Anda di halaman 1dari 36

EDUKASI : Mengenal Fitur ArchiCAD Part 1

MENGENAL FITUR ARCHICAD Part 1


Proses membuka archiCAD sama seperti langkah membuka program lainnya. Dobel klik
pada tool ArchiCAD. (AchiCAD Release 11-Red). Maka akan muncul gambar sbb:

Klik New untuk memulai project baru
Lembar Kerja ArchiCAD

Sebelum memulai menggambar, kita setting dulu ukuran, dengan langkah:
Pilih Options - Project preferences-Working units &levels


Ukuran Model unit dan Layout unit diganti satuan centimeter.
Decimals (angka di belakang koma): 0. Klik Next

Pada unit diganti satuan centimeter; Decimals (angka di belakang koma): 0. Klik Next

Pada Length Unit diganti dalam satuan centimeter. Decimals (angka di belakang koma): 0
Untuk Area unit dan Volume unit dalam satuan meter (hubungannya dalam perhitungan
luas atau volume, biasanya dalam satuan m2, m3) . Klik OK.

Pengaturan lebih lanjut pada satuan grid yang diinginkan.
Caranya : View- Grid options - Grids & Beackground


Pada Main Grid, horizontal dan vertical pilih misalnya 100; Grid Snap,horizontal dan
vertical pilih 50.
Nah, secara sederhana, Lembar kerja siap untuk menggambar.
Selanjutnya pelajari Toolbar2 yang ada pada Lembar Kerja ArchiCAD untuk bisa ke:

Lanjut ke Part2

EDUKASI: 3D ArchiCAD Bangunan Sederhana
MENGGAMBAR 3D ARCHICAD BANGUNAN SEDERHANA (POS SECURITY) Part 2


Buka program Graphisoft Archicad Anda.
Dobel klik pada tool ArchiCAD.
Klik New untuk memulai projeck baru
Maka akan terbuka Lembar Kerja untuk menggambar 3D.
SETTING UKURAN :
Setting satuan ukuran, seperti pada Mengenal Fitur ArchiCAD Part 1.
Caranya, klik Options >Project Preferences > Working units &levels dan Anda
setting semua parameter menjadi satuan centimeter. Klik Next
Pada Unit diganti dalam satuan centimeter. Klik Next
Pada Length Unit diganti dalam satuan centimeter. Untuk area unit dan volume
unit dalam satuan meter (hubungannya dalam perhitungan m2, m3) . Klik OK.
Pengaturan lebih lanjut pada satuan grid yang diinginkan, klik View > Grid Options
> Grids & Background. Maka muncul dialog, pada bagian Main Grid pilih horizontal
dan vertical 100. Grid Snap pilih horizontal dan vertical 50.
MENGATUR LAYER:
Layer digunakan untuk mengaktifkan / meng-nonaktifkan masing-masing komponen
gambar. Caranya, Klik Options > Element Attributes > Layer Settings (Model Views).
Maka muncul dialog:

Klik New, untuk membuat Layer-layer nama komponen yang akan anda buat. Contoh:
Dinding, Pintu, Lantai, Atap, dst. Kemudian Klik OK

PROJECT : MENGGAMBAR POS SECURITY

Sebelum menggambar, perlu kiranya menyiapkan Grid Snap, yaitu gerakan kursor sesuai
grid untuk mempermudah penggambaran dan ketepatan ukuran. Caranya pilih View >
Grid Snap Options> Construction Grid , sehingga gerakan kursor sesuai Grid.

MENGGAMBAR DINDING (WALL):
Klik Wall di Toolbar. Klik Setting Dialog berikutnya untuk mengatur parameternya.
Tinggi dinding= 600, Absolute Base Hight (dasar tembok)=30, Construction Method=Center,
Wall Thickness=15 , bagian Layer pilih Dinding seperti yang sudah dibuat sebelumnya.
Dibagian Model anda bisa memilih surface yang anda inginkan, kemudian Klik OK. Seperti
gambar dibawah ini:

Setelah mengatur parameter dinding, kita mulai menggambar didingnya sesuai rencana
denah di atas. Caranya tinggal klik pada titik grid awal, terus arahkan dan klik ke grid
berikutnya sesuai ukuran yang diinginkan.


