Anda di halaman 1dari 23

ESOFAGOSKOPI

Disusun oleh :
Linda Herliana
BAGIAN ILMU KESEHATAN TELINGA HIDUNG TENGGOROK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
20!
1
1 BAB I
2 PENDAHULUAN
Esofagus merupakan saluran pencernakan bagian atas !edemikian pentingn"a
fungsi esofagus "ang setiap #ari dipergunakan sebagai saluran makanan$ se#ingga
gangguan pada esofagus akan segera dirasakan ole# penderita %elu#an "ang paling
sering ditemui adala# rasa sakit dan sukar menelan karena adan"a gangguan diatas
berakibat makanan "ang biasan"a cukup akan berkurang$ disebabkan rasa sakit maupun
makanan sukar masuk Akibat dari keadaan ini makin lama karena makanan &umla#n"a
berkurang Akibat dari keadaan ini makin lama karena makanan &umla#n"a berkurang$
mengakibatkan keadaan pasien &uga makin memburuk
Hal ini perlu segera ditangani atau dicari pen"ebabn"a Dalam tulisan ini akan
diba#as mengenai indikasi dan cara esofagoskopi
2
BAB II
'IN(AUAN PU!'A%A
A" ANATOMI DAN FISIOLOGI ESOFAGUS
Esofagus merupakan saluran pencernaan makanan bagian atas$ terletak antara
kartilago krikoidea setinggi )ertebra ser)ikalis*+,- +I sampai pintu masuk ke gaster
setinggi )ertebra t#orakalis *+'#- . atau .I$ dengan pan&ang 2/ 0 21 cm
2ambar 1 Anatomi esofagus ter#adap organ sekitar
/
Esofagus dibagi men&adi / bagian$ "aitu pars ser)ikalis$ pars torakalis dan pars
abdominalis Pada keadaan normal esofagus mempun"ai 3 pen"empitan$ "aitu4
1- !etinggi +, +I$ sesuai dengan introitus esofagus$ "ang disebabkan adan"a m
krikofaringeus$ "ang selalu dalam keadaan tonus$ 2- !etinggi +'# I+$ pada persilangan
dengan arkus aorta$ /- !etinggi +'# +$ tempat persilangan dengan bronkus kiri$ 3-
!etinggi +'# .$ tempat esofagus mele5ati #iatus diafragma
Dinding esofagus terdiri dari 3 lapisan "aitu4 1- Paling dalam adala# tunika
mukosa "ang terdiri atas epitel skuamosa komplek$ 2- !ebela# luarn"a tunika submukosa
"ang terdiri atas serabut kolagen "ang tersusun longgar$ pembulu# dara#$ pembulu#
limfe$ pleksus neuralis mienterikus 6eissneri$ /- !ebela# luarn"a lagi adala# tunika
muskularis "ang terdiri atas 2 lapisan$ "aitu4 lapisan dalam serabut muskularis "ang
ber&alan sirkuler dan lapisan luarn"a ber&alan longitudinal !erabut muskularis sirkuler di
bagian proksimal melan&utkan diri sebagai spincter esofagus atas atau disebut spincter
faringo7esofagealis dan pada bagian distal sebagai spincter asofagus ba5a# disebut
spincter gastro7esofagealis$ 3- Lapisan paling luar adala# tunika ad)entia atau tunika
fibrosa "ang terdiri atas &aringan ikat longgar *gambar 2-
3
2ambar 2 Diagram potongan lintang esofagus
1
'unika muskularis pada sepertiga bagian atas esofagus terdiri atas otot seran
lintang$ sepertiga bagian tenga# terdiri atas otot campuran seranlintang dan otot polos$
dan sepertiga ba5a# terdiri atas otot polos
Iner)asi esofagus secara ekstrinsik ole#4 1- Parasimpatis n )agus "ang berasal
dari nukleus dorsalis n )agi melalui rami t#orakalis n )agus$ dan dilan&utkan ke pleksus
esofagealis$ 2- !impatis berasal dari trunkus simpatikus dan n splanknikus torasikus
!edangkan iner)asi esofagus secara intrinsik ole# pleksus neuralis mienterikus
Auerbac#ii$ "ang terletak diantara serabut otot sirkuler dengan longitudinal
'erdapatn"a beberapa otot di faring dan #ipofaring "ang letakn"a berdekatan
dengan introitus esofagus "ang berperan dalam proses menelan4 m konstriktor faringeus
superior$ m konstriktor faringeus medius dan m konstriktor faringeus inferior 6
