Anda di halaman 1dari 14

IDENTITAS PENDERITA

Nama Penderita : Tn. Y


Jenis Kelamin : Laki-laki
Tanggal Lahir : 31-8-1992
Alamat : Jl. Landak Bar Lr. ! N" #! $akassar
N". %ekam $edik : 298#1!
Tanggal Pemeriksaan : 13-#-2&1#
Anamnesis : All"anamnesis
Kelhan tama : 'emam
Anamnesis ter(im(in : 'ialami se)ak 2 mingg se*elm mask rmah sakit+ (ada mingg
(ertama demam tidak setia( hari+ ta(i se)ak 1 mingg se*elm mask rmah sakit demam
setia( hari+ *iasan,a demamn,a meningkat (ada s"re dan malam hari+ dan menrn di (agi
hari ta(i tidak sam(ai ke sh n"rmal. -e)ak tadi s"re (asien gelisah+ tidak *isa dia)ak *i.ara
se.ara ti*a-ti*a. Batk /-0+ sakit menelan /-0+ sesak /-0+ mal /-0+ mntah /-0+ menggigil /-0.
Pasien sering mengelh n,eri (ert dan na1s makan menrn. Tidak ada (enrnan *erat
*adan /-0.
Bang air ke.il lan.ar+ *ang air *esar *elm se)ak 2 hari ,ang lal
%i3a,at (en,akit se*elmn,a:
%i3a,at mimisan dan (erdarahan gsi tidak ada.
%i3a,at *e(ergian ke daerah endemik malaria tidak ada.
%i3a,at (en,akit t,(h"id se*elmn,a tidak ada.
%i3a,at (en,akit malaria tidak ada.
%i3a,at dalam kelarga menderita (en,akit ,ang sama tidak ada.
%i3a,at (eng"*atan se*elmn,a tidak ada.
Keadaan mm : -akit *erat 4 5i6i .k( 4 Kesadaran 7nk"m("smentis /A(ati0
Berat *adan : 22 kg
Tinggi *adan : 1!1 .m
7$T 8BB4TB
2

