Anda di halaman 1dari 24

ANALISA PROSES INTERAKSI

Klien : Tn S
Umur : 26 Tahun
Status Interaksi : Interaksi pertama, fase perkenalan
Lingkungan : Diruang makan, duduk berhadapan, jarak + ,! meter, suasana tenang"
terdapat klien lain tetapi tidak mengganggu interaksi pera#at dengan klien"
Diskripsi Klien : Klien memakai pakaian seragam dari $S%D Dr&min' ('ndh'Ut'm', )aitu baju lengan pendek dan
*elana panjang k'tak+k'tak ber#arna merah muda, klien bersih tapi tidak begitu rapi, rambut pendek
tidak rapi, kuku panjang agak k't'r, terdapat luka pada tangan, tidak memakai sandal, klien hip'aktif,
ekspresi #ajah tenang, pandangan mata tampak k's'ng, k'ntak mata dengan pera#at agak kurang"
Tujuan interaksi : + Terbina hubungan saling per,a)a antara pera#at dan klien
+ Klien dapat mengenal pera#at dan mampu untuk memperkenalkan diri
+ Klien dapat menjelaskan perasaann)a saat ini
+ Klien dapat menjelaskan alasan masuk ke $S%
Tanggal : -. %uni 2!, /ukul 0" 1 0"2 3I4
$uang : 5 $S%D Dr &min' ('ndh'Ut'm' Semarang"
-
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisa Berpusat pada
Perawat
Analisa Berpusat pada
Klien
Rasionalisasi
P : 6selamat pagi mas,
b'leh duduk di sini78
K : 6 selamat pagi mbak, )a
silahkan8
P :
6mas perkenalkan nama
sa)a nurul, mas bisa
memanggil nama sa)a
mbak nurul, sa)a
mahasis#a /SIK U9DI/,
kalau b'leh kenalan, nama
mas siapa7 Dan senang
dipanggil bagaimana7
P :
k'ntak mata, menghadap ke
klien, badan agak sedikit
membungkuk, berjabat
tangan dan tersen)um"
K:
:en'leh dan :emandang
pera#at, K'ntak mata
sebantar, berjabat tangan"
K :
/andangan mata tidak
terf',us pada pera#at,
ekspresi #ajah datar,
menjabat tangan pera#at"
P :
:empertahankan k'ntak
mata, membungkuk kearah
klien dan tersen)um"
P :
Duduk didepan klien,
:enatap klien, tersen)um"
K :
:enatap pera#at sebentar,
dan mengalihkan
pandangann)a melihat T;,
membenarkan p'sisi duduk"
:emberi salam sebagai ijin
untuk melakukan interaksi"
:emberi perhatian kepada
klien dan menunjukkan sikap
siap untuk berinteraksi"
:en,'ba memulai suatu
hubungan"
:emberi perhatian tetapi
masih menunjukkan belum
adan)a kesiapan

:enerima kehadiran pera#at
tetapi masih ragu"
Klien duduk berhadapan
dengan pera#at kelihatan
agak ragu
U,apan salam, k'ntak mata,
jabatan tangan dan sikap
badan pera#at )ang agak
membungkuk merupakan
langkah a#al untuk membina
hubungan saling per,a)a
dengan klien"
Klien memberikan resp'n
terhadap pera#at
menunjukkan klien mau
berinteraksi dengan pera#at"
:en)ebutkan identitas dan
keberadaan pera#at dapat
meningkatkan jalinan
hubungan interaksi dengan
klien sehingga terbentuk rasa
trus dengan pera#at"
2
K :
6nama sa)a S, panggil saja
S8
P :
6 <= naman)a S, baiklah
kalau begitu sa)a akan
panggil dengan mas S saja"
:as S selama 2 minggu ini
sa)a akan mera#at mas S,
sa)a dinas mulai jam >"
1 -." 3I4, jadi selama 2
minggu ini sa)a akan jadi
teman mas S, kalau ada
masalah mas S bisa
ber,erita dengan sa)a8
K :
6 i)a8
K :
K'ntak mata dengan
pera#at, ekspresi #ajah datar
lalu menunduk"
P :
Tersen)um, mempertahankan
k'ntak mata serta perhatian
penuh pada klien"
P :
Duduk dihadapan klien,
mempertahankan k'ntak
mata, menunjukkan ekspresi
#ajah )ang bersahabat"
K :
:enatap pera#at sebentar,
mengalihkan pandangan
keluar, tangan memegangi
pipi"
K :
:enatap pera#at, merubah
p'sisi duduk bersandar ke
kursi"
P:
:empertahankan k'ntak
