Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN TUTORIAL

BLOK SISTEM SARAF


SKENARIO 2
KEPALAKU ATAU SEKELILINGKU YANG BERPUTAR?
Kelompok 15
AULIANSYAH ALDISELA S G!!12!"#
ERIKA $INARIYANTI G!!12!%2
KARTIKA AYU P S G!!121!2
NI NYOMAN &IDYASTUTI G!!121'(
R) **) ER$INA KUSUMA & G!!121#(
REINITA $ANY G!!121%#
YUNIKA $ARESTRI A R G!!122"#
+ANDA ARDITYA G!!12!'#
MI+HAEL ASBY & G!!121"2
NOPRIYAN PUOKUSUMA G!!12152
SATRIYA TEGUH IMAM G!!122!#
BEATA DINDA SERUNI G!!12!'2
T,-o* . L,km/0 A*1o2e-o3 4*
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNI$ERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2!1"
BAB I
PENDAHULUAN
A) L/-/* Bel/k/05
Vertigo berasal dari istilah latin, yaitu vertere yang berarti berputar, dan igo
yang berarti kondisi. Vertigo merupakan subtipe dari dizziness yang secara defi nitif
merupakan ilusi gerakan, dan yang paling sering adalah perasaan atau sensasi tubuh
yang berputar terhadap lingkungan atau sebaliknya, lingkungan sekitar kita rasakan
berputar. Vertigo juga dirasakan sebagai suatu perpindahan linear ataupun miring,
tetapi gejala seperti ini lebih jarang dirasakan. Kondisi ini merupakan gejala kunci
yang menandakan adanya gangguan sistem vestibuler dan kadang merupakan gejala
kelainan labirin. Namun, tidak jarang vertigo merupakan gejala dari gangguan
sistemik lain (misalnya, obat, hipotensi, penyakit endokrin, dan sebagainya.
!erbeda dengan vertigo, dizziness atau pusing merupakan suatu keluhan
yang umum terjadi akibat perasaan disorientasi, biasanya dipengaruhi oleh persepsi
posisi terhadap lingkungan. Dizziness sendiri mempunyai empat subtipe, yaitu
vertigo, disekuilibrium tanpa vertigo, presinkop, dan pusing psikofisiologis.
"kenario ##
Kepalaku atau sekelilingku yang berputar?
Sudah satu minggu ini, aku mempunyai keluhan yang sangat mengganggu.
Sering saat bangun pagi kepalaku terasa tidak enak da kemudian pusing,
sekelilingku terasa berputar tidak karuan, dunia seperti jungkir balik disertai rasa
mual dan muntah.
Aku juga mempunyai keluhan bila lama di depan komputer kepala terasa
berat dan sakit.
Akhirnya aku memeriksa diri ke poli neurologi. Dokter melakukan test
provokasi Hallpike manuver. Sebelum melakukan tes, dokter menjelaskan untuk tidak
takut karena pusing akan segera hilang dengan posisi tertentu. Dokter memberikan
latihan khusus untuk mengurangi munculnya serangan pusing. Akhirnya dokter
memberikan resep terapi medikamentosa! dan menyarankan untuk istirahat dan
menghindari kelelahan "isik dan psikis.
B) RUMUSAN MASALAH
$. !agaimana mekanisme pusing dan mekanisme keseimbangan yang normal%
&. 'engapa saat pasien kelamaan didepan komputer kepala pasien merasa berat
dan pusing%
(. 'engapa dokter melakukan test provokasi )allpike manuver%
*. +pa terapi untuk mengurangi serangan pusing dan posisi seperti apa yang dapat
mengurangi keluhan%
,. 'engapa dokter menyarankan pasien istirahat dan menghindari kelelahan fisik
dan psikis% +pakah ada saran laen%
-. !agaimana mekanisme nyeri kepala dan apa aja klasifikasinya%
.. /emeriksaan penunjang apakah untuk pasien tersebut%
0. +pakah terapi medikamentosa pasien tersebut%
1. !agaimana patofisiologi mual, muntah dan daerah sekelilingnya berputar%
$2. !agimana alur diagnosis dan penatalaksaan pasien%
$$. +pakah sakit yang diderita pasien tersebut merupakan herediter dankambuhan%
$&. !agaimana kalau didalam pemeriksaan pasien tidak merasa pusing%
$(. +pa saja 33 dalam keluhan pasien% 4elaskan5
+) TUUAN PENULISAN
$. 'engidentifikasi manifestasi klinis gejala pada skenario
&. 'engetahui mekanisme gejala yang terjadi seperti pada skenario
(. 'engetahui patofisiologi mual dan muntah pada pasien
*. 'engidentifikasi diagnosis banding penyakit dalam skenario
,. 'engetahui patofisiologi dan patogenesis dari penyakit6penyakit diagnosis
banding
-. 'engetahui cara penegakan diagnosis dari penyakit6penyakit diagnosis
banding
.. 'engetahui pemeriksaan penunjang dari penyakit6penyakit diagnosis banding
0. 'engidentifikasi interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lab
pada skenario
1. 'engetahui penatalaksanaan dari penyakit6penyakit diagnosis banding
D) MANFAAT PENULISAN
$. 'ampu mengidentifikasi manifestasi klinis gejala pada skenario
&. 'ampu mengetahui mekanisme gejala yang terjadi seperti pada skenario
(. 'ampu mengetahui patofisiologi mual dan muntah pada pasien
*. 'ampu mengidentifikasi diagnosis banding penyakit dalam skenario
,. 'ampu mengetahui patofisiologi dan patogenesis dari penyakit6penyakit
diagnosis banding
-. 'ampu mengetahui cara penegakan diagnosis dari penyakit6penyakit
diagnosis banding
.. 'ampu mengetahui pemeriksaan penunjang dari penyakit6penyakit diagnosis
banding
0. 'ampu mengidentifikasi interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik dan
pemeriksaan lab pada skenario
1. 'ampu mengetahui penatalaksanaan dari penyakit6penyakit diagnosis banding
BAB II
DISKUSI DAN TINAUAN PUSTAKA
A. Seven #ump
#. 7angkah # 8 'embaca skenario dan memahami pengertian beberapa istilah
dalam skenario
3alam skenario ini kami mengklarifikasi istilah6istilah sebagai berikut8
a 'ual dan 'untah
mual adalah suatu perasaan tidak nyaman pada kerongkongan dan lambung
yang dapat berujung pada muntah9 di mana muntah adalah proses
mengosongkan lambung dengan seketika berla:anan dengan gerakan normal
peristaltik esofagus sehingga isi lambung dipaksa keluar dari mulut
b ;est /rovokasi )allpike 'anuver
tes yang memicu sebuah episode Vertigo. ;est ini sering digunakan untuk
mengkonfirmasi kasus !//V
c /using
<asa berputar yang disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh yang
mengakibatkan ketidakcocokan antara posisi tubuh yang sebenarnya dengan
apa yang dipersepsi oleh susunan saraf pusat.
