Anda di halaman 1dari 66

KEWIRAUSAHAAN

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belangan
Tahun 2005 Kasmir mewawancarai sekitar 500 mahasiswa di enam
perguruan Tinggi di Jakarta, masing-masing mewakili PT kelas bawah, PT kelas
menengah, dan PT kelas atas menunjukan hasil yang cukup merisaukan kita
tentang motiasi kewirausahaan di kalangan mahasiswa! Pertanyaan yang
diajukan kepada para mahasiswa adalah apa yang akan mereka lakukan setelah
menyelesaikan pendidikan atau setelah memperoleh gelar sarjana, mencari
pekerjaan (menjadi pegawai), menjadi wirausahawan, atau menjadi karyawan
sambil berwirausaha? "ebagian besar atau sekitar 76 persen menjawab akan
melamar kerja atau dengan kata lain menjadi pegawai #karyawan$! Kemudian
hanya sekitar 4 persen yang menjawab ingin berwirausaha! "elebihnya menjadi
karyawan sambil berwirausaha! %asil wawancara dengan para mahasiswa ini
pun menunjukan hasil yang tidak jauh berbeda!
&rtinya, bahwa orientasi para mahasiswa setelah lulus hanya untuk mencari
kerja, bukan menciptakan lapangan kerja! 'upanya cita-cita seperti ini sudah
berlangsung lama, terutama di (ndonesia dengan berbagai sebab! Jadi, tidak
mengherankan jika setiap tahun jumlah orang yang menganggur terus
bertambah! "ementara itu pertumbuhan lapangan kerja semakin sempit! %asil
wawancara dan kuesioner tersebut memang belum menunjukan secara utuh cita-
cita mahasiswa setelah lulus kuliah! )amun paling tidak hasil ini sudah
memberikan sedikit gambaran betapa pola pikir untuk menjadi wirausaha di
kalangan mahasiswa masih sangat kecil!
Pola pikir yang diwujudkan dalam cita-cita untuk menjadi pegawai
sebenarnya sudah terjadi di belahan dunia sejak puluhan tahun yang lalu!
"eorang penulis buku tentang motiasi yang terkenal, yaitu Max Gunther pernah
mengritik system pendidikan di &merka "erikat tahun *0-an yang katanya hanya
akan melahirkan lulusan +"anglaritis, yang artinya mereka mempunyai mental
buruh, yaitu ingin menjadi pegawai negeri atau pegawai swasta! -ereka kurang
.
mampu dan mau menciptakan lapangan kerja sendiri! /ahkan, untuk kasus
(ndonesia hal itu masih terjadi sampai sekarang!
0i (ndonesia sampai akhir tahun 2005 diperkirakan .2 juta orang
mengangur, naik hampir .. persen dari tahun sebelumnya! Jumlah ini ..!1
persen dari angkatan kerja tahun 2005 sebesar .02!333!000! dari total .2 juta
penganggur ini sekitar .0 persen atau lebih dari . juta adalah kaum intelek yang
menyandang gelar pendidikan perguruan tinggi! 4alu, pertanyaanya, siapa yang
salah, mahasiswa, para orang tua, atau pemerintah! Jawabanya, tentu tergantung
dari sudut mana kita memandang! Kita tidak dapat mekambinghitamkan salah
satu pihak! -asing-masing memiliki peran tersendiri, baik langsung maupun
tidak langsung akibat pola piker yang belum atau tidak mau dirubah!
0ari hasil penelitian, mahsiswa sulit untuk mau dan memulai wirausaha
dengan alasan mereka tidak diajar dan diransang untuk berusaha sendiri! %al ini
juga didukung oleh lingkungan budaya masyarakat dan keluarga yang dari dulu
selalu ingin anaknya menjadi orang gajian alias pegawai! 0i sisi lain, para orang
tua kebanyakan tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk berusaha!
5leh karena itu, mereka lebih cenderung mendorong anak-anak mereka untuk
mencari pekerjaan atau menjadi karyawan! 5rang tua juga merasa lebih bangga,
bahkan sebagian merasa terbebas, bila anak-anaknya yang telah selesai kuliah
mampu menjadi pegawai! 0an 6aktor yang tidak kala pentingnya adalah tidak
ada modal atau sulitnya memiliki modal untuk berwirausaha!
"ementara itu, pemerintah kurang begitu tanggap untuk mengubah pola
piker masyarakat! Kalaupun ada, sebagian kecil baru dimulai tahun .770-an,
baik melalui materi kuliah atau cara-cara lain! /aru pada tahun 2000-an kegiatan
wirausaha mulai digalakkan lagi! Pemerintah melalui lembaga pendidikan tinggi
diharapkan mampu menciptakan jiwa-jiwa wirausaha sehingga mereka mampu
mandiri dan menciptakan lapangan kerja yang setiap tahun bertambah terus!
0alam hal pendidikan kewirausahaan (entrepreneruship), (ndonesia tertingal
jauh dibandingkan dengan luar negeri, bahkan di beberapa negara pendidikan
2
kewirausahaan telah dilakukan pada puluhan tahun lalu! -isalnya, di negara-
negara 8ropa dan &merika 9tara pendidikan kewirausahaan sudah dimulai sejak
tahun .7*0-an! /ahkan di &merika "erikat lebih dari 500 sekolah sudah
mengajarkan mata kulaih kewirausahaan era tahun .730-an! "ementara itu, di
(ndonesia pendidikan kewirausahaan baru mulai dibicarakan era tahun .730-an!
%asilnya, kita patut bersyukur bahwa dewasa ini sudah mulai berdiri beberapa
sekolah yang memang berorientasi untuk menjadikan mahasiswanya sebagai
calon pengusaha unggul setelah pendidikan! -eskipun masih terdengar sayup
gaung lahirnya wirausaha-wirausaha baru, paling tidak kita sudah memulainya!
B. Mengubah Pla P!"!r
Kita perlu prihatin dengan rendahnya minat wirausaha di kalangan
mahasiswa dan pemuda! )amun, kita tidak perlu menyalahkan siapa pun, yang
jelas kesalahan ada pada kita semua! "ekarang, inilah kesempatan kita untuk
mendorong para pelajar dan mahasiswa untuk mulai mengenali dan membuka
usaha atau berwirausaha! Pola pikir dan ligkungan yang selalu berorienatsi
menjadi karyawan mulai sekarang kita putar balik menjadi berorientasi untuk
mencari karyawan #pengusaha$!
9ntuk mengubah mental dan motiasi yang sudah demikian melekat
tertanam di setiap insane (ndonesia bukanlah pekerjaan yang mudah! 4ebih sulit
lagi bagi kalangan tidak mampu yang memang sejak kakek, ayahnya sudah
menjadi pegawai! &kan tetapi jika para mahasiswa mau mengubahnya dengan
pola piker terbalik dari cita-cita awal, itu akan lebih mudah! "alah satu caranya
adalah dengan mempelajari keutungan dan kelebihan berwirausaha
dibandingkan menjadi pegawai!
9ntuk itu, perlu diciptakan suatu iklim yang dapat mengubah pola pikir
baik mental maupun motiasi orang tua, dosen dan mahasiswa agar kelak anak-
anak mereka dibiasakan untuk menciptakan lapangan pekerjaan ketimbang
mencari pekerjaan! Perubahan ini tidak dapat dilakukan secara cepat, tetapi
harus dilakukan secara bertahap!
1
Pertama, misalnya dengan mendirikan sekolah yang berwawasan
wirausaha #entrepreneur$ atau paling tidak dengan menerapkan mata kuliah
kewirausahaan seperti sekarang ini yang sedang digalakan di kalangan
perguruan tinggi! 0engan demikian, hal itu sedikit banyak akan mengubah dan
menciptakan pola piker #mental dan motiasi$ mahsiswa dan orang tua!
Kedua, di dalam pendidikan kewirausahaan perlu ditekankan
keberanian untuk memulai berwirausaha! /iasanya, kendala kita untuk
memulai suatu usaha adalah adanya rasa takut akan rugi atau bangkrut! )amun,
sebagian orang yang sudah memiliki jiwa wirausaha merasa bingung dari mana
harus memulai suatu usaha!
Ketiga, tidak sedikit yang merasa bahwa berwirausaha sama dengan
tidak memiliki masa depan yang pasti! "ementara itu, dengan bekerja di
perusahaan, mereka yakin bahwa masa depan sudah pasti, apalagi pegawai
negeri! 0engan berwirausaha, justru masa depan ada di tangan kita, bukan di
tangan orang lain! /aik buruknya masa depan, kitalah yang menentukan
sehingga motiasi untuk berkembang terbuka lebar!
0orongan berbentuk motiasi yang kuat untuk maju dari pihak keluarga
merupakan modal awal untuk menjadi wirausaha! 0engan didukung pihak
keluarga mereka memiliki mental dan motiasi sebagai 6aktor pendorong utama!
Kelaurga dapat merangsang para mahasiswa dengan memberikan gambaran
nyata betapa nikmatnya memiliki usaha sendiri #pengusaha$! :akinkan anaknya
memiliki pegawai atau menjadi bos, memiliki kebebasan memberi perintah
bukan diperintah, meraih keuntungan yang tak terbatas, dan segudang daya
rangsang lainya yang dapat menggugah jiwa para mahsiswa untuk berwirausaha!
-emang merubah pola pikir seseorang untuk memulai suatu usaha
bukan pekerjaan mudah! /anyak kendala yang menghadang, mulai dari mental
takut rugi, motiasi, bakat, soal keluarga, dana, pengalaman sebelumnya,
sampai kemampuan mengelola! )amun, paling tidak mental yang dimiliki
merupakan modal yang sangat besar untuk memulai suatu usaha!
;
/elajarlah dari saudara-saudara kita dari etnis Tionghoa yang memiliki
pola piker yang berbeda dari etnis kebanyakan! -ereka sejak kecil sudah
ditanamkan dan diajarkan pengetahuan dan praktik wirausaha! Tidak heran jika
kegiatan wirausaha mayoritas dikuasai mereka! 0alam berbagai kasus mengapa
mereka menguasai wirausaha, mereka menjawab bahwa mereka tidak ingin
diperintah orang lain, dan sebagian lainya mengatakan sulit untuk mejadi
pegawai negeri!!
<irus yang menularkan anak bangsa untuk mengubah cita-cita dari
pegawai atau karyawan menjadi mau dan mampu menciptakan lapangan kerja
harus segera direalisasikan! =ita-cita yang ditanamkan orang tua kepada anak-
anak sejak kecil untuk menjadi pegawai sebaiknya dinomorduakan! /ukan
berarti menjadi pegawai tidak baik, tetapi akan lebih baik jika menjadi
pengusaha yang mampu memberikan peluang pekerjaan kepada masyarakat
yang membutuhkan!
#. Keuntungan W!rausaha
Jika kita bandingkan, kenikmatan memiliki usaha sendiri dengan bekerja
pada suatu perusahaan sangat banyak perbedaan! 9ntuk menjadi seorang
pegawai dibutuhkan kepandaian, seperti dipersyaratkan dalam batas nilai (PK,
harus mengikuti dan lulus tes, pandai bergaul, berpenglaman baik sampai
memiliki koneksi atau re6erensi #kenalan, orang dalam$ tertentu! /ahkan tidak
jarang calon pegawai diminta pembayaran yang illegal dalam jumlah tertentu!
&rtinya, begitu banyak persyaratan yang harus dipenuhi! Terkadang kita menjadi
miris jika mendengar ada berita untuk menjadi pegawai negeri bayar puluhan
juta rupiah! &nehnya, banyak orang yang mau merogok kantung untuk menjadi
pegawai tersebut! Padahal, jika uang tersebut digunakan untuk melakukan
wirausaha, jumlahnya sudah jauh dari cukup! 0i samping itu, perkembangan
penghasilan yang diterima juga relati6 kecil!
5
"ementara itu, syarat untuk menjadi wirausaha relati6 lebih mudah! %al
utama yang harus dimiliki adalah kemauan, kemudian barulah kemampuan!
