Anda di halaman 1dari 18

BAB 1

PENDAHULUAN

1.Latar Belakang
Phbs tempat-tempat umum merupakan problem kesehatan masyarakat yang
cukup mendesak untuk dilaksanakan di setiap tempat-tempat umum. Kenapa
demikian? Karena tempat-tempat umum merupakan tempat bertemunya segala
macam masyarakat dengan segala penyakit yang diidap oleh oleh masyarakat
tersebut. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tempat-tempat umum adalah
tempat menyebarnya berbagai jenis penyakit terutama pada penyakit penyakit
yang media penularannya melalui makanan,minuman,udara dan air. Oleh karena
itu Phbs tempat-tempat umum harus memenuhi dan mengikuti standar
kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah melalui undang-undan.Phbs
tempat-tempat umum yang di harapkan adalah dapat memberikan jaminan
dalam arti melindungi, memelihara,mempertinggiderajat kesehatan masyarakat
dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan yang pada akhirnya akan
merugikan kesehatan masyarakat itu sendiri.
Sanitasi tempat-tempat umum ditetapkan berdasarkan Undang-undang No
11 Tahun 1962 tentang Hygeine untuk usaha-usaha bgi umum.Khusus untuk
kolam renang ,diatur tersendiri dengan Peraturan Mentri Kesehatan RI NO 172
/Men .Kes/Per/VII/77 tentang syarat-syarat dan Pengawasan kualitas Air kolam
renang.
Yang dimaksud dengan tempat-tempat umum mempunyai pengertian yang
sangat luas sehingga pada penulisan ini di batasi pada beberapa macam tempat
sebagai berikut:
a) Kolam renang
b) Pasar
c) Plaza /Supermarket
d) Restoran
e) Tempat-tempat rekreasi :Pantai ,Camping ground.
2. Tujuan Penulisan
Mengerti pentingnya dilakukan Phbs pada tempat-tempat umum.
Menganalisa jenis model Phbs yang digunakan pada setiap tempat
yang berbeda
Menentukan cara terbaik untuk melakukan pengendalian terhadap
terlaksananya dengan baik Phbs di tempat-tempat umum.

3.Manfaat Penulisan
Untuk memperluas wawasan dan bermanfaat bagi semua pembaca .














BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian Phbs
PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga
anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang
kesehatan((Sumber referensi : Buku Saku Sehat dengan PHBS, Pusat Promosi
Kesehatan, Depkes RI, Jakarta, 2007, hal.3)
PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan
beraneka ragam makanan, minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam
beryodium, member bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan
lingkungan seperti membuang samapah pada tempatnya, membersihkan
lingkungan













BAB III PEMBAHASAN
A.Phbs pada kolam renang
Kolam renang yang ideal adalah yang memenuhi syarat-syarat
,yaitu:keamanan,kebersihan,dan kenyamanan.Faktor keamanan walaupun diluar
kawasan phbs cukup penting .kolam renang seharusnya ada pengawal bagian-
bagian yang mengamankan atau menolong kalau ada orang yang tenggelam
/kecelakaan.Pengawalsafe guarddi kolam renang tersebut dibuka untuk
masyarakat.Tidak kalah pentingnya adalah si pengawal harus pandai berenang
dan didik khusus untuk bagian penyelamatan serta mempunyai peralatan yang
memadai.
Untuk masalah kebersihan erat sekali hubungannya dengan kesehatan,
terutama factor penularan penyakit di kolam renang.Penyakit-penyakit yang
dapat di tularkan melalui kolam renang ialah semua penyakit food and water
bome desease.Sebagai contoh dikemukakan sebagai berikut:
a.Peyakit mata
b.penyakit kulit
c.Penyakit kuning
d.Penyakit yang berhubungan dengan pencemaran makanan(muntah
berak, typus ,dan lain-lain.)
Berhubung dengan kebersihan kolam renang , seyokyanya dilengkapi
dengan fasilitas sebagai berikut:
Loker tempat pakaian dan peralatan lainnya
Selain berfungsi untuk barang bawaan si perenang ,loker juga berfungsi
sebagai barieragar penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pakaian tidak
menular ke orang lain.Penyakit tersebut antara lain kudis ,penyakit karena cacing
dan lain sebagainya .
Ruang tempat ganti pakaian
Letak loker pakaian ,dapat didalam ruang tempat ganti pakaian dengan
tidak mengabaikan privacydari pengunjung kolam renang .Harus diperhatikan
juga pemisahan yang jelas dan arahan yang jelas (clear direction)antara tempat
ganti pria dan wanita .Jangan dilupakan meletakan tempat sampah di ruang
tersebut.
Kebersihan tempat membasahi badan
Tempat mencuci badan /membasahi badan sebelum masuk ke kolam
renang perlu dipantau secara seksama . Lantai harus bersih tidak berlumut
sehingga tidak terjadi licin yang dapat menyebabkan kecelakaan /terpeleset.
Kebersihan kolam renang
Kolam renang harus bersih baik yang dipakai maupun lantai dasar dan
tembok dari kolam. Lantai dasar kolam renang sebaiknya dicat dengan warna
terang.Sehingga apabila kotor sedikit saja sudah kelihatan nyata dan harus tidak
berlumut.Demikian pula dengan tembok kolam harus tidak berlumut juga.Air
yang dipakai di dalam kolam renang sebaiknya harus sama kualitasnya dengan air
minum. Sehingga harus memenuhi syarat-syarat ,pertama fisik harus bening
/jernih dan bersih ,tidak berbau ,dan Ph normal.Kedua harus memenuhi syarat-
syarat kimia ,yaitu harus bebas dari bahan kimia beracun ,logam berat dan lain-
lain .Syarat ketiga adalah mikrobiologis ,yaitu air tersebut harus bebas dari kuman
/mikroorganisme pathogen.Mikroorganisme yang sering berada dikolam renang
adalah :parasit ,kuman ,virus,dan jamur yang kesemuanya bisa menyebabkan
gangguan fisiologis pada tubuh manusia.
Kamar mandi dan kakus
Kebutuhan dan kebersihan kamar dan wc di kolam renang adalah sangat
vital.Kebersihan dari kedua sarana tersebut harus memenuhi persyaratan yang
telah ditentukan .Harus dipisahkan antara kamar mandi/wc untuk pria dan kamar
mandi /wc wanita.



