Anda di halaman 1dari 12

Tugas Sosiologi Kesehatan

Tentang
PENYAKIT SPESIFIK PADA MASING-
MASING DAERAH TINGKAT II DI
PROV. SUMATERA UTARA DAN
BAGAIMANA CARA
PENANGGULANGANNYA

OLEH :
RIO FILEMON SEMBIRING
131000467
F

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SUMATREA UTARA
2014

PENYAKIT SPESIFIK PADA MASING-MASING
DAERAH TINGKAT II DI PROV. SUMATERA UTARA

1. KABUPATEN ASAHAN
. Penyakit di Kabupaten Asahan : ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), Diare, Kolera,
Darah Tinggi, Malaria, Campak

2. KABUPATEN BATU BARA
. Penyakit di Kabupaten Batu Bara : ISPA, Diare , Reumatik

3. KABUPATEN DAIRI
. Penyakit di Kabupaten Dairi : Influenza, Sakit Perut, Batuk, Kolera, Rabies, Gondok
Endemis

4. KABUPATEN DELI SERDANG
. penyakit di Kabupaten Deli Serdang : Diare, Malaria, Cikungunya

5. KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN
. penyakit di Kabupaten Humbang Hasundutan : Hypertensi, Tb Paru, Dyspepsia, Bronchitis,
Malaria, Kolera

6. KABUPATEN KARO
. penyakit di Kabupaten Karo : Diare, Bronchitis, Luka Lambung, Hypertensi, Osteoporosis,
Gondok Endemis, Rabies

7. KABUPATEN LABUHAN BATU
. Penyakit di Kabupaten Labuhan Batu : Luka / Kecelakaan (Trauma Capitis), Maag, Paru
Paru (Tbc), Gangguan Perut (Dyspepsia), Demam, Dbd ( Demam Berdarah Dengue ),
Malaria.

8. KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN
. Penyakit di kabupaten Labuhan Batu Selatan : Malaria, Ispa

9. KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA
. Penyakit di Kabupaten Labuhan Batu Utara : DBD, Ispa, Malaria

10. KABUPATEN LANGKAT
. Penyakit di Kabupaten Langkat : Ispa, Influenza, Malaria Klinis, Diare, Kolera

11. KABUPATEN MANDAILING NATAL
. Penyakit di Kabupaten Mandailing Natal : Diare, Malaria, Ispa,Tb Paru, Influenza

12. KABUPATEN NIAS
. Penyakit di Kabupaten Nias : Ispa, Diare, Caries Gigi, Cacingan, Malaria

13. KABUPATEN NIAS BARAT
. Penyakit di Kabupaten Nias Barat : Malaria, Gaky

14. KABUPATEN NIAS SELATAN
. Penyakit di Kabupaten Nias Selatan : Campak, Malaria

15. KABUPATEN NIAS UTARA
. Penyakit di Kabupaten Nias Utara : Malaria, Gaky

16. KABUPATEN PADANG LAWAS
. Penyakit di Kabupaten Padang Lawas : Influenza, Diare, Kolera, Hypertensi

17. KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA
. Penyakit di Kabupaten Padang Lawas Utara : Tbc Dan Bta Klinis, Hypertensi, Tbc Paru
Dan Bta ( + ), Diare

18. KABUPATEN PAK - PAK BARAT
. Penyakit di Kabupaten Pak Pak Barat : Kolera

19. KABUPATEN SAMOSIR
. Penyakit di Kabupaten Samosir : Ispa, Bronchitis, Pneumonia, Diare, Cacingan

20. KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
. Penyakit di Kabupaten Serdang Bedagai : Cacat Tubuh, Demam Berdarah, Rabies

21. KABUPATEN SIMALUNGUN
. Penyakit di Kabupaten Simalungun : Ispa, Diare, Bronchitis

22. KABUPATEN TAPANULI SELATAN
. Penyakit di Kabupaten Tapanuli Selatan :Diare, Kolera, Influenza, Tbc,Bta Klinis

23. KABUPATEN TAPANULI TENGAH
. Penyakit di Kabupaten Tapanuli Tengah : Frambusia, Kolera

24. KABUPATEN TAPANULI UTARA
. Penyakit di Kabupaten Tapanuli Utara : Rabies, Kolera

25. KABUPATEN TOBA SAMOSIR
. Penyakit di Kabupaten Toba Samosir : Ispa, Bronchitis, Pneumonia, Dbd

26. KOTA BINJAI
. Penyakit di Kota Binjai : Diare, Hypertensi, Diabetes Mellitus, Dbd

27. KOTA GUNUNG SITOLI
. Penyakit di Kota Gunung Sitoli : Gaky, Malaria Klinis

28. KOTA MEDAN
. Penyakit di Kota Medan : Ispa Ringan, Penyakit Kulit, Hypertensi, Dbd, Tb Paru- Paru

29. KOTA PADANG SIDEMPUAN
. Penyakit di Kota Padang Sidempuan : Panas, Batuk, Pilek

30. KOTA PEMATANG SIANTAR
. Penyakit di Kota Pematang Siantar :Ispa, Infeksi Penyakit Usus, Malaria

31. KOTA SIBOLGA
. Penyakit di Kota Sibolga : Hypertensi, Ispa, Diabetes Melitus, Tbc, Gastroenteritis, Vulnus
Lacertum, Hiv, Dbd
32. KOTA TANJUNG BALAI
. Penyakit di Kota Tanjung Balai : Ispa Bagian Atas, Scabies, Dbd

