Anda di halaman 1dari 21

Makalah Praktikum

Laboratorium Teknologi Mekanik





PERCOBAAN
MILLING




Disusun oleh:
Arham Mursalim
D221 13 009
Kelompok B/XIV


JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN
GOWA
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha
Kuasa,atas karunia dan nikmat yang telah dilimpahkan kepada kita
semua. Salawat dansalam semoga tercurah kehadiran Rasulullah SAW,
yang menjadi rahmat bagialam semesta. Atas berkat rahmat dan hidayah-
Nya penulis dapat menyelesaiakan laporan ini. Laporan ini merupakan
tulisan yang dibuat guna memenuhi tugas Proses Manufaktur Dasar
Milling serta untuk lebih memahami materi yang diberikan. Di
dalam laporan ini terdiri dari beberapa pengetahuan tentang milling yang
sangat berguna, bagi kita sebagai seorang mahasiswa teknik.
Dan dalam pembuatan laporan ini juga tidak lepas dari pengalaman
praktek yang
sudah saya jalani selama satu minggu. Pengalaman itu sangat membantu
saya dalam pembuatan laporan ini. Oleh sebab itu saya mengucapkan ba
nyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, Alfian Akbar selaku
instruktur serta teman-teman yang membantu saya dalam praktek yang
sangat membantu saya dalam pembuatan laporan ini.
Saya menyadari bahwa laporan yang saya buat ini sangat jauh dari
katasempurna. Oleh karena itu ,kritik dan saran sangat saya harapkan.
Untuk evaluasisaya pribadi ,agar menjadi lebih baik kelak nanti. Semoga
laporan ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya sendiri dan juga para
pembaca. Terima kasih.
Wassalamualaikum wr.wb.



Penyusun,



Arham Mursalim (D221 13 009)
BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Pengerjaan logam dalam dunia manufacturing ada beberapa
macam, mulai dari pengerjaan panas, pengerjaan dingin hingga
pengerjaan logam secara mekanis.
Pengerjaan mekanis logam biasanya digunakan untuk pengerjaan
lanjutan maupun pengerjaan finishing, sehingga dalam pengerjaan
mekanis dikenal beberapa prinsip pengerjaan, salah satunya adalah
pengerjaan perataan permukaan dengan menggunakan mesin Frais atau
biasa juga disebut mesin Milling.
Mesin milling adalah mesin yang paling mampu melakukan banyak
tugas bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang lain. Hal ini
disebabkan karena selain mampu memesin permukaan datar maupun
berlekuk dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa, juga berguna untuk
menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dengan dimensi yang
dikehendaki.
Mesin milling dapat menghasilkan permukaan bidang rata yang
cukup halus, tetapi proses ini membutuhkan pelumas berupa oli yang
berguna untuk pendingin mata milling agar tidak cepat aus.
Proses milling adalah proses yang menghasilkan chips (beram).
Milling menghasilkan permukaan yang datar atau berbentuk profil pada
ukuran yang ditentukan dan kehalusan atau kualitas permukaan yang
ditentukan.
Proses kerja pada pengerjaan dengan mesin milling dimulai dengan
mencekam benda kerja , kemudian dilanjutkan dengan pemotongan
dengan alat potong yang disebut cutter, dan akhirnya benda kerja akan
berubah ukuran maupun bentuknya.

I.2 Rumusan Masalah

1. Jelaskan sejarah mesin frais
2. Sebutkan jenis mesin frais konvensional dan otomatis
3. Sebutkan jenis jenis pisau frais
4. Jelaskan perbedaan roda gigi dan pully
5. Sebutkan profil material dan roda gigi