Demikian seterusnya untuk ukuran-ukuran yang lain. Hasilnya seperti berikut:

Setelah selesai membuat dinding, anda bisa melihat sementara hasil 3 Dimensinya dengan
menekan tombol F3 pada keyboard. Hasilnya seperti di bawah :

Untuk kembali ke tampilan Denah, klik toolbar Floor plan.

MEMASANG PINTU DAN JENDELA:
Klik Door pada Toolbar, kemudian klik Setting Dialog untuk mengatur parameternya,
misal:pilih pintu dg daun dobel, seperti gambar di bawah ini:

Setelah mengatur parameternya yang dipilih, Klik OK, kemudian mulai memasang pintu.
Caranya:
Klik pada bagian tengah2 dinding yang akan diberi kusen pintu dan Klik lagi di bagian
luar atau dalam dinding untuk menentukan bukaan pintu. Hasilnya seperti gambar:

MEMASANG JENDELA (WINDOW):
Klik Window pada Toolbar, kemudian mengatur parameternya. Misal type jendela dua
lubang. Klik OK

Langkah berikutnya sama seperti cara memasang pintu di atas. Sehingga diperoleh gambar
seperti ini:

MENGGAMBAR LANTAI (SLAB):
Klik Slab pada Toolbar, kemudian setting parameternya sesuai yang diinginkan, misal
Relative Base Height=30, Model: Top Material=Tile White 30x30,dan yang perlu diingat
elevasi tiap penggambaran. Contoh pengaturan parameter seperti gambar:

Klik OK. Kemudian langsung buatlah garis pada bagian terluar dari dinding yang
mengelilingi bangunan dan ditambah bagian teras.

MENGGAMBAR ATAP (ROOF):
Klik Roof pada Toolba, kemudian setting parameternya, Bagian Geometryand
Positioning =300, kemiringan atap = 0, Model = Roof-Tile French Red. Klik OK.

Buat kotak ukuran atap sesuai Denah, seperti gambar:

Tekan F3 untuk melihat 3D-nya.


Dan ternyata tamboknya lebih tinggi daripada atapnya.


Cara memotong tembok sesuai tinggi atap, Select bagian atapnya terus pilih toolbar Trim
to Roof, maka muncul dialog sbb:

Pilih Trim Top > Klik Trim. Lihat hasilnya ...

Kiranya Project Dasar 3D POS SECURITY sudah selesai. Jika akan memodifikasi atau
mempercantik gambar, dapat dipelajari pada Setting Dialog dan parameternya.


Langkah2 di atas merupakan langkah dasar dalam membuat Project 3D dalam ArchiCAD.
OK. Selamat mencoba !!!


EDUKASI: Rendering 3D ArchiCAD Part 3
RENDERING SEDERHANA 3D ARCHICAD Part 3
Buka Project Anda, Misal Pos Security.

Contoh gambar ini kelihatannya kurang menarik, jika belum ada variasi tambahan
misalnya meja, kursi, pohon2, orang, pot bunga, lampu dll. Nah, kali ini kita coba
memvariasi gambar tersebut, tapi panduan kali ini gak secara keseluruhan.
Sebelum memulai Klik Floor Plan (Denah/Tampak Atas).

Memasang Pohon: Caranya Klik Object pada Toolbar > Klik Setting Dialog
parameter , maka muncul dialog sbb:

Pilih Folder Visualization > Garden > Pilih Jenis pohon pada Tab pilihan, kemudian
atur parameternya. Klik OK. Terus klik pada titik-titik penempatan pohon yang
diinginkan. Tekan F3 untuk melihat 3D-nya.

Demikian seterusnya untuk pengaturan komponen2 lainnya, tinggal memilih dan
mengatur.

MENGATUR RENDER BACKGROUND:
Cara mengatur render beground adalah sbb: Klik Document > Creative Imaging >
Photo Rendering Setting, muncul dialog:

Pilih Background , terus pilih Background Image > Picture, terus pilih Change
Picture. Maka picture akan muncul pada kotak preview. Klik OK, apabila setting
dianggap cukup. Langkah berikutnya tinggal melihat fotonya dengan cara Klik
Document > Creative Imaging > Photo Rendering Projection. Lihat hasilnya:

OK. Semoga membantu!

