Anda di halaman 1dari 3

BPJS Kesehatan dan Doktor Layanan Primer

Banyak permasalahan yang mendasar di Indonesia untuk kemauan bangsa. Dalam hal ini,
salah satu yang difokuskan ialah masalah kesehatan. Masih terdapat banyak rakyat miskin di
Indonesia yang belum dapat mengakses fasilitas fasilitas kesehatan yang ada di negeri ini.
Biaya pengobatan di Indonesia tidaklah murah, oleh karena itu diperlukan suatu solusi yang
diberikan pemerintah agar tercapainya suatu tujuan meraih kesehatan masyarakat Indonesia.
BPJS atau yang disebut dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di Indonesia
menciptakan suatu bantuan finansial dalam hal kesehatan. Program yang diberikan khusus untuk
rakyat miskin atau kurang mampu. Oleh karena itu, terbagi dua peserta dalam program jaminan
kesehatan tersebut.(1)
Peserta yang pertama merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan. Bagi
peserta yang tergolong penerima bantuan, iuran dibayar seluruhnya oleh pemerintah dan
mendapat hak untuk menerima bantuan finansial. Diantaranya, fakir miskin dan orang kurang
mampu dapat menjadi PBI tersebut.(1)
Agar terpenuhi program yang diberikan, adapun bagian dari masyarakat yang membayar
iuran. Peserta tersebut bukan merupakan penerima bantuan iuran. Adapun anggota masyarakat
yang diantaranya ialah pekerja yang menerima upah atau memiliki penghasilan beserta
keluarganya yang ditanggungnya.(1) Selain itu, rakyat yang walaupun tidak memiliki pekerjaan,
namun mampu membayar iuran, wajib untuk membayarnya. Tergantung dari penghasilan dan
jenis pekerjaan yang dimiliki, iuran pembayaran disesuaikan menurut peraturan yang berlaku.
BPJS sangatlah membantu dalam meningkatkan untuk kesejahteraan dan kesehatan
rakyat. Oleh karena itu, secara garis besar setiap warga negara Indonesia diwajibkan untuk
mendaftar program tersebut. (2) Adapun manfaat manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari
program BPJS yang meliputi rawat inap dan rawat jalan. Masing masing dari pelayanan tersebut
dapat diperoleh masyarakat berdasarkan tingkatan.
Salah satu bagian atau komponen yang dapat menunjang keberhasilan program BPJS ini,
diperlukan suatu pelayanan kesehatan optimal untuk masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah
Indonesia memerlukan layanan dokter yang berkualitas.
Berdasarkan Undang-undang (3), pelayanan kesehatan di Indonesia terbagi dalam tiga
yaitu pelayanan primer, sekunder, dan tersier. Salah satu diantaranya yang diutamakan dalam
BPJS ialah pelayanan primer, (4) karena dapat mencakup masyarakat secara keseluruhan.
Namun, permasalahan di Indonesia adalah kurangnya tenaga kerja dokter tersebut.(4)
Apabila terpenuhi, jumlah saja tidak cukup, selain kuantitas, diperlukan kualitas dokter dokter
yang terbaik untuk dijadikan pelayanan primer bagi masyarakat.
Adapun konsep dokter yang diharapkan untuk pelayanan primer adalah dokter yang
sebaiknya tidak melakukan tindakan kuratif terhadap suatu masalah yang dialami pasien.(4) Yaitu
dokter yang lebih berorientasi terhadap penyembuhan terhadap penyakit yang dialami pasien
demi tercapainya
Melainkan, dokter yang dibutuhkan sebagai pelayanan primer ialah dokter yang dapat
menjadi panutan atau teladan yang baik bagi masyarakat untuk menjalankan kehidupan yang
sehat. Metode ini disebut preventif atau promotif, secara aktif sang dokter mengajak pasien untuk
berperilaku hidup sehat dan menginformasikan kepada masyarakat luas tentang bahaya - bahaya
penyakit secara umum. Melakukan penyuluhan dan mengajarkan kepada masyarakat tentang
cara cara . Tindakan pencegahan atau preventif, dinilai pemerintah sebagai metode yang efisien
demi meraih tujuan utama BPJS.(4)
Dapat disimpulkan bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial merupakan langkah
pemerintah agar terciptanya Indonesia yang sehat, sejahtera serta dapat memajukan bangsa.
Namun permasalahan utama di Indonesia adalah diperlukan dokter yang cukup, serta kompeten
dan mampu mengajak rakyat secara aktif untuk meraih tujuan utama BPJS. Maka, sebagai kaum
muda bangsa, diajak untuk bisa mengikuti pendidikan secara baik dan semangat, terutama bagi
mahasiswa kedokteran untuk menghasilkan dokter- dokter yang berkualitas.
Referensi
1. Peserta BPJS Kesehatan, http://www.bpjs-kesehatan.go.id/statis-12-peserta.html ,
diakses Agustus 2014
2. BBC Indonesia. Sebelum ke RS, peserta BPJS wajib dirujuk dokter,
http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/12/131231_bpjs_jalan.shtml
diakses Agustus 2014
3. UU. No. 36 / 2009 tentang kesehatan, dan UU. No. 44 / 2009
4. Kebijakan Kesehatan Nasional, Semiloka Nasional Pendidikan Dokter Spesialis dan
Peran Dokter Layanan Primer,
http://kebijakankesehatanindonesia.net/component/content/article/1541diakses Agustus
2014
Emir Aryaputra
140574964
Kelompok 18