Anda di halaman 1dari 43

HUKUM INTERNASIONAL HUKUM INTERNASIONAL

DALAM PENGANTAR DALAM PENGANTAR


HUKUM INDONESIA HUKUM INDONESIA
PENGERTIAN PENGERTIAN
Hukum Internasional = Hukum Internasional Publik Hukum Internasional = Hukum Internasional Publik
Hukum Perdata Internasional Hukum Perdata Internasional
Hukum Internasional Publik Hukum Internasional Publik ialah ialah keseluruhan kaidah keseluruhan kaidah
& asas hukum & asas hukum yg mengatur hubungan atau persoalan yg yg mengatur hubungan atau persoalan yg
melintasi batas negara melintasi batas negara (hubungan internasional) yg (hubungan internasional) yg
bukan bersifat perdata bukan bersifat perdata, antara : , antara : bukan bersifat perdata bukan bersifat perdata, antara : , antara :
1. 1. negara dgn negara; negara dgn negara;
2. 2. negara dgn subjek hukum lain bukan negara; atau negara dgn subjek hukum lain bukan negara; atau
3. 3. subjek hukum bukan negara satu sama lain. subjek hukum bukan negara satu sama lain.
Hukum Perdata Internasional Hukum Perdata Internasional ialah ialah keseluruhan kaidah keseluruhan kaidah
& asas hukum & asas hukum yg mengatur yg mengatur hubungan perdata hubungan perdata yg yg
melintasi batas negara melintasi batas negara..
Hukum Internasonal Publik dan Hukum Internasonal Publik dan
Hukum Internasional Privat Hukum Internasional Privat
Hukum Hukum Perdata Perdata Internasional Internasional ialah ialah keseluruhan keseluruhan kaedah kaedah dan dan
asas asas hukum hukum yang yang mengatur mengatur hubungan hubungan perdata perdata yang yang
melintasi melintasi batas batas negara negara atau atau hukum hukum yang yang mengatur mengatur hubungan hubungan
hukum hukum perdata perdata antara antara para para pelaku pelaku hukum hukum yang yang masing masing--
masing masing tunduk tunduk pada pada hukum hukum perdata perdata (nasional) (nasional) yang yang
berlainan berlainan..
Sedangkan Sedangkan Hukum Hukum Internasional Internasional (publik (publik)) adalah adalah keseluruhan keseluruhan
kaidah kaidah dan dan asas asas hukum hukum yang yang mengatur mengatur hubungan hubungan atau atau
persoalan persoalan yang yang melintasi melintasi batas batas negara negara (hubungan (hubungan
internasional) internasional) yang yang bukan bukan bersifat bersifat perdata perdata..
Persamaannya Persamaannya adalah adalah bahwa bahwa keduanya keduanya mengatur mengatur hubungan hubungan
atau atau persoalan persoalan yang yang melintasi melintasi batas batas negara negara (internasional) (internasional)..
Perbedaannya Perbedaannya adalah adalah sifat sifat hukum hukum atau atau persoalan persoalan yang yang
diaturnya diaturnya (obyeknya) (obyeknya)..
ISTILAH ISTILAH ISTILAH ISTILAH
Hukum Bangsa Bangsa Hukum Bangsa Bangsa ((Law of Nations, Law of Nations,
droits de gens, Voelkerrecht) droits de gens, Voelkerrecht)
Hukum Antar Bangsa atau Hukum Antar Hukum Antar Bangsa atau Hukum Antar Hukum Antar Bangsa atau Hukum Antar Hukum Antar Bangsa atau Hukum Antar
Negara ( Negara (Inter State Law Inter State Law))
Hukum Dunia Hukum Dunia ((World Law World Law))
Hukum Internasional Hukum Internasional ((Internasional Law Internasional Law))
Hk. Dunia dan Hk. Internasional Hk. Dunia dan Hk. Internasional
Hukum Hukum Internasional Internasional didasarkan didasarkan atas atas pikiran pikiran
adanya adanya masyarakat masyarakat internasional internasional yang yang terdiri terdiri atas atas
sejumlah sejumlah negara negara yang yang berdaulat berdaulat dan dan merdeka merdeka
dalam dalam arti arti masing masing--masing masing berdiri berdiri sendiri sendiri yang yang satu satu
tidak tidak dibawah dibawah kekuasaan kekuasaan lain lain sehingga sehingga merupakan merupakan
suatu suatu tertib tertib hukum hukum koordinasi koordinasi antara antara anggota anggota
masyarakat masyarakat internasional internasional yang yang sederajat sederajat.. masyarakat masyarakat internasional internasional yang yang sederajat sederajat..
Hukum Hukum Dunia Dunia berpangkal berpangkal pada pada dasar dasar pikiran pikiran lain lain..
Dipengaruhi Dipengaruhi analogi analogi dengan dengan Hukum Hukum Tata Tata Negara Negara
((constitusional constitusional law law), ), hukum hukum dunia dunia merupakan merupakan
semacam semacam negara negara ((federas federasi) i) dunia dunia yang yang meliputi meliputi
semua semua negara negara di di dunia dunia ini ini.. Negara Negara dunia dunia secara secara
hirarki hirarki berdiri berdiri di di atas atas negara negara--negara negara nasional nasional..
Tertib Tertib hukum hukum dunia dunia menurut menurut konsep konsep ini ini merupakan merupakan
suatu suatu tertib tertib hukum hukum subordinasi subordinasi..
Hubungan Hukum Internasional Hubungan Hukum Internasional
dengan Hukum Nasional dengan Hukum Nasional
Teori Teori Monisme Monisme
Teori Teori ini ini memandang memandang bahwa bahwa hukum hukum nasional nasional
dengan dengan HI HI merupakan merupakan satu satu bagian bagian dari dari satu satu
sistem sistem hukum hukum yang yang lebih lebih besar besar yaitu yaitu hukum hukum pada pada
umumnya umumnya.. Artinya Artinya tidak tidak dapat dapat dipisahkan dipisahkan antara antara
hukum hukum nasional nasional dengan dengan HI HI.. Pokok Pokok pikiran pikiran dari dari
umumnya umumnya.. Artinya Artinya tidak tidak dapat dapat dipisahkan dipisahkan antara antara
hukum hukum nasional nasional dengan dengan HI HI.. Pokok Pokok pikiran pikiran dari dari
teori teori ini ini adalah adalah ::
semua semua hukum hukum merupakan merupakan satu satu kesatuan kesatuan yang yang
mempunyai mempunyai kekuatan kekuatan mengikat mengikat..