Palig tidak, ada empat keuntungan yang akan diperoleh dari wirausaha, yaitu
.! %arga diri
2! Penghasilan
1! (de dan motiasi
;! -asa depan
0engan membuka usaha atau berwirausaha harga diri seorang tidak
turun, tetapi sebaliknya meningkat! "i penguasaha menjadi kelas tersendiri di
masyarakat dan dianggap memiliki wibawa tertentu, seperti disegani dan
dihormati! Jika dulunya masyarakat malu jika tidak menjadi karyawan,
6enomena ini sekarang menjadi berbalik! /anyak pengusaha yang sukses dalam
menjalankan usahanya menjadi contoh bagi masyarakat, apalagi mampu
memberikan peluang kerja yang sangat dibutuhkan! 0alam banyak kasus,
pengusaha bahkan dianggap sebagai penyelamat bagi mereka yang
membutuhkan lapangan kerja! 0an, perlu diingat bahwa menjadi pemilik usaha
dengan mempekerjakan orang lain merupakan hal yang sangat mulia!
0ari sisi penghasilan, memiliki usaha sendiri jelas dapat memberikan
penghasilan yang jauh lebih baik jika diabndingkan dengan menjadi pegawai!
Penghasilan seorang pegawai dapat dikalkulasikan untuk suatu periode! Tentu
saja besarnya tidak jauh berbeda setiap bulan! "ementara itu, besar kecil
penghasilan seorang pengusaha tergantung dari usah kita! /esar kecilnya
penghasilan seorang karyawan lebih banyak ditentukan oleh si pengusaha!
"ementara itu, meningkatnya penghasilan pengusaha tidak mengenal batas
waktu, terkadang ada istilah kalau lagi bomming, maka keuntungan akan
mengalir seperti air tak putus-putusnya, apa saja yang dilakukan selalu
memperoleh keuntungan!
/iasanya para wirausaha selalu memiliki ide yang begitu banyak untuk
menjalankan kegiatan usahanya! Telinga, mulut, dan mata selalu memberikan
2
inspirasi untuk menangkap setiap peluang yang ada! /ahkan ada guyonan yang
agak ekstrim yang mengatakan bahwa hidung pengusaha dapat mencium di
mana ada peluang untuk memperoleh keuntungan! "eorang pengusaha juga
memiliki indra keenam yang mampu membaca sesuatu yang tidak dapat dibaca
orang lain! Pengusaha juga memiliki motiasi yang tinggi untuk maju
dibandingkan dengan menjadi pegawai! Terpikir, melihat, atau mendengar
sesuatu selalu menjadi ide untuk dijual! -otiasi untuk maju dan semakin besar
akan selalu melekat dalam hati seorang pengusaha! "etiap waktu selalu timbul
ide untuk menjadikan sesuatu menjadi uang! "ebagai contoh, seorang yang
memiliki jiwa pengusaha melihat sampah saja sudah berpikir manjdikanya
uang, melihat lokasi yang strategis sudah merupakan uang!
-asa depan pengusaha yang sukses relati6 jauh lebih baik dibanding
pegawai! "eorang wirausahawan tidak pernah pensiun dan usaha yang
dijalankan dapat diteruskan generasi selanjutnya! 5leh karena itu, kita sering
mendengar suatu usaha yang dapat dikelola sampai tujuh turunan! 8sta6et
kepemimpinan dalam keluarga yang silih berganti menunjukan bahwa
keberhasilan masa depan wirausaha seperti tak pernah putus!
)amun, perlu juga diingat bahwa dari sisi negati6nya, tidak sedikit pula
pengusaha yang gulung tikar dengan berbagai sebab! "alah satu adalah salah
dalam pengelolaan perusahaan! "eorang pengusaha dituntut berani mengambil
resiko, baik uang maupun waktu! Tentu saja berani menambil resiko dengan
pertimbangan dan perhitungan yang matang! "eorang pengusaha dituntut untuk
memiliki kemampuan mengelola usahanya dan memiliki indra khusus! 0i
samping itu, pengusaha juga harus memiliki tanggung-jawab terhadap segala
kegiatan yang dilakukan dan komitmen terhadap apa yang sudah dijalankan!
D. $urus A%al Men&a'! Pengusaha
"ulitnya memutuskan untuk memulai berwirausaha hampir melanda seluruh
lapisan masyarakat (ndonesia, khususnya masyarakat menengah ke bawah!
*
/anyak 6aktor penyebab seperti yang telah dikemukakan di atas yang
mengakibatkan mereka belum berani memulai suatu kegiatan yang disebut
wirausaha!
"ebenarnya untuk memulai segala sesuatu yang masih baru, apaun nama
kegiatanya, pasti akan terasa segan dan canggung! 9ntuk melangkah ke suatu
hal baruakan terasa berat dan gelap! &kan tetapi setelah kita memasuki dunia
baru tersebut, kita akan merasakan adanya perbedaan!
&gar langkah kita untuk berwirausaha mejadi mudah dan terang, kita perlu
melakukanya dengan langkah-langkah yang mudah! 4angkah-langkah ini kita
artikan sebagai jurus yang akan membimbing dan mengarahkan kita sebelum
memulai usaha! /erikut ini ada beberapa jurus awal yang harus segera dilakukan
jika mau berwirausaha, yaitu>
.! /erani memulai
2! /erani mengambil resiko #tidak takut rugi$
1! Penuh perhitungan
;! -emiliki rencana yang jelas
5! Tidak cepat puas dan putus asa
2! 5ptimistis dan penuh keyakinan
*! -emiliki tanggung jawab
3! -emiliki etika dan moral
/erani memulai artinya seseorang harus segera memulai, paling tidak
berpikir untuk berusaha? memulai usaha dari hal-hal yang paling kecil sesuai
dengan kemampuan si calon pengusaha! 9ntuk memulai pertama kali suatu
suaha memang terasa sangat berat! /anyak kendala yang dihadapi, seperti dari
mana dimulainya usaha tersebut, dan apa yang perlu dipersiapkan! %al yang
terpenting adalah memulai terlebih dahulu, barulah kita mengetahui kekurangan
dan hal-hal yang dipersiapkan lanjut! Terkadang, niat dan motiasi yang kuat
untuk berusaha tidak akan pernah terealisasi tanpa berani mulai saat ini juga!
3
/anyak orang mengatakan bahwa membuka usaha itu gampang, tetapi
memulainya sangat sulit! Penyakit seperti ini yang harus dikikis habis!
4angkah selanjutnya, seorang calon pengusaha dituntut untuk berani
menanggung segala resiko, baik resiko kerugian, bangkrut atau resiko lainya!
Penyakit takut rugi atau bangkrut, ini juga menjadi momok bagi calon
wirausahawan baru! Perlu diingat bahwa dalam usaha #bisnis$ hanya ada dua
pilihan, yakni untung atau rugi! &rtinya, bisnis yang akan dijalankan pasti
memiliki resiko rug! atau untung! "eorang calon pengusaha harus berani
mengambil resiko sebesar dan seberat apapun! %al yang perlu diingat adalah
menjalankan segala sesuatu dengan perhitungan matang dan selalu memiliki
sikap optimistis bahwa semua masalah dapat diatasi! Perlu dicamkan pula
bahwa semakin besar resiko yang dihadapi, semakin besar peluang untuk maju
dan meraup keuntungan! &da istilah ekstrem bahwa jika kita ingin berwirausaha,
kita harus siap rugi terlebih dahulu sehingga kita bersungguh-sungguh dalam
menjalankan usaha nantinya!
&gar peluang memperoleh keuntungan tidak hilang dan segala kendala
resiko yang bakal dihadapi dapat diatasi atau diminimalkan, sebelum melakukan
bisnisnya seorang calon pengusaha perlu (e(perh!tung"an)a! Kalkulasi
dalam prediksi apa yang akan terjadi sangat penting dan perlu dibuat diatas
kertas kerja! Kalaupun terjadi resiko yang harus ditanggung natinya, itupun
tidak terlalu meleset dari perhitungan! 9ntuk itu seorang calon pengusaha
diminta untuk memiliki naluri dan daya piker yang hebat!
Perhitungan yang dibuat sebaiknya dituangkan dalam suatu rencana yang
lengkap! 'encana dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha harus
dibuat selengkap mungkin! 'encana yang akan dijalankan ini memuat apa saja
yang harus dilakukan, bagaimana melakukanya, kapan akan dilakukan, berapa
besar biaya yang akan dikeluarkan, dan siapa yang akan melaksanakanya!
Kemudian, rencana yang sudah dibuat akan dijadikan sebagai pedoman dalam
7
melangkah ke depan! Tanpa rencana yang matang dan lengkap sulit untuk
mencapai suatu tujuan yang akan dicapai!
"eorang calon pengusaha tidak akan pernah cepat puas atas hasil yang
dicapai! /ahkan seorang calon yang hebat selalu haus akan kemajuan dan selalu
akan merasa kurang! "ikap untuk tidak cepat putus asa ini akan memotiasi
pengusaha untuk terus maju! Kemudian, pengusaha juga diharuskan untuk tidak
cepat puus asa atas kegagalan yang dialaminya! Kegagalan merupakan sukses
yang tertunda! "ellidiki dengan teliti penyebab kegagalan tersebut dan segera
perbaiki sehingga kegagalan tersebut tidak akan pernah terulang lagi! 0engan
demikian, pengusaha selalu berusaha bertindak untuk lebih baik dari
sebelumnya! Pengusaha juga harus mampu untuk menciptakan dan atau mencari
peluang-peluang baru yang lebih memberikan harapan!
"i6at optimistis dan penuh keyakinan bahwa usaha yang sedang dijalankan
akan memberikan hasil selalu ditanamkan kepada setiap calon pengusaha!
"eseorang yang tidak memiliki sikap optimistis aan sulit untuk menembus setiap
halangan atau rintangan yang akan dihadapinya! 5ptimistis dan keyakinan akan
berhasil merupakan bayanagn yang akan terus mengikuti perasaan bahwa kita
harus berhasil dalam menjalankan perusahaan! Jangan pernah ada rasa keraguan
yang dapat menghentikan usaha yang akan dijalankan! )amun, optimisme dan
penuh keyakinan tentunya harus penuh perhitungan yang matang!
Pengusaha juga diharuskan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap
usaha yang sedang dijalankan, yaitu tanggang jawab kepada diri sendiri, kepada
masyarakat, atupun kepada pihak-pihak luar perusahaan! -isalnya, dalam hal
komitmen #pinjaman atau janji tertentu$ untuk mengembalikan sesuatu wajib
dilakukan! Tanggung jawab sosial kepada masyarakat juga tidak boleh
dilupakan karena tanpa masyarakat usaha kita tidak akan pernah maju!
0isamping itu, calon pengusaha juga harus memiliki tanggung jawab terhadap
seluruh aktiitas perusahaan, termasuk tanggung jawab terhadap para
.0
pegawainya, baik dalam hal memberikan kesejahteraan maupun kemanan
mereka dalam bekerja!
Terakhir, seorang calon pengusaha harus memiliki etika dan moral dalam
menjalankan usahanya! %al ini perlu dijungjung tinggi mengingat etika dan
moral bisnis merupakan dasar untuk melakukan suatu bisnis yang baik!
Pengusaha harus mampu menghargai karyawan, pelanggan, atau pihak-piihak
yang berhubungan dengan perusahaan sesuai dengan etika yang berlaku!
"eorang calon pengusaha paling tabu untuk melakukan kegiatan yang melangar
hukum, baik hukum kemasyarakatan maupun terhadap hukum negara!
"ebaliknya, pengusaha yang baik adalah pengusaha yang taat pada peraturan
dan taat hukum!