EDUKASI: 3D ArchiCAD Rumah Tinggal Minimalis Part 4

3D ARCHICAD RUMAH TINGGAL MINIMALIS Part 4
Buka program Graphisoft Archicad Anda. Setting ukuran dan mengatur layer, seperti
EDUKASI: 3D ArchiCAD Bangunan Sederhana Part 2

PROJECT : MENGGAMBAR RUMAH TINGGAL MINIMALIS

Menyiapkan Grid Snap, Caranya pilih View > Grid Snap Options> Construction Grid ,
sehingga gerakan kursor sesuai Grid. Misal Main Grid= 100, Snap Grid =50 kemudian klik OK

MENGGAMBAR DINDING (WALL):
Klik Wall di Toolbar. Klik Setting Dialog berikutnya untuk mengatur parameternya.
contoh: Tinggi dinding= 350, Absolute Base Hight (dasar tembok)=30, Construction
Method=Center, Wall Thickness=15 , Kemudian Klik OK. Seperti gambar dibawah ini:

Setelah mengatur parameter dinding, kita mulai menggambar diding sesuai rencana denah
di atas. Caranya klik pada titik grid awal, terus arahkan dan klik ke grid berikutnya sesuai
ukuran yang diinginkan.


Demikian seterusnya untuk ukuran-ukuran yang lain. Hasilnya seperti berikut:

Setelah selesai membuat dinding, anda bisa melihat sementara hasil 3 Dimensinya dengan
menekan tombol F3 pada keyboard.
MEMASANG PINTU DAN JENDELA:
Pertama kita akan memasang kusen pintu. Caranya sebagai berikut: Klik Door pada
Toolbar, kemudian klik Setting Dialog untuk mengatur parameternya, misal:pilih pintu dg
daun single, seperti gambar di bawah ini:

Setelah mengatur parameternya yang dipilih, Klik OK, kemudian mulai memasang pintu.
Caranya
Klik pada bagian tepi dinding yang akan diberi kusen pintu dan Klik lagi di bagian luar atau
dalam dinding untuk menentukan bukaan pintu, seperti gambar:

MEMASANG JENDELA (WINDOW):
Untuk memasang jendela, klik Window pada Toolbar, kemudian mengatur parameternya.
Misal type jendela dua lubang.

Setelah mengatur parameternya yang dipilih, Klik OK, kemudian memasang jendela.
Caranya Klik pada bagian tengah-tengah dinding yang akan diberi jendela dan Klik lagi di
bagian luar atau dalam dinding untuk menentukan bukaan. Sehingga diperoleh gambar
seperti ini:

MENGGAMBAR LANTAI (SLAB):
Caranya Klik Slab pada Toolbar, kemudian setting parameternya sesuai yang diinginkan,
misal Relative Base Height=30, Model: Top Material=Tile White 30x30,dan yang perlu
diingat elevasi tiap penggambaran. Contoh pengaturan parameter seperti gambar:

Setelah klik OK. Kemudian langsung buatlah garis pada bagian terluar dari dinding yang
mengelilingi bangunan dan ditambah bagian teras.

MENGGAMBAR KOLOM TERAS (COLUMN)
Caranya Klik Column pada Toolbar, kemudian setting parameternya sesuai yang diinginkan,
misal Culomn Height=300, Core dimension=40 dan 12; Model : Paint 10. Contoh
pengaturan parameter seperti gambar:

Setelah klik OK. Kemudian langsung Klik pada bagian yang akan diberi kolom di bagian
teras.

MENGGAMBAR VENTILASI DI ATAS JENDELA / PINTU
Caranya Klik Window pada Toolbar, kemudian Setting parameternya, yaitu Pilih folder
ArchCAD .DLL dan pilih Empty Window, Ukuran lubang 20x20,Tinggi penempata 240. Klik
OK

Kemudian klik diatas jendela atau pintu.