konstriktor faringeus inferior terdiri dari serabut oblik$ disebut m tirofaringeus dan
serabut sirkuler disebut m krikofaringeus *gambar / dan 3-
8
2ambar / 9asia dan otot dinding posterior faring
:
2ambar 3 9asia dan otot dinding lateral faring
!emua muskulus faring berinsersio pada rafe faringealis$ kecuali serabut sirkuler
dari m konstriktor faringeus inferior;krikofaringeus <tot ini selalu dalam keadaan tonus
dan bersama dengan serabut sirkuler otot esofagus membentuk spincter
faringoesofagealis
=
B" Fisiolo#i eso$%#us
Esofagus mempun"ai fungsi untuk menelan dan drainase Propses menelan dibagi
men&adi / fase$ "aitu4 1- 9ase oral$ meliputi pembentukan bolus makanan dalam mulut
dan transfer makanan dari mulut ke faring dengan gerakan "ang disadari> 2-9ase
faringeal$ meliputi transfer makanan dari faring ke esofagus Pada fase ini ter&adi
relaksasi spincter esofagus bagian atas kemudian diikuti peristaltik "ang mendorong
makanan ke esofagus 2erakan ini mula7mula disadari dan selan&utn"a secara reflek> /-
9ase esofageal$ meliputi transfer bolus makanan dari esofagus ke lambung
2erakan peristaltik merupakan gerakan kontraksi esofagus "ang dimulai dari
faring$ "aitu pertemuan antara esofagus dengan faring sampai pertemuan esofagus
dengan gaster 6enurut 6e"er dan ,astell *1?=/- peristaltik esofagus ada / macam$
"aitu4 1- Peristaltik primer $ "ang dimulai dari daera# pertemuan faring dengan esofagus$
"ang merupakan suatu mekanisme normal pengosongan esofagus dengan adan"a
kontraksi progresif dari proksimal ke distal sesuda# dimulain"a proses menelan> 2-
Peristaltik sekunder$ merupakan kontraksi progresif esofagus "ang timbul sebagai reaksi
regangan dinding esofagus ole# bolus makanan Peristaltik ini ter&adi setempat di
esofagus> /- Peristaltik tersier$ merupakan kontraksi ole# otot polos sirkuler
Esofagus mempun"ai 2 spincter$ "aitu4 1- !pincter faringo7esofagealis di bagian
proksimal$ "ang berfungsi mencega# masukn"a udara ke dalam esofagus saat inspirasi
dan mencega# kembalin"a makanan dari esofagus ke #ipofaring> 2- !pincter
gastroesofagealis di bagian distal$ berfungsi mencega# refluk isi gaster ke esofagus
!pincter esofagus akan terbuka pada proses menelan$ se#ingga memungkinkan makanan
?
dari faring ke esofagus dan dari esofagus ke gaster 9ungsi drainase dari esofagus
biasan"a ter&adi secara pasif$ untuk mencega# ter&adin"a pengaliran sekret ke faring
1@
&" KORPUS ALIENUM ESOFAGUS
a Definisi4
adala# suatu ba#an "ang tertinggal atau terdapat pada tempat "ang tidak semestin"a
b %lasifikasi
'erdapat beberapa kriteria untuk mengklasifikasikan korpus alienum pada saluran
nafas$ tergantung kriteria "ang digunakan
7 Berdasarkan asal ba#an4
1 A Eksogen4 berasal dari luar tubu#
2 A Endogen4 berasal dari dalam tubu#
7 Berdasarkan &enis ba#an4
1 +egetal4 dari ba#an makanan se#ari7#ari$ misaln"a4 bi&i7bi&ian$ daging$dll
2 Non )egetal4 ba#an "ang tidak termasuk dalam makanan se#ari7#ari
6isaln"a4 paku$ kelereng dan sebagain"a
Beberapa faktor "ang mempengaru#i ter&adin"a korpus alienum pada esofagus$ "aitu4
1 A %arena naluri$ kecerobo#an dan kurang per#atian
Biasan"a anak7anak 271 ta#un secara naluri sering memasukkan sesuatu ke dalam
mulut$ se#ingga secara tidak senga&a dapat tertelan "ang akan mengakibatkan obstruksi di
esofagus %arena kecelakaan Pada umur 1 0 1: ta#un adan"a korpus alienum biasan"a
disebabkan karena kecelakaan
A 2angguan alat7alat pencernakan
11