Baik Baik HI HI maupun maupun hukum hukum nasional nasional tidak tidak berbeda berbeda
satu satu sama sama lain, lain, karena karena memiliki memiliki subyek subyek yang yang
sama sama yaitu yaitu individu individu..
Macam Macam--macam teori Monisme macam teori Monisme
Monisme Monisme yang yang mengutamakan mengutamakan HI HI
Aliran Aliran ini ini berpendapat berpendapat bahwa bahwa HI HI adalah adalah merupakan merupakan
sumber sumber dari dari hukum hukum nasional nasional dan dan oleh oleh karena karena itu itu hukum hukum
nasional nasional tunduk tunduk pada pada HI HI.. HI HI mempunyai mempunyai kedudukan kedudukan
yang yang lebih lebih tinggi tinggi daripada daripada hukum hukum nasional nasional.. yang yang lebih lebih tinggi tinggi daripada daripada hukum hukum nasional nasional..
Monisme Monisme yang yang mengutamakan mengutamakan hukum hukum nasional nasional
Aliran Aliran ini ini memandang memandang HI HI itu itu bersumber bersumber pada pada hukum hukum
nasional nasional dan dan HI HI itu itu hanyalah hanyalah merupakan merupakan lanjutan lanjutan saja saja
dari dari hukum hukum nasional nasional..
Teori Dualisme Teori Dualisme
HI HI dan dan hukum hukum nasional nasional adalah adalah merupakan merupakan dua dua
bidang bidang hukum hukum yang yang berbeda berbeda dan dan berdiri berdiri sendiri sendiri satu satu
dengan dengan yang yang lainnya lainnya.. Perbedaan Perbedaan antara antara HI HI dengan dengan
hukum hukum nasional nasional adalah adalah ::
Subyek Subyek hukum hukum nasional nasional berbeda berbeda dengan dengan HI HI.. HI HI
subyeknya subyeknya negara negara kalau kalau hukum hukum nasional nasional subyeknya subyeknya negara negara kalau kalau hukum hukum nasional nasional
subyeknya subyeknya indvidu indvidu..
Ruang Ruang lingkup lingkup hukum hukum nasional nasional berlaku berlaku dalam dalam
batas batas--batas batas wilayah wilayah negara negara,, sedangkan sedangkan HI HI
berlaku berlaku antar antar negara negara..
Sumber Sumber hukum hukum nasional nasional adalah adalah kehendak kehendak
negara negara sedangkan sedangkan HI HI bersumber bersumber pada pada
kesepakatan kesepakatan antar antar negara negara
Teori Teori--Teori Lainnya Teori Lainnya
Teori Teori Transformasi Transformasi
Peraturan Peraturan--peraturan peraturan HI HI untuk untuk dapat dapat berlaku berlaku dan dan dihormati dihormati
sebagai sebagai norma norma hukum hukum nasional nasional harus harus melalui melalui proses proses
transformasi transformasi atau atau alih alih bentuk, bentuk, baik baik secara secara formal formal maupun maupun
substansial substansial.. Secara Secara formal formal maksudnya maksudnya mengikuti mengikuti bentuk bentuk
sebagaimana sebagaimana peraturan peraturan perundang perundang--undangan undangan nasional nasional. .
Sedangkan Sedangkan secara secara substansial substansial artinya artinya materi materi dari dari HI HI itu itu
harus harus sesuai sesuai dengan dengan materi materi dari dari hukum hukum nasional nasional negara negara harus harus sesuai sesuai dengan dengan materi materi dari dari hukum hukum nasional nasional negara negara
yang yang bersangkutan bersangkutan..
Teori Teori Delegasi Delegasi
Implementasi Implementasi dari dari HI HI diserahkan diserahkan kepada kepada negara negara negara negara
atau atau hukum hukum nasional nasional itu itu masing masing--masing masing. .
Teori Teori Harmonisasi Harmonisasi
HI HI dan dan hukum hukum nasional nasional harus harus diartikan diartikan sedemikian sedemikian rupa rupa
bahwa bahwa antara antara keduanya keduanya itu itu terdapat terdapat keharmonisan keharmonisan. .
SUMBER HUKUM SUMBER HUKUM
INTERNASIONAL INTERNASIONAL
1. 1. TRAKTAT (PERJANJIAN TRAKTAT (PERJANJIAN
INTERNASIONAL) INTERNASIONAL)
2. 2. KEBIASAAN KEBIASAAN
3. 3. ASAS ASAS
4. 4. KEPUTUSAN PENGADILAN KEPUTUSAN PENGADILAN
5. 5. SARJANA TERKEMUKA (DOKTRIN) SARJANA TERKEMUKA (DOKTRIN)
SUMBER HI SUMBER HI
Piagam Mahkamah Internasional pasal 38 ayat Piagam Mahkamah Internasional pasal 38 ayat
(1), (1), mengatakan bahwa dalam mengadili mengatakan bahwa dalam mengadili
perkara yang diajukan kepadanya, Mahkamah perkara yang diajukan kepadanya, Mahkamah
Internasional akan mempergunakan : Internasional akan mempergunakan :
((11)) Perjanjian Perjanjian Internasional Internasional
Perjanjian Perjanjian internasional internasional adalah adalah perjanjian perjanjian yang yang
diadakan diadakan antara antara anggota anggota masyarakat masyarakat bangsa bangsa--
bangsa bangsa dan dan bertujuan bertujuan untuk untuk mengakibatkan mengakibatkan
akibat akibat hukum hukum tertentu tertentu.. Termasuk Termasuk di di dalamnya dalamnya
perjanjian perjanjian antar antar negara negara dan dan perjanjian perjanjian yang yang
dibuat dibuat oleh oleh organisasi organisasi internasional internasional..
PERJANJIAN INTERNASIONAL PERJANJIAN INTERNASIONAL
Perjanjian Internasional Perjanjian Internasional adalah perjanjian yg adalah perjanjian yg
diadakan antara subjek hukum Internasional yg diadakan antara subjek hukum Internasional yg
menjadi anggota masyarakat Internasional, yg menjadi anggota masyarakat Internasional, yg
bertujuan u/ mengakibatkan akibat hukum ttt. bertujuan u/ mengakibatkan akibat hukum ttt.
