Anda di halaman 1dari 12

PAKET PENYULUHAN DAN SATUAN ACARA

PENYULUHAN (SAP)
COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Deasease)
















PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM
(PKRS)
RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
2014





SATUAN ACARA PENYULUHAN
COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Deasease)










OLEH:
Umi Harikah Novianti
Wahyu Agung P
Aprilia Puspita N
Intan Rizki Andini







PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
2014




LEMBAR PENGESAHAN
COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Deasease)
Telah Disetujui Dan Disahkan Oleh :




Pembimbing Institusi Pembimbing Klinik







Mengetahui
KAUR IRNA 24B









KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME karena atas limpahan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan
Laporan Rancangan Kegiatan Pre Planning COPD (Chronic Obstructive
Pulmonary Deasease) tepat pada waktunya.
Penulisan Laporan Rancangan Pre Planning ini merupakan salah satu
syarat untuk memenuhi persyaratan Penyuluhan dan tugas dalam matakuliah
Keperawatan Medikal Bedah II. Dalam penyusunan Makalah ini saya merasa
masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat
akan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas. Untuk itu kritik dan saran dari
semua pihak yang bersifat membangun sangat saya harapkan demi
penyempurnaan Makalah ini selanjutnya.



Malang, 30 September 2014

Penulis







SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Deasease)
Sub Pokok Bahasan : Pengertian,Penyebab, Tanda Gejala,
Sasaran : Keluarga pasien IRNA 24B RSUD dr. Saiful
Anwar
Hari/Tanggal :
Waktu : 30 menit
Tempat : IRNA 24B RSUD Dr. Saiful Anwar Malang


1. PENDAHULUAN
COPD atau PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) adalah klasifikasi
luas dari gangguan sistem pernafasan seperti bronchitis, emfisema,
bronkiektasis, dan asma. PPOK merupakan penyebab kematian kelima
terbesar di Amerika Serikat. Penyakit ini menyerang lebih dari 25% populasi
dewasa.
Akhir-akhir ini COPD/PPOK menarik untuk diperbincangkan oleh karena
prevalensi dan mortalitas yang terus meningkat. WHO (World Health
Organization) memperkirakan bahwa menjelang tahun 2020 prevalensi PPOK
akan meningkat. Berdasarkan survey kesehatan rumah tangga Dep.Kes. RI
tahun 1992, PPOK bersama asma bronkial menduduki peringkat keenam.
Merokok merupakan factor resiko terpenting penyebab PPOK disamping
factor lain seperti polusi udara dan factor genetic.
Di Rumah Sakit Umum Daerah Salatiga pada tahun 2011terdapat
penderita pemyakit paru obstruktif kronik sebanyak 43 orang atau 0.0042%
yang terdiri atas 35 pasien laki-laki dan 8 pasien perempuan dan pasien yang
meninggal akibat PPOK sebanyak 7 orang.



2. TUJUAN
a) Tujuan Umum
Setelah dilakukan peyuluhan diharapkan keluarga pasien memahami
tentang PPOK secara umum.

b) Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan peserta penyuluhan mengerti
dan paham tentang :
a. Pengertian dari COPD/PPOK
b. Mengetahui Faktor Penyebab COPD/PPOK
c. Mengetahui Tanda Gejala COPD/PPOK

3. ANALISA SITUASI
a. Sasaran
Keluarga dari pasien yang datang ke IRNA 24B RSUD Dr. Saiful
Anwar Malang
Minat dan perhatian dalam menerima materi penyuluhan cukup baik
Interaksi pada penyuluh dan audience cukup baik
b. Penyuluh
Mahasiswa program studi D-III Keperawatan Politeknik Kesehatan
Kemenkes Malang
Mampu mengkomunikasikan materi penyuluh dengan metode yang
baik dan benar
c. Ruangan
Di IRNA 24B RSUD Dr. Saiful Anwar Malang
Ruangan cukup memadai untuk menampung peserta penyuluhan
Penerangan, ventilasi, cukup baik, suasana cukup kondusif untuk
terlaksananya kegiatan penyuluhan




