Anda di halaman 1dari 26

REFERAT : TINNITUS 2013

KATA PENGANTAR
Rasa terima kasih dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas bimbingan
dan penyertaan-Nya bagi penulis sejak awal hingga selesainya referat ini dengan baik.
Referat ini dibuat untuk memenuhi tugas kepaniteraan Ilmu Penyakit TT! untuk itu penulis
mengu"apkan terima kasih kepada #r. $iendy! %p. TT-&'! #r. Elly! %p. TT-&' dan #r.
Ri(a Ri(aldi %p. TT-&' yang membimbing penulis menyelesaikan referat ini. Terima kasih
untuk ilmu! bimbingan serta perhatian yang diberikan kepada penulis yang berguna dalam
penyusunan referat ini.
Pembuatan referat ini kiranya bermanfaat bagi pemba"a awam! menjadi inf)rmasi bagi tenaga
medis dan staff khususnya tentang tinnitus *telinga berdenging+.
,akarta! -. september ./-0
Penulis
1 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
BAB I
TINJAUAN PUSTAKA
PENDAHULUAN
&eluhan telinga yang paling sering adalah1 penurunan pendengaran *pekak2 tuli+! suara
berdenging *tinnitus+! rasa pusing yang berputar *3ertig)+! rasa nyeri dalam telinga *)talgia+!
dan keluar "airan dari telinga *)t)re+.
-
Tinnitus adalah suatu gangguan pendengaran *gejala+ dengan keluhan perasaan
mendengar bunyi tanpa ada rangsang bunyi dari luar. %uara yang terdengar dirasa begitu nyata
dan serasa berasal dari dalam telinga atau kepala. &eluhan ini dapat berupa bunyi
mendenging! menderu! mendesis atau berbagai ma"am bunyi yang lain. Pada sebagian besar
kasus! gangguan ini tidak begitu menjadi masalah! namun bila terjadinya makin sering dan
berat maka akan mengganggu juga.
Tinnitus "ukup banyak didapati dalam praktek sehari-hari. ,utaan )rang di duina
menderita tinnitus dengan derajat ringan sampai berat. #ari hasi penelitian! didapatkan satu
dari lima )rang di antara usia 44 dan 54 tahun dilap)rkan mengalami tinnitus. al ini
menandakan bahwa tinnitus adalah keluhan yang sangat umum yang diterima di kalangan usia
lanjut.
-!.
Tinnitus dapat bersifat subjektif dan )bjektif. ampir sebagan besar kasus bersifat
subjektif. Tinnitus subjektif adalah suara berdenging hanya didengar )leh penderita. Tinnitus
dapat berlangsung sementara dan intermiten.
Yang perlu diingat! tinnitus merupakan suatu gejala bukanlah suatu diagn)sa penyakit.
6leh karena itu! perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui eti)l)ginya. Tinnitus
mungkin timbul pada penurunan fungsi pendengaran yang sering dikaitkan dengan usia dan
pr)ses degenerasi! trauma telinga! penyakit neur)3askuler dan keganasan. Namun pada
2 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
kebanyakan kasus eti)l)gi pasti tinnitus masih sangat sulit ditegakkan. 6leh karena itu!
penatalaksanaan tinnitus masih menjadi perdebatan dan berbasis penatalaksanaan simt)matis.
ANATOMI
Telinga terdiri dari tiga bagian! yaitu telinga luar! telinga tengah! dan telinga dalam.
a. Telinga luar
Telinga luar merupakan bagian terluar dari telinga. Telinga luar meliputi daun telinga
atau pinna! liang telinga atau meatus audit)rius eksternus! dan gendang telinga *membran
timpani+.
#aun telinga terdiri dari tulang rawan elastin dan kulit. #aun telinga berfungsi untuk
membantu mengarahkan suara ke dalam liang telinga dan akhirnya menuju gendang telinga.
Ran"angan yang begitu k)mpleks pada telinga luar berfungsi untuk menangkap suara dan
bagian terpenting adalah liang telinga. %aluran ini merupakan hasil susunan tulang dan tulang
rawan yang dilapisi kulit tipis.
'iang telinga berbentuk huruf %! dengan rangka tulang rawan pada sepertiga luar dan
tulang di dua pertiga dalam. 'iang telinga memiliki panjang kira-kira .!4 - 0 "m. #i dalam
3 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
liang telinga terdapat banyak kelenjar yang menghasilkan (at seperti lilin yang disebut
serumen atau k)t)ran telinga. anya bagian .20 depan saluran yang mempr)duksi sedikit
serumen yang memiliki rambut. Pada bagian -20 dalam tidak ditemukan kelenjar yang
menghasilkan serumen. Pada ujung saluran terdapat gendang telinga yang meneruskan suara
ke telinga tengah.
b. Telinga tengah
Telinga tengah adalah ruangan yang berbentuk kubus. Isinya meliputi gendang telinga!
0 tulang pendengaran *)s malleus! )s in"us! dan )s stapes+. Muara tuba Eusta"hius juga
berada di telinga tengah.
7etaran suara yang diterima )leh gendang telinga akan disampaikan ke tulang
pendengaran. Masing-masing tulang pendengaran akan menyampaikan getaran ke tulang
berikutnya. Tulang stapes yang merupakan tulang terke"il di tubuh meneruskan getaran ke
k)klea.
-!.
Telinga tengah dan saluran pendengaran akan terisi udara dalam keadaan n)rmal. Tidak
seperti pada bagian luar! udara pada telinga tengah tidak berhubungan dengan udara di luar
tubuh. %aluran Eusta"hius menghubungkan ruangan telinga tengah ke belakang faring. #alam
keadaan biasa! hubungan saluran Eusta"hius dan telinga tengah tertutup dan terbuka pada saat
mengunyah dan menguap.