Misalnya : Misalnya :
-- Perjanjian antara negara Perjanjian antara negara--negara negara
-- Perjanjian antara negara dgn organisasi Perjanjian antara negara dgn organisasi
internasional internasional
-- Perjanjian antara organisasi internasional Perjanjian antara organisasi internasional
dgn organisasi internasional dgn organisasi internasional
-- Perjanjian antara Tahkta Suci dgn negara Perjanjian antara Tahkta Suci dgn negara--
negara negara
TRAKTAT TRAKTAT
LAW MAKING TREATY : LAW MAKING TREATY :
TRAKTAT YG MEMBENTUK HUKUM TRAKTAT YG MEMBENTUK HUKUM
PIAGAM PBB PIAGAM PBB PIAGAM PBB PIAGAM PBB
TREATY CONTRACT TREATY CONTRACT
KONTRAK DENGAN TRAKTAT KONTRAK DENGAN TRAKTAT
JIKA BERULANG MENJADI JIKA BERULANG MENJADI
KEBIASAAN INTERNASIONAL KEBIASAAN INTERNASIONAL
PERJANJIAN BERAKHIR PERJANJIAN BERAKHIR
KARENA : KARENA :
1. 1. TERCAPAI TUJUAN TERCAPAI TUJUAN
2. 2. DALUARSA DALUARSA
3. 3. PUNAHNYA PIHAK / OBYEK PUNAHNYA PIHAK / OBYEK 3. 3. PUNAHNYA PIHAK / OBYEK PUNAHNYA PIHAK / OBYEK
4. 4. PERSETUJUAN MENGAKHIRI PERSETUJUAN MENGAKHIRI
5. 5. PERJANJIAN BARU YG MENIADAKAN PERJANJIAN BARU YG MENIADAKAN
6. 6. TERPENUHI SYARAT PENGAKHIRAN TERPENUHI SYARAT PENGAKHIRAN
7. 7. SEPIHAK & DISETUJUI YG LAINNYA SEPIHAK & DISETUJUI YG LAINNYA
Kebiasaan Internasional Kebiasaan Internasional
Untuk Untuk dapat dapat dikatakan dikatakan bahwa bahwa kebiasaan kebiasaan
internasional internasional itu itu merupakan merupakan sumber sumber hukum, hukum, harus harus
terdapat terdapat unsur unsur--unsur unsur sebagai sebagai berikut berikut ::
harus harus terdapat terdapat suatu suatu kebiasaan kebiasaan yang yang bersifat bersifat
umum, umum, dan dan diterapkan diterapkan berulang berulang dari dari masa masa ke ke
masa masa.. (unsur (unsur materiil) materiil)
Kebiasaan Kebiasaan itu itu harus harus diterima diterima sebagai sebagai hukum hukum..
(unsur (unsur psikologis) psikologis)
Contoh Contoh :: untuk untuk memperlakukan memperlakukan secara secara hormat hormat dan dan
memberikan memberikan perlindungan perlindungan pada pada utusan utusan yang yang
dikirim dikirim untuk untuk mengadakan mengadakan hubungan hubungan dengan dengan pihak pihak
musuh musuh..
Prinsip Hukum Umum Prinsip Hukum Umum
Asas Asas Pacta Pacta sunt sunt servanda servanda :: setiap setiap perjanjian perjanjian yang yang dibuat dibuat
oleh oleh para para pihak pihak menjadikan menjadikan perjanjian perjanjian itu itu mempunyai mempunyai
kekuatan kekuatan mengikat mengikat selayaknya selayaknya Undang Undang--undang undang. .
Asas Asas Good Good Faith Faith atau atau Bonafide Bonafide :: interaksi interaksi / / hubungan hubungan
internasional internasional didasarkan didasarkan pada pada niat niat baik baik. .
Asas Asas Reciprositas Reciprositas :: pola pola timbal timbal balik balik dalam dalam HI HI Asas Asas Reciprositas Reciprositas :: pola pola timbal timbal balik balik dalam dalam HI HI
Asas Asas Free Free consent consent :: interaksi interaksi internasional internasional dilakukan dilakukan
berdasarkan berdasarkan kemauan kemauan sendiri sendiri suatu suatu negara negara tanpa tanpa paksaan paksaan
pihak pihak manapun manapun..
Asas Asas Equality Equality :: kedudukan kedudukan antara antara subyek subyek hukum hukum
internasional internasional adalah adalah sama sama..
ASAS ASAS--ASAS HI ASAS HI
ASAS PRIMAAT HI ASAS PRIMAAT HI
ASAS EXTRATERITORIAL : ASAS EXTRATERITORIAL :
IMUNITAS PERORANGAN IMUNITAS PERORANGAN IMUNITAS PERORANGAN IMUNITAS PERORANGAN
IMUNITAS TEMPAT TINGGAL (HAK IMUNITAS TEMPAT TINGGAL (HAK
ASSYL : PERLINDUNGAN) ASSYL : PERLINDUNGAN)
IMUNITAS SURAT MENYURAT IMUNITAS SURAT MENYURAT
Keputusan Pengadilan dan Keputusan Pengadilan dan
Pendapat Sarjana Pendapat Sarjana
Merupakan sumber hukum Merupakan sumber hukum tambahan tambahan
Dapat dikemukakan untuk membuktikan adanya Dapat dikemukakan untuk membuktikan adanya
kaidah Hukum Internasional mengenai suatu kaidah Hukum Internasional mengenai suatu
persoalan yang didasarkan pada sumber hukum persoalan yang didasarkan pada sumber hukum persoalan yang didasarkan pada sumber hukum persoalan yang didasarkan pada sumber hukum
utama yakni perjanjian internasional, kebiasaan utama yakni perjanjian internasional, kebiasaan
internasional dan asas internasional dan asas--asas Hukum Internasional. asas Hukum Internasional.
Tidak mengikat, artinya tidak dapat menimbulkan Tidak mengikat, artinya tidak dapat menimbulkan
kaidah hukum. kaidah hukum.