mata, tersen)um pada klien"
:enghargai perkenalan
klien, mempertahankan
k'munikasi"
4erharap klien mau
menerima pera#at dan mau
menerima pera#at sebagai
teman untuk men)elesaikan
masalahn)a"
4erharap dapat melanjutkan
pertemuan"
:enerima perkenalan dan
memperkenalkan diri"
Klien tampak ragu+ragu
dengan keberadaan pera#at"
Klien menerima keberadaan
pera#at"
/enjelasan tentang nama
menunjukkan kesediaan
untuk membuka pembi,araan
:enjelaskan p'sisi pera#at
merupakan k'ntrak a#al
dengan pasien untuk
membantu masalah klien"
U,apan klien ?i)a@
menunjukkan klien mau
menerima kehadiran pera#at
untuk membantu masalah
)ang dihadapi 'leh klien"
2
P :
mas S, untuk lebih saling
mengenal, bagaimana kalau
sekarang kita berbin,ang+
bin,ang78
K :
6i)a mbak8
P :
6Aari ini kita akan
berbin,ang+bin,ang
bagaimana kalau 2 menit7
mas S lebih senang
bin,ang+bin,ang dimana7
Di teras atau sambil lihat
T;78
P :
:enatap #ajah klien dan
mempertahankan k'ntak
mata, menunjukkan #ajah
bersahabat, menggeser
tempat duduk lebih dekat
dengan klien"
K :
:enatap #ajah pera#at
sebentar kemudian
mengalihkan pandangann)a
ke T;"
K :
K'ntak mata dengan pera#at
sebentar, mengangguk"
P :
:empertahankan k'ntak
mata, ekspresi #ajah senang
klien mau menja#ab8
P :
K'ntak mata dengan pasien,
menunjuk ruang tengah dan
teras, tersen)um, bi,ara jelas"
K :
:emandang pera#at
sebentar selanjutn)a
memandang keluar,
pandangan mata tidak
:embuat k'ntrak untuk
berinteraksi dengan klien"
4erharap klien membuka
diri untuk berk'munikasi
dengan pera#at"
:elakukan k'ntrak #aktu
dan tempat dengan klien"
&da keraguan pada diri klien
Klien setuju dengan k'ntrak
)ang dita#arkan pera#at
untuk berinteraksi"
Klien tampak ragu untuk
menja#ab"

:eminta persetujuan dari
klien akan meningkatkan
harga diri klien"
:enerima inf'rmasi dengan
tingkah laku )ang
menunjukkan penerimaan
hubungan saling per,a)a"
/emberian inf'rmasi serta
k'ntrak )ang jelas akan
membuat klien merasa lebih
n)aman serta klien dapat
mengerti tentang apa )ang
akan dilakukan 'leh pera#at
terhadap diri klien"
.
K :
6terserah, Disini saja mbak
sambil n'nt'n T;8
P :
6 mas S, sebelum kita
berbin,ang+bin,ang ada
)ang mau ditan)akan
dulu78
K :
6tidak mbak8
terf'kus"
P :
3ajah menunjukkan ekspresi
senang, mempertahankan
k'ntak mata dengan klien,
menganggukkan kepala"
K :
K'ntak mata sebentar,
mengalihkan pandangan ke
teleBisi sambil sesekali
tangan membenarkan taplak
meja, diam"
P :
:empertahankan K'ntak
mata dengan klien"
K :
:elihat keluar, tangan
memegangi kening,
menunduk"
K :
:enatap pera#at sebentar,
mengalihkan pandangann)a
keluar"
P :
:endengarkan ja#aban klien
dan tetap :empertahankan
k'ntak mata"
:enunjukkan perhatian
dengan rasa senang klien
mau berinteraksi dengan
pera#at, berharap hal ini
menjadi langkah a#al untuk
membina trus dengan klien"
:emberi kesempatan klien
untuk bertan)a"
:emahami kebingungan
Klien bingung tentang hal
)ang akan dibi,arakan"
4ingung hal apa )ang akan
ditan)akan"
klien belum dapat menerima
pera#at sepenuhn)a
Dengan memberikan
alternatif pilihan kepada
klien memudahkan klien
untuk mengambil keputusan
dan diharapkan klien dapat
memilih tempat )ang
n)aman untuk dapat
berbin,ang+bin,ang"
Dengan :emberi
kesempatan kepada klien
untuk mengklarifikasi
sesuatu hal diharapkan klien
merasa mempun)ai hak )ang
sama dengan pera#at untuk
bertan)a"
Aubungan saling per,a)a
belum terbina
!