. Telinga Dala!
Telinga dalam terdiri dari labirin )sea! yaitu sebuah rangkaian r)ngga pada tulang
pelipis yang dilapisi peri)steum yang berisi "airan perilimfe 8 labirin membranasea! yang
terletak lebih dalam dan memiliki "airan end)limfe.
#i depan labirin terdapat k)klea. Penampang melintang k)klea terdiri atas tiga bagian
yaitu skala 3estibuli! skala media! dan skala timpani. 9agian dasar dari skala 3estibuli
4 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
berhubungan dengan tulang stapes melalui jendela berselaput yang disebut tingkap )3al!
sedangkan skala timpani berhubungan dengan telinga tengah melalui tingkap bulat.
9agian atas skala media dibatasi )leh membran 3estibularis atau membran Reissner dan
sebelah bawah dibatasi )leh membran basilaris. #i atas membran basilaris terdapat )rgan ")rti
yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi impuls. 6rgan ")rti terdiri dari sel rambut
dan sel peny)k)ng. #i atas sel rambut terdapat membran tekt)rial yang terdiri dari gelatin
yang lentur! sedangkan sel rambut akan dihubungkan dengan bagian )tak dengan
N.3estibul)k)klearis.
%elain bagian pendengaran! bagian telinga dalam terdapat indera keseimbangan. 9agian
ini se"ara struktural terletak di belakang labirin yang membentuk struktur utrikulus dan
sakulus serta tiga saluran setengah lingkaran atau kanalis semisirkularis. &elima bagian ini
berfungsi mengatur keseimbangan tubuh dan memiliki sel rambut yang akan dihubungkan
dengan bagian keseimbangan dari N. 3estibul)k)klearis.
"ISIOLOGI PENDENGARAN
7el)mbang bunyi ditangkap )leh daun telinga dan diteruskan ke dalam liang telinga.
7el)mbang bunyi akan diteruskan ke telinga tengah dengan menggetarkan gendang telinga.
7etaran ini akan diteruskan )leh ketiga tulang dengar! maleus! in"us dan stapes! ke f)ramen
)3al.
7etaran struktur k)klea pada tingkap l)nj)ng akan diteruskan ke "airan limfe yang ada
di dalam skala 3estibuli. 7etaran "airan ini akan menggerakkan membran Reissner dan
menggetarkan end)limfa. %ehingga akan menimbulkan gerakan relatif antara membran
basalis dan membran tekt)ria. Pr)ses ini merupakan rangsangan mekanik yang menyebabkan
terjadinya defleksi stere)silia sel-sel rambut! sehingga kanal i)n akan terbuka dan terjadi
pelepasan i)n bermuatan listrik dari badan sel. &eadaan ini menimbulkan pr)ses dep)larisasi
5 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
sel rambut! sehingga melepaskan neur)transmitter ke dalam sinaps yang akan menimbulkan
p)tensial aksi pada saraf audit)rius. 'alu di lanjutkan ke nukleus audit)ris sampai k)rteks
pendengaran di area 0:-;/ l)bus temp)ralis.
-!.
BAB II
TINNITUS
DE"INISI
Tinnitus adalah salah satu bentuk gangguan pendengaran berupa sensasi suara tanpa
adanya rangsangan dari luar! dapat berupa sinyal mekan)akustik maupun listrik. &eluhan
suara yang di dengar sangat ber3ariasi! dapat berupa bunyi mendenging! menderu! mendesis!
mengaum! atau berbagai ma"am bunyi lainnya. %uara yang didengar dapat bersifat stabil atau
berpulsasi. &eluhan tinnitus dapat dirasakan unilateral dan bilateral.
%erangan tinnitus dapat bersifat peri)dik ataupun menetap. &ita sebut peri)dik jika
serangan yang datang hilang timbul. Epis)de peri)dik lebih berbahaya dan mengganggu
dibandingkan dengan yang bersifat menetap. al ini disebabkan karena )tak tidak terbiasa
atau tidak dapat mensupresi bising ini. Tinnitus pada beberapa )rang dapat sangat
mengganggu kegiatan sehari-harinya. Terkadang dapat menyebabkan timbulnya keinginan
untuk bunuh diri.
Tinnitus dapat dibagi atas tinnitus )bjektif dan tinnitus subjektif. #ikatakan tinnitus
)bjektif jika suaranya juga dapat di dengar )leh pemeriksa dan dikatakan tinnitus subjektif
jika tinnitus hanya dapat didengar )leh penderita.
.!0!4
EPIDEMIOLOGI
6 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
Tinnitus terjadi pada 0< juta hingga ;/ juta penduduk =merika %erikat atau sekitar -.-
-;> dari t)tal penduduk =merika %erikat. %ekitar - dari < )rang =merika %erikat mengalami
tinnitus. 0/> kasus dialami )leh )rang dewasa.
%ebagian besar penderita berusia ;/-</ tahun. Penderita yang berusia kurang dari ;4
tahun hanya berkisar ->! pada )rang tua 5/-5: tahun sekitar -.>. 6rang yang berusia </
tahun ke atas berisik) terkena tinnitus ./-0/>. ,enis kelamin pria lebih berisik) untuk terkena
tinnitus.
;!5
ETIOLOGI
Tinnitus paling banyak disebabkan karena adanya kerusakan dari telinga dalam.