SUBYEK HUKUM SUBYEK HUKUM
INTERNASIONAL INTERNASIONAL
1. 1. NEGARA (BERDAULAT) NEGARA (BERDAULAT)
2. 2. TAHTA SUCI TAHTA SUCI
3. 3. PALANG MERAH INTERNASIONAL PALANG MERAH INTERNASIONAL 3. 3. PALANG MERAH INTERNASIONAL PALANG MERAH INTERNASIONAL
4. 4. ORGANISASI INTERNASIONAL ORGANISASI INTERNASIONAL
5. 5. INDIVIDU INDIVIDU
6. 6. PEMBERONTAK & PIHAK DALAM PEMBERONTAK & PIHAK DALAM
SENGKETA (BELLIGERENT) SENGKETA (BELLIGERENT)
SUBYEK HI SUBYEK HI
Negara Negara
Subyek Subyek HI HI yang yang paling paling utama, utama, sebab sebab negara negara
dapat dapat mengadakan mengadakan hubungan hubungan--hubungan hubungan HI HI
dalam dalam segala segala bidang bidang kehidupan kehidupan masyarakat masyarakat
internasional, internasional, baik baik dengan dengan sesama sesama negara negara
maupun maupun dengan dengan subyek subyek HI HI lainnya lainnya.. Suatu Suatu maupun maupun dengan dengan subyek subyek HI HI lainnya lainnya.. Suatu Suatu
negara negara sebagai sebagai pribadi pribadi dalam dalam HI HI harus harus
memiliki memiliki kualifikasi kualifikasi sebagai sebagai berikut berikut ::
penduduk penduduk yang yang tetap tetap;;
wilayah wilayah yang yang pasti pasti
pemerintah pemerintah
kemampuan kemampuan untuk untuk mengadakan mengadakan hubungan hubungan dengan dengan
negara negara lain lain..
Organisasi Intenasional Organisasi Intenasional
Kriteria Kriteria mengenai mengenai kepribadian kepribadian hukum hukum suatu suatu
organisasi organisasi internasional internasional ::
persekutuan persekutuan antar antar negara negara negara negara yang yang bersifat bersifat
permanen, permanen, dengan dengan tujuan tujuan yang yang sesuai sesuai atau atau tidak tidak
bertentangan bertentangan dengan dengan hukum hukum yang yang berlaku, berlaku, serta serta
dilengkapi dilengkapi dengan dengan organ organ--organnya organnya ;;
pemisahan pemisahan atau atau pembedaan pembedaan dalam dalam kewenangan kewenangan hukum hukum pemisahan pemisahan atau atau pembedaan pembedaan dalam dalam kewenangan kewenangan hukum hukum
maupun maupun maksud maksud dan dan tujuan tujuan dari dari organisasi organisasi internasional internasional
itu itu sendiri sendiri pada pada satu satu pihak pihak dengan dengan negara negara--negara negara
anggotanya anggotanya ;;
kekuasaan kekuasaan hukum hukum yang yang dapat dapat dilaksanakan dilaksanakan oleh oleh
organisasi organisasi internasional internasional itu itu sendiri, sendiri, tidak tidak saja saja dalam dalam
hubungannya hubungannya dengan dengan sistem sistem hukum hukum nasional nasional dari dari satu satu
atau atau lebih lebih negara negara--negara, negara, tetapi tetapi juga juga pada pada tingkat tingkat
internasional internasional..
Palang Merah Internasional Palang Merah Internasional
Sebenarnya Sebenarnya merupakan merupakan organisasi organisasi internasional internasional. . Namun Namun
karena karena unik unik maka maka palang palang merah merah internasional internasional berdiri berdiri secara secara
mandiri mandiri sebagai sebagai subyek subyek Hukum Hukum Internasional Internasional. . Dikatakan Dikatakan unik unik
karena karena awalnya awalnya Palang Palang Merah Merah Internasional Internasional merupakan merupakan
organisasi organisasi dalam dalam lingkup lingkup nasional nasional (Swiss) (Swiss) dan dan bergerak bergerak
dalam dalam bidang bidang kemanusiaan kemanusiaan.. Oleh Oleh karena karena kegiatannya kegiatannya dalam dalam
bidang bidang kemanusiaan kemanusiaan lama lama kelamaan kelamaan Palang Palang Merah Merah
Internasional Internasional mendapat mendapat simpati simpati dan dan sambutan sambutan positif positif yang yang Internasional Internasional mendapat mendapat simpati simpati dan dan sambutan sambutan positif positif yang yang
meluas meluas ke ke pelbagai pelbagai negara, negara, dengan dengan membentuk membentuk cabang cabang--
cabang cabang di di tiap tiap--tiap tiap negara negara sehingga sehingga menjadi menjadi Palang Palang Merah Merah
Internasional, Internasional,
Yang Yang menjadi menjadi subyek subyek Hukum Hukum Internasional Internasional bukanlah bukanlah negara negara
tetapi tetapi Palang Palang merah merah yang yang terdapat terdapat dalam dalam negara negara tersebut, tersebut,
sehingga sehingga Palang Palang Merah Merah Internasional Internasional disebut disebut juga juga organisasi organisasi
internasional internasional non non--pemerintah pemerintah..
Tahta Suci Tahta Suci
Merupakan Merupakan peninggalan peninggalan atau atau sejarah sejarah jaman jaman dahulu dahulu ketika ketika
Paus Paus bukan bukan hanya hanya merupakan merupakan kepala kepala gereja gereja Roma Roma tetapi tetapi
memiliki memiliki pula pula kekuasaan kekuasaan duniawi duniawi. .
Tahta Tahta suci suci merupakan merupakan subyek subyek HI HI yang yang setara setara dengan dengan
negara negara..
Entitas Entitas ini ini hanya hanya diakui diakui oleh oleh beberapa beberapa negara negara sebagai sebagai
subyek subyek HI HI..
Belligerens Belligerens
Kaum Kaum pemberontak pemberontak yang yang memiliki memiliki pribadi pribadi sebagai sebagai subyek subyek HI, HI,
dengan dengan syarat syarat ::
kaum kaum pemberontak pemberontak itu itu terorganisir terorganisir secara secara teratur teratur di di bawah bawah
pimpinan pimpinan yang yang bertanggung bertanggung jawab jawab
mereka mereka memakai memakai tanda tanda--tanda tanda pengenal pengenal yang yang jelas jelas dapat dapat
dilihat dilihat
membawa membawa senjata senjata secara secara terang terang--terangan terangan
mengindahkan mengindahkan cara cara--cara cara berperang berperang yang yang sudah sudah lazim lazim
(mengikuti (mengikuti kaidah kaidah hukum hukum perang/hukum perang/hukum humaniter humaniter
internasional) internasional)
menguasai menguasai suatu suatu wilayah wilayah secara secara efektif efektif. .