P :
baiklah kalau tidak ada
)ang mau ditan)akan,
sekarang sa)a )ang akan
tan)a pada mas S
bagaimana perasaan mas S
hari ini78
K :
6biasa saja, baik lah mbak8
P :
6 :as S tahu sekarang ada
dimana78
P :
:emelihara k'ntak mata,
tersen)um, bi,ara jelas dan
dapat dipahami"
K :
:enatap pera#at sebentar,
men'leh keluar lalu melihat
teleBisi"
K :
:enatap pera#at sebentar
lalu memandang keluar,
tangan memegangi kening"
P :
:empertahankan k'ntak
mata, mendengarkan
ja#aban klien dengan
seksama"
P :
:enatap klien, bertan)a
dengan hati+hati int'nasi
suara pelan dan jelas,
tersen)um"
K :
:endengarkan pertan)aan
pera#at, tidak ada k'ntak
klien tentang hal )ang akan
ditan)akan"
:emberi kesempatan pada
klien untuk mengungkapkan
perasaann)a saat ini"
/era#at berharap klien
berbi,ara sesuai apa )ang
dirasakan klien"

4erharap klien dapat
mengidentifikasi keberadaan
klien saat ini"
Klien tampak berpikir dan
ragu+ragu untuk menja#ab"
&da keraguan pada klien
terhadap ja#aban )ang
diberikan"
Klien ragu+ragu untuk
/ertan)aan terbuka
diharapkan klien dapat
mengungkapkan perasaan
)ang dirasakann)a sekarang
dengan jelas"
/engungkapan perasaan
merupakan resp'n a#al klien
untuk berinteraksi"
:enstimulus klien terhadap
'rientasi tempat"
6
K :
6tahu mbak, di$umah Sakit
%i#a Semarang8
P :
6i)a betul, ini ada di $S%
Semarang tepatn)a di
daerah /edurungan" :as S
tahu kenapa diba#a
kesini 78
K :
6Sakit ji#a )a mbak8
mata, melihat kesekeliling
ruangan"
K :
:enatap keluar dan
menunduk, tangan
memegangi keningn)a"
P :
:endengarkan ja#aban
klien, menatap klien"
P :
:enatap klien menunjukkan
#ajah berempati, bertan)a
dengan hati+hati int'nasi
suara pelan dan jelas"
K :
:endengarkan pertan)aan
pera#at, tidak ada k'ntak
mata, memandang keluar,
tangan memegang kening"
K :
:enundukkan kepala, bi,ara
dengan suara pelan"
P :
:empertahankan k'ntak
:emberi perhatian dan
menunjukkan sikap empati"
4erharap klien dapat
mengidentifikasi alasan
diba#a ke$S%"
menja#ab tentang keadaan
diri klien saat ini"
Klien dapat mengidentifikasi
keberadaann)a saat ini"
:en,'ba berpikir untuk
menja#ab pertan)aan
pera#at"
Klien malu dengan pen)akit
)ang dialamin)a"
<rientasi tempat klien baik"
:en)akinkan keberadaan
klien serta :emberikan
pertan)aan terbuka tentang
alasan klien diba#a ke $S%
dapat mengetahui kesadaran
diri klien terhadap
pen)akitn)a"
Kesadaran klien tentang
pen)akitn)a dapat
mempengaruhi harga diri
klien"
>
P :
6mas S tahu apa itu sakit
ji#a7 :aaf mas S, Kalau
b'leh tahu apa )ang mas S
lakukan sehingga diba#a
kesini78
K :
6gangguan mental )a mbak"
Cnggak tahu mbak ?diam
beberapa saat @ mungkin
apa karena sa)a meme,ah
ka,a )a mbak8
P :
mata, tersen)um,
mendengarkan ja#aban
klien"
P :
:empertahankan k'ntak
mata dengan klien, bertan)a
dengan suara pelan, ekspresi
#ajah menunjukkan
keseriusan, diam menunggu
ja#aban klien"
K :
:enatap pera#at,
mengalihkan pandangan
keluar, tangan memegang
keningn)a"
P :
:endengarkan ja#aban klien
dengan serius,
mempertahankan k'ntak
mata"
K :
:enunduk, tangan
memegangi kening"
P :
:empertahankan k'ntak
Senang klien dapat
mengetahui alasan dira#at di
$umah Sakit"
:emberi kesempatan klien
untuk mengungkapkan
alasan masuk $S%"
:engamati dan memahami
bahasa tubuh kebingungan
klien"
Klien bingung dengan
pertan)aan pera#at dan ragu
untuk menja#ab"
Klien tampak sedih dengan
k'ndisin)a"
:enggali kemampuan klien
untuk mengemukakan
kesadaran klien tentang
alasan diba#a ke $S"
:enggali masalah klien
untuk mengetahui fakt'r
pen,etus masalah klien