Pada orang tua dengan gigi7gigi gera#am "ang tidak lengkap disertai kelema#an
otot7otot di esofagus$ pada 5aktu menelan dapat ter&adi bolus makanan ter#enti dan
men"umbat
%orpus alienun sering ter&adi pada pen"empitan I *setinggi +, +I; m
krikofaringeus- :1B ke&adian ini disebabkan karena pada bagian tersebut4
@ A selalu dalam keadaan kontraksi tonis
1 A #an"a relaksasi pada 5aktu ada reflek menelan
6acam benda asing "ang sering ditemukan pada anak adala# logam$ peniti$
kancing ba&u dan lain7lain !edangkan pada de5asa sering ditemukan daging ko"or$
tulang$ dll
c 2e&ala klinik
2ambaran ge&ala klinik adan"a korpus alienun pada esofagus$ dapat berupa4
1 A <dinofagi$ merupakan ge&ala "ang predominan !ering dirasakan di retrosternal $
kadang7kadang seperti rasa tercekik
2 A Disfagia karena obstruksi$ kadang7kadang penderita mengelu# menelan air
luda# sa&a tidak bisa 'ergantung dari berat obstruksin"a dapat menimbulkan
afagia
1 Cegurgitasi$ terutama pada obstruksi total$ misaln"a olek karena daging ko"or
2 A Hipersali)asi$ air luda# terkumpul dalam mulut terutama disekitar daera#
resesus piriformis
/ A !esak nafas dan parau$ dapat timbul bila benda asing menekan ke depan *ke
trakea- Bila ada o)er flo5 *regurgitasi-dapat ter&adi aspirasi Lambat laun dapat
ter&adi fistula"ang ber#ubungan dengan trakea
12
3 A Casa ngilu "ang terbatas pada daera# le#er pada bagian ba5a# terutama pada
gerakan pasif
1 A Bengkak lokal dapat ter&adi suprakla)ikular $ terutama pada sisi kiri "ang
disebabkan ole# pembentukan abses
d Diagnosis
Diagnosis ditegakkan atas dasar 4
1 A Anamnesa$ dapat membantu bila dilakukan dengan baik$ cermat 6ungkin perlu
dilakukan #etero anamnesa pada penderita anak7anak
2 A 9oto rontgen Dibuat plain foto posisi anterior7posterior dan lateral$ kadang7
kadang perlu dilakukan posisi oblik Pada pemeriksaan benda asing "ang tidak
radioopaDue perlu dilakukan pemeriksaan dengan menelan barium atau dengan
serpi#an kain "ang dicelupkan dengan ba#an kontras tidak ditelan Dapat &uga
dilakukan fluroskopi untuk mengeta#ui fungi esofagus
/ A Esofagoskopi
Ballenger berpendapat ba#5a pemeriksaan rontgen dan endoskopi mutlak
dilakukan untuk memperole# kepastian
e 'erapi
Perlu pertimbangan untuk tidak tergesa7gesa menangani$ #al ini dimaksudkan
untuk memberi kesempatan pada esofagus merelaksasikan sendiri$ disamping ba#a"a
"ang diakibatkan korpus alienum tidak fatal pada kasus7kasus dini 'erapi dapat
dibedakan dalam 2 &enis$ sebagai berikut4
1 Non operatif
1/
Diberikan muskle relaEan$ misaln"a papa)erib H,l$ diaFepam bila perlu sedati)e
untuk meng#ilangkan spasme esofagus
1 A Diberikan pepsis;papa"enum untuk korpal daging ko"or$ se#ingga ko"or dapat
lunak dan dapat ditamba#kan NaH,</ untuk mempercepat pencrnakan
2 A Esofagpskopi dengan bantuan tang
/ A ,ara "ang lebi# selektif4dengan ekstrksi menggunakan kateter folee"$ atau
dengan bantuan magnet
3 A Dibiarkan sa&a$ karena kemungkinan akan keluar sendiri melalui anus pada 3
#ari
2 <peratif
Dilakukan torakotomi eksternal $ bila cara non operatif tak ber#asil
f %omplikasi
%omplikasi "ang dapat ter&adi4
1 A Empisema para esofageal$ selulitis dan abses sekitar le#er
A Empisema mediastinitis$ mediastinitis$ abses mediastinum;para esofageal "ang
terbatas pada torak
A Pneumot#orak$ pleuritis
A Edema pada laring
A !eptikemia
A Perforasi aorta$ striktura esofagei
A 9istula trakeoesofageal
13
D" ESOFAGOSKOPI
Esofagoskopi adala# suatu cara pemeriksaan esofagus dengan menggunakan
