Anda di halaman 1dari 11

Laporan Kasus

HEMATOTHORAKS
Diajukan Sebagai Salah Satu Tugas Dalam Menjalani Kepaniteraan
Klinik Senior Pada Bagian / SMF Ilmu Kesehatan Anak FK Unsiah
BPK !SUD"A
Banda A#eh
oleh
FH.RAMADHAN
0807101010019
Pembimbing
dr.Yni!" Arlin$% M.Ke&% S'. P
(A)*AN+SMF *,M- KESEHATAN P-,MONO,O)*
FAK-,TAS KEDOKTERAN -N*.ERS*TAS SY*AH K-A,A
(PK R-MAH SAK*T dr. /A*NOE, A(*D*N
(ANDA A0EH
1012
BAB I
PENDAHULAUAN
Trauma adalah penyebab kematian terbanyak pada dekade 3 kehidupan
diseluruh kota besar di dunia dan diperkirakan 16.000 kasus kematian akibat trauma
pertahun yang disebabkan oleh trauma thoraks di Amerika. Sedangkan insiden
penderita trauma thoraks di Amerika Serikat diperkirakan 12 penderita per seribu
populasi perhari dan kematian yang disebabkan oleh trauma thoraks sebesar 20-25%
dan hanya 10-15% penderita trauma tumpul thoraks yang memerlukan tindakan
operasi sebagian besar hanya memerlukan tindakan sederhana untuk menolang
korban dari an!aman kematian. "anadian Study dalam laporan penelitiannya selama
5 tahun pada #$rban Trauma $nit% menyatakan bah&a insiden trauma tumpul
thoraks sebanyak '6.3% dari seluruh trauma thoraks sedangkan sisanya sebanyak
3(% adalah trauma ta)am.
*enyebab terbanyak dari trauma tumpul thoraks masih didominasi oleh
korban ke!elakaan lalu lintas (0%. Sedangkan mortalitas pada setiap trauma yang
disertai dengan trauma toraks lebih tinggi 15.(% dari pada yang tidak disertai trauma
thoraks 12.+%. lebih sering ter)adi pada orang de&asa dibandingkan anak-anak.
*enyebab utama dari hemothoraks adalah laserasi paru atau laserasi dari
pembuluh darah inter!ostal atau arteri mammaria internal yang disebabkan oleh
trauma ta)am atau tumpul. ,islokasi -raktur dari .ertebra thorakal )uga dapat
menyebabkan ter)adinya hematothoraks.
/ematothoraks adalah terakumulasinya darah pada rongga thoraks akibat
trauma tumpul atau tembus pada dada. Sumber perdarahan umumnya berasal dari
A.0nterkostalis atau A.mamaria interna. *erlu diingat bah&a rongga hemitoraks dapat
syok berat 1kegagalan sirkulasi2 tanpa terlihat adanya perdarahan yang nyata oleh
karena perdarahan masi- yang ter)adi terkumpul di dalam rongga thoraks.
*enderita hematothoraks dapat ter)adi akibat trauma tumpul toraks maupun
trauma ta)am toraks. Trauma tumpul toraks sering ter)adi pada ke!elakaan lalu lintas
dan ke!elakaan ker)a. *engumpulan darah dalam rongga toraks akan menekan paru-
paru sehingga mengganggu .entilasi yang berakibat hipoksia. 3abungan hipo.olemia
dan hipoksia akan menyebabkan kematian. *enanggulangan hematothoraks dengan
pemasangan tube torakostomi dengan 4S, atau "S, untuk e.akuasi darah adalah
tindakan penyelamatan )i&a penderita.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Hematothoraks
/ematothoraks adalah adanya kumpulan darah di dalam ruang antara dinding
dada dan paru-paru 1rongga pleura2. Sumber darah mungkin dari dinding dada
parenkim paru-paru )antung atau pembuluh darah besar. 5ondisi biasanya
merupakan akibat dari trauma tumpul atau ta)am. 0ni )uga merupakan komplikasi
dari beberapa penyakit.
/ematothoraks 1hemotoraks2 adalah terakumulasinya darah pada rongga
thoraks akibat trauma tumpul atau tembus pada dada. /ematothoraks biasanya ter)adi
karena !edera di dada. *enyebab lainnya adalah pe!ahnya sebuah pembuluh darah
atau kebo!oran aneurisma aorta yang kemudian mengalirkan darahnya ke rongga
pleura.