D
6mas S malu dengan
keadaan mas S )ang
mengalami gangguan
ji#a78
K :
6tidak mbak, sudah takdir8
P :
6maaf mas S kalau b'leh
tahu, apakah mas S puas
dengan k'ndisi badan mas
S )ang sekarang78
mata dengan klien, bertan)a
dengan suara pelan, ekspresi
#ajah menunjukkan
keseriusan"
K :
:enatap pera#at,
menunduk, tangan
memegang keningn)a"
K :
Klien menja#ab dengan
suara pelan, pandangan mata
tampak k's'ng"
P :
:endengarkan ja#aban
klien, menatap mata klien"
P :
:enunggu ja#aban dari
klien dengan
mempertahankan k'ntak
mata, memberi kesempatan
klien untuk berpikir"
K :
:enatap pera#at sebentar,
men)andarkan badan di
4erharap klien dapat
mengatakan ja#abann)a
dengar jujur"
$agu apakah )ang
diungkapkan 'leh klien
ja#aban )ang sebenarn)a"
4erusaha memahami bahasa
tubuh klien, 4erharap klien
dapat mengungkapkan hal
)ang sebenarn)a dialami
'leh klien"
Klien bingung dengan
pertan)aan pera#at, klien
ragu untuk menja#ab"
Klien bingung saat
memberikan ja#aban"
Kesadaran klien tentang
pen)akitn)a dapat
mempengaruhi harga diri
klien"
Klien mengungkapkan
perasaan tentang
pen)akitn)a"
Ketidakpuasan terhadap
k'ndisi tubuh merupakan
tanda adan)a gangguan
gambaran diri"
0
K :
6)a bers)ukur mbak8
P :
:as S sesuai k'ntrak kita
tadi kita sudah berbin,ang+
bin,ang selama 2 menit,
mas S masih mau
berbin,ang+bin,ang dengan
sa)a atau kita lanjutkan
bes'k78
K :
kursi, k'ntak mata dengan
pera#at"
K :
Klien menja#ab dengan
suara pelan, pandangan mata
menatap keluar"
P :
:endengarkan ja#aban
klien, mempertahankan
k'ntak mata"
P :
:enatap klien sambil
menunjuk jam, memberi
kesempatan klien untuk
menja#ab"
K :
:elihat jam, menatap
pera#at sebentar, lalu
menatap keluar"
K :
:enatap pera#at,
Senang klien dapat
memberikan ja#aban sesuai
)ang diharapkan 'leh
pera#at"
:emberikan pilihan kepada
klien untuk mengungkapkan
pilihann)a"
:enanggapi pertan)aan
pera#at dengan baik"
:enilai bah#a k'ndisi
tubuhn)a merupakan
anugrah tuhan"
Klien menerima inf'rmasi
)ang diberikan 'leh pera#at"
%a#aban klien menunjukkan
klien mempun)ai gambaran
diri )ang ,ukup baik"
/ertan)aan )ang memberikan
&lternatif pilihan diharapkan
dapat memberikan kebebasan
pasien untuk memilih"
%a#aban klien menunjukkan
-
6dilanjut saja mbak, sa)a
senang bisa bi,ara dengan
mbak 9 dari pada
ngalamun8
P :
6 baiklah kalau begitu, tadi
mas S ber,erita kalau
memukul ka,a khan7 kalau
b'leh sa)a tahu
:emangn)a kenapa mas S
sampai mumukul ka,a7 &da
masalah apa7 6
K :
6tidak tahu mbak Sa)a
bingung8
membenarkan p'sisi duduk"
P :
:enatap klien, tersen)um
kepada klien"
P :
:enatap klien, 4i,ara jelas,
menunjukkan sikap empati"
K :
:enatap keluar, ekspresi
#ajah seperti memikirkan
sesuatu"
K :
:enundukkan #ajah,
tampak bingung dan
mengingat+ingat"
P :
:empertahankan k'ntak
mata dengan pasien"
Sudah terbina hubungan
saling per,a)a antara
pera#at dan klien"
Klarifikasi, 4erharap dapat
mengungkapkan alasan
meme,ah ka,a sehingga
dapat mengidentifikasi
masalah )ang dihadapi klien"
4erusaha untuk lebih
memperbaiki k'munikasi
sehingga pasien dapat
mengungkapkan
perasaann)a"
Dapat mengekspresikan ide
untuk tetap berbin,ang
dengan pera#at"
4erpikir untuk memikirkan
ja#aban"
:engekspresikan ide tetapi
tidak tahu bagaimana
men)ampaikan se,ara
Berbal"
klien sudah per,a)a dengan
pera#at"
:enggali kesadaran klien
untuk mengetahui fakt'r
pen,etus masalah )ang
dialami klien
/enggunaan teknik
k'munikasi empati dapat
membuat klien merasa aman
disisi pera#at"
--
P :
6,'ba diingat+ingat lagi
kenapa mas S sampai
meme,ah ka,a, mungkin
