Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

Arsitektur Andra Matin


makalah ditujukan untuk memenuhi tugas matakuliah Sejarah
dan Teori Arsitektur II






PENULIS
Aryo Bilowo / 120114211



PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA
Jl. Babarsari No. 44 Yogyakarta 55281 Indonesia Kotak Pos 1086 / YKBB
Telp. +62-274-487711 (hunting) Fax. +62-274-487748
2 Juni 2014
Daftar Isi

Bab I : Pendahuluan
Latar Belakang ..........................................................................................................1
Tujuan Pembahasan ...................................................................................................2
Rumusan Masalah .....................................................................................................2

Bab II : Pembahasan
Perjalanan Karir ...........................................................................................................3
Latar Belakang Pemikiran ...........................................................................................3
Gaya Arsitektur ............................................................................................................3
Karya-Karya .................................................................................................................4

Bab III : Kesimpulan ....................................................................................................8
Daftar Pustaka ..............................................................................................................9

1 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

Abstrak
Konsistensi merupakan hal yang sebaiknya dimiliki oleh semua arsitek jika ingin karyanya dikenal
pubik. Karena dengan konsistensi yang didapat dari proses panjang akan melahirkan sebuah ciri khusus dan
identitas seorang arsitek. Andra Matin merupakan salah satu arsitek indonesia yang menjunjung tinggi nilai
konsistensi terebut. Karena itu pula, karya-karyanya menjadi sangat popular dan mendapat banyak penghargaan
dai IAI DKI Jakarta.
Karya karya Andra Matin dipengaruhi oleh gaya arsitektur minimalis, namun menurutnya akan lebih
tepat jika disebut dengan arsitektur nusantara kontemporer. Anda Matin membawakan gaya arsitektur masa kini
atau kontemporer dengan tetap memperhatikan perinsip dan filosofi dari arsitektur tradisional indonesia. Selain
itu juga beliau juga memperhatikan masalah iklim di Indonesia, karena bangunan yang berdiri di tanah dengan
empat musim akan berbeda dengan bangunan yang berdiri di tanah dengan dua musim. Menurutnya, iklim
merupakan sesuatu yang konstan namun didalamnya terdapat sisi dinamis. Hal itu diwujudkan dalam permainan
bayangan di dalam bangunan yang setiap saat akan berubah karena posisi matahari yang berpindah dari pagi
hingga sore hari.
Kata Kunci : Konsistensi, Andra Matin, Arsitek Indonesia, Arsitektur Kontemporer.

Bab I : Pendahuluan
Latar Belakang
Arsitektur merupakan ilmu yang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Demikian pula
dengan arsitektur di Indonesia yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.
Dimulai dari arsitektur vernakular tiap tiap daerah, arsitektur islam, arsitektur hindia belanda,
hingga arsitektur kontemporer yang sekarang sedang berkembang. Namun dengan semakin
berkembangnya ilmu arsitektur dan kemajuan teknologi yang pesat membuat banyak perinsip
perinsip dari arsitektur vernakular yang merupakan arsitektur asli Indonesia dilupakan dan
diganti dengan ilmu dan perinsip dari arsitektur internasional. Gaya dan perinsip dari
arsitektur intenasional kurang tepat jika diterapkan di Indonesia karena Indonesia merupakan
negara dengan iklim tropis basah, berbeda dengan negara negara pengembang arsitektur
internasional yang kebanyakan beriklim subtropis dan memiliki empat musim. Meskipun
begitu, banyak mahasiswa arsitektur dan arsitek muda yang menerapkan gaya arsitektur luar
tersebut ke dalam rancangannya tanpa disaring dan disesuaikan terhadap iklim di Indonesia
terlebih dahulu. Hal tersebut menyebabkan arsitektur Indonesia seolah-olah terlihat tidak
memiliki identitas dan ciri khusus. Oleh sebab itu, dalam belajar ilmu arsitektur di Indonesia,
kita perlu mengenal tokoh-tokoh arsitektur Indonesia yang memiliki ciri khusus masing-
masing dan tetap mempertahankan perinsip perinsip dari arsitektur asli Indonesia meskipun
gaya arsitektur mereka banya dipengaruhi oleh gaya arsitektur kontemporer yang sekarang
sedang berkembang.




2 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

Tujuan Pembahasan
Andra Matin adalah seorang arsitek kontemporer Indonesia yang selalu konsisten dalam
merancang. Hal itu menyebabkan setiap karyanya memiliki ciri khusus sehingga ia banyak
dikenal orang dari karyanya. Sehingga dengan dikenalkannya seorang Andra Matin dari
makalah ini, mahasiswa dapat belajar mengenai arsitektur nusantara dalam wajah
kontemporer yang dibawakan oleh Andra Matin.

Rumusan Masalah
1. Siapakah Andra Matin?
2. Apa latar belakang pemikirannya?
3. Gaya arsitektur apa yang dikembangkannya?


