BAB II
LANDASAN TEORI
II.1. Sejarah Mesin Frais
Tahun 1810-1830
Mesin milling dikembangkan dari suatu proses alat pemotong
berupakikir yang berputar, yaitu cutter dengan bentuk seperti saat ini
dengan bentuk gigi kikir dan berputar. Ada juga yang memiliki gigi seperti
pada headstock di mesin bubut (turning ). Kesemuanya itu disebut rotary
filling .Kemudian dikembangkan menjadi arti milling yang sesungguhnya, dengan
tujuan untuk mengurangi waktu dan proses kerja bangku.
Perkembangan dari mesin milling banyak yang tidak diketahui
karena dilakukan secara sendiri-sendiri di suatu bengkel dan tidak
seorangpun yang menularkannya secara turun-menurun.
Walaupun demikiannya secara garis besarnya sejarah mesin
milling telah diketahui. Rotary filling yang bentuknya panjang diketahui sebagai
alat potong milling. Yang terkenal adalah yang dibuat oleh Jacques
deVaucanson, circa 1760. Hal itu juga diperjelas, bahwa mesin milling
memiliki kelas tersendiri pada kelompok machine tool (terpisah dari mesin
turning) dan diterbitkan antara 1814 dan 1818.
Joseph W. Roe, yang dikenal sebagai bapak penemu sejarah
machine tools, dihormati oleh Eli Whitney dengan membuat sebuah mesin
milling yang sesungguhnya.
Walau bagaimanapun juga, banyak penghargaan yang harus diberikan
kepada berbagai macam penemu, antara lain: Robert Johnson,Simeon
North, Captain John H. Hall, dan Thomas Blanchard (Beberapa penemu
yang disebutkan di atas kadang-kadang tertulis di internet sebagai
Penemu Pertama Mesin Milling atau The inventor of inter change able
parts termasuk Robert S. Woodbury dan teman. Beberapa orang
mengklaim bahwa hal itu berlebih-lebihan, bahwa teknologi ini telah
ditemukan beberapa waktu yang lalu oleh banyak orang.
Dua perusahaan senjata milik pemerintah Amerika (Springfield
danHarpens Ferry) dan beberapa perusahaan persenjataan swasta
menjadi pusat paling dulu yang mengembangkan mesin milling (Ini
tercatat jelas dari alat potong turning ke alat potong rotary filling ) karena
memiliki perancang senjata dan para pekerja yang memiliki kemampuan tentang hal
tersebut.
James Nasmyth membangun mesin milling yang sangat canggih
pada zaman itu yaitu antara tahun 1829 1831. Itu dapat digunakan untuk
membuat segi enam dari hexagonal nut yang dicekam dengan menggunakan
six-way indexing fixture.
Milling mesin yang dibangun dan digunakan di bengkel Gay and Silver (aka
Gay, Silver, & Co) pada tahun 1830 sangat terkenal karena mesin itu
dirancang dengan metode yang lebih baik yaitu memiliki posisi vertikal
dari pada mesin-mesin yang terdahulu. Sebagai contoh, Whitneys Machine
(Salah satu yang diperkirakan Roe adalah yang pertama) dan beberapa yang lain
itu tidak dibuat dan dirancang untuk posisi vertikal dari penyangga mejanya
(knee).
Secara jelas, bahwa alur pekerjaan dari mesin tersebut
diasumsikandisetting dengan peralatan yang sesuai dan dirancang dengan part
dan beberapa part lain tanpa permintaan untuk posisi vertikal ( atau
kebanyakan kebutuhan untuk posisi horisontal). Ini menunjukkan bahwa pada
awalnya pemikiran untuk mesin milling adalah mesin produksi bukanmesin
pembuat alat (machine tool ).

Tahun 1840 -1860
Beberapa penemu terkemuka dari pengembangan mesin milling adapada era ini
termasuk Frederik W. Howe, Francis A. Pratt, Elisha K. Rootdan beberapa
lainnya. Perkembangan mesin milling yang paling suksesadalah mesin yang di
design oleh Lincoln Miller, yang mana membuat mesin yang lebih spesifik
dan bentuk dari mesin tersebut benar-benar keluarga dari machine tool dan
kemudian dibuat oleh beberapa perusahaan. Nama dari mesin itu dari
diambil dari perusahaan pertama yang membuat dan menjualnya yaitu
George S. Lincoln And Company.
Selama era ini perkembangan dari mesin milling ini juga
tidakterlihat. Beberapa design dari mesin ini gagal dalam
mengembangkanmesin yang benarbenar sederhana dan efektif dalam arti
tersedianya travel slidedari ketiga sumbu mesin milling (sumbu x, y, dan
z). Ide untuk posisivertikal pada decade ini tidak ada.