ada masalah7 :au ,erita
dengan sa)a siapa tahu sa)a
bisa membantu8
K :
6engga tahu mbak, ada
d'r'ngan setan )ang kuat
sekali sa)a tidak bisa
mela#an8
P :
6maksudn)a d'r'ngan apa7
D'r'ngan itu disampaikan
melalui apa7 &pakah
melalui bisikan+bisikan78
P :
:enatap klien, menunjukkan
ekspresi #ajah bersahabat,
bertan)a dengan suara pelan
dan hati+hati, berharap klien
mau men,eritakan
masalahn)a"
K :
:enatap pera#at sebentar,
melihat keluar, pandangan
mata tampak k's'ng,
ekspresi #ajah bingung"
K :
4i,ara pelan, menatap
keluar, tangan memegang
kening"
P :
:endengarkan dengan
serius, mempertahankan
k'ntak mata"
P :
:emperhatikan #ajah klien
dengan serius, berusaha
untuk mendengarkan
ja#aban klien dengan
seksama"
K :
:enghela nafas panjang
Dengan menunjukkan sikap
bersahabat, k'munikasi )ang
baik diharapkan klien dapat
mengungkapkan masalahn)a"
:emerlukan klarifikasi lebih
lanjut, apakah hal tersebut
#ahamEhalusinasi"
4erharap klien dapat
mengungkapkan d'r'ngan
apa )ang dimaksud"
Klien ragu dengan apa )ang
dialami"
Klien mengungkapkan
tentang d'r'ngan )ang
dialami"
Klien berpikir tentang
:enggali masalah klien
untuk menimbulkan rasa
empat)
Klien mengungkapkan
adan)a ke)akinan )ang
dialamin)a"
:engkaji lebih lanjut
keadaan klien )ang dapat
memberikan data )ang lebih
akurat"
-2
K :
6i)a mbak, d'r'ngan itu
sa)a dengar melalui
bisikan+bisikan dan
ke)akinan dari hati sa)a8
P :
6bisa di,eritakan kepada
sa)a apa isi dari bisikan+
bisikan itu78
K :
6)a p'k'kn)a disuruh
melakukan hal+hal jahat8
tampak memikirkan sesuatu"
K :
K'ntak mata sebentar,
men)andarkan kepala di
meja"
P :
:empertahankan k'ntak
mata, mendengarkan dengan
serius apa )ang diungkapkan
'leh klien"
P :
:empertahankan k'ntak
mata, bertan)a dengan suara
pelan, menunggu ja#aban
dari klien dengan ekspresi
#ajah serius"
K :
K'ntak mata sebentar,
memandang keluar
mengalihkan pandangan ke
teleBisi"
K :
:enunduk, tampak sedih"
4erpikir klien mengalami
halusinasi aukistik"
/era#at berharap klien dapat
mengingat dan
mengungkapkan suara apa
)ang didengarn)a"
ke)akinan )ang dialamin)a
:engungkapkan halusinasi"
Klien ragu
Isi dari halusinasi )ang
didengar"
Klien mengungkapkan isi
dari halusinasi"
Aalusinasi merupakan
stimulasi )ang tidak n)ata
)ang han)a didengar 'leh
sendiri"
"
Aalusinasi akuistik
merupakan jenis halusinasi
)ang disampaikan le#at
pendengran"
Isi halusinasi dapat
berhubungan perilaku klien"
-2
P :
6Selain disuruh melakukan
hal+hal )ang jahat, suara itu
men)uruh apa lagi
78
K :
6==" ?diam@8
P :
6sejak kapan mas s'likin
mendengar suara+suara itu7
4iasan)a kapan suara itu
didengar 'leh mas s'likin78
P :
:enganggukkan kepala,
mempertahankan k'ntak
mata"
P :
:enunggu ja#aban dari
klien dengan
mempertahankan k'ntak
mata, memberi kesempatan
klien untuk berpikir"
K :
:enatap pera#at sebentar,
men)andarkan badan di
kursi, pandangan dialihkan
keluar"
P :
:enata klien, diam
memberikan kesempatan
kepada klien untuk berpikir"
K :
Senang klien dapat
mengidentifikasi isi
halusinasin)a"
4erharap klien dapat
menjelaskan isi lain dari
halusinasi )ang dialami 'leh
klien
4erharap klien mampu
mengidentifikasi sejak kapan
halusinasi didengar dan pada
saat apa biasan)a didengar"
Klien berpikir tentang isi lain
dari halusinasi )ang
didengarn)a"
Dengan penggunaan teknik
k'munikasi 6klarifikasi8
dapat menspesifikan isi
halusinasi"
/enggunaan teknik
k'munikasi listening dan
:emberikan kesempatan
klien untuk berpikir, dapat
memberikan kesempatan
klien untuk mengingat kapan
-.
