
3
= lb/ft
3
camp = cP = lb/ft.h = lb/ft.s
a. Menghitung Kecepatan Volumetrik Fluida (Q)
b. Menentukan Diameter Optimum Pipa
Penentuan diameter optimum pipa ditentukan menggunakan
Pers 15 hal 496 Peters&Timmerhaus dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100) untuk Di >1 in
Di,opt = q
f

dimana: Di,opt = ID pipa optimum, in


q
f
= Laju alir volumetrik fluida, ft
3
/s
= Densitas fluida, lb/ft
3
Di,opt = = x x
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (App A.5-1 Geankoplis)
Nominal Pipe Size (NPS) = in
Schedule (sch) =
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in = ft
Luas Penampang (A) = ft
q
f
A
Cek NRe
ID v

x x
ft/s
0.0294
NRe =
=
54.2036 0.1936 3.0339
= 131024.6634
2.5
80
2.875
2.323 0.1936
0.0294
Kecepatan alir (v) = =
0.0893
= 3.0339
3.9
0.45 0.13
3.9 0.0893
0.45
54.2036
0.13
2.2094
0.0002
Q =
m
camp
=
7900.1462
= 9.0990 m
3
/jam = 0.0893 ft
3
/s
868.2424
C
5
H
6
NH
2
868.1321 0.3614
Total
868.2424 54.2036
0.3614 0.8746
C
6
H
4
N
2
O
4 1153.1460 0.8765
H
2
O 864.1476 0.1304
C
6
H
6
684.1127 0.1348
Komponen
(kg/m
3
) (cP)
C
6
H
5
NO
2 1029.5552 0.4072
C-168
c. Menghitung Fanning Friction Factor (f)
Untuk commercial steel, nilai = m = in
(Fig. 2.10-3, Geankoplis, hal 88)
dari Fig.2.10-3 Geankoplis, untuk NRe = dan
diperoleh nilai f =
D
d. Menghitung Panjang Ekivalen (Le)
Asumsi panjang pipa lurus (L) = m = ft
ID = ft
Dari tabel 2.10-1 geankoplis, untuk aliran turbulen diperoleh:
3 x 35 x ID =
gate valve (half open ) 1 x 225 x ID =
5 x 2 x ID =
Sehingga, =
= + = ft = m
e. Menghitung Energi yang Hilang karena Gesekan
Pada pipa lurus
(Pers.2.10-6, Geankoplis)
dimana: = Head loss (kerugian energi) (ft.lbf/lbm)
= Faktor friksi
= Kecepatan Linier Fluida (ft/s)
= Panjang total pipa (ft)
= Diameter dalam pipa (ft)
= lbm.ft/lbf.s
2
4 x x x
2
x 2 x
= ft.lbf/lbm
Sudden contraction losses
A
1
>> A
2
A
1
= 1/4 D
2
= ft
2
A
2
= ft
2
A
2
A
1
3.0339
0.1936 32.174
3.1080
1.3309
0.0294
=
0.0294
= 0.022105 < 0.715
1
F
f
f
v
L
D
gc 32.174
F
f
=
0.008 131.4325
L L + Le
65.6168 65.8157 131.4325 40.0606
F
f
=
4.f . L . v
D . 2gc
coupling 5 0.04 0.2 2 1.9358
Total 6.95 65.8157
elbow 90
o
3 0.75 2.25 35 20.3254
1 4.5 4.5 225 43.5545
2.3230
20 65.6168
0.1936
Tipe Fitting/Valve Jumlah Kf Tot Kf Le/D (ft) Le
(Asumsi Aliran Turbulen Benar)
4.6E-05 0.0018
131024.663
=
0.0018
= 0.0008
0.008
= = 131024.6634
2.43E-04
A1 A2
C-169
Maka, A
2
A
1
-
Sehingga:
(Pers.2.10-16, Geankoplis)
2
2
Sudden Enlargement losses
A
1
<< A
2
A
1
= ft
2
A
2
= 1/4 D
2
= ft
2
(Pers.2.10-15, Geankoplis)
2
2
Losses in fittings and valves
(Pers.2.10-17, Geankoplis)
2
2
Jadi, total energi yang hilang akibat gesekan:
F = + + +
= + + +
=
f. Menghitung Static Head
= ft
= 1 lbf/lbm
= ft x 1 lbf/lbm = ft lbf/lbm
g. Menghitung Velocity Head
v
1
= Kecepatan linier fluida dari tangki ke pipa
v
2
= Kecepatan linier fluida ke mixer
Karena pada 2 titik reference dianggap sama, maka v
1
= v
2
h. Menghitung Pressure Head
P = 1 atm = psi
4.3154 ft.lbf/lbm
14.7
Z (g/gc) 25 25
Z 25
g/gc
ft.lbf/lbm
32.174
F
f
h
c
h
ex
h
f
3.107958762 0.0703 0.1430 0.9942
= 6.9500
1 x
3.0339
x
3.0339
=
=
0.1430
0.9942
ft.lbf/lbm
32.174
h
f
= K
f
v
2
2 gc
=
= 0.4912
1
h
c
= K
c
v
2
2 gc
h
ex
= K
ex
v
2
2 gc
= 0.4912 x 0.0703 ft.lbf/lbm
32.174
0.0294
567.06
3.0339
Kc = 0.4 1.25 -
= 0.4 1.25
=
0.0294
A1 A2
C-170
P = 1 atm = psi
P = P - P = - = 0
Sehingga, P/ = 0
i. Menghitung Energi Mekanik Pompa
g P
gc
Dimana :
W
s
= tenaga yang ditambahkan ke dalam sistem per satuan massa
Sehingga,
2
2
= ft. lbf/lbm
j. Menghitung Broke Horse Power (BHP)
(pers. 3.3-2, Geankoplis)
dimana: m = kg/jam = lb/s
= efisiensi pompa (Fig.10.62 Coulson&Richardson)
= untuk Q = m
3
/jam
x
x
4. Menghitung Tenaga Motor
dari Fig.14.38 Peters&Timmerhaus, untuk BHP = HP
diperoleh efisiensi motor sebesar , sehingga power motor:
Dipilih motor standar dengan power = Hp = kW
Hp
0.80
1 0.746
0.4049
80%
Power motor =
BHP
=
0.4049
= 0.5061
BHP =
4.8380 29.4585
= 0.4049 Hp
550 0.6
29.4585
BHP =
m . (-W
s
)
550 .
7900.1462 4.8380
64% 9.0990
- W
s
=
3.0339
+ 25 + 0 + 4.3154
32.174
14.7 14.7
- W
s
=
v
2
+ z + + F
2 gc
14.7
C-171
Nama Alat : Pompa Produk Anilin
Kode : L-111
Fungsi : Mengalirkan produk Anilin ke tangki penyimpanan Anilin
Tipe : Centrifugal pump
Bahan Konstruksi : Commercial steel
Rate Volumetrik :
Kecepatan Aliran : ft/s
Ukuran Pipa : - NPS : in
- Sch. Number :
- OD : in
- ID : in
- Flow Area : in
2
Power Pompa : Hp
Power Motor : Hp
Jumlah : 1 buah
2.323
0.029
0.4049
1.0000
0.0893 ft/s
3.0339
2 1/2
80
2.875
RESUME:
C-172
C-173
C-174
C-172
C. 21 Tangki Penyimpanan Anilin (F-410)
Fungsi : Menampung dan menyimpan Produk utama yaitu Anilin
Tipe : Silinder vertikal dengan tutup atas berbentuk Standard Dish Head
dan tutup bawah berbentuk Flat
Jumlah : 2 buah
Rate Massa : kg/jam = lb/jam
Kondisi Operasi : T :
o
C
P : atm = psia
Tujuan : *) Menentukan tipe tangki
*) Menentukan bahan konstruksi tangki
*) Menentukan kapasitas tangki
*) Menghitung dimensi tangki
1). Menentukan Tipe Tangki
Dalam perancangan dipilih tangki silinder tegak dengan dasar datar Flat Bottom
dan tutup Standard Dish Head dengan pertimbangan :
*) Konstruksi lebih murah sehingga lebih ekonomis
*) Kondisi penyimpanan pada suhu kamar dan tekanan atmosferik
*) Bahan yang disimpan tidak mudah menguap
2). Menentukan Bahan Konstruksi Tangki
Dalam perancangan dipilih bahan konstruksi Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304
dengan pertimbangan :
*) Memiliki allowable stress yang cukup besar
*) Harganya relative murah
*) Kondisi penyimpanan pada suhu kamar dan tekanan atmosferik
*) Bahan relative tahan terhadap korosi
3). Menghitung Kapasitas Tangki
a. Menghitung Kebutuhan Anilin
Kebutuhan Anilin = lb/jam
Kemurnian =
Diambil waktu penyimpanan 7 hari
Impurities berupa air. Tangki dirancang untuk penyimpanan
selama 7 hari dengan pertimbangan produk Anilin telah terjual seluruhnya
7895.826
30
1 14.696
17407.2951
99%
17407.29507
F- 112
C-173
sehingga kapasitas yang harus disediakan :
m Anilin = lb/jam x x hari
= lb
b. Menghitung volume bahan yang masuk dalam tangki
*) campuran = kg/m
3
=
Volume cairan =
= lb
= ft
3
*) Untuk perancangan diasumsikan tangki berisi 80% sehingga volume desain
tangki :
V tangki = ft
3