E. S!*at Dasar 'an Per"e(banan Ke%!rausahaan
"iapakah yang disebut sebagai pengusaha@ &pakah yang dimaksud dengan
kewirausahaan@ &pakah proses kewirausahaan itu@ Pertanyaan yang sering
diajukan ini menunjukan perhatian nasional dan internasional yang semakin
besar dalam bidang kewirausahaan di kalangan indiidu, para pro6essor, dan
mahasiswa, dan pejabat pemerintah! Tetapi, meski dengan seluruh perhatian dan
keingintahuan tersebut, de6enisi yang dapat diterima secara uniersal masih
belum ditemukan! Perkembangan teori kewirausahaan selaras dengan luasnya
perkambangan di dalam istilah itu sendiri! Kata pengusaha #entrepreneur$
berasal dari bahasa Prancis, dan jika diterjemahkan secara bahasa, berarti
+dintara pengambil> #betweentaker) atau +menuju diantara, (go between)
Per!'e A%al
=ontoh de6enisi paling awal dari pengusaha sebagai sebuah gobetween adalah
-arco Polo, yang mencobah untuk mengembangkan rute perdagangan hingga
Timur Jauh! "ebagai seorang yang go-between, -arco Polo akan
menandatangani kontrak dengan pemilik uang #pelopor adanya modal entura
saat ini$ untuk menjual barangnya! Kontrak yang umum pada periode tersebut
..
adalah memberikan pinjaman kepada pedagang pengembara pada tingkat 22,5
persen, termasuk asuransi! "ementara simkapitalis menanggung resiko secara
pasi6, padagang A pengembara mengambil peran yang akti6 dalam perdagangan
dengan mengambil seluruh resiko 6isk dan emosional! Ketiak pedagang A
pengembara sukses dalam menjual dan menyelesaikan perjalananya, keuntungan
keuntungan yang diperoleh akan dibagi, di mana si kapitalis akan mengambil
bagian yang paling besar #hampir *5B$ sementara si pedagang A pengembara
akan menerima 25 persen sisanya!
Aba' Pertengahan
Pada abad pertengahan, istilah pengusaha sudah digunakan untuk
menggambarkan pelaku maupun orang yang mengelola proyek-proyek produski
besar! Pada proyek-proyek seperti itu, orang-orang ini tidak mengambil resiko
apa-apa, melainkan mengelola proyek dengan sumber daya yang disediakan,
biasanya oleh pemerintah suatu negara! "atu jenis pengusaha pada abad
pertengahan adalah klerek #clerec$ yang ditugaskan untuk pekerjaan arsitektur,
seperti kastil dan menara, gedung-gedung umum, dan katedral!
Aba' "e +,7
-unculnya kembali kaitan antara risiko dengan kewirausahaan berkambang
pada abad ke- .*, di mana pengusaha adalah orang yang menjalankan kerjasama
dengan pemerintah untuk menyediakan jasa atau produk yang ditentukan!
Karena harga kontrak telah ditentukan, maka setiap laba atau rugi yang terjadi
menjadi milik pengusaha! "alah satu pengusaha pada periode ini adalah Jhon
4aw, asal Prancis yang diiCinkan untuk mendirikan sebuah bank kerajaan! /ank
tersebut kemudian berkembang menjadi waralaba eksklusi6 untuk membentuk
sebuah perusahaan dagang di dunia baru A the -ississipi =ompany! "ayangnya,
monopoli atas perdagangan Prancis ini mendorong kejatuan 4awa ketika ia
berusaha mendoktrak lebih tinggi harga saham perusahaan dari ppada nilai
asetnya, yang kemudian berakibat pada kejatuhan perusahaan!
.2
'ichard =antilon, seoarang ekonom dan penulis pada tahun .*00-an, menyadaru
kesalahan 4aw! =antilon mengembangkan satu teori awal tentang
kewirausahaan dan dipandang sebagai salah satu penemu istilah tersebut! (a
melihat pengusaha sebagai seorang yang mengambil resiko, mengamati bahwa
pedagang, petani, pengrajin, dan pemilik usaha perorangan sebagai +membeli
pada harga tertentu dan menjual pada harga yang tidak pasti, sehingga
menanggung resiko operasi,
Aba' "e-,.
Pada abad ke-.3, seorang yang mepunyai modal dibedakan dari orang yang
membutuhkan modal! 0engan perkataan lain, pengusaha dibedakan dari
penyedia modal #yang sekarang dikenal sebagai pemodal entura$! 0i antara
alasan perbedaan ini adalah industrialisasi yang terjadi di seluruh dunia!
/anyaknya penemuan yang berkembang selama periode ini adaah hasil dari
dunia yang tengah berubah, seperti kasus penemuan 8li Dithney dan Thomas
8dison, baik Dhitney maupun 8dison tengah mengembangkan sebuah teknologi
baru dan tidak dapat mebiayai sndiri penemuan mereka! Jika Dhitney
membiayai pemintal katunya dengan harta kerajaan yang dipisahkan, maka
8dison memperoleh modal dari sumber pribadi untuk mengembangkan
percobaan dalam bidang listrik dan kimia! 8dison dan whitney adalah penguna
modal #pengusaha$, bukan penyedia #pemodal entura$! Pemodal entura adalah
seorang manajer dana pro6essional yang melakukan inestasi berresiko
menggunakan kumpulan modal ekuitas untuk mendapatkan pengembalian yang
tinggi atas inestasi tersebut!
Aba' "e,/ 'an 01
Pada akhir abad ke-.7 dan awal abad ke-20, pengusaha sering kali tidak
dibedakan dengan manajer atau sering kali dipandang sebagai sebuah prespketi6
ekonomi>
"ingkatnya, pengusaha mengorganisasi dan mengoperasikan perusahaan untuk
keuntungan pribadi! (a membayar pada harga sekarang untuk bahan baku yang
.1
dibutuhkan, tanah yang digunakan, jasa orang yang dipekerjakan, dan modal
yang dipakai! (a sendiri memberi kontribusi dalam bentuk inisiati6, kemampuan,
serta kecerdasan membuat rencana, mengorganisasi, dan menjalankan
perusahaan! (a juga menanggung konsekwensi mendapatkan untung atau
mengalami kerugian dari kondisi yang tidak diprediksi dan tak terkendali! "isa
bersih dari pendapatan perusahaan setelah seluruh biaya dibayar, akan ditahan
untuk dirinya sendiri! Pengusaha sebagai innoator! "eseoang yang
mengembangkan sesuatu yang unik!
&ndrew =arnigie adalah salah satu contoh terbaik untuk de6inisi tersebut!
=arnegia tidak menemukan apa-apa, tetapi mengadaptasi dan mengembangkan
teknologi baru dalam menghasilkan produk untuk mencapai keuntungan
ekonomis! =arnegie, yang dibesarkan dalam keluarga yang miskin dari
"kotlandia, menjadikan industri baja &merika salah satu keajaiban dalam dunia
industri, terutama melalui keunggulan daya saing yang tidak tertandingi, bukan
melalui kemampuan menghasilkan penemuan atau kreatiitas!
Pada pertengahan abad ke-20, muncul istilah pengusaha sebagai innoator
#entrepreneur as an innoators$>
Eungsi seorang pengusaha adalah mere6ormasi atau mereolusi pola produksi
dengan mengeksploitasi sebuah penemuan, atau secara umum, sebuah metode
teknologi produksi komoditas baru yang belum dicoba atau memproduksi cara
lama dengan cara baru, membuka sebuah sumber pasokan bahan baku yang baru
atau sebuah gerai baru untuk produk, dengan mengoraganisasi sebuah indutri
baru!
0alam de6enisi ini, konsep inoasi dan kemutahiran adalah sebuah bagian yang
integral dari kewirausahaan! Pada akhirnya, inoasi, tindakan untuk
memperkenalkan sesuatu yang baru, merupakan satu dari tugas yang paling sulit
untuk pengusaha! 0ibutiuhkan bukan hanya kemmapuan untuk menciptakan dan
mengonsepkan, tetapi juga kemampuan untuk memahami seluruh kekuatan yang
bekerja di dalam lingkungan tersebut! Kemutahiran dapat terdiri atas apa pun,
.;
mulai dari produk baru sampai system distribusi baru, hingga sebuah metode
baru untuk mengembangkan suatu struktur organisasi yang baru! 8dward
%arriman, yang mengorganisasikan kembali jalan kereta 5ntariao dan "outhern
melalui )orthern Paci6ic Trust, serta John Pierpont -organ, yang
mengembangkan bank yang besar dengan mengorganisasi ulang dan membiayai
industri-industri nasional, merupakan contoh-contoh pengusaha yang cocok
untuk de6enisi ini! (noasi organsasional ini adalah hal yang sering kali sulit
berhasil dikembangkan sebagaimana inoasi teknnologi yang lebih umum
#transistor, komputer, laser$, hal ini biasanya dikaitkan dengan bagaimana
menjadi seorang pengusaha!
Kemampuan untuk berinoasi ini dapat ditemukan di sepanjang sejarah, mulai
dari -esir kuno yang mendesain dan membangun piramida-piramida besar dari
blok-blok batu yang bobotnya masing-masing berton-ton, modul lunar &pollo,
samai pembedahan laser, atau komunikasi nirkabel! "ekalipun perangkat-
pragkat tersebut telah berubah seirng kemajuan ilmu dan teknologi, kemampuan
untuk berinoasi hadir dalam setiap peradaban!
I.,.,. PEN2ER3IAN KEWIRAUSAHAAN
A. Pengert!an W!rausaha
-enurut Thomas D! Fimmerer, kewirausahaan merupakan penerapan
kreatiitas dan keinoasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya untuk
meman6aatkan peluang yang dihadapi sehari-hari! Kewirausahaan merupakan
gabungan dari kreatiitas, keinoasian dan keberanian menghadapi resiko yang
dilakukan dengan cara kerja keras untuk membentuk dan memelihara usaha
baru!
Pengertian kewirausahaan dalam konteks manajemen adalah seseorang yang
memiliki kemampuan dalam menggunakan sumber daya, seperti 6inansial,
bahan mentah dan tenaga kerja untuk menghasilkan suatu produk baru, bisnis
baru, proses produksi ataupun pengembangan organisasi! Dirausahawan adalah
seseorang yang memiliki kombinasi unsure-unsur internal yang meliputi
.5
kombinasi motiasi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat, dan
kemampuan untuk meman6aatkan peluang usaha! "edangkan dalam konteks
bisnis, wirausahawan adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah
wirausahawan! Dirausahawan adalah pionir dalam bisnis, innoator,
penanggung resiko, yang memiliki issi ke depan dan memiliki keungulan
dalam prestasi di bidang usaha!
0alam (mpres )o!; tahun .775 tentang Gerakan )asional memasyarakatkan
dan membudayakan kewirausahaan, kewirausahaan dide6enisikan sebagai
semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha
dan atau kegoatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan,
menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan
e6isiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau
memperoleh keuntungan yang lebih besar!
0ari beberapa de6enisi diatas, dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan
adalah suatu kemampuan dalam berpikir kreati6 dan berprilaku inoati6 yang
dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat dan proses
dalam menghadapi tantangan hidup!
0e6enisi Kewirtausahaan saat ini
Konsep tentang pengusaha kemudian dide6enisikan kembali ketika prinsip-
prinsip dan istilah dari sebuah bisnis, manajerial, dan prespekti6 pribadi
dipertimbangkan! "ecara khususn, konsep tentang kewirausahaan dari presekti6
pribadi telah dieksploitasi secara mendalam pada bada ini! 8ksploitasi ini
tere6leksi dalam tiga de6enisi pengusaha berikut >
Pada hampir setiap de6enisi kewirausahaan, terdapat kesepakatan tentang
apa yang dimaksud dengan sejumlah perilaku yang meliputi> #.$ pengambilan
inisiati6, #2$ pengorganisasian dan pengeorganisasian kembali mekanisme sosial
dan ekonomis untuk mengubah suber daya dan situasi menjadi praktis, #1$
penerimaan resiko atau kegagalan!
.2
/agi seorang ekonom, pengusaha adalah seseorang yang menggabungkan
sumber daya, tenaga kerja, bahan baku, serta asset lain untuk menghasilkan
nilai yang lebih besar dari sebelumnya, juga seseorang yang mengenalkan
perubahan, inoasi, dan tatanan baru! /agi seorang psikologis, orang seerti ini
secara khas akan digerakan oleh keuatan tertentu A kebutuhan untuk
mendapatkan atau mencapai sesuatu, bereksprimen, menyelesaikan atau
mungkin melarikan diri dari otoritas orang lain! /agi seorang pebisnis, seorang
pengusaha tampak seperti ancaman, kompetitor yang agresi6, sementara bagi
pebisnis lain, pengusaha tersebut mungkin adalah seorang teman, sebuah
sumber pasokan, seorang pelanggan, seseorang yang menciptakan kekayaan
bagi orang lain atau menemukan cara yang lebih baik untuk menggunakan
sumber daya, mengurangi pemborosan, serta menghasilkan pekerjaan bagi
orang lain dan bangga melakukan hal tersebut!