MENGGAMBAR ATAP (ROOF):
Caranya Klik Roof pada Toolbar, kemudian Setting parameternya, yaitu Bagian Relative
(tinggi sisi bawah atap)=270, dan kemiringan Atap=30, Model sesuai jenis/bahan atap yang
diinginkan. Klik OK

Buat kotak ukuran atap sesuai Denah, seperti gambar:

Kemudian Select atap klik kanan mouse > pilih Move > Mirror/Copy, lalu cerminkan
atapnya. Demikian juga untuk atap yang atas, kemudian tekan F3 sehingga hasilnya sbb:

Dan ternyata dindingnya kurang tinggi untuk mencapai atapnya. Maka select bagian
dinding yang perlu ditinggikan, kemudian atur parameternya.

Cara memotong tembok sesuai tinggi atap, caranya Select bagian atapnya terus pilih
toolbar Trim to Roof, maka muncul dialog sbb:

Pilih Trim Top > Klik Trim.

MENGGAMBAR ATAP TERAS
Caranya Klik Slab pada Toolbar, kemudian setting parameternya seperti waktu
menggambar lantai (Slab), misal Relative Base Height=30, Tinggi atap =300, Model: Top
Material=Paint- 02.

Terus beri alas rumput, seperti gambar:

Gambar Rumah Tinggal sudah jadi dan siap dirender.


TUTORIAL : Membuat Struktur Bangunan Mall Bertingkat 3D ArchiCAD
Part 5



SETTING SATUAN UKURAN:

Seperti pada Mengenal Fitur ArchiCAD Part 1
Klik Options >Project Preferences > Working units & levels
Pada bagian Model Unit pilih satuan centimeter dan Decimal= 0,
Pada bagian Layout Unit pilih satuan centimeter dan Decimal= 0, Klik Next
Pada bagian Linear Dimension Unit pilih satuan centimeter dan Decimal= 0, Klik
Next
Pada bagian Length Unit pilih satuan centimeter dan Decimal= 0,
Pada bagian Area unit dan volume unit pilih satuan meter
Klik OK.
SETTING SATUAN GRID BACKGROUND:
Untuk mempermudah penempatan pointer pada area gambar sesuai ukuran.
Pengaturan grid background, klik View > Grid Options > Grids & Background. Pada
bagian Spacing Main Grid , horizontal dan Vertical = 100.
Pada bagian Snap Grid , horizontal dan Vertical = 50. Klik OK




MEMBUAT STORY:

Untuk mempersiapkan jumlah lantai dan elevasi masing-masing lantai.
Klik Design > Story Setting...
Pada bagian Story 0 ketik LANTAI DASAR, Elevation = 0, Height to Next = 350
Pada bagian Story 1 ketik LANTAI 2, Elevation = 350, Height to Next = 350
Pada bagian Story 2 ketik LANTAI 3, Elevation = 700, Height to Next = 350, dan
seterusnya. Apabila ingin menambah lantai, klik Insert Above. Klik OK



PROJECT : MEMBUAT STRUKTUR BANGUNAN MALL
Kita akan menggambar struktur bangunan Mall bertingkat 3 lantai, yang terdiri dari
Bangunan utama dan tambahan samping dengan kolom struktur (Kolom Pertama,
Kolom Kedua), Balok Induk.


MEMBUAT KOLOM PERTAMA:

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Column Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih bentuk kolom Ractangular, tinggi kolom Elevation-top= 1050, Elevation-base =
0, penampang kolom v=60, h=60



Klik OK

Untuk menempatkan Klik Grid snap dan pilih yang paling kanan.


Tempatkan kolom pada titik penempatan kolom sesuai denah.


MEMBUAT KOLOM KEDUA:

Klik Column Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih bentuk kolom Ractangular, tinggi kolom Elevation-top= 700, Elevation-base =
0, penampang kolom v=50, h=50.
Klik OK



Tempatkan kolom pada titik penempatan kolom sesuai denah.


Tekan F3 apabila ingin melihat 3D-nya.

MEMBUAT BALOK INDUK pada Lantai Dasar:
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Beam Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Tinggi balok =50, Elevation-top= 350, Elevation-base = 350, Thickness (lebar
balok)=30
Material= Surf-Poured Concrete
Klik OK.



Untuk menempatkan Klik Grid snap dan pilih yang paling kanan.


Tempatkan balok dari titik penempatan balok sesuai panjangnya pada denah.