3 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

Bab II : Pembahasan
Perjalanan Karir
Ir. Isandra Matin Ahmad atau yang biasa dipanggil Andra Matin adalah seorang arsitek
Indonesia yang telah menerima banyak penghargaan. Andra Matin lulus dari Universitas
Parahyangan, Bandung pada tahun 1988. Setelah itu mulai tahun 1990 hingga 1998 ia bekerja
di PT. Grahacipta Hadiprana, Jakarta. Ia menganggap waktu delapan tahun yang dipakainya
untuk bekerja sebagai proses belajar dan pematangan diri sebelum mendirikan biro arsitektur
sendiri. Selama delapan tahun tersebut, Andra Matin juga telah mengajar di beberapa
universitas, antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas
Tarumanegara. Pada tahun 1998, Andra Matin berhasil mewujudkan cita citanya yaitu
mendirikan biro arsitektur yang bernama Andra Matin Architect (AMA) di Jl. Manyar III
Blok O-3 Kav. 29-30 No. 4-6 Bintaro Jaya sektor I Jakarta Selatan 12330 Indonesia.
Latar Belakang Pemikiran
Dalam mendesain, Andra Matin selalu melakukan riset dan bereksperimen sehingga dapat
menemukan ide-ide segar dan terus berkembang dalam menciptakan inovasi yang baru.
Menurutnya kebebasan dalam berkarya merupakan hal yang mutlak, bahkan lebih berharga
dari kesuksesan secara material. Tanpa kebebasan dalam berkarya hanya akan menjadi
rutinitas semata. Andra berperinsip bahwa manusia harus dapat mengendalikan kerja, bukan
kerja yang mengendalikan manusia. Meskipun Andra Matin selalu menekankan perlunya
inovasi di setiap desain yang berbeda dari karya sebelumnya, ia juga menekankan
pentingnya konsistensi dalam desain sehingga setiap karyanya menampilkan ciri-ciri khusus
dari perancangnya. Inovasi menurut Andra Matin adalah proses terus menerus bagi seorang
arsitek untuk memberi solusi terbaik dalam desain dan arsitektur bukanlah sekedar proses
copy-paste, melainkan proses kreatif yang penuh dengan eksplorasi panjang sehingga pada
akhirnya melahirkan jati diri. Oleh karena itu Andra Matin prihatin terhadap pengembang
properti yang sekedar menduplikasi arsitektur dari indah dari negara lain tetapi terlihat asing
di tanah sendiri.
Gaya Arsitektur
Andra Matin mengusung gaya arsitektur kontemporer yang dipengaruhi oleh gaya arsitektur
minimalis dan arsitektur jepang karena pernah tinggal di jepang semasa kuliah selama 1
bulan. Namun beliau tidak mau disebut sebagai arsitek minimalis, tetapi ia lebih setuju jika
rancangannya disebut sebagai kontemporer, vernakular kontemporer, atau arsitektur Andra
Matin. Karya-karya Andra Matin selalu menampilkan kejujuran, dalam arti menampilkan
material pada bangunan dengan apa adanya. Selain itu, Andra Matin juga menerapkan
perinsip kesimbangan namun tidak selalu simetris, karena terlalu simetris justru akan terlihat
kaku. Keseimbangan yang baik menurutnya seperti yin yang yang dinamis namun saling
melengkapi. Arsitektur Andra Matin adalah arsitektur yang sinematik. Arsitektur sebagai
sebuah peristiwa ditata ke dalam alur pengalaman yang tersusun dalam sekuens, sehingga
pemahaman/apresiasi (pemahaman mungkin bukan kata yang tepat) akan keseluruhan cerita
ditunda, tidak terpahami langsung dalam waktu yang bersamaan. Jika arsitektur pada
4 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

umumnya telah menstandarkan atau mendatarkan emosi dengan cara menghilangkan ekstrim
dari spektrum emosi manusia, maka arsitektur Andra Matin memaksa kita meminjamkan
emosi kita, dan meletakkannya di sana. Ia terasa hadir justru bukan semata-mata dari
eksistensi materialnya, melainkan pada imaji-imaji dan perasaan-perasaan yang ditimbulkan
pada yang mengalaminya. Dengan demikian, ia membuat kita merasakan adanya keterikatan
pada tempat, waktu, dan terutama pada diri kita sendiri, secara lebih kuat dan bermakna.

Karya-Karya
1. Kantor Desain Grafis Le Bo Ye & Galeri Dia Lo Gue
Kedua bangunan tersebut dirangkum di atas tanah seluas 500m
2
dengan aplikasi
material yang sangat menarik yaitu paduan material beton, semen, dan jati belanda
yang ditampilkan apa adanya tanpa pelapis. Tekstur material banyak diekspos di area
caf, galeri, maupun area servis. Ada material beton pada plafon, semen pada dinding,
dan plywood pada meja bar. Untuk penyekat dinding kloset digunakan material GRC
(Glassfibre Rainforced Fibre) tanpa pelapis cat. Teknis pemasangan GRC
menggunakan modul per120cm, menyesuaikan dengan ukuran lembaran GRC itu
sendiri. Saya ingin memperlihatkan tekstur yang apa adanya, tutur Andra Matin
sang perancang. Beton atau kayu Jati, ya ditampilkan apa adanya, jangan diwarna.
Sesuatu ditampilkan seperti dia dilahirkan, tapi dengan tampilan yang sebaik-
baiknya, tuturnya.




