Anda di halaman 1dari 40

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Angka kecelakaan atau penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan yang tinggi dapat
menimbulkan beban yang tidak perlu dalam bidang kesehatan. Selain itu juga menyebabkan
terjadinya penurunan efisiensi dan efektivitas pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga kerja
tersebut. Pada akhirnya hal ini akan menimbulkan kerugian pada sektor industri dan berpengaruh
pada pertumbuhan ekonomi suatu negara. Di Amerika, kerugian yang terjadi mencapai 4- !
dari Gross National Product negara tersebut. "leh karena itu, saat ini di seluruh dunia sedang
dilakukan upaya untuk menurunkan angka kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan yang
diakibatkan oleh pekerjaan.
#
$enurut laporan World Competitiveness Year Book %&", kualitas tenaga kerja maupun
keselamatan dan kesehatan kerja di %ndonesia pada tahun '((# berada di posisi ke-##( dari #)*
negara di dunia. Sementara itu, ditinjau dari tingkat kecelakaan kerja, %ndonesia berada pada
peringkat '+ dari ') negara di dunia. Peringkat ini jauh di ba,ah $alaysia dan -hailand yang
berada di posisi #+ dan '', dan tentunya akan mempengaruhi daya saing di pasar %nternasional.
'
Standar keselamatan kerja di %ndonesia paling buruk dibandingkan dengan negara di ka,asan
Asia -enggara lainnya.
%ndikator hal tersebut adalah selama tujuh bulan pertama '((* di %ndonesia tercatat
sedikitnya #.'. kecelakaan kerja, sedangkan tahun '((' berjumlah #(*..(4 kasus.
*
-ingkat
kecelakaan kerja di %ndonesia selama '((, sebanyak /.4#. kasus merupakan tingkat
kecelakaan kerja tertinggi di AS0A1. $enurut Departemen -enaga 2erja dan -ransmigrasi
3Depnakertrans4, dari /.4#. kasus itu mengakibatkan #.)*+ pekerja meninggal dunia, +.##4
mengalami cacat ringan, +( pekerja cacat total, dan './*' cacat sebagian.
4
Data Departemen
-enaga 2erja dan -ransmigrasi menyebutkan pada tahun '((+, sedikitnya terjadi /'.'(( kasus
kecelakaan kerja di %ndonesia, atau hanya turun 4.((( kasus dari tahun '((.


Penyebab terjadinya kecelakaan kerja dibagi menjadi ' faktor, yaitu faktor lingkungan
3#!4 dan faktor manusia 3.!4.
+
2ecelakaan kerja yang terjadi tergantung dari jenis
industrinya, dan semua yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja disebut
bahaya potensial yang dapat berupa bahaya fisik, kimia, ergonomis, dan psikososial. Pada
industri farmasi para pekerja seringkali harus bersentuhan dengan bermacam jenis 5at-5at kimia
1
yang mudah terbakar hingga yang dapat mengganggu kesehatan dan menimbulkan kematian para
pekerja. 6eberapa gangguan yang sering dijumpai adalah seperti %SPA, dermatitis, dan
keganasan.
Pada plant survey ini dilakukan kunjungan ke sebuah pabrik pembuatan kapsul, yaitu P-
7apsugel. 2unjungan dimaksudkan untuk melatih kemampuan mahasis,a untuk mengenali
faktor risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja 3PA24 serta mengidentifikasikan
kemungkinan adanya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. P- 7apsugel adalah salah satu
industri yang memproduksi berbagai macam kapsul. %ndustri ini mempekerjakan ribuan tenaga
kerja yang memiliki ketekunan dan disiplin yang tinggi demi mencapai kualitas produk yang
sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan dalam alur produksi.
Dalam makalah laporan plant survey ini akan dibahas lebih lanjut tentang penyakit akibat
kerja, faktor penyebab penyakit akibat kerja, pentingnya upaya pencegahan yang sistematis,
upaya pencegahan yang dapat dilakukan di perusahaan yang telah kami kunjungi, dalam konteks
ilmu kedokteran okupasi yang berhubungan dengan keselamatan kerja. 8al ini sangat penting,
mengingat faktor-faktor tersebut mempengaruhi sebagian besar pekerja pabrik sehingga memiliki
implikasi yang cukup besar bagi perusahaan.
1.2. Permasalahan
-erdapatnya bahaya potensial kimia berupa asam asetat (! pada lingkungan kerja yang dapat
mengganggu kesehatan dan keselamatan para pekerja di pabrik P- 7apsugel %ndonesia.
1.3. Tujuan
1.3.1. Tujuan Umum
Diketahui dan dipahaminya kinerja program 2* 32eselamatan dan 2esehatan 2erja4 serta
bahaya potensial yang terdapat di P- 7apsugel %ndonesia.
1.3.2. Tujuan Khusus
#. Diketahuinya alur produksi di P- 7apsugel %ndonesia.
'. Diketahuinya bahaya potensial kimia dan resiko kecelakaan kerja akibat 5at kimia
asam asetat (! di P- 7apsugel %ndonesia.
*. Diketahui upaya pelaksanaan program 2* di P- 7apsugel %ndonesia.
4. Diketahuinya masalah dalam pelaksanaan program 2* di P- 7apsugel %ndonesia.
2
. Diketahui usaha-usaha yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam mengatasi
masalah berkaitan dengan risiko kecelakaan kerja yang ditemukan di P- 7apsugel %ndonesia.
1.4. an!aat
1.4.1. an!aat "ag# ahas#s$a
#. $eningkatkan pengetahuan tentang kedokteran kerja, yaitu identifikasi dan
pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat dan atau berhubungan dengan pekerjaan.
'. $engetahui tentang masalah risiko kecelakaan kerja dan penggunaan alat pelindung
diri.
1.4.2. an!aat "ag# Perusahaan
#. $emperoleh masukan mengenai bahaya potensial kesehatan dan keselamatan kerja yang
diidentifikasi di lingkungan kerja.
'. $emperoleh masukan mengenai upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan efektivitas program pencegahan bahaya potensial kesehatan dan keselamatan
kerja.
1.4.3. an!aat Bag# Un#%ers#tas
#. Sebagai per,ujudan -ri Dharma Perguruan -inggi 9niversitas
%ndonesia dalam pengabdian terhadap masyarakat.
'. $eningkatkan saling pengertian dan kerja sama antara mahasis,a,
staf pengajar, pimpinan fakultas dan universitas.
1.&. et'(e Penel#t#an
Penilaian dilakukan dengan cara observasi dan evaluasi data laporan perusahaan. Data yang
didapat merupakan data primer dan sekunder yang didapat saat kunjungan ke perusahaan.
Penilaian dilakukan dengan studi pustaka, presentasi dari supervisor P- 7apsugel %ndonesia, dan
data sekunder.
3
BAB II
HA)IL KUN*UN+AN
2.1. ,aktu (an Tem-at Kunjungan
2unjungan ke P-. 7apsugel %ndonesia dilakukan pada hari :abu, #. 1ovember '((/. P-
7apsugel %ndonesia beralamat di ;alan 6intang $as :aya 6ogor 2m. 4), 1angge,er, 7ibinong,
;akarta 3nomor telepon< +'-'#- .)''.4.
2.2. In!'rmas# Umum engena# Perusahaan
2.2.1. Perusahaan
P- 7apsugel %ndonesia berdiri pada tahun #//+ setelah Pfi5er mengakuisisi satu dari dua
produsen kapsul di %ndonesia. P- 7apsugel adalah perusahaan s,asta dengan #((! modalnya
merupakan Penanaman $odal &uar 1egeri 3P$&14. P-. 7apsugel adalah sebuah perseroan
terbatas yang bergerak dalam bidang pembuatan kapsul. P-. 7apsugel ini merupakan bagian dari
P- Pfi5er. P- 7apsugel %ndonesia menguasai hampir )(! pangsa pasar kapsul di %ndonesia.
P-. 7apsugel %ndonesia mempunyai sertifikat %S" /((#, %S" #4((#, "8SAS #.((#,
=$P 3Good Manufacturing Product4, dan 8A&A&. Perusahaan memiliki ) lini mesin produksi
kapsul padat 3hard capsule4 dan #( mesin pencetakan kapsul dengan kapasitas total 4,+ miliar
kapsul per tahun. 2apsul tersebut dipasarkan kepada perusahaan farmasi, produsen suplemen
diet, dan perusahaan jamu. Pada tahun '(( perusahaan memasarkan ',4*. miliar kapsul untuk
pasar domestik dan #,))4 miliar kapsul untuk pasar ekspor. Secara umum, menurut =$>7P"
7apsugel %ndonesia, 0ddy Susanto =una,an, porsi pasar domestik dan ekspor hampir seimbang.
