Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN PENENTUAN KKM

SMP PROVIDENTIA
TAHUN AJARAN 2014-2015

A. Defenisi
KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh satuan pendidikan

B. Faktor-faktor penentuan KKM
1. Intake (kemampuan rata-rata peserta didik)
Untuk kelas VII didasarkan pada hasil seleksi masuk, nilai UN, raport kelas 6
SD
Untuk kelas VIII dan IX didasarkan pada tingkat pencapaian KKM peserta
didik pada semester atau kelas sebelumnya.
Skoring intake
Rendah 3
Sedang 2
Tinggi 1
2. Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi
dasar)
Tingkat komplesitas adalah kesulitan atau kerumitan setiap KD atau indikator
yang harus dicapai oleh peserta didik.
Kompleksitas tinggi apabila dalam mencapai kompetensi di perlukan:
Guru (memahami kompetensi yang harus dicapai peserta didik, serta
kretifitas dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran)
Waktu (cukup lama karena perlu pengulangan)
Peserta didik (penalaran dan kecermatan peserta didik yang tinggi)
Skoring kompleksitas
Rendah 3
Sedang 2
Tinggi 1
3. Kemampuan daya pendukung (berorientasi pada sumber belajar)
Ketersediaan tenaga pendidik
Sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan
Biaya operasional pendidikan
Manajemen sekolah
Kepedulian stakeholders sekolah
Skoring daya pendukung
Rendah (hanya 2 daya pendukung tersedia) 3
Sedang (2 sampai 3 daya pendukung tersedia) 2
Tinggi (semua daya pendukung tersedia) 1

C. Mekanisme penetapan KKM
1. Prinsip penetapan KKM
2. Langkah-langkah penetapan KKM
3. Penentuan KKM

D. Prinsip penetapan KKM
1. Dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimal pada setiap indikator dengan
memperhatikan kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik.
2. KKM kompetensi dasar merupakan rata-rata dari KKM indikator yang terdapat dalam
kompetensi dasar tersebut.
3. Kriteria KKM setiap SK merupakan rata-rata KKM, KD yang terdapat dalam SK
tersebut.
4. Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-rata dari semua KKM SK
yang terdapat dalam satu semester atau satu tahun pembelajaran dan di cantum dalam
raport
5. Pada setiap indikator atau kompetensi dasar dimungkinkan adanya perbedaan nilai
KKM.

E. Format pengisian KKM
Penentuan KKM
SMP Providentia

Mata pelajaran :.....................
Kelas :....................
Nama guru :....................
Jumlah KD :semester 1 =.............................., semester 2 =.........................

Kompetensi
Dasar
Indikator KKM
Kriteria penetapan KKM
Kompleksi
tas
Daya
dukung
Intake Nilai KKM






*) contoh pengisian
Penentuan KKM
SMP Providentia

Mata pelajaran : IPA
Kelas : IX
Nama guru : Markus P. Ferdinandus,S.T
Jumlah KD :semester 1 = 11, semester 2 = 7

Kompetensi
Dasar
Indikator KKM
Kriteria penetapan KKM
Kompleksi
tas
Daya
dukung
Intake Nilai KKM
Mendeskripsika
n sistem
ekskresi pada
manusia dan
hubungannya
dengan
kesehatan
1. Siswa
dapat
membandi
ngkan
macam
organ
penyusun
sistem
ekskresi
pada
manusia
2. Siswa
dapat
menjelask
an fungsi
sitem
2










2




2










3




2










2




66










77




ekskresi
3. Siswa
dapat
memberik
an contoh
sistem
ekskresi
yang bisa
dijumpai
dalam
kehidupan
sehari-hari
dan upaya
mengatasi

2

2

3





77
Perhitungan KKM per indikator :
Indikator 1 = (2+2+2)/9 x100 = 66 ( untuk kurikulum 2013 tidak di kalikan 100)
Indikator 1 = (2+3+2)/9 x100 = 77 ( untuk kurikulum 2013 tidak di kalikan 100)
Indikator 1 = (2+2+2)/9 x100 = 77 ( untuk kurikulum 2013 tidak di kalikan 100)
Perhitungan KKM per KD :
(66+77+77)/3 = 73
Setelah di hitung semua KKM perindikator dan KKM per KD, maka akan di dapat KKM per
pelajaran di dapat dengan cara:

Jumlah KKM per KD selama 2 semester / jumlah KD 2 semester