Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS

ILMU PENYAKIT DALAM


CKD (Chronic Kidney Disease) dengan Anemia
Disusun oleh :
Achwana Sri Arundan
!"#!$$$!$!%&
Dokter Pembimbing :
dr' Arie( Su)en*+ S,'PD
Disusun untuk melaksanakan tugas Kepaniteraan Klinik Madya
Di Lab/SMF Ilmu Penyakit Dalam FK UN! " #SD dr$Soebandi !ember
SM- ILMU PENYAKIT DALAM RSD dr'SOE.ANDI
-AKULTAS KEDOKTERAN
UNI/ERSITAS 0EM.ER
Agu)1u)+ #!$#
%
LAPORAN KASUS
I' IDENTITAS PENDERITA
Nama : Ny$ N
Umur : &' tahun
!enis Kelamin : Perempuan
(gama : Islam
Suku : Madura
Peker)aan : Ibu #umah *angga
Pendidikan : SMP
(lamat : ()isaka +arat, --%/--%, Kran)ingan Sumber
*anggal M#S : -. !uli /-%/
*anggal K#S : %- !uli /-%/ 0Pulang Paksa1
*anggal Pemeriksaan : -' !uli /-%/
No$ #M : 23$/'$4-

II' ANAMNESIS
(utoanamnesis dilakukan pada penderita tanggal ' !uli /-%/, di ruang ra5at
inap 5anita #SD dr$Soebandi$
A' Riwaa1 Pena2i1
$' Ke3uhan U1ama
Sesak na6as
#' Riwaa1 Pena2i1 Se2arang
Pasien mengaku merasa sesak se)ak / hari yang lalu$ Sesak
dirasakan baik saat melakukan akti7itas maupun istirahat, dan tidak
membaik meskipun dengan posisi duduk$ *idak ada nyeri dada$ Pasien
mengatakan sudah sering merasakan keluhan seperti ini dan biasanya
membaik setelah men)alani 8D$ Pasien mengatakan sudah rutin
melakukan 8D se)ak % tahun yang lalu$ (5alnya, pasien rutin men)alani
8D % kali dalam seminggu$ Namun, . bulan terakhir, pasien kemudian
men)alani 8D /9 dalam seminggu$
/
Pada tanggal . !uli /-%/, pasien melakukan 8D$ Setelah men)alani
8D, pasien disarankan untuk M#S karena kondisi pasien sesak dan dinilai
kurang darah, sehingga butuh trans6usi$ Selain itu, pasien )uga mengeluh
mual, pusing, dan lemas$ Keluhan itu selalu dirasakan setelah pasien
men)alani 8D$ +(+ /9 dalam sehari, +(K ber5arna kuning, namun
)arang dan sedikit$ *erkadang nyeri saat buang air ke:il$ Nyeri )uga
dirasakan di bagian pinggang, dan gatal dibagian tubuh belakang$
&' Riwaa1 Pena2i1 Dahu3u
Sebelumnya pasien tidak memiliki ri5ayat tekanan darah tinggi,
tidak ada ri5ayat penyakit )antung, tidak ada ri5ayat ken:ing manis,
maupun ri5ayat asam urat$
%' Riwaa1 Pena2i1 Ke3uarga
Keluarga tidak ada yang sakit seperti pasien$
4' Riwaa1 Peng*5a1an
#utin men)alani hemodialisis se)ak % tahun yang lalu, di Poli
8emodialisa #SD dr$Soebandi$
6' Riwaa1 S*)ia3 E2*n*mi
Pasien tinggal serumah dengan suami dan tiga anak pasien$
Penghasilan suami pasien sebagai buruh perbulan sekitar #p '&-$---,--$
#umah pasien berukuran ' m 9 %/ m, berlantai semen, bertembok papan,
dengan 2 kamar dan setiap kamar terdapat )endela$ Kamar mandi dan
)amban ada di dalam rumah$ Sumber air untuk memasak, minum dan
men:u:i dari sumur yang ber)arak ; %& m dari rumah$
Kesan : Riwayat sosial ekonomi kurang
7' Riwaa1 gi8i
Na6su makan pasien diakui sedikit berkurang karena sering merasa
mual$ Makan /"2 kali sehari, tidak habis )ika tiba"tiba merasa mual, namun
habis )ika tidak sedang mual$ Pasien sehari"hari lebih sering
