Anda di halaman 1dari 1

BENGKUANG

Bengkuang, tumbuhan yang berasal


dari Amerika tropis ini termasuk dalam
suku polong-polongan atau Fabaceae.
Dalam klasifikasi bengkuang termasuk
dalam spesies Pachyrhizus erosus. Orang
Jawa sering menyebutkan buah ini sebagai
besusu.
Tanaman bengkuang termasuk ke
dalam jenis tanaman merambat dan
mempunyai batang berbentuk bulat serta
berbulu. Bentuk daun tanaman ini adalah tipe daun majemuk dengan tiga anak daun, tepi rata,
bulat telur, pertulangan menyirip, panjang daun 7-10 cm dan lebar daun 5-9 cm. Kulit
umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan
segar agak manis. Adapun zat gizi yang terkandung dalam bengkuang per 100 gram adalah :
Energi 55 kal; Protein 1,4 gr; Lemak 0.2 gr; Karbohidrat 12,8 gr; Kalsium 15 gr; Fosfor 18
mg; Vitamin A 0 SI; Vitamin B1 0.04 mg; Vitamin C 20 mg dan Besi 0.6 mg.
Manfaat bengkuang untuk kesehatan yaitu dapat mengobati dan membantu dalam hal:
Mengobati wasir, mengobati demam, mengobati sariawan, sebagai fitoestrogen alami,
menurunkan kadar kolesterol darah, mengurangi produksi asam lambung, menjaga sistem
kekebalan tubuh dan masih banyak lagi. Selain bermanfaat untuk kesehatan, bengkuang juga
mempunyai mamfaat untuk menjaga dan merawat kecantikan yaitu dapat melembabkan dan
menjaga kesehatan kulit dan dapat dijadikan menjadi bahan baku untuk membuat produk
kecantikan seperti masker, bedak dingin, hand and body lotion, dan lain sebagainya.
Umbi bengkuang memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%.
Umbinya yang bersifat mendinginkan dan menyejukkan bagi kulit sehingga dapat digunakan
untuk melindungi lapisan kulit dari kekeringan akibat terkena sinar matahari. Cara membuat
masker bengkuang; Pertama ambil bengkuang dan cuci hingga bersih, lalu kupas kulit
bengkuang dan parut bengkuang. Peras parutan bengkuang untuk diambil airnya, masukkan
kedalam mangkuk atau gelas dan buang ampasnya. Diamkan air perasan bengkoang, sampai
air perasan bengkuang mengendap pada dasar wadah. Setelah mengendap buang airnya yang
bening tadi dan ambil endapannya. Endapan itulah yang digunakan sebagai masker
bengkuang
Umbi bengkuang biasa dijual orang untuk dijadikan bahan rujak, asinan, manisan,
atau dicampurkan dalam masakan tradisional seperti tekwan. Umbi bengkuang juga
mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Rasa manis berasal dari suatu
oligosakarida yang disebut inulin(pati sayuran), yang tidak bisa dicerna tubuh manusia. Zat
inulin pada bengkuang memiliki peran prebiotik dalam usus artinya dapat membantu
pertumbuhan bakteri baik sehingga kesehatan usus besar tetap terjaga. Sifat ini berguna bagi
penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.
Walaupun umbinya dapat dimakan, bagian bengkuang yang lain sangat beracun
karena mengandung rotenon, sama seperti tuba. Racun ini sering dipakai untuk membunuh
serangga atau menangkap ikan, terutama yang diambil dari biji-bijinya.Meski beracun, biji
bengkuang pun dapat dijadikan bahan obat. Biji bengkuang dapat dimanfaatkan sebagai obat
kudis dan urus-urus. Biji tersebut ditumbuk lalu dicampur dengan belerang.
Source: http://mylovelypadang.blogspot.com/2008/05/pemanfaatan-dan-pemasaran-
bengkuang.html