33. KOTA TEBING TINGGI
. Penyakit di Kota Tebing Tinggi : Demam Berdarah, Kolera



























CARA PENANGGULANGAN

BRONCHITIS
Pencegahan
- Jangan merokok
- Menjauhi benda benda yang mengiritasi hidung, tenggorokan, dan paru paru,
seperti debu
- Istirahat yang cukup
- Makan makanan yang sehat
- Cuci tangan

CACINGAN
Pencegahan
- Cacingan bisa dicegah dengan mencuci badan, terutama tangan dan kaki dengan air
dan sabun dengan bersih. Saat salah satu anggota keluarga terkena cacingan, maka
semua orang di rumah harus dirawat.
- Seprai, handuk, dan pakaian yang dipakai pada 2 hari sebelumnya harus dicuci
dengan air hangat dan detergen.

CAMPAK
Pencegahan
- Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak anak. Vaksin
biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman
(vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas.
Jika hanya mengandung campak, vaksin diberikan pada umur 9 bulan. Dalam bentuk
MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12 15 bulan, dosis kedua diberikan pada
usia 4 6 tahun.

CARIES GIGI
Pencegahan
- Menjaga kesehatan gigi
- Gosok gigi 2X sehari

CIKUNGUNYA
Pencegahan
- Menjaga kebersihan lingkungan

DBD ( Demam Berdarah Dengue )
Pencegahan
- Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui kegiatan 3M + 1T, yaitu:
i. Menutup tempat penampungan air
ii. Menguras bak penampungan air
iii. Mengubur barang bekas
iv. Telungkupkan tempat penampungan air
- Mengenakan kelambu, menggunakan anti nyamuk, memasang kawat kasa pada
ventilasi
- Pengasapan hanya dilakukan secara selektif untuk penanggulangan focus didaerah
yang ada penderita DBD yang sudah terjadi penularan oleh Dinas Kesehatan
setempat.

DIARE
Pencegahan
- Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting:
1) Sebelum makan,
2) Setelah buang air besar
3) Sebelum memegang bayi
4) Setelah menceboki anak
5) Sebelum menyiapkan makanan;
- Meminum air minum sehat, atau air yang telah diolah, antara lain dengan cara
merebus, pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi
- Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga ( lalat,
kecoa, kutu, lipas, dll )
- Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya, sebaiknya menggunakan jamban
dengan tangki septi



DIABETES MELITUS
Pencegahan
- Diet rendah kalori
- Olahraga secara teratur
- Menjaga pola makan
- Ubah gaya hidup yang lebih baik

DYSPEPSIA
Pencegahan
- Untuk mempercepat proses penyembuhan maupun pencegahan, HD Dynamic Trio +
Enzymeminerals sangat dianjurkan. Alasannya, produk ini sangat berkhasiat
membantu memperbaiki sistem pencernaan, membantu mengatasi masalah
pencernaan, membantu mendetoksifikasi sistem pencernaan, membantu meningkatkan
penyerapan nutrisi secara efektif, membantu memberikan nutrisi yang penting bagi
tubuh, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

FRAMBUSIA
Pencegahan
Strategi Pemberantasan frambusia terdiri dari 4 hal pokok yaitu:
- Skrining terhadap anak sekolah dan masyarakat usia di bawah 15 tahun untuk
menemukan penderita. Memberikan pengobatan yang akurat kepada penderita di unit
pelayanan kesehatan (UPK) dan dilakukan pencarian kontak.
- Penyuluhan kepada masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
- Perbaikan kebersihan perorangan melalui penyediaan sarana dan prasarana air bersih
serta penyediaan sabun untuk mandi.
- Pengobatan frambusia dilakukan dengan memberikan antibiotika. Antibiotika
golongan penicillin merupakan obat pilihan pertama. Bila penderita alergi terhadap
penicillin, dapat diberikan antibiotika tetrasiklin, eritromisin atau doksisiklin.