Terutama kerusakan dari k)klea. %e"ara garis besar! penyebab tinnitus dapat berupa kelainan
yang bersifat s)matik! kerusakan N. ?estibul)k)klearis! kelainan 3askular! tinnitus karena
)bat-)batan! dan tinnitus yang disebabkan )leh hal lainnya.
Tinnitu# $arena $elainan #%!ati$ &aerah leher &an rahang
-. Trauma kepala dan 'eher
Pasien dengan "edera yang keras pada kepala atau leher mungkin akan mengalami
tinnitus yang sangat mengganggu. Tinnitus karena "edera leher adalah tinnitus s)matik
yang paling umum terjadi. Trauma itu dapat berupa fraktur tengk)rak! $hisplash
injury.
.. =rtritis pada sendi temp)r)mandibular *TM,+
9erdasarkan hasil penelitian! .4> dari penderita tinnitus di =merika berasal dari
artritis sendi temp)r)mandibular. 9iasanya )rang dengan artritis TM, akan mengalami
tinnitus yang berat. ampir semua pasien artritis TM, mengakui bunyi yang di dengar
7 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
adalah bunyi men"iut. Tidak diketahui se"ara pasti hubungan antara artritis TM,
dengan terjadinya tinnitus.
Tinnitu# a$ibat $eru#a$an n. 'e#tibul%$%$leari# ('III)
Tinnitus juga dapat mun"ul dari kerusakan yang terjadi di saraf yang menghubungkan antara
telinga dalam dan k)rte@ serebri bagian pusat pendengaran. Terdapat beberapa k)ndisi yang
dapat menyebabkan kerusakan dari n. ?estibul)k)klearis! diantaranya infeksi 3irus pada
n.?III! tum)r yang mengenai n.?III! dan Mi"r)3as"ular ")mpressi)n syndr)me *MA?+.
MA? dikenal juga dengan 3estibular par)@ysmal. MA? menyebabkan kerusakan n.?III
karena adanya k)mpresi dari pembuluh darah. Tapi hal ini sangat jarang terjadi.
4!5
Tinnitu# $arena $elainan *a#$ular
Tinnitus yang di dengar biasanya bersifat tinnitus yang pulsatil. =kan didengar bunyi yang
simetris dengan denyut nadi dan detak jantung. &elainan 3askular yang dapat menyebabkan
tinnitus diantaranya B
-+ =ther)skler)sis
#engan bertambahnya usia! penumpukan k)lester)l dan bentuk-bentuk dep)sit lemak
lainnya! pembuluh darah may)r ke telinga tengah kehilangan sebagian elastisitasnya.
al ini mengakibatkan aliran darah menjadi semakin sulit dan kadang-kadang
mengalami turbulensi sehingga memudahkan telinga untuk mendeteksi iramanya.
.+ ipertensi
Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan gangguan 3askular pada pembuluh
darah k)klea terminal.
0+ Malf)rmasi kapiler
8 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
%ebuah k)ndisi yang disebut =? malf)rmati)n yang terjadi antara k)neksi arteri dan
3ena dapat menimbulkan tinnitus.
;+ Tum)r pembuluh darah
Tum)r pembuluh darah yang berada di daerah leher dan kepala juga dapat
menyebabkan tinnitus. Misalnya adalah tum)r kar)tis dan tum)r gl)mus jugulare
dengan "iri khasnya yaitu tinnitus dengan nada rendah yang berpulsasi tanpa adanya
gangguan pendengaran. Ini merupakan gejala yang penting pada tum)r gl)mus
jugulare.
Tinnitu# $arena $elainan !etab%li$
&elainan metab)lik juga dapat menyebabkan tinnitus. %eperti keadaan hipertir)id dan anemia
*keadaan di mana 3isk)sitas darah sangat rendah+ dapat meningkatkan aliran darah dan terjadi
turbulensi. %ehingga memudahkan telinga untuk mendeteksi irama! atau yang kita kenal
dengan tinnitus pulsatil.
&elainan metab)lik lainnya yang bisa menyebabkan tinnitus adalah defisiensi 3itamin 9-.!
begitu juga dengan kehamilan dan keadaan hiperlipidemia.
Tinnitu# a$ibat $elainan neur%l%gi#
Yang paling umum terjadi adalah akibat multiple s"ler)sis. Multiple s"ler)sis adalah pr)ses
inflamasi kr)nik dan demyelinisasi yang mempengaruhi sistem saraf pusat. Multiple s"ler)sis
dapat menimbulkan berbagai ma"am gejala! di antaranya kelemahan )t)t! indra penglihatan
yang terganggu! perubahan pada sensasi! kesulitan k))rdinasi dan bi"ara! depresi! gangguan
k)gnitif! gangguan keseimbangan dan nyeri! dan pada telinga akan timbul gejala tinnitus.
Tinnitu# a$ibat $elainan +#i$%geni$
0!4!<
9 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
&eadaan gangguan psik)genik dapat menimbulkan tinnitus yang bersifat sementara. Tinnitus
akan hilang bila kelainan psik)geniknya hilang. #epresi! an@ietas dan stress adalah keadaan
psik)genik yang memungkinkan tinnitus untuk mun"ul.
Tinnitu# a$ibat %bat,%batan
6bat-)batan yang dapat menyebabkan tinnitus umumnya adalah )bat-)batan yang bersifat
)t)t)ksik. #iantaranya B
=nalgetik B aspirin dan =IN% lainnya
=ntibi)tik B g)l)ngan amin)glik)sid *my"in+! kl)ramfenik)l! tetrasiklin! min)siklin
6bat-)batan kem)terapi B 9el)misin! Aisplatin! Me"hl)rethamine! Meth)tre@ate!