mengkonsumsi tahu tempe serta sayur"sayuran dan ka:ang"ka:angan$
2
Kadang"kadang makan daging atau ayam$ Untuk minum sehari"hari
berasal dari air sumur yang dimasak terlebih dahulu$
Kesan : Riwayat gizi baik
.' Anamne)i) )i)1em
Sistem serebrospinal : pusing 0;1, demam 0"1
Sistem kardio7askular : berdebar"debar 0"1
Sistem perna6asan : sesak na6as 0;1
Sistem gastrointestinal : :egukan 0"1, mual 0;1, muntah 0"1, na6su
makan kurang
Sistem urogenital : +(K 0;1 sedikit dan )arang, terkadang
nyeri saat +(K
Sistem integumen : gatal di bagian tubuh belakang
Sistem muskuloskeletal : nyeri pinggang 0;1

III' PEMERIKSAAN -ISIK
A' Pemeri2)aan Umum
%$ Keadaan Umum : Lemah
/$ Kesadaran : <ompos Mentis
2$ =ital Sign : *ensi > %&-/?- mm8g
Nadi > 33 9/mnt
## > /3 9/mnt
Suhu > 2',&
-
<
.$ Pernapasan : dypsneu 0;1, orthopnea 0"1
&$ Kulit : *urgor kulit normal, tidak ada ikterus maupun
sianosis
'$ Kelen)ar Lim6e : Lim6onodi leher, aksila, dan inguinal tidak
terdapat pembesaran$
4$ @tot : Konsistensi padat kenyal, atro6i 0"1, massa 0"1,
nyeri ketok di pinggang
.
3$ *ulang : *idak ada de6ormitas, krepitasi 0"1, tidak
didapatkan gangguan pergerakan, nyeri sendi 0"1
?$ +erat +adan : &- Kilogram
%-$ *inggi +adan : %&4 Sentimeter
%%$ Status giAi : IM* > &- > /-$/3 0IM* dalam batas normal1
0%,&41
/
Kesan : Didapatkan keadaan umum pasien lemah, kesadaran
composmentis, Hipertensi, Dypsneu, nyeri ketok pinggang (+!
.' Pemeri2)aan Khu)u)
%$ Kepala
+entuk : +ulat lon)ong, simetris
#ambut : 8itam, lurus, tidak mudah di:abut
Mata : Kon)ungti7a anemis ;/;
Sklera ikterus "/"
@dem palpebra "/"
Pupil isokor B 2mm/2 mm, #e6lek :ahaya ;/;
8idung : Sekret 0"1,darah 0"1, perna6asan :uping hidung 0;1
*elinga : Sekret 0"1, bau 0"1, darah 0"1
Mulut : Sianosis 0"1, bau 0"1, mukosa mulut pu:at 0"1, lidah
pu:at 0"1
/$ Leher :
KC+ : tidak ada pembesaran$
*iroid : tidak ada pembesaran
Kaku kuduk : 0"1
Peningkatan !=P : 0"1
2$ *hora9
<or : I > I:tus :ordis tidak tampak
P > I:tus :ordis tidak teraba
P > #edup, batas )antung melebar
&
( > S%S/ tunggal 0;1, reguler
Pulmo :
An1eri*r P*)1eri*r
Inspeksi :
Simetris ;/;
#etraksi ;/;
Ketertinggalan gerak "/"
Inspeksi :
Simetris ;/;
Ketertinggalan gerak "/"
P: Palpasi :
Fremitus raba ;/; normal
P: Palpasi :
Fremitus raba ;/; normal

P: Perkusi :
Sonor ;/;
Perkusi :
Sonor ;/;
(uskultasi :
=esikuler ;/;, rh "/", 5h"/"
(uskultasi :
=esikuler ;/;, rh "/", 5h"/"
.$ (bdomen :
Inspeksi > :embung, lingkar abdomen '3 :m
(uskultasi > +U 0;1 N
Palpasi > Soepel, tidak ada pembesaran organ, tidak ada
nyeri tekan
Perkusi > hipertimpani, shi6ting dulness 0;1, nyeri ketok
gin)al ;/;
&$ Cenital : dalam batas normal
'$ kstremitas :
Superior > (kral hangat ;/; , @dema "/"
In6erior > (kral hangat ;/; , @dema "/"
'
Pada pemeriksaan "isik khusus didapatkan : Kon#ungti$a anemis,
perna"asan cuping hidung dan retraksi (dypsneu, batas #antung melebar,
lingkar abdomen membesar, shi"ting dulness (+, nyeri ketok gin#al!
