Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 1

NAMA

: ALI FAHRUDDIN

NIM

: DBC 113 046

KELAS

:G

MODUL

: IV (PEMILIHAN)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2013

BAB I
TUJUAN DAN LANDASAN TEORI
1.1

Tujuan Praktikum
1. Dapat mengetahui perbedaan if-then-else dan case..of dalam setiap
permasalahan
2. Dapat menggunakan if-then-else dan case of dalam menyelesaikan sebuah
permasalahan yang dituangkan dalam sebuah program.

1.2 Landasan Teori


Pemilihan (Selection) digunakan jika ada masalah yang tidak dapat
dipecahkan dengan perhitungan yang pasti. Inti dari pemecahan masalah jenis ini
adalah menganalisis semua kondisi yang mungkin terjadi dan menentukan
statemen yang dilakukan untuk setiap kondisi tersebut.
Terdapat dua skema pemilihan, yaitu menggunakan statemen if...then dan
menggunakan statemen case....of. Statemen if dapat digunakan dengan bagian else
atau tanpa bagian else, tergantung masalah yang dipecahkan dan algoritma yang
dipilih. Jika terdapat dua kondisi yang komplementer maka statemen if diikuti
bagian else. Kondisi dalam statemen if dituliskan dalam ekspresi boolean.
Statemen if juga dapat digunakan secara berulang.
Statemen if digunakan untuk memilih dari dua kondisi yang berbeda
berdasarkan ekspresi boolean, sedangkan statemen case digunakan untuk memilih
jika terdapat lebih dari dua kondisi yang masing-masing memerlukan penanganan
yang berbeda. Variabel yang terlibat dalam statemen case harus bersifat ordinal.
1. Instruksi If/Then/Else
Dalam bahasa Indonesia, if berarti jika dan then artinya maka, kondisi
adalah persyaratan yang dapat bernilai benar atau salah ; aksi sesudah kata then
hanya di laksanakan apabila kondisi bernilai benar. Sebaliknya, apabila kondisi
bernilai salah, maka aksi tidak di laksanakan. Perhatikan bahwa kata yang di garis

bawahi. If dan then merupakan kata kunci (keywords) untuk struktur pemilihan
ini.
Instrusksi If/Then/Else digunakan untuk memilih alternative apabila suatu
syarat atau kondisi dipenuhi ( 1 kasus ), atau memilih satu alternatif dari dua
kemungkinan berdasarkan apakah syarat terpenuhi atau tidak ( 2 kasus ).
PERCABANGAN
Statemen Penyeleksian Kondisi
Statemen penyeleksian kondisi menunjukkan bahwa suatu statemen akan
dikerjakan bila suatu kondisi adalah benar. Jika kondisi salah satu syarat tidak
terpenuhi maka statemen yang lainnya setelah kata cadangan Else akan dikerjakan
atau diproses. Kata else tidak boleh diawali dengan titik koma (;) karena titik
koma menunjukkan akhir dari statemen.
Struktur IF-THEN
Statemen IF-THEN digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi, jika
kondisi yang diseleksi terpenuhi, maka statemen yang mengikuti THEN akan
diproses. Tetapi, apabila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan diproses adalah
statemen berikutnya.
Statemen IF-THENELSE digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi.
Statemen 1 akan diproses jika kondisi yang diseleksi benar, sedangkan statemen 2
akan diproses jika kondisi yang diseleksi tidak terpenuhi.
Struktur pemilihan if-then hanya memberikan satu pilihan aksi bila kondisi
(persyaratan) di penuhi (bernilai benar), dan tidak memberi pilihan aksi lain bila
kondisi bernilai salah. Bentuk pemilihan yang lebih umum ialah memilih satu dari
dua buah aksi bergantung pada nilai kondisinya :
If kondisi then
aksi 1
else
aksi 2
Else artinya kalau tidak. Bila kondisi bernilai benar, aksi 1 akan di kerjakan,
tetapi kalau tidak, aksi 2 yang akan di kerjakan.