?inkristin
#iuretik B 9umatenide! Etha"ryni" a"id! Cur)semide
lain-lain B kl)r)Duin! Duinine! merkuri! timah
Tinnitu# a$ibat gangguan !e$ani$
7angguan mekanik juga dapat menyebabkan tinnitus )bjektif! misalnya pada tuba eusta"hius
yang terbuka sehingga ketika kita bernafas akan menggerakkan membran timpani dan
menjadi tinnitus. &ejang kl)nus muskulus tens)r timpani dan muskulus stapedius serta )t)t-
)t)t palatum juga akan menimbulkan tinnitus.
4!5!E
Tinnitu# a$ibat gangguan $%n&u$#i
7angguan k)nduksi suara seperti infeksi telinga luar *sekret dan )edem+! serumen impaksi!
efusi telinga tengah dan )t)skler)sis juga dapat menyebabkan tinnitus. 9iasanya suara
tinnitusnya bersifat suara dengan nada rendah.
Tinnitu# a$ibat #ebab lainn-a
I. Tuli akibat bising
10 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
#isebabkan terpajan )leh bising yang "ukup keras dan dalam jangka waktu yang
"ukup lama. 9iasanya diakibatkan )leh bising lingkungan kerja. Fmumnya terjadi
pada kedua telinga. Terutama bila intensitas bising melebihi E4db! dapat
mengakibatkan kerusakan pada resept)r pendengaran k)rti di telinga dalam. Yang
sering mengalami kerusakan adalah alat k)rti untuk resept)r bunyi yang berfrekuensi
0///( sampai dengan 5///(. Yang terberat kerusakan alat k)rti untuk resept)r
bunyi yang berfrekuensi ;///(.
II. Presbikusis
Tuli saraf sens)rineural tinggi! umumnya terjadi mulai usia 54 tahun! simetris kanan
dan kiri! presbikusis dapat mulai pada frekuensi -///( atau lebih. Fmumnya
merupakan akibat dari pr)ses degenerasi. #iduga berhubungan dengan fakt)r-fakt)r
herediter! p)la makanan! metab)lisme! ater)skler)sis! infeksi! bising! gaya hidup atau
bersifat multifakt)r. Menurunnya fungsi pendengaran berangsur dan kumulatif.
Pr)gresi3itas penurunan pendengaran lebih "epat pada laki-laki dibanding perempuan.
III. %indr)m Meniere
Penyakit ini gejalanya terdiri dari tinnitus! 3ertig) dan tuli sens)rineural. Eti)l)gi dari
penyakit ini adalah karena adanya hidr)ps end)limf! yaitu penambahan 3)lume
end)limfa! karena gangguan bi)kimia "airan end)limfa dan gangguan klinik pada
membran labirin.
KLASI"IKASI
Tinnitus terjadi akibat adanya kerusakan ataupun perubahan pada telinga luar! telinga
tengah! telinga dalam ataupun dari luar telinga.
9erdasarkan letak dari sumber masalah! tinnitus dapat dibagi menjadi tinnitus )tik dan
tinnitus s)matik. ,ika kelainan terjadi pada telinga atau saraf audit)ris disebut tinnitus )tik!
11 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
sedangkan tinnitus s)matik jika kelainan terjadi di luar telinga dan saraf tetapi masih di dalam
area kepala atau leher.
9erdasarkan )bjek yang mendengar! tinnitus dapat dibagi menjadi tinnitus )bjektif dan
tinnitus subjektif.
;!5!<
Tinitus 6bjektif
Tinnitus )bjektif adalah tinnitus yang suaranya juga dapat di dengar )leh pemeriksa
dengan auskultasi di sekitar telinga. Tinnitus )bjektif biasanya bersifat 3ibrat)rik!
berasal dari transmisi 3ibrasi sistem muskuler atau kardi)3askuler di sekitar telinga.
Fmumnya tinnitus )bjektif disebabkan karena kelainan 3askular! sehingga tinnitusnya
berdenyut mengikuti denyut jantung. Tinnitus berdenyut ini dapat dijumpai pada
pasien dengan malf)rmasi arteri)3ena! tum)r gl)mus jugular dan aneurisma. Tinnitus
)bjektif juga dapat dijumpai sebagai suara klik yang berhubungan dengan penyakit
sendi temp)r)mandibular dan karena k)ntraksi sp)ntan dari )t)t telinga tengah atau
mi)kl)nus palatal. Tuba Eusta"hius paten juga dapat menyebabkan timbulnya tinnitus
akibat hantaran suara dari nas)faring ke r)ngga tengah.
Tinitus %ubjektif
Tinnitus subjektif adalah tinnitus yang suaranya hanya dapat di dengar )leh penderita
saja. ,enis ini sering sekali terjadi tinnitus subjektif bersifat n)n3ibrat)rik! disebabkan
)leh pr)ses iritatif dan perubahan degeneratif traktus audit)ris mulai sel-sel rambut
getar sampai pusat pendengaran.
Tinnitus subjektif ber3ariasi dalam intensitas dan frekuensi kejadiannya. 9eberapa
pasien dapat mengeluh mengenai sensasi pendengaran dengan intensitas yang rendah!
sementara pada )rang yang lain intensitas suaranya mungkin lebih tinggi.
12 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
9erdasarkan kualitas suara yang di dengar pasien ataupun pemeriksa! tinnitus dapat di
bagi menjadi tinnitus pulsatil dan tinnitus n)npulsatil.