Tahun 1860
Pada tahun 1861, Frederick W. Howe, ketika bekerja di
perusahaanalat potong, bertanya kepada Joseph R. Brown untuk
pemecahan suatumasalah dari pembuatan spiral milling, seperti
pembuatan flute pada twistdrill. Mereka mengerjakannya dengan tangan pada
saat itu.
Brown kemudian merancang Universal Milling Machine yang kemudian
pertama kali dijual pada bulan Maret 1862 dan sangat sukses.Mesin ini
memecahkan persoalan mengenai proses dengan 3 sumbu (x,y,dan z)
yang telah diperbincangkan pada masa lalu, dan ini dapat digunakanuntuk
membuat spiral milling dengan menggunakan indexing head yang
dikoordinasikan dengan pergerakan dari meja mesin.
Perkataan universal yang terdapat pada mesin tersebut
menunjukkan bahwa mesin itu sudah siap digunakan untuk berbagai macam
pekerjaan dan tidak ada batasnya seperti pada rancangan mesin-mesin
sebelumnya.
Brown juga merangcang dan mematenkan rancangannya (1864) mengenai
bentuk dari alat potongnya (cutter milling ) yang dapat diasahdengan baik gigi-
giginya tanpa merubah bentuk geometri cutter tersebut. Penemuan pada
tahun tahun ini membuka pintu gerbang menujuproses milling yang
modern.
Tahun 1870 1930
Dua perusahaan yang mendominasi bidang pembuatan mesin
milling para era ini adalah perusahaan Brown & Sharpe dan Cincinnati
Milling Machine. Walaupun demikian, banyak perusahaan yang membuat
mesin milling dan banyak kesamaannya antara yang satu dengan yang
lain.
Milling machine yang dibuat pada abad 19 dan awal abad 20
memiliki knee yang berat dan dirancang dalam bentuk horisontal column
spindle dengan power table feeds, indexing head , and overarm yang kuat untuk
menahanarbornya.
A.L. De Leeuw dari perusahaan Cincinnati Milling Machine
dipercayauntuk mempelajari rancangan dari milling cutters . Merupakan
pelopormenuju proses alat potong yang modern dengan bentuk yang
besar, sertagigi yang lebih lebar.
Sekitar akhir perang dunia 1, control dari mesin pembuat
alatdikembang dimana meletakkan dasar-dasar kontrol yang kemudian
menujuke CNC teknologi. Mesin jig bor dikembangkan dari suatu ide
mengenaikoordinat dimensi (Dimensi dari semua lokasi pada suata benda
kerja berasal dari satu titik referensi); pekerjaan rutinitas dalam tenths
(1/1000 per inchi) seperti kemampuan mesin sehari-hari; dan
menggunakan control langsung dari gambarnya, sehingga mencegah pembuatan
jig.
Pada tahun 1920, rancangan baru tracer (pengarah) dari J.C.
Shaw yang diaplikasikan pada mesin milling tracer dari Keller untuk proses
pembuatan die (yang memiliki penyusutan) lewat ketiga dimensinya yang
dikopi/diduplikat dari suatu mal. Cara ini membuat proses pembuatan
die lebit cepat dan mudah dan dapat membuat die dengan tuntutan yang tinggidari
sebelumnya dan sangat membantu membuat die untuk besi yang
lebarseperti yang digunakan untuk membentuk plate pada manufacture otomotive.
Beberapa mesin mampu menerjemahkan pergerakan tracer untuk
dimasukan sebagai data pada servo yang berhubungan danmenggerakkan
leadscrew atau hidrolik pada mesin. Mereka juga dipacuuntuk
mengembangkan nut dan leadscrew yang presisi (tidak ada
kekocakan). Semua konsep di atas merupakan hal yang baru pada
tahun1920 dan akan menjadi hal yang biasa pada era NC/CNC.
Pada tahun 1930, mesin milling yang luar biasa besar dan
canggihtelah diciptakan, seperti Cincinnati Hydro-Tel, yang mana ditandai
denganpembuatan mesin CNC milling, termasuk dengan controlnya.