Individu Individu
Individu dapat diperlakukan Individu dapat diperlakukan
sebagai sebagai subyek HI, subyek HI, apabila : apabila :
sebagai penjahat kemanusiaan sebagai penjahat kemanusiaan sebagai penjahat kemanusiaan sebagai penjahat kemanusiaan
sebagai penjahat perang sebagai penjahat perang
sebagai perusak perdamaian sebagai perusak perdamaian
Penyelesaian Sengketa Internasional Penyelesaian Sengketa Internasional
Perang Perang
Terjadi Terjadi karena karena ::
(i) (i) tindakan tindakan pembalasan, pembalasan,
(ii) (ii) untuk untuk menegakkan menegakkan HI HI
Damai, Damai,dengan dengan prinsip prinsip--prinsip prinsip ::
Good Good Faith Faith Good Good Faith Faith
Prinsip Prinsip larangan larangan penggunaan penggunaan kekerasan kekerasan dalam dalam penyelesaian penyelesaian
sengketa sengketa
Prinsip Prinsip kebebasan kebebasan memilih memilih cara cara--cara cara penyelesaian penyelesaian sengketa sengketa
Prinsip Prinsip kebebasan kebebasan memilih memilih hukum hukum yang yang akan akan diterapkan diterapkan
terhadap terhadap pokok pokok sengketa sengketa
Prinsip Prinsip kesepakatan kesepakatan para para pihak pihak yang yang bersengketa bersengketa
(konsensus) (konsensus)
Prinsip Prinsip exhaustion exhaustion of of local local remedies remedies
HUKUM HUMANITER / HUKUM HUMANITER /
HUKUM PERANG HUKUM PERANG
PUTUSNYA HUBUNGAN PUTUSNYA HUBUNGAN
DIPLOMATIK DIPLOMATIK
MEMBATASI CARA BERPERANG MEMBATASI CARA BERPERANG
KEDUDUKAN HUKUM DAERAH KEDUDUKAN HUKUM DAERAH
PENYELESAIAN PERTIKAIAN PENYELESAIAN PERTIKAIAN
DAMAI DAMAI
ARBITRASE ARBITRASE
JUDICIAL SETTLEMENT : MAHKAMAH JUDICIAL SETTLEMENT : MAHKAMAH
INT INT
PBB PBB
DIPAKSAKAN DIPAKSAKAN
PERANG PERANG
RETORSI : BALAS DENDAM RETORSI : BALAS DENDAM
REPRISAL : PEMBALASAN (GANTI RUGI) REPRISAL : PEMBALASAN (GANTI RUGI)
BLOKADE DAMAI BLOKADE DAMAI
INTERVENSI INTERVENSI
HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN DIPLOMATIK (POLITIK) PERWAKILAN DIPLOMATIK (POLITIK)
KEPENTINGAN NEGARA KEPENTINGAN NEGARA
WN WN
PERANTARA PERANTARA
HAK EKSTRATERITORIAL HAK EKSTRATERITORIAL HAK EKSTRATERITORIAL HAK EKSTRATERITORIAL
PERWAKILAN KONSULER (SOSIAL PERWAKILAN KONSULER (SOSIAL
EKONOMI) EKONOMI)
TIDAK PUNYA HAK EKSTRATERITORIAL TIDAK PUNYA HAK EKSTRATERITORIAL
KEBAL : SURAT & KANTOR KEBAL : SURAT & KANTOR
ATASE : ATASE : PERWAKILAN DEPARTEMEN PERWAKILAN DEPARTEMEN
TERTENTU TERTENTU
Penyelesaian Sengketa Secara Damai Penyelesaian Sengketa Secara Damai
Negosiasi Negosiasi
Perundingan Perundingan yang yang diadakan diadakan secara secara langsung langsung antara antara
para para pihak pihak dengan dengan tujuan tujuan untuk untuk mencari mencari
penyelesaian penyelesaian sengketa sengketa melalui melalui dialog dialog tanpa tanpa
melibatkan melibatkan pihak pihak ketiga ketiga..
Cara Cara penyelesaian penyelesaian sengketa sengketa internasional internasional dengan dengan Cara Cara penyelesaian penyelesaian sengketa sengketa internasional internasional dengan dengan
negosiasi negosiasi merupakan merupakan cara cara yang yang paling paling penting penting,,
karena karena dengan dengan cara cara ini ini para para pihak pihak dapat dapat mengawasi mengawasi
prosedur prosedur penyelesaian penyelesaian sengketanya sengketanya dan dan setiap setiap
penyelesaiannya penyelesaiannya didasarkan didasarkan kesepakatan kesepakatan para para
pihak pihak..
Negosiasi Negosiasi dapat dapat dilakukan dilakukan melalui melalui saluran saluran
diplomatik diplomatik atau atau dalam dalam konferensi konferensi suatu suatu lembaga lembaga
atau atau organisasi organisasi internasional internasional
Pencarian Fakta Pencarian Fakta
Perbedaan Perbedaan mengenai mengenai fakta, fakta, diperlukan diperlukan campur campur tangan tangan
pihak pihak lain lain untuk untuk menyelidiki menyelidiki fakta fakta yang yang sebenarnya sebenarnya. . Cara Cara
ini ini ditempuh ditempuh jika jika konsultasi konsultasi atau atau negosiasi negosiasi telah telah dilakukan dilakukan
dan dan tidak tidak menghasilkan menghasilkan suatu suatu penyelesaian penyelesaian. . Tujuan Tujuan dari dari
pencarian pencarian fakta fakta ini ini adalah adalah ::
membentuk membentuk suatu suatu dasar dasar bagi bagi penyelesaian penyelesaian sengketa sengketa di di antara antara
dua dua negara negara
mengawasi mengawasi suatu suatu pelaksanaan pelaksanaan perjanjian perjanjian internasional internasional
memberikan memberikan informasi informasi guna guna membuat membuat keputusan keputusan di di tingkat tingkat
internasional internasional.. internasional internasional..
Jasa Baik Jasa Baik
Bantuan Bantuan pihak pihak ketiga ketiga,, atas atas permintaan permintaan para para pihak pihak atau atau
inisiatif inisiatif pihak pihak ketiga ketiga itu itu sendiri sendiri. . Harus Harus ada ada adalah adalah
kesepakatan kesepakatan para para pihak pihak.. Untuk Untuk mempertemukan mempertemukan para para
pihak pihak yang yang bersengketa bersengketa agar agar mereka mereka mau mau berunding berunding. .