Kewirausahaan adalah sebuah proses dinamis dalam menciptakan tambahan
kekayaan! Kekayaan dihasilkan oleh indiidu yang menanggung resiko utama
dalam hal modal, waktu, dan atau komitmen karier atau menyediakan nilai bagi
beberapa produk atau jasa! Produk atau jasa mungkin dapat trlihat unik ataupun
mungkin tidak, tetapi dengan beberapa cara nilai akan dihasilkan oleh seorang
pengusaha dengan menrma dan menempatkan keterampilan dan sumber daya
yang dibutuhkan ini!
-eskipun dari setiap de6enisi tersebut memandang pengusaha dengan
pandangan yang berasal dari prespekti6 yang agak berbeda, semua mengandung
beberapa unsure yang mirip seperti kemuktahiran (newness), penciptaan
(creating), kekayaan (wealth), serta pengambilan resiko (risk taking)! Tetapi,
setiap de6enisi tersebut bersi6at terbatas dalam beberapa hal karena pengusaha
dapat ditemukan pada setiap pro6esi A pendidikan, kesehatan, riset, hukum,
arsitektur, rekayasa, kerja sosial, distribusi, dan pemerintahan! 9ntuk
memasukan semua jenis perilaku wirausaha, de6enisi kewirausahaan berikut ini
akan menjadi dasar di sepanjang buku ini!
.*
+Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah proses penciptaan sesuatu yang
baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung
resiko keuangan, 6isik, serta resiko sosial yang mengiringi, menerima imbalan
moneter yang dihasilkan, serta kepuasan dan kebebasan pribadi,
0e6enisi ini menekankan empat aspek dasar dari menjadi seorang
pengusaha! Pertama, kewirausahaan melibatkan proses penciptaan A
menciptakan suatu nilai baru! Penciptaan haruslah menpunyai nilai bagi
pengusaha dan bagi pelanggan untuk siapa penciptaan tersebut dikembangkan!
Pelanggan dapat berupa #.$ pasar pembeli organisasi untuk inoasi bisnis, #2$
administrasi rumah sakit untuk prosesedur atau piranti lunak baru, #1$ calon
murid untuk sebuah kursus baru atau bahkan kulaih kewirausahaan, atau #;$
pengguna untuk jasa baru yang disediakan oleh sebuah badan nirlaba! Kedua,
kewirausahaan menuntut sejumlah waktu dan upaya yang dibutuhkan! %anya
mereka yang melalui proses kewirausahaan yang menghargai sejumlah besar
waktu serta uapay yang dibutuhkan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan
menjadikanya beroperasi! "eorang pengusaha mengatakan +-eski telah
bekerja dalam waktu yang begitu banyak di kantor ketika berada dalam industri,
sebagai pengusaha saya tidak pernah berhenti memikirkan bisnis!,
/agian ketiga dari de6enisi tersebut melibatkan penghargaan menjadi
seorang pengusaha! Penghargaan yang paling penting adalah kebebasan, lalu
kepuasan pribadi! /agi seorang pengusaha pencari laba, penghargaan moneter
adalah juga penting! /agi beberapa pengusaha pencari laba, uang menjadi
indicator tingkat sukses yang dicapai! -enanggung resiko yang dibutuhkan
adalah aspek akhir dari kewirausahaan! Karena tindkan membutuhkan waktu,
sedangkan hasil di masa yang akan datang tidak dapat diprediksi, maka hasil
dari tindakan tersebut mengandung ketidakpastian! 4ebih jauh lagi,
ketidakpatian ini kemudian diperkuat dengan si6at dasar yang khas dalam
tindakan wirausaha, seperti penciptaan produk baru, jasa baru, usaha baru, dan
lain sebagainya! Pengusaha harus memutuskan untuk bertindak bahkan ketika
.3
menghadapi ketidakpastian tentang hasil dari tindakanya! "elanjutnya,
pengusaha akan merespon dan menciptakan perubahan melalui tindakan
kewirausahaan (entrepreneurial action) mereka, sedangkan tindakan wirausaha
mengacu pada perilaku sebagai bentuk tanggapan atas keputusan yang
didasarkan pada pertimbangan ketidakpastian mengenai peluang yang mungkin
untuk mendapatkan keuntungan!
B. Et!"a %!rausaha
"uatu kegiatan haruslah dilakukan dengan etika atau norma-norma yang
berlaku di masyarakat bisnis! 8tika atau norma-norma ini diunakan agar para
pengusaha tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan dan usah yang
dijalankan memperoleh simpati dair berbagai pihak! Pada akhirnya, etika
tersebut ikut membentuk pengusaha yang bersih dan dapat memajukan serta
membesarkan usaha yang dijalankan dalam waktu yang relati6 lebih lama!
0engan melaksanakan etika yang benar, akan terjadi keseimbangan
hubungan antara pengusaha dengan masyarakat, pelanggan, pemerintah, dan
pihak-pihak lain yang berkepentingan! -asing-masing pihak akan merasa
dihargai dan dihormati! Kemudian, ada rasa saling membutuhkan dinatar
mereka yang pada akhirnya menumbuhkan rasa saling percaya sehingga
usaha yang dijalankan dapat berkembang seperti yang diinginkan!
Pengertian etika adalah tata cara berhubungan dengan manusia
lainya! Tata cara pada masing-masing masyarakat tidaklah sama atau
beragam bentuk! %al ini disebabkan beragamnya budaya kehidupan
masyarakat yang berasal dari berbagai wilayah! Tata cara ini diperlukan
dalam berbagai sendi kehidupan manusia agar terbina hubungan yang
harmonis, saling menghargai satu sama lain!
0itilik dari sejarahnya kata etika berasal dari bahasa Prancis
#eti"uette), yang berarti kartu undangan! Pada saat itu raja-raja Prancis
sering mengendang para tamu dengan menggunakan kartu undangan! 0alam
.7
kartu undangan tercantum persyaratan atau ketentuan untuk menghadiri
acara, antara lain waktu acara dan pakaian yang harus dikenakan!
0alam arti lluas, etika sering disebut sebagai tindakan mengatur
tingkah laku atau perilaku manusia dengan masyarakat! Tingkah laku itu
perlu diatur agar tidak melanggar norma-norma atau kebiasaan yang berlaku
di masyarakat! %al ini disebabkan norma-norma atau kebiasaan di
masyarakat di setiap daerah atau negara berbeda-beda!
0alam prakteknya, norma atau kebiasaan ini untuk acara tertentu
diberlakukan sama sehingga setiap orang diharuskan mengikuti norma
tersebut! 8tika bertujuan agar norma-norma yang berlaku dijalankan
sehingga setiap undangan merasa dihargai, begitu pula dengan
pengundangnya! 0engan adanya etika suasana akrab dapat terjalin!
Pelanggaran terhadap etika ini membuat pihak pengundang atau yang
diundang akan tersnggung atau merasa tidak dihargai sehingga suasananya
menjdai tidak nyaman!
5leh karena itu, dalam etika berusaha perlu ada ketentuan yang
mengaturnya! &dapun ketentuan yang diatur dalam etika wirausaha secara
umum adalah sebagai berikut>
.! S!"ap dan perilaku seorang pengusaha harus mengikuti
norma yang berlaku dalam suatu negara atau masyarakat!
2! Pena(p!lan yang ditunjukkan seorang pengusaha harus
selalu apik, sopan, terutama dalam menghadapi situasi atau acara-acara
tertentu!
1! #ara berpa"a!an seorang pengusaha juga harus sopan
dan sesuai dengan tempat dan waktu yang berlaku!
;! #ara berb!4ara seorang pengusaha juga mencerminkan
usahanya, sopan, penuh tata krama, tidak menyinggung atau mencelah
orang lain!
20
5! 2era"-ger!" seorang pengusaha juga dapat
menyenangkan orang lain, hindarkan gerak gerik yang dapat
menccurigakan!
Kemudian, etika atau norma yang harus ada dalam benak dan jiwa setiap
pengusaha adalah sebagai berikut>
.! Ke&u&uran! "eorang pengusaha harus selalu bersikap jujur baik dalam
berbicara maupun bertindak! Jujur ini perlu agar berbagai pihak percaya
terhadap apa yang dilakukan! Tanpa kejujuran, usaha tidak akan maju
dan tidak akan dipercaya konsumen atau mitra kerjanya!
2! Bertanggung-&a%ab! Pengusaha harus bertanggung jawab terhadap
segala kegiatan yang dilakukan dalam bidang usahanya! Kewajiban
terhadap berbagai pihak harus segera diselesaikan! Tanggung jawab
tidak hanya terbatas pada kewajiban, tetapi juga pada seluruh
karyawanya, masyarakat, dan pemerintah!
1! Menepat! &an&!! Pengusaha dituntut untuk selalu menepati janji,
misalnya dalam hal pembayaran, pengiriman barang atau penggantian!
"ekali seorang pengusaha ingkar janji, hilanglah kepercayaan pihak lain
terhadapnya! Pengusaha juga harus konsisten terhadap apa yang telah
dibuat dan disepakati sebelumnya!
;! D!s!pl!n! Pengusaha dituntut untuk selalu disiplin dalam berbagai
kegiatan yang berkaitan dengan usahanya, misalnya dalam hal waktu
pembayaran atau pelaporan kegiatan usahanya!
5! 3aat Hu"u(! Pengusaha harus selalu patuh dan menaati hukum yang
berlaku, baik yang berkaitan dengan masyarakat, ataupun pemerintah!
Pelanggaran terhadap hukum dan peraturan yang telah dibuatkan
berakibat 6atal di kemudian hari! /ahkan hal itu akan menjadi beban
moral bagi pengusaha apabila tidak diselesaikan segera!
2.
2! Su"a (e(bantu! Pengusaha secara moral harus sanggup membantu
berbagai pihak yang memerlukan bantuan! "ikap ringan tangan ini dapat
ditunjukan kepada masyarakat dalam berbagai cara! Pengusaha yang
terkesan pelit akan dimusuhi oleh banyak orang!
*! K(!t(en 'an (enghr(at!! Pengusaha harus komitmen dengan apa
yang mereka jalankan dan menghargai komitmen dengan pihak-pihak
lain! Pengusaha yang menjunjung komitmen terhadap apa yang telah
diucapkan atau disepakati akan dihargai oleh berbagai pihak!
3! Menge&ar prestas!! Pengusaha yang suskes harus selalu berusaha
mengejar prestasi setinggi mungkin! Tujuanya agar perusahan dapat
terus bertahan dari waktu ke waktu! Prestasi yang berhasil dicapai perlu
terus ditingkatkan! 0i samping itu, pengusaha juga harus tahan mental
dan tidak mudah putus asa terhadap berbagai kondisi dan situasi yang
dihadapinya!
%idup seorang pengusaha tidaklah mudah! "eorang pengusaha harus
mengambil resiko dengan modal mereka sendiri untuk menjual dan
menyerahkan produk aatu memberikan jasa sambil mengeluarkan energi
yang lebih besar dari pada rata-rata pebisnis lain untuk melakukan inoasi!
0alam menghadapi situasi harian yang penuh tekanan serta kesulitan lain,
terdapat kemungkinan bahwa pengusaha akan menyeimbangkan antara
tuntutan etika, tuntutan ekonomi, dan tanggung jawab sosial, sebuah
keseimbangan yang berbeda dari titik moral di mana manajer bisnis umum
mengambil sikap dalam cara berpikirnya!!
"ikap seorang manajer dalam hal tanggung jawab sosial korporat
terkait dengan iklim organisasional yang dipandang mengacu pada hukum
dan kode etik pro6essional! 0i sisi lain, dengan bisnis yang relati6 baru dan
mempunyai model-model peran yang sedikit biasanya akan
mengembangkan kode etikya sendiri! Pengusaha cenderung jauh lebih
22
berpegang pada system nilai pribadinya disbanding manajer yang lain,
dalam menentukan tindakan yang dipandang tepat secara etika!