8 2241+!1
2
8 21+2 kg4m
2
/gi6i .k(0
1
Tanda vital :
Tekanan darah : 1&&4!& mm9g
Nadi : 8# kali4menit
Perna(asan : 1! kali4menit
-h : 38+2
"
:
Pemeriksaan Fisik
Kepala
;ks(resi : *iasa
-imetris mka : simetris kiri 8 kanan
'e1"rmitas : Tidak ada
%am*t : hitam lrs+ al"(esia /-0
Mata
;ks"(talms4;n"(talms : Tidak
5erakan : slit dinilai
Kel"(ak $ata : edema /-0
K"n)ngti<a : anemis /-0
-klera : ikters /-0
K"rnea : )ernih
P(il : *lat is"k"r
Telinga
Pendengaran : n"rmal
T"(hi : tidak
N,eri tekan di (r"sess mast"ides : tidak
Hidung
Perdarahan : tidak ada
-ekret : tidak ada
Mulut
Bi*ir : (.at /-0+ kering /=0
Lidah : k"t"r /=0+ trem"r /-0+ hi(eremis /-0
T"nsil : T
1
> T
1
+ hi(eremis /-0
?aring : hi(eremis /-0+
5igi geligi : dalam *atas n"rmal
5si : dalam *atas n"rmal
Leher
Kelen)ar getah *ening : tidak ada (em*esaran
Kelen)ar g"nd"k : tidak ada (em*esaran
'@- : %-2 .m9
2
A
Pem*lh darah : tidak ada kelainan
Kak kdk : tidak
Tm"r : tidak ada
2
Dada
7ns(eksi :
Bentk : simetris kiri 8 kanan
Pem*lh darah : tidak ada kelainan
-ela iga : dalam *atas n"rmal
Lain > lain : /-0
Paru
Pal(asi :
?remits ra*a : tidak ada
N,eri tekan : tidak ada
Perksi :
Par kiri : s"n"r
Par kanan : s"n"r
Batas (ar-he(ar : 7:- @7 dekstra anteri"r+
Batas (ar *elakang kanan : :@ Th. 7B dekstra
Batas (ar *elakang kiri : :@ Th. B sinistra
Askltasi :
Bn,i (erna(asan : <esikler
Bn,i tam*ahan : %h -4-
Ch -4-
antung
7ns(eksi : i.ts ."rdis tidak tam(ak
Pal(asi : i.ts ."rdis tidak tera*a
Perksi : *atas )antng n"rmal
Askltasi : *n,i )antng 7477 mrni reglar+ *n,i tam*ahan /-0
Perut
7ns(eksi : datar+ ikt gerak na(as
Pal(asi : N,eri tekan /=0 $T /-0
9e(ar tidak tera*a
Lim(a tidak tera*a
5in)al tidak tera*a
Perksi: tim(ani
Askltasi : Peristaltik /=0+ kesan n"rmal
Alat Kelamin
Tidak dilakkan (emeriksaan
Anus dan Rektum
Tidak dilakkan (emeriksaan
Punggung
Pal(asi : NT /-0+ $T /-0
N,eri ket"k : /-0
Askltasi : BP: <esikler+ %h -4-+ Ch -4-
5erakan : dalam *atas n"rmal
Lain > lain : /-0
Ekstremitas
;dema -4-+ tanda (erdarahan /-0
3
La!"rat"rium
enis Pemerikaan Hasil Nilai Ru#ukan
'A%A9
%DT7N
/134#41#0
CB: #+2E1&
3
4L # - 1& E 1&
3
4L
%B: 2+3!E1&
!
4L #>! E 1&
!
4L
95B 12+8 g4dL 12 - 1! g4dL
9:T ##+1F 3G > #8F
$:@ 82+! (l G! > 92 (l
$:9 2G+2 (g 22 > 31 (g
$:9: 3#+! g4dl 32 > 3! g4dl
PLT G2E 1&
3
4L 12&-#&&E 1&
3
4L
enis Pemerikaan Hasil Nilai Ru#ukan
5LDKA-A /134#41#0 5'- : 83 mg4dl 1#& mg4dl
57NJAL 97P;%T;N-7 /134#41#0 Drem : 31 mg4dl 1&-2& mg4dl
K7$7A 9AT7 /134#41#0
-5AT : 31 4l H38 4l
-5PT : 23 4l H#1 4l
enis Pemerikaan Hasil
$ALA%7A $7K%A-KAP7K
/134#41#0
Negati1
enis Pemerikaan Hasil Nilai Ru#ukan
;lektr"lit /134#41#0
Natrim 1#2 mm"l4l
Kalim 3+8 mm"l4l
Kl"rida 1&2 mm"l4l
13!-1#2 mm"l4l
3+2-2+2 mm"l4l
9G-111 mm"l4l
'9? 7g547g$ /134#41#0 Negati1 Negati1
Cidal -alm"nella T,(hi /134#41#0
-alm"nella t,(hi
A 8 141!& 9 8 1432&
Negati1
4
Pemeriksaan Penun#ang Lainn$a%
- Tidak ada
I& DIA'N(SIS A)AL %
'emam ti1"id
II& PENATALAKSANAAN A)AL
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
- 7@?' %L 28 tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4 2#)am 47@ dri(s dalam Na.l 9&F 1&& ..
- Para.etam"l 2&& mg 3E1