B.Phbs di pasar
Pembagian Tata Ruang
Untuk menjamin phbs pasar factor yang penting adalah pembagian tata ruang
sesuai dengan peruntukannya .Hal ini sangat perlu sebab tempat berjualan ikan
/daging tidak berdekatan dengan rumah makan /warung ataupun kios pakaian
.Yang paling menonjol dalam hal pembagian tata ruang pasar adalah factor
estetika.
Klasifikasi Barang Dangangan
Agar memudahkan pengumpulan sampah di pasar ,klasifikasi barang dagangan
sangat penting.Barang dagangan yang banyak mengeluarkan sampah seperti
buah-buahan sebaiknya diklasifikasikan dagangan yang mengeluarkan sampah
seperti halnya dengan kelapa dan sayuran.Meletakan warung yang memakai
kompor/api berjauhan dengan dagangan dagangan yang mudah dagangan
bahan kimia dengan makanan dan kue harus dijauhkan .Dengan alasan-alasan
seperti diatas ,pembagian tata ruang dan klasifikasi barang dagangan sangat perlu
dilakukan.
Tempat Sampah Sementara
Tempat sampah sementara sangat diperlukan agar pedagang dapat membuang
sampah dengan cukup mudah tanpa meningalkan jauh barang dagangannya .Jadi
tidak ada alasan para pedagang membuang sampah di sembarang tempat akibat
karena tidak adanya pembuangan sampah sementara.Tempat sampah sementara
tersebut sangat vital,karena berfungsi untuk mengumpulkan sampah sebelum
dibuang /diproses di tempat pembuangan akhir.
Saluran untuk Limbah cair
Saluran pembuangan di pasar sangat penting untuk:
1. Estetika
2. Kebersihan
3. Kenyamanan
4. Kesehatan
Saluran pembuangan berfungsi untuk membuang benda cair yang
terutama berasal dari kios daging ,ikan ,dan warung .Saluran di dalam
pasar harus di control agar para pedagang tidak membuang sampah
seenaknya saja ke got/saluran air buangan.Para pedagang di pasar perlu
di beri pengarahan tentang dampak buruk terhadap kesehatan apabila
sampah dibuang di sembarang tempat.Dengan demikian para pedagang
akan menggunakan semua fasilitas sebaimana mestinya .Hal ini dapat di
capai dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada para pedagang
.Pentingnya pendidikan kesehatan tersebut diberikan bagi para
pedagang adalah sebai suatu upaya agar :
a.Pedagang menggunakan fasilitas kesehatan di pasar seperti wc ,tempat sampah
sebaimana mestinya.
b.Pedagang mengerti akibat dari tidak di lakukannya aturan-aturan tentang
kebersihan dan kesehatan.
c.Pedagang mengerti bahwa beberapa penyakit dapat disebabkan oleh vector
(tikus,lalat,kecoak,dan nyamuk).
d.Para pedagang agar menyadari bahwa membuan sampah (khususnya punting
rokok)yang apinya masih hidup sangat berbahaya.
Fasilitas Umum MCK(mandi,cuci,kakus)
Didalam lingkungan pasar seharusya da fasilitas umum ,seperti tersebut di
atas.Kebersihan fasilitas umum tersebut sangat penting ,sebab berkaitan dengan
sumber vector yang juga akan balik membahayakan kesehatan para pedagang itu
sendiri dan daya tahan kualitas barangnya.
Tempat parkir kendaraan bermotor
Apabila dilihat sepintas sepertinya masalah ini tidak ada hubungannya dengan
phbs dan kesehatan.Tetapi tempat parker di pasar,sel;ain berhubungan dengan
kesehatan juga berhubungan dengan keselamatan karena asap mobil yang keluar
dari knalpot.Apabila tempat parker terlalu dekat dengan para pedagang , maka
para pedagang akan terpapar terus dengan asap yang mengandung bahan-bahan
kimia yang keluar dari knalpot,misalnya Co,HC,Pb.Bahan kimia tersebut akan bisa
terakumulasi atau terkumpul di dalam tubuh manusia,dan akan bisa
menyebabkan gangguan fungsi dari tubuh manusia,bahkan dapat menimbulkan
kanker .


