2.2.2. Pr'(uk
P- 7apsugel %ndonesia menggunakan sistem monitoring otomatis dan berteknologi tinggi untuk
mendapatkan hasil gelatin yang terbaik. =elatin merupakan salah satu bahan dasar untuk
membentuk kapsul, dan P- 7apsugel menggunakan gelatin yang memiliki kualitas tinggi sesuai
dengan standar internasional. Pembentukan kapsul itu sendiri mengunakan mesin dengan tingkat
ketepatan yang tinggi dalam mencetak setiap bagian dari kapsul.
;enis-jenis kapsul yang diproduksi adalah<
1. !o"pieces capsules
a. 7oni-Snap gelatin capsules
b. "cean7aps ?ish gelatin capsules
c. Pearlcaps Pearlescent gelatin capsules
4
d. Non"animal capsules
i. @caps capsules
ii. @caps-plus capsules
iii. 1Pcaps capsules
'. D6caps capsules
*. Press-?it capsules
4. Apress-fit capsules
6ahan dasar dari produk-produk kapsul tersebut adalah<
=elatin< 7oni-Snap, &icaps, D6caps, S=caps, P7caps, "cean7aps, Pearlcaps, Apress-?it
gelatin capsules.
8P$7 3#ydro$ypropyl Methylcellulose4< &icaps, @caps, @caps-plus, dan Pearlcaps.
Pullulan< 1Pcaps
2.2.3. .#s# (an #s# Perusahaan
.#s# PT /a-sugel
$enjadi produsen kapsul terbaik dalam mutu maupun biaya.
#s# PT /a-sugel
#. $engembangkan pasar kapsul 3padat maupun cair4.
'. $eningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
*. $eningkatkan pengembangan SD$ dan manajemen karya,an potensial 3talent
management4.
2.2.4. )truktur 0rgan#sas#
Data mengenai struktur organisasi lengkap P- 7apsugel tidak didapatkan.
2.2.&. Pem"ag#an *am Kerja
5
2arya,an P- 7apsugel %ndonesia bekerja tujuh hari dalam seminggu dan dalam sehari dibagi *
shift, masing-masing selama . jam. Baktu kerja dan istirahat dibuat berdasarkan %nvironment&
#ealthy and 'afety Programme.
2.2.1. 2as#l#tas Umum
P- 7apsugel menyediakan fasilitas-fasilitas untuk para pekerjanya seperti<
*alur khusus -ejalan kak#
;alur ini disediakan oleh pihak perusahaan untuk para pekerja selama berada di lingkungan
pabrik dengan tujuan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
La-angan -ark#r
P- 7apsugel menyediakan lapangan parkir untuk para pekerjanya yang memba,a kendaraan.
$obil yang akan masuk dan parkir harus memenuhi persyaratan emisi gas buang.
3uang makan
Para pekerja juga disediakan ruang makan dan makanan untuk makan siang dan malam.
$akanan yang tersedia adalah makanan katring yang terjaga kebersihannya.
Kamar man(#
Disediakan toilet untuk karya,an dan karya,ati.
asj#(
6agi pekerja yang bergama %slam juga disediakan tempat ibadah yang selalu terjaga
kebersihannya.
P'l#kl#n#k
P- 7apsugel juga menyediakan poliklinik untuk menangani masalah kesehatan para pekerja.
-erdapat dokter yang telah lulus pelatihan 8iperkes untuk pasien memeriksa kesehatannya
beberapa bulan sekali.
2.2.4. Karakter#st#k Kar5a$an
Data mengenai karya,an perusahaan yang didapatkan hanya jumlah karya,an sebanyak #')
pekerja tetap, terdiri dari #(( pekerja pria dan ') pekerja ,anita.
6
2.2.6 Denah Perusahaan
=ambar #. Denah perusahaan P- 7apsugel %ndonesia
2.2.7. Alur Pr'(uks# (an Baha5a P'tens#al
6erikut ini adalah tahapan alur produksi P- 7apsugel<
1. Melting
Pada proses ini pembuatan cangkang kapsul dimulai dari pembuatan larutan gelatin '-*(!.
6ahan dasar capsul berupa gelatin dilarutkan di dalam air panas yang telah didemineralisasi
lalu dicampurkan bahan tambahan seperti penga,et dan pe,arna sehingga homogen. Proses
ini terdiri dari penuangan granul ke gelatin hopper, penuangan asam asetat (! dari larutan
S&S 3Sodium &aurel Sulfat4, pengecekan sisa larutan di ruang 87$, proses grinding dan
pembekuan sisa gelatin di coki storage serta pencairan sisa gelatin dengan oven. Pada proses
ini juga digunakan bahan kimia berupa asam asetat (!. 6ahaya fisik berupa bising dari
ruang 87$, tertimpa bahan gelatin yang harus diangkat. 6ahaya ergonomis, yaitu
mengangkat beban seberat -# kg yang dapat menyebabkan pegal sampai terkilir.
7
(. G) Preparation
8asil dari proses melting dibagi menjadi dua, yaitu untuk kapsul ber,arna dan transparan.
Pe,arna yang digunakan adalah eritrosin, tartra5in, *rilliant *lue, dan *rilliant *lack. Semua
pe,arna yang digunakan adalah )+,C grade. -etapi, untuk eritrosin dicurigai dapat
menyebabkan keganasan jika tertelan, sedangkan untuk tartra5in juga dapat menyebabkan
iritasi mata, saluran pernafasan, dan menurut percobaan pada binatang tikus dapat
menyebabkan gangguan reproduksi. 9ntuk pembentukan kapsul transparan digunakan
titanium dioksida. -itanium dioksida dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan saluran
pernafasan.
-. Capsul )orming .#CM/
Proses ini menggunakan mesin cetak kapsul otomatis. -erdapat langkah proses pada 87$
3$esin 7etak 2apsul4, yaitu dipping& drying& stripping& trimming0cutting& dan 1oining.
6erikut ini terdapat beberapa gambar mengenai beberapa proses tersebut.
=ambar '. +ipping
=ambar *. +rying
8
=ambar 4. 'tripping
=ambar . rimming0Cutting
=ambar +. 2oining
Pada proses ini digunakan mesin pemotong sehingga bahaya yang ditimbulkan dapat berupa
terpotong 3mekanik4 dan bising yang diakibatkan oleh suara mesin 3C . d64.
3. Brosor
4. Printing
Pada proses printing bahaya potensial adalah bising dari suara mesin print.
5. 6a*eling
7. Packaging
6ahaya mekanik yang mungkin terjadi adalah memar. 6ahaya ergonomis pada proses ini
berupa pengangkatan beban #(-# kg dan terkilir. -idak terdapat bahaya sengatan listrik,
kimia, biologis, kebisingan, dan psikologi pada proses ini.
9
Pada proses ini terdapat bahaya mekanik berupa memar atau patah tulang karena ada
kemungkinan tertimpa barang-barang. -erdapat bahaya ergonomis berupa pengangkatan
beban lebih dari '( kg, pegal-pegal, terkilir. 6ahaya lingkungan yang mungkin terjadi adalah
suhu ruangan antara *(-4(
o
7, dan jatuh dari ketinggian ' meter. -idak terdapat bahaya
sengatan listrik, kimia, biologis, dan psikologis pada proses ini.
8. Gudang
Setelah semua proses di atas maka kapsul yang sudah dikemas diba,a ke gudang untuk
penyimpanan sementara. 6ahaya potensial pada proses ini berupa bahaya mekanik, seperti
memar atau patah tulang karena ada kemungkinan tertimpa barang-barang.
=ambar ). Proses pembuatan kapsul
2.2.18. Pem"uangan L#m"ah
Penanganan limbah di P- 7apsugel %ndonesia didasarkan pada kategori>jenis limbah, yaitu
limbah 6*, non-6*, air limbah, metal, dan kapsul.