##. 7angkah ## 8 'enentukan dan mendefinisikan permasalahan
$. !agaimana mekanisme pusing dan mekanisme keseimbangan yang
normal%
&. 'engapa saat pasien kelamaan didepan komputer kepala pasien merasa
berat dan pusing%
(. 'engapa dokter melakukan test provokasi )allpike manuver%
*. +pa terapi untuk mengurangi serangan pusing dan posisi seperti apa yang
dapat mengurangi keluhan%
,. 'engapa dokter menyarankan pasien istirahat dan menghindari kelelahan
fisik dan psikis% +pakah ada saran laen%
-. !agaimana mekanisme nyeri kepala dan apa aja klasifikasinya%
.. /emeriksaan penunjang apakah untuk pasien tersebut%
0. +pakah terapi medikamentosa pasien tersebut%
1. !agaimana patofisiologi mual, muntah dan daerah sekelilingnya berputar%
$2. !agaimana alur diagnosis dan penatalaksanaan pasien %
$$. +pakah sakit yang diderita pasien merupakan herederiter dan kambuhan %
$&. !agaimana kalau di dalam pemeriksaan pasien tidak pusing%
$(. +pa saja diagnosis anding dari keluhan pasien % jelaskan5
###. 7angkah ### 8 menganalisis permasalahan dan membuat pernyataan
sementara mengenai permasalahan (tersebut dalam langkah &.
$. !agaimana mekanisme pusing dan mekanisme keseimbangan yang normal%
Mek/062me P,2605
<asa pusing atau vertigo disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh
yang mengakibatkan ketidakcocokan antara posisi tubuh yang sebenarnya
dengan apa yang dipersepsi oleh susunan saraf pusat.
+da beberapa teori yang berusaha menerangkan kejadian tersebut 8
;eori rangsang berlebihan (overstimulation
;eori ini berdasarkan asumsi bah:a rangsang yang berlebihan
menyebabkan hiperemi kanalis semisirkularis sehingga fungsinya terganggu9
akibatnya akan timbul vertigo, nistagmus, mual dan muntah.
;eori konflik sensorik
'enurut teori ini terjadi ketidakcocokan masukan sensorik yang
berasal dari berbagai reseptor sensorik perifer yaitu antara mata=visus,
vestibulum dan proprioseptik, atau ketidak6seimbangan=asimetri masukan
sensorik dari sisi kiri dan kanan.
Ketidakcocokan tersebut menimbulkan kebingungan sensorik di
sentral sehingga timbul respons yang dapat berupa nistagmus (usaha koreksi
bola mata, ataksia atau sulit berjalan (gangguan vestibuler, serebelum atau
rasa melayang, berputar (yang berasal dari sensasi kortikal.
!erbeda dengan teori rangsang berlebihan, teori ini lebih menekankan
gangguan proses pengolahan sentral sebagai penyebab.
;eori neural mismatch
;eori ini merupakan pengembangan teori konflik sensorik9 menurut
teori ini otak mempunyai memori=ingatan tentang pola gerakan tertentu9
sehingga jika pada suatu saat dirasakan gerakan yang aneh=tidak sesuai
dengan pola gerakan yang telah tersimpan, timbul reaksi dari susunan saraf
otonom)
4ika pola gerakan yang baru tersebut dilakukan berulang6ulang akan
terjadi mekanisme adaptasi sehingga berangsur6angsur tidak lagi timbul
gejala.
;eori otonomik
;eori ini menekankan perubahan reaksi susunan saraf otonom sebaga
usaha adaptasi gerakan=perubahan posisi9 gejala klinis timbul jika sistim
simpatis terlalu dominan, sebaliknya hilang jika sistim parasimpatis mulai
berperan.