2.2 Etiologi Hematothoraks
/ematothoraks dapat dibagi berdasarkan penyebab6
1. /ematothoraks Spontan6 *rimer 1rupture blep2 sekunder 1in-eksi keganasan2
neonatal.
2. /ematothoraks yang didapat6 iatrogeni! barotrauma dan truma.
*enyebab paling umum dari hematothoraks adalah trauma dada. 7isalnya6
8uka tembus paru-paru )antung pembuluh darah besar atau dinding
dada.
Trauma tumpul dada kadang-kadang dapat mengakibatkan le!et
hematothoraks oleh pembuluh darah internal.
,iathesis perdarahan seperti penyakit hemoragik bayi baru lahir atau Purpura
Henoch-Schonlein dapat menyebabkan spontan hemothoraks. Adenomatoid
malformasi kongenital kistik: mal-ormasi ini kadang-kadang mengalami komplikasi
seperti hemothoraks.
*enyebab dari hematohoraks adalah laserasi paru atau laserasi dari pembuluh
darah inter!ostal atau arteri mammaria internal yang disebabkan oleh !edera ta)am
atau !edera tumpul. ,islokasi -raktur dari .ertebre torakal )uga dapat menyebabkan
hematothoraks. 9iasanya perdarahan berhenti spontan dan tidak memerlukan
inter.ensi operasi.
/ematothoraks dapat )uga ter)adi pada pasien yang memiliki6
*embekuan darah
Trauma tumpul
Trauma ta)am
5ematian )aringan sel paru 1paru-paru in-ark2
5anker paru-paru atau pleura
*enempatan dari kateter .ena sentral
Tuber!ulosis
/emothoraks masi- adalah terkumpulnya darah dengan !epat lebih dari 1500
!! dalam rongga pleura. *enyebabnya adalah luka tembus yang merusak pembuluh
darah sistemik atau pembuluh darah pada hilus paru. Selain itu )uga dapat disebabkan
!edera benda tumpul. 5ehilangan darah menyebabkan hipoksia.
2.3 Patofisiologi Hematothoraks
*ada trauma tumpul dada tulang rusuk dapat menyayat )aringan paru-paru
atau arteri menyebabkan darah berkumpul di ruang pleura. 9enda ta)am
mengakibatkan pe!ahnya membrane serosa yang melapisi atau menutupi thoraks dan
paru-paru. *e!ahnya membrane ini memungkinkan masuknya darah e dalam rongga
pleura. Setiap sisi thoraks dapat menahan 30-:0 % dari .olume darah seseorang.
2. !am"ran #linis Hematothoraks
3angguan pengembangan dada
*erubahan kedalaman perna-asan
Sesak mendadak
*erkusi pekak
;yeri dada
*erdarahan nyata 1massi-2
Sianosis
/ipoksia
Takikardi
/ipotensi
2.$ Pemeriksaan %iagnosti& %ari hematothoraks
1. Sinar < dada6 menyatakan akumulasi udara atau !airan pada area pleura dapat
menun)ukkan penyimpangan struktur mediastinal 1)antung2
$% 3,A6 .ariable tergantung dari dera)at -ungsi paru yang dipeungaruh
gangguan mekanik perna-asan dan kemampuan mengkompensasi *a "=
2
kadang-kadang meningkat. *a "=
2
mungkin normal atau menurun saturasi =
2
biasanya menurun.
2.' Penanganan Hematothoraks
Tu)uan pengobatan adalah untuk menstabilkan pasien menghentikan
perdarahan dan menghilangkan darah dan udara dalam rongga pleura.
*enanganan pada hemothoraks adalah6
7edis6
1. >esusitasi "airan
Terapi a&al hemothoraks adalah dengan penggantian .olume darah yang
dilakukan bersamaan dengan dekompresi rongga pleura. ,imulai dengan
in-us !airan kristaloid se!ara !epat dengan )arum besar dan kemudian
pemberian darah dengan golongan spesi-ik se!epatnya. ,arah dari rongga
pelura dapat dikumpulkan dalam penampungan untuk autotran-usi bersamaan
dengan pemberian in-us dipasang pula !hest tube 4S,
2. *emasangan 4S, 14ater Sealed drainage2
4S, adalah suatu system drianage yang menggunakan &ater seal untuk
mengalirkan udara atau !airan dari !a.um pleura 1rongga pleura2
Tu)uannya6
o 7engalirkan ? drainage udara atau !airan dari rongga pleura untuk
mempertahankan tekanan negati- rongga tersebut.
o ,alam keadaan normal rongga pleura memiliki tekanan negati- dan
terisi sedikit !airan pleura?lubri!ant.