- %anitidin 1 am(412 )am47@
Ren*ana Pemeriksaan
K"ntr"l Cidal
F(LL() +P
TAN55AL P;%JALANAN P;NYAK7T 7N-T%DK-7 'AKT;%
134&#42&1#
T : 1&&4!&
N : 8# E4i
P : 1! E4i
- : 38+2:
-:
'emam/-0+ ND9/=0+ $al/-0+
$ntah/-0.
BAB *elm se)ak 2 hari ,ang
lal
BAK kesan lan.ar+ kning
A:
-B45:47:$ /A(ati0
Anemis/-0+ 7kters/-0+ Lidah
k"t"r /=0
BP: <esikler
BT: %h-4-+ Ch-4-
BJ 7+77 mrni reglar+ *ising /-0
Peristaltik /=0 kesan n"rmal
9e(ar4Lien tidak tera*a
A:
'emam Ti1"id
;(igastri. Pain
P :
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
- 7@?' %L 28
tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4
2#)am 47@ dri(s
dalam Na.l 9&F
1&& ..
- Para.etam"l 2&&
mg 3E1
- %anitidin 1 am(412
)am47@
5
-,ndr"me
1#4&#42&1#
T : 1&&4!&
N : 8# E4i
P : 2& E4i
- : 3G+3:
- :
'emam trn
ND9 /=0+ $al /-0+ $ntah/-0.
BAB *iasa
BAK kesan lan.ar+ kning
A:
-B45:47:$ /A(ati0
Anemis/-0+ 7kters/-0+ Lidah
k"t"r /=0
BP: <esikler
BT: %h-4-+ Ch-4-
BJ 7+77 mrni reglar+ *ising /-0
Peristaltik /=0 kesan n"rmal
9e(ar4Lien tidak tera*a
A:
'emam Ti1"id
;(igastri. Pain
-,ndr"me
P:
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
- 7@?' %L 28
tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4
2# )am 4dri(s
dalam Na.l &+9 F
1&& ..
- Para.etam"l 2&&
mg 3E1
- %anitidin 1 am(412
)am47@
124&#42&1#
T : 12&4G&
N : 8& E4i
P : 2& E4i
- : 3G+2 :
- :
'emam /-0+ ND9 /=0+ $al/-0+
$ntah/-0.
BAB *elm
BAK kesan lan.ar+ kning
A:
--45:4:$
Anemis/-0+ 7kters/-0+ Lidah
k"t"r /=0
BP: <esikler
BT: %h-4-+ Ch-4-
BJ 7+77 mrni reglar+ *ising /-0
Peristaltik /=0 kesan n"rmal
9e(ar4Lien tidak tera*a
A:
'emam Ti1"id
;(igastri. Pain
-,ndr"me
P :
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
- 7@?' %L 28
tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4
2#)am 4dri(s dalam
Na.l &+9F 1&& ..
- Para.etam"l 2&&
mg 3E1
/)ika demam0
- %anitidin 1 am(412
)am47@
1!4&#42&1#
T : 1&&4G&
- :
'emam/-0+ ND9/=0+ $al/-0+
P:
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
6
N : 88 E4i
P : 2# E4i
- : 3!+2 :
$ntah/-0.
BAB *iasa
BAK kesan lan.ar+ kning
A:
--45:4:$
Anemis/-0+ 7kters/-0+ Lidah
k"t"r /=0
BP: <esikler
BT: %h-4-+ Ch-4-
BJ 7+77 mrni reglar+ *ising /-0
Peristaltik /=0 kesan n"rmal
9e(ar4Lien tidak tera*a
A:
'emam Ti1"id
;(igastri. (ain
s,ndr"me
- 7@?' %L 28
tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4
2#)am 4dri(s dalam
Na.l &+9F 1&& ..
- Para.etam"l 2&&
mg 3E1 /)ika
demam0
- %anitidin 1 am(412
)am47@
1G4&#42&1#
T : 1&&4G&
N : 8# E4i
P : 2# E4i
- : 3!+2 :
- :
'emam/=0+ ND9/=0+ $al/-0+
$ntah/-0.
BAB *iasa
BAK kesan lan.ar+ kning
A:
--45:4:$
Anemis/-0+ 7kters/-0+ Lidah
k"t"r /=0
BP: <esikler
BT: %h-4-+ Ch-4-
BJ 7+77 mrni reglar+ *ising /-0
Peristaltik /=0 kesan n"rmal
9e(ar4Lien tidak tera*a
A:
'emam Ti1"id
;(igastri. (ain
s,ndr"me
P :
- Tirah *aring
- 'iet *iasa
- 7@?' %L 28
tetes4menit
- :e1triaE"ne 3 gr4
2#)am 4dri(s dalam
Na.l &+9F 1&& ..
- Para.etam"l 2&&
mg 3E1 /)ika
demam0
- %anitidin 1 am(412
)am47@
Plan :
- A11 in1s
- :i(r"1l"Ea.in
2E2&& mg
- %a3at )alan
RES+ME
-e"rang (asien *ernama Tn. Y mask rmah sakit dengan kelhan demam+ dialami se)ak 2
mingg se*elm mask rmah sakit+ (ada mingg (ertama demam tidak setia( hari+ ta(i