-eskipun lebih menggunakan system nilai mereka sendiri,
pengusaha tanpak lebih sensitie terhadap tekanan kelompok dan norma
sosial umum masyarakat, sebagaimana tekanan yang didapat dari ppara
kompetitornya! Perbedaan antara pengusaha dalam masyarakat yang berbeda
dan negara yang berbeda mere6leksikan, sampai tingkat tertentu, norma dan
nilai umum masyarakat dan negara di mana pengusaha itu berada! (ni jelas
terlihat dalam kasus kota metpolitasn dan bukan metropolitan di dalam
negara yang sama! "ecara internasional, ini terbukti mempengaruhi manajer
secara umum! -anajer-manjer &" tanpak lebih indiidual dan kurang
memegang nilai-nilai masyarakat dari pada mitranya yang berasal dari
Jerman ataupun &ustria!
Peningkatan signi6ikan jumlah bisnis yang berorientasi internasional
berdampak pada semakin meningkatnya perhatian tentang kesamaan dan
perbedan dalam sikap dan praktek bisnis di negara yang berbeda! "ampai
pada tingkat tertentu bidang ini telah dieksplorasi dalam konteks budaya dan
sekarang mulai dieksplorasi dengan konsep etika yang lebih indiidualis!
Konsep budaya dan etika sering saling terkait! Jika etika mengacu pada
+studi tentang apa yang baik dan benar menurut manusia,, maka tika bisnis
#bussiness ethic$ lebih pada penelitian praktek bisnis dalam pandangan nilai-
nilai manusia! 8tika adalah bidang ilmu umum yang mengeksplorasi si6at
dasar umum dari moral dan pilihan moral spesi6ik yang diambil oleh
indiidu ketika berinteraksi dengan orang lain! "ekalipun etika bisnis telah
menjadi toipik penting di dalam publikasi popular maupun akademis pada
beberapa decade sebelum ini, sampai sekarang hal ini telah diperlakukan
tidak berdasarkan sejarah dan dengan orientasi yang didominasi oleh cara
pandang &"!
21
"ekalipun kata etika #etich$ dalam bahwa (nggris umumnya diakuai
berasal dari bahasa :unani ethos +kebiasaan dan penggunaan,, kata ini lebih
tepat dipandang berasal dari kata swedhethos, di mana konsep moralitas
indiidu dan kebiasaan perilaku adalah terkait dan diidenti6ikasikan sebagai
sebuah kualitas esensial dari eksistensi!
"ebagai besar penulis barat mengakui 6ilsu6 :unani "ocrates #;27-
177 "-$, Plato #;2*-1;* "-$, dan &ristoteles #13;-122 "-$ sebagai
penyedia tulisan-tulisan awal yang menjadi dasar atas apa yang saat ini
diekanla sebagai konsep etika! Tetapi, banyak sekali tulisan awal tentang
kode moral dan hukum dapat ditemukan dalam ajaran yahudi #.300 "-$ dan
%indu #.500 "-$! "ikap masyarakat &merika tentang etika berasal dari tiga
pengaruh pokok > tradisi Kristen-:ahudi, kepercayaan indiidualisme, dan
peluang yang lebih didsasarkan pada kemampuan dari pada status sosial! &"
dibentuk oleh para imigran dari negara-negara lain, yang sering kali
melarikan diri dari tekanan di tanah asalnya, berdedikasi untuk membentuk
suatu masyarakat di mana masa depan dan keberuntungan mereka di
tentukan oleh kemampuan serta dedikasi kerja!
"ebuah pertanyaan sentral dalam etika bisnis adalah? +siapakah yang
memperoleh man6aat dan harus menanggung beban dalam pengelolaan
perusahaan@, 9ntuk menjawab pertanyaan ini kita akan ber6okus pada
tindakan yang akan menjamin bahwa sumber daya digunakan secara adil
diantara perusahaan dan pemagang sahamnya A yaitu orang-orang yang
mempunyai kepentingan terhadap perusahaanH meliputi karyawab,
pelanggan, pemasok, dan masyarakat itu sendiri! Jika peman6aatan sumber
daya tidak adil, maka para pemegang saham tersebut telah dieksploitasi oleh
perusahaan!
Kewirausahaan dapat memainkan peran dalam peman6aatan sumber
daya yang adil untuk mencegah eksploitasi terhadap pemagang saham
tertentu! "ebagian besar dari kita dapat membayangkan contoh-contoh
2;
perusahaan yang endapat man6aat secara keuangan karena mnajer mereka
telah mengeksploitasi pemegang saham tertentu A menerima nilai secara
lebih besar dibandingkan yang diberikan kepada mereka sebagai
pengembalian! 8ksploitasi sekelompok pemegang saham seperti ini dapat
menunjukan peluang bagi seorang pengusaha untuk meman6aatkan kembali
sumber daya pemegang saham tersebut dengan cara yang lebih adil dan
e6isien! 0engan perkatan lain, jika harga saat ini tidak mere6leksikan nilai
dari sumber daya pemegang saham, maka seorang pengusaha dapat
menemukan penyimpangan ini dan measuki pasar untuk menangkap
keuntungan! 0engan cara ini, proses kewirausahaan akan bertindak sebagai
mekanisme untuk menjamin sebuah system yang adil dan e6isien agar dapat
meman6aatkan kembali sumber daya pemegang saham yang +dikorbankan,
kepada penggunaan, dimana nilai yang ditawarkan dan diterima menjadi
seimbang!
5leh karena itu sekalipun terdapat bukti sejumlah penggunaan proses
kewirausahaan untuk meman6aatkan pihak lain demi keuntungan, perlu
dipahami bahwa proses kewirausahaan dapat menjadi sebuah cara yang
penting untuk membantu pemegang saham yang dieksploitasi dan pada saat
yang sama membentuk sebuah bisnis yang nyata! Pikirkan proses
kewirausahaan sebagai alat yang dapat digunakan secara e6ekti6 untuk
mencapai hasil yang memberi man6aat bagi pihak lain #serta pengusaha$,
dari ada melihatnya sebagai alat untuk merusak yang lain! /eberapa aspek
dari etika bisnis ditunjukan dalm kotak etika pada setia bab! 8tika buka
hanya menjadi praktik umum untuk diperbincangkan, tetapi merupakan
perhatian mendalam dari orang-orang bisnis!
Et!"a! -orris %ousen merupakan seorang pria yang sibuk! (a adalah
pendiri dan =85 dari birch Point Paper Products, perusahaan berusia lima
tahun yang memproduksi taplak, mangkok, piring, dan tatakan! (a juga
merupakan direktur operasi #chie# operating o##icer$%%) (ring (ndustriers,
25
sebuah bisnis yang dimulai oleh kakek dan pamanya, yang memproduksi
.20 ton kertas tisu setiap hari dan menghasilakn penjualan sekitar I35 juta
per tahun! selain kedua pekerjaan ini, %ousen melakukan kerja sosial untuk
4iga &nti Kekerasan!
)amun, beberapa kali dalam sebulan, %ousen menempatkan diri
menulis pesan untuk kedua anaknya, -ully dan 8than, dari temaptnya di
&chton, -asachusets! Tentu saja, hal itu mengherankan karena kedua
anaknya yang berusia tiga dan lima tahun, belum dapat membaca! Tetapi
tidak masalah, sebab %ousen, 1* tahun, tidak berniat memperlihatkan apa
yang ditulisnya sampai kedua anaknya cukup dewasa untuk membacanya!
%ousen merupakan salah satu dari semakin banyak pengusaha yang
memilih untuk warisan pesan atau wasiat etis! Jika warisan tradisional
adalah berupa pemberian harta dan pemilikan, dokumentasi seperi yang
dilakukan %usen merupakan cara yang kreati6 untuk mewariskan
pengalaman bisnis, sejarah keluarga, nilai, serta etika kerja bagi generasi
berikutnya! "ebagai alat untuk menyerahkan tongkat esta6et, hal ini dapat
dilakukan melalui sebuah surat tunggal atau serangkaian esai! #Perbedanya
adalah warisan pesan diberikan kepada pewarisnya ketika pemilik bisnis
masih hidup, sementara surat wasiat baru akan dibuka setelah penulisnya
tidak ada$!
%ousen melihat pesan-pesan wasiatnya sebagai cara untuk
menjelaskan kepada anak-anaknya mengapa ia sering kali menghabiskan
banyak waktu jauh dari keluarganya untuk membangun bisnisnya! (a juga
ingin mereka memahami nilai-nilai seperti kerja kelompok dan kejujuran,
dengan menyajikan sejumlah ilustrasi yang dikaitkan dengan kisah-kisah
tentang bisnisnya! 5bag! sa)a6 sebuah '"u(en tertul!s &auh leb!h "uat6
pers!s 'an (en'ala( '!ban'!ng"an per4a"apan apapun7 "ata Husen!
22
9ntuk menggambarkan nilai kerja tim, sebagai contoh, housen
menuliskan tentang pengalamnanya mengembangkan kampanye pemasaran
yang berhasil untuk /irch Point Paper! Kampanye tersebut A yang berulang-
ulang meneriakan iklan yang terkenal +0apatkan susu@ +- menggambarkan
situasi kacau ketika kopi tumpah diatas cek senilai I. juta, lalu diikuti
dengan kalimat +0apatkan 4ap@, A gagasan dalam kampanye tersebut
merupakan hasil pemikiran para sta6nya, jenis saling ketergantungan yang
%ousen inginkan untuk dihargai oleh anak-anaknya!
#. 3u&uan 'an Man*aat Et!"a W!rausaha
8tika yang diberlakukan oleh pengusaha terhadap berbagai pihak memiliki
tujuan-tujuan tertentu! Tujuan etika tersebut harus sejalan dengan tujuan
perusahaan! 0i samping memiliki tujuan, etika juga sangat berman6aat bagi
perusahaan apabila dilakukan secara sungguh-sungguh!
/erikut ini beberapa tujuan etika yang selalu ingin dicapai oleh perusahaan!
.! Untu" persahabatan 'an pergaulan! 8tika dapat meningkatkan keakraban
dengan karyawan, pelanggan atau pihak-pihak lain yang berkepentinan!
"uasana akrab akan berubah menjadi persahabatan dan menambah luasnya
pergaulan! Jika karyawan, pelanggan, dan masyarakat menjadi akrab, segala
urusan akan menjadi lebih mudah dan lancar!
2! Men)enang"an rang la!n! "ikap menyenangkan orang lain merupakan
sikap yang mulia! Jika kita ingin dihormati, kita harus menghormati orang
lain! -enyenangkan orang lain berarti membuat orang menjadi suka dan
puas terhadap pelayanan kita! Jika pelanggan merasa senang dan puas atas
pelayanan yang diberikan, diharapkan mereka akan mengulangnya kembali
suatu waktu!
1! Me(bu&u" pelanggan! "etiap calon pelanggan memiliki karakter
tersendiri! Kadang-kadang seorang calon pelangganperlu dibujuk agar mau
menjadi pelanggan! /erbagai cara dapat dilakukan perusahaan untuk
2*
membujuk calon pelanggan! "alah satu caranya adalah melalui etika yang
ditunjukan seluruh karyawan perusahaan!
;! Me(pertahan"an pelanggan! &da anggapan mempertahankan pelanggan
jauh lebih sulit daripada mencari pelanggan! &nggapan ini tidak seluruhnya
benar, justru mempertahankan pelanggan lebih mudah karena mereka suda
merasakan produk atau layanan yang kita berikan! &rtinya, mereka sudah
mengenal kita lebih dahulu! -elalui pelayanan etika seluruh karyawan,
pelanggan lama dapat dipertahankan karena mereka sudah merasa puas atas
layanan yang diberikan!
5! Me(b!na 'an (en&aga hubungan! %ubungan yang sudah berjalan baik
harus tetap dan terus dibina! %indari adanya perbedaan 6aham atau kon6lik!
=iptakan hubungan dalam suasana akrab! 0engan etika hubungan yang lebih
baik dan akrab pun dapat terwujud!