4!5!:
Tinitus Pulsatil
Tinnitus pulsatil adalah tinnitus yang suaranya bersamaan dengan suara denyut
jantung. Tinnitus pulsatil jarang ditemukan dalam praktek sehari-hari. Tinnitus pulsatil
dapat terjadi akibat adanya kelainan dari 3askular ataupun di luar 3askular. &elainan
3askular digambarkan dengan sebagai bising mendesis yang sinkr)n dengan denyut
nadi atau denyut jantung. %edangkan tinnitus n)n3askular digambarkan sebagai bising
klik! bising g)resan atau suara pernapasan dalam telinga. Pada kedua tipe tinnitus ini
dapat diketahui dengan mendengarkannya menggunakan stet)sk)p.
Tinnitus N)npulsatil
Tinnitus jenis ini bersifat menetap dan tidak terputuskan. %uara yang dapat di dengar
)leh pasien ber3ariasi! mulai dari suara yang berdering! berdenging! berdengung!
berdesis! suara jangkrik! dan terkadang pasien mendengarkan bising bergemuruh di
dalam telinganya.
9iasanya tinnitus ini lebih di dengar pada ruangan yang sunyi dan biasanya paling
menganggu di malam hari sewaktu pasien tidur! selama siang hari efek penutup
kebisingan lingkungan dan akti3itas sehari-hari dapat menyebabkan pasien tidak
menyadari suara tersebut.
PATO"ISIOLOGI
Pada tinnitus terjadi akti3itas elektrik pada area audit)ris yang menimbulkan perasaan
adanya bunyi! namun impuls yang ada bukan berasal dari bunyi eksternal yang
ditransf)rmasikan! melainkan berasal dari sumber impuls abn)rmal di dalam tubuh pasien
sendiri. Impuls abn)rmal itu dapat ditimbulkan )leh berbagai kelainan telinga. Tinnitus dapat
13 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
terjadi dalam berbagai intensitas. Tinnitus dengan nada rendah seperti bergemuruh atau nada
tinggi seperti berdenging. Tinnitus dapat terus menerus atau hilang timbul.
Tinnitus biasanya dihubungkan dengan tuli sens)rineural dan dapat juga terjadi karena
gangguan k)nduksi. Tinnitus yang disebabkan )leh gangguan k)nduksi! biasanya berupa
bunyi dengan nada rendah. ,ika disertai dengan inflamasi! bunyi dengung ini terasa berdenyut
*tinnitus pulsatil+.
0--/
Tinnitus dengan nada rendah dan terdapat gangguan k)nduksi! biasanya terjadi pada
sumbatan liang telinga karena serumen atau tum)r! tuba katar! )titis media! )t)skler)sis dan
lain-lainnya. Tinnitus dengan nada rendah yang berpulsasi tanpa gangguan pendengaran
merupakan gejala dini yang penting pada tum)r gl)mus jugulare.
Tinnitus )bjektif sering ditimbulkan )leh gangguan 3askular. 9unyinya seirama
dengan denyut nadi! misalnya pada aneurisma dan ater)skler)sis. 7angguan mekanis dapat
juga mengakibatkan tinnitus )bjektif! seperti tuba eusta"hius terbuka! sehingga ketika
bernapas membran timpani bergerak dan terjadi tinnitus.
&ejang kl)nus muskulus tens)r timpani dan muskulus stapedius! serta )t)t-)t)t
palatum dapat menimbulkan tinnitus )bjektif. 9ila ada gangguan 3askular di telinga tengah!
seperti tum)r kar)tis *"ar)tid b)dy tum)r+! maka suara aliran darah akan mengakibatkan
tinnitus juga.
;!4
Pada int)ksikasi )bat seperti salisilat! kina! strept)misin! dehidr)-strept)misin!
garamisin! digitalis! kanamisin! dapat terjadi tinnitus nada tinggi! terus menerus atupun hilang
timbul. Pada hipertensi end)limfatik! seperti penyakit meniere dapat terjadi tinnitus pada nada
rendah atau tinggi! sehingga terdengar bergemuruh atau berdengung. 7angguan ini disertai
dengan 3ertig) dan tuli sens)rineural.
14 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
7angguan 3askular k)klea terminal yang terjadi pada pasien yang stress akibat
gangguan keseimbangan end)krin! seperti menjelang menstruasi! hip)metab)lisme atau saat
hamil dapat juga timbul tinnitus dan gangguan tersebut akan hilang bila keadaannya sudah
n)rmal kembali.
DIAGNOSIS
Fntuk mendiagn)sis pasien dengan tinnitus! diperlukan anamnesis! pemeriksaan fisik
dan pemeriksaan penunjang yang baik.
Ana!ne#i#
=namnesis adalah hal yang sangat membantu dalam penegakan diagn)sis tinnitus.
#alam anamnesis banyak sekali hal yang perlu ditanyakan! diantaranya B
&ualitas dan kuantitas tinnitus
')kasi! apakah terjadi di satu telinga ataupun di kedua telinga
%ifat bunyi yang di dengar! apakah mendenging! mendengung! menderu! ataupun
mendesis dan bunyi lainnya
=pakah bunyi yang di dengar semakin mengganggu di siang atau malam hari
7ejala-gejala lain yang menyertai seperti 3ertig) dan gangguan pendengaran serta
gangguan neur)l)gik lainnya
'ama serangan tinnitus berlangsung! bila berlangsung hanya dalam satu menit dan
setelah itu hilang! maka ini bukan suatu keadaan yang pat)l)gik! tetapi jika tinnitus
berlangsung selama 4 menit! serangan ini bisa dianggap pat)l)gik
Riwayat medikasi sebelumnya yang berhubungan dengan )bat-)batan dengan sifat
)t)t)ksik
&ebiasaan sehari-hari terutama mer)k)k dan meminum k)pi
15 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
Riwayat "edera kepala! pajanan bising! trauma akustik
Riwayat infeksi telinga dan )perasi telinga
Fmur dan jenis kelamin juga dapat memberikan kejelasan dalam mendiagn)sis pasien
dengan tinnitus. Tinnitus karena kelainan 3askular sering terjadi pada wanita muda!
sedangkan pasien dengan my)kl)nus palatal sering terjadi pada usia muda yang dihubungkan
dengan kelainan neur)l)gi.