Tahun 1940 1970
Pada tahun 1940, otomatis dengan menggunakan cams, sepertihalnya screw
mesin dan percekaman chuck otomatis, telah dikembangkandengan baik. Dengan
berakhirnya perang dunia ke dua, banyak idetambahan mengenai
pengembangan mesin servo yang dapat digunakan diudara. Beberapa ide
muncul yaitu menggabungkan antara teknologi yangtimbul dari digital
komputer dengan beberapa teknologi permesinan yanglain sehingga
merubah control machine tool sangat drastis dan signifikan.Pengembangan
pembuatan mesin milling secara secara rinci berkembangsangat pesat pada
setiap decade, setelah perang dunia ke dua.
Pada tahun 1950, pembuatan numerical control (NC) telah
muncul.Pada tahun 1960 dan 1970, NC dikembangkan menjadi CNC.
Penyimpanandata dan pemasukan media dikembangkan. Computer processing
power dankapasitas memori terus meningkat, dan mesin-mesin NC dan CNC
berangsur-angsur dirubah dari level perusahaan yang besar ke
levelperusahaan yang medium (menengah).

Tahun 1980 sekarang
Perkembangan mesin-mesin CNC berlangsung dengan cepat. Revolusidari
Personal Computer (PC) terjadi dengan cepat dan dalam jumlah
yangbesar. Pada tahun 1980 toko mesin yang kecil memiliki desktop
komputerdan mesin CNC.

II.2 Jenis-jenis mesin milling
Penggolongan mesin milling menurut jenisnya penamaannya disesuaikan
dengan posisi spindel utamanya dan fungsi pembuatan produknya, ada
beberapa jenis mesin milling dalam dunia manufacturing antara lain:
II.2.1. berdasarkan posisi spindle utama
1. Mesin Milling Horizontal

Gambar1. Mesin frais horisontal
Mesin milling jenis ini mempunyai pemasangan spindel dengan arah
horizontal dan digunakan untuk melakukan pemotongan benda kerja
dengan arah mendatar.
2. Mesin Milling Vertikal
Gambar 2. Mesin frais vertikal
Kebalikan dengan mesin milling horizontal, pada mesin milling ini
pemasangan spindel-nya pada kepala mesin adalah vertikal, pada
mesinmilling jenis ini ada beberapa macam menurut tipe kepalanya, ada
tipe kepala tetap, tipe kepala yang dapat dimiringkan dan type kepala
bergerak. Kombinasi dari dua type kepala ini dapat digunakan untuk
membuat variasi pengerjaan pengefraisan dengan sudut tertentu.
3. Mesin Milling Universal
Gambar 3. Mesin frais universal
Mesin milling ini mempunyai fungsi bermacam-macam sesuai dengan
prinsipnya, seperti :
a. Frais muka
b. Frais spiral
c. Frais datar
d. Pemotongan roda gigi
e. Pengeboran
f. Reaming
g. Boring
h. Pembuatan celah
II.2.2. berdasarkan fungsi penggunaan
1. Plano Milling
Gambar 4. Plano milling
Merupakan mesin yang digunakan untuk memotong permukkan ( face
cutting ) dengan benda kerja yang besar dan berat.
2. Surface Milling
Untuk produksi massal, kepala spindel dan cutter dinaikturunkan.
3. Tread Milling
Untuk pembuatan ulir.
4. Gear Milling
Untuk pembuatan roda gigi.



5. Copy Milling

Gambar 5. Copy milling
Untuk pembuatan benda kerja yang mempunyai bentuk tidak
beraturan.Merupakan mesin milling yang digunakan untuk mengerjakan
bentukan yang rumit. Maka dibuat master / mal yang dipakai sebagai
referensi untuk membuat bentukan yang sama.
Mesin ini dilengkapi 2 head mesin yang fungsinya sebagai berikut :
a. Head yang pertama berfungsi untuk mengikuti bentukan masternya.
b. Head yang kedua berfungsi memotong benda kerja sesuai bentukan
masternya.
Antara head yang pertama dan kedua dihubungkan dengan menggunakan
sistem hidrolik. Sitem referensi pada waktu proses pengerjaan adalah
sebagai berikut :
a. Sistem menuju satu arah, yaitu tekanan guide pada head pertama ke
arah master adalah 1 arah.
b. Sistem menuju 1 titik, yaitu tekanan guide tertuju pada satu titik dari
master.
6. Mesin milling hobbing
Gambar 6. Mesin milling hobbing
Merupakan mesin milling yang digunakan untuk membuat roda gigi / gear
dan sejenisnya ( sprocket dll ). Alat potong yang digunakan juga spesifik,
yaitu membentuk profil roda gigi ( Evolvente ) dengan ukuran yang presisi.
7. Mesin milling gravier