esofagoskop Adapun indikasin"a adala# untuk diagnostik dan terapi Diagnostik
conto#n"a adala# pemeriksaan untuk menilai keadaan intralumen atau melakukan biopsi
!edangkan untuk terapi "aitu dengan melakukan businasi dan pengambilan korpus
alienum
In'i(%si eso$%#os(o)i
Esofagoskopi dilakukan untuk diagnostik dan terapi Untuk keperluan diagnostik
ditu&ukan untuk 4
1 menge)aluasi kelu#an disfagia$ odinofagia$ n"eri dada$ rasa panas di dada dan
perdara#an "ang menetap
2 menge)aluasi per&alanan pen"akit atau kelainan esofagus$ antara lain esofagitis$
luka bakar korosif$ ak#alasia$ spasme difus esofagus dan tumor esofagus
/ menge)aluasi kelainan seperti di)ertikulum$ )arises$ stenosis$ kelainan mukosa
esofagus dan #itus #ernia
3 menge)aluasi pasien pasca operasi esofagus$ seperti menilai anastomosis
esofagus$ mencari dan meli#at sumber perdara#an$ mencari kemungkinan
pen"ebab disfagia$ menilai adan"a tanda7tanda residif tumor ganas
Esofagoskopi &uga dilakukan sebagai tindakan terapi pada dilatasi striktur
esofagus$ mengeluarkan benda asing$ skleroterapi untuk )arises esofagus$ koagulasi
diatermi$ pemasangan protesis esofagus dan miotomi endoskopik Esofagoskopi
dilakukan dengan menggunakan alat esofagoskop kaku$ terutama untuk terapi seperti
mengambil benda asing$ mengangkat tumor &inak$ #emostasis$ pemberian obat sklerosing
11
untuk )arises$ dan dilatasi striktur !elain itu &uga untuk menilai keadaan bagian
proksimal esofagus "aitu didaera# taut faring7esofagus *pharyngo-esophageal junction-
Alat ini &uga digunakan untuk menilai kelainan esofagus pada ba"i dan anak kecil serta
untuk mengambil foto kelainan esofagus
Esofagoskop lentur memberi kemuda#an untuk memeriksa pasien dengan
kelainan tulang )bertebra$ terutama di daera# ser)ikal dan torakal Untuk kelainan
esofagus "ang disertai dengan kecurigaan adan"a kelainan di lambung$ maka
esofagoskop lentur merupakan alat pili#an untuk diagnostik 9ungsi kedua alat ini saling
menutupi$ se#ingga a#li endoskopi di#arapkan dapat menggunakan keduan"a
Prosedur tindakan esofagoskopi ini dapat dilakukan dengan analgesia topikal$
analgesia neurolep atau dalam narkosis$ tergantung pada keadaan pasien dan alat "ang
akan digunakan Agar pemeriksaan esofagoskopi ini dapat berlangsung dengan baik dan
untuk meng#indari timbuln"a komplikasi$ maka perlu diper#atikan persiapan "ang
optimal$ baik dari segi pasien$ operator$ alat dan ruang pemeriksaan
Pe*si%)%n )%sien
Esofagoskopi sebaikn"a tidak dilakukan pada pasien dalam keadaan s"ok atau
menderita infark miokard akut Dalam keadaan seperti ini sebaikn"a keadaan umum
diperbaiki terlebi# da#ulu Indikasi kontra absolut dari tindakan ini tidak ada$ sedangkan
indikasi kontra relatif adala# bila terdapat aneurisma aorta dan kantong faring
*pharyngeal pouch- "ang besar Pasien pasca esofagoskopi atau bila diduga menderita
perforasi esofagus$ maka tindakan esofagoskopi #arus dilakukan lebi# #ati7#ati
!ebelum tindakan esofagoskopi dilakukan$ maka persiapann"a adala# pasien
dipuasakan 378 &am sebelumn"a %#ususn"a untuk pasien dengan ri5a"at sumbatan
18
esofagus seperti akalasia maka 1 #ari sebelum tindakan pasien #an"a diberi makanan cair
Pemeriksaan dara# rutin$ terutama untuk #al7#al "ang ber#ubungan dengan faktor
pembekuan dan perdara#an Pemeriksaan fisik ditu&ukan k#usus untuk &antung$ gin&al$
paru dan pemeriksaan radiologik esofagus
Posisi penderita berbaring terlentang dengan kepala disangga# dan ba#u berada
pada u&ung me&a