D. S!"ap 'an per!la"u W!rausaha
"ikap dan perilaku pengusaha dan seluruh karyawanya merupakan bagian
penting dalam etika wirausaha! 5leh karena itu, dalam prakteknya sikap dan
perilaku yang harus ditunjukan oleh pengusaha dan seluruh karyawan, terutama
karyawan di customer serice, sales, teller, dan satpan harus sesuai dengan etiak
yang berlaku! "ikap dan tingkah laku menunjukan kepribadian karyawan suatu
perusahaan! "ikap dan perilaku ini harus diberikan sama mutunya kepada
seluruh pelanggan tanpa pandang bulu!
&danya sikap dan perilaku yang harus dijalankan oleh pengusaha dan seluruh
karyawan adalah sebagai berikut>
.! $u&ur 'ala( bert!n'a" 'an bers!"ap! "ikap jujur merupakan modal utama
seorang karyawan dalam melayani pelanggan! Kejujuran dalam berkata,
berbicara, bersikap, maupun bertindak! Kejujuran inilah yang akan
menumbuhkan kepercayaan pelanggan atas layanan yang diberikan!
23
2! Ra&!n6 tepat %a"tu6 'an t!'a" pe(alas. "eorang karyawan dituntut untuk
rajin dan tepat waktu dalam bekerjaterutama dalam melayani pelanggan! 0i
saming itu, karyawan juga dituntut untuk cekatan dalam bekerja, pantang
menyerah, selalu ingin tahu, dan tidak mudah putus asa! %al yang paling
penting adalah hilangkan si6at pemalas bagi seluruh karyawan!
1! Selalu (urah sen)u(! 0alam menghadapi pelanggan atau, tamu, seorang
karyawan harus selalu murah senyum! Jangan sekali-kali bersi6at murung,
meruntuhkan hati pelanggan untuk menyukai produk atau perusahaan kita!
Pelanggan biasanya akan tersanjung dengan senyum yang ditunjukan oleh
karyawan!
;! Le(ah le(but 'an ra(ah-ta(ah! 0alam bersikap dan berbicara pada saat
melayani pelanggan atau tamu hendaknya dengan suara yang lemah lembut
dan sikap yang ramah-tamah! "ikap seperti ini dapat menarik minat tamu
dan membuat pelanggan betah berhubungan dengan perusahaan!
5! Span santun 'an hr(at! 0alam memberikan pelayanan kepada
pelanggan hendaknya bersikap sopan dan hormat! 0engan demikian,
pelanggan juga akan menghormati pelayanan yang diberikan karyawan
tersebut!
2! Selalu 4er!a 'an pan'a! bergaul! "ikap selalu ceria yang ditunjukan
karyawan dengan memecahkan kekakuan yang ada! "ementara itu, sikap
pandai bergaul juga akan menyebabkan merasa cepat akrab dan merasa
seperti teman lama sehingga segala sesuatu berjalan lancar!
*! 8le"s!bel 'an su"a (enlng pelanggan! 0alam menghadapi pelanggan
karyawan harus dapat memberikan pengertian dan mau mengalah kepada
pelanggan! "egala sesuatu dapat diselesaikan dan selalu ada jalan keluarnya
dengan cara yang 6leksibel! Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan
asalkan mengikuti pperaturan yang berlaku! Karyawan juga diharapkan suka
27
menolong pelanggan yang mengalami kesulitan sampai menemui jalan
keluarnya!
3! Ser!us 'an (e(!l!"! rasa tanggung &a%ab! 0alam melayani pelanggan
karyawan harus serius dan sungguh-sungguh! Karyawan harus tabah dalam
menghadapi pelanggan yang sulit berkomunikasi atau yang suka ngeyel!
"elain serius, karyawan juga harus mampu bertangggung-jawab terhadap
pekerjaanya sampai pelanggan merasa puas terhadap pelayanan yang
diberikan!
7! Rasa (e(!l!"! perusahaan )ang t!ngg!! "eorang karyawan harus merasa
memiliki erusahaan sebagai milik sendiri! 'asa memiliki perusahaan yang
tinggi akan memoti6asi karyawan untuk malayani pelanggan! 0i samping
itu, karyawan juga harus memiliki jiwa pengabdian, loyal, dan setia terhadap
perusahaan!
E. #!r!-4!r! W!rausaha )ang Berhas!l
/erwirausaha tidak selalu memberikan hasil yang sesuai dengan harapan dan
keinginan pengusaha! Tidak sedikit pengusaha yang mengalami kerugian dan
akhirnya bangkrut! )amun, banyak juga wirausahawan yang berhasil untuk
beberapa generasi! /ahkan, banyak pengusaha yang semula hidup sederhana
menjadi sukses dengan ketekunaannya! Keberhasilan atas usaha yang dijalankan
memang merupakan harapan pengusaha!
Ber!"ut !n! beberapa 4!rr! %!rausaha%an )ang '!"ata"n berhas!l9
.! Me(!l!"! :!s! 'an tu&uan )ang &elas! %al ini ber6ungsi untuk menebak
kemana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui apa yang
akan dilakukan oleh pengusaha tersebut!
2! In!s!at!* 'an selau pra"t!*! (ni merupaka cirri mendasar di mana
pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu
memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan!
10
1! Berr!entas! pa'a prestas!! Pengusaha yang suskes selalu mengejar
prestasi yang lebih baik dari pada prestasi sebelumnya! -tu produk, pelayan
yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama! "etiap
waktu segala akti6itas usaha yang dijalankan selalu diealuasi dan harus
lebih baik dibandung sebelumnya!
;! Beran! Menga(b!l Res!" ;3eru"ur<! %al ini merupakan si6at yang harus
dimiliki seorang pengusaha kapan pun dan di mana pun, baik dalam bentuk
uang maupun waktu!
5! Ker&a "eras=t!'a" (alas! Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu,
di mana ada peluang di situ ia datang! Kadang-kadang seorang pengusaha
sulit untuk mengatur waktu kerjanya! /enaknya selalu memikirkan
kemajuan usahanya! (de-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja keras
merealisasikanya! Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak
dapat diselesaikan!
2! Bertanggung $a%ab terha'ap segala a"t!:!tas )ang '!&alan"an6 baik
sekarang maupun yang akan datang! Tanggung jawab seorang pengusaha
tidak hanya pada material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak!
*! K(!t(en pa'a berbaga! p!ha" merupakan cirri yang harus dipegang
teguh dan harus ditepati! Komitmen untuk melakukan sesuatu memang
merupakan kewajiban untuk segera ditepati dan direalisasikan!
3! Menge(bang"an 'an (e(el!hara hubungan ba!" dengan berbagai
pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan
maupun tidak! %ubungan baik yang perlu dijalankan antara lain kepada para
pelangggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas!
"alah satu lembaga internasional yang bergerak dalam pemberian penghargaan
kepada perusahaan atau pribadi yang sukses adalah 8rnst and :oung! 4embaga
tersebut menjelaskan kesuksesan seorang pengusaha dapat dikategorikan
menjadi beberapa macam sebagai berikut>
1.
.! Entrepeneur * the >ear #85:$ yaitu penghargaan kepada pengusaha
terbaik yang diselenggarakan setiap tahun, baik untuk (ndonesia maupun
seluruh dunia!
2! L!*et!(e a4h!e:e(ent entrepreneur ;LAE<, yaitu penghargaan kepada
pengusaha yang telah memberikan konribusi berkesinambungan sepanjang
masa kerjanya!
1! (ndustrie and -anuacturing 8ntrepreneur #(-8$, yaitu penghargaan kepada
pengusaha yang bergerak dalam bidang produk otomoti6, konsumen, dan
insdustri!
;! "erice "pecial award 6or corporate spirit atau penghargaan khusus di
bidang perbankan serta keuangan ritel dan logistic!
5! :oung entrepreneur atau pengusaha yang berusia ;0 tahun ke bawah!
2! "pecial award 6or corporate spirit, yaitu penghargaan kepada pengusaha
yang memiliki semangat dalam meningkatkan usahanya!
*! "pecial award 6or corporate social responsibility, yaitu penghargaan kepada
pengusaha yang mampu memberikan tanggung jawab sosial!
&nugrah pengusaha terbaik (ndonesia tahun 2005 yang diberikan oleh 8rnst J
:oung adalah sebagai berikut!
.! 8ntrepreneur o6 the :ear #85:$ pengusaha indonesai terbaik tahun 2005
diberikan kepada pemimpin kelompok Kompas Gramedia #KKG$!
2! 4i6etime 8chi6men 8ntrepreneur diberikan kepada /oenyamin "etiawan,
=85 PT! Kalbe Earma!
1! (ndustry and -anu6acturing 8ntrepreneur diberikan kepada H!l(! Pan!gr
=85 #0irektur 9tama$ PT! -edco 8nergi (nternasional!
;! "erice special award 6or corporate spirit diberikan kepada 5entoro "urya
dari PT! &rppeni Pratama 5cean line!
12
5! :ong 8ntrepeneur diberikan kepada "usi Pudjiastuti pendiri PT &"(
Pudjiastuti!
6. Spe4!al A%ar' *r #rprate Sp!r!t '!ber!"an "epa'a #!putra.
*! "pecial award 6or corporate special responsibility diberikan kepada (ndra
&bidin dari PT Eortune (ndonesia
I.,.0. MEMBEN3UK $IWA WIRAUSAHA
Kesamaan yang mengikat manusia adalah berbedaan kita! /erpikilah local,
betindaklah global! /erjuta-juta perusahaan dibentuk, beribu-ribu yang bertahan!
"emakin kita memadukan dunia, semakin kita membedakan pengalaman kita!
Tata laku yang sedang berkembang ini juga sedang dirangkul oleh para politikus
sementara politik global menjadi semakin digerakan oleh ekonomi dan bukan
kedaulatan! Kesabaran adalah kebaikan, kreati6itas adalah keharusan! "emakin
ekonomi dunia terpadu, semakin kurang penting ekonomi negara-negara dan
semakin penting kontribusi ekonomi dari indiidu dan perusahaan indiidu!
Tujuh untai kalimat tersebut merupakan Kcetak tebalH yang dikemukakan
oleh Jhon )aisbitt dalam KGlobal ParadoLHnya! %al ini merupakan bold print
dari sekian banyak point penting yang dikemukakanya dalam buku yang sama!
"ebetulnya kian banyak pendapat )aisbitt yang diungkapkan akan makin
membuktikan pentingnya jiwa wirausaha untuk dimiliki oleh setiap orang! (ni
berarti harus dibentuk agar tumbuh dan berkembang pada setiap insane yang
ingin cepat sukses!
-embentuk jiwa wirausaha dapat dilakukan secara internal maupun
eksternal! Jiwa entrepreneur akan relati6 lebih mudah dibentuk melalui pribadi
masing-masing dari dalam! 0an akan lebih e6ekti6 memang bila dilenkapi oleh
kegiatan berinteraksi dengan berbagai 6aktor dari luar! &dapun cara membentuk
jiwa wirausaha dapat dilakukan melalui? Pertama, mengetahui si6at yang harus
dimiliki oleh seorang wirausaha! Kedua, memahami sikap dan perilaku yang
11
wajib dimiliki dan dilakukan bila menjadi entrepreneur! Ketiga mengerti apa
yang harus dilaksanakan untuk sukses di KjalurH ini!
9ntuk mengetahui si6at-si6at wirausaha, kita dapat memperlajari makna
kewirausahaan! "ebab kewirausahaan mengandung arti yang hakiki berupa si6at-
si6at! "ecara rinci dapat ditemukan uraian makna kewirausahaan #2003!2$ seperti
berikut! Kewirausahaan merupakan gabungan kata dari ke-an, wira dan usaha!
Ke-an adalah imbuhan yang menunjukan si6at! Dira artinya utama, gagah,
berani, atau teladan! 9saha secara umum berarti proses kegiatan untuk
mendapatkan keadaan yang lebih baik! 0alam konteks bisnis, usaha
mengandung arti kegiatan untuk membuat sesuatu dan atau menambah man6aat
dari sesuatu tadi guna dijual serta mendapatkan keuntungan! Jadi usaha dapat
diartikan sebagai proses kegiatan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik
melalui pembuatan sesuatu atau penambahan man6aat dari sesuatu tadi guna
dijual serta bertujuan memperoleh keuntungan! 0engan demikian secara
strategis A general #umum$ kewirausahaan dapat dide6enisikan sebagai si6at
keutamaan, kegagahan, keberanian atau keteladanan dalam melakukan kegiatan
untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik melalui pembuatan atau
penambahan man6aat dari sesuatu guna dijual dengan tujuan memperoleh
keuntungan!