= ft
3
4.) Menghitung Dimensi Tangki
a. Menentukan Diameter dan Tinggi Shell
Tangki dirancang dengan tutup atas berupa Standard Dished Head .
Untuk tekanan operasi 1 atm, harga H
S
/ID = 1.5, karena P< 18 bar
Asumsi :
H
S
/ID = (Untuk fase liquid-liquid (0,5-4) Ulrich: 188)
H
S
= ID
*) Maka
= Volume silinder + volume head
= +
= +
= +
=
= ft = m
= in
*) Sehingga diameter shell (D
s
) sebesar = ft
Maka tinggi shell :
H
S
= x ID
= x ft
Komponen
Total
( 0,085 ID
3
)
( 0,085 ID
3
)
(0,085 ID
3
)
Laju Massa
(kg/jam)
26.8770
26.8770
322.5235
ID
3
19415.123
ID
7
2924425.571
24511.5931
1.1775 ID
3
ID
2924425.5710
74.5674
19609.2745
19609.2745
24511.5931
2190.0820
0.8
24511.5931
% w/w (kg/m
3
)
1194.4163
74.56740868
m

lb/ft
3
1.5
1.5
( x (3,14 x ID
2
) x 1.5 ID)
17407.3 24 jam/hari
26.8770 8.1922
1.5
1.5
C
6
H
5
NH
2
H
2
O
V
S
V
S ( x ( x ID
2
) x H
S
)
lb/ft
3
7890.7948 0.99992 1194.435
0.6193 0.00008 995.647
7891.4141 1.0000
C-174
= ft = m
*) Jadi diameter dan tinggi shell sebesar m dan m
5). Menentukan Tebal Shell
(Pers 13.1 Brownell : 254)
(f .E - 0,6 P)
Dimana :
P
d
= Tekanan desain
dengan :
= P
operasi
+ P
hidrostatik
= 1 atm = psi
=
Dimana :
h = tinggi cairan dalam silinder = ft = m
= densitas campuran =
maka,
P
hid
= x 1 x ft
= lb/ft
2
= psi
= P
op
+ P
hid
= +
= psi
*) Dengan faktor keamanan 20%, maka
P
d
= x psi
=
r = jari-jari shell (D
S
/2) = m = in
f = Allowable stress untuk Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304 sebesar
psi (Brownell : 342)
E = Efisiensi pengelasan, diambil double-welded butt joint, sebesar 80%
c = Faktor korosi sebesar 0,125
Maka,
Pers. 3.16 Brownell p.45
(f .E - 0,6 P)
x
x -
t
s
= in
t
s
in Tabel 5.7 Brownell p.90
Diambil tebal standar in = ft
Menentukan Tebal dan Tinggi Head
Tebal Head
psi
12.2883
40.3154
t
s
=
P
d
.r
+
5/8
14.700
P
hid
34.580540
12.2883
160.8947
in
74.5674
lb/ft
3
39.1290
c
8.1922
P
d
.r
+
P
d
+ t
s
=
t
s
=
P
d
P
op
10.5403
0.0521
160.8947
14.7 17.908
32.6075
4.0961
c
0.125
18750
5/8
1.2 32.6075
39.1290
74.5674
lb/ft
3
0.8 0.6
0.5454
39.129
34.5805
2578.581
17.9075
18750
h
gc
g

C-175
Tebal tutup berupa torispherical mengikuti persamaan :
0,885 x P
d
x r (Pers 7.57 Brownell ; 133)
(f .E - 0,1 P
d
) (Tabel 5.7 Brownell : 91)
Dimana :
t
S
=
rc = ID/2 = in
Maka,
x x
x - x
t = in
Diambil tebal tutup standar in
Keterangan Gambar :
= Diameter dalam shell (in) icr = inside corner radius (in)
= Diameter luar shell (in) sf = straight flange (in)
= ID/2 ; jari-jari shell (in) b = depht of dish (in)
= tebal head (in) OA = overall dimension (in)
Tinggi Head
H
D
= L - L
2
- (ID
2
/ 4)
L = ID - 6
= - 6
= in
H
D
= -
2
- (
2
/ 4 )
= in = ft = m
Tebal Tutup Bawah
t = d C ( p / f)
= x ( / )
= in = ft = m
ID
OD
a
t
161
0.885 39.1290 161.2617
+ 0.125
18750 0.800 0.100 39.1290
322.5235 0.162 32.6075 18750
316.5235 316.5235 322.5235
0.4974
1
5.413486686
3.680015061 1.12168223
0.45112389 0.137504234
t =
t =
44.16018073
322.5235
316.5235
5/8
+ c
C-176
Nama Alat = Tangki penyimpanan produk Anilin
Fungsi = Menampung produk Anilin
Type = Silinder vertikal dengan tutup atas berbentuk Standard
Dish Head dan tutup bawah berbentuk Flat
Kondisi Operasi = Tekanan = atm
Suhu = C
Diameter = ft = in
Tebal Shell = in
Tebal Tutup Atas = in
Tebal Tutup Bawah = in
Tinggi Tangki = ft
Bahan Konstruksi = Plate Steels SA-167 Grade 3 Type 304
Jumlah Tangki = 4
1.00
5.4135
40.3154
Resume
1
30
26.9 322.52
0.25
C-177
C-178
C-179
C-180
C-181
Resume
C.8 MENARA DISTILASI (D-320)
Fungsi : Memurnikan Anilin dan air agar sesuai dengan kemurnian
bahan baku, yaitu 99% Anilin
Tujuan : 1. Menentukan tipe kolom
2. Menentuan bahan konstruksi kolom distilasi
3. Menentukan jumlah plate
4. Menentukan lokasi umpan
5. Menentukan dimensi kolom
1. Menentukan Tipe Kolom
Dalam perancangan ini dipilih jenis tray dengan pertimbangan sebagai berikut :
o) Perkiraan awal diameter kolom > 3 ft
o) Campuran tidak terlalu korosif
o) Tekanan operasi yang rendah
Jenis tray yang digunakan adalah sieve tray dengan pertimbangan :
o) Lebih ringan, murah, dan mudah diperoleh
o) Pressure drop rendah dan efisiensi tinggi
o) Kapasitas uap dan cairannya besar
o) Biaya perawatannya murah karena mudah dibersihkan dan konstruksinya sederhana
2. Menentukan Bahan Konstruksi Kolom Distilasi
Dipilih bahan konstruksi jenis Carbon Steel SA 283 Grade D dengan
pertimbangan:
o) Mempunyai Allowable Working Stress yang besar
o) Struktur kuat
o) Bahan sedikit korosif
o) Harga relatif murah