(ekanan Istirahat Ins)irasi Eks)irasi
Atmos-ir (60 (60 (60
intrapulmonal (60 (5( (63
intrapleura (56 (50 (56
*erubahan Tekanan >ongga *leura
In%ikasi )emasangan *SD+
1. /emothoraks e-usi pleura
2. *neumotoraks 1@25%2
3. *ro-ilaksis pada pasien trauma dada yang akan diru)uk
:. Aail !hest yang membutuhkan pemasangan .entilator
#ontra In%ikasi Pemasangan+
1. 0n-eksi pada tempat pemasangan
2. 3angguan pembekuan darah yang tidak terkontrol
,ara )emasangan *SD+
1. Tentukan tempat pemasangan biasanya pada sela iga ke 0B dan B di linea
aksilaris anterior dan media.
2. 8akukan anastesia pada tempat yang telah ditentukan
3. 9uat insisi kuliat dan sub kutis searah dengan pinggir iga perdalam
sampai muskulus interkostal.
. 7asukkan 5elly klemp melalui pleura perietalis kemudian dilebarkan.
7asukkan )ari melaui lubang tersebut untuk memastikan sudah sampai
rongga pleura?menyentuh paru.
$. 7asukkan selang 1!hest tube2 melaui lubang yang telah dibuat dengan
menggunakan 5elly -or!eps
'. Selang 1!hest tube2 yang telah terpasang di-iksasi dengan menggunakan
5elly di-iksasi dengan )ahitan kedinding dada.
-. Selang 1!hest tube2 disambung ke 4S, yang telah dipisahkan.
.. Aoto C->ays dada untuk menilai posisi selang telah dimasukkan
/enis0/enis Pemasangan *SD
1. 4S, dengan satu botol
- 7erupakan sistem drainage yang sangat sederhana
- 9otol ber-ungsi selain sebagai &ater seal )uga ber-ungsi sebagai botol
penampung.
- ,rainage berdasarkan adanya gra-itasi
- $mumnya digunakan pada pneumotoraks.
2. 4S, dengan dua botal
- botol pertama sebagai penampung?drainase
- botol kedua sebagai &ater seal
- keuntungan adalah &ater seal tetap pada satu le.el.
- ,apat dihubungkan dengan su!tion !ontrol
3. 4S, dengan 3 botol
- 9otol pertama sebagai penampung?drainase
- 9otol kedua sebagai &ater seal.
- 9otol ketiga sebagai su!tion kontrol tekanan dikontrol dengan
manometer.
5omplikasi Trauma Thora<
- 8aserasi men!ederai organ 1/epar dan 8ien2
- *erdarahan
- Dmpisema subkutis.
- Tube terlepas
- 0n-eksi
- Tube terlepas
Pera1atan 2ang )erl3 %ilak3kan+
- Aiksasi !hest tube pada dinding dada dan -iksasi semua sambungan selang
dengan baik.
- A&asi !hest tube supaya tidak terlipat atau tertekuk
- "atat tanggal dan &aktu pemasangan 4S, dan )enis 4S, yang
digunakan
- "ek le.el &ater seal !hamber dan su!tion !ontrol !hamber
- *erhatikan tanda-tanda .ital dan status perna-asan
- *erhatikan dan !atat !airan drainase yang keluar )umlah dan
konsistensinya.
- >a&at luka drianase.
Tran-usi darah diperlukan selama ada indikasi untuk torakotomi. Selama
penderita dilakukan resusitasi .olume dalam a&al yang dikeluarkan dengan !hest
tube dan kehilangan darah selan)utnya harus ditambahkan ke dalam !airan pingganti
yang akan diberikan. 4arna darah 1arteri?.ena2 bukan merupakan indi!ator yang baik
untuk dipakai sebagai dasar dilakukan torakotomi.
Torakotomi dapat dilakukan di samping di ba&ah lengan 1aksilaris
torakotomi2 di bagian depan melalui dada 1rata-rata sternotomy2 miring dari belakang
ke samping 1posterolateral torakotomi2 atau di ba&ah payudara 1anterolateral
torakotomi2. ,alam beberapa kasus dokter dapat membuat sayatan antara tulang
rusuk 1interkostal disebut pendekatan2 untuk meminimalkan memotong tulang sara-
dan otot. Sayatan dapat berkisar dari hanya di ba&ah 12.( !m hingga 25 !m.