0!4!5
Pada tinnitus subjektif unilateral perlu di"urigai adanya kemungkinan neur)ma akustik
atau trauma kepala! sedangkan bilateral kemungkinan int)ksikasi )bat! presbikusis! trauma
bising dan penyakit sistemik. ,ika pasien susah untuk mendeskripsikan apakah tinnitus berasal
dari telinga kanan atau telinga kiri! hanya mengatakan di tengah kepala! kemungkinan besar
terjadi kelainan pat)l)gis di saraf pusat! misalnya serebr)3askuler! siring)melia dan skler)sis
multipel.
Pe!eri$#aan "i#i$
Pemeriksaan fisik pada pasien dengan tinnitus dimulai dari pemeriksaan auskultasi
dengan menggunakan stet)sk)p pada kedua telinga pasien. al ini dilakukan dengan tujuan
untuk menentukan apakah tinnitus yang didengar pasien bersifat subjektif atau )bjektif. ,ika
suara tinnitus juga dapat di dengar )leh pemeriksa! artinya bersifat subjektif! maka harus
ditentukan sifat dari suara tersebut. ,ika suara yang di dengar serasi dengan pernapasan! maka
kemungkinan besar tinnitus terjadi karena tuba eusta"hius yang paten. ,ika suara yang di
dengar sesuai dengan denyut nadi dan detak jantung! maka kemungkinan besar tinnitus timbul
karena aneurisma! tum)r 3askular! 3as"ular malf)rmati)n! dan 3en)us hum. ,ika suara yang di
dengar bersifat k)ntinu! maka kemungkinan tinnitus terjadi karena 3en)us hum atau emisi
akustik yang terganggu.
5!:!-/
16 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
Pada tinnitus subjektif! yang mana suara tinnitus tidak dapat di dengar )leh pemeriksa
saat auskultasi! maka pemeriksa harus melakukan pemeriksaan audi)metri. asilnya dapat
beragam! diantaranya B
N)rmal! tinnitus bersifat idi)patik atau tidak diketahui penyebabnya
Tuli k)nduktif! tinnitus disebabkan karena serumen impak! )t)skler)sis ataupun )titis
kr)nik
Tuli sens)rineural! pemeriksaan harus dilanjutkan dengan 9ER= *9rainstem E3)ked
Resp)nse =udi)metri+. asil tes 9ER=! bisa n)rmal ataupun abn)rmal. ,ika n)rmal!
maka tinnitus mungkin disebabkan karena terpajan bising! int)ksikasi )bat )t)t)ksik!
labirinitis! meniere! fistula perilimfe atau presbikusis. ,ika hasil tes 9ER= abn)rmal!
maka tinitus disebabkan karena neur)ma akustik! tum)r atau k)mpresi 3askular.
Pe!eri$#aan Penun.ang
,ika tidak ada kesimpulan dari rentetan pemeriksaan fisik dan penunjang di atas! maka
perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa AT s"an ataupun MRI. #engan pemeriksaan
tersebut! pemeriksa dapat menilai ada tidaknya kelainan pada saraf pusat. &elainannya dapat
berupa multipel skler)sis! infark dan tum)r.
;!5!<
PENATALAKSANAAN
Peng)batan tinnitus merupakan masalah yang k)mpleks dan merupakan fen)mena
psik)akustik murni! sehingga tidak dapat di ukur. Perlu diketahui penyebab tinnitus agar dapat
di)bati sesuai dengan penyebabnya. Misalnya serumen impaksi "ukup hanya dengan ekstraksi
serumen. Tetapi masalah yang sering di hadapi pemeriksa adalah penyebab tinnitus yang
terkadang sukar diketahui.
4!-/
17 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
=da banyak peng)batan tinnitus )bjektif tetapi tidak ada peng)batan yang efektif
untuk tinnitus subjektif. Pada umumnya peng)batan gejala tinnitus dapat dibagi dalam ; "ara
yaitu B
i. Elektr)fisi)l)gik yaitu dengan membuat stimulus elektr) akustik dengan intensitas
suara yang lebih keras dari tinnitusnya! dapat dengan alat bantu dengar atau tinnitus
masker
ii. Psik)l)gik yaitu dengan memberikan k)nsultasi psik)l)gik untuk meyakinkan pasien
bahwa penyakitnya tidak membahayakan dan dengan mengajarkan relaksasi setiap
hari
iii. Terapi medikament)sa yaitu sampai saat ini belum ada kesepakatan yang jelas
diantaranya untuk meningkatkan aliran darah k)klea! tranDuili(er! antidepresan!
sedatif! neur)t)nik! 3itamin! dan mineral
i3. Tindakan bedah dilakukan pada tinnitus yang telah terbukti disebabkan )leh akustik
neur)ma.
Pada keadaan yang berat! di mana tinnitus sangat keras terdengar dapat dilakukan
A)"hlear ner3e se"ti)n. Menurut literatur! dikatakan bahwa tindakan ini dapat menghilangkan
keluhan pada pasien. &eberhasilan tindakan ini sekitar 4/>. A)"hlear ner3e se"ti)n
merupakan tindakan yang paling terakhir yang dapat dilakukan.