XLo XD
XW
kondensor
reboiler
xf
3. Mentukan Stage Minimum (Nm)
Menggunakan persamaan Fenske untuk menentukan jumlah stage
minimum yang diperlukan untuk distilasi suatu campuran komponen sehingga
diperoleh nilai N teoritis yang sebenarnya. (Coulson, hal 420 pers 11.58)
Dimana:
N
m
= Jumlah stage minimum termasuk reboiler
= Rasio konsentrasi antara light key dan heavy key pada distilat
= Rasio konsentrasi antara light key dan heavy key pada bottom

LK
= Volatilitas relatif rata-rata light key
d b
N
m
=
Menentukan jumlah plate teoritis
Jumlah plate teoritis dihitung dengan rumus :
Lo = kmol/jam
Vo = kmol/jam
D = kmol/jam
B = kmol/jam
R =
R
min
=
N - Nm 1 + 54,4 - 1
N + 1 11 + 117
0.5
Dalam hal ini :
R - R
min
R + 1
-
+
=
N
m
=
0.2010 0.0004
log 1.4712
log
0.7989

0.9991
4.2636
84.9197
1.8549
7.9087
33.7193
23.8038 24
=
1.8549 1.4269
1.8549 1
=
1.4269
= 1 - exp x
0.1499
Maka :
N - 24 = 1 + - 1
N + 1 11 +
0.5
N - 24
N + 1
N - 24 = 1 -
N + 1
N - 24 =
N + 1
N - 24 = N +
N =
Jumlah plate teoritis dihitung :
Menentukan Plate eficiency
T avg = K = C
Eo = 51 - 32,5 log (a . a) a
Eo = 51 - 32,5 log ( 0,164742. 13,22486) a lk
Eo = %
N
Eo
N
act
= 110 termasuk reboiler
4. Menentukan Lokasi Umpan
Dari Coulson page 422 Eq.11.62
feed location =
Nr B 2
Ns D
Nr 2
Ns
= log
=
Nr
Ns
117 0.1499 0.1499
1 - exp
54.4 0.1499
x
0.1499
0.4945
= 1 - exp -0.7043
427.03 153.88
49.5589
0.5055 0.5055
0.5055
109.0279
N
act
=
49.5589
0.4546
45.4552
N
act
=
xf,
LK
xd,
HK
log = 0.206 log
84.91966
log = 0.206 log
xf,
HK
xb,
LK
0.206 0.002016
-0.5553
= 0.2784
0.9610 0.0004
4.2636 0.0386 0.2010
Nr = Ns
Nr + Ns = N
act
Ns + Ns = 109
Ns = 86 umpan masuk dari bawah
E. Menentukan dimensi kolom
1. Menentukan diameter kolom
Diperlukan data properties aliran distilat dan aliran bottom, sehingga:
-- Distilat
T = K
P = atm
D = kmol/h
Lo = L max = R D = kmol/h
V
1
= Lo + D = kmol/h
-- Bottom
T = K
P = atm
B = kmol/h
L' = (L'=Lo+feed) = kmol/h
V' = V
1
= Lo +D = kmol/h
# Penentuan diameter puncak
Diameter menara (Dm) = 4 At 0.5
dimana :
Dm : Diameter menara (m)
At : luas penampang menara (m)
Langkah-langkah perhitungan :
a. Menghitung BM, density cairan, density uap, dan campuran
# Menghitung densitas cairan.
dan ;
0.2784

Komponen T
Ref
,
o
C (kg/m
3
) Tc (K)
33.7193
457.1718
1
84.9197
97.0919
33.7193
0.2784
85.2832
412.09
1
4.2636
7.9087
Komponen BM Massa wi camp (kg/m3)
C6H6 78 0.0022 0.0000 0.0133
C6H5NH2 25 3897.9 972.15 0.0007 3592.2025

1
(kg/m
3
)
C6H6 25 997.0450 647.4 0.0013 868.2313
998
0.0011
0.0009
0.0017
1679.7113
1007.9855
833.0939
719
803
L
C6H5NH2 93 79.7050 0.5650 2029.7221
Total 141.0619 1.0000 2392.3485
562.16
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
25
25
25
1889.9
1116
0.5124
0.0077
362.0929
0.0430
0.0011
61.3106
0.0003
0.0000
0.4346
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
123
18
168
# Menghitung densitas Uap
yd
Ki
BM vap mix = BM x Yi
BM liq mix = BM x xi

V
= BM
mix
x P R = L atm/kmol K

V
= x
x
=
b. Menghitung percepatan volumetrik Cairan dan uap (Q
L
dan Q
V
)
Lo x BM liq
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/s
Vo x BM vap
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/s
c. Menghitung Ki koreksi
Lw
0.5
Vw (sumber : Eq. 11.82 Coulson vol.6 p.568)
Lo BM avg liq kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
V
0
BM avg vap kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
0.5
F
lv
=
Dipilih tray spacing , t = in = 0.6 m (Tabel 6.1 Treyball p.162)
BM liq Mix
Yi =
R. X
0
+
yd
X
0
=
R+1 R+1
Q
L
=

L
60.8237 76.5486
82.06
R . T
60.8237 1
= 0.0018 kg/liter
82.06
C6H5NH2 0.2010 0.5690 52.9216 0.7675 71.3735
412.09
1.7987
kg/m
3
Fl
V
=

L
Q
V
=
33.71933 60.8237
= 0.3167
m/s
######## 3600
Q
V
=

V
Q
L
=
7.9087 76.5486
= 7.E-05
3600 3600
0.5697
0.1682
Vw = =
33.71933 60.8237
Lw = =
7.9087 76.5486
3600 3600
0.0081
23.6220
F
lV
=
0.1682 1.7987
0.5697 2392.3485
H2O
C6H6
C6H4N2O4 2.E-06
0.7989
7.E-06
C6H5NO2 0.0001 0.0004 0.0533 6.E-04 0.0766
Komponen yd Yi BM vap mix xi = Yi/Ki
6.E-03
0.2308
1.E-06
0.9439
4.1545
0.0001
7.E-04
0.4298
3.E-06
0.1123
7.7362
0.0003
m/s
1.7987 3600
Dari Fig 11.27 Coulson vol.6 p.567 Ki =
Surface tension, (sumber: Coulsons Vol 6, 2003 hal.258)
(8.23)
dengan data sugden's parachor:
(sumber: Coulson's Vol 6, 2003 hal. 335)
dyne/cm
2
N/m
0.2
0.2
=
d. Menentukan kecepatan velocity flooding (f )