L#m"ah B3
&imbah jenis 6* antara lain, oli, grease, tissue e$ oli, lampu -& bekas, serta spill adsor*en *$
Setelah dipakai, limbah tersebut ditampung dalam ,adah berupa drum berlabel dan disimpan di
10
tempat penampungan sementara limbah 6*. 9ntuk limbah 5at kimia berupa asam atau basa
disimpan terpisah dalam jerigen tertutup rapat dan berlabel, disimpan di tempat yang sama, yaitu
tempat penampungan sementara limbah 6*. &imbah-limbah tersebut dibuang melalui P-
Prasadha Pamunah &imbah 3PP&%4 apabila sudah cukup banyak. &imbah kategori 6* jenis metal
ditampung tersediri mulai dari masing-masing bagian yang menghasilkannya kemudian
ditampung di bagian belakang pabrik, selanjutnya dijual kepada pihak ketiga.
$anajer harus memastikan bah,a limbah yang dibuang tersebut diusahakan oleh pihak
ketiga secara cermat, aman, dan sehat. ;umlah limbah 6* yang dibuang, dicatat dan didata oleh
WWP operator, di ba,ah penga,asan %#' engineer.
=ambar .. Proses pembuangan limbah
L#m"ah N'n9B3
&imbah gelatin beku, limbah pemeliharaan taman, dan sisa kegiatan administrasi yang tidak bisa
di-recycle ditampung dalam penampung sampah milik Dinas 2ebersihan dan Pertamanan yang
ada di belakang pabrik. &imbah tersebut diambil secara berkala oleh Dinas 2ebersihan dan
Pertamanan 2ab. 6ogor dan selanjutnya diolah ke -empat Pembuangan Akhir di Desa Pondok
:ajeg 2abupaten 6ogor. ;umlah limbah yang dibuang ini, dicatat oleh security.
&imbah kertas, plastik, dan limbah kegiatan administrasi yang bisa di-recycle, ditampung
di samping penampungan sampah milik Dinas 2ebersihan dan Pertamanan yang ada di belakang
11
pabrik. 2husus limbah kertas 8@S, diolah tersendiri dengan cara dihancurkan 3di-shredder4
lebih dahulu oleh office *oy sebelum dijual. &imbah tersebut diambil secara berkala oleh pihak
ketiga untuk selanjutnya diolah kembali. &imbah kapsul dan limbah trimming0cutting harus
digiling terlebih dahulu, kemudian dijual ke pihak ketiga.
$anajer harus memastikan bah,a limbah tersebut di atas diusahakan oleh pihak ketiga
secara cermat, aman, dan sehat. ;umlah limbah kapsul dan trimming yang dihasilkan, dicatat, dan
didata oleh bagian !arehouse di ba,ah penga,asan !arehouse supervisor.
A#r l#m"ah (an Sludge
Air limbah yang dihasilkan dari proses produksi dan domestik 3toilet, sanitari, dan kantin4,
diolah di %nstalasi Pengolahan Air &imbah 3%PA&4. -eknis pengolahan air limbah di %PA& P-
7apsugel %ndonesia, selanjutnya diatur dengan prosedur tersendiri, yaitu prosedur maitenance
BB-P. 9utlet air limbah yang dibuang tidak boleh mele,ati ketentuan ijin pembuangan air
limbah yang dikeluarkan oleh Dinas -ata :uang dan &ingkungan 8idup 2ab. 6ogor.
'ludge yang dihasilkan oleh pengolahan air limbah di %PA& di-press di mesin pengolahan
sludge dan apabila kadar airnya sudah berkurang, sludge ini dimasukkan dalam kantong plastik,
selanjutnya ditampung di tempat penampungan sampah milik Dinas 2ebersihan dan Pertamanan
yang ada di belakang pabrik. ;umlah limbah sludge yang dihasilkan, dicatat dan didata oleh
WWP operator di ba,ah penga,asan %#' engineer.
-abel #. Data area penghasil limbah
N'. L'kas# *en#s L#m"ah
Bentuk
/ara Pem"uangan
&aboratorium 6ahan kimia< asam, basa 7air PP&%
2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
Air bekas pencucian alat 7air %PA&
6aterai bekas Padat PP&%
Cartridge bekas Padat Dikembalikan ke
supplier
&ab. %PA& 6ahan kimia< asam, basa 7air PP&%
2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
Air bekas pencucian alat 7air %PA&
6aterai bekas Padat PP&%
12
Gelatin
preparation
=elatin beku Padat Dinas 2ebersihan
Air bekas pencucian 7air %PA&
2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
6aterai bekas Padat PP&%
Cartridge bekas Padat Dikembalikan ke
supplier
87$ 2apsulD trimming Padat $ideEdharma Agung
"li 7air PP&%
GreaseD tissue bekas oli Padat PP&%
2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
Air dari ,astafel 7air %PA&
6aterai bekas Padat PP&%
Workshop "li 7air PP&%
GreaseD tissue bekas oli Padat PP&%
2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
Air dari ,astafel 7air %PA&
6aterai bekas Padat PP&%
Printing 2ertas, tissue Padat Dinas 2ebersihan
&ap bekas tinta Padat PP&%
6aterai bekas Padat PP&%
Packing 6oks bekas>plastik bekas Padat Dijual via 8:D
Cartridge bekas Padat Dikembalikan ke
supplier
6aterai bekas Padat PP&%
9ffices 2ertas-kertas Padat Dijual untuk recycle
Air dari toilet 7air %PA&
6aterai bekas Padat PP&%
Cartridge bekas Padat Dikembalikan ke
supplier
oner bekas 7air Dikembalikan ke
supplier
2antin Air bekas pencucian 7air %PA&
Sisa-sisa makanan Padat Dikembalikan ke
catering
-abel '. 2ategori bahaya dalam P- 7apsugel %ndonesia
Hazard N#la#
1
Insignificant
2
Minor
3
Moderate
4
Major
&
Catastrophic
$ekanik $0-# -idak terluka &uka gores,
teriris
&uka
terpotong>
tertusuk
&uka cacat 2ehilangan
anggota tubuh,
kematian
$0-' -idak ada
bahaya
kejatuhan
$emar Patah 7acat permanen 2ehilangan
anggota tubuh,
kematian
13
Sengatan
&istrik
S& tidak ada
bahaya
sengatan
-erkejut
sesaat, lemas
Pingsan Serangan
jantung
2ematian
2imia 2i-# -idak ada
bahaya bahan
kimia
"ksidator $udah
terbakar
$udah meledak Sangat mudah
terbakar
2i-' -idak ada
bahaya bahan
kimia
6ahaya ringan
bila kontak
langsung
3iritasi, P24
Akut 2ronik Sangat
beracun,
karsinogenik,
teratogenik,
reproduktif
0rgonomis 0r-# -idak ada
angkat beban
Pengangkatan
beban (- kg
Pengangkatan
beban -# kg
Pengangkatan
beban #-'( kg
Pengangkatan
beban F '(kg
0r-' -idak ada
bahaya
Pegal-pegal -erkilir Dislokasi &6P
6iologi 6i -idak ada
pengaruh
-erpapar jamur
non-patogen
-erpapar
bakteri non-
patogen
-erpapar bakteri
patogen
-erpapar
bakteri patogen
dalam jumlah
besar
Psikologi >
?isik
Ps>Ph -idak ada
pengaruh
6ekerja F .
jam
?rekuensi
pekerjaan
berulang,
kelelahan
Stres Depresi
2ebisingan 6s -erpapar
bising C .
d6>. jam kerja
-erpapar
bising C
..d6>4 jam
kerja
-erpapar
bising /# d6>'
jam berja
-erpapar bising
F /4 d6>#jam
kerja
-erpapar bising
F#4( d6
&ingkungan
2erja
&2-# -idak terpapar -erpapar air
atau uap
panas
34-(
o
74
-erpapar uap
panas
(-)
o
7,
dingin
#-'
o
7
-erpapar air>uap
panas )-#((
o
7,
dingin #(-#
o
7
-erpapar
air>uap panas F
#((
o
7,
dingin C #(
o
7
&2-' -idak terpapar
radiasi
&2-* Suhu ruangan
#.-'+
o
7
Suhu ruangan
panas F
'+-*(
o
7,
dingin #
o
7
Suhu ruangan
panas F
*(-4(
o
7,
dingin
C#(-#
o
7
Suhu ruangan
panas F 4(
o
7,
dingin C #(
o
7
&2-4 ;atuh dari
ketinggian
yang sama,
terpeleset
;atuh dari
ketinggian ' m
;atuh dari
ketinggian '-*
m
;atuh dari
ketinggian *-
m
;atuh dari
ketinggian F
m
&2- Penerangan
sesuai
Penerangan C
( luE
Penerangan C
#(( luE untuk
pekerjaan
Penerangan C
(( luE untuk
pekerjaan
Penerangan C
#((( luE untuk
pekerjaan
14
2.3. Im-lementas# Pr'gram K3
Program keselamatan kerja yang diterapkan oleh P- 7apsugel %ndonesia di antaranya<
Penyediaan APD bagi para pekerja. APD tersebut diantaranya helm, google, ear plug,
masker, apron, sarung tangan, safety shoes, sandal khusus.
