Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KERJA PRAKTEK PT.

CHEVRON PACIFIC INDONESIA



BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sektor industri migas di Indonesia merupakan salah satu pemasukan
devisa negara terbesar dan merupakan pilar atau tonggak dalam perekonomian
negara, untuk itu dalam rangka mencapai pembangunan Indonesia yang terus
berkelanjutan, segala dampak dan akibat dari pesatnya perkembangan industri
tersebut harus dapat diantisipasi berbagi belah pihak.
Sumber dari sektor industri migas tersebut berasal dari minyak bumi.
Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang sangat vital dan tidak dapat
diperbaharui yang sampai saat ini masih menjadi tulang punggung untuk berbagai
kebutuhan di Indonesia. Industri ini dituntut untuk terus meningkatkan keahlian,
peran, dan partisipasi institusi serta usaha dalam negeri agar terus menuju ke arah
yang lebih baik. Untuk itu, diperlukan usaha-usaha yang berkelanjutan untuk terus
mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber-sumber yang berpotensi sebagai
ladang penghasil minyak. Dalam proses eksploitasi dan eksplorasi tersebut,
terdapat berbagai teknologi proses dan unit-unit yang digunakan, termasuk
didalamnya sumber daya manusia yang handal.
Perguruan tinggi adalah salah satu wadah untuk bisa menghasilkan SDM
yang handal di bidangnya. Namun, pengetahuan yang didapat di perguruan tinggi
belumlah cukup tanpa didukung pengalaman yang sesungguhnya di lapangan.
Banyak faktor-faktor yang menyebabkan kondisi real di lapangan tidak sesuai
dengan teori yang dipelajari didalam dunia perkuliahan. Berkaitan dengan ini
maka Program Studi Teknik Kimia Universitas Sriwijaya mewajibkan setiap
mahasiswanya untuk melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP).
Teknik Kimia merupakan salah satu disiplin ilmu yang sangat penting di
industri perminyakan. Kerja Praktek dimaksudkan agar materi-materi yang telah
didapatkan pada bangku kuliah dapat lebih diperdalam dan diaplikasikan dalam
proses sesungguhnya di lapangan, sehingga nantinya diharapkan dapat tercipta
suatu sharing informasi dimana mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang
aplikatif, dan disisi lain akan tercipta peluang yang besar dan iklim yang kondusif






LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

bagi terciptanya inovasi-inovasi baru agar lebih mengoptimalkan suatu proses
produksi ataupun eksploitasi.
Pada kesempatan kerja praktek kali ini, penulis ditempatkan di PT.
Chevron Pacific Indonesia, Distrik Duri. Melalui kerja Praktek inilah penulis
dapat mempelajari dan menimba pengalaman dari orang-orang yang telah ahli dan
berpengalaman dibidangnya. Selain itu, penulis sebagai mahasiswa juga dapat
mengobservasi langsung jalannya suatu proses di lapangan.
PT. Chevron Pacific Indonesia Duri saat ini memproduksi minyak mentah
sekitar 170,000 BOPD (Barrel Oil Per Day). Fluida yang berasal dari sumur
minyak disebut sebagai produced fluid karena masih banyak mengandung air
dengan kandungan air sekitar 80%. Produced fluid diolah terlebih dahulu pada
stasiun pengumpul atau Central Gathering Station (CGS) untuk mendapatkan
produk minyak mentah dengan kadar Basic Sediment and Water (BS&W) kurang
dari 1%. Terdapat 5 (lima) fasilitas Central Gathering Station yang tersebar di
seluruh lapangan minyak Duri untuk mengolah produced fluid dari 12 area
produksi yang berbeda.
Bagian dari Central Gathering Station yang mengolah produced fluid agar
menjadi minyak mentah yang dapat dijual adalah Oil Treating Plant (OTP).
Prinsip dasar pengolahan crude oil adalah pemisahan gas-liquid, solid-liquid dan
pemisahan oil-water, yang dapat terjadi berdasarkan perbedaan sifat fisika yang
dipengaruhi oleh cukupnya panas, waktu tinggal (retention time) dan bahan kimia
(demulsifier) yang diinjeksikan pada aliran produced fluid untuk membantu
proses pemisahan.







LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

1.2. Perumusan Masalah
Kerja praktek dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2014 sampai 16
Februari 2014 di Central Gathering Station-1 Duri Field dengan meninjau proses
dan operasional PT.Chevron Pacific Indonesia secara keseluruhan, dan pada
khususnya meninjau Evaluasi Kinerja Knock Out Drum di Central Gathering
Station-1 Duri Field.
1.3. Tujuan Kerja Praktek
Kerja Praktek ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu syarat bagi
mahasiswa dalam menyelesaikan studi di Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik,
Universitas Sriwijaya, yang bertujuan untuk :
1. Memenuhi salah satu mata kuliah yang diwajibkan bagi mahasiswa Teknik
Kimia Universitas Sriwijaya untuk memperoleh gelar sarjana (S1).
2. Mengetahui keadaan dunia kerja sesungguhnya sehingga mengetahui
implementasi atas teori teori yang diperoleh didalam perkuliahan.
3. Menambah pengalaman terutama dibidang teknik kimia, kemampuan
berkomunikasi dan kemampuan bersosialisasi dengan pihak lain yang
nantinya menjadi faktor penting dalam dunia kerja.
4. Mengetahui dan memahami proses pemisahan minyak dan campurannya di
PT. Chevron Pacific Indonesia, terutama di unit Oil Treating Plant dan Water
Treating Plant Distrik Duri.
5. Mengetahui masalah masalah yang sering timbul di lapangan serta cara
penyelesaiannya.
1.4. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kerja praktek yang dilaksanakan di PT. Chevron Pacific
Indonesia yaitu memahami dan mempelajari proses pemisahan minyak dan
campurannya, yang lebih ditekankan pada Evaluasi Kinerja Knock Out Drum di
Central Gathering Station-1 Duri Field.
1.5. Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Kerja praktek ini dilaksanakan selama 1 bulan, dimulai tanggal 16 Januari
2014 dan berakhir tanggal 16 Februari 2014 di Central Gathering Station 1 (CGS-
1), PT. Chevron Pacific Indonesia Distrik Duri.






LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

1.6. Metode Pelaksanaan
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kerja praktek ini adalah :
1. Study literature
Metode ini dilakukan dengan cara mencari berbagai macam informasi
yang berkaitan dengan topik yang akan dibahas dari berbagai macam
literatur yang tersedia.
2. Observasi di lapangan
Metode ini dilakukan dengan cara pengamatan di lapangan mengenai
informasi yang tersedia secara aktual.
3. Diskusi
Metode pengumpulan data dengan cara berkonsultasi dengan pembimbing
kerja praktek dan operator-operator yang telah berpengalaman.
4. Pembuatan laporan
Setelah diperoleh berbagai informasi dari berbagai pihak, maka dilakukan
pembuatan laporan kerja praktek.
1.7. Sistematika Penulisan Laporan
1.7.1. Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi tentang latar belakang kerja praktek, tujuan, tempat dan
waktu pelaksanaan, metode pelaksanaan, dan sistematika penulisan.
1.7.2. Bab II Tinjauan Umum PT. Chevron Pacific Indonesia
Bab ini menjelaskan tentang sejarah PT. Chevron Pacific Indonesia,
wilayah operasi, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, sarana
penunjang, kegiatan operasi, produk, dan HES (Health, Environment , and
Safety).
1.7.3. Bab III Struktur Dan Bagan Organisasi
Bab ini berisi tentang struktur dan bagan organisasi PT. Chevron Pacific
Indonesia dan Central Gathering Station 1.
1.7.4. Bab IV Proses Dan Unit-Unit Operasi Di CGS-1
Bab ini berisi penjalasan secara umum tentang proses dan unit-unit yang
ada di Central Gethering Station-1.







LAPORAN KERJA PRAKTEK PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

1.7.5. Bab V Tugas Khusus
Bab ini berisi tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup dan batasan
masalah, metode pengambilan data, tinjauan pustaka, pengolahan data, dan
pembahasan.
1.7.6. Bab VI Penutup
Bab ini berisi kesimpulan dan saran.