L
-
V
0.5 (Pers.Fair,1961)

V
- 0.5
f = m/detik
Diasumsikan % flooding = %
n = % flooding x f
= x
=
e. Menghitung diameter puncak menara
*) Luas Penampang Tray (An)
Q
V
n
Dirancang panjang weir = W = T
Dari Tabel 6.1 Treyball p.162, luas tower dengan downspout
0.008
C6H6 131.4 0.0000 263.0233 0.0004
C6H5NO2
Komponen Pch xi
i
(dyne/cm
2
) xi
i
C6H4N2O4
H2O
166.8
202.2
= 0.008 x
8.4522
0.02
Total 845.2165
8.4522
Ki koreksi = Ki x
i
0.02
C6H5NH2 161 0.7675 293.3343 225.1215
0.7819
An = =
0.3167
=
1.7987
1.7987
0.9774
80
0.8 0.9774
0.0268
f = Ki
f = 0.0268
########
0.4051 m
0.7819
0.8
0.1415
0.0688
0.3850
619.6408 54.2
0.0006
0.0056
0.2308
110.4473
68.5297
2684.7157
*) Luas Penampang Menara (Ac)
1 - downspout
1 -
= m
*) Diameter Puncak Menara
4 Ac 0.5
4 x 0.5
= m = ft
# Menghitung Diameter Bawah
Diameter menara (Dc) = 4 Ac 0.5
dimana :
Dc : Diameter menara (m)
Ac : luas penampang menara (m)
Langkah-langkah perhitungan :
a. Menghitung BM, density cairan, density uap, dan campuran
# Menghitung densitas cairan.
dan ;
# Menghitung densitas Uap
Yi = xb.Ki
BM vap mix = BM x Ybi
BM liq mix = BM x xbi
0.0201 0.0004
C6H5NH2 93 7890.7922 0.9986 936.8814
Total 7895.9934 1.00 938.0477
C6H5NO2
H2O
C6H4N2O4
25
25
25
1199
1625
998
719
803
562.16
0.0011
0.0009
0.0017
1065.6510
1467.7208
833.0939
Dc =
0.4718
3.14
0.7753 2.5436
=
0.4051
0.1415
0.4718
Dc =

Ac =
An
C6H5NH2 25 1018 972.15 0.0007 938.1621

1
(kg/m
3
)
C6H6 25 873 647.4 0.0013 760.2123

Komponen T
Ref
,
o
C (kg/m
3
) Tc (K)
Komponen BM Massa wi camp (kg/m3)
C6H6 78 0.2145 0.0003 0.2236
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
123
168
18
4.2601
0.1073
0.6193
0.0002
2.E-07
0.0009
0.2305
0.0003
0.7119
Komponen Xb Xbi BM vap mix Ybi = Ki*Xbi BM liq Mix
L
Xbi =
V'.Yi
+
B.xb
L' L'
C6H5NO2 0.0004 0.0508 0.0002

V
= BM
mix
x P R = L atm/kmol K

V
= x
x
=
b. Menghitung percepatan volumetrik Cairan dan uap (Q
L
dan Q
V
)
L' x BM liq
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/s
V' x BM vap
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/s
c. Menghitung Ki koreksi
Fl
V
= liquid - vapour flow factor
Lw
0.5
Vw (sumber : Eq. 11.82 Coulson vol.6
hal. 568)
L' BM avg liq kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
V
1
BM avg vap kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
0.5
F
lv
=
Dipilih tray spacing , t = in = m
(Tabel 6.1 Treyball p.162)
Dari Fig 11.27 Coulson vol.6 p.459 Ki =
2.E-05
0.0792
8.E-06
0.0004
C6H6 3.E-05 1.E-04 0.0117 0.0003 0.0273
457.1718
2.4754
kg/m
3
Q
L
=
92.8650 92.7159
82.06
R . T
92.8650 1
= 0.0025 kg/liter
82.06
C6H5NH2 0.9991
C6H4N2O4
H2O
7.E-06
0.0019
0.0011
0.0339
1.E-07
0.0044
0.9975 92.7675 0.9956 92.5893

L
Q
L
=
97.0919 92.7159
= 0.0027 m/s
1.0000
= 0.3514 m/s
2.4754 3600
Fl
V
=

L
938.0477 3600
Q
V
=

V
Q
V
=
33.71933 92.8650
0.8698
F
lV
=
2.5005 2.4754
0.8698 938.0477
2.5005
Vw = =
33.71933 92.8650
3600 3600
Lw = =
97.09193 92.7159
3600 3600
0.1477
18.0000
0.24
Surface tension, (sumber: Coulsons Vol 6, 2003 hal.258)
(8.23)
dengan data sugden's parachor:
(sumber: Coulson's Vol 6, 2003 hal. 335)
dyne/cm
2
N/m
0.2
0.2
=
d. Menentukan kecepatan velocity flooding (f )

L
-
V
0.5 (Pers.Fair,1961)

V
- 0.5
f = m/detik
Diasumsikan %flooding = %
n = % flooding x f
= x
=
e. Menghitung diameter puncak menara
*) Luas Penampang Tray (An)
Q
V
n
0.0180
0.0000
11.8174
C6H6 131.4 0.0003 263.0233 0.0919
C6H5NH2 161 0.9956 293.3343 292.0389
Komponen Pch Ybi
i
(dyne/cm
2
) Ybi
i
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
166.8
202.2
54.2
0.0002
1.E-07
0.0044
110.4473
68.5297
2684.7157
f = Ki
f = 0.2400
= 0.24 x
3.0397
0.2
0.4136
Total 303.9662
3.0397
Ki koreksi = Ki x
i
0.2
0.1004 m
3.4994
3.4994
An = =
0.3514
=
938.0477 2.4754
2.4754
4.6658
75
0.75 4.6658
Dirancang panjang weir = W = T
Dari Tabel 6.1 Treyball p.162, luas tower dengan downspout
*) Luas Penampang Menara (Ac)
1 - downspout
1 -
= m
*) Diameter Puncak Menara
4 Ac 0.5
4 x 0.5
= m = ft
Untuk menyederhanakan perhitungan, maka diameter kolom distilasi disamakan
dengan menggunakan diameter bawah menara sebesar m atau
ft dengan catatan mengurangi perforated area (lubang penguapan)
untuk plate di atas plate umpan
2. Menentukan Tinggi Menara Total
Bahan konstruksi = Carbon steel SA 283 Grade C
Allowable working stress (f) = psi
Efisiensi pengelasan (E) =
Faktor korosi (C) =
P
operasi
= atm = psi
P
perancangan
= atm = psi
D
menara rata-rata
= m = in
R
menara
(r
i
) = m = in
Perancangan plate (puncak)
*) Luas penampang kolom (Ac)
Ac = m
2
*) Luas downcomer (Ad)
Ad = m
2
*) Luas net area (An)
An = m
2
*) Luas active area (Aa)
Aa = - 2 Ad
= - 2
= m
2
*) Luas hole area (Ah)
Aa untuk trial pertama : m
2
0.8
0.1415
Ac =
An
0.385994
1.266385
12650
0.85
0.125
Dc =
0.1170
3.14
0.3860 1.2664
=
0.1004
0.1415
0.1170
Dc =