-ersedianya jalur untuk pejalan kaki di area pabrik.
-ersedianya alat pemadam kebakaran dan juga kotak P*2.
-erdapat sistem tanggap bencana, dan simulasi real case setiap tahun sekali menurut standar
"8SAS. Pelatiha berupa latihan emergensi pada kebakaran, evakuasi, first aid, occupational
safety training.
Pemasangan papan 2* seperti utamakan keselamatan dan kesehatan kerja, dilarang
merokok, area berbahaya kebisingan.
9ji emisi dan noise check di dalam ruang produksi selama ' kali>tahun terutama bising yang
memapar kepada karya,an.
Pemakaian ear plug pada ruangan dengan bising lebih dari . d6.
Pemeriksaan kesehatan para pekerja secara berkala.
$engadakan presentasi singkat mengenai hal-hal yang perlu diketahui para pengunjung jika
ada pengunjung dari luar pabrik.
15
=ambar /. %mplementasi program 2*
16
-abel *. Data tabel bahaya potensial P- 7apsulgel %ndonesia 3'(()-'((/4
N'. De-t. :
Area
3ank Akt#%#tas P'tens#
Hazard
K'ntr'l
)tan(ar
;K'nt'l 5ang
)eharusn5a
A(a<
K'ntr'l
Aktual
;K'ntr'l
5ang A(a
)ekarang<
Ant#s#-as#
;"#la terja(#<
Monitoring E!ekt#%#tas
# GA >
&ab. $ikro
% Pengambilan
dan penyiapan
sampel bahan
baku, bahan
pembantu, dan
bahan
packaging
-erpapar
bakteri
patogen
dalam
jumlah
besar,
terpapar
air>uap
panas F
#((
(
7 dan
dingin s.d.
#(
(
7
#. Sarung
tangan
karet dan
anti
panas
'. 2aca mata
safety
*. $asker
*$-..'' H
.'4)
4. S"P
GA-&$-*
GA-G7-#(
1. Sarung
tangan
karet dan
antipanas
(. 2aca mata
safety
-. $asker
*$-..''
H .'4)
3. S"P
GA-&$-*
H GA-G7-
#(
-erpapar bakteri
patogen, setelah
kontak dengan
kulit< cuci
dengan sabun
desinfektan dan
bilas dengan air.
)egera ke
('kter:3umah
)ak#t.
-erpapar uap
air>uap panas.
P3K (an segera
ke
D'kter:3umah
)ak#t
#.%nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
'.%nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
*. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
4.revie! S"P
I ' tahun
#((! efektif
%nspeksi '
bulan
APD di lab.
kimia dan
mikro
' GA >
&ab. 2imia
%% Pengambilan
dan penyiapan
sampel bahan
baku, bahan
%ritasi kulit
,ajah dan
tangan,
sesak nafas,
#. Sarung
tangan
anti bahan
kimia
#. Sarung
tangan
anti bahan
kimia asam
- Setelah
terhirup,
h#ru- u(ara
segar
#. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
#((! efektif
%nspeksi '
bulan
17
pembantu, dan
bahan
packaging
beracun,
dan sangat
mudah
terbakar
asamdan
basa kuat I
Ansel *) -
#)
'. 2aca mata
safety
*. $asker =as
*$-+((*
dan
masker
debu
*$-.'4)
4. Apron
. S"P
GA-&2-*)
GA-G7-#(
dan
basa kuat
Ansel *)-
#)
'. 2aca $ata
safety
*. $asker
gas
*$ I +((*
dan
$asker *$
I .'4)
4. Apron dan
S"P GA-
&2-*) H
GA-G7-#(
(an segera ke
D'kter :
3umah )ak#t
- Setelah kontak
dengan kulit <
=u=# (engan
a#r> 'les#
(engan
Polyethylene
Glycol 488
(an segera ke
D'kter:
3umah )ak#t.
- Setelah kontak
dengan mata <
"#las
(engan a#r
selama
18 men#t
(engan
mata ter"uka
le"ar (an
segera ke
D'kter :3)
- Setelah
tertelan<
"er#kan
k'r"an
m#num a#r
5ang "an5ak
(an jangan
='"a
menetral#s#r
GA-G7-
#(a
'. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-
G7-#(a
*. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
4. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
. revie!
S"P I
' tahun
APD di lab.
kimia dan
mikro
18
(an segera ke
D'kter:3)
* GA> &ab.
$ikro
%%% Penggunaan
alat-alat lab.
mikro dan
fume hood
>cerobong
asap
-erpapar
bakteri
patogen
dalam
jumlah
besar,
terpapar
air>uap
panas F
#(((
(
7 dan
dingin s.d.
#(
(
7
#. Sarung
tangan
anti panas
'. 2aca mata
safety
*. $asker
*$-..'' H
.'4)
4. S"P
GA-&$-*
GA-G7-#(
#. Sarung
tangan
karet dan
anti panas
'. 2aca mata
safety,
masker
*. S"P
GA-&$-*
H GA-G7-
#(
-erpapar bakteri
patogen
- Setelah kontak
dengan mata<
"#las (engan
a#r (an segera
ke D'kter :3)
- Setelah kontak
dengan kulit<
=u=# (engan
sa"un
(es#n!ektan>
"#las (engan
a#r (an segera
ke D'kter:3)
-erpapar uap
air>uap panas.
P3K (an segera
ke D'kter:3)
#. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
'. %nspeksi I
' dan catat
pada
formulir
GA-G7-
#(a
*. %nspeksi I
' bulan dan
catat pada
formulir
GA-G7-
#(a
4. revie!
S"P I
' tahun
#((! efektif
%nspeksi '
bulan
APD di lab.
kimia dan
mikro
4 $0 > BS0 % %nstalasi listrik
di atas plafon
;atuh dari
ketinggian
'-* meter
S"P, APD,
8-, Senter
APD, 8-,
Senter
P*2, segera
diberi
pertolongan ke
:S terdekat
Audit< setiap
kali ada
pekerjaan ini
0fektif
$0 > BS0 %% Perbaikan
peralatan
listrik di
e:uipment
room
'team > air
panas,
sengatan
listrik
S"P, sarung
tangan safety
3listrik4, APD,
alat ukur
ilstrik
Sarung tangan
safety 3listrik4,
APD, alat
ukur listrik
P*2, segera
diberi
pertolongan ke
:S terdekat
Audit< # kali>
bulan
0fektif
+ $0 > BS0 %%% Pelaksanaan Paparan air S"P, APD, S"P, APD, P*2, segera Audit< setiap 0fektif
19
kalibrasi flo!