Pe*si%)%n )%sien
Esofagoskopi sebaikn"a tidak dilakukan pada pasien dalam keadaan s"ok atau
menderita infark miokard akut Dalam keadaan seperti ini sebaikn"a keadaan umum
diperbaiki terlebi# da#ulu Indikasi kontra absolut dari tindakan ini tidak ada$ sedangkan
indikasi kontra relatif adala# bila terdapat aneurisma aorta dan kantong faring
*pharyngeal pouch- "ang besar Pasien pasca esofagoskopi atau bila diduga menderita
perforasi esofagus$ maka tindakan esofagoskopi #arus dilakukan lebi# #ati7#ati
!ebelum tindakan esofagoskopi dilakukan$ maka persiapann"a adala# pasien
dipuasakan 378 &am sebelumn"a %#ususn"a untuk pasien dengan ri5a"at sumbatan
esofagus seperti akalasia maka 1 #ari sebelum tindakan pasien #an"a diberi makanan cair
Pemeriksaan dara# rutin$ terutama untuk #al7#al "ang ber#ubungan dengan faktor
pembekuan dan perdara#an Pemeriksaan fisik ditu&ukan k#usus untuk &antung$ gin&al$
paru dan pemeriksaan radiologik esofagus
Posisi penderita berbaring terlentang dengan kepala disangga# dan ba#u berada
pada u&ung me&a
1:
Pe*si%)%n o)e*%+o*
!ebelum tindakan esofagoskopi #arusla# ditetapkan indikasi tindakan$ metode
dan &enis anastesia disiapkan terlebi# da#ulu Dengan demikian$ dapat dipersiapkan alat7
alat "ang akan dipakai !elain itu pemeriksaan tamba#an seperti foto rontgen atau "ang
lebi# spesifik esofagografi akan sangat membantu menentukan lokasi lesi atau benda
asing pada esofagus Hal ini dapat mempermuda# operator pada saat melakukan
diagnosis atau menentukan terapi selan&utn"a dengan esofagoskopi
Ru%n#%n '%n %l%+,%l%+
Pada pemeriksaan esofagus "ang menggunakan alat esofagoskop kaku$ tindakan
#arus dilakukan di kamar operasi "ang dilengkapi dengan alat anestesia dan resusitasi$
oksigen serta alat peng#isap Diperlukan asisten untuk memegang dan mengatur posisi
kepala pasien
Pemeriksaan esofagus dengan menggunakan esofagoskop lentur memungkinkan
tindakan tindakan ini dilakukan disisi tempat tidur pasien dengan pemberian anelgesia
topikal Dibandingkan dengan esofagoskop kaku$ pemeriksaan dengan esofagoskop
lentur lebi# ringan dan kurang menimbulkan rasa n"eri Untuk diagnosis kelainan
esofagus serta pemeriksaan lambung secara langsung$ penggunaan esofagoskop lentur ini
sangatla# tepat
Alat7alat "ang digunakan meliputi esofagoskop standar atau uni)ersal
esofagoskop *!torF- atau esofagoskop kaku Halinger Pada prinsipn"a ketiga alat tersebut
#ampir sama "aitu merupakan suatu tabung "ang mempun"ai lumen dengan saluran
ca#a"a dan aspirator ditepin"a *li#at gambar- Pipan"a ada "ang berbentuk bulat atau
lon&ong Alat7alat tamba#an "ang melengkapi berupa forcep, lumen finder dan bougie
1=
2ambar 1 Esofagoskop %aku Haslinger
Ukuran esofagoskop disesuaikan dengan umur penderita$ misaln"a pada ba"i
prematur menggunakan ukuran /$1 mm E 2/ cm Ba"i baru la#ir 3$@ mm E /1 cm$ usia /7
8 bulan 3$@ mm E /1 cm$ usia 172 ta#un 1$@ mm E /1 cm$ 3 usia 3712 ta#un 8$@ mm E /1
cm$ sedangkan penderita de5asa menggunakan ukuran ?$@ mm E /@ cm
Ko-)li(%si
(ika esofagoskopi dilakukan dengan #ati7#ati biasan"a &arang menimbulkan
komplikasi %omplikasi "ang perna# dilaporkan berupa pata# gigi seri$ robekn"a mukosa
esofagus$ perdara#an dan perforasi esofagus
Pel%(s%n%%n Eso$%#os(o)i
!etela# pasien dalam kondisi anastesi umum stadium III$ kepala pasien
diposisikan pada posisi ekstensi Esofagoskop dipegang dengan tangan kanan seperti
memegang tongkat bil"ar$ &ari tenga# dan &ari manis membuka bibir atas dan mengait
1?