"etiap orang ingin untung! "ehingga bila diketahui melalui kewirausahaan
bisa diperoleh keuntungan, niscaya orang akan termoti6asi atau ingin memiliki
si6at-si6at untuk mendapatkan keuntungan tadi! 0engan demikian mulai
tersemai benih yang akan tumbuh membentuk jiwa wirausaha! Kemudian benih
tersebut secara psikologis akan mengarahkan indiidu untuk memahami sikap
dan perilaku yang harus dimiliki agar untung lebih cepat didapat dengan cara
yang tepat! )ah, sikap dan perilaku yang demikian bisa diperoleh dengan cara
mempelajari karakteristik wirausaha! =irri-ciri utama wirausaha ini akan
memperkuat pembentukan jiwa wirausaha seseorang! /ila pemahaman telah
1;
mengkristal pada diri personal, berarti jiwa wirausaha relati6 telah terbentuk!
"elanjutnya tinggal dilaksanakan!
Pelaksanaan berwirausaha membutuhkan pondasi! %al itu dimaksudkan agar
terjadi pembiasaan yang semakin e6ekti6 dan kian e6isien! 0alam konteks ini
dapat dipelajari melalui paradigma wirausaha! Point ke tiga membentuk jiwa
wirausaha ini merupakan pola piker yang memberikan arah dalam tahapan atau
langkah-langkah baru wirausaha! Jadi pembenukan aspek penting untuk menjadi
business entrepreneur ini dapat dilakukan melalui pemahaman terhadap tiga
kerangka dasar berwirausaha! Ketiga hal tersebut yaitu? -akna Kewirausahaan,
Karaktristik Dirausaha, dan Paragdima /erwirausaha! 5leh sebab itu untuk
membentuk jiwa wirausaha melalui /ab ini dibahas mengenai keiga hal
tersebut!
&! -akna Kewirausahaan
"ukses menjadi damban setiap orang! "enang rasanya mengungkap kata
penuh makna itu! Kata KsuksesH memang indah indah penggugah gairah!
-ela6alkanya kerap memberi sugesti! /ahkan menumbuhkan motiasi!
0orongan positi6 untuk berbuat lebih baik! &palagi bila dikaitkan dengan
6enemena sekarang! Kini banyak orang sukses! /erbagai media massa sering
memberitakan keberhasilan pribadi sukses yang menggeluti bidang usaha
tertentu dengan dukungan semangat dan motiasi yang secara ilmiah dapat
dikategorikan sebagai jiwa wirausaha! /ila dicermati secara mendalam,
kesuksesan itu ternyata umumnya diawali oleh sikap dan perilaku yang didasari
oleh si6at-si6at wirausaha! "i6at-si6at tersebut lebih dikenal dengan sebutan
entrepreneurship!
0alam bahasa (ndonesia entrepreneurship diterjemahkan sebagai
kewirausahaan! Kemudian banyak ahli memaknai dan memberikan pengertian!
-engenai pengertian kewirausahaan, sebenarnya telah banyak pakar yang
mengemukan! Tentu saja hal tersebut mengemuka berdasarkan sudut
15
pandangnya masing-masing! )amun demikian, esensi pengertian yang krusial
senantiasa ada di setiap pengertian yang dikemukakan oleh para ahli tersebut
dan menjadi hal mendasar! Jhon Kao #.77.>.;$ dalam "udjana #200;>.1.$
misalnya, menyebutkan bahwa > +Kewirausahaan adalah sikap dan perilaku
wirausaha! Dirausaha ialah orang yang ino6ati6, antisipati6, pengambil resiko,
berorientasi laba!, (ni berarti kewirausahaan merupakan sikap dan perilaku
orang yang ino6ari6, antisipati6, inisati6, pengambil resiko, dan berorientasi laba!
0alam (ntruksi Presiden #(npres$ )o! ; tahun .775, tanggal 10 Juni .775
tentang Gerakan )asional -emasyarakatkan dan -embudayakan
Kewirausahaan, dikemukakan bahwa?
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang
dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya
mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produksi baru
dengan meningkatkan e6isiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang
lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar!
"ebelum (npres tersebut terbit, &hmad "anusi #.773>27.$ telah menulis
tentang arti kewirausahaan tanggal .7 0esember .77;, dan mengemukakan
bahwa ? +kewirausahaan dapat dipandang sebagai institusi kemasyarakatan yang
mengandung nilai-nilai dan dinyatakan dalam perilaku! )ilai dan perilaku itu
merupakan dasar, sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses
dan hasil bisnis,!
Kedua de6enisi tentang kewirausahaan tadi nampak memiliki kesamaan,
yakni dua-duanya mengemukakan adanya sikap dan perilaku yang terkandung
dalam kewiraushaan! 0ari sini dapat diketahui bahwa kewirausahaan pada
dasarnya merupakan sikap dan perilaku seseoorang dalam melakukan suatu
kegiatan! Kendati demikian, ada pakar lain yang juga mengemukakan konsep
kewirausahaan dilihat dari sisi yang sedikit berbeda! Dinarto #200;>2-1$
menyebutkan bahwa? +entrepreneurship #kewirasahaan$ adalah suatu proses
melakukan sesuatu yang baru dan berbeda dengan tujuan menciptakan
kemakmuran bagi indiidu dan memberi nilai tambah pada masyarakat,! "ejalan
dengan hal itu %isrch A Peters #.775>.0$ dalam &lma #200*>11$memarparkan?
8ntrepreneurship is the process o6 creating something di66erent wint alue
by deoting the necessary time and e66ort,assuming the accompanying 6inancial,
pasychic,and social risk and receiing the resulting rewards o6 monetary and
personal satis6action and independence #kewirausahaan adalah proses
menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan
disertai modal dan resiko serta menerima balas jasa dan kepuasan serta
kebebasan peribadi$!
12
"ekaitan dengan itu "uryana #2001>.0$ menerangkan bahwa?
(stilah keriausahaan dari terjemahan entrepreneurship, yang dapat diartikan
sebagai Kthe backbone o6 economyH,yaitu syara6 pusat perekonomiann atau
sebagaiHtailbone o6 economy K, yaitu pengendali perekonomian suatu bangsa
#"uharto Dirakusumo,.77*>.$! "ecara etimologi, kewirausahaan merupakan
nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha #strat-upphase$ atau suatu
proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru #creatie$ dan sesuatu yang
berbeda#innoatie$! -enurut Thomas D! Fimmerer #.772>5.$, kewirausahaan
adalah Kapplyingcreatiity andinnoationto sole the problem and to eLploit
opportunities that people 6ace eeryday K!
Kewirausahaan adalah penerapan kreatiitas dan inoasiuntuk
memecahkanmasalahdan upaya
/! Karateristik Dirausaha
=! Paradigma berwirausaha
I.,.?. PERSPEK3I8 KEWIRAUSAHAAN
A. Pla P!"!r Ber%!rausaha
Pr*!l pe(bu"a. ERWIN2 MARI@N KAU88MAN
0ilahirkan di sebuah peternakan di Garden =ity -osuri, 8rwing -arion
Kau66man pindah ke Kansas =ity dengan keluarganya ketika ia berusia delapan
tahun! sebuah peristiwa kritis dalam hidupnya terjadi beberapa tahun kemudian
ketika Kau66man diagnosis mengalami kebocoran hati! (a hatus menjalani
istrahat total di tempat tidur selama satu tahun, bahkan tidak dibenarkan untuk
duduk! (bu Kau66man, seorang sarjana, menemukan jalan keluar untuk membuat
anak laki-lakinya yang berusia .. tahun tersebut untuk tetap berbaring
membaca!! -enurut Kau66man, +benar-benar membaca! Karena tidak ada hal
lain yang dapat dilakukan, saya membaca ;0 sampai 50 buku setiap bulanya!
Ketika membaca sebanyak itu, anda membaca apapun! -aka saya membaca
biogra6i seluruh presiden, orang orang terkemuka, dan saya membaca kitab dua
kali dan itu adalah bacaan yang agak sulit!,
Pengalaman penting lain saat anak-anak adalah melakukan penjualan dari rumah
ke rumah! Karena keluarganya tidak memiliki banyak uang, Kau66man harus
1*
menjual 12 lusin telur yang dikumpulkan dari peternakan, atau ikan yang
ditangkap, dibersihkan, dan dibungkus oleh ia dan bapaknya! (bunya sangat
mendukung selama tahun-tahun sekolah 6ormal ini, dan setiap hari mengatakan
kepada 8wing! +-ungkin orang lain mempunyai lebih banyak uang di
kantongnya tetapi 8wing, tidak ada orang yang lebih baik dari pada kamu!,
"elama mudanya, kau66man bekerja sebagai pengantar jasa pencucian pakaian
#laundry$ dan anggota pramuka! "elaian lulus seluruh persyaratan untuk menjadi
seorang Pramuka 0irgantara #8agle "cout$ dan seorang seorang Pramuka /ahari
#"ea "cout$, ia menjual tiket acara jamboree sebanyak dua kali dari pada yang
dilakukan orang lain di Kansas =ity, sebuah pencapaian yang memungkinkanya
mengikuti perkemahan musim panas selama dua minggu secara gratis, hal yang
tidak dapat dibiayai oleh orang tuanya! -enurut Kau66man, +Pengalaman itu
memberi saya beberapa teknik penjualan yang berguna ketika kemudian saya
masuk ke dalam bisnis 6armasi!,
Kau66man menempuh pendidikan menengah dari jam 3 sampai jam .2 pagi lalu
berjalan 2 mil ke laundry dimana ia bekerja sampai jam * petang! "etelah lulus,
ia bekerja di laundry secara penuh waktu untuk -r! '!&! 4ong, salah satu orang
yang menjadi teladan dalam hidupnya! Tugasnya adalah sebagai mandor
pengantar cucian, termasuk mengelola .3 sampai 20 sopir rute, di mana ia dapat
melakukan lomba penjualan, ia menantang sopir lain untuk mendapatkan lebih
banyak konsumen pada rute tertentu dari pada yang bisa ia dapatkan! 8wing
berkata, + saya mendapatkan praktek penjualan dan hal itu terbukti berman6aat
bagi hidup saya kemudian!, '!&! 4ong menghasilkan uang bukan hanya pada
bisnis laundry tetapi juga dari paten, salah satunya adalah bagian kaku yang
dapat menahan bentuk krah kemeja! (a menunjukan kepada para anak buahnya
bahwa seseorang dapat menghasilkan uang dengan akal sebaik seperti
menghasilkan uang dengan kekuatan! Kau66man mengatakan, +ia seorang laki-
laki yang mempunyai pengaruh penting dalam hidup saya!,
13
Kemampuan penjualan Kau66man juga berguna pada saat berada dalam
angkatan laut &merika "erikat, di mana ia bergabung selama jangka waktu yang
singkat setelah peristiwa Pearl %arbour .. Januari .7;2! Ketika ditetapkan
sebagai seorang pelaut magang, dengan bayaran sebesar I2. per bulan, ia
berkata, +saya lebih baik dari pada pelaut, sebab saya sebelumnya adalah
pramuka bahari! "aya telah berlayar dan menaiki perahu yang digunakan untuk
menangkap ikan paus!, Kemampuan menjualnya mengesankan angkatan laut
bahwa ia seharusnya mulai menjadi pelaut kelas satu,
/! (ntensi-intensi Kewirausahaan dan Kewirausahaan Korporat
=! Peluang Kewirausahaan (nternasional
((! -8)=(PT&K&) 0&) -8-94&( 9"&%&
Pro6il Pembuka
Erederick D!"mith
"iapakah yang akan berpikir seorang pengusaha yang memiliki warisan
senilai I.0 juta membutuhkan lebih banyak modal untuk memulai perusahaanya
dengan berhasil@ 0unia bisnis dipenuhi dengan banyak perusahaan besar dan
kecil yang dimulai dari sebuah bengkel dengan inestasi awal senilai beberapa
ratus dolar! Tetapi tidak ada satu pun dari perusahaan-perusahaan tersebut yang
membutuhkan diterapkanya system distribusi nasional yang dilengkapi dengan
armada pesawat terbang dan truk sebelum menerima order pertamanya! "erta,
tidak ada satu pun dari bengkel-bengkel yang baru dimulai tersebut berkembang
seperti 6ederal 8Lpres!
