Anda di halaman 1dari 3

Ampicillin

Ampicillin (ampisilin) merupakan antibiotik semi-sintetik turunan dari


penisilin. Ampicillin berasal dari inti penisilina yaitu asam 6-amino
penisilinat (6-APA) dan merupakan antibiotik spektrum luas yang bersifat
bakterisida. Antibiotik ini aktif terhadap bakteri Gram (+) dan Gram (-).
Bekerja dengan cara menghambat sintesa dinding sel bakteri. Perbedaan
struktur ampicillin dengan penicillin G hanya terletak pada posis gugus
amino pada alpha cincin benzena yang terletak pada R dalam inti
penisilin.

Struktur Ampicillin
Struktur 2 dimensi












Struktur 3 dimensi















Sifat Fisikokimia Ampicillin
Sinonim : Asam(2S,5R,6R)-6-[(R)-2-amino-2-fenilasetamido-
3,3 dimetil-7-okso-4-tia-1-azabisiklo[3,2,0]heptana-2
karboksilat
Pemerian : serbuk hablur, putih; praktis tidak berbau
Kelarutan : sukar larut dalam air dan metanol; tidak larut dalam
benzena, karbon tetraklorida, dan kloroform
Rumus Molekul : C
16
H
19
N
3
O
4
S
Berat Molekul : 349.40
Titik Lebur : 208
o
C
pH : 3.5 5.5

Indikasi Ampicillin
1. Infeksi saluran nafas, bronkopneumonia, otitis media.
2. Infeksi saluran kemih seperti pielonefritis akut dan kronik, sistitis.
3. Gonore yang tidak berkomplikasi.
4. Infeksi alat kelamin wanita, pelvis kecil seperti : aborsi septis, adneksitis,
endometritis, parametritis, pelviperitonitis, demam puerperal.
5. Infeksi saluran pencernaan seperti shigellosis dan salmonelosis.
6. Ampisilin injeksi untuk meningitis.

Identifikasi Ampicillin
Kualitatif:
1. 10 mg zat dilarutkan dalam 1 ml air, ditambahkan 2 ml larutan
Fehling encer timbul warna ungu (fuhsin)
2. Reaksi asam hidroksamat:
15 mg zat dilarutkan dalam 3 ml NaOH ditambahkan 0,3 g
hidroksilamin hidroklorida; dibiarkan 5 menit. Diasamkan dengan
HCl 6N + 1 ml FeCl
3
1% timbul warna ungu-merah
3. Zat dalam alkohol + H
2
SO
4
+ resorsin, dipanaskan timbul warna
kuning hijau
4. Larutan zat dalam alkohol ditambah larutan tembaga nitrat
amoniakal, panaskan timbul warna hijau kuning tua
5. 2 mg zat dibasahkan dengan 0,05 ml air kemudian ditambahkan
reagen asam sulfat-formaldehida, campurkan tidak berwarna.
Masukkan ke dalam waterbath selama 1 menit timbul warna
kuning tua
Kuantitatif:
1. Titrasi:
15 mg zat dilarutkan dalam 10 ml air ditambah dengan 4 ml
formaldehida, diamkan 2 menit lalu titrasi dengan 0,02 N NaOH
sampai timbul warna merah muda yang tahan selama 30 detik
2. Spektrum serapan inframerah
Zat didispersikan dalam kalium bromida menunjukkan panjang
gelombang yang sama seperti ampicillin BFPI
3. Spektrofotometer UV/VIS
268 nm
4. Kromatografi lapis tipis
Larutkan 25 mg zat dalam 10 ml natrium hidrogen karbonat, diberi
uap iodine hingga timbul bercak dan diamati di tempat terang