7
se)ak 1 mingg se*elm mask rmah sakit demam setia( hari+ *iasan,a demamn,a
meningkat (ada s"re dan malam hari+ dan menrn di (agi hari ta(i tidak sam(ai ke sh
n"rmal. -e)ak tadi s"re (asien gelisah+ tidak *isa dia)ak *i.ara se.ara ti*a-ti*a. Pasien sering
mengelh n,eri (ert dan na1s makan menrn.
Bang air ke.il lan.ar+ *ang air *esar *elm se)ak 2 hari ,ang lal.
Keadaan mm sakit *erat+ gi6i .k(+ ink"m("smentis /A(ati0
Nadi : 8# kali4menit+ -h : 38+2
"
:+ Bradikardi relati<e+ Lidah k"t"r /=0+ Bi*ir kering /=0+
Pert : N,eri tekan /=0
9asil (emeriksaan la*"rat"rim
Chite Bl""d :ell : #+2E1&
3
4L
%ed Bl""d :ell : 2+3!E1&
!
4L
9em"gl"*in : 12+8 g4dL
Platelet : G2E 1&
3
4L
Cidal -alm"nella T,(hi : -alm"nella t,(hi A 8 141!& 9 8 1432&
DISK+SI STAT+S
-e"rang (asien *ernama Tn. Y mask rmah sakit dengan kelhan demam+ dialami se)ak 2
mingg se*elm mask rmah sakit+ (ada mingg (ertama demam tidak setia( hari+ ta(i
se)ak 1 mingg se*elm mask rmah sakit demam setia( hari+ *iasan,a demamn,a
meningkat (ada s"re dan malam hari+ dan menrn di (agi hari ta(i tidak sam(ai ke sh
n"rmal. -e)ak tadi s"re (asien gelisah+ tidak *isa dia)ak *i.ara se.ara ti*a-ti*a. Pasien sering
mengelh n,eri (ert dan na1s makan menrn.
Bang air ke.il lan.ar+ *ang air *esar *elm se)ak 2 hari ,ang lal.
Keadaan mm sakit *erat+ gi6i .k(+ ink"m("smentis /A(ati0
Nadi : 8# kali4menit+ -h : 38+2
"
:+ Bradikardi relati<e+ Lidah k"t"r /=0+ Bi*ir kering /=0+
Pert : N,eri tekan /=0
9asil (emeriksaan la*"rat"rim
Chite Bl""d :ell : #+2E1&
3
4L
%ed Bl""d :ell : 2+3!E1&
!
4L
9em"gl"*in : 12+8 g4dL
Platelet : G2E 1&
3
4L
Cidal -alm"nella T,(hi : -alm"nella t,(hi A 8 141!& 9 8 1432&
Kman -alm"nella t,(h"sa dan end"t"ksinn,a ,ang merangsang sintesa dan (ele(asan
6at (ir"gen "leh lek"sit (ada )aringan ,ang meradang selan)tn,a mem*a3a 6at (ir"gen ke
dalam (eredaran darah hal ini da(at mem(engarhi (sat term"reglat"r di hi("talams ,ang
da(at meningkatkan sh t*h.
1+2+3
8
Berdasarkan hasil la*"rat"rim di(er"leh -alm"nella t,(hi A 8 141!& 9 8 1432&
menn)kkan hasil ("siti1 ntk (emeriksaan tes Cidal ,ang menn)kkan adan,a reaksi
antigen dengan agltinin ,ang mer(akan anti*"di s(esi1ik terhada( k"m("nen *asil
-alm"nella di dalam darah mansia.
1+2+#
-alm"nella t,(h"sa ,ang mengadakan mlti(likasi (ada ss hals mengaki*atkan
in1lamasi (ada daerah setem(at ,ang mem(engarhi mekanisme ker)a ss dan mengiritasi
mk"sa ss. A(a*ila ter)adi ganggan a*s"r*si (ada ss dan (eristaltik akan ter)adi
k"nsti(asi.
1+2+3
Pasien di*erikan tera(i 1armak"l"gi *er(a 7@?' %L 28 t(m+ .e1triaE"ne in)eksi 3
gram42# )am4hari dri(s dalam Na.l &+9F 1&& ..+ (ara.etam"l 3 E 2&& mg )ika demam+ dan
ranitidine am(l. :e1triaE"ne mmn,a akti1 terhada( kman gram ("siti1 dan negati1
termask Salmonella typhi. :e1triaE"ne memiliki 3akt (arh *erkisar ! hingga 8 )am di
dalam t*h dan sangat ."."k ntk (em*erian d"sis dalam sehari. -elain it+ :e1triaE"ne
da(at mengrangi 3akt tera(i hingga 2 hari di rmah sakit sehingga le*ih menghemat *ia,a
(era3atan. 'engan menggnakan :e1triaE"ne+ (en.egahan rela(s setelah din,atakan sem*h
terhada( (asien le*ih *aik dari (ada Kl"ram1enik"l.