;eori neurohumoral
3i antaranya teori histamin (;akeda, teori dopamin (Kohl dan terori
serotonin (7ucat yang masing6masing menekankan peranan neurotransmiter
tertentu dalam mem6pengaruhi sistim saraf otonom yang menyebabkan
timbulnya gejala vertigo. >ermin 3unia Kedokteran
;eori sinap
'erupakan pengembangan teori sebelumnya yang meninjau peranan
neurotransmisi dan perubahan6perubahan biomolekuler yang terjadi pada
proses adaptasi, belajar dan daya ingat. <angsang gerakan menimbulkan stres
yang akan memicu sekresi ><? (corticotropin releasing factor9 peningkatan
kadar ><? selanjutnya akan mengaktifkan susunan saraf simpatik yang
selanjutnya mencetuskan mekanisme adaptasi berupa meningkatnya aktivitas
sistim saraf parasimpatik. ;eori ini dapat menerangkan gejala penyerta yang
sering timbul berupa pucat, berkeringat di a:al serangan vertigo akibat
aktivitas simpatis, yang berkembang menjadi gejala mual, muntah dan
hipersalivasi setelah beberapa saat akibat dominasi aktivitas susunan saraf
parasimpatis ("edja:idada <, $11$
Mek/062me Ke2e6m7/05/0
;erdapat ( sistem yang mngelola pengaturan keseimbangan tubuh yaitu8
"istem vestibuler, sistem propriseptik dan sistem optik. "istem vestibuler
meliputi labirin (aparatus vestibularis, nervus vestibularis dan vestibular
sentral. 7abirin terletak dalam pas petrosa os temporalis dan dibagi
atas koklea (alat pendengaran dan aparatus vestibularis ( alat
keseimbangan. 7abirin yang merupakan seri saluran, terdiri atas labirin
membran yang berisiendolimfe dan labirin tulang berisi perilimfe, dimana
kedua cairan ini mempunyai komposisikimia berbeda dan tidak saling
berhubungan.
+pparatus vestibularis terdiri atas satu pasang organ otolith dan ( pasang
canalis semisirkularis. @tolith terbagi atas sepasang kantong yang disebut
sakulus dan utrikulus. "akulusdan utrikulus masing6masing mempunyai
suatu penebalan atau makula sebagai mekanoreseptor khusus. 'akula
terdiri dari sel6sel rambut dan sel penyokong. Kanalis semisirkularis
adalahsaluran labirin tulang yang berisi perilimfe, sedang duktus
semisirkularis adalah saluran labirinselaput berisi endolimfe. Ketiga
duktus semisirkularis adalah saluran labirin selaput berisiendolimfe.
Ketiga duktus semisirkularis terletak saling tegak lurus.
"istem vestibuler terdiri dari labirin, bagian vestibular nervus kranialis
V### dan nukleivestibularis di bagian otak, dengan koneksi sentralnya.
7abirin terletak di dalam bagian petrosusos temporalis dan terdiri dari
utrikulus, sakulus dan ( kanalis semisirkularis. 7abirinmembranosa itu
sendiri berisi endolimfe. Atrikulus, sakulus dan bagian kanalis
semisirkularisyang melebar ( ampula mengandung organ reseptor
yangbefungsi untuk mempertahankan keseimbangan.
Keseimbangan dan orientasi tubuh seseorang terhadap linkungan
disekitarnya tergantungkepada input sensorik dan reseptor vestibuler di
labirin, organ visual dan proprioseptik. Babungan informasi ketiga
reseptor sensorik tersebut akan diolah di ""/, sehinggamenggambarkan
keadaan posisi tubuh pada saat itu. <eseptor sistem ini adalah sel rambut
yang terletak dalam kanalis semisirkularis danmakula dari organ otolith.
"ecara fungsional terdapat dua jenis sel. "el6sel pada kanalissemisirkularis
peka terhadap rotasi khususnya terhadap percepatan sudut, sedangkan sel6
sel padaorgan otolit terhadap gerak linier, khususnya percepatan linier dan
terhadap perubahan posisikepala relatif terhadap gravitasi. /erbedaan
kepekaan terhadap percepatan sudut dan percepatanlinier ini disebabkan
oleh geometri dari kanalis dan organ otolit secara ciri6ciri fisik dari
struktur6struktur yang menutupi sel rambut ("oepardi C.+,&22..
&. 'engapa saat pasien kelamaan didepan komputer kepala pasien merasa
berat dan pusing%
)ubungan6hubungan langsung antara inti vestibularis dengan motoneuron
ekstraokularismerupakan suatu jarans penting yang mengendalikan gerakan
mata dan refleks vestibulo6okularis <V@. <V@ adalah gerakan mata yang
mempunyai suatu komponen lambat berla:anan arahdengan putaran kepala
dan suatu komponen cepat yang searah dengan putaran kepala. Komponen
lambat mengkompensasi gerakan kepala dan berfungsi menstabilkan suatu
bayangan pada retina. Komponen cepata berfungsi untuk kembali
mengarahkan tatapan ke bagian lain dari lapangan pandang.
Komponen tersebut apabila terkena pancaran radiasi monitor yang terlalu
lama saat kita bekerja efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk
memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. )al ini dapat menyebabkan
mata menjadi letih dan pusing (4ohnson, &22*.
(. 'engapa dokter melakukan tes provokasi hallpike manuever %
;es provokasi merupakan pemeriksaan tertentu untuk membangkitkan
vertigo dengan keluhan yang tertentu. /emeriksaan ini dilakukan dengan
penderita duduk di meja periksa kemudian disuruh cepat6cepat berbaring
terlentang dengan kepala tergantung (disangga dengan tangan periksa di
ujung meja dan cepat6cepat kepala disuruh menengok ke kiri ( (2 D *2 E,
pertahankan sampai $26&2 detik , lihat adanya nistagmus ( $26&2 detik .
;ujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memeriksa reflek vestibulo
okuler, dan melihat adanya nistagmus. Nistagmus adalah gerakan bola mata
yang sifatnya involunter, ritmis, berulang D ulang, bolak balik, atau pulang
pergi. Berakan pulang pergi ini dapat berbeda kecepatannya (Ferky atau
sama kecepatannya (/enduler,sedang arahnya bisa horiGontal, vertikal atau
campuran keduanya. Nigtagmus bisa dilihat dengan mata telanjang atau
kacamata frenGel.
>iri D ciri nistagmus spontan 8
6 !ila tak berubah dengan fiksasi sangat mungkin kelainan pada sistem
vestibuler sentral
6 Nistagmus spontan dengan arah vertikal ,see sa:, rotatory murni kelainan
pada sistem vestibule sentral
6 Nistagmus spontan apabila mata ditutup menjadi lebih jelas, kelainan
pada sistem vestibuler perifer
BaGe Nistagmus 8
Nistagmus yang terjadi pada :aktu mata melirik=menyimpang H (2 derajat
dari posisi netral. /emeriksaan sederhana dengan menyuruh penderita
mengikuti gerakan jari pemeriksa
6 !ila nistagmus terjadi pada gerakan kedua arah (bilateral sangat mungkin
lesinya pada sistem vestibuler sentral
6 Nistagmus yang terjadi pada satu arah lesi bisa terjadi pada sistem
vestibuler sentral atau perifer (3rachman, 3.+, $1.&
*. +pa terapi untuk mengurangi serangan pusing dan posisi seperti apa yang
dapat mengurangi keluhan %
7atihan rehabilitasi vestibuler ada ( yaitu 8
$. !erperanan pada reflek serviko okuler
3engan cara gerakan kepala dengan mata difiksasi objek
diam
Vertigo terinduksi pergerakan kepala dan leher
!ermanfaat pada reflek cervical6okuler
&. 'emacu interaksi visual Dvestibular
3engan cara gerakan kepala= leher dengan atau tidak
mengikuti objek yang bergerak
7atihan koordinasi melibatkan oculer dan koordinasi
tangan dan mata
!erperanan pada kepekaan reflek vestibulo okular
(. 'eningkatkan postur statis dan dinamis
'emanipulasi sistem visual , somatosensorik dan
vestibular
'elibatkan rotasi badan, kepala dan latihan jalan
!erperanan pada reflek vestibulo spinal
Eple1
/asien dalam posisi duduk diminta untuk menengok *, derajat ke kiri,
kemudian menjatuhkan dirinya dengan cepat sedemikian rupa sehinggan
kepalanya tergantung dari bantal bertahan selama (2 detik kemudian kepala
diputar kea rah kanan 12 derajat pertahankan posisi selama (2 detik,
kemudian pasien diminta memutarkan semua anggota badan ke kanan 12
derajat (2 detik kemudian pasien diminta bangun duduk ditepi tempat tidur.
Semo0-
/asien diminta duduk ditepi tempat tidur kemudian kepalanya menengok ke
kiri *, derajat kemudia diminta menjatuhkan diri kearah kanan dengan cepat
pertahankan posisi selama (2 detik , kemudian pasien diminta beralih ke
seberangnya ke sebelah kiri selama (2 detik, lalu duduk kembali ke posisi
semula.
B*/04- 4/*o88
/asien diminta duduk ditepi tempat tidur kemudian menjatuhkan badannya
kesisi kanan bertahan selama (2 detik. 3an jika sebelum (2 detik vertigonya
sudah hilang pasien bisa kembali ke posisi semula, atau jika selama lebih dari
(2 detik vertigonya belum hilang pasien tetap disuruh kembali ke posisi
semula , kemudian pasien disuruh istirahat selama (2 detik. "etelah istirahat
selama (2 detik pasien diminta berbaring kearah kiri bertahan selama (2
detik, kemudian pasien kembali duduk ke posisi semula.
,. 'engapa dokter menyarankan pasien istirahat dan menghindari kelelahan
fisik dan psikis% +pakah ada saran lain% ;idak ada
/erubahan fisiologis akibat kelelahan merupakan kerja mekanisme tubuh
mencakup sistem sirkulasi, sistem pencernaan, sistem otot, sistem saraf dan
sistem pernafasan. Kerja fisik yang terus menerus mempengaruhi
mekanisme tersebut baik sebagian maupun secara keseluruhan. Bejala
kelelahan kerja yaitu menurunnya kesiagaan dan perhatian, penurunan dan
hambatan persepsi, cara berpikir atau perbuatan anti sosial, tidak cocok
dengan lingkungan, (depresi, kurang tenaga, kehilangan inisiatif, dan gejala
umum (sakit kepala, vertigo, gangguan fungsi paru dan jantung, kehilangan
nafsu makan, gangguan pencernaan, kecemasan, kegelisahan, dan sukar
tidur. ('auludi, '.N. &2$2
-. !agaimana mekanisme nyeri kepala dan bagaimana klasifikasinya%
/ada nyeri kepala, sensitasi terjadi di nosiseptor meningeal dan neuron
trigeminal sentral. ?enomena pengurangan nilai ambang dari kulit dan
kutaneus allodynia didapat pada penderita yang mendapat serangan migren
dan nyeri kepala kronik lain yang disangkakan sebagai refleksi pemberatan
respon dari neuron trigeminal sentral. #nnervasi sensoris pembuluh darah
intracranial sebagian besar berasal dari ganglion trigeminal dari dalam serabut
sensoris tersebut mengandung neuropeptid dimana jumlah dan peranannya
adalah yang paling besar yaitu >B</ ( >alcitonin Bene <elatid /eptide.