meter di
melter
panas
J.(
o
7
lock out, tag
out
lock out, tag
out
diberi
pertolongan ke
:S terdekat
kali ada
kalibrasi
) Purchasin
g
% Audit vendor 2ecelakaan
transportasi
S"P 8:-=A-
#)< prosedur
menjaga
keselamatan
berangkat dan
pulang kerja
serta kegiatan
dinas
S"P 8:-=A-
#)< prosedur
menjaga
keselamatan
berangkat dan
pulang kerja
serta kegiatan
dinas
2e :S terdekat Audit "k
. % $elakukan
pembelian
langsung,
kunjungan
pameran
2ecelakaan
transportasi
S"P 8:-=A-
#)< prosedur
menjaga
keselamatan
berangkat dan
pulang kerja
serta kegiatan
dinas
S"P 38:-=A-
#)< prosedur
menjaga
keselamatan
berangkat dan
pulang kerja
serta kegiatan
dinas
2e :S terdekat Audit "k
/ %% $enerima
telepon sambil
mencatat
&eher
terkilir
Penyediaan
alat 3ear
phone4
Pemakaian
alat 3ear
phone4
- Sudah
digunakan
"k
#( %%% $engangkat
ordner
-erkilir S"P 08S-
8HS-*4
3prosedur
keselamatan
kerja
administrasi
di office lt.%%
dan
me;;anine
S"P 08S-
8HS-*4
3prosedur
keselamatan
kerja
administrasi di
office lt.%% dan
me;;anine
office4
- Audit "k
20
office4
## Warehouse % $enggunakan
stacker>lift
$emar - S"P PA-
B8-'(<
prosedur
pengo-
perasian
stacker
- Guarding
- S"P PA-
B8-'(<
Prosedur
pengo-
perasian
stacker
- Guarding
Diba,a ke :S
terdekat
Audit "k
#' %% $enurunkan
dan
menaikkan
boks kapsul di
rak gudang
6$
;atuh dari
ketinggian
*-m
S"P PA-B8-
()< prosedur
pengelolaan
penyimpanan
kapsul
S"P PA-B8-
()< prosedur
pengelolaan
penyimpanan
kapsul
Diba,a ke :S
terdekat
Audit "k
#* %%% #andling ?=
3menurunkan
dan
menaikkan
boks kapsul4
dari dan ke
truk
-ergores S"P PA-B8-
()< prosedur
pengelolaan
penyimpanan
kapsul
S"P PA-B8-
()< prosedur
pengelolaan
penyimpanan
kapsul
Diba,a ke :S
terdekat
Audit "k
21
-abel 4. 6ahaya potensial dan risiko kecelakaan kerja pada setiap simpul produksi P- 7apsugel %ndonesia
Proses
6ahaya Potensial =angguan
2esehatan yang
$ungkin
-erjadi
:isiko
2ecelakaan
2erja
Kang Sudah Dilakukan
?isika 2imia 6iologi 0rgonomi Psikologi APD
Alat>
&ingkungan
Peraturan>2
ebijakan
La".
-erpa-
par
air>uap
panas
F#((
(
7 dan
dingin
#(
(
7
-erp-
par
bahan
baku
kimia
-erpa-
par
bakteri
patogen
9 $onoton
Dermatitis
kontak alergi
Dermatitis
kontak iritan
%ritasi kulit
&uka bakar
1. Sarung tangan
karet dan anti
panas
(. 2aca mata
safety
-. $asker *$-
..'' H .'4)
3. S"P GA-&$-
* H GA-G7-
#(
A7
'afety
patrol
Standar
operasional
prosedur
:otasi
'hift kerja
Melting
Pengolahan gelatin Panas
Debu
=elatin - Angkat
beban -
# kg
$onoton 6o!"*ack pain -ertimpa
beban
" 'afety glass A7 Standar
operasional
prosedur
:otasi
'hift kerja
Penuangan asam
asetat (! dan
larutan S&S
Panas Asam
asetat
- Angkat
beban -
# kg
$onoton 6o!"*ack pain
Dermatitis
alergi
-ertimpa
beban
-erbentur
%ritasi kulit
- $asker *$
.'#( > *$ .'4)
- Sarung tangan
L1itrilleM
- )ace shield
" <pron
" 'afety shoes
A7
'afety
patrol
Pengecekan sisa
larutan di ruang
87$
6ising - - - $onoton Noice"induced
hearing loss
- " %ar plug Alat kontrol
bising
Proses grinding 6ising
Panas
- - - $onoton Noice"induced
hearing loss
2ulit terbakar
-erkilir
Pegal-pegal
- $asker *$
.'#(
- Sarung -angan
Alat kontrol
bising
22
- %ar muff
$elarutkan
9$onia
- 9$onia - - - Dermatitis
alergi
%ritasi kulit - $asker *$
.'4)
- Sarung tangan
- Goggles
" <pron
-
Pembekuan sisa
gelatin di cold
storage
Panas
Dingin
=elatin - Angkat
beban -
# kg
$onoton 6o!"*ack pain
8ipotermia
2aki
tertimpa
sisa gelatin
-angan
terbakar
panas
- Pakaian hangat
dan seibo
- Sarung tangan
tahan panas
- 'afety shoes
-
Pencairan sisa
gelatin dengan
oven
Panas =elatin - Angkat
beban -
# kg
6erdiri
lama
$onoton 6o!"*ack pain -angan
terkena
panas oven
- Sarung tangan
8angat
2ipas angin
GFT preparation
Penimbangan dan
penyimpanan dry
dyes
Dingin +ry
dyes
- 6erdiri
lama
$onoton 6o!"*ack pain
Dermatitis
iritan
$ialgia
%ritasi kulit
- Sarung tangan
L1itrilleM
- $asker *$
.'#(
- Goggles
Standar
operasional
prosedur
:otasi
'hift kerja
H/
$emasuki ruang
87$
6ising - " " " Noice"induced
hearing loss
-uli " %ar plug
" 'afety glass
Standar
operasional
prosedur Pengecekan kapsul
87$ oleh
6ising - - 6erdiri
lama
$onoton Noice induced
hearing loss
-uli - Sarung -angan
- %ar Plug
23
mekanik 87$ " 'afety 'hoes :otasi
'hift kerja
Pengontrolan dan
perbaikan 87$
oleh mekanik
87$
6ising " " $em-
bungkuk
6erdiri
lama
$onoton Noic" induced
hearing loss
6o!"*ack pain
-uli
Pegal-pegal
" %ar Plug
" 'afety 'hoes
Proses printing 6ising - - - $onoton Noice"induced
hearing loss
-uli - $asker *$
.'4)
- Sarung tangan
- %ar plug
" 'afety glass
" 'afety shoes
Pengontrolan dan
perbaikan mesin
print oleh print
mekanik
- - - 6erdiri
lama
$engge
nggam
perkakas
$onoton 7-S Pegal-pegal - $asker *$
.'4)
- 'afety shoes
" 'afety glass
" 'afety glove
Proses sorting - - - - $onoton Stres - - $asker bedah
- Sarung tangan
Pemeriksaan
brosur monitor
- - - 6erdiri
lama
$onoton 6o!"*ack pain Pegal-pegal - $asker bedah
- Sarung tangan
- 'afety glass
Packing
Proses packaging - - - $eng-
angkat
beban -
# kg.
;atuh
dari
ketinggi
an *- m
$onoton 6o!"*ack pain
$ialgia
Pegal-pegal
-ertimpa
beban berat
Patah
tulang
- $asker bedah
- Sarung tangan
Standar
operasional
prosedur
:otasi
'hift kerja
+u(ang
24
Pengoperasian
forklift
Panas " " $eng
angkat
beban -
# kg
$onoton " -ertimpa
beban berat
$emar
" #elmet
" 'afety shoes
Standar
operasional
prosedur
:otasi
'hift kerja
Penanganan
barang di gudang
dan perkunjungan
di gudang
Panas " " $eng
angkat
beban -
# kg
$onoton 6o!"*ack pain -ertimpa
beban berat
$emar
" #elmet
Proses grinding 6ising
Panas
- - - $onoton Noice"induced
hearing loss
- - $asker *$
.'#(
- Sarung tangan
- %ar muff
" 'afety glass
$emasuki ruang
laboratorium kimia
dan mikro
Panas " " " $onoton " " " 'afety glass
Pemeriksaan
dengan reaksi
kimia
- - - - $onoton - - - :espirator *$
+#((
- 7artridge *$
+((* 1%"S8
- $asker *$
.'4)
25
BAB III
TIN*AUAN PU)TAKA
3.1. Asam Asetat
Asam asetat, asam etanoat, atau asam cuka adalah senya,a kimia asam organik yang
dikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Asam cuka memiliki rumus
empiris 7'84"'. :umus ini seringkali ditulis dalam bentuk 78*-7""8, 78*7""8, atau
78*7"'8. Asam asetat murni 3disebut asam asetat glasial4 adalah cairan higroskopis tak
ber,arna, dan memiliki titik beku #+,)N7.
.