Para.etam"l di*erikan se*agai analgesik
dan anti(iretik ,ait da(at menghilangkan ata mengrangi n,eri ringan sam(ai sedang serta
menrnkan sh t*h.

%anitidin ata simetidin se*agai (eng"*atan simt"matik
mengham*at rese(t"r 9
2
se.ara selekti1 dan re<ersi*el. Perangsangan rese(t"r 9
2
akan
merangsan sekresi asam lam*ng+ sehingga (ada (em*erian ranitidin sekresi asam lam*ng
diham*at.
#+2+G
9
Demam Ti,"id
-alah sat (en,akit in1eksi sistemik akt ,ang *an,ak di)m(ai di *er*agai *elahan
dnia hingga saat ini adalah demam ti1"id ,ang dise*a*kan "leh *akteri gram negati1
-alm"nella t,(hi. 'i 7nd"nesia+ demam ti1"id le*ih dikenal "leh mas,arakat dengan istilah
I(en,akit ti1sJ.
'alam em(at dekade terakhir+ demam ti1"id telah men)adi masalah kesehatan gl"*al
*agi mas,arakat dnia. 'i(erkirakan angka ke)adian (en,akit ini men.a(ai 13-1G )ta kass
di selrh dnia dengan angka kematian men.a(ai !&&.&&& )i3a (er tahn. 'aerah endemik
demam ti1"id terse*ar di *er*agai *ena+ mlai dari Asia+ A1rika+ Amerika -elatan+ Kari*ia+
hingga A.eania. -e*again *esar kass /8&F0 ditemkan di negara-negara *erkem*ang+
se(erti Bangladesh+ La"s+ Ne(al+ Pakistan+ 7ndia+ @ietnam+ dan termask 7nd"nesia. 7nd"nesia
mer(akan salah sat 3ila,ah endemis demam ti1"id dengan ma,"ritas angka ke)adian
ter)adi (ada kel"m("k mr 3-19 tahn /91F kass0.
1+3+#