Pemanta3an %an Pera1atan
- 7engurangi sesak na-as
- 7engurangi ke!emasan
- 7en!egah komplikasi
- 7eningkatkan kenyamanan klien
2.- #om)likasi Hematothoraks
5omplikasi dapat berupa6
1. 5egagalan perna-asan
2. 5ematian
3. Aibrosis atau parut dari membrane pleura
:. Syok
*erbedaan tekanan yang didirikan di rongga dada gerakan dia-ragma 1otot
besar di dasar toraks2 memungkinkan paru-paru untuk memperluas dan kontak. Eika
tekanan dalam rongga dada berubah tiba-tiba paru-paru bisa kolaps. Setiap !airan
yang mengumpul di rongga menempatkan pasien pada risiko in-eksi dan mengurangi
-ungsi paru-paru atau bah&a kehan!uran 1disebutkan *neumotoraks2.
9A9 000
5DS07*$8A;
/ematothoraks 1hemothoraks2 adalah terakumulasinya darah pada rongga
thoraks akibat trauma tumpul atau tembus pada dada. /ematothoraks biasanya ter)adi
karena !edera di dada. *enyebab lainnya adalah pe!ahnya sebuah pembuluh darah
atau kebo!oran aneurisma aorta yang kemudian mengalirkan darahnya ke rongga
pleura.
/emathothoraks dapat dibagi berdasarkan penyebabnya 6
1. /ematothoraks Spontan6 *rimer 1ruptur blep 2 Sekunder 1in-eksi keganasan2
neonatal.
2. /ematothoraks Fang ,idapat iatrogenik barotrauma trauma.
*enanganan /ematothoraks tu)uan pengobatan adalah untuk menstabilkan
pasien menghentikan pendarahan dan menghilangkan darah dan udara dalam rongga
pleura. *enanganan pada hemothoraks adalah 7edis6 >esusitasi !airan *emasangan
!hest tube 1 4S, 2 Thora!otomy.
G 7en!egah komplikasiG 7eningkatkan kenyamanan klien
,AATA> *$STA5A
1. Ameri!an "ollege o- Surgeons "ommittee on Trauma 1A"S"=T2. 200+.
>u)ukan. ,alam6 advanced Trauma Life Support For Doctor, ATLS
Student oorse !anual" Dight Ddition. "hi!ago.
2. 9run!ardi A. "harles. S!h&artHIs *rin!iples o- surgery. Ddiotion 7!3ra&
/ill. Amerika Serikat 2005.
3. "urtin EE 3oodman 8> Juebbeman DE /aasler 39. Thora!ostomy Tubes
A-ter A!ute "hest 0n)uri 6 >elationship 9et&een 8o!ation in a *leural
Aissure and Aun!tion. AE> 1'':
:. Dyol-son ,. 2010. Thora!i! 0n)uries Paramedic Association #f anada"
5. 8ukitto *. 5.9. >a!hmad dan T.4. 7anuaba. 200:. ,inding Thoraks dan
*leura. ,alam 4.5arnadihard)a >. S)amsuhida)at. ,an 4. de Eong
1Dds.2. $uku A%ar $edah" D3" Eakarta.
6. 7atto< 58 4all 7 E Er *i!kard 8>. Thorari! Trauma 6 3eneral
"onsiderations and 0ndi!ations -or Thora!otomy in Trauma ed.
Apleton K 8ange Stam-ord "onne!ti!ut 1''6
(. *edoman untuk peren!anaan dan pendokumentasian pera&atan pasien D3"
Eakarta.
+. >ahmat E. *enanggulangan Trauma Thora<. 9agian 9edah A5-$0 ? >S"7
Eakarta 1'+1.
'. >eksoprod)o Soelarto 11''52 5umpulan 5uliah 0lmu 9edah 9inarupa
Aksara Eakarta.
10. >i!hardson ,E 7iller A9 0n)uri to the lung and *leura in Trauma ed.
Apleton K 8ange Stam-ord "onne!ti!ut 1''6.
11. Sri 8estari. 2010. /ematothora<. http6??&&&.srilestari.blogspot.!om.
12. 4anek S. and E.". 7ayberry. 200+. 9lunt Thora!i! Trauma. "riti!al "are
"lini!s.
13. 7andal A5 $nusually 8o& 7ortality =- *enetrating 4ounds o- the "hest. E
Thora!o "ardio.as! Surg 1'+'.