5 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

2. Gedung Dua8
Konsep utama pada bangunan ini adalah galeri yang tidak hanya melayani sebagai
ruang pamer bagi karya-karya seni, tetapi juga sebagai tempat berinteraksi bagi
penggemar seni dan seniman pencipta karya tersebut. Galeri juga harus dapat
membuat orang-orang memiliki tingkat toleransi tinggi dan penghormatan terhadap
kesenian di Indonesia.



3. Javaplant Office
Terletak di lereng gunung di Tawangmangu. Dirancang sedemikian rupa hingga
terlahat sangat menyatu dengan alam di sekitarnya. Mengacu pada konsep modern
tropis, rancangan bangunan di kompleks Javaplant memadukan bahan alami dengan
material mutakhir di samping memanfaatkan potensi lingkungan sekitarnya. Pada
tahap awal, arsitek menata posisi bangunan dan jalur sirkulasi baik sirkulasi untuk
orang maupun untuk barang yang efisien. Dua bangunan yaitu kantor dan
laboratorium, ditata dalam formasi saling tegak lurus menyerupai huruf L. Bangunan
kantor yang hanya satu lantai ditandai oleh atap model pelana sedangkan bangunan
pabrik yang terdiri dari dua lantai, ditutup oleh sebidang atap miring.
Dalam pengolahan lahan dan bangunan, arsitek memasukkan unsur air yang berefek
menenangkan dengan cara membuat kolam ikan koi di bagian belakang bangunan
kantor utama dan di bagian muka kantor pemasaran. Kolam ini dibuat mengelilingi
6 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

kantor bahkan bangunannya, seolah-olah menjorok di atas permukaan kolam sehingga
menarik perhatian (eye catcher) orang yang datang.



4. Komunitas Salihara
Gedung ini dirancang oleh tiga arsitek yang berbeda dan Andra Matin merupakan
salah satunya yang merancang bagian perkantoran. Berbentuk persegi dan tidak
dipoles oleh cat bewarna. Bangunan dibiarkan polos dengan warna abu-abu beton
yang mendominasi dengan hijau daun alami yang tumbuh dan menjadi pemanis
disekitarnya.









7 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

5. merupakan keseimbangan sempurna dari modernitas dan fantasi. Fasad, dinding yang
disusun dari 1200 jendela lapuk yang dikumpulkan dari seluruh penjuru nusantara
membujuk kita untuk melalui pintu masuk yang sempit dan berjalan melalui
mezzanine semen gelap. Masa bangunan berbentuk elips, menyerupai koloseum dan
terdapat kolam renang di pusatnya.












8 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

Bab III : Kesimpulan
Andra Matin dikenal publik dan mendapat banyak penghargaan berkat konsistensi dan
perinsip yang selai ia pegang teguh. Pencapaian tersebut juga didapat karena beliau selalu
melakukan riset dalam merancang sehingga tercipta ide ide dan inovasi baru yang berbeda
dari karya sebelumnya. Meskipun begitu setiap karyanya selalu mencitrakan diri seorang
Andra Matin sebagai perancangnya. Kesan yang ditimbulkan dari karyanya selalu
menimbulkan perasaan yang berbeda dari keadaan sesungguhnya saat kita menginjakkan kaki
pada bangunan karyanya. Seperti berada di dalam ruangan, padahal diluar ruangan, seperti
belum selesai, padahal sudah selesai. Selain itu bangunan rancangan Andra Matin dapat
disebut bangunan yang sinematik kerena perbedaan sekuel di setiap bagian bagian bangunan,
memaksa kita untuk memahami maksud dari rancangan tersebut.



















9 | A r s i t e k t u r A n d r a M a t i n

Daftar Pustaka
Ahmad, Isandra Matin, & Team. 2009., Andra Matin Principal.
andramatin.com/about/andra-matin/. Diakses pada 2 Juni 2014
LeBoYe Design. 2014., LeBoYe. www.leboyedesign.com/. Diakses pada 2 Juni 2014
Komunitas Salihara. 2014., Tentang Salihara. salihara.org/about/about-us. Diakses pada 2
Juni 2014
PotatoHeadGroup. 2012., Potato Head Beach Club. www.ptthead.com/potato-head-beach-
club/. Diakses pada 2 Juni 2014.
Kusumawijaya, Sigit. 2009., Kesederhanaan dan Kejujuran Sebuah Desain.
http://sigitkusumawijaya.com/2009/04/14/nilai-keserdehanaan-dan-kejujuran-sebuah-desain.
Diakses pada tanggal 2 Juni 2014.

Anda mungkin juga menyukai