Klasifikasi nyeri kepala
Klasifikasi nyeri kepala menurut #nternational )eadache "ociety
+. "akit Kepala /rimer
"akit kepala primer adalah adalah sakit kepala yang tidak disebabkan karena
penyakit lain dan sakit kepala yang dirasakan adalah menjadi diagnosis yang
utama (4immy, ).I. &22(. Fang termasuk dalam sakit kepala jenis ini antara lain
a. 'igraine
b. ;ension ;ype )eadache
c. >luster )eadache
d. "akit kepala yang lain yang tidak berkaitan dengan lesi yang struktural.
!. "akit Kepala "ekunder
"akit kepala sekunder adalah sakit kepala yang timbul karena adanya penyakit lain
(hipertensi, sinusitis, premenstrual disorder dan sakit kepala yang dirasakan
merupakan gejala ikutan. Fang termasuk dalam sakit kepala jenis ini adalah
a. "akit kepala yang berkaitan dengan trauma
b. "akit kepala yang berkaitan dengan kelainan vaskuler
c. "akit kepala yang diakibatkan karena kelainan intracranial nonvaskuler
#V. 7angkah #V 8 'enginventarisasi permasalahan secara sistematis dan
pernyataan sementara mengenai permasalahan pada langkah (
diGGines
Vague light-
headedness
vertigo
perifer
sentral
presinkop
disekuilibriu
m
Penyakit
meniere
labirintitis
BPPV
V. 7angkah V 8 merumuskan tujuan pembelajaran
$. !agaimana diagnosis banding dari penyakit yang diderita penderita%
&. !agaimana /enatalaksanaan terhadap penderita%
V#. 7angkah V# 8 'engumpulkan informasi baru
Kami mengumpulkan informasi6informasi baru untuk menja:ab pertanyaan
dari 7@ ($earning %bject mulai dari jurnal hingga te&t book.
patogenesi
s
gejala Factor
risiko
pemeriksa
an
tatalaksan
a
V##. 7angkah V## 8 melaporkan, membahas, dan melaporkan kembali informasi
baru yang diperoleh.
ALUR DIAGNOSIS
a. +namnesis
/ertama6tama ditanyakan bentuk vertigonya8 melayang, goyang,
berputar, tujuh keliling, rasa naik perahu dan sebagainya. /erlu diketahui
juga keadaan yang memprovokasi timbulnya vertigo8 perubahan posisi
kepala dan tubuh, keletihan, ketegangan.
/rofil :aktu8 apakah timbulnya akut atau perlahan6lahan, hilang
timbul, paroksimal, kronik, progresif atau membaik. !eberapa penyakit
tertentu mempunyai profil :aktu yang karakteristik.
+pakah juga ada gangguan pendengaran yang biasanya
menyertai=ditemukan pada lesi alat vestibuler atau n. vestibularis. /enggunaan
obat6obatan seperti streptomisin, kanamisin, salisilat, antimalaria dan lain6lain
yang diketahui ototoksik=vestibulotoksik dan adanya penyakit sistemik seperti
anemi, penyakit jantung, hipertensi, hipotensi, penyakit paru juga perlu
ditanyakan. 4uga kemungkinan trauma akustik.

b. /emeriksaan fisik
3itujukan untuk meneliti faktor6faktor penyebab, baik kelainan
sistemik, otologik atau neurologik D vestibuler atau serebeler9 dapat berupa
pemeriksaan fungsi pendengaran dan keseimbangan, gerak bola
mata=nistagmus dan fungsi
serebelum.
/endekatan klinis terhadap keluhan vertigo adalah untuk menentukan
penyebab9 apakah akibat kelainan sentral D yang berkaitan dengan kelainan
susunan saraf pusat D korteks serebri, serebelum,batang otak, atau berkaitan
dengan sistim vestibuler=otologik9 selain itu harus dipertimbangkan pula faktor
psikologik=psikiatrik yang dapat mendasari keluhan vertigo tersebut.
?aktor sistemik yang juga harus dipikirkan=dicari antara lain aritmi
jantung, hipertensi, hipotensi, gagal jantung kongestif, anemi, hipoglikemi.
3alam menghadapi kasus vertigo, pertama6tama harus ditentukan bentuk
vertigonya, lalu letak lesi dan kemudian penyebabnya, agar dapat diberikan
terapi kausal yang tepat dan terapi simtomatik yang sesuai.

$. /emeriksaan ?isik Amum
/emeriksaan fisik diarahkan ke kemungkinan penyebab sistemik9
tekanan darah diukur dalam posisi berbaring,duduk dan berdiri9 bising karotis,
irama (denyut jantung dan pulsasi nadi perifer juga perlu diperiksa.
&. /emeriksaan Neurologis
/emeriksaan neurologis dilakukan dengan perhatian khusus pada8
a ?ungsi vestibuler=serebeler
$ Aji <omberg
& ;andem Bait
( Aji Anterberger.
* /ast6pointing test
, Aji !abinsky6Ieil
(. /emeriksaan Khusus @to6Neurologis
/emeriksaan ini terutama untuk menentukan apakah letak lesinya di
sentral atau perifer.
a ?ungsi Vestibuler
$ Aji 3iJ )allpike
& ;es Kalori
( Clektronistagmogram
b ?ungsi /endengaran
$ ;es Barputala
& +udiometri
c. /emeriksaan /enunjang
$. /emeriksaan laboratorium rutin atas darah dan urin, dan
pemeriksaan lain sesuai indikasi.
&. ?oto <ontgen tengkorak, leher, "tenvers (pada neurinoma akustik.