0.1170 0.0165
0.0839
Ah asumsi 10% 8.E-03
0.1930 7.5983
0.1170
0.0165
0.1004
Ac
1 14.7
1 14.7
0.3860 15.1966
*) Liquid Patern
Dengan mencari maximum volumetric liquid rate
max volumetric liq rate = L x
x L
=
Setelah dicek pada Fig 11.28 Coulson vol.6 p.569 maka pola aliran adalah
Cross flow (single pass)
*) Panjang weir (dari Fig.11.31)
Dari Fig.11.31 Coulson : maka Iw/Dc didapat
x = m
diambil : weir height = mm
hole diameter = mm
plate thickness = mm
*) Cek weeping
L' x BM liq
x
= kg/s
Minimum liquid rate turndown= kg/s
0.667
x
= mm liquid
0.667
x
= mm liquid
at minimum rate = ho + h
ow
= 50 + = mm
Dari Fig. 11.30 Coulson vol.6 p.571 diperoleh : K
2
=
- 0.9 - 5
= m/s
V' x BM
= x
= m
3
/s
Minimum vapour rate turndown = m
3
/s
=
= m/s (syarat terpenuhi dimana
u
h
>
h
(min))
=
97.09193 92.7159
3600
2.5005
50
5
5
Maks. liquid rate =
3600
BM liq
3600
0.0027
0.25
0.25 0.3860 0.0965
59.0628
59.0628 109.0628
31.2

h
(min) =
[K
2
-0,9 x (25,4 - dh)]
(
v
)
1/2
68.53629
Minimum h
ow
= 750 x
2.0004
938.0477 0.0965
0.8 2.0004
Maksimum h
ow
= 750 x
2.5005
938.0477 0.0965
0.3514
0.8 0.2811
actual minimum vapour velocity
(u
h
)
minimum volumetric vapour rate
Ah
Maks. volumetrik vapour
rate
=

v
x 3600
33.7193 92.8650
8911.3547

h
(min) =
31.2 25.4
1.5733
8.1610
34
*) Plate Pressure drop
Max.vapour velocity :
Qv
Ah
= m/s
dari Fig.11.34 Coulson vol.6 p.576 untuk tebal plate/diameter lubang = 1
= maka
Co =
u
h
2
V
(Coulson vol 6. eq.11.88 p. 576)
Co
L
2
= mm liquid
Residual head:
(Coulson vol 6. eq.11.89 p. 577)
h
r
= mm liquid
Total plate pressure drop
h
t
= h
d
+ h
w
+ h
ow
+ h
r
h
t
= mm liquid (Coulson vol 6. eq.11.90 p. 577)
Plate pressure drop
P = x 10 -3 h
t
.
L
P = N/m
2
(Coulson vol 6. eq.11.87 p. 575)
= atm = Psi
*) Downcomer liquid back up
Downcomer pressure loss : h
ap
= h
w
- 5 = mm
Area under apron : A
ap
= h
ap
l
w
= m
karena Aap < Ad maka untuk eq.11.92 page 468 coulson nilai AmAd:
2

l
A
m
2
x
= mm mm
Back-up in downcomer :
h
b
= h
w
+ h
ow
+ h
t
+ h
dc
h
b
= mm = m
1/2 * plate spacing + weir height = m
karena h
b
< 1/2 (plate spacing + weir height ) maka
tray spacing is acceptable/diterima
*) Check residence time
h
d
= 51
41.89637 2.4754
0.8420 938.0477
41.89637
dan Ah/Ap Ah/Aa 10
0.842
h
d
= 51
333.2078

h
=
=
0.3514
0.0084
0.0043
h
dc
= 166
Lwd
= 166
2.5005
938.0477 0.0043
9.81
0.0414 0.6081
455.5962
4192.5087
45
h
r
=
12500

L
13.3255
62.5549 63
636.6873 0.63669
0.325
t
r
=
A
d
. h
bc
.
l
=
(page 470 coulson)
= s > 3 satisfactory , karena t
r
min. 3 detik
*) Check entrainment
actual percentage flooding for design area
Qv
An
= m/s
n
f
= , F
lv
=
sehingga dari fig. 11.29 =
*) Trial Layout
menggunakan tipe cartridge konstruksi. Dengan 50 mm
unperforated strip round plate edg e, 50 mm wide calming zone .
*) Perforated area
Wsr = 50 mm = m
dari Fig. 11.32 p.574 pada Ih/dc = maka c =
angle subtended at plate by unperforated strip =
- =
mean length, unperforated edge strip =
area of unperforated edge strip = x
= x
= m
mean length of calming zone = (Dc-Wsr)*sin(c/2)
=
Total area of perforation Ap = active area -unperforated edge strip
= -
= m
A
h
A
p
dari Fig. 11.33 p.575 Ip/d
h
=
satisfactory, karena normalnya dalam range 2.6 - 4.0
=
0.3514
0.1004
3.4994
percent flooding =
0.0165 0.6367 938.0477
2.5005
3.9514
n =
t
r
=
L
wd
180 102 78
Dc - 0.05 x
78
75 0.0081
0.045
0.05
0.19 102
x 100
=
3.4994
x 100
4.6658
0.1170 0.0229
0.0941
=
0.0084
= 0.0891
0.0941
0.05 0.4572
0.0229
0.2252
= 0.4572 m
180
Wsr mean length
3.25
*) Number of holes
3.14 2
4
=
*) Menghitung Tebal Shell
Dalam hal ini :
x in
x -
= in dari Brownell, diambil tebal standar
*) Penentuan OD standar
OD = ID + 2 ts
= 1 + 2
= in
OD yang sesuai pada tabel 5.7 Brownell adalah in
ID koreksi = OD - 2 ts
= - 2
= in = m
Dari ID terkoreksi dapat ditentukan r head pada OD in dan t = 3/16 in
r = D = in = m
*) Menghitung Tebal Head
Head puncak
Head yang digunakan adalah head dengan jenis hemispherical
dengan bahan yang digunakan adalah Carbon Steel .
P x di
4 . f . E - 0,4 . P
sehingga :
x
4 -
= in
diambil tebal head standar = in
Head dasar
0.0084
= 427.3673
luas satu lubang 0.0000
ts =
P
op
x r
i
+ C
area of one hole = d
h
0.0000
Number of holes =
luas hole area
=
15.1966 0.1875
15.5716
16
16 0.1875
0.1250
12650 0.85 0.2 14.7
0.1354 3/16
f.E - 0,2P
ts =
14.7 7.5983
+
+ 0.1250
12650 0.85 0.4 14.7
th = + C
th =
14.7 15.6250
15.6250 0.3969
16
1/2 7.8125 0.1984
0.1301
3/16
r
th
Sf
ID
Head yang digunakan adalah head jenis torispherical
dengan carbon steel.
P x di
4 . f . E - 0,4 . P
sehingga :
x
4 -
= in
diambil tebal head standar = in
Menghitung Tinggi Menara Distilasi Total
*) Tinggi Head Puncak
ID = ft = in
r = in
dari Tabel 5.6 Brownell and Young hal.88 diperoleh :
th =
sf = - 2 diambil (Tabel 5.13 Brownell )
untuk hemisperical dish head tinggi head yaitu:
OA = th + r + sf
= + +
= in = m
*) Tinggi Head Dasar
ID = ft = in
r = in
dari Tabel 5.6 Brownell and Young hal.88 diperoleh :
th =
sf = - 2 diambil (Tabel 5.13 Brownell )
untuk hemisperical dish head tinggi head yaitu:
OA = th + r + sf
= + +
= in = m
*) Tinggi Menara Distilasi
Tinggi ruang puncak = x tray spacing
= x = in
Tinggi ruang dasar = x tray spacing
= x = in
Tinggi tray aktual = x tray spacing
= x = in
Tinggi kolom
= t. puncak + t. dasar + t. tray + head puncak + head dasar
= + + + +
= in = m
0.1250
12650 0.85 0.4 14.7
0.1301
th =
14.7 15.6250
+
th = + C
7.8125
3/16
1 1/2 2
0.1875 7.8125 2
0.1875 7.8125 2
10 0.254
1.3021 15.6250
3/16
1.3021 15.6250
7 4/5
3/16
1 1/2 2
35.433 47.2440 ######## 10 10
2677.475 68.0079
2
2 23.6220 47.2440
N
109 23.6220 ########
10 0.254
1.5
1.5 23.6220 35.433
r
th
Sf
ID
Perancangan lubang nozzle
Nozzle yang dirancang antara lain :
1.Pipa Pemasukan Refluks Menara Distilasi
2.Pipa Pengeluaran Uap Puncak Menara Distilasi
3.Pipa Pemasukan Uap Boiler
4.Pipa Pengeluaran Cairan Dasar
Penentuan diameter optimum pipa untuk nozzle ditentukan
menggunakan pers 15 hal 496 Peters dengan mengasumsikan aliran
turbulen (Nre > 2100)
Di = Qr
* Pipa reflux Menara Distilasi
kecepatan reflux = kg/jam = lb/jam