Asam asetat merupakan salah satu asam karboksilat paling sederhana, setelah asam
format. &arutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah, artinya hanya terdisosiasi
sebagian menjadi ion 8
O
dan 78*7""
-
. Asam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku
industri yang penting. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena
tereftalat, selulosa asetat, dan polivinil asetat, maupun berbagai macam serat dan kain. Dalam
industri makanan, asam asetat digunakan sebagai pengatur keasaman. Di rumah tangga, asam
asetat encer juga sering digunakan sebagai pelunak air. Dalam setahun, kebutuhan dunia akan
asam asetat mencapai +, juta ton per tahun. Satu setengah juta ton per tahun diperoleh dari hasil
daur ulang, sisanya diperoleh dari industri petrokimia maupun dari sumber hayati.
/
=ambar #(. Struktur kimia asam asetat
3.2. Penamaan
Asam asetat merupakan nama trivial atau nama dagang dari senya,a ini, dan merupakan nama
yang paling dianjurkan oleh %9PA7. 1ama ini berasal dari kata &atin acetum, yang berarti cuka.
1ama sistematis dari senya,a ini adalah asam etanoat. Asam asetat glasial merupakan nama
trivial yang merujuk pada asam asetat yang tidak bercampur air. Disebut demikian karena asam
asetat bebas-air membentuk kristal mirip es pada #+,)N7, sedikit di ba,ah suhu ruang.
/
26
Singkatan yang paling sering digunakan, dan merupakan singkatan resmi bagi asam
asetat adalah Ac"8 atau 8"Ac dimana <c berarti gugus asetil, 78*P73Q"4P. Pada konteks
asam-basa, asam asetat juga sering disingkat 8Ac, meskipun banyak yang menganggap
singkatan ini tidak benar. Ac juga tidak boleh disalahartikan dengan lambang unsur Aktinium
3Ac4.
/
3.3. )ejarah
=ambar ##. 2ristal asam asetat yang dibekukan
7uka telah dikenal manusia sejak dahulu kala. 7uka dihasilkan oleh berbagai bakteria penghasil
asam asetat, dan asam asetat merupakan hasil samping dari pembuatan bir atau anggur.
Penggunaan asam asetat sebagai pereaksi kimia juga sudah dimulai sejak lama. Pada abad ke-*
S$, filsuf Kunani kuno -heophrastos menjelaskan bah,a cuka bereaksi dengan logam-logam
membentuk berbagai 5at ,arna, misalnya timbal putih 3timbal karbonat4, dan verdigris, yaitu
suatu 5at hijau campuran dari garam-garam tembaga dan mengandung tembaga 3%%4 asetat.
27
6angsa :oma,i menghasilkan sapa, sebuah sirup yang amat manis, dengan mendidihkan anggur
yang sudah asam. 'apa mengandung timbal asetat, suatu 5at manis yang disebut juga gula timbal
dan gula Saturnus. Akhirnya hal ini berlanjut kepada peracunan dengan timbal yang dilakukan
oleh para pejabat :oma,i.
/
Pada abad ke-., ilmu,an Persia ;abir ibn 8ayyan menghasilkan asam asetat pekat dari
cuka melalui distilasi. Pada masa renaisans, asam asetat glasial dihasilkan dari distilasi kering
logam asetat. Pada abad ke-#+ ahli alkimia ;erman Andreas &ibavius menjelaskan prosedur
tersebut, dan membandingkan asam asetat glasial yang dihasilkan terhadap cuka. -ernyata asam
asetat glasial memiliki banyak perbedaan sifat dengan larutan asam asetat dalam air sehingga
banyak ahli kimia yang mempercayai bah,a keduanya sebenarnya adalah dua 5at yang berbeda.
Ahli kimia Prancis Pierre Adet akhirnya membuktikan bah,a kedua 5at ini sebenarnya sama.
/
Pada #.4) kimia,an ;erman 8ermann 2olbe mensintesis asam asetat dari 5at anorganik
untuk pertama kalinya. :eaksi kimia yang dilakukan adalah klorinasi karbon disulfida menjadi
karbon tetraklorida, diikuti dengan pirolisis menjadi tetrakloroetilena dan klorinasi dalam air
menjadi asam trikloroasetat, dan akhirnya reduksi melalui elektrolisis menjadi asam asetat.
/
Sejak #/#( kebanyakan asam asetat dihasilkan dari cairan piroligneous yang diperoleh
dari distilasi kayu. 7airan ini direaksikan dengan kalsium hidroksida menghasilkan kalsium
asetat yang kemudian diasamkan dengan asam sulfat menghasilkan asam asetat.
/
3.4. )#!at9s#!at K#m#a
Keasaman
Atom hidrogen 384 pada gugus karboksil 3P7""84 dalam asam karboksilat seperti asam asetat
dapat dilepaskan sebagai ion 8
O
3proton4 sehingga memberikan sifat asam. Asam asetat adalah
asam lemah monoprotik dengan nilai p2aQ 4,.. 6asa konjugasinya adalah asetat 378*7""
P
4.
Sebuah larutan #,( $ asam asetat 3kira-kira sama dengan konsentrasi pada cuka rumah4 memiliki
p8 sekitar ',4.
/
28
=ambar #'. Dimer siklis dari asam asetat, garis putus-putus melambangkan ikatan hidrogen
Struktur kristal asam asetat menunjukkan bah,a molekul-molekul asam asetat
berpasangan membentuk dimer yang dihubungkan oleh ikatan hidrogen. Dimer juga dapat
dideteksi pada uap bersuhu #'(N7. Dimer juga terjadi pada larutan encer di dalam pelarut tak-
berikatan-hidrogen, dan kadang-kadang pada cairan asam asetat murni. Dimer dirusak dengan
adanya pelarut berikatan hidrogen 3misalnya air4. 0ntalpi disosiasi dimer tersebut diperkirakan
+,(-++,( k;>mol, entropi disosiasi sekitar #4-#) ; mol
-#
2
-#
. Sifat dimerisasi ini juga dimiliki
oleh asam karboksilat sederhana lainnya.
/
)e"aga# Pelarut
Asam asetat cair adalah pelarut protik hidrofilik 3polar4, mirip seperti air dan etanol. Asam asetat
memiliki konstanta dielektrik yang sedang, yaitu +,' sehingga ia bisa melarutkan baik senya,a
polar seperi garam anorganik dan gula maupun senya,a non-polar seperti minyak dan unsur-
unsur seperti sulfur dan iodin. Asam asetat bercampur dengan mudah dengan pelarut polar atau
non-polar lainnya seperti air, kloroform dan heksana. Sifat kelarutan dan kemudahan bercampur
dari asam asetat ini membuatnya digunakan secara luas dalam industri kimia.
/
3eaks#9reaks# K#m#a
Asam asetat bersifat korosif terhadap banyak logam seperti besi, magnesium, dan seng,
membentuk gas hidrogen dan garam-garam asetat 3disebut logam asetat4. &ogam asetat juga
dapat diperoleh dengan reaksi asam asetat dengan suatu basa yang cocok. 7ontoh yang terkenal
adalah reaksi soda kue 31atrium bikarbonat4 bereaksi dengan cuka. 8ampir semua garam asetat
larut dengan baik dalam air. Salah satu pengecualian adalah kromium 3%%4 asetat. 7ontoh reaksi
pembentukan garam asetat<
$g3s4 O ' 78*7""83aR4 S 378*7""4'$g3aR4 O 8'3g4
1a87"*3s4 O 78*7""83aR4 S 78*7""1a3aR4 O 7"'3g4 O 8'"3l4
29
Aluminium merupakan logam yang tahan terhadap korosi karena dapat membentuk lapisan
aluminium oksida yang melindungi permukaannya. 2arena itu, biasanya asam asetat diangkut
dengan tangki-tangki aluminium.
=ambar #*. Dua reaksi organik tipikal dari asam asetat
Asam asetat mengalami reaksi-reaksi asam karboksilat, misalnya menghasilkan garam
asetat bila bereaksi dengan alkali, menghasilkan logam etanoat bila bereaksi dengan logam,
dan menghasilkan logam etanoat, air dan karbondioksida bila bereaksi dengan garam
karbonat atau bikarbonat. :eaksi organik yang paling terkenal dari asam asetat adalah
pembentukan etanol melalui reduksi, pembentukan turunan asam karboksilat seperti asetil
klorida atau anhidrida asetat melalui substitusi nukleofilik. Anhidrida asetat dibentuk melalui
kondensasi dua molekul asam asetat. 0ster dari asam asetat dapat diperoleh melalui reaksi
esterifikasi ?ischer, dan juga pembentukan amida. Pada suhu 44(N7, asam asetat terurai
menjadi metana dan karbon dioksida, atau ketena dan air.