Cara Cara ini ini biasanya biasanya bermanfaat bermanfaat manakala manakala para para pihak pihak tidak tidak
mempunyai mempunyai hubungan hubungan diplomatik diplomatik atau atau hubungan hubungan
diplomatik diplomatik mereka mereka telah telah berakhir berakhir. . Pihak Pihak ketiga ketiga ini ini bisa bisa : :
perorangan, perorangan, organisasi, organisasi, lembaga lembaga internasional internasional
Mediasi Mediasi
Pihak ketiga ( Pihak ketiga (mediator mediator) yang ) yang netral netral dan dan
independen independen dalam suatu sengketa. Untuk dalam suatu sengketa. Untuk
menciptakan kontak atau hubungan langsung menciptakan kontak atau hubungan langsung
diantara para pihak. Mediator adalah negara, diantara para pihak. Mediator adalah negara,
orang, organisasi internasional. orang, organisasi internasional.
Segi positif : Segi positif :
Mediator sebagai penengah dapat memberikan usulan Mediator sebagai penengah dapat memberikan usulan-- Mediator sebagai penengah dapat memberikan usulan Mediator sebagai penengah dapat memberikan usulan--
usulan kompromi di antara para pihak usulan kompromi di antara para pihak
Apabila mediator adalah negara, biasanya negara Apabila mediator adalah negara, biasanya negara
tersebut dapat menggunakan pengaruh dan tersebut dapat menggunakan pengaruh dan
kekuasaannya terhadap para pihak yang bersengketa kekuasaannya terhadap para pihak yang bersengketa
untuk mencapai penyelesaian sengketanya. untuk mencapai penyelesaian sengketanya.
Sisi negatif : adakalanya mediator lebih Sisi negatif : adakalanya mediator lebih
memperhatikan salah satu pihak. memperhatikan salah satu pihak.
Konsiliasi Konsiliasi
Pihak ketiga (konsiliator) yang tidak berpihak atau netral Pihak ketiga (konsiliator) yang tidak berpihak atau netral
dan keterlibatannya karena diminta oleh para pihak. dan keterlibatannya karena diminta oleh para pihak.
Fungsi dari konsiliasi : Fungsi dari konsiliasi :
menganalisis sengketa, mengumpulkan keterangan menganalisis sengketa, mengumpulkan keterangan menganalisis sengketa, mengumpulkan keterangan menganalisis sengketa, mengumpulkan keterangan
mengenai pokok perkara dan mengupayakan perdamaian mengenai pokok perkara dan mengupayakan perdamaian
para pihak para pihak
membuat laporan mengenai hasil upayanya dalam membuat laporan mengenai hasil upayanya dalam
mendamaikan para pihak mendamaikan para pihak
menetapkan atau membatasi jangka waktu dalam menetapkan atau membatasi jangka waktu dalam
menjalankan tugasnya menjalankan tugasnya
Forum Peradilan Internasional Forum Peradilan Internasional
Mahkamah Internasional Mahkamah Internasional
DDi i Den Haag Den Haag, , Belanda Belanda, merupakan badan , merupakan badan
kehakiman yang terpenting dalam kehakiman yang terpenting dalam PBB PBB..
Yurisdiksi Mahkamah Internasional menyangkut 2 Yurisdiksi Mahkamah Internasional menyangkut 2 Yurisdiksi Mahkamah Internasional menyangkut 2 Yurisdiksi Mahkamah Internasional menyangkut 2
hal, yaitu : (i) hal, yaitu : (i) yurisdiksi atas pokok sengketa yurisdiksi atas pokok sengketa yang yang
diserahkannya, (ii) yurisdiksi untuk memberikan diserahkannya, (ii) yurisdiksi untuk memberikan
nasihat atas sengketa hukum nasihat atas sengketa hukum. Dalam mengambil . Dalam mengambil
keputusan mahkamah internasional menjunjung keputusan mahkamah internasional menjunjung
prinsip prinsip ex aequo et bono ex aequo et bono yang artinya kepatutan yang artinya kepatutan
atau kelayakan berdasarkan keadilan. atau kelayakan berdasarkan keadilan.
International International Tribunal Tribunal for for The The Law Law of of The The Sea Sea
Peradilan Peradilan untuk untuk menyelesaikan menyelesaikan sengketa sengketa internasional internasional
dalam dalam ruang ruang lingkup lingkup hukum hukum laut laut berdasarkan berdasarkan United United Nation Nation
Convention Convention Of Of Law Law of of The The Sea Sea..