reflux
= kg/m = lbm/cuft
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell p.387)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Laminar Benar)


C6H5NH2 0.5650 0.45
campuran =
1
0.0000
+
0.5650
0.19
Komponen fraksi (cP)
C6H6 2.E-05 0.19
3.9
0.45 0.13
605.4002 1334.6789
2392.3485 149.3494
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
0.0003
0.0000
0.4346
0.19
0.19
0.19
3.9 0.0025 149.3494
0.5028
Nominal pipe size (NPS) 2
1334.6789
149.3494
8.9366
0.0025
3.9
0.45
0.7964
0.0005
Laju alir volumetrik, Qr = =
ft/det
0.2460
NRe =
=
149.3494368 0.161519 0.010092
= 454.8944
0.000535153
Kecepatan alir (v) =
=
0.0025
= 0.0101
Schedule (sch) 80
2.375
1.939
2.953 0.2460
|
|
*) Pipa pengeluaran uap distilat
kecepatan distilat = kg/jam = lb/jam

distilat
= kg/m = lbm/cuft
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Laminar Benar)


* Pipa keluaran bottom Menara Distilasi
kecepatan bottom = kg/jam = lb/jam

bottom
= kg/m = lbm/cuft
campuran =
1
0.0000
+
0.5650
0.19 0.45
C6H6 0.0000 0.19
C6H5NH2 0.5650 0.45
######## 4521.5341
1.7987 0.1123
Komponen fraksi (cP)
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
8.6996
Nominal pipe size (NPS) 22
Schedule (sch) 40
27
40267.6163
11.1854
3.9
3.9 11.18545 0.1123
12370.9102
0.8313252
Laju alir volumetrik, Qr = =
4521.5341
0.1123
0.0850
0.8313252
9001.9621 19845.9293
938.0477 58.5604
33.4866
NRe =
=
0.1123 1.8847 0.3340
22.626
402 33.4866
Kecepatan alir (v) =
=
11.18545
= 0.3340 ft/det
C6H5NH2 0.9986 0.38
Komponen fraksi (cP)
C6H6 0.0003 0.19
=
C6H5NO2
C6H4N2O4
H2O
| |
= cP
= lb/ft.s
m

= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Turbulent Benar)


*) Pipa pemasukan vapour dari reboiler
kecepatan vapour = kg/jam = lb/jam

vapour
= kg/m = lbm/cuft
= cP
= lb/ft.s
m

campuran =
1
0.0003
+
0.9986
0.19
2.2858
Nominal pipe size (NPS) 3
Schedule (sch) 80
3.5
19845.9293
58.5604
338.8967
0.0941
3.9
3.9 0.0941 58.5604
0.38
0.3803
0.00002556
Laju alir volumetrik, Qr = =
94783.4630
0.0000
3131.3464 6903.4372
2.4754 0.1545
0.5498
NRe =
=
58.5604 0.2416 0.1712
2.9
6.6 0.5498
Kecepatan alir (v) =
=
0.0941
= 0.1712 ft/det
C6H5NH2 0.9986 0.38
campuran =
1
0.0003
+
0.9986
0.19
Komponen fraksi (cP)
C6H6 0.0003 0.19
=
0
Komponen
6903.4372
0.1545
0.38
0.3803
0.0000
Laju alir volumetrik, Qr = =
| |
| |
= ft/jam
= ft/det
Di = Qr
0.45

0.13
=
0.45 0.13
= in
Dipilih pipa nominal dengan spesifikasi (app K. item 2 Brownell)
= in
=
Diameter luar (OD) = in
Diameter dalam (ID) = in
Luas Penampang (A) = in = ft
Qr
A
cek Nre
Id v

(Asumsi Aliran Turbulent Benar)


*) Menghitung Berat Menara Distilasi
diameter head = + 2sf
= + 2 x 2
= in
Perhitungan berat tutup
d t
4
x
4
= lb
Perhitungan axial stress pada shell
4 (ts - c)
x
x
= lb/in
Perhitungan stress karena bobot mati
f
shell
= x
Persamaan dipakai untuk ketebalan shell yang tetap dan pada daerah
puncak dimana ketebalannya
juga konstan, sehingga :

ins
x
(ts - c)
9.5021
Nominal pipe size (NPS) 26
Schedule (sch) 80
26
44672.9876
12.4092
3.9
3.9 12.40916 0.1545
= 3820.5946
0.00002556
OD
16
20
40.9003
NRe =
=
0.1545 2.0825 0.3034
25
491 40.9003
Kecepatan alir (v) =
=
12.40916
= 0.3034 ft/det
=
14.7 16
4 1/16
940.8
x
490
1728
16.69487847
f
ap
=
p . d
Berat head = x

1728
=
400 3/16
3.4
stress karena insulin : f
ins
=
t
ins
144
x 3
= x
stress karena berat peralatan :
berat tutup atas = lb
berat tangga = lb/ft
berat pipa keseluruhan = lb
berat isolasi pipa /4 (1,5-1).40 = lb
W = + x lb
. d . ( ts - c )
+ x
x
= + x
beban tray termasuk cairannya
trial x = 4
x d
2
d ( ts - c )
x
2 4