2. Instruksi Case
Instruksi case digunakan sebagai instruksi pemilihan dimana aksi yang
akan dilakukan hanya bergantung pada nilai dari satu macam variable. Dengan
kata lain, variable yang menentukan nilai ini mungkin banyak macam nilai dan
setiap nilainya berkaitan dengan satu macam aksi.
Bentuk instruksi case :
Case ( variable )
Nilai-1 : aksi-1;
Nilai-2 : aksi-2;
Nilai-3 : aksi-3;
..
Default : aksi-n;
Endcase

Bentuk case diatas dapat diterjemahkan sebagai berikut :

Dimungkinkan ada n-buah aksi, mulai dari aksi-1 hingga aksi-n.

Setiap aksi hanya dilakukan apabila suatu nilai variabel dicapai sesuai
persyaratan. Misalnya, aksi-1 dilakukan hanya bila variabel bernilai nilai-1,
aksi-2 dilaksanakan apabila variabel bernilai nila-2, dan seterusnya.

Apabila tak satu pun nilai variabel yang cocok maka aksi-n dikerjakan
sebagai aksi default ( hanya dikerjakan apabila tidak ada yang memenuhi
syarat ).
Struktur CASE-OFELSE merupakan pengembangan dari struktur

CASE-OF dan juga merupakan pengembangan dari standar Pascal. Pada struktur
CASE-OF bila tidak ada kondisi yang terpenuhi berarti tidak ada statemen di
dalam lingkungan CASE-OF yang diproses. Dengan struktur CASE-OFELSE,
bila tidak ada kondisi yang terpenuhi, maka statemen yang akan diproses dalam
lingkungan CASE-OF adalah statemen yang ada di ELSE.

BAB II
LANGKAH KERJA
1. Buatlah program untuk menentukan bilangan positif dan bilangan negatif dari
sebuah bilangan bulat yang dimasukkan dari piranti masukan.
2. Buatlah program untuk menentukan bilangan bulat terbesar dan yang terkecil
dari 3 buah bilangan bulat.
3. Misalnya karyawan PT.

Gundul

Pacul

dikelompokkan

berdasarkan

golongannya. Upah perjam tiap karyawan bergantung pada golongannya


( lihat tabel dibawah ). Jumlah jam kerja yang normal selama seminggu adalah
48 jam. Kelebihan jam kerja dianggap lembur dengan upah lembur adalah Rp.
3000/jam untuk semua golongan karyawan. Buatlah program yang membaca
nama karyawan dan jumlah jam kerjanya selama seminggu, lalu menghitung
gaji mingguannya.
Golongan
A
B
C
D

Upah per jam


Rp. 6000
Rp. 7000
Rp. 8000
Rp. 9000

4. Buatlah program untuk membaca nomor bulan (integer), lalu menuliskan


nama bulan sesuai dengan angka bulannya. Misalnya jika dibaca 9, maka
tercetak Agustus.
5. Modifikasi soal no.3 diatas dengan menggunakan struktur case..of !
Tugas
Simulasikan sebuah kalkulator sederhana untuk melakukan operasi aritmatika
sebagai berikut : dibaca operan 1, operator, dan operand 2. Tentukan hasil
operasi aritmatika :
Operan1
7

Operator
+

Operand2
3

Maka hasilnya adalah 10

BAB III

PEMBAHASAN
Langkah 1
Untuk membuat program menentukan bilangan positif atau negative kita gunakan
algoritma adalah bilangan >= 0 merupakan bilangan POSITIF, dan bilangan <0
adalah bilangan NEGATIF.

di dalam var bilangan bertipe integer.