I/' Pemeri2)aan Penun9ang
A' Pemeri2)aan La5*ra1*rium
%:7:$#
(,*)1 ;D)
7:7:$#
;EMATOLO<I
8emoglobin ',/ 3,.
La)u ndap Darah " '//%-3
Leukosit %2,3 %/,2
8itung !enis " 2/"/"/'?/%3/%-
8ematokrit //,& /4,2
*rombosit %%& 2%2
-AAL <IN0AL
Kreatinin Serum .,2 2,4
+UN /- %'
Urea ./ 22
(sam Urat 2,% /,.
ELEKTROLIT
Natrium %2',. "
Kalium .,/% "
<hlorida %-/,' "
<alsium /,34 "
Magnesium %,/% "
Fos6or -,?/ "
Kreatinin : .,2 mg/dl
+erat +adan : &- kg
Umur : &' tahun
<-R = ($%!> 46) ? 4! ? !+"4
7# ? %+&
<-R = $$+4
RESUME
Anamne)i) @
4
%$ Sesak, baik saat melakukan akti7itas maupun istirahat, dan tidak membaik
meskipun dengan posisi duduk$
/$ *idak ada nyeri dada$
2$ Pasien rutin melakukan 8D se)ak % tahun yang lalu$
.$ 8D % kali dalam seminggu$ Namun, . bulan terakhir 8D /9 dalam seminggu
08D terakhir . !uli /-%/1
&$ Kondisi pasien Post 8D sesak dan kurang darah sehingga butuh trans6usi$
'$ Mual, pusing, dan lemas
4$ +(+ dbn, +(K ber5arna kuning, namun )arang dan sedikit$ *erkadang nyeri
saat +(K$
3$ Nyeri di bagian pinggang dan gatal dibagian tubuh belakang$
Pemeri2)aan (i)i2 )ecara umum
Didapatkan : keadaan umum pasien lemah, namun kesadaran :omposmentis,
hipertensi, dypsneu, nyeri ketok pinggang 0;1$
Pemeri2)aan (i)i2 2hu)u)
Didapatkan : kon)ungti7a anemis, dypsneu, lingkar abdomen membesar, shi6ting
dulness 0;1, nyeri ketok gin)al$
Pemeri2)aan 3a5*ra1*rium
Didapatkan : hemoglobinemia, trombositopeniaD leukositosisD peningkatan
kreatinin serum$

/' Diagn*)i) Ker9a
%hronic Kidney Disease stage = dengan anemia
/I' Pena1a3a2)anaan
3
Diet : Caram .- E %/- meF, rendah protein 0-$'"-$3 gr/kg++/hari1
tinggi kalori 02& k<al/kg++/hari1, diet rendah kalium 0hindari
pisang, )eruk, tomat dan sayuran berlebih1
Minum sesuai produksi urine 0paling banyak / gelas per hari1
In6us pA 4 tpm
In)eksi <e6tria9one /9%
#anitidin 29% ampul
@ndan:etron /93 mg
<a Clukonas /9%
(dalat oros %9%
=alsartan %93- mg
(mine6ron 29%
De9anta syr 29<I
*rans6usi P#< % kol6/hari sampai hb G %-
/II' Pr*gn*)i)
Dubia (d Malam
-OLLOA UP (Tg3 7>B 0u3i #!$#)
?
;% MRS (7:7:#!$#) ;4 MRS(":7:#!$#) ;6 MRS(B:7:#!$#)
Su5e21i( Mual dan pusing Pusing, Mual, Lemas Pusing
O5e21i( KU: lemah Kes: <M
7/s: *D: %.-/?-mm8g
N : 4'9/menit
##: //9/menit
* : 2',&
-
<
K/L: a/i/:/d: ;/"/"/"
*ho: <: I : i: tak tampak
P : i: tak teraba
P : redup, batas )antung melebar
( : S% S/ *unggal /C/M:"/"/"
P : I: simetris, retraksi 0"1
ketertinggalan gerak 0"1
P : F# ;/;
P : sonor
( : =es ;/;, #h "/", Hh "/"
(bd: I: <embung
(: bising usus 0;1 N
P: tympani, shi6ting dullness 0;1
P : soepel, nyeri ketok pinggang
9t: (8 ;/; @ "/"
;/; "/"
KU: lemah Kes: <M
7/s: *D: %'-/%-- mm8g
N : 3-9/menit
##: /-9/menit
* : 2',?