C.Phbsdi plaza / supermarket

Munculnya plaza atau supermarket berhubungan dengan kebutuhan
manusia yang selelu cenderung beraneka macam dan kemauan manusia untuk
bekerja secara efisien. Dengan adanya supermarket maka pengunjung hanya
sekali masuk toko tetapi sudah lengkap apa yang mereka butuhkan. Dengan
demikian, menghemat tenaga dan daya serta uang parker. Fasilitas yang
berhubungan dengan phbs dan kesehatan atau kebersihan adalah sbb :
a. WC Umum
b. Tempat sampah
c. System pengamanan baik tangga, tangga berjalan, lift, dan
bahaya kebakaran
d. Kebersihan atau sistem drainase dari rumah makan.
Supemarmarket biasanya menjual dagangan bahan makanan. Bahan
makanan tersebut ada yang segar dan ada yang diawetkan ( dalam kaleng ).
Bahan makanan segar antara lain :
1. Sayur mayur
2. Buah- buahan
3. Bahan lainnya
Bahan bahan tersebut harus dijaga suhunya sehingga tidak cepat membusuk.
Apabila suhu sudah mulai rusak, maka harus ditarik dari penjualan.
Bahan makanan yang diawetkan antara lain :;
1. Makanan / minuman dalm kaleng
2. Makanan / minuman dalam botol
Yang penting untuk makanan dalam kaleng / botolharus ada labelnya. Label
tersebut sebaiknya berisi
1. Terbuat dari apa
2. Apa bahan pengawetnya
3. Kapan mulai dimuat
4. Kapan waktu kadarluarsanya
Dengan informasi tersebut maka konsumen akan lebih merasa aman. Bahaya
makanan dalam kaleng adalah adanya bakteri anaerobik ( klostridium botulinum )
yang dapat menyebabkan botulism yang mematikan.


















D.Phbsdi Restoran
Kebersihan direstoran adalah sangat penting ,mengingat salah satu fungsi
restoran adalah tempat memasak/membuat makanan dan dihidangkan kepada
para penjaja yang dating berkunjung .Apabila pihak restoran mengabaikan sedikit
saja masalah kebersihan di restoran maka restoran tersebut tidak akan didatangi
oleh para penjaja makanan apalagi untuk kegiatan-kegiatan yang membutuhkan
waktu beberapa hari.Masalah kebersihan restoran erat hubungannya dengan
food and water borne deseases.Tidak kalah pentingnya adalah hygene dari
food handler.Pelayan restoran harus sehat dan tidak sebagai carrior suatu
penyakit .Sebab juru masak ,pelayan restoran,dapat sebagai sumber penularan
penyakit.Fasilitas yang ada di restoran harus memenuhi syarat-syarat hygiene dan
sanitasi yaitu:
1.Wc umum
2.Tempat sampah dan punting rokok
3.Tempat cuci tangan
4.Tidak terciumnya bauh yang aneh-aneh yang di timbulkan oleh bahan
mentah/proses memasaknya.Sebab bau busuk /anyir dapat menyebabkan
tergangunya kesehatan seseorang (orang yang sensitive terhadap bau).
5. Tempatnya harus bebas debu dan dihindarkan dari adanya lalat ,sebab lalat
adalah sebagai vector dari penyakit.
6. Lingkungan sekitar restoran secara estetis harus menarik dan bersih agar para
pengunjung semakin tertarik.
Dampak estetika yang baik dan menarik akan merupakan salah satu sarana
promosi atas pelayanan pihak restoran kepada para konsumen.Apabila restoran
memenuhi syarat-syarat hygiene sanitasi,maka restoran tersebut dapat di katakan
sebagai restoran sanitasi.