/,#(
Deteks#
Asam asetat dapat dikenali dengan baunya yang khas. Selain itu, garam-garam dari asam
asetat bereaksi dengan larutan besi 3%%%4 klorida, yang menghasilkan ,arna merah pekat yang
hilang bila larutan diasamkan. =aram-garam asetat bila dipanaskan dengan arsenik trioksida
3As"*4 membentuk kakodil oksida 3378*4'As-"-As378*4'4, yang mudah dikenali dengan
baunya yang tidak menyenangkan.
/
3.&. B#'k#m#a
=ugus asetil yang terdapat pada asam asetat merupakan gugus yang penting bagi biokimia pada
hampir seluruh makhluk hidup. =ugus asetil yang terikat pada koen5im A 3Asetil-2oA4,
merupakan en5im utama bagi metabolisme karbohidrat dan lemak. 1amun demikian, asam asetat
bebas memiliki konsentrasi yang kecil dalam sel, karena asam asetat bebas dapat menyebabkan
30
gangguan pada mekanisme pengaturan p8 sel. 6erbeda dengan asam karboksilat berantai
panjang 3disebut juga asam lemak4, asam asetat tidak ditemukan pada trigliserida dalam tubuh
makhluk hidup. Sekalipun demikian, trigliserida buatan yang memiliki gugus asetat, triasetin
3trigliserin asetat4, adalah 5at aditif yang umum pada makanan, dan juga digunakan dalam
kosmetika dan obat-obatan.
/
Asam asetat diproduksi dan diekskresikan oleh bakteri-bakteri tertentu, misalnya dari
genus <ceto*acter dan spesies Clostridium aceto*utylicum. 6akteri-bakteri ini terdapat pada
makanan, air, dan juga tanah sehingga asam asetat secara alami diproduksi pada buah-
buahan>makanan yang telah basi. Asam asetat juga terdapat pelumas vagina manusia dan primata
lainnya, berperan sebagai agen anti-bakteri.
/
3.1. Pr'(uks#
=ambar #4. Pabrik pemurnian asam asetat di tahun #..4
Asam asetat diproduksi secara sintetis maupun secara alami melalui fermentasi bakteri.
Sekarang hanya #(! dari produksi asam asetat dihasilkan melalui jalur alami, namun
kebanyakan hukum yang mengatur bah,a asam asetat yang terdapat dalam cuka haruslah
berasal dari proses biologis. Dari asam asetat yang diproduksi oleh industri kimia, )!
31
diantaranya diproduksi melalui karbonilasi metanol. Sisanya dihasilkan melalui metode-
metode alternatif.
/
Produksi total asam asetat dunia diperkirakan $t>a 3juta ton per tahun4, setengahnya
diproduksi di Amerika Serikat. 0ropa memproduksi sekitar # $t>a dan terus menurun,
sedangkan ;epang memproduksi sekitar (,) $t>a. Satu koma lima puluh satu $t>a dihasilkan
melalui daur ulang sehingga total pasar asam asetat mencapai +,# $t>a. Perusahan produser
asam asetat terbesar adalah 7elanese dan 6P 7hemicals. Produsen lainnya adalah $illenium
7hemicals, Sterling 7hemicals, Samsung, 0astman, dan Svensk 0tanolkemi.
/
3.4. Penggunaan
=ambar #. 6otol berisi ', liter asam asetat di laboratorium
Asam asetat digunakan sebagai reagen untuk pembuatan berbagai macam 5at kimia lainnya.
Asam asetat paling sering digunakan untuk pembuatan =inyl <cetate Monomer 3@A$4 34(-4!
produksi as. asetat4. @A$ ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu bahan pembentuk cat.
Selain itu asam asetat juga digunakan dalam pembuatan bahan tekstil, pelarut, cuka, dan obat.
/,##
3.6. Keamanan
Asam asetat digunakan sebagai pereaksi kimia untuk menghasilkan berbagai senya,a kimia.
Sebagian besar 34(-4!4 dari asam asetat dunia digunakan sebagai bahan untuk memproduksi
32
monomer vinil asetat 3vinyl acetate monomer, @A$4. Selain itu asam asetat juga digunakan
dalam produksi anhidrida asetat dan juga ester. Penggunaan asam asetat lainnya, termasuk
penggunaan dalam cuka relatif kecil
/
.
Asam asetat pekat bersifat korosif dan karena itu harus digunakan dengan penuh hati-
hati. Asam asetat dapat menyebabkan luka bakar, kerusakan mata permanen, serta iritasi pada
membran mukosa. &uka bakar atau lepuhan bisa jadi tidak terlihat hingga beberapa jam setelah
kontak. Sarung tangan lateks tidak melindungi dari asam asetat sehingga dalam menangani
senya,a ini perlu digunakan sarung tangan berbahan karet nitril. Asam asetat pekat juga dapat
terbakar di laboratorium, namun dengan sulit. %a menjadi mudah terbakar jika suhu ruang
melebihi */N7 3#('N?4, dan dapat membentuk campuran yang mudah meledak di udara 3ambang
ledakan< ,4!-#+!4.
/
=ambar #+. Asam asetat adalah senya,a korosif
-abel . 2lasifikasi persentase asam asetat
Konsentra
si
berdasar
berat
Molaritas Klasifk
asi
Frase-
R
10%-25% 1.67-4.16
mol/L
Iritan
(Xi)
R36/38
25%-90% 4.16-14.99
mol/L
Korosif
(C)
R34
90% 14.99 mol/L Korosif R10!
33
(C) R35
34
&arutan asam asetat dengan konsentrasi lebih dari '! harus ditangani di sungkup asap
3fume hood4 karena uapnya yang korosif dan berbau. Asam asetat encer, seperti pada cuka, tidak
berbahaya. 1amun, konsumsi asam asetat yang lebih pekat adalah berbahaya bagi manusia
maupun he,an. 8al itu dapat menyebabkan kerusakan pada sistem pencernaan, dan perubahan
yang mematikan pada keasaman darah.
/
3.7. Pert'l'ngan Pertama j#ka Terkena Asam Asetat ? 2&@
Pakaian yang terkena harus segera dilepas dan di taruh di tempat yang aman. ;ika terhirup, maka
segera ba,a ke ruang terbuka. 6ila tidak ada perbaikan, ba,a ke rumah sakit. ;ika terkena kulit,
segera cuci hingga bersih dengan sabun dan air yang banyak. 6ila yang terkena adalah mata,
maka segera bilas dengan air mengalir selama # menit lalu segera ke rumah sakit. ;ika tertelan,
maka segera panggil tenaga medis dan jangan dipaksa untuk muntah.
#',#*

3.18. T#n(akan Penanggulangan Asam Asetat 5ang ter"akar
;ika terjadi kebakaran yang disebabkan oleh asam asetat, maka tindakan yang harus dilakukan
adalah pertama gunakan media pemadaman yang sesuai seperti busa, 7"', atau air 3jika
menggunakan air, maka pastikan aliran air tidak terlalu deras karena akan menyebabkan
penyebaran api4. Petugas pemadam yang akan memadamkan harus menggunakan alat bantu
pernafasan.
#',#*
3.11. T#n(akan j#ka Terja(# Ke"'='ran Tem-at Pen5#m-anan
;ika terjadi kebocoran, maka tindakan pencegahan pribadi adalah pastikan tidak terkena kulit dan
mata, lalu jauhkan dari sumber panas dan api, buka pintu dan jendela jika ada untuk sirkulasi
udara. 9ntuk pencegahan pencemaran lingkungan, maka cegah kebocoran lebih lanjut dengan
cara menampung tumpahan cairan, lalu untuk pembuangan 5at yang bocor tadi direndam dengan
dengan pengikat asam, debu gergaji, pasir, atau gel silika, lalu simpan di ,adah sesuai untuk
dibuang sesuai peraturan.
#',#*

3.12. Pen=egahan Ke=elakaan Kerja
35
@entilasi umum atau pengenceran sering tidak memadai untuk mengurangi kecelakaan kerja
pada pekerja sehingga sebaiknya juga disediakan alat bantu seperti kipas di ruangan yang
terekspos dengan asam asetat. 9ntuk para pekerja diingatkan agar asam asetat atau bahan kimia
lainnya tidak terkena kulit atau mata dan juga jangan terhirup. Selain itu, ingatkan para pekerja
untuk cuci tangan setelah selesai bekerja.