-
<
K/L: a/i/:/d: ;/"/"/"
*ho: <: I : i: tak tampak
P : i: tak teraba
P : redup, batas )antung melebar
( : S% S/ *unggal /C/M:"/"/"
P : I: simetris, retraksi 0"1
ketertinggalan gerak 0"1
P : F# ;/;
P : sonor
( : =es ;/;, #h "/", Hh "/"
(bd: I: <embung
(: bising usus 0;1 N
P: tympani, shi6ting dullness 0;1
P : soepel, nyeri ketok pinggang
9t: (8 ;/; @ "/"
;/; "/"
KU: :ukup Kes: <M
7/s: *D: %&-/?-mm8g
N : 4/9/menit
##: /-9/menit
* : 2',.
-
<
K/L: a/i/:/d: "/"/"/"
*ho: <: I : i: tak tampak
P : i: tak teraba
P : redup, batas )antung melebar
( : S% S/ *unggal /C/M:"/"/"
P : I: simetris, retraksi 0"1
ketertinggalan gerak 0"1
P : F# ;/;
P : sonor
( : =es ;/;, #h "/", Hh "/"
(bd: I: <embung
(: bising usus 0;1 N
P: tympani, shi6ting dullness 0;1
P : soepel, nyeri ketok pinggang
9t: (8 ;/; @ "/"
;/; "/"
A))e)men1 CKD dengan anemi) dan ;T gr'I CKD dengan anemi) dan ;T gr'II CKD dengan anemi) dan ;T gr'I
P3anning Diet *K#P#C dan membatasi
konsumsi sayur"buah
Minum sesuai produksi urine
0paling banyak / gelas per
hari1
In6us pA 4 tpm
In)eksi <e6tria9one /9%
#anitidin 29% ampul
@ndan:etron /93 mg
<a Clukonas /9%
(dalat oros %9%
De9anta syr 29<I
*rans6usi P#< % kol6/hari
sampai hb G %-
Diet *K#P#C dan membatasi
konsumsi sayur"buah
Minum sesuai produksi urine
0paling banyak / gelas per hari1
In6us pA 4 tpm
In)eksi <e6tria9one /9%
#anitidin 29% ampul
@ndan:etron /93 mg
<a Clukonas /9%
(dalat oros %9%
=alsartan %93- mg
(mine6ron 29%
De9anta syr 29<I
*rans6usi P#< % kol6/hari
sampai hb G %-
Diet *K#P#C dan membatasi
konsumsi sayur"buah
Minum sesuai produksi urine
0paling banyak / gelas per
hari1
In6us pA 4 tpm
In)eksi <e6tria9one /9%
#anitidin 29% ampul
@ndan:etron /93 mg
<a Clukonas /9%
(dalat oros %9%
=alsartan %93- mg
(mine6ron 29%
De9anta syr 29<I
*rans6usi P#< % kol6/hari
sampai hb G %-
%-
%%
PEM.A;ASAN
&'$ Pena2i1 <in9a3 Kr*ni2
&'$'$ Diagn*)i)
Menurut &he 'ational Kidney (oundation ('K( Kidney Disease
)utcome *uality +nitiati$e 0KD@II1, kriteria penyakit gin)al kronik sebagai
berikut :
%$ Kerusakan gin)al 0renal damage1 yang ter)adi J 2 bulan, berupa kelainan
struktural atau 6ungsional, dengan atau tanpa penurunan CF#, dengan
mani6estasi : kelainan patologi dan petanda kerusakan gin)al$
/$ CF# K '- ml/menit/%,42 m
/
selama J 2 bulan dengan atau tanpa kerusakan
gin)al$
a$ Klasi6ikasi Penyakit Cin)al Kronik
Klasi6ikasi penyakit gin)al kronik didasarkan atas / 0dua1 hal yaitu atas
dasar dera)at 0stage1 penyakit dan atas dasar diagnosis etiologi$
Klasi6ikasi atas dasar dera)at penyakit, dibuat atas dasar CF#$ Pedoman KD@II
merekomendasikan perhitungan CF# dengan rumus <o:kro6t"Coult sebagai
berikut :
CF# 0ml/menit/%,42 m
/
1 > 0%.-"umur1 9 berat badan
4/ 9 kreatinin serum 0mg/dl1
L1 pada perempuan dikalikan -,3&
Ta5e3 $$ Stadium Penyakit Cin)al Kronik
Stadium Deskripsi CF# 0ml/menit/%,42 m
/
1
%
/
2
.