K :
6kira+kira 2 bulan mbak,
biasan)a saat sendiri, pas
ngalamun8
P :
6 sekarang apakah mas S
masih mendengar suara
)ang bisiki mas S78
K :
Tidak mbak sejak disini
sa)a sudah tidak mendengar
suara+suara itu8
:enatap pera#at, diam
sebentar, ekspresi #ajah
serius"
K :
/andangan mata keluar,
tangan menggaruk+garuk
kepala"
P :
:endengarkan dengan
seksama, memandang pasien"
P :
:enatap klien, memberi
kesempatan klien untuk
menja#ab"
K :
:enatap pera#at,
mendengarkan pertan)aan
pera#at"
K :
4i,ara pelan, menatap
keluar, tangan memegang
kening"
P :
:endengarkan dan menatap
Senang klien dapat
mengidentifikasi kapan dan
saat bagaimana pasien
mendengar halusinasi"
4erharap klien dapat
memberikan ja#aban )ang
jujur"
Klien tampak mengingat+
ingat kapan mulai
mendengar bisikan+bisikan
Klien men)ebutkan kapan
dan saat bagaimana
mendengar halusinasi dengan
jelas"
Klien tampak )akin dengan
ja#aban )ang akan
diberikan"
:enilai bah#a dirin)a sudah
tidak mendengar bisikan
suara"
mulai mendengar halusinasi"
Aalusinasi merupakan
stimulasi )ang tidak n)ata
)ang han)a didengar 'leh
sendiri"
;alidasi data untuk
mengetahui keadaan pasien
saat ini"
;alidasi dapat mengeBaluasi
keadaan pasien saat ini"
-!
P :
apa )ang dilakukan mas S
untuk menghilangkan
suara+suara tersebut78
K :
!diam@ tidak tahu mbak8
P :
6baiklah kalau mas S tidak
tahu akan sa)a beri tahu"
Suara+suara )ang mas S
dengar dapat di,egah
klien"
P :
4i,ara pelan, k'ntak mata
dengan klien, ekspresi #ajah
serius"
K :
:emandang sebentar kearah
pera#at, lalu memandang
keluar"
K :
Klien menundukkan kepala,
tangan memegang kening"
P :
:emperhatikan resp'n n'n
Berbal klien"
P :
K'ntak mata, bi,ara dengan
nada memperjelas"
/era#at mendapat ja#aban
untuk memBalidasi k'ndisi
klien saat ini"
Klien dapat men)ebutkan
,ara untuk menghindari
terjadin)a halusinasi"
:en,'ba memahami
kegelisahan klien"
:emperluas pemahaman
klien
Klien bingung terhadap
ja#aban )ang akan
diberikan"
Klien mengungkapkan
tentang ketidaktahuan )ang
dialamin)a"
"
:enggali kemampuan klien
untuk menghilangkan
halusinasi"
/erlun)a inf'rmasi lebih
lanjut tentang ,ara men,egah
terjadin)a halusinasi"
:em'difikasi tindakan untuk
mendapatkan ,ara )ang
efektif mengatasi masalah"
-6
dengan lebih ba)ak
berteman, tidak melamun
dan tidak selalu dikamar
sendiri, selain itu mas S
dapat mengatakan suara
tersebut tidak benar8
K :
6I)a mbak, tapi sa)a
'rangn)a pemalu jadi malu
untuk keluar, ins)a&llah
akan sa)a ,'ba8
P :
:enurut mas S apakah
suara itu benar+benar
adaEtidak78
K :
6?Diam sebentar@ mungkin
engga bener mbak8
K :
K'ntak mata, mendengarkan
pera#at"
K :
4i,ara pelan, menundukkan
kepala
P :
:engamati n'nBerbal klien
P :
:enatap klien, memberi
kesempatan untuk
menja#ab, menunjukkan
sikap empati"
K :
:enatap keluar, ekspresi
#ajah seperti memikirkan
sesuatu"
K :
:enatap keluar, tampak ragu
untuk menja#ab, menja#ab
dengan suara pelan"
:emahami apa )ang
dirasakan 'leh klien"
4erharap klien menja#ab
suara tersebut tidak n)ata"
Klien ingin mendapatkan
pengetahuan untuk
mengatasi masalahn)a"
:engungkapkan ke,emasan
)ang dirasakan"
Klien bingung terhadap hal
)ang dialami
:enilai bah#a )ang
didengarn)a adalah tidak
Aarga diri rendah dapat
menghambat pr'ses interaksi
s'sial"
/ertan)aan tentang
kebenaran suara )ang
didengar 'leh klien dapat
memberikan inf'rmasi