4. MATERI PENYULUHAN
a. Pengertian
PPOK adalah kumpulan
penyakit-penyakit paru yang
menyebabkan gejala obstruksi
saluran napas didalam paru dan
berlangsung kronis atau
menahun.
PPOK adalah penyakit
paru kronik yang ditandai oleh
hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progressif
nonreversibel atau reversibel parsial. PPOK terdiri dari bronkitis kronik
dan emfisema atau gabungan keduanya.
COPD atau PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) adalah
klasifikasi luas dari gangguan sistem pernafasan seperti bronchitis
kronik, emfisema, bronkiektasis, dan asma. Bronkitis kronik adalah
kelainan saluran napas yang ditandai oleh batuk kronik berdahak minimal
3 bulan dalam setahun, sekurang-kurangnya dua tahun berturut - turut,
tidak disebabkan penyakit lainnya. Emfisema adalah suatu kelainan
anatomis paru yang ditandai oleh pelebaran rongga udara distal
bronkiolus terminal disertai kerusakan dinding alveoli.


b. Penyebab
Merokok dan Asap Rokok
Tidak salah lagi bahwa merokok
adalah adalah alasan paling sering
orang terkena PPOK. Tentu saja
asap yang dihirup mengandung
zat-zat yang dapat membahayakan
bagi paru-paru seperti tar, nikotin.

Anda yang tidak merokok sekalipun dapat terkena PPOK jika anda
hidup atau dekat dengan orang yang sering merokok.

Polusi udara atau lingkungan
PPOK juga bisa disebabkan dari polusi udara. Udara yang
tercemar oleh uap kimia, debu, atau zat beracun di tempat kerja
adalah sumber penyebab Anda terkena PPOK.

Alergi kronis pada saluran napas
Infeksi saluran napas kronis atau berulang
Genetik
Sekitar 3 dari 100 orang dengan PPOK terdapat cacat dalam DNA
mereka, suatu kode yang memberitahu tubuh Anda bagaimana untuk
bekerja dengan baik. Cacat ini disebut juga dengan defisiensi alfa-1
antitrypsin atau kekuranganAAT. Paru-paru dalam tubuh Anda tidak
cukup mengandung protein yang sangat dibutuhkan untuk
melindungi mereka dari adanya kerusakan, tentu saja hal ini dapat
menyebabkan PPOK berat.

c. Tanda Gejala
Sesak napas
Bentuk dada barel chest
Clubbing finger
Hipersonor dada kanan dan kiri
Ekspirasi panjang
Ronkhi atau wheezing positif
Bunyi jantung agak jauh

5. METODE
a. Ceramah
b. Diskusi
c. Tanya Jawab


6. MEDIA
Leaflet
LCD dan Laptop

7. EVALUASI
Evaluasi Struktur
a. Penyelenggaraan penyuluhan tentang COPD/PPOK dilaksanakan
di IRNA 24B RSUD Dr.Saiful Anwar
b. Pelaksanaan penyuluhan sudah dikonsultasikan dengan
pembimbing.
c. Peserta hadir tepat waktu.
d. Peserta mengisi lembar absensi

Evaluasi Proses
a. Peralatan penyuluhan telah disiapkan sebelum acara dimulai
b. Peserta aktif bertanya
c. Tidak ada peserta yang meninggalakan ruangan tanpa alasan yang
jelas.

Evaluasi Hasil
a. Penyuluhan berjalan dengan lancar
b. Peserta memahami tentang :
- Pengertian COPD/PPOK
- Penyebab COPD/PPOK
- Tanda Gejala COPD/PPOK






Pelakaksanaan dan Kontrak Waktu Penyuluhan
N
O
Acara Wakt
u
Tahapan Kegiatan
Penyuluhan
Kegiatan Peserta Medi
a
1. Cerama
h
5
menit
Pembuka
an
Mengucapkan
salam
Memperkenal
kan diri
Menjelaskan
judul materi
serta tujuan
yang akan
dicapai oleh
peserta
penyuluhan
dan
melakukan
kontrak waktu.
Menggali
pengetahuan
peserta
penyuluhan
Menjawab
salam
Memperhatikan
dan
mendengarkan

2. Cerama
h
10
menit
Penyajian
materi
Menjelaskan
pada peserta
tentang:
Pengertian
COPD/PPOK
Penyebab
Tanda Gejala

Memperhatikan
dan mendengarkan
LCD
+
Lapto
p
3. Tanya
jawab
diskusi
10
menit
Evaluasi Memberikan
reinforcemen
t positif
kepada
peserta atas
kemampuan
bertanya.
Menjawab
pertanyaan
peserta
Memberikan
pertanyaan
tentang
materi yang
telah
disampaikan
Mampu
bertanya
tentang
materi
yang
belum
dipahami
Menjawab
pertanyaan

4. Cerama
h
5
menit
Penutup Menyimpulk
an hasil
penyuluhan
Mengucapka
n terima
kasih atas
peran serta
peserta yang
telah
berpartisipasi
Menutup
acara
penyuluhan
dengan
mengucapka
n salam



DAFTAR PUSTAKA