x
2
= x -
total stress karena bobot mati
= beban
shell
+ beban
isolasi
+ beban
peralatan
+ beban
tray+liq
= 3.4 x + x + x +
+ x -
= x +
= x -
Perhitungan stress karena angin
untuk tinggi di atas 1 ft, maka tekanan angin yang digunakan adalah
Pw = psi, dengan faktor bentuk
= isolasi menara + pipa uap
= + 6 + + 6
= in
stress karena angin :
d
eff
x
do 2 ( ts - c )
=
x
= x
>> sisi atas angin (upwind side )
25
462.2
39.25
16.6949 526.45
f
alat
=
W
=
40
144 0.0625
13.3333
16.6949
- 1 25
64
=
12 16 0.0625
- 1 25
f
tray+liq
=
4
12
=
16.6949 526.45
16 0.0625
5.3141 167.5742
200.9658 -28.0023
200.9658 28.00229
26 0.65
f
dw
13.3333 167.5742 5.3141
16.6582 33.3164
=
1256
-1 +
37.6991
16.6582 33.3164
15.89 40 x
100 0.0625
101.696
d
eff
16 12
40
f
wx
=
15.89
f
tmax
= f
wx
+ f
ap
- f
dx
= x + - x +
= x - x +
untuk efisiensi pengelasan dan allowable stress
f
tmax
= x - x +
= x - x +
= x - x +
cari nilai x dengan rumus :
a = 1
b =
c =
x = (-b (b^2 - 4*a*c)^0.5)/(2*a)
-
0.5
= ft
>> sisi bawah angin (downwind side )
f
cmax
= f
wx
- f
ap
+ f
dx
= x - x + x -
Dari stabilitas elastis :
t
r
=
maka :
f
cmax
= x + x -
= x + x -
= x + x -
cari nilai x dengan rumus :
a =
b =
c =
x = (-b (b^2 - 4*a*c)^0.5)/(2*a)
= - 0.5
= ft
jadi dipakai x dari sisi bawah angin karena x > ft
sehingga dapat diketahui besarnya stress karena bobot mati yang bekerja pada
dinding menara adalah ft
* Beban shell
fshell = x
101.6960 940.8 200.9658 28.00229
101.6960 200.9658 968.8023
101.696 200.9658 -12031.19771
-1.9761
-118.3055
=
1.9761 3.9051 -473.2221
2
80.00% 16250
101.696 200.9658 968.8023
13000 101.696 200.9658 968.8023
58593.75
101.6960 200.9658 968.8023
######## 101.6960 200.9658 968.8023
= 2.5 10 6
0.1875
8
11.90969204
101.6960 940.8 200.9658 28.00229
f
cmax
= 2.5 10 6
23.2332
3.4
-1.9761 3.9051 -2342.7687
2
23.2332
11.9097
101.6960 200.9658 59562.55229
1
1.9761
-585.6922
= psi
* Beban isolasi
fins = x
= psi
* Beban peralatan yang tak terpasang (tdk termasuk tray)
falat = + x
= psi
* Beban tray termasuk cairannya
f
tray+liq
= x -
= psi
* Total stress karena bobot mati
f
dw
= x -
= psi
* Total stress karena angin
f
wx
= x
= psi
Menentukan berat total menara
Total berat menara distilasi beserta dengan peralatan yang terpasang,
isolasi, shell, tray, termasuk cairannya :
W = fdw total x x d x ts
dimana : fdw total =
f
dw
shell + f
dw
insulasi + f
dw
peralatan + f
dw
tray beserta cairannya
= psi
sehingga berat total menara :
W = fdw total x x d x ts
= x x x
= lbm
= kg
Perancangan flange lubang (nozzle )
keseluruhan leher nozzle disambung dengan flange tipe
welding neck flanges
standar 150-lb steel berdasarkan ASA B16E-1939
78.9928
13.3333
309.7756
5.3141 167.5742
16 0.1875
43718.8778
19830.5507
########
101.6960
54893.4802
4641.0698
######## 3.14
3898.5947
16.6582 33.3164
353.7067
200.9658 28.0023
K
B
E
R
A
L
T
1/16
37
1/16
keterangan =
A : diameter luar, in
T : tebal minimum, in
R : diameter luar permukaan yang muncul, in
E : diameter poros pada dasar, in
K : diameter poros pada titik pengelasan, in
B : diameter dalam untuk dinding pipa, in
Dari hal 221 Brownell didapat nilai standar flange :
A T R E K L B
4.6 4.6 2.5 2.3 1.7 2.3 1.4
21 1.4 16 16 14 5 13
25 1.6 21 20 18 5.5 17
7.5 15/16 5 4.3 3.5 2.8 3.1
Nama alat : Menara Distilasi 1
Kode : D-330
Fungsi : Memurnikan Anilin dan air agar sesuai dengan kemurnian
bahan baku, yaitu 99% Anilin
Metanol.
Type : sieve tray
Bahan : Carbon steel SA-283 Grade D
Plate : plate
Tray spacing : in
Lokasi feed : plate ke 13 dari dasar kolom
Dimensi :
Tinggi menara : in = m
Diameter atas : ft = m
Diameter bawah : ft = m
Tebal shell : in
Tebal head : in
Tinggi head : in = m
Pemasukan Uap Boiler 22
Pengeluaran Uap Puncak 26
Jenis pipa NPS
10 0.254
2.5436 0.7753
1.2664 0.3860
3/16
3/16
Pengeluaran Cairan Dasar 3
RESUME
110
19.68504
######## 68.0079
Pemasukan Reflux 2
K
B
E
R
A
L
T
1/16
37
1/16
0.112
13.22486
Dari Tabel 6.2 Treyball hal 169, harga Fl
V
= 0.01 - 0.1 maka
digunakan harga untuk :
Fl
V
=
= t +
= t +
=
=
(Tabel 6.1 Treyball p.162)
0.1
0.0744 0.01173
0.0304 0.015
0.05637
0.03324
1 0.2
Fl
V
0.2
Cf =
log + x

0.02
Cf =
0.300292215
x
8.452165
0.1 0.02
= 0.05637 log
1
+ 0.03324 Cf
1 0.2
Fl
V
(Pers. 6.30 Treyball)
dimana:
Cf = flooding constant of trays
= empirical constant (Tabel 6.2 Treyball )
= empirical constant for flooding velocity
= surface tension
Ki = lt = 0.5 m

0.02
= log + x
0.085
in dan t = 3/16 in
Diameter menara (Dc) = 4 At
0.5
dimana :
Dm : Diameter menara (m)
At : luas penampang menara (m)
Langkah-langkah perhitungan :
a. Menghitung BM, density cairan, density uap, dan campuran
# Menghitung densitas cairan.
dan ;
# Menghitung densitas Uap
kg/kmol

V
= BM
mix
x P R = kmol.atm/lt.K

V
= x
x
=
b. Menghitung percepatan volumetrik Cairan dan uap (Q
L
dan Q
V
)
L' x BM liq
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/detik
V' x BM vap
kmol/jam x kg/kmol
kg/m x jam/detik

1
(kg/m
3
)
MeOH 25 791 512.6 0.003289643 575.3494581
0.000317 0.182212425
MS 25 1182 701 0.001272798 1032.295925
DMC 25 1443 557 0.002256103 1147.91959
MeOH 0.0015

Komponen T
Ref
,
o
C (kg/m
3
) Tc (K)
Komponen BM Massa wi camp (kg/m3)
MeOH 78 0.239898805
0.08763144 6.835252324 5.119512857 399.3220028
Total 757.4985481 1032.391413
Komponen xb
xi = Yo =
Ki*xb
BM liq mix yi = Ki*xi BM vap Mix
DMC 93 1.573669876 0.002077 2.384752399
MS #REF! 755.6849794 0.997606 1029.824448
#REF! #REF!
82.06
R . T
#REF! 1
= #REF! kg/liter
82.06
MS 0.995 0.991106783 #REF! 0.987228798 #REF!
DMC 0.0035 0.01038251 0.965573406 0.030799002 2.864307229
m/s
1032.391 3600
Q
V
=