ICC, ICC, Dibentuk Dibentuk pada pada tahun tahun 2002 2002, , dalam dalam rangka rangka
memnyempurnakan memnyempurnakan sisem sisem peradilan peradilan pidana pidana internasionall internasionall
yang yang bersifat bersifat ad ad hoc hoc (sementara) (sementara).. Tujuan Tujuan dari dari ICC ICC adalah adalah : :
-- Upaya untuk mengakhiri kekejaman yg mengguncang Upaya untuk mengakhiri kekejaman yg mengguncang
nurani manusia nurani manusia
-- Mengakhiri impunitas Mengakhiri impunitas
-- Mendorong efektivitas hukum nasional Mendorong efektivitas hukum nasional -- Mendorong efektivitas hukum nasional Mendorong efektivitas hukum nasional
-- Memperbaiki kekurangan sistem ad hoc Memperbaiki kekurangan sistem ad hoc
-- Mencegah intervensi Mencegah intervensi
-- Mewujudkan keadilan universal Mewujudkan keadilan universal
Yang termasuk Yurisdiksi ICC adalah : Yang termasuk Yurisdiksi ICC adalah :
Genosida Genosida
Kejahatan Thdp Kemanusiaan Kejahatan Thdp Kemanusiaan
Kejahatan Perang Kejahatan Perang
Kejahatan Agresi Kejahatan Agresi
Praktek Indonesia (kasus Pulau Praktek Indonesia (kasus Pulau
Sipadan dan Ligitan) Sipadan dan Ligitan)
Peta Indonesia vs Peta Malaysia Peta Indonesia vs Peta Malaysia
Klaim Indonesia: Sipadan Klaim Indonesia: Sipadan--Ligitan Berada Dalam Sultan Ligitan Berada Dalam Sultan
Bulungan Bulungan
Klaim Malaysia: Sipadan Klaim Malaysia: Sipadan--Ligitan Berada Dalam Sultan Sulu Ligitan Berada Dalam Sultan Sulu
Menempuh jalur perundingan / Diplomasi Menempuh jalur perundingan / Diplomasi
Wakil Khusus: Mensesneg dengan Wakil PM: Wakil Khusus: Mensesneg dengan Wakil PM:
Rekomendasikan ke ICJ, Kepala Pemerintahan Setuju Rekomendasikan ke ICJ, Kepala Pemerintahan Setuju Rekomendasikan ke ICJ, Kepala Pemerintahan Setuju Rekomendasikan ke ICJ, Kepala Pemerintahan Setuju
DPR Setuju Dengan Ratifikasi Perjanjian Khusus RI DPR Setuju Dengan Ratifikasi Perjanjian Khusus RI--
Malaysia 31 Desember 1997 Malaysia 31 Desember 1997
Konsekuensi: Diplomasi DIHENTIKAN, Berperkara Di Konsekuensi: Diplomasi DIHENTIKAN, Berperkara Di
Pengadilan, Penyelesaian melalui PEMBUKTIAN HUKUM Pengadilan, Penyelesaian melalui PEMBUKTIAN HUKUM
Keputusan ICJ : Menolak Argumentasi Indonesia, Menolak Keputusan ICJ : Menolak Argumentasi Indonesia, Menolak
Argumentasi Malaysia, Menetapkan Tanggal Kristalisasi Argumentasi Malaysia, Menetapkan Tanggal Kristalisasi
Sengketa: 1969, Memutuskan Sendiri Dari Bukti Hukum Sengketa: 1969, Memutuskan Sendiri Dari Bukti Hukum
Kepemilikan Inggris, Merujuk UU 4/1960 Yang Tidak Kepemilikan Inggris, Merujuk UU 4/1960 Yang Tidak
Memasukkan Sipadan Memasukkan Sipadan--Ligitan Ligitan
Apakah yg menjadi dasar Apakah yg menjadi dasar
SIFAT HAKEKAT SIFAT HAKEKAT
MENGIKATNYA MENGIKATNYA
HUKUM INTERNASIONAL HUKUM INTERNASIONAL
kekuatan mengikatnya HI ? kekuatan mengikatnya HI ?
Mengingat HI tidak memiliki lembaga2 Mengingat HI tidak memiliki lembaga2
yg lazim diasosiasikan dgn hukum & yg lazim diasosiasikan dgn hukum &
pelaksanannya. pelaksanannya.
SIFAT HAKEKAT MENGIKATNYA HI SIFAT HAKEKAT MENGIKATNYA HI
1. 1. TEORI HUKUM ALAM ( TEORI HUKUM ALAM (NATURAL LAW NATURAL LAW
THEORIE THEORIE))
2. 2. TEORI KEHENDAK NEGARA TEORI KEHENDAK NEGARA
(VOLUNTARIS THEORIE) (VOLUNTARIS THEORIE) (VOLUNTARIS THEORIE) (VOLUNTARIS THEORIE)
3. 3. TEORI KEHENDAK BERSAMA TEORI KEHENDAK BERSAMA
((VEREINBARUNGS THEORIE VEREINBARUNGS THEORIE))
4. 4. TEORI NORMA HUKUM TEORI NORMA HUKUM
TEORI HUKUM ALAM TEORI HUKUM ALAM
((NATURAL LAW THEORIE NATURAL LAW THEORIE))
Tokoh Tokoh : : HUGO GROTIUS, EMMERICH VATTEL HUGO GROTIUS, EMMERICH VATTEL
Hk. Alam Hk. Alam diartikan sbg hk. ideal yg didasarkan diartikan sbg hk. ideal yg didasarkan atas atas hakikat hakikat
manusia sbg makhluk yg berakal atau kesatuan kaidah yg manusia sbg makhluk yg berakal atau kesatuan kaidah yg
diilhamkan alam pd akal manusia. diilhamkan alam pd akal manusia.
Ajaran : Ajaran :
HI itu mengikat krn Hi itu tak lain drpd hk alam yg diterapkan HI itu mengikat krn Hi itu tak lain drpd hk alam yg diterapkan
pd kehidupan masyarakat bangsa2. pd kehidupan masyarakat bangsa2.
Negara itu terikat atau tunduk pd HI dlm hub. antara mereka Negara itu terikat atau tunduk pd HI dlm hub. antara mereka Negara itu terikat atau tunduk pd HI dlm hub. antara mereka Negara itu terikat atau tunduk pd HI dlm hub. antara mereka
satu sama lain krn HI itu mrpk bagian dr hk. yg lebih tinggi yaitu satu sama lain krn HI itu mrpk bagian dr hk. yg lebih tinggi yaitu
hk. Alam. hk. Alam.
Kelemahan/keberatan : Kelemahan/keberatan : apa yg dimaksud dgn hk. Alam itu apa yg dimaksud dgn hk. Alam itu
sangat samar & bergantung kpd pendapat subyektif dr ybs sangat samar & bergantung kpd pendapat subyektif dr ybs
mengenai keadilan, kepentingan masyarakat internasional dll mengenai keadilan, kepentingan masyarakat internasional dll
konsep yg serupa. konsep yg serupa.
Kelebihan : Kelebihan : ajaran ini krn idealisme nya yg tinggi telah ajaran ini krn idealisme nya yg tinggi telah
menimbulkan keseganan thd HI & telah meletakkan dasar menimbulkan keseganan thd HI & telah meletakkan dasar
moral & etika yg berharga bg HI, jg bg perkembangannya moral & etika yg berharga bg HI, jg bg perkembangannya
selanjutnya. selanjutnya.
TEORI KEHENDAK NEGARA TEORI KEHENDAK NEGARA
(VOLUNTARIS THEORIE) (VOLUNTARIS THEORIE)
Tokoh : Tokoh : HEGEL, GEORGE JELLINECK, ZORN HEGEL, GEORGE JELLINECK, ZORN
Ajaran : Ajaran :
negara mrpk sumber segala hukum & HI itu mengikat krn negara mrpk sumber segala hukum & HI itu mengikat krn
kemauan negara itu sendiri u kemauan negara itu sendiri utk tk mau tunduk pd HI. mau tunduk pd HI.