$n.ln,a daerah endemik demam ti1"id di(engarhi "leh *er*agai 1akt"r+ antara
lain la) (ertm*han (enddk ,ang tinggi+ (eningkatan r*anisasi+ rendahn,a kalitas
(ela,anan kesehatan+ krangn,a s(lai air+ *rkn,a sanitasi+ dan tingkat resistensi anti*i"tik
,ang sensiti1 ntk *akteri -alm"nella t,(hi+ se(erti kl"ram1enik"l+ am(isilin+ trimet"(rim+
dan .i(r"1l"E.a.in.
1

Penlaran -alm"nella t,(hi tertama ter)adi melali makanan ata minman ,ang
terk"ntaminasi. -elain it+ transmisi -alm"nella t,(hi )ga da(at ter)adi se.ara trans(lasental
dari i* hamil ke *a,in,a.
#

10
Mani,estasi Klinik dan Temuan Fisik
$asa ink*asi -alm"nella t,(hi antara 3-21 hari+ tergantng dari stats kesehatan dan
keke*alan t*h (enderita. Pada 1ase a3al (en,akit+ (enderita demam ti1"id selal menderita
demam dan *an,ak ,ang mela("rkan *ah3a demam terasa le*ih tinggi saat s"re ata malam
hari di*andingkan (agi harin,a. Ada )ga ,ang men,e*t karakteristik demam (ada (en,akit
ini dengan istilah Jste( ladder tem(eratre .hartJ+ ,ang ditandai dengan demam ,ang naik
*ertaha( tia( hari+ men.a(ai titik tertinggi (ada akhir mingg (ertama kemdian *ertahan
tinggi+ dan selan)tn,a akan trn (erlahan (ada mingg keem(at *ila tidak terda(at 1"ks
in1eksi.
1+#

5e)ala lain ,ang da(at men,ertai demam ti1"id adalah malaise+ (sing+ *atk+ n,eri
tengg"r"kan+ n,eri (ert+ k"nsti(asi+ diare+ m,algia+ hingga delirim dan (enrnan
kesadaran. Pada (emeriksaan 1isik+ da(at ditemkan adan,a lidah k"t"r /tam(ak (tih di
*agian tengah dan kemerahan di te(i dan )ng0+ he(at"megali+ s(len"megali+ distensi
a*d"minal+ tenderness+ *radikardia relati1+ hingga ram makl"(a(lar *er3arna merah
mda+ *erdiameter 2-3 mm ,ang dise*t dengan r"se s("t.
2+#

Penegakan Diagn"sis
5"ld standard ntk menegakkan diagn"sis demam ti1"id adalah (emeriksaan kltr
darah /*iakan em(ed0 ntk -alm"nella t,(hi. Pemeriksaan kltr darah *iasan,a akan
mem*erikan hasil ("siti1 (ada mingg (ertama (en,akit. 9al ini *ahkan da(at ditemkan
(ada 8&F (asien ,ang tidak di"*ati anti*i"tik. Pemeriksaan lain ntk demam ti1"id adalah
)i ser"l"gi Cidal dan deteksi anti*"di 7g$ -alm"nella t,(hi dalam serm.
1+2+#

D)i ser"l"gi 3idal mendeteksi adan,a anti*"di agltinasi terhada( antigen A ,ang
*erasal dari s"matik dan antigen 9 ,ang *erasal dari 1lagella -alm"nella t,(hi. 'iagn"sis
demam ti1"id da(at ditegakkan a(a*ila ditemkan titer A agltinin sekali (eriksa men.a(ai K
142&& ata terda(at kenaikan # kali (ada titer se(asang. A(a*ila hasil tes 3idal menn)kkan
hasil negati1+ maka hal terse*t tidak men,ingkirkan kemngkinan diagn"sis demam ti1"id.
#+2