&
Kerusakan gin)al dengan CF# normal atau
meningkat
Kerusakan gin)al dengan penurunan CF# ringan
Kerusakan gin)al dengan penurunan CF# sedang
Kerusakan gin)al dengan penurunan CF# berat
Cagal gin)al
J ?-
'-"3?
2-"&?
%&"/?
K%& atau dialisis
%/
Pada kasus, kondisi pasien masuk dalam kriteria gagal gin)al kronik, dimana
kerusakan gin)alnya ter)adi C $ 1ahun, yang ditandai dengan kelainan struktural
maupun 6ungsional, dengan CF# K '- ml/menit/%,42 m
/
0$$+4 m3:meni1:$+7& m
#
1,
dan didukung oleh beberapa keluhan, pemeriksaan 6isik, dan hasil pemeriksaan
penun)ang lainnya$ CF# pada pasien tersebut termasuk kategori gagal gin)al 0K%&
atau dialisis1$
Ta5e3 #$ Penyebab *erbanyak *er)adinya PCK 0<urrent Medi:al Diagnosis and
*reatment, /--31$
<3*meru3*,a1hie)
Primar g3*meru3ar di)ea)e)@
Fo:al and segmental glomerulos:lerosis
Membranoproli6erati7e glomerulonephritis
Ig( nephropathy
Membranous nephropathy
Sec*ndar g3*meru3ar di)ea)e)@
Diabeti: nephropathy
(myloidosis
Postin6e:tious glomerulonephritis
8I="asso:iated nephropathy
<ollagen"7as:ular diseases
Si:kle :ell nephropathy
8I="asso:iated membranoproli6erati7e
glomerulonephritis
Tu5u3*in1er)1i1ia3 ne,hri1i)
Drug hypersensiti7ity
8ea7y metals
(nalgesi: nephropathy
#e6lu9/:hroni: pyelonephritis
Idiopathi:
;eredi1ar di)ea)e)
Poly:ysti: kidney disease
Medullary :ysti: disease
%2
(lportMs syndrome
O5)1ruc1iDe ne,hr*,a1hie)
Prostati: disease
Nephrolithiasis
#etroperitoneal 6ibrosis/tumor
<ongenital
/a)cu3ar di)ea)e)
8ypertensi7e nephros:lerosis
#enal artery stenosis
Pada pasien, etiologi dari CCK yang diderita adalah adanya urolitiasis
0batu pada ureter1$ 8al ini didukung dengan hasil USC (bdomen dan ge)ala klinis
berupa oligouria, nyeri saat beremih dan tanda"tanda penurunan 6ungsi gin)al
lainnya$
&'$'# Pende2a1an Diagn*)1i2
Cambaran Klinis
%1 Sesuai dengan penyakit yang mendasari seperti diabetes, obstruksi, in6eksi
traktus urinarius, hipertensi, hiperurikemia, SL dan lain sebagainya$
Pada penderita diperoleh gambaran klinis 0ge)ala/keluhan1 berupa nyeri pada
kedua pinggang$
/1 Kegagalan 6ungsi ekskresi sehingga ter)adi sindrom uremia yang terdiri dari
lemah, letargi, anoreksia, mual muntah, nokturia, $olume o$erload, neuropati
peri6er, pruritus, uremi: 6rost, perikarditis, ke)ang sampai koma$ !uga ter)adi
gangguan keseimbangan :airan, elektrolit serta asam basa tubuh$
Ta5e3 &' Ce)ala dan *anda Klinis Uremia 0<urrent Medi:al Diagnosis and
*reatment, /--31$
Organ S)1em Sm,1*m) Sign)
Ceneral Fatigue, 5eakness Sallo5"appearing,
:hroni:ally ill
Skin Pruritus, easy bruisability Pallor, e::hymoses,
e9:oriations, edema, 9erosis
N* Metalli: taste in mouth, epista9is Urinous breath
%.