E.Phbsdi Tempat-tempat Rekreasi
Tempat rekreasi untuk umum antara lain:
1.Pantai
2.Camping ground
3. Taman -taman umum
Dengan hiruk pikuk kehidupan masyarakat kota besar (Urban
Community),maka masyarakat kota cenderung untuk pergi rekreasi ke luar kota
.Kecendrungan ini meningkat sering dengan meningkatnya pencemaran di kota-
kota besar dan makin langkahnya taman-taman kota.
Rekreasi Pantai
Pantai yang menjadi tempat-tempat rekreasi umum perlu memperhatikan dua
factor penting antara lain:
1.Kebersihan Lingkungan
2.Fasilitas Keamanan
Kebersihan lingkungan di tempat rekreasi pantai.
Fasilitas yang di perlukan adalah:
a.Wc umum
b.Tempat sampah
c.Restoran atau tempat makan yang memadai ,dalam arti memenuhi syarat
hygiene sanitasi.
d.Fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).Apabila memungkinkan
dilengkapi dengan Poliklinik dan Ambulance untuk mengirimkan penderita yang
memerlukan pertolongan yang mendesak (kritis)ke Unit Pertolongan Intensif
(intensive Care Unit /ICU.
Fasilitas keamanan di tempat-tempat rekreasi pantai
Titik berat dari fasilitas ini adalah keamanan dari pengunjung yang berenang di
laut ,sehingga diperlukan safety quard untuk mengawasi dan menolong
pengunjung yang mengalami kecelakaan sewaktu berenang .
Camping ground
Saat ini tempat camping m,asih relative sedikit di dapat di Negara kita ,tetapi
untuk masa-masa mendatang tempat-tempat camping pasti akan meningkat
jumlahnya .Memang berkembanya tempat rekreasi semacam ini sangat di
pengaruhi oleh factor social ekonomi dari masyarakat.
fasilitas yang perlu ada di tempat rekreasi ini adalah sebagai berikut :
1.Wc umum
2.Tempat sampah
3.Pembagian campling
4.Fasilitas lain seperti listrik ,air dan lain-lain .
Pokoknya yang perlu ada di tempat rekreasi camping Ground adalah yang
berhubungan dengan :
a.Hygiene dan sanitasi lingkungan
b.Kenyamanan dan
c.keamanan





BAB IV
PENUTUP
KESIMPULAN
Phbs pada tempat-tempat umum harus diketahui dan dimengerti oleh
masyarakat sehingga masyarakat dapat mewujudkannya dalam tingkah laku
sehari-hari ,karena bagaimanapun di tempat-tempat umum adalah tempat
menyebarnya berbagai jenis penyakit yang tanpa di sadari akan merugikan
kesehatan masyarakat itu sendiri, maka perlu sekali masyarakat menerapkan phbs
di tempat-tempat umum.
SARAN
Oleh karena itu phbs harus dilaksanakan pada tempat-tempat umum karena
tanpa kita sadari disana pula terjadi penularan penyakit ,dan juga pemerintah
harus mengambil bagian dalam hal ini .











DAFTAR PUSTAKA

Ricki M.Mulia .,Kesehatan Lingkungan :Penerbit Graha Ilmu 2005
Juli Soemirat Slamet .,Kesehatan Lingkungan :Penerbit Gajah Mada University
Press1994
Wisnu Arya Wardhana .,Dampak pencemaran Lingkungan :Penerbit Andi
Yokyakarta 1994















KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat dan rahmatN-ya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan
judul :Phbs Pada Tempat-tempat Umum.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini hambatan dan
rintangan yang dihadapi,namun berkat doa dan bantuan dari berbagai pihak
penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik .Untuk ini pada
kesempatan ini penulis berterimahkasih kepada:
1. Siprianus Abdu ,S.Si,S.Keps selaku dosen mata kuliah IKD 2.
2. Teman-teman seagkatan yang turut menyumbangkan ide-ide guna
kesempurnaan makalah ini .
3. Para senior yang telah memberikan bantuan berupa bahan-bahan yang
mendukung penulisan makalah ini.

Adapun isi makalah ini masih jauh dari kesempurnaan ,untuk itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif demi penyempurnaan makalah
ini .

Makasar, November 2010
Penulis






DAFTAR ISI

Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 Pendahuluan
1.Latar belakang
2.Tujuan penulisan
3.Manfaat penulisan
Bab II Tinjauan pustaka
Bab III Pembahasan
A.Phbs pada kolam renang
B.Phbs di pasar
C.Phbs di plaza /supermarket
D.Phbs di restoran
E.Phbs di tempat-tempat umum
Bab IV Penutup
Kesimpulan
Saran
Daftar pustaka



MAKALAH
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI TEMPAT-TEMPAT UMUM




PROGRAM S1/ 1B
DISUSUN OLEH :
MARIA ANTONIA LANGODAY

Anda mungkin juga menyukai