bagaimana ke)akinan klien
terhadap halusinasi tersebut"
:enggali perasaan dan
kemampuan klien untuk
mengemukakan pendapat
->
P :
6bagus sekali, apa )ang
dikatakan mas S benar,
suara+suara )ang didengar
mas S itu memang tidak
n)ata"
Sepertin)a mas S ,apek
)a=" &pakah kita akiri
pembi,araan kita hari ini78
K :
6)a mbak8
P :
6kalau begitu baiklah untuk
bin,ang+bin,ang hari ini
P :
:endengarkan ja#aban klien
dengan seksama, menatap
klien"
P :
:enatap klien, bi,ara pelan
tapi jelas"
K :
:emandang pera#at,
mengalihkan pandangann)a
keluar, men)andarkan
badann)a ke kursi, klien
tampak bingung"
K :
:engangguk,menatap
pera#at sebentar,
menundukkan kepala"
P :
:enatap klien, menunggu
ja#aban klien dengan sabar"
P :
:emelihara k'ntak mata,
bi,ara jelas, tersen)um pada
klien"
Senang klien
mengungkapkan ke)akinan
?ketidakbenaran@ terhadap
halusinasi"
:enunjukkan perhatian
dengan rasa senang dan
mendengarkan dengan aktif"
:engharap ja#aban klien,
untuk pengkajian lebih
lanjut"
:embuat k'ntrak #aktu dan
tempat untuk melanjutkan
benar"
:enerima penjelasan dari
pera#at"
:enerima inf'rmasi,
kesediaan mendengar tanpa
menunjukkan
ketidaksetujuan"
tentang ke)akinan kebenaran
halusinasi"
$einf'r,ement p'sitif untuk
meningkatkan harga diri
klien
:endukung dan menerima
inf'rmasi dengan tingkah
laku )ang menunjukkan
penerimaan"
:enginf'rmasikan k'ntrak
selanjutn)a untuk
mendapatkan resp'n klien
-D
kita akhiri" 4es'k pagi kita
bisa berbin,ang+bin,ang
lagi mengenai kemampuan
)ang dimiliki mas S" 4es'k
kita berbin,ang di tempat
ini sekitar %am 0", bisa
khan mas s'likin78
K :
6 )a mbak8
K :
:emandang pera#at,
ekspresi #ajah datar"
P :
:emelihara k'ntak mata,
berdiri dan mendengar
dengan empati"
K :
4i,ara pelan, berdiri lalu
pergi"
hubungan saling per,a)a"
Senang interaksi fase
perkenalan berakir dengan
baik"
Klien dapat membina
hubungan saling per,a)a
dengan pera#at"
Senang masalah )ang
dialami dapat dibagi dengan
pera#at"
lebih lanjut"
Terminasi )ang di sepakati
dapat menjalin hubungan
saling per,a)a"
-0
ANALISA PROSES INTERAKSI
Klien : Tn S
Umur : 26 Tahun
Status Interaksi : Interaksi kedua
Lingkungan : Diruang makan, duduk berhadapan, jarak + ,! meter, suasana tenang"
terdapat klien lain tetapi tidak mengganggu interaksi pera#at dengan klien"
Diskripsi Klien : Klien memakai pakaian sragam dari $S%D &min' ('ndh'Ut'm', )aitu baju lengan pendek dan
*elana panjang k'tak+k'tak ber#arna merah muda, klien bersih tapi tidak begitu rapi, rambut pendek
tidak rapi, kuku panjang agak k't'r, terdapat luka pada tangan, tidak memakai sandal, klien hip'aktif,
ekspresi #ajah tenang, pandangan mata tampak k's'ng, k'ntak mata dengan pera#at agak kurang"
Tujuan interaksi : klien dapat mengidentifikasi kemampuan )ang dimiliki
2
Tanggal : -! %uni 2!, /ukul 0" 1 -" 3I4
$uang : 5 $S%D &min' ('ndh'Ut'm' Semarang"
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisa Berpusat Pada
Perawat
Analisa Berpusat Pada
Klien
Rasionalisasi
P :
hall' mas S, Selamat pagi
:asih ingat sa)a7
4agaimana kabar hari ini7 8
P :
Tersen)um, mendekati klien
)ang sedang duduk melihat
T;"
K :
:en'leh dan menatap
pera#at tanpa ekspresi"
:emberi salam sebagai ijin
untuk melakukan interaksi"
:emberikan resp'n untuk
berinteraksi
U,apan salam merupakan
kelanjutan hubungan saling
per,a)a antara pera#at