Organ S)1em Sm,1*m) Sign)
ye Pale :on)un:ti7a
Pulmonary Shortness o6 breath #ales, pleural e66usion
<ardio7as:ular Dyspnea on e9ertion, retrosternal
pain on inspiration 0peri:arditis1
8ypertension, :ardiomegaly,
6ri:tion rub
Castrointestinal (nore9ia, nausea, 7omiting,
hi::ups

Cenitourinary No:turia, polyuria, simpoten:e Isosthenuria, hematuria
Neuromus:ular #estless legs, numbness and
:ramps in legs

Neurologi: CeneraliAed irritability and
inability to :on:entrate, de:reased
libido
Stupor, asteri9is, myo:lonus,
peripheral neuropathy
Pada penderita diperoleh 0tabel .1 :
Ta5e3 %' Ce)ala dan *anda Klinis Uremia Pada Penderita
Organ S)1em Sm,1*m)
Ceneral Lemah
Skin Catal
N* "
ye Kon)ungti7a terlihat anemis
Pulmonary Sesak
<ardio7as:ular kardiomegali
Castrointestinal Mual, Muntah
Cenitourinary @ligouri
Neuromus:ular "
Neurologi: "
21 Kegagalan 6ungsi hormonal : penurunan eritropoetin, penurunan 7itamin D2
akti6, gangguan sekresi renin$
a$ Penurunan produksi eritropoetin : pada penderita ditemukan kon)ungti7a
anemis disertai penurunan kadar 8b dan hematokrit$
b$ Penurunan 7itamin D2 akti6$
:$ Cangguan sekresi renin$
%&
.1 Ce)ala komplikasinya: hipertensi, anemia, osteodistro6i renal, payah
)antung, asidosis metabolik, gangguan keseimbangan elektrolit 0Na, K, <l1$
Komplikasi yang ter)adi yang dialami penderita berupa anemia, dan
gangguan keseimbangan elektrolit$
Keluhan dan ge)ala klinis yang timbul pada PCK hampir mengenai seluruh
sistem, seperti pada gambar %$
<am5ar $$ Mani6estasi Klinik dari Penyakit Cin)al Kronik
Cambaran Laboratoris
%$1 Sesuai dengan penyakit yang mendasarinya$
/$1 Penurunan 6ungsi gin)al berupa peningkatan kadar ureum dan kreatinin
serum, dan penurunan CF# 0menurut rumus <o:kro6t"Coult1$
2$1 Kelainan biokimia5i darah meliputi penurunan kadar hemoglobin,
peningkatan kadar asam urat, hiper atau hipokalemia, hiponatremia, hiper
atau hipokloremia, hiper6os6atemia, hipokalsemia, asidosis metabolik$
%'
.$1 Kelainan urinalisis meliputi proteinuria, hematuri, cast, isostenuria$
Cambaran #adiologis
Pemeriksaan radiologis PCK meliputi :
%$ Foto polos abdomen, bisa tampak batu radio"opakD
/$ Ultrasonogra6i gin)al bisa memperlihatkan ukuran gin)al yang menge:il,
korteks yang menipis, adanya hidrone6rosis atau batu gin)al, kista, massa,
kalsi6ikasiD
2$ Pielogra6i intra7ena )arang diker)akan karena kontras sering tidak bisa
mele5ati 6ilter glomerulus, di samping kekha5atiran ter)adinya pengaruh
toksik oleh kontras terhadap gin)al yang sudah mengalami kerusakanD
.$ Pielogra6i antegrad atau retrigrad dilakukan sesuai indikasiD
&$ #enogra6i bila ada indikasi$
&'$'& EDa3ua)i dan Ta1a3a2)ana
+eberapa indi7idu bisa termasuk dalam kelompok yang mempunyai
peningkatan resiko untuk men)adi PCK 5alaupun tanpa kerusakan gin)al dan
CF# masih dalam batas normal atau meningkat$