Gambar 7. Mesin milling gravier
Merupakan mesin yang digunakan untuk membuat gambar atau tulisan
dengan ukuran yang dapat diatur sesuai keinginan dengan skala tertentu
8. mesin milling CNC

Gambar 8. Mesin milling CNC
Merupakan mesin yang digunakan untuk mengerjakan benda kerja
dengan bentukanbentukan yang lebih komplek. Meruapakan penggangi
mesin milling copy dan gravier. Semua control menggunakan sistem
electronic yang komplek ( rumit ). Dibutuhkan operator yang ahli dalam
menjalankan mesin ini. Harga mesin CNC ini sangat mahal.
II.3 Jenis Jenis Pisau Frais

Alat potong yang digunakan pada waktu mengefreis ialah pisau
freis. Umumnya bentuk pisau freis bulat panjang dan disekililingnya
bergerigi yang beralur. Pada lubangnya tedapat alur untuk kedudukan
pasak agar pisau freis tidak ikut berputar. Bahan pisau freis umumnya
terbuat dari HSS, atau Karbida. Yaitu:

Cutter Mantel
Cutter jenis ini dipakai untuk mesin frais horizontal.



Cutter Alur Cutter
Digunakan untuk membuat alur-alur pada batang atau permukaan benda
lainnya.



Cutter Modul
Cutter ini dalam satu set terdapat 8 buah. Cutter ini dipakai untuk
membuat roda-roda gigi.



Cutter Radius Cekung
Cutter ini dipakai untuk membuat benda kerja yang bentuknya memiliki
radius dalam (cekung)




Cutter Radius Cembung
Cutter ini dipakai untuk membuat benda kerja yang bentuknya memiliki
radius luar (cembung)




Cutter Alur T
Alat ini hanya digunakan untuk untuk membuat alur berbentuk T seperti
halnya pada meja mesin frais.




Cutter Ekor Burung
Cutter ini dipakai untuk membuat alur ekor burung. Cutter ini sudut
kemiringannya terletak pada sudut-sudut istimewa yaitu : 30, 45, 60



Cutter Endmill
Ukuran cutter ini sangat bervariasi mulai ukuran kecil sampai ukuran
besar. Cutter ini biasanya dipakai untuk membuat alur pasak dan ini
hanya dapat dipasang pada mesin frais vertical.



II.4 Perbedaan Roda Gigi dan Pully

II.4.1 Roda Gigi
Roda gigi adalah salah satu jenis elemen transmisi vang penting
untuk suatu pemindahan gerak (terutama putaran). daya atau tenaga
pada suatu sistem transmisi antara penggerak dengan yang digerakan.
Suatu konstruksi hubungan roda gigi digunakan pula untuk sistim
pengatur pada pemindah putaran, atau untuk merubah gerak lurus
menjadi gerak putar atau sebaliknya.



II.4.2 Transmisi sabuk-puli (belt and pulley)
Jarak yang jauh antara dua buah poros sering tidak memungkinkan
transmisi langsung. Dalam hal demikian, cara transmisi putaran atau
daya yang lain dapat diterapkan, di mana sebuah sabuk luwes dibelitkan
sekeliling puli pada poros.

Sebagian besar transmisi sabuk menggunakan sabuk-V karena
mudah penanganannya dan harganyapun murah. Kecepatan sabuk
direncanakan untuk 10 sampai 20 (m/s) pada umumnya, dan maksimum
sampai 25 (m/s). Daya maksimum yang dapat ditransmisikan kurang
lebih sampai 500 (kW).