(. Neurofisiologi8Clektroensefalografi(CCB,Clektromiografi (C'B,
!rainstem +uditory Cvoked /ontential (!+C/.
DIAGNOSIS BANDING
Vertigo merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan sensasi
sekeliling maupun diri sendiri menjadi berputar dan membuat respon
keseimbangan yang salah. /enyebab vertigo terbagi menjadi dua bagian besar
yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer disebabkan karena
kerusakan=gangguan pada organ keseimbangan dan vertigo sentral disebabkan
karena kerusakan=gangguan pada saraf D saraf yang bekerja. Vertigo perifer
yang paling sering terjadi adalah !//V'enign (aro&ysmal (osition )ertigo!
dan *eniere+s Disease.
BPP$
!//V merupakan salah satu penyebab vertigo perifer yang paling
umum terjadi. !//V ditandai dengan gejala sensasi sekeliling berputar
(pusing terutama terjadi saat terjadi perubahan posisi tubuh dan kepala.
!//V disebabkan karena kesalahan interpretasi pada sistem keseimbangan
tubuh. "istem keseimbangan tubuh diperankan oleh tiga buah kanal
semisirkuler pada telinga bagian dalam. !//V terjadi saat partikel D partikel
kalsium kecil yang tersuspensi dalam cairan endolimfe pada labirin vestibular
masuk ke dalam kanal semisirkuler. /ada keadaan normal, cairan dalam kanal
semisirkuler ini akan ikut bergerak saat terjadi perubahan posisi tubuh dan
mengirimkan pesan ke serabut saraf mengenai posisi tubuh yang sebenarnya.
/ada !//V, partikel kalsium kecil ini dapat mengeksitasi serabut saraf dan
mengirimkan impuls interpretasi posisi tubuh yang berlebihan dari pergerakan
tubuh yang seharusnya.
Ge9/l/ Kl6062
/asien dengan !//V akan mengalami gejala D gejala seperti pusing,
sekeliling terasa berputar mengelilingi mereka. /asien juga dapat merasakan
gejala seperti 8
'ual, muntah, kehilangan pendengaran, dan kehilangan keseimbangan
'asalah penglihatan seperti perasaan benda D benda di sekitarnya terasa
berpindah
/ergerakan mata yang tidak normal (nistagmus patologis
/erasaan pusing atau berputar yang dialami pasien terjadi ketika ada
perubahan posisi kepala, tiba D tiba, dan onset terjadinya gejala pusing sangat
sebentar (beberapa detik. /ada umumnya, gejala yang dialami pasien terjadi
saat pasien bangun dari tidur dan saat melihat sesuatu.
Peme*6k2//0 4/0 Te2
/emeriksaan provokasi manuver 3iJ6)allpike sering menjadi
pemeriksaan yang pasti untuk menentukan !//V. /asien akan diminta untuk
melihat ke salah satu posisi dan dengan cepat berbaring ke posisi yang
berla:anan. /emeriksaan ini nantinya melihat dari arah, latensi, dan durasi
dari nistagmus. /emeriksaan ini akan mengetahui letak partikel kecil pada
kanal semisirkularis.
/emeriksaan lain yang dapat dilakukan
CCB
Clectronystagmography (CNB
>; scan='<# kepala
;es /endengaran
'<+ kepala
"timulasi kalori (hangat dan dingin untuk melihat pergerakan bola
mata
Pe0/-/l/k2/0//0
/enatalaksaaan untuk pasien vertigo adalah dengan menggunakan
,pley+s maneuver merupakan penatalaksaan yang cukup efektif untuk
memindahkan partikel kecil pada telinga bagian dalam dan menghilangkan
sensasi sekeliling terasa berputar. 'anuver lain seperti manuver "emont,
manuver 7empert, dan manuver Bufoni dapat dilakukan, namun efektivitas
tertinggi menggunakan manuver CpleyKs.
/emberian obat antiemetis seperti /rometaGin, antihistamin, dan
antikolinergis dapat diberikan untuk menghilangkan gejala D gejala
tersering lainnya seperti mual, dan muntah. /embedahan dapat dilakukan
apabila dengan manuver di atas pasien tidak mengalami perubahan gejala D
gejala vertigo.
/enatalaksanaan yang cukup penting adalah menghindari posisi D
posisi kepala yang dapat memicu timbulnya vertigo dan mencegah
dehidrasi karena muntah yang terus menerus.
Karena penyebab vertigo beragam, sementara penderita seringkali
merasa sangat terganggu dengan keluhan vertigo tersebut, seringkali
menggunakan pengobatan simptomatik. 7amanya pengobatan bervariasi.
"ebagian besar kasus terapi dapat dihentikan setelah beberapa minggu.
!eberapa golongan yang sering digunakan 8
$. +N;#)#";+'#N
;idak semua obat antihistamin mempunyai sifat anti vertigo.
+ntihistamin yang dapat meredakan vertigo seperti obat dimenhidrinat,
difenhidramin, meksilin, siklisin. +ntihistamin yang mempunyai anti
vertigo juga memiliki aktivitas antikholinergik sentral ini ada kaitannya
dengan kemampuannya sebagai obat antivertigo. Cfek samping yang
umum dijumpai ialah sedasi (mengantuk.
!C;+)#";#N
"enya:a !etahistin (suatu analog histamin yang dapat meningkatkan
sirkulasi di telinga dalam, dapat diberikan untuk mengatasi gejala
vertigo. Cfek samping !etahistin ialah gangguan di lambung, rasa
enek, dan sesekali rash di kulit.