Ta5e3 4' Faktor #esiko Potensial *erhadap *imbulnya PCK
Faktor"6aktor Klinis Faktor"6aktor Sosiodemogra6is
Diabetes
8ipertensi
Penyakit otoimun
In6eksi sistemik
In6eksi saluran kemih
+atu saluran kemih
@bstruksi saluran kemih ba5ah
Keganasan
#i5ayat keluarga dengan PCK
Sembuh dari CC(
Usia lan)ut
Status minoritas
*erpapar kondisi kimia5i dan
lingkungan
Pendidikan/pendapatan rendah
%4
Penurunan massa gin)al
*erpapar terhadap obat tertentu
+erat badan lahir rendah

+erdasarkan hasil dari pemeriksaan radiologis yang telah dilakukan, 6aktor
resiko potensial timbulnya CCK pada penderita adalah karena adanya batu pada
ureter$
Pada pasien yang sudah ditetapkan menderita PCK, harus dikembangkan
suatu clinical action plan berdasarkan stadium dari PCK 0*abel &1$
Ta5e3 6$ Stadium PCK serta <lini:al (:tion Plan
Penatalaksanaan PCK meliputi :
a$ *erapi spesi6ik terhadap penyakit dasarnya
Pengobatan terhadap penyakit dasar yang masih dapat dikoreksi mutlak
harus dilakukan$ Haktu yang paling tepat untuk terapi penyakit dasarnya adalah
sebelum ter)adinya penurunan CF#, sehingga pemburukan 6ungsi gin)al tidak
ter)adi$ *ermasuk disini adalah pengendalian tekanan darah, regulasi gula darah
pada pasien DM, koreksi )ika ada obstruksi saluran ken:ing$ Sebaliknya, bila CF#
sudah menurun sampai /-"2-N dari normal, terapi terhadap penyakit dasar sudah
tidak banyak berman6aat$
Pada penderita terapi spesi6ik yang diperlukan berupa penghan:uran batu
0karena sebelumnya didapatkan ri5ayat adanya batu1$ *etapi )ika dilihat dari nilai
%3
CF# penderita, clinical action plan yang sesuai : terapi pengganti gin)al dengan
dialisis atau transplantasi$
b$ Pengendalian keseimbangan air dan garam
Pemberian :airan disesuaikan dengan produksi urine, yaitu produksi urine
/. )am ditambah &-- ml$ (supan garam tergantung e7aluasi elektrolit, umumnya
dibatasi .-"%/- mF 0?/-"/4'- mg1$ Furosemide dosis tinggi masih dapat dipakai
pada a5al PCK$ Penimbangan berat badan, pemantauan produksi urine serta
pen:atatan keseimbangan :airan
Pada penderita diberikan In6us pA 4 tpm dan minum O produksi urin
:$ Menghambat perburukan 6ungsi gin)al
Dua :ara penting untuk mengurangi hiper6iltrasi glomerulus antara lain :
%1 Diet rendah protein, tinggi kalori$ Pembatasan protein mulai dilakukan pada
CF# P'- ml/menit, di atas nilai tersebut, pembatasan tidak selalu dian)urkan$
Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh tapi dipe:ah men)adi urea dan
substansi nitrogen lain, yang terutama diekskresikan melalui gin)al$ Sehingga
pada PCK diet tinggi protein dapat mengakibatkan uremia$ Masalah penting
lain, protein o7erload akan mengakibatkan intraglomerulus hyper6iltration$
Kebutuhan kalori yang diberikan sebesar 2-"2& kkal/kg+b/hari$ Pembatasan
6os6at untuk men:egah hiper6os6atemia$

Ta5e3 7' Pembatasan (supan Proten dan Fos6at
%?