Sabuk-V terbuat dari karet dan mempunyai penampang trapesium.
Tenunan tetoron atau semacamnya dipergunakan sebagai inti sabuk
untuk membawa tarikan yang besar (Gambar5.1). Sabuk-V dibelitkan di
keliling alur puli yang berbentuk V pula. Bagian sabuk yang sedang
membelit pada puli ini mengalami lengkungan sehingga lebar bagian
dalamnya akan bertambah besar. Gaya gesekan juga akan
bertambah karena pengaruh bentuk baji, yang akan menghasilkan
transmisi daya yang besar pada tegangan yang relatif rendah. Bebrapa
tipe sabuk V
Disajikan pada gambar 5.2








II.5 Profil Material dan Roda Gigi
Material
Profil material BAJA RINGAN. Material atau bahan pada
konstruksi baja ringan mempunyai banyak bentuk. Yang umum
digunakan adalah baja ringan berbentuk "Canal" atau "C" dan "Omega".
Kesemua bentuk ini dapat dipergunakan sebagai penyusun konstruksi
baja ringan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Profil batang baja ringan yang paling banyak digunakan yaitu profil
"C"/"Canal". Bentuk ini dianggap sebagai profil baja ringan. Profil Canal C
merupakan profil tertua pada material batang baja,
Penampang profil ini juga sudah digunakan pada baja konvensional
jauh sebelulm istilah baja ringanhadir yang hingga saat ini masih dipakai.
Pada profil C kelebihan utamanya adalah pada saat digabungkan, dua
profil C yang saling berhadapan disatukan menjadi "box" atau "kotak".



Roda Gigi
Untuk mendapatkan keadaan transmisi gerak dan daya yang baik,
maka profil gigi harus mempunyai bentuk yang teratur sehingga kontak
gigi berlangsung dengan mulus. Oleh karena itu profil gigi dibuat dengan
bentuk geometris tertentu, agar perbandingan kecepatan sudut antara
pasangan roda gigi harus selalu sama. Agar memenuhi hat tersebut
dikenal 3 jenis konstruksi profil gigi, yaitu:

1. Konstruksi kurva evolvent
2. Konstruksi kurva sikloida
3. Profil equidistanta

BAB III
PENUTUP
III.1 Kesimpulan
Dari makalah ini kami dapat menyimpulkan bahwa Mesin frais
adalah mesin tools yang digunakan secara akurat untuk menghasilkan
satu atau lebih pengerjaan permukaan benda dengan menggunakan satu
atau lebih alat potong. Benda kerja dipegang dengan aman pada meja
benda kerja dari mesin atau dalam sebuah alat pemegang khusus yang
dijepit atau dipasang pada meja mesin. Selanjutnya benda kerja
dikontakkan dengan pemotong yang bergerak maju mundur. Mesin frais
merupakan mesin potong yang dapat digunakan untuk berbagai macam
operasi seperti pengoperasian benda datar dan permukaan yang memiliki
bentuk yang tidak beraturan, roda gigi dan kepala baut, boring, reaming.
Kemampuan untuk melakukan berbagai macam pekerjaan membuat
mesin frais merupakan salah satu mesin yang sangat penting
dalam bengkel kerja


III.2 Saran
III.2.1. Saran Untuk Laboratorium
Agar lebih melengkapi peralatan dan bahan untuk kebutuhan
praktikum.
III.2.2. Saran Untuk Asisten
Tetap sabar dan semangat untuk membimbing para praktikan.

DAFTAR PUSTAKA
http://fadlybachtiar.blogspot.com/2011/12/mesin-frais-milling-
machine.html. Diakses pada hari Rabu, 16 April 2014. Pukul 09.14
WITA.
http://www.scribd.com/doc/97913312/Pengenalan-Mesin-Milling. Diakses
pada hari Rabu, 16 April 2014. Pukul 09.24 WITA.
http://epinmuhardan.blogspot.com/2012/11/makalah-mesin-frais.html.
Diakses pada hari Rabu, 16 April 2014. Pukul 11.38 WITA.
http://suargi.blogspot.com/2011/11/mesin-milling.html. Diakses pada hari
Rabu, 16 April 2014. Pukul 11.51 WITA.
https://www.academia.edu/3675038/Mesin_milling2. Diakses pada hari
Rabu, 16 April 2014. Pukul 12.04 WITA.