#*
Selama bekerja pekerja harus menggunakan pelindung mata dan ,ajah untuk mencegah
terkena percikan. 6ahan pakaian para pekerja sebaiknya kedap air sehingga jika pakaian terkena
tumpahan cairan tidak akan terena badan. Selain itu, selama bekerja harus menggunakan sarung
tangan yang tahan 5at kimia 3terbuat dari nitril dengan ketebalan (, mm4 dan juga sepatu
khusus.
#*
36
BAB I.
PEBAHA)AN
$anajemen 2* pada perusahaan untuk 5at-5at kimia, yaitu dengan mengadakan
peraturan mengenai penggunaan APD 3alat pelindung diri4 bagi para pekerjanya seperti google,
masker, ear plug, sarung tangan, sendal khusus, safety shoes. Peraturan ini telah diinformasikan
pada pekerja saat pelatihan APD sebelum pekerja mulai melakukan tugasnya di pabrik.
Pemberian APD ini disesuaikan dengan risiko tempat para pekerja bertugas seperti teknisi bagian
mesin. "leh karena itu, alat pelindung diri yang paling utama adalah ear plug untuk mencegah
kerusakan pendengaran akibat bising yang ditimbulkan oleh mesin.
Pada pekerja yang bersentuhan dengan 5at-5at kimia dalam hal ini asam asetat
telah mendapat APD yang sesuai yakni sarung tangan dari bahan nitrille karena bersentuhan
dengan 5at korosif as. Asetat (!, face shield untuk melindngi ,ajah dari cipratan 5at, Apron
untuk melindungi tubuh, $asker untuk melindungi dari uap yang bersifat korosif dan berbau,
dan safety shoes untuk melindungi kaki dari tumpahan 5at-5at kimia. 6eberapa alat APD juga
memiliki batas pemakaian yang jika sudah mencapai batas maka harus diganti dengan yang baru
agar perlindungan pekerja terhadap 5at-5at berbahaya optimal dan hal ini juga sudah dilakukan
dengan baik dengan melakukan pemeriksaan APD dalam rentang ,aktu tertentu.
Pada saat kunjungan ke P-.7apsugel, mereka sudah membuat peraturan bagi para pekerja
untuk menggunakan APD selama berada dilingkungan kerja tetapi hal ini tidak dapat dipastikan
karena tim kunjungan tidak dii5inkan untuk melihat langsung ke tempat kerja para pekerja.
Penyediaan kotak P*2 dan alat pemadam kebakaran juga sudah tersedia di tempat-tempat yang
ra,an seperti laboratorium.
9ntuk bidang kesehatan pekerja sesuai dengan standart 2* adalah diharuskan adanya
pemeriksaan kesehatan berkala bagi P-. 7apsugel juga melakukan pemeriksaan kesehatan
berkala setiap tahun untuk semua pekerja, mengidentifikasi risiko bahaya dan melakukan
pengukuran dan penilaian terhadap resiko para pekerja terpapar bahaya kecelakaan serta
melakukan pengendalian resiko bahaya,pemantauan dan evaluasi. Para pekerja juga harus
diberikan pelatihan untuk keselamatan para pekerja dan jika terjadi kecelakaan atau bencana.
Pada P-.7apsugel sudah melakukan pemeriksaan kesehatan pekerja secara berkala, pengukuran
dan penilaian resiko kerja dan evaluasinya, serta pelatihan keselamatan kerja dan bencana akan
37
tetapi sebaiknya para pekerja tidak hanya mendapat pelatihan simulasi bencana tetapi juga
diadakan pelatihan pertolongan pertama terhadap 5at-5at berbahaya sehingga jika terjadi
kecelakaan kerja, para pekerja tahu pertolongan pertama yang harus dilakukan sebelum
memba,a ke rumah sakit.
9ntuk pengelolaan limbah diharuskan memisahkan antara limbah yang berbahaya dan yang
tidak berbahaya hal ini juga sudah dilakukan dengan baik oleh P-.7apsugel dengn memisahkan
limbah menjadi limbah 6*, 1on 6*, Air &imbah, $etal dan kapsul. Dan setiap limbah sudah di
proses dengan baik.
BAB .
KE)IPULAN DAN )A3AN
38
&.1. Kes#m-ulan
P- 7apsugel sudah menerapkan program keselamatan kerja dengan baik dengan
menyediakan APD yang diperlukan berdasarkan risiko kerja masing-masing,
menginformasikan para pekerja tentang bahaya potensial di tempatnya bekerja, menyediakan
kotak P*2 dan pemadam api pada tempat yang strategis, dan mengadakan pelatihan-
pelatihan simulasi bencana.
P- 7apsugel sudah menerapkan sistem pembuangan limbah dengan baik dengan
memisahkan antara limbah berbahaya dan tidak dan memproses limbah tersebut secara
terpisah.
P- 7apsugel sudah menerapkan pelayanan kesehatan bagi para pekerja dengan baik dengan
mengadakan pemeriksaan berkala dan memiliki dokter perusahaan dan laboratorium serta
merujuk :S untuk melakukan pemeriksaan lanjutan jika dibutuhkan.
&.2. )aran
Sebaiknya pihak perusahaan juga mengadakan pelatihan pertolongan pertama pada
kecelakaan kerja dalam hal ini khususnya 5at kimia beruapa asam asetat (!, sehingga
setiap pekerja mampu memberikan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan kerja.
9ntuk mengatasi kelalaian karya,an yang tidak menggunakan alat pelindung diri dapat
diterapkan dengan tetap melakukan system re!ard dengan memilih karya,an teladan,
serta punishment dengan memberikan sanksi yang tegas
-etap melakukan sosialisasi pentingnya penggunaan APD. Sosialisasi dilakukan dengan
memasang poster di banyak di setiap sudut tempat yang mudah terlihat
39
DA2TA3 PU)TAKA
#. Sadhra, Steven S, 2rishna =:. "ccupational health risk assessment and management. 9nited
2ingdom< 6lack,ell ScienceD #///. h. ..-/.
'. Anonim. -ingkat kecelakaan kerja di %ndonesia TDisitasi tanggal # Desember '((/U. Diunduh
dari "tt#$//%%%.&altim#ro'.(o.i).
*. Anonim. Standar keselamatan kerja di %ndonesia paling buruk di ka,asan Asia -enggara
TDisitasi tanggal # Desember '((/U. Diunduh dari ,,,.kompas.com.
4. Anonim. 2ecelakaan kerja di :% tertinggi di AS0A1 TDisitasi tanggal ' Desember '((/U.
Diunduh dari ,,,. ham. go. id.
. Anonim. 2ecelakaan kerja di %ndonesia tertinggi di dunia TDisitasi tanggal ' Desember
'((/U. Diunduh dari %%%.sinar"ara#an.*o.i).
+. Anonim. 2eselamatan kerja TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh dari
"tt#$//"i#+r&+s.%or)#r+ss.*om/2008/03/03/&+s+lamatan-&+r,a/.
). 6inks SP. "ccupational toEicology and the control of eEposure to pharmaceutical agents at
,ork. "ccupational $edicine '((*D *<*+*-)( Tdisitasi # Desember '((/U. Diunduh dari
http<>>occmed.oEfordjournals.org>cgi>content>abstract>*>+>*+*.
.. -anty. Sifat-sifat bahan kimia TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh dari
http<>>id.shvoong.com>eEact-sciences>#/('))-sifat-sifat-bahan-kimia>
/. Anonim. Asam asetat TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh dari
http<>>,apedia.mobi>id>7uka
#(. Anonim. <cetic acid 378*7""84 TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh dari
http<>>,,,.britannica.com>06checked>topic>*'*>acetic-acid
##. Anonim. <cetic acid TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh dari
http<>>polychemistry.com>productsVacetic.php
#'. Anonim. Chemical sampling>nformation ? <cetic acid TDisitasi tanggal ' Desember '((/U.
Diunduh dari http<>>,,,.osha.gov>dts>chemicalsampling>data>78V'#+4((.html
#*. 7elanase. &embaran Data 2eselamatan 6ahan TDisitasi tanggal ' Desember '((/U. Diunduh
dari http<>>,,,.docstoc.com>docs>+*.)//>).(-./())).
40