dengan klien"
K :
6/agi, I)a mbak 9 khan7
alhamdulillah kabar sa)a
baik"
K :
:enja#ab dengan suara
pelan, k'ntak mata sebentar
lalu mengalihkan pandangan
keluar, membenarkan p'sisi
duduk"
P :
:empertahankan k'ntak
4erharap klien masih
mengingat k'ntrak )ang
:enerima dan beresp'n
dengan kehadiran pera#at"
/enerimaan klien berarti klien
sudah siap melakukan
interaksi dengan pera#at"
2-
mata, duduk di depan klien" dibuat kemarin"
P :
6sa)a senang sekali mas S
masih mengingat nama sa)a,
sesuai perjanjian kita
kemarin hari ini kita akan
berbin,ang mengenai
kemampuan )ang dimiliki
'leh mas S, #aktun)a 2
menit, dimana kita akan
meng'br'l7 Disini atau
didepan78
P :
:empertahankan k'ntak
mata, bi,ara dengan jelas,
menunjuk teras"
K :
:engangukkan kepala, tetap
duduk, memandang keluar"
/enghargaan atas
kemampuan klien
mempertahankan hubungan
saling per,a)a"
:enunjukkan sikap setuju
atas res,ana pera#at"
Dengan memberikan pujian
terhadap kemampuan realistis
)ang dimiliki klien dapat
meningkatkan harga diri
klien"
/emberian inf'rmasi tentang
k'ntrak akan membuat klien
mengerti apa )ang akan
dilakukan pera#at"
K :
6kita ,erita disini saja mbak
sambil n'nt'n T;8
K :
K'ntak mata sebentar,
membetulkan tempat duduk,
#ajah tanpa ekspresi"
P :
:enatap klien sambil
tersen)um, mendengarkan
apa )ang dikatakan 'leh
klien"
:enghargai pilihan klien
:en,'ba berpikir untuk
menentukan pilihan"
Klien membuka diri untuk
melanjutkan berinteraksi
dengan pera#at"
P :
6bagaimana perasaan mas S
pagi ini78
P :
:emelihara k'ntak mata,
tersen)um, bi,ara dengan
jelas"
K :
:enatap mata pera#at
sebentar lalu melihat keluar,
tangan memegang kening"
/era#at berharap klien dapat
mengungkapkan perasaann)a
saat ini"
:emberikan resp'n untuk
menja#ab pertan)aan
pera#at"
Kemampuan klien untuk
mengungkapkan perasaan
)ang dialami harus tetap
dipertahankan"
K :
64iasa lah mbak, baik8
K :
:elihat keluar, menaikkan
kaki ke kursi, tampak gelisah"
P :
:enatap klien" Senang klien dapat
Klien terkesan tidak mau
bi,ara"
:endukung dan menerima
inf'rmasi dengan tingkah
laku )ang menunjukkan
penerimaan"
22
mengungkapkan perasaann)a"
P :
6s)ukurlah kabar mas S
baik" :as S kalau b'leh
sa)a tahu, dulu mas S kerja
dimana78
P :
:empertahankan k'ntak
mata, mendekatkan kursi
kearah klien, bi,ara lembut"
K :
Diam, pandangan mata
keluara"
:emberi kesempatan klien
untuk mengidentifikasi
kemampuan )ang dimiliki"
Klien senang dengan
pertan)aan pera#at"
:enstimulasi klien terhadap
kemampuan )ang dimiliki"
K :
6sa)a kerja di teman kakak
sa)a buat sarung8
K :
Ckspresi #ajah bersemangat,
memandang pera#at"
P :
:emperhatikan bahasa tubuh
n'n Berbal, tersen)um"
/era#at senang klien dapat
menja#ab pertan)aan"
Klien dapat mengidentifikasi
kemampuan )ang dimiliki"
:engidentifikasi kemampuan
)ang dimiliki dapat
menunjukkan klien
mempun)ai resp'n )ang
p'sitif terhadap dirin)a"
P :
6#ah =" 4agus sekali mas
S bisa membuat sarung"
$en,anan)a kalau pulang
dari sini mas S mau kerja
ditempat itu lagi78
P :
:enatap klien, tersen)um"
K :
:enatap pera#at sebentar,
mendengarkan perkataan
pera#at"
:emberi pujian atas
kemampuan klien"
Dapat mengingat kemampuan
)ang dimiliki"
Kemampuan klien untuk
mangingat harus
dipertahankan"
K :
6i)a mbak8
K :
:enatap keluar, tangan
men)entuh tangan )an g lain"
P :
:emperhatikan n'nBerbal
klien"
22
2.