Pada penderita diberikan Diet *inggi Kalori #endah Protein #endah Caram$
/1 *erapi 6armakologis, pemakaian obat antihipertensi, di samping berman6aat
untuk memperke:il resiko kardio7askular, )uga memperke:il hipertensi
intraglomerulus dan hipertro6i glomerulus$ (< inhibitor mekanisme
ker)anya sebagai antihipertensi dan antiproteinuria$
d$ Pengendalian gangguan keseimbangan elektrolit dan asam"basa
Utamanya hiperkalemia dan asidosis$ Pen:egahan hiperkalemia meliputi :
%1 diet rendah K, dengan menghindari buah pisang, )eruk, tomat serta sayuran
berlebihD /1 menghindari pemakaian diuretika K"sparing$
Pengobatan hiperkalemia tergantung dera)at kega5atannya :
%1 Ca5at :
i$ Clukonas :al:i:us intra7ena 0%-"/- ml %-N <a glukonas1
ii$ Clukosa intra7ena 0/&"&- ml glukoa &-N1
iii$ Insulin"De9trose i7 dengan dosis /". unit a:trapid tiap %-
gram glukosa
i7$ Natrium bikarboonat i7 0/&"%-- ml 3,.N Na8<@
2
1
/1 Meningkatkan ekskresi K
i$ Furosemid
ii$ K e,change resin
iii$ Dialisis
(sidosis menyebabkan keluhan mual, lemah, airhunger dan dro5siness$
Pengobatab intra7ena dengan Na8<@
2
hanya diberikan pada keadaan asidosis
berat, )ika tidak ga5at dapat diberikan se:ara per oral$
/-
Pada penderita diberikan Diet #endah Kalium 0buah dan sayur1$
e$ Pen:egahan dan pengobatan osteodistro6i renal 0@D#1
%1 Pengendalian hiperphosphatemia, )uga dapat menghambat
progresi7itas penurunan 6aal gin)al$ Dapat diberika kalsium karbonat
&--"2--- mg bersama makan sebagai asupan kalsium )uga koreksi
hipokalsemia$ 8indari makanan yang mengandung phospor$
/1 Suplemen 7itamin D
2
akti6, kalsitriol hanya diberikan )ika kadar P
normal$ +atasan pemberian )ika <a 9 P K '&$ Dosis : -,/&
mikrogram/hari$
21 Paratiroidektomi, )ika proses @D# terus berlan)ut$
6$ Pengobatan ge)ala uremi spesi6ik
%1 Mual dan muntah : diet rendah protein$
/1 (nemia : eritropoetin, asam 6olat, Fe, dan 7itamin +
%/
$
Pada penderita diberikan Diet #endah Protein dan (sam 6olat 29%$
g$ Deteksi dini dan pengobatan in6eksi
Disebabkan imun yang rendah, ge)ala klinis terkadang tidak mun:ul$
h$ Penyesuaian pemberian obat
Menghindari obat ne6rotoksik, antara lain : aminoglikosida, :o"
trimoksaAole, amphoteri:in$ Menghindari diuretik K sparing$
i$ Deteksi dan pengobatan komplikasi
Komplikasi yang merupakan indikasi untuk tindakan hemodialisis:
%1 ense6alopati uremikD
/1 perikarditis atau pleuritisD
21 neuropati peri6er prgresi6D
.1 @D# progresi6D
&1 hiperkalemiaD
'1 sindrom o7erloadD
41 in6eksi yang mengan:am )i5a
)$ Persiapan dialisis dan transplantasi
*erapi pengganti 0*P1 gin)al dilakukan pada PCK stadium &, yaitu CF# K
%& ml/menit$ Pada Cagal Cin)al *erminal 0CC*1 dengan CF# K & ml/menit%,42
/%
m
/
, apapun etiologinya, memerlukan *P$ Setelah menetapkan bah5a *P
dibutuhkan, perlu pemantauan yang ketat sehingga dapat ditentukan dengan tepat
kapan *P tesebut dimulai$
Ta5e3 "' +erbagai !enis *erapi Pengganti
//
KESIMPULAN DAN SARAN
%'$ Ke)im,u3an
+erdasarkan data dari anamnesis, pemeriksaan 6isik, pemeriksaan
laboratorium dan pemeriksaan penun)ang dapat disimpulkan bah5a diagnosis
kasus tersebut adalah %hronic Kidney Disease stage - dengan anemia
%'# Saran
Penderita dengan %hronic Kidney Disease stage - dengan, yang mana
nilai CF#" nya K %& ml/menit, perlu dipikirkan terapi pengganti gin)al$
Diet pasien harus diperhatikan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan
:airan dan pemilihan makanan$ Diet yang dian)urkan *K#P#C 0*inggi
Kalori #endah Protein #endah Caram1$

/2