MEMBUAT BALOK INDUK pada Lantai 2 :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 1. LANTAI 2
Klik Beam Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Tinggi balok = 350, Elevation-top= 300, Elevation-base = 300, Thickness (lebar
balok)=30
Material= Surf-Poured Concrete
Klik OK



Tempatkan balok dari titik penempatan balok sesuai panjangnya (seperti langkah
sebelumnya).

MEMBUAT BALOK INDUK pada Lantai 3 :
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 2. LANTAI 3
Klik Beam Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih bentuk balok, tinggi balok= 750, Elevation-top= 700, Elevation-base = 700,
Thickness (lebar balok)=30
Klik OK
Tempatkan balok dari titik penempatan balok sesuai panjangnya (seperti langkah
sebelumnya).
MEMBUAT LANTAI pada LANTAI DASAR :
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal lantai = 30, Elevation-top= 0, Elevation-base = 0,
Model = Tile White 30x30
Pada Geometry Method pilih Ractangular


Klik OK

Buatlah segi empat pada denah melalui titik terluar bangunan, seperti gambar
berikut:


MEMBUAT LANTAI 2 :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 1. LANTAI 2
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal lantai = 15, Elevation-top= 350, Elevation-base = 350,
Model = Tile White 30x30
Pada Geometry Method pilih Ractangular
Klik OK
Buatlah segi empat pada denah melalui titik terluar bangunan sama seperti lantai
dasar,(ingat perlu ruang tangga).
MEMBUAT LANTAI 3 :
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 2. LANTAI 3
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal lantai = 15, Elevation-top=700, Elevation-base = 700,
Model = Tile White 30x30
Pada Geometry Method pilih Ractangular.
Klik OK
Buatlah segi empat pada denah melalui titik terluar bangunan,(ingat perlu ruang
tangga).



Tekan F3 apabila ingin melihat 3D-nya.

MEMBUAT ATAP INDUK :
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 2. LANTAI 3
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal atap = 15, Elevation-top= 350, Elevation-base = 1035,
Model = Paint 1
Pada Geometry Method pilih Ractangular


Klik OK

Buatlah segi empat pada denah sesuai luas atap bangunan, seperti gambar berikut:


MEMBUAT ATAP SAMPING :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 1. LANTAI 2
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal atap = 15, Elevation-top= 350, Elevation-base = 700,
Model = Paint 1
Pada Geometry Method pilih Ractangular



Klik OK

Buatlah segi empat pada denah sesuai luas atap bangunan samping kanan dan kiri,
seperti gambar berikut:

Tekan F3, untuk melihat 3D-nya.


MEMBUAT KOLOM KANOPI:

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Column Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih bentuk kolom Ractangular, tinggi kolom Elevation-top= 400, Elevation-base =
0, penampang kolom v=30, h=60
Klik OK
Untuk menempatkan Klik Grid snap dan pilih yang tengah.


Tempatkan kolom pada titik penempatan kolom sesuai denah.


MEMBUAT BALOK KANOPI :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Beam Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih bentuk balok, tinggi balok Elevation-top= 400, Elevation-base = 350, Thickness
(lebar balok)=30
Klik OK
Tempatkan balok dari titik penempatan balok sesuai panjangnya.



MEMBUAT ATAP KANOPI :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal atap = 15, Elevation-top= 350, Elevation-base = 335,
Model = Paint 1
Pada Geometry Method pilih Ractangular
Klik OK
Buatlah segi empat pada denah sesuai luas atap kanopi, seperti gambar berikut:



Tekan F3 apabila ingin melihat 3D-nya.

MEMBUAT JALAN ASPAL :
Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal lantai = -30, Elevation-top= 0, Elevation-base = 0,
Model = Paving-Asphalt Light
Pada Geometry Method pilih Ractangular
Klik OK
Buatlah segi empat pada denah sesuai jalan pada bawah kanopi, seperti gambar
berikut:



MEMBUAT DASAR RUMPUT :

Pada Navigator-Project Map, aktifkan 0. LANTAI DASAR
Klik Slab Tool pada ToolBox dan klik pada info box, atur parameternya,
Pilih tebal lantai = -20, Elevation-top= 0, Elevation-base = 0,
Model = Paving-Grass green
Pada Geometry Method pilih Ractangular
Klik OK
Buatlah segi empat pada denah luasan yang akan diberi rumput, seperti gambar
berikut:


Tekan F3 untuk melihat 3D-nya