Dalam write,user diperintahkan untuk memasukkan bilangan..readln (bil).
masukkan if then yang ditengahnya user memasukkan bilangan 0.
write,.input di dalamnya adalah(hasil bil adalah bil positif)

langkah 2
untuk mendapatkan bilangan terbesar dan terkecildari 3 buah bilangan yag kita
gunakan adalah intruksi If then Else
variable yang kita gunakan ada 3 karena inputannya ada 3 macam bilangan
kita gunakan kita pakai saja a,b,c menggunakan integer

Kita gunakan beberapa intruksi If


then else untuk memilih pernyataan apakah yang cocok digunakan dan
didapatkan bilangan terbesar dan terkecil dari 3 buah bilangan

Program diatas memiliki beberapa syarat yang dipakai sesuai kondisi yang
sudah ada dan memakai pernyataan tersebut apabila salah satu syarat sudah
terpenuhi
Langkah 3

program membaca nama karyawan dan jumlah jam kerjanya selama seminggu dan
memiliki golongan yang berbeda beda tiaporang yang memiliki gaji yang berbeda
tiap golongannya
Untuk variabelnya kita gunakan berbagai variable seperti real, string, dan char

Dalam menentukan golongan kita gunakan Case.. of . karena kita memiliki 4


golongan yang berbeda dan memiliki gaji yang berbeda

Kita juga memakai If then Else . karena dalam penggajian karyawan hanya
normal bekerja 48 jam dan apabila lebih dari 48 jam maka jam tersebut
digunakan sebagai jam lembur yang setiap jam di upah sebesar Rp3000/jam

Dan total penggajian kita gunakan rumus Total=gaji+lembur. Gaji adalah


karyawan yang bekerja 48 jam kebawah, dan lembur adalah apabila ada
karyawan yang bekerja lebih dari 48 jam

Maka output yang kita hasilkan adalah

Langkah 4
Program membaca bulan dengan menginputkan suatu angka
Kita gunakan variabel integer dalam penginputan

Dalam menentukannya kita gunakan Case..of. untuk memilih pernyataan apa


yang benar digunakan

kita gunakan angka 1-12 untuk menentukan suatu pernyataan, dan apabila ada
input yang lebih dari 12 misalnya 13 maka outputnya adalah berupa tulisan
maaf yang anda masukkan salah..!!
langkah 5
seperti program yang ke 3 tetapi kita bias
merubahnya dengan hanya menggunakan
Case of
kita gunakan 4 macam pilihan case of
kita gunakan rumus total =jam+lembur
yang merpakan jam adalah jam bekerja
norma kurang dari 48 jam, dan lembur

adalah jam kerja yang melebihi 48 jam


dan apabila golongan yang dimasukkan

salah maka output akan salah mengeksekusinya.

Tugas
Untuk membuat program aritmatika yang
operator aritmatikanya juga adalah merupakan inut

Kita gunakan variable real dan char.

Yang merupakan real untuk nilai a,b dan c digunakan untuk input

Sedangkan char kita gunakan untuk intruksi case..of

BAB IV
KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam penggunaan


pemilihan dalam pascal

IF, THEN, ELSE dan CASE OF adalah Salah satu

pernyataan kendali untuk pengambilan keputusan dalam Pascal.


Instrusksi If/Then/Else kita gunakan apabila untuk memilih alternative
suatu syarat atau kondisi dipenuhi ( 1 kasus ), atau memilih satu alternatif dari dua
kemungkinan berdasarkan apakah syarat terpenuhi atau tidak ( 2 kasus ), dan
seterusnya sampai suatu syarat atau kondisi terpenuhi untuk memilih alterativeya.
Instruksi case kita gunakan sebagai instruksi pemilihan dimana aksi yang
akan dilakukan hanya bergantung pada nilai dari satu macam variable. Dengan
kata lain, variable yang menentukan nilai ini mungkin banyak macam nilai dan
setiap nilainya berkaitan dengan satu macam aksi yang sudah ditentukan.

BAB V
DAFTAR PUSTAKA

http://www.catatanpribadi.com/2011/11/pemilihan-selection-pada-programpascal.html
http://pascalmatlab.blogspot.com/2012/12/penjelasan-tentang-pemilihan-ifthen.html
http://www.nusinau.com/instruksi-pemilihan/

BAB VI
LAMPIRAN
Langkah 1

Input

Output

Langkah 2
Input

Output

Langkah 3
Input

Output

Langkah 4
Input

Output

Langkah 5
Input

Output

Tugas
Input

Output