GAKY ( Gangguan Akibat Kekurangan Yodium )
Pencegahan
- Konsumsi garam beryodium


GIZI BURUK
Pencegahan
- Meningkatkan pengetahuan orang tua
- Memberi makanan yang bergizi
- Meningkatkan kebersihan lingkungan

HEPATITIS
Pencegahan
- Jangan pernah berbagi alat seperti jarum, alat cukur, sikat gigi, dan gunting kuku,
dimana dapat menjadi tempat potensial penyebaran virus Hepatitis. Bila melakukan
medicure, tato, dan tindik tubuh pastikan alat yang dipakai steril dan tempat usahanya
resmi.
- Orang yang terpapar darah dalam pekerjaannya, seperti pekerja kesehatan, teknisi
laboratorium, dokter gigi, dokter bedah, perawat, pekerja ruang emergensi, polisi,
pemadam kebakaran, paramedic, tentara atau siapapun yang hidup dengan orang yang
terinfeksi, seharusnya sangat berhati-hati agar tidak terpapar darah yang
terkontaminasi.
- Juga termasuk menggunakan peralatan tajam dan jarum dengan benar, mencuci
tangan secara teratur dan menggunakan sarung tangan dalam pekerjaannya. Jika anda
pernah mengalami luka karena jarum suntik, anda harus melakukan tes ELISA atau
RNA HCV setelah 4 6 bulan terjadinya luka untuk memastikan tidak terinfeksi
penyakit hepatitis.

HIV
Pencegahannya
- Menggunakan kondom dalam suatu hubungan
- Menggunakan jarum suntik yang steril / tidak berganti-gantian dalam menggunakan
jarum suntik

INFLUENZA
Pencegahan
- Kaum lanjut usia atau mereka yang mengidap penyakit kronis dianjurkan diimunisasi.
Tapi perlu adanya alternative lain dalam mengembangkan imunitas dalam tubuh
sendiri, melalui makanan yang bergizi dan menjauhi potensi potensi yang
menyebabkan influenza.

GONDOK ENDEMIK
Pencegahannya
- Mengkonsumsi garam beryodium

HYPERTENSI
Pencegahan
- Menjaga pola makan
- Mengurangi beban pikiran
- Olahraga
- Menghindari minuman beralkohol dan obat obatan terlarang

ISPA
Pencegahan
- Terapi yang diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibioti Pemberian
antibiotic dapat mempercepat penyembuhan penyakit ini, dan pemberian antibiotic
dapat mencegah terjadinya infeksi lanjutan dari bacterial, pemberian, pemilihan
antibiotic pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi
resistensi kuman/bacterial di kemudian hari. Namun, pada penyakit ISPA yang sudah
berlanjut dengan gejala dahak dan ingus yang sudah menjadi hijau, pemberian
antibiotic merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah
ada bakteri yang terlibat.

KOLERA
Pencegahan
- Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting :
- Meminum air minum sehat atau air yang telah diolah, antara lain dengan cara
merebus, pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi
- Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga (lalat, kecoa,
kutu, lipas, dll)
- Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya, sebaiknya menggunakan jamban
dengan tangki septi

KUSTA
- Yang pertama adalah pengobatan selama 24 bulan untuk kusta lepromatosa dengan
rifampisin, klofazimin, dan dapson. Yang kedua adalah pengobatan 6 bulan untuk
kusta tuberkuloid dengan rifampisin dan dapson.

MAAG
Pencegahan
- Makan teratur
- Makan secukupnya
- Cuci tangan sebelum makan
- Jangan jajan sembarangan

MALARIA
Pencegahannya
- Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui kegiatan 3M + 1T, yaitu:
o Menutup tempat penampungan air
o Menguras bak penampungan air
o Mengubur barang bekas
o Telungkupkan tempat penampungan air
o Mengenakan kelambu, menggunakan anti nyamuk, memasang kawat kasa
pada ventilasi
- Pengasapan hanya dilakukan secara selektif untuk penanggulangan focus didaerah
yang ada penderita malaria yang sudah terjadi penularan oleh Dinas Kesehatan
setempat

OSTEOPOROSIS
Pencegahan
- Mempertahankan atau meningkatkan kepadatan tulang dengan mengkonsumsi
kalsium yang cukup,
- Melakukan olahraga dengan beban
- Mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang sangat efektif


PNEUMONIA
Pencegahan
- Memberikan pengobatan awal berupa antibiotic
- Istrahat cukup
- Menghindari kontak dengan penderita PNEUMONIA

RABIES
Pencegahan
- Dilakukan dengan menghindari gigitan anjing atau binatang binatang liar.
- Melakukan imunisasi pada individu yang beresiko tinggi.

REUMATIK
Pencegahan
- Mengkonsumsi susu kedelai atau kedelai
- Menjaga berat badan
- Menjaga pola makan

TB PARU
Pencegahannya
- Dengan vaksinasi BCG
- Kemoterapi yang efektif
- Indikasi kasus dengan tepat dan tindak lanjut
- Penanganan pada orang yang telah kontak dengan pasien terinfeksi TB paru
- Uji infeksi TB paru pada kelompok yang beresiko tinggi

TIPUS
Pencegahan
- Jangan berbagi makanan dan minuman dengan orang yang menderita penyakit tifus
- Menjaga kebersihan diri dan lingkungan