Penatalaksanaan
Tera(i (ada demam ti1"id adalah ntk men.a(ai keadaan *e*as demam dan ge)ala+
men.egah k"m(likasi+ dan menghindari kematian. Yang )ga tidak kalah (enting adalah
eradikasi t"tal *akeri ntk men.egah kekam*han dan keadaan carrier. Pemilihan anti*i"tik
tergantng (ada ("la sensiti<itas is"lat Salmonella typhi setem(at. $n.ln,a galr
11
Salmonella typhi ,ang resisten terhada( *an,ak anti*i"tik /kel"m("k $'%0 da(at
mengrangi (ilihan anti*i"tik ,ang akan di*erikan. Terda(at 2 kateg"ri resistensi anti*i"tik
,ait resisten terhada( anti*i"tik kel"m("k chloramphenicol+ ampicillin+ dan trimethoprim
sulfamethoxazole /kel"m("k $'%0 dan resisten terhada( anti*i"tik fluoroquinolone.
Nalidixic acid resistant Salmonella typhi /NA%-T0 mer(akan (etanda *erkrangn,a
sensiti<itas terhada( fluoroquinolone. Tera(i anti*i"tik ,ang di*erikan ntk demam ti1"id
tan(a k"m(likasi *erdasarkan C9A tahn 2&&3 da(at dilihat (ada ta*el.
3
Anti*i"tik g"l"ngan fluoroquinolone /ciprofloxacin, ofl oxacin, dan pefl oxacin0
mer(akan tera(i ,ang e1ekti1 ntk demam ti1"id ,ang dise*a*kan is"lat tidak resisten
terhada( fluoroquinolone dengan angka kesem*han klinis se*esar 98F+ 3akt (enrnan
demam # hari+ dan angka kekam*han dan fecal carrier krang dari 2F.
3
Fluoroquinolone memiliki (enetrasi ke )aringan ,ang sangat *aik+ da(at mem*nh
S. typhi intraseller di dalam m"n"sit4makr"1ag+ serta men.a(ai kadar ,ang tinggi dalam
kandng em(ed di*andingkan anti*i"tik lain. Ber*agai stdi telah dilakkan ntk menilai
e1ekti<itas fluoroquinolone dan salah sat fluoroquinolone ,ang saat ini telah diteliti dan
memiliki e1ekti<itas ,ang *aik adalah levofloxacin. -tdi k"m(arati1+ a.ak+ dan tersamar
tnggal telah dilakkan ntk levofl oxacin terhada( "*at standar ciprofloxacin ntk tera(i
demam ti1"id tan(a k"m(likasi. Levofloxacin di*erikan dengan d"sis 2&& mg+ 1 kali sehari
dan ciprofloxacin di*erikan dengan d"sis 2&& mg+ 2 kali sehari masing-masing selama G hari.
Kesim(lan dari stdi ini adalah *ah3a (ada saat ini levofloxacin le*ih *erman1aat
di*andingkan ciprofloxacin dalam hal 3akt (enrnan demam+ hasil mikr"*i"l"gi dan
se.ara *ermakna memiliki e1ek sam(ing ,ang le*ih sedikit di*andingkan ciprofloxacin.
3
'i Amerika -erikat+ (em*erian regimen .i(r"1l"E.a.in ata .e1triaE"ne men)adi 1irst
line *agi in1eksi -alm"nella t,(hi ,ang resisten terhada( kl"ram1enik"l+ am(isilin+
trimeth"(rim-sl1ameth"Ea6"le+ stre(t"m,.in+ sl1"namides+ ata tetrasiklin.
1

Ta*el 1: Anti*i"tik ,ang di*erikan (ada demam ti1"id tan(a k"m(likasi menrt C9A 2&&3
Terapi (ptimal Terapi Alternati,
Sensitivitas Anti!i"tik D"sis mg-kg Hari Anti!i"tik D"sis mg-kg Hari
?ll,
-ensiti<e
?l"r"Lin"l"ne
/"1l"Ea.in ata
.i(r"1l"Ea.in0
12 2-G
:hl"ram(heni."l
Am"Ei.illin
T$P--$B
2& > G2
G2 > 1&&
8 - #&
1#-21
1#
1#
$ltidrg
%esisten
?l"r"Lin"l"ne
Ata
:e1iEime
12
12 > 2&
2-G
G-1#
A6ithr"m,.in
:e1iEime
G
G-1#
Min"l"ne
%esisten
A6ithr"m,.in
ata :e1triaE"ne
8 > 1&
G2
G
1&-1#
:e1iEime G-1#
12
Ta*el 2: Anti*i"tik ,ang di*erikan (ada demam ti1"id *erat menrt C9A 2&&3
Terapi (ptimal Terapi Alternati,
Sensitivitas Anti!i"tik D"sis mg-kg Hari Anti!i"tik mg-kg Hari
?ll,
-ensiti<e
?l"r"Lin"l"ne
/"1l"Ea.in0
12 1&-1#
:hl"ram(heni."l
Am"Ei.illin
T$P--$B
1&&
1&&
8 - #&
1#-21
1#
1#
$ltidrg
%esisten
?l"r"Lin"l"ne 12 1&-1#
:e1triaE"ne
:e1"taEime
!&
8&
1&-1#
Min"l"ne
%esisten
:e1triaE"ne
:e1"taEime
!&
8&
1&-1# ?l"r"Lin"l"ne 2& G-1#
Pem*erian ster"id diindikasikan (ada kass t"ksik ti1"id /disertai ganggan kesadaran
dengan ata tan(a kelainan ner"l"gis dan hasil (emeriksaan :-? dalam *atas n"rmal0 ata
(asien ,ang mengalami ren)atan se(tik. %egimen ,ang da(at di*erikan adalah
deksamethas"ne dengan d"sis 3E2 mg. -edangkan (ada (asien anak da(at dignakan
deksametash"ne 7@ dengan d"sis 3 mg4kg dalam 3& menit se*agai d"sis a3al ,ang
dilan)tkan dengan 1 mg4kg tia( ! )am hingga #8 )am. Peng"*atan lainn,a *ersi1at
simt"matik.
#+2