0!5!-/
Pasien tinnitus sering sekali tidak diketahui penyebabnya! jika tidak tahu
penyebabnya! pemberian antidepresan dan antiansietas sangat membantu mengurangi tinnitus.
6bat-)batan yang biasa dipakai diantaranya ')ra(epam atau &l)na(epam yang di pakai
dalam d)sis rendah! )bat ini merupakan )bat g)l)ngan ben()dia(epine yang biasanya
digunakan sebagai peng)batan gangguan ke"emasan. 6bat lainnya adalah =mitriptyline atau
18 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
N)rtriptyline yang digunakan dalam d)sis rendah juga! )bat ini adalah g)l)ngan antidepresan
trisiklik.
Pasien yang menderita gangguan ini perlu diberikan penjelasan yang baik! sehingga
rasa takut tidak memperberat keluhan tersebut. 6bat penenang atau )bat tidur dapat diberikan
saat menjelang tidur pada pasien yang tidurnya sangat terganggu )leh tinnitus itu. &epada
pasien harus dijelaskan bahwa gangguan itu sukar di)bati dan dianjurkan agar beradaptasi
dengan gangguan tersebut.
Penatalaksanaan terkini yang dikemukakan )leh ,astreb)ff! berdasar pada m)del
neur)fisi)l)ginya adalah k)mbinasi kaunseling terpimpin! terapi akustik dan medikament)sa
bila diperlukan. Met)de ini disebut dengan Tinnitus Retraining Therapy. Tujuan dari terapi ini
adalah memi"u dan menjaga reaksi habituasi dan persepsi tinnitus dan atau suara lingkungan
yang mengganggu. abituasi diper)leh sebagai hasil m)difikasi hubungan sistem audit)rik ke
sistem limbik dan sistem saraf )t)n)m. TRT walau tidak dapat menghilangkan tinnitus
dengan sempurna! tetapi dapat memberikan perbaikan yang bermakna berupa penurunan
t)leransi terhadap suara. TRT biasanya digunakan jika dengan medikasi tinnitus tidak dapat
dikurangi atau dihilangkan. TRT adalah suatu "ara di mana pasien diberikan suara lain
sehingga keluhan telinga berdenging tidak dirasakan lagi. al ini bisa dilakukan dengan
mendengar suara radi) CM yang sedang tidak siaran! terutama pada saat tidur. 9ila tinnitus
disertai dengan gangguan pendengaran dapat diberikan alat bantu dengar yang disertai dengan
masking. TRT dimulai dengan anamnesis awal untuk mengidentifikasi masalah dan keluhan
pasien. Menentukan pengaruh tinnitus dan penurunan t)leransi terhadap suara sekitarnya!
menge3akuasi k)ndisi em)si)nal pasien! mendapatkan inf)rmasi untuk memberikan
kaunseling yang tepat dan membuat data dasar yang akan digunakan untuk e3aluasi terapi
Terapi edukasi juga dapat kita berikan ke pasien. #iantaranya B
4!<!E!-/
19 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
indari suara keras yang dapat memperberat tinnitus
&urangi makanan bergaram dan berlemak karena dapat meningkatkan tekanan darah
yang merupakan salah satu penyebab tinnitus
indari fakt)r-fakt)r yang dapat merangsang tinnitus seperti kafein dan nik)tin
indari )bat-)batan yang bersifat )t)t)ksik
Tetap biasakan ber)lah raga! istarahat yang "ukup dan hindari kelelahan.
9erdasarkan Ahi"ag) #i((iness and earing =ss)"iati)n dengan 3ersi yang telah
diperbaharui pada tanggal .5 )kt)ber .//E! berikut diagram penatalaksaan tinitus B
20 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
PEN/EGAHAN
Pen"egahan tinnitus adalah dengan membatasi atau menghindari paparan terhadap
suara yang keras. 9eberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri sendiri dari bunyi
yang berlebihan menurut =meri"an Tinnitus =ss)"iati)n adalah B
;!4!5
'indungi pendengaran anda di tempat kerja. 7unakan sumbat-sumbat telinga atau
alat-alat penutup telinga.
21 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
&etika berada di sekitar segala bunyi yang mengganggu telinga-telinga anda *")n"ert!
a"ara )lahraga! berburu+ pakailah pelindung pendengaran atau mengurangi tingkat-
tingkat bunyi.
9ahkan bunyi-bunyi setiap hari! seperti bl)w untuk mengeringkan rambut anda atau
menggunakan pem)t)ng rumput! dapat memerlukan perlindungan. %iapkan sumbat-
sumbat telinga atau penutup-penutup telinga untuk akti3itas-akti3itas ini.
Tindakan-tandakan pen"egahan lainnya antara lain mengurangi minuman yang
mengandung alk)h)l dan kafein! berhenti atau mengurangi mer)k)k! ber)lah raga se"ara
teratur dan menjaga berat badan yang sehat.
4
PROGNOSIS
Pr)gn)sis dari tinnitus tergantung dari penyebabnya. Terkadang penyebab tinnitus
tidak dapat diketahui. Meskipun demikian pr)gn)sis tinnitus se"ara umum baik. Tinnitus
dapat menghilang se"ara perlahan dan dapat menghilang se"ara tiba-tiba.