!C;+)#";#N 'C"F7+;C ('C<#"7@N
3apat diberikan dengan dosis - mg ($ tablet D $& mg, ( kali sehari
per oral.
!C;+)#";#N 3# )>7 (!C;+"C<>
3apat diberikan dengan dosis 0 mg ($ tablet, ( kali sehari.
3#'CN)#3<#N+; (3<+'+'#NC
7ama kerja obat ini ialah * D - jam. 3apat diberi per oral atau
parenteral (suntikan intramuscular dan intravena. 3apat diberikan
dengan dosis &, mg D ,2 mg ($ tablet, * kali sehari. Cfek samping
ialah mengantuk.
3#?)CN)#3<+'#N )>7 (!CN+3<F7
7ama aktivitas obat ini ialah * D - jam, diberikan dengan dosis &, mg
($ kapsul D ,2 mg, * kali sehari per oral. @bat ini dapat juga diberikan
parenteral. Cfek samping mengantuk.
+N;+B@N#" K+7"#A'
3apat juga berkhasiat dalam mengobati vertigo. @bat antagonis
kalsium >innariGine ("tugeron dan ?lunariGine ("ibelium sering
digunakan. 'erupakan obat supresan vestibular karena sel rambut
vestibular mengandung banyak tero:ongan kalsium.
>#NN+<#L#NC (";ABC<@NC
'empunyai khasiat menekan fungsi vestibular. 3apat mengurangi
respons terhadap akselerasi angular dan linier. 3osis biasanya ialah $,
D (2 mg, ( kali sehari atau $ J ., mg sehari. Cfek samping ialah rasa
mengantuk (sedasi, rasa cape, diare atau konstipasi, mulut rasa kering
dan rash di kulit.
?CN@;#+L#NC
Kelompok obat ini banyak mempunyai sifat anti emetic (anti muntah.
Namun tidak semua mempunyai sifat anti vertigo. KhlorpromaGine
(7argactil dan /rokhlorperaGine ("temetil sangat efektif untuk nausea
namun kurang berkhasiat terhadap vertigo.
/<@'C;)+L#NC (/)CNC<B+N
'erupakan golongan ?enotiaGine yang paling efektif mengobati
vertigo. 7ama aktivitas obat ini ialah * D - jam. 3iberikan dengan dosis
$&,, mg D &, mg ($ draGe, * kali sehari per oral atau parenteral
(suntikan intramuscular atau intravena. Cfek samping yang sering
dijumpai ialah sedasi (mengantuk, sedangkan efek samping
ekstrapiramidal lebih sedikit disbanding obat ?enotiaGine lainnya.
K)7@</<@'+L#NC (7+<B+>;#7
3apat diberikan pada penderita dengan serangan vertigo yang berat dan
akut. @bat ini dapat diberikan per oral atau parenteral (suntikan
intramuscular atau intravena. 3osis yang laGim ialah &, mg ($ tablet D
,2 mg, ( D * kali sehari. Cfek samping ialah sedasi (mengantuk.
@!+; "#'/+;@'#'C;#K
@bat simpatomimetik dapat juga menekan vertigo. "alah satunya obat
simpatomimetik yang dapat digunakan untuk menekan vertigo ialah
efedrin.
C?C3<#N
7ama aktivitas ialah * D - jam. 3osis dapat diberikan $2 6&, mg, * kali
sehari. Khasiat obat ini dapat sinergistik bila dikombinasi dengan obat
anti vertigo lainnya. Cfek samping ialah insomnia, jantung berdebar
(palpitasi dan menjadi gelisah D gugup.
@!+; /CNCN+NB '#N@<
3apat diberikan kepada penderita vertigo untuk mengurangi kecemasan
yang diderita yang sering menyertai gejala vertigo.efek samping seperti
mulut kering dan penglihatan menjadi kabur.
7@<+LC/+'
3osis dapat diberikan 2,,6$ mg
3#+LC/+'
3osis dapat diberikan &6, mg.
@!+; +N;# K)@7#NC<B#K
@bat antikolinergik yang aktif di sentral dapat menekan aktivitas sistem
vestibular dan dapat mengurangi gejala vertigo.
"K@/@7+'#N
"kopolamin dapat pula dikombinasi dengan fenotiaGine atau efedrin dan
mempunyai khasiat sinergistik. 3osis skopolamin ialah 2,( mg62,- mg, (6*
kali sehari.
MENIERE:S DISEASE
/enyakit 'eniere adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan
kelainan apda salah satu telinga bagian dalam. ;elinga yang terkena pada
umumnya hanya sebelah telinga saja, tetapi dapat mengenai kedua telinga.
/enyebab pasti dari penyakit meniere belum ditemukan tetapi
kemungkinan besar disebabkan oleh akumulasi cairan berlebih di telinga
dalam dan terjadi perubahan tekanan antara cairan perilimfatikus dan
endolimfatikus pada labirin. /ada penyakit meniere terjadi pembengkakan
pada kantung endolimfatikus yang membantu menyaring dan
mengeluarkan cairan di dalam kanalis semisirkularis. /enyakit ini disertai
dengan timbulnya vertigo yang lebih lama, tinitus (telingga berdengung
:alaupun tidak ada rangsangan suara, dan kehilangan pendengaran yang
progresif. /enyakit meniere bersifat kronis, namun gejalanya tidak
berlangsung terus menerus, hanya terjadi saat serangan saja selama &2
menit sampai & jam atau lebih lama.