HI itu tdk lain drpd HI itu tdk lain drpd HTN HTN yg mengatur hubungan LN suatu yg mengatur hubungan LN suatu
negara negara (auszeres staatsrecht). (auszeres staatsrecht).
mrpk pencerminan dr teori kedaulatan & aliran mrpk pencerminan dr teori kedaulatan & aliran positivisme positivisme
yg berkembang di benua Eropa trtm Jerman pd abad ke yg berkembang di benua Eropa trtm Jerman pd abad ke--19. 19.
mrpk pencerminan dr teori kedaulatan & aliran mrpk pencerminan dr teori kedaulatan & aliran positivisme positivisme
yg berkembang di benua Eropa trtm Jerman pd abad ke yg berkembang di benua Eropa trtm Jerman pd abad ke--19. 19.
memandang HI sbg hk. perjanjian antara negara2, disini memandang HI sbg hk. perjanjian antara negara2, disini
teori kehendak negara mempunyai titik pertemuan dgn teori teori kehendak negara mempunyai titik pertemuan dgn teori
alam ttg perjanjian. alam ttg perjanjian.
Kelemahan/keberatan : Kelemahan/keberatan : tdk dpt menerangkan dgn tdk dpt menerangkan dgn
memuaskan bagaimana caranya HI yg bergantung kpd memuaskan bagaimana caranya HI yg bergantung kpd
kehendak negara kehendak negara yg yg dpt mengikat negara itu. dpt mengikat negara itu.
tdk menjawab pertanyaan mengapa suatu negara baru, tdk menjawab pertanyaan mengapa suatu negara baru,
yg yg munculnya dalam masyarakat internasional sudah terikat munculnya dalam masyarakat internasional sudah terikat
ooleh leh HI lepas dr mau atau tdk maunya ia tunduk padanya. HI lepas dr mau atau tdk maunya ia tunduk padanya.
TEORI KEHENDAK BERSAMA TEORI KEHENDAK BERSAMA
((VEREINBARUNGS THEORIE VEREINBARUNGS THEORIE))
Tokoh : Tokoh : TRIEPEL TRIEPEL
Mrpk penyempurnaan a Mrpk penyempurnaan atas tas Teori Kehendak Negara Teori Kehendak Negara
(Voluntaris Theorie) (Voluntaris Theorie)
Ajaran Ajaran : berusaha membuktikan bahwa HI itu mengikat : berusaha membuktikan bahwa HI itu mengikat Ajaran Ajaran : berusaha membuktikan bahwa HI itu mengikat : berusaha membuktikan bahwa HI itu mengikat
bg negara, bukan krn kehendak mereka 1 per 1 bg negara, bukan krn kehendak mereka 1 per 1 utk utk
terikat, melainkan krn adanya suatu kehendak bersama terikat, melainkan krn adanya suatu kehendak bersama
(vereinbarung) (vereinbarung) yg lebih tinggi dr kehendak masing2 yg lebih tinggi dr kehendak masing2
negara u/ tunduk pd HI. negara u/ tunduk pd HI.
TEORI NORMA HUKUM TEORI NORMA HUKUM
Tokoh : Tokoh : MAZHAB WIENA MAZHAB WIENA HANS KELSEN HANS KELSEN
Ajaran : Ajaran :
Norma hukumlah yg mrpk dasar terakhir kekuatan mengikat Norma hukumlah yg mrpk dasar terakhir kekuatan mengikat
HI. HI.
kekuatan mengikat suatu kaidah HI didasarkan pd suatu kekuatan mengikat suatu kaidah HI didasarkan pd suatu
kaidah yg lebih tinggi yg pd gilirannya didasarkan pula pd suatu kaidah yg lebih tinggi yg pd gilirannya didasarkan pula pd suatu
kaidah yg lebih tinggi lg & demikian seterusnya, hingga kaidah yg lebih tinggi lg & demikian seterusnya, hingga
akhirnya sampailah pd puncak piramida kaidah hukum yaitu akhirnya sampailah pd puncak piramida kaidah hukum yaitu akhirnya sampailah pd puncak piramida kaidah hukum yaitu akhirnya sampailah pd puncak piramida kaidah hukum yaitu
tempat terdapatnya kaidah dasar tempat terdapatnya kaidah dasar (Grundnorm) (Grundnorm) yg tdk dpt lg yg tdk dpt lg
dikembalikan pd suatu kaidah yg lebih tinggi, melainkan harus dikembalikan pd suatu kaidah yg lebih tinggi, melainkan harus
diterima adanya sbg suatu hipotese asal diterima adanya sbg suatu hipotese asal (Ursprungshypothese) (Ursprungshypothese)
yg tdk dpt diterangkan scr hk. yg tdk dpt diterangkan scr hk.
asas asas pacta sun servanda pacta sun servanda sbg kaidah dasar sbg kaidah dasar (Grundnorm) (Grundnorm) HI. HI.
Kelemahan/keberatan : Kelemahan/keberatan : ajaran ini memang dpt menerangkan ajaran ini memang dpt menerangkan
scr logis drmn kaidah HI itu memperoleh kekuatan scr logis drmn kaidah HI itu memperoleh kekuatan
mengikatnya, tetapi tdk dpt menerangkan mengapa kaidah mengikatnya, tetapi tdk dpt menerangkan mengapa kaidah
dasar itu sendiri mengikat. dasar itu sendiri mengikat.
TEORI FAKTA KEMASYARAKATAN TEORI FAKTA KEMASYARAKATAN
(FAIT SOCIAL THEORIE) (FAIT SOCIAL THEORIE)
Tokoh : Tokoh : MAZHAB PERANCIS MAZHAB PERANCIS FAUCHILE, SCELLE, FAUCHILE, SCELLE,
DUGUIT DUGUIT
Ajaran : Ajaran : kekuatan mengikat HI seperti jg segala hukum, kekuatan mengikat HI seperti jg segala hukum,
adalah pd faktor biologis, sosial, sejarah kehidupan manusia adalah pd faktor biologis, sosial, sejarah kehidupan manusia adalah pd faktor biologis, sosial, sejarah kehidupan manusia adalah pd faktor biologis, sosial, sejarah kehidupan manusia
yg dinamakan fakta kemasyarakatan yg dinamakan fakta kemasyarakatan (fait social), (fait social), yaitu yaitu
bahwa mengikatnya hukum itu mutlak perlu u bahwa mengikatnya hukum itu mutlak perlu utk tk dpt dpt
terpenuhinya kebutuhan manusia (bangsa) terpenuhinya kebutuhan manusia (bangsa) utk utk hidup hidup
bermasyarakatan. bermasyarakatan.