KESIMPULAN
Telinga terbagi menjadi telinga luar! tengah dan dalam. Pendengaran di mulai dari
gel)mbang bunyi yang di tangkap )leh telinga bagian luar yang ke telinga tengah dengan
menggetarkan gendang telinga. 7etaran ini akan diteruskan )leh ketiga tulang pendengaran ke
k)klea! menyebabkan end)limfa bergetar! yang menyebabkan dep)larisasi yang mengubah
getaran tersebut menjadi impuls. Impuls tersebut diteruskan ke k)rteks serebri dan
diterjemahkan )leh )tak.
Tinnitus adalah sensasi suara yang tanpa rangsangan dari luar. %uara yang terdengar
seperti berasal dari dalam telinga atau kepala. Tinnitus dapat bersifat )tik! yakni penyebab
berasal dari telinga! dan s)matik! yakni penyebab berasal dari luar telinga. Tinnitus bersifat
22 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
subjektif! yakni tinnitus hanya dapat di dengar )leh pasien! dan )bjektif! yakni tinnitus dapat
di dengar juga )leh pemeriksa. Tinnitus ada yang bersifat pulsatil dan n)npulsatil.
4!5
9anyak eti)l)gi tinnitus! diantaranya karena kelainan s)matik daerah leher dan rahang
*misalnya pada kasus trauma kepala dan leher dan artritis pada temp)r)mandibular j)int+!
kerusakan n. ?estibul)k)klearis! karena kelainan 3askular *misalnya ather)s"ler)sis!
hipertensi! malf)rmasi kapiler dan tum)r pembuluh darah+! kelainan metab)lik! kelainan
neur)l)gis! kelainan psik)genik! )bat-)batan *misalnya )bat g)l)ngan analgetik! antibi)tik!
)bat-)batan kem)terapi dan duretik+! gangguan mekanik! gangguan k)nduksi *misalnya saat
infeksi telinga+! dan sebab lainnya *misalnya tuli akibat bising! presbikusis! dan penyakit
meniere+.
#iagn)sis tinnitus terdiri atas anamnesis! pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang yang efektif dan lengkap sehingga diharapkan dapat mengetahui garis besar
eti)l)gi dari tinnitus yang dialami pasien.
Penatalaksanaan tinnitus adalah dengan elektr)fisi)l)gik! psik)l)gik! terapi
medikament)sa! tindakan bedah dan edukasi. Penatalaksanaan tinitus yang banyak dipakai
adalah Tinnitus Retraining Therapy *TRT+ yakni k)mbinasi kaunseling terpimpin! terapi
akustik dan medikament)sa bila diperlukan. TRT bertujuan untuk memi"u dan menjaga reaksi
habituasi dan persepsi tinnitus dan atau suara lingkungan yang mengganggu.
Penderita tinnitus perlu di edukasi untuk men"egah terjadinya tinnitus. Edukasi
men"akup masalah diet! )lah raga! menghindar dari menggunakan )bat-)batan )t)t)ksik!
berhenti mer)k)k! berhenti minum minuman alk)h)l! menghindari suara-suara bising!
penggunaan alat pelindung telinga! dan menjaga berat badan tubuh yang sehat.
Pr)gn)sis tinnitus tergantung dari penyebabnya. Namun se"ara umum pr)gn)sis
tinnitus baik.
4!E
23 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
24 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
DA"TAR PUSTAKA
-. =rsyad! Efiaty %)epardi! Iskandar Nurbaiti. Tinitus. 9uku =jar Ilmu &esehatan
Telinga idung Tengg)r)k &epala 'eher Edisi ?I. ,akartaB Cakultas &ed)kteran
Fni3ersitas Ind)nesia1 hal. ------.. .//<.
.. =dams! 7e)rge '! dkk. -::<. 9)iesB9uku=jar Penyakit TT Edisi 5.,akartaB E7A
0. ,ames =. enry! Martin =. %"he"hter! &yle A. #ennis. 7eneral Re3iew )f TinnitusB
;. Pre3alen"e! Me"hanisms! Effe"ts! and Management. #iunduh dari!
httpB22www.tah)sy.dk2handleplaner>./f)rankringssteder2tinnitus2henry>./et
>./al.pdf! tanggal -- %eptember ./-0
4. E3aluati)n )f fa"t)rs related t) the tinnitus disturban"e. The Internati)nal Tinnitus
,)urnal1 ?)l -< ,un2 ,uly ./-.. #iunduh dari
httpB22www.tinnitusj)urnal.")m2detalheGartig).aspHidI;:4 ! tanggal -- %eptember
./-0
5. Tinnitus B Ringing in the ears. ?estibular #is)rders =ss)"iati)n. #iunduh dari
httpB223estibular.)rg2sites2default2files2pageGfiles2Tinnitus>./Ringing>./in>./the
>./Ears.pdf ! tanggal -- %eptember ./-0
<. Pray ,,! Pray $%! JTinnitusB $hen the Ears Ring!K diunduh dari
httpB22www.meds"ape.")m23iewarti"le24/5:./! tanggal ; %eptember ./-/.
E. Aunha ,P! JTinnitus!K diunduh dari httpB22www.medi"inenet.")m2tinnitus2arti"le.htm!
tanggal ; %eptember ./-/.
:. $ebM#! JRinging in the Ears *Tinnitus+ Pre3enti)n!K diunduh dari
httpB22www.webmd.")m2a-t)-(-guides2ringing-in-the-ears-tinnitus-pre3enti)n! tanggal ;
%eptember ./-/.
25 | P a g e
REFERAT : TINNITUS 2013
-/. =rkansas Aenter f)r Ear N)se Thr)at and =llergy! JTinnitus!K diunduh dari
httpB22www.a"enta.")m2audi)l)gy.tinnitus.asp! tanggal ; %eptember ./-/.
26 | P a g e