V
Q
L
=
97.09193 #REF!
= #REF!
457.1718
#REF! kg/m
3
Q
L
=

L
m/s
#REF! 3600
Q
V
=
33.71933 #REF!
= #REF!
c. Menghitung konstanta flooding (C
f
)
1
0.2
Fl
V
(Pers. 6.30 Treyball)
dimana:
Cf = flooding constant of trays
= empirical constant (Tabel 6.2 Treyball )
= empirical constant for flooding velocity
= surface tension
Fl
V
= liquid - vapour flow factor
Lw
0.5
Vw (sumber : Eq. 11.82 Coulson, 1989
hal. 460)
L' BM avg liq kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
V' BM avg vap kgmol/h kg/kgmol
s
= kg/s
0.5
F
lv
= Gunakan data F lv 1,0
Dari Tabel 6.2 Treyball hal 169, harga Fl
V
= 0.01 - 0.1 maka
digunakan harga untuk :
Fl
V
=
= t +
= t +
Dipilih tray spacing , t = in = m
(Tabel 6.1 Treyball) sehingga diperoleh hasil :
=
=
Surface tension, (sumber: Coulsons Vol 6, 2003 hal.258)
dengan data sugden's parachor: (sumber: Coulson's Vol 6, 2003 hal. 335)

0.02
Fl
V
=

L
Cf = log + x
3600
#REF!
Lw = =
97.09193 #REF!
3600
#REF! 1032.391413
#REF!
#REF!
3600 3600
#REF!
F
lV
=
#REF! #REF!
Vw = =
33.71933
0.0302
0.01173
0.0304 0.015
19.68504 0.5
0.04893
0.1
0.0744
dyne/cm
2
N/m
1 0.2
Fl
V
0.2
Cf =
d. Menentukan kecepatan velocity flooding (Vf )

L
-
V
0.5
(Pers. 6.29 Treyball)

V
-
0.5
Vf = m/detik ; Faktor koreksi =
Vf = m/detik
e. Menghitung diameter puncak menara
*) Luas Penampang Tray (An)
Q
V
Vf
Dirancang panjang weir = W = T
Dari Tabel 6.1 Treyball, luas tower dengan downspout =
*) Luas Penampang Menara (At)
1 - downspout
1 -
= m
*) Diameter Puncak Menara
Dm = 4 At
0.5
4 x
0.5
MeOH (CH3OH) 70 0.08763144 21.18385184 1.856371443
DMC (C3H6O3) 177
Komponen Pch xi
i
(dyne/cm
2
) xi
i
0.991106783 #REF! #REF!
Total #REF!
#REF!
0.01038251 428.5016043 4.448922083
MS (C8H8O3) 235.2
#REF!
#REF!
Vf = Cf
1
+ 0.0302 x
#REF!
0.1 0.02
x

0.02
Cf = 0.04893 log
Cf = log +
=
#REF!
= #REF! m
#REF!
An =
#REF! 0.8
#REF!
Vf = #REF!
1032.391 #REF!
An
=
#REF!
0.8
0.14145
At =
=
#REF!
3.14
Dm
0.14145
#REF!
= m = ft #REF! #REF!
1. Tebal Isolator
Asumsi : 1. keadaan steady state
2. suhu udara luar = 30C
3. suhu dinding luar isolator = 50
r
1
= jari-jari dalam shell = #VALUE! m
r
2
= jari-jari luar shell = #VALUE! m 11270
r
3
= jari-jari luar setelah diisolasi
x
1
= tebal dinding shell 44.997
x
2
= tebal isolator
T
1
= suhu dinding dalam shell = 0.00 C = 273.15 K
T
2
= suhu dinding luar shell
T
3
= suhu isolator dalam = 50 C = 323 K
T
4
= suhu isolator luar = 30 C = 303 K
q
1
= konveksi bahan ke dinding dalam shell
q
2
= konduksi dalam shell ke luar shell
q
3
= konduksi luar shell ke permukaan luar isolator
q
4
= konveksi dan radiasi permukaan luar isolator ke udara
L(tinggi vessel) = #VALUE! m Diameter vessel = ###### m
Bahan isolator : asbestos, dengan sifat-sifat : (Table Kern, p. 795)
= 36 lb/ft 576.65 kg/m
3
k
s
= 0.12 btu/j.ft.F= 0.2077 W/m.C
= 0.96 (Table 4.1 Kern, p. 72)
Bahan dinding shell: carbon steel, kd =44.99671 W/m.C (Table A-2 Holman, p. 535)
a. Menentukan koefisien perpindahan panas konveksi (hc) udara (Holman, pp. 267 - 275)
T
f
=0,5.(T
3
+ T
4
)
= 40 C = 313 K 8E+11
Sifat-sifat fisis udara pada suhu Tf : (Table A-5 Holman, p. 542)
= 1.1308 kg/m
cp = 1.0066 kJ/kg.C
= kg/m.s
v = m/s
k = 0.0272 W/m.C
0.0032 1/K
0.7419
Silinder vertikal dapat dianggap sebagai plat rata vertikal apabila :
#VALUE!
Selanjutnya hc dapat dihitung menggunakan persamaan untuk plat vertikal :
2.01E-05
1.79E-05
#VALUE!
#VALUE!
= =
f
T
1

= =
k
cp
Pr
1/4
Gr
35
L
D
>
=

=
2
v
3
)L
4
T
3
(T g
Gr
|
###### W/m.C untuk 10
9
< Gr.Pr < 10
13
b. Menentukan koefisien perpindahan panas radiasi (hr) asbes-udara (Holman, p. 393)
, = konstanta Stefan-Boltzmann = ###### W/m.K
4
hr = 6.6821 W/m.C
c. Menghitung tebal isolator
Perpindahan panas dianggap dalam keadaan steady state, sehingga q
1
=q
2
=q
3
=q
4
dengan q adalah panas yang
ditransfer tiap lapisan.
(1)
Jika q
2
=q
4
diperoleh persamaan :
(2)
Jika q
3
=q
4
diperoleh persamaan :
(3)
Dengan cara trial & error :
(1). (2). (3).
R
3
q
4
T
2
R
3
2.2 ###### ###### ######
D
3
= 4.4 m 19.36
sehingga diperoleh tebal isolator = R
3
- R
2
= #VALUE! m = mm
#VALUE! in
Berat Insulasi
W
insulasi
= (/4)*(D3^2-OD^2)*Hs*
insulasi
W
insulasi
= #VALUE! kg
#VALUE! lb
#VALUE!
= =
1/3
r) .0,1.(Gr.P
L
k
hc
)
4
4
T
4
3
(T )
4
T
3
hr(T =
( )
s
k
)
2
/R
3
ln(R
3
T
2
T L 2
3
q

=
t
( ) ( )
4
T
3
T L
3
R .2 hr hc
4
q + = t
( )
d
k
1
/R
2
R ln
.
L 2
4
q
1
T
2
T
t
=
( )
(
(


=
4
q
3
T
2
T L
s
k 2
exp
2
R
3
R
t
( )
( )
d
k
1
/R
2
R ln
2
T
1
T L 2
2
q

=
t
(Table A-2 Holman, p. 535)
a. Menentukan koefisien perpindahan panas konveksi (hc) udara (Holman, pp. 267 - 275)
b. Menentukan koefisien perpindahan panas radiasi (hr) asbes-udara (Holman, p. 393)
W/m.K
4
Perpindahan panas dianggap dalam keadaan steady state, sehingga q
1
=q
2
=q
3
=q
4
dengan q adalah panas yang