K"mplikasi
-alah sat k"m(likasi demam ti1"id ,ang da(at ter)adi (ada (asien ,ang tidak menda(atkan
(eng"*atan se.ara adekat adalah (er1"rasi dan (erdarahan ss hals. K"m(likasi ini sering
ter)adi (ada mingg ketiga ,ang ditandai dengan sh t*h ,ang trn mendadak+ adan,a
tanda-tanda s,"k dan (er1"rasi intestinal se(erti n,eri a*d"men+ de1an.e ms.lar+ red(
he(ar menghilang. K"m(likasi lain ,ang da(at ter)adi adalah (nem"nia+ mi"karditis+ hingga
meningitis.
2+# 3

Pen*egahan
Pen.egahan in1eksi -alm"nella t,(hi da(at dilakkan dengan (enera(an ("la hid( ,ang
*ersih dan sehat. Ber*agai hal sederhana namn e1ekti1 da(at mlai di*iasakan se)ak dini
"leh setia( "rang ntk men)aga higientias (ri*adi dan lingkngan+ se(erti mem*iasakan ..i
tangan dengan sa*n se*elm makan ata men,enth alat makan4minm+ mengk"nsmsi
makanan dan minman *ergi6i ,ang sdah dimasak matang+ men,im(an makanan dengan
*enar agar tidak dihingga(i lalat ata terkena de*+ memilih tem(at makan ,ang *ersih dan
13
memiliki sarana air memadai+ mem*iasakan *ang air di kamar mandi+ serta mengatr
(em*angan sam(ah agar tidak men.emari lingkngan.
Da,tar Pustaka
1. :ammie ?. Lesser+ -amel 7. $iller+ 2&&2. -alm"nell"sis. 9arris"nNs Prin.i(les "1
7nternal $edi.ine /1!th ed0+ 89G-9&&.
2. :ham*ers+ 9.?.+ 2&&!. 7n1e.ti"s 'isease: Ba.terial and :hlam,dial. :rrent $edi.al
'iagn"sis and Treatment /#2th ed0+ 1#22-1#2!.
3. Brs.h+ J.L.+ 2&1&+ T,(h"id ?e<er. /htt(:44emedi.ine.meds.a(e.."m4arti.le4231132-
"<er<ie30
#. 7'7 :"ntining $edi.al ;d.ati"n+ 2&12+ Tatalaksana terkini 'emam Ti1"id+ 'i<isi
Pen,akit Tr"(ik dan 7n1eksi 'e(artemen 7lm Pen,akit 'alam ?K-D74%-:$+ Jakarta
2. Perhim(nan '"kter -(esialis Pen,akit 'alam 7nd"nesia+ 2&&!+ -tandar Pela,anan
$edik+ PB PAB'7+ Jakarta.
!. :"mmni.a*le 'isease -r<eillan.e and %es("nse @a..ines and Bi"l"gi.al+ 2&&G+
Ba.kgr"nd '".ment: The 'iagn"sis+ Treatmen+ and Pre<enti"n "1 T,(h"id ?e<er+
C9A+ -3it6erland
G. -listia 55+ %iant" -+ ?rans '+ dkk. ?armak"l"gi dan Tera(i. Pener*it 5a,a Bar.
;disi 2. Jakarta+ 2&&G. 9al 238+ 22#+ !#3+ 8!#.
14