pada gigi insisi)us !ementara itu ibu &ari tangan kiri memegang bagian distal
esofagoskop dengan gigi
Esofagoskop dimasukkan kedalam rongga mulut dengan terlebi# da#ulu
melindungi gigi dengan kassa Esofagoskop dimasukkan men"usuri palatum sampai ke
u)ula$ lalu esofagoskop didorong perla#an7la#an men"usuri dinding posterior faring
dibagian lateral sampai menemukan introitus esofagus
Daera# introitus esofagus merupakan daera# "ang paling berba#a"a untuk
dile5ati esofagoskop Dengan ibu &ari tangan kiri$ u&ung distal esofagoskop diangkat dan
digerakkan ke depan *&angan dengan kekuatan- ke ara# fosa suprasternal$ se#ingga
tampak introitus esofagus "ang berbentuk seperti bulan sabit
!elan&utn"a esofagoskop dimasukkan ke dalam lumen esofagus pars ser)ikalis
!elama pemeriksaan di daera# ini instrumen membentuk sudut 31 dera&at !elan&utn"a
bila didorong lebi# kedalam$ akan ditenmukan esofagus pars t#orakalis (ika dirasa
kurang pan&ang$ esofagoskop dapat disambung dengan esofagoskop pen"ambung sampai
ukuran tertentu Bila posisi penderita benar$ esofagoskop biasan"a dengan muda#
men"usup masuk Pada 5aktu esofagoskop mencapai pen"empitan aorta dan bronkus
kiri$ lumen akan meng#ilang di anterior %emudian kepala penderita #arus diturunkan
sampai mendatar untuk men"esuaikan sumbu esofagus se#ingga lumen tetap tampak
Untuk melakukan e)akuasi benda asing di dalam esofagus$ diperlukan cunam
*tang- model tertentu sesuai dengan "ang dibutu#kan$ lalu benda asing tersebut dipegang
dengan cunam tersebut dan ditarik bersamaan dengan menarik esofagoskop Bila benda
asing tersebut tidak mungkin untuk dikeluarkan maka dapat dilakukan pemasukan
businase untuk mendorong benda asing tersebut masuk ke dalam lambung Businase &uga
2@
dapat dilakukan untuk melebarkan bagian esofagus "ang menglami pen"empitan seperti
pada akalasia Businase tersebut dapat dilakukan dengan diameter "ang lebi# kecil
terlebi# da#ulu$ kemudian dilan&utkan dengan ukuran diameter "ang lebi# besar
!etela# melakukan esofagoskopi$ perlu dilakukan e)aluasi pada dinding esofagus
untuk me"akinkan ba#5a tidak ada perdara#an atau kelainan lain "ang ditimbulkan ole#
tindakan tersebut Pasca operasi$ follo57up perlu dilakukan untuk meli#at tanda7tanda
perdara#an baik melalui rongga mulut *berupa munta# dara#- maupun dari buang air
besar pasien *melena- Bila dicurigai adan"a perforasi esofagus$ pemeriksaan dara# rutin
perlu dilakukan$ terutama angka lekosit "ang biasan"a mengalami peningkatan paling
a5al bila ter&adi peritonitis
2ambar 8 ,ara memasukkan esofagoskop
21
2ambar : 2ambaran lumen esofagus di pars cer)ikalis dan pars t#orakalis
22
DA9'AC PU!'A%A
Ballenger$H, dan Ballenger$ &&4 Diseases of t#e Nose '#roat and Ear 1@
t#
ed$Lea
9ebinger$ P#iladelp#ia$ 1?1:4?337?38
Barret$ (H 9opreign bodies in t#e aior and food passage Arc#of <tolaringol 1?11> 134
8117881
Boies $ CL 9undamental of otolar"ngolog" /
t#
ed GB !ounders ,ompan"
P#iladelp#ia$1?8@
(ackson$ , Bronc#oesop#agolog" GB !aunder ,o P#iladelp#ia$ 1?1@
Ellis$ PD6$ Ardran $,6 <esop#ageal foreign bod" in infant Lar"ngol and <tol
1?:/> =:> 8?7 8?/
9ennel$ 2 DHArc"$9 9ailure to t#ri)e Lar"ngol and <tol 1?:8> ?@4 ==/7 ==8
<no$ ( 9oreign bodies in air and food passage in t#e (apanese Arc# of <tolar"ngl 1?81>
=14 318 032@
2/