Ge9/l/ Kl6062
Bejala dari penyakit meniere berupa pusing sampai vertigo,
perasaan penuh pada telinga, tinitus, dan pengurangan sensitivitas
pendengaran secara progresif. Bejala vertigo berupa perasaan sekeliling
berputar atau diri sendiri yang berputar ini berlangsung lebih dari satu kali
periode selama &2 menit. Bejala ini dapat menyebabkan mual, muntah, dan
ketidakseimbangan dalam pergerakan tubuh. ;initus atau sensasi
mendengarkan suara saat tidak terdapat impuls suara (berdengung juga
sering terjadi pada penyakit meniere. Kehilangan pendengaran secara
progresif ditandai dengan melemahnya pendengaran dan penurunan
sensitivitas terhadap impuls suara.
Bejala lain yang dapat timbul berupa demam karena infeksi yang
terjadi, kambuhan vertigo, kehilangan kesadaran, kelemahan anggota gerak
tubuh, kesulitan berjalan, kesulitan menyeimbangkan tubuh, penglihatan
kabur, dan pusing.
Peme*6k2//0 4/0 Te2
/enyakit 'eniere dapat dipastikan melalui beberapa tes
pendengaran seperti +!< Auditory 'rain stem -esponse!,>; scan,
maupun '<# dapat digunakan untuk menyingkirkan dugaan adanya tumor
pada saraf pendengaran dan keseimbangan. ;es D tes untuk mengerahui
penyebab vertigo juga dapat dilakukan.
Pe0/-/l/k2/0//0
/enatalaksaan yang tepat untuk penyakit meniere belum ditemukan.
/enatalaksaan yang dilakukan bertujuan untuk mengurangi gejala D gejala
yang timbul seperti diet rendah garam, obat D obat diuretik untuk
mengurangi retensi natrium, obat D obat anti emetis, dan antihistamin
lainnya.
3iet rendah garam dan penggunaan obat D obat diuretik
berpengaruh untuk mengurangi tekanan antara cairan endolimfe dan
perilimfe pada labirin telinga bagian dalam. /ada saat serangan, pasien
dapat melakukan istirahat dan meminimalisasi gerakan dan meringankan
gejala vertigo. 3iet terhadap kafein , cokelat , dan alkohol membuat gejala
dapat dilakukan. ;idak merokok juga dapat membantu mengurangi gejala
@bat6obatan . Bejala yang paling melumpuhkan serangan penyakit
'MniNre adalah pusing . @bat resep seperti mecliGine , diaGepam ,
glycopyrrolate , dan loraGepam dapat membantu meringankan pusing dan
memperpendek serangan .
/embatasan garam dan diuretik . 'embatasi diet garam dan
mengambil diuretik ( pil air membantu beberapa orang mengendalikan
pusing dengan mengurangi jumlah cairan tubuh tetap , yang dapat
membantu menurunkan volume cairan dan tekanan di telinga bagian dalam.
"elanjutnya adalah terapi kognitif . ;erapi kognitif adalah jenis
terapi bicara yang membantu orang fokus pada bagaimana mereka
menafsirkan dan bereaksi terhadap pengalaman hidup . ;erapi kognitif
membantu pasien mengatasi lebih baik dengan sifat tak terduga dari
serangan dan mengurangi kecemasan mereka tentang serangan di masa
depan .
"untikan antibiotik gentamisin ke dalam telinga tengah membantu
mengontrol vertigo tetapi secara signifikan meningkatkan risiko gangguan
pendengaran karena gentamisin dapat merusak sel6sel rambut mikroskopis
di telinga dalam yang membantu kita dengar . "ebagai gantinya, suntikan
kortikosteroid dapat digunakan untuk membantu mengurangi pusing dan
tidak memiliki risiko gangguan pendengaran .
/embedahan mungkin dianjurkan ketika semua pengobatan lain
gagal untuk meredakan pusing . !eberapa prosedur bedah dilakukan pada
kantung endolimfatik untuk dekompresi itu . @perasi lain yang mungkin
adalah untuk memotong saraf vestibular , meskipun lebih jarang ini terjadi .
BAB III
KESIMPULAN
/ada skenario pasien memiliki ri:ayat pusing saat bangun pagi, pasien merasa
seakan6akan dunia berputar atau seperti jungkir balik, mual dan muntah. 'enurut
hasil diskusi, kelompok kami menyimpulkan bah:a pasien memiliki penyakit
vertigo. Vertigo disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibuler oleh karena
beberapa faktor. 3iantaranya adalah adanya kristal calcium carbonate yang masuk ke
dalam canalis semisirkularis sehingga menggangu input keseimbangan sistem
vestibuler.
;erapi yang dapat diberikan pada pasien adalah terapi repositioning maneuver,
di mana pasien diposisikan dalam posisi tertentu sehingga dapat membuat sisttem
vestibuler kembali normal. /asien juga diberi obat6obat seperti antikolinergik, anti
histamin, antagonis kalsium, dll.
BAB I$
SARAN
+. "aran ;erkait "kenario
"eorang dokter klinisi harus mampu melakukan diagnosis terarah untuk
menghindari kesalahan pemberian terapi. "elain itu dokter klinisi juga hendaknya
berkompetensi dalam memberikan terapi, maupun memberikan edukasi sehingga
pasien dapat menimalisir keluhan vertigonya. /asien hendaknya istirahat teratur dn
rutin melatih sistem keseimbangannya dengan berbagai jenis latihan yang ada.
!. "aran ;erkait Kegiatan ;utorial
$. 'ahasis:a harus mencari bahan yang lebih mendalam dan berasal dari sumber
yang terpercaya.
&. 'ahasis:a harus lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi tutorial.