Erederick D!"mith, pria asal -emphis yang merupakan anak dari seorang
pendiri sebuah perusahaan bus, memperoleh ide mendirikan perusahaan kargo
udaranya ketika memperoleh ilmu ekonomi di :ale 9niersity pada tahun .720-
an! Pro66esor dari salah satu kelas yang diikuti "mith merupakan seorang
pendukung setia system penanganan pengangkutan udara, di mana paket kargo
benar-benar ditumpangkan di tempat yang tidak digunakan pada penerbangan
17
penumpang! Ered "mith melihat segalanya secara berbeda dan dalam sebuah
makalah, mendiskripsikan konsep perusahaan penerbangan yang hanya
menangani pengangkutan yang akan menerbangkan semua paket ke satu tempat
pusat di mana paket-paket tersebut kemudian akan ddistribusikan dan
diterbangkan ke tempat-tempat tujuan! 5perasi ini dapat dilakukan pada malam
hari ketika bandara tidak begitu ramai, dan dengan kontrol logistik yang baik,
paket-paket tersebut dapat juga dikirimkan pada malam hari berikutnya! 8ntah
karena ini merupakan suatu ide baru, kenyataan bahwa ide tersebut berlawanan
dengan teori-teori sang pro6essor, atau kenyataan bahwa ide tersebut ditulis
dalam satu malam dan terlambat dikumpulkan smith mendapat nilai = untuk
tugasnya tersebut!
Tetapi, ide "mith tersebut merupakan sesuatu yang lebih dari pada sekedar
konsep untuk makalah yang kreati6! (a telah melihat bagaimana dasar teknologi
negara mengalami perubahan! "emakin banyak perusahan terlibat dalam
produksi dan penggunaan barang-barang yang kecil tetapi mahal, seperti
komputer, "mith merasa yakin bahwa perusahaan-perusahaan tersebut dapat
menggunakan ide kargo udaranya untuk mengontrol biaya inentaris!
Pengiriman satu malam dari satu pusat distribusi ke mana pun di negara tersebut
dapat memuaskan kebutuhan para pelanggan tanpa mengharuskan perusahaan
tersebut mendiplikasi inestasi untuk inentaris yang disimpan di gudang-
gudang daerah! "mith bahkan menganggap Eederal resere /anks sebagai
pelanggan potensial dengan jumlah cek sangat banyak yang harus dikirim ke
seluruh bagian negara setiap harinya! Tetapi, perang <ietnam dan jasa keluarga
patriotic menghalangi niatnya! "mith bergabung dengan &ngkatan 4aut dan
dikirim ke <ietnam, awalnya sebagai pemimpin peleton dan kemudian sebagai
pilot!
"etelah berjuang selama hampir empat tahun dan menyelesaikan 200 misi
sebagai pilot, ia meninggalkan <ietnam, siap untuk mulai membangun sesuatu!
(a bekerja dengan ayah tirinya, awalnya mengatur dan kemudian membeli
;0
saham pengendali di &rkansas &iaton "ales, sebuah bengkel pemeriksaan dan
modi6ikasi pesawat terbang yang sedang mengalami kesulitan! Kesulitan dalam
mendatangkan onderdil-onderdil ke bengkel yang berlokasi di 4ittle 'ock,
&rkansas, membangkitkan kembali niatnya pada konsep kargo udara! (a
menjalankan dua studi kelayakan yang keduanya mendatangkan hasil yang
menguntungkan berdasarkan inestasi awal yang tinggi! Kunci untuk
perusahaan ini adalah kemampuanya menjalankan segmen besar komunitas
bisnis sejak awal, dan hal terpenting untuk tingkat jasa, yaitu uang! 0engan
penuh optimisme, "mith pergi ke =hicago dan )ew :ork, merasa yakin akan
kembali dengan kkeranjang penuh berisi cek inestasi! Kemajuanya ternyata
lebih lamban dari yang diantisipasi oleh "mith, tetapi dengan energi yang tiada
batas, keyaknan dalam ide, serta pengetahuan teknis dalam bidang
pengangkutan udara, ia mampu mendatangkan bantuan yang mengesankan
#sekitar I5 juta dalam bentuk modal$ dari new =ourt "ecurities, perusahaan
penyokong bank inestasi modal 'othschild yang berbasis di -anhattam!
Komitmen dari new =ourt ini memacu embiayaan tambahan substansial! 4ima
institusi lain, termasuk General 0ynamics dan =iticorp <enture =apital, 4td,
ikut terlibat, dan smith kembali ke -enphis dengan membawa I*2 juta! (ni
merupakan transaksi awal modal perusahaan yang paling besar dalam sejarah
bisnis &merika!
Eederal 8kpress melakukan pengujian jasa layananya pada .2 -aret .7*1!
melayani sebah jaringan .. kota #membentang dari 0allas sampai =incinati$!
Eederal 8kspres awalnya hanya mengirim enam paket! Pada tanggal .* &pril,
pembukaan resmi Eederal 8kspres, jaringan tersebut diperluas hingga meliputi
25 kota #dari 'ochestec, )ew :ork sampai -iami, Elorida$, dengan mengirim
.32 paket secara total! -uatan diangku secara cepat dan jasa diperluas, seolah-
oleh Eederal 8kspres benar-benar merupakan keberhasilan yang diraih dalam
waktu satu malam! Pemahaman "mith tentang kebutuhan pasar sangatlah akurat,
tetapi ia tidak memperhitungkan 5P8= yang menyebabkan in6lasi besar-besaran
pada biaya bahan bakar saat perusahanya baru saja dimulai! Pada pertengahan
;.
tahun .7*;, perusahaan tersebut mengalami kerugian lebi dari I. juta dalam
satu bulan! (nestor-inestornya tidak bersedia meneruskan perusahaan, dan
saudara-saudaranya menuntut dirinya karena salah mengurus warisan keluarga
#hampir I.0 juta dari uang keluarga "mith diinestasikan$! Tetapi "mith tidak
pernah kehilangan keyakinan akan idenya dan akhirnya berhasil merubah
keyakinan cukup banyak orang dalam komunitas inestasi untuk terus
memberinya kesempatan menyelesaikan masalah-masalah harga yang
disebabkan oleh 5P8=!
"etelah mengalami kerugian sebesar I2* juta pada dua tahun pertama
Eederal 8kspres mendapatkan keuntungan sebesar I1,2 juta pada tahun .7*2!
perkembangan dan pertumbuhan Eederal 8kspres diatur secara ketat! 0isebakan
oleh undang-undang lama yang dirancang untuk melindungi para pioneer dari
industri pperusahaan penerbangan penumpang, "mith diwajibkan memperoleh
iCin untuk mengopersikan pesawat terbang mana pun dengan kapasitas daya
angkut senilai *!500 pon! Karena perusahan-perusahan penerbangan besar yang
pada saat itu merupakan raksasa-raksasa industri tidak bersedia untuk berbagi
asar kargo, "mith tidak mampu mendapatkan iCin yang dibuthkan dan sebagai
gantinya harus mengoperasikan armada pesawat jet Ealcon yang kecil! Ketika
situasi ini berjalan baik pada permulaan, operasinya telah mencapai kapasitas
dari pesawat-pesawat yang lebih kecil ini! Karena perusahan tersebut telah
menerbangkan beberapa pesawat pada rute-rute yang paling akti6, tidak masuk
akal untuk membeli lebih banyak pesawat 6alcon, smith membawa
keterampilanya dalam berdagang ke Dashinton, dan dengan bantuan para
karyawanya, ia mampu mendapatkan perundangan-undangan yang menciptakan
golongan baru perusahaan pengangkutan kargo! Perundang-undangan ini
memberi "mith kebebasan beroperasi yang dibutuhkanya!
-eskipun memiliki iCin untuk mengoperasikan pesawat-pesawat jet besar,
"mith harus mencari cara untuk membelinya! )eraca korporasi perusahan
tersebut masih kacau sejak kerugian-kerugian yang dialami pada awal perusahan
;2
tersebut berdiri, dan inestor-inestor awal yang telah lama menderita
membutuhkan sedikit penghargaan, "mith membuka sahamnya untuk publik #go
public) pada .2 &pril .7*3, yang menghasilkan cukup uang untuk membeli
/oeing *2* bekas dari perusahaan penerbangan yang sedang mengalami
masalah! Para inestor benar-benar diberi penghargaan yang sangat pantas,
dengan General 0ynamics yang mengamati pertumbuhanya dari I5 juta menjadi
lebih dari I;7 juta sejak saat Eederal 8kspres diperdagangkan untuk pertama
kalinya di /ursa "aham )ew :ork pada 0esember .7*3! Perusahaan tersebut
terus berjalan baik sejak pembukaan saham untuk publiknya, dengan
mengkombinasikan inoasi teknis dan obsesi serta berorientasi pada pelanggan
#Eederal 8kspres merupakan perusahan pertama yang meemnangkan -alcolm
/aldrige )atonal Muality &ward pada kategori jasa dan pada tahun .77;
menjadi perusahaan transportasi ekspres global pertama yang menerima
serti6ikasi ("5 700. di seluruh dunia$ untuk menjamin pertumbuhan yang luar
biasa!
"ejak tahun 2002 Eed8L terus berkembang A dengan pendapatan penjualan
sebesar I20,2 miliar dan keuntungan saham tunai perusahaan yang pertama kali
dalam sejarah perusahaan tersebut! Pada akhir tahun 2005, perusahaan tersebut
telah menjadi sebuah jaringan perusahaan senilai I1. miliar, yang menawarkan
campuran yang tepat dari transportasi, ecomerce, dan solusi bisnis! Eed8L
terdiri atas Eederal 8kspres, Eed8L Ground, Eed8L Ereight, Eed8L KinkoHs
566ice, Eed8L =ustomer =ritical, Eed8L Trade )etworks, Eed8L "upply =hain
"erice, dan Eed8L "erice! Pada tahun 2005 Eed8L memperkirakan #.$ lebih
dari 2 juta pengiriman kilat, darat, pengangkutan, dan jasa pengiriman yang
dipercepat dalam satu hari? #2$ lebih dari 220!000 karyawan dan kontraktor di
seluruh dunia? serta #1$ lebih dari 220 negara dan wilayah, termasuk setiap
alamat di &merika "erikat!
Perusahaan tersebut
&! &nalisa Terhadap Kreatiitas, (de /isnis, dan Peluang 9aha
;1
/! Kekayaan (ntelektual dan Persoalan %ukum 4ainya bagi pengusaha!
=! 'encana /isnis> -enciptakan dan -emulai 9saha
0! 'encana Pemasaran
8! 'encana 5rganisasional
E! 'encana keuangan
(((! Jatah Pegawai negeri "ipil dan Penerimaan 2 tahun terakhir #2005 A 20.0$
.! Penda6tar
2! Jatah
Tahun 20.0
P'5P()"(NK&/NK5T& G9'9 K8"8%&T&) T8K))(" J9-4&%
Penpro - .12 221 157
Konawe 35 5. ;5 .3.
Konsel .25 *0 35 230
Konut .20 32 .*1 1*7
-una 73 25 ;7 2.2
/uton 35 25 32 212
/utur .2; 37 .70 ;01
Kolaka ... 31 *. 225
Kolut .22 31 *0 2*5
/ombana 33 *; 22 22;
Dakatobi ..* *3 25 220
Kendari 35 20 ;5 .70
/au-/au .02 *0 57 21.
Jumlah .222 .0.0 .2.7 1!;7.
"umber > /K0 "ultra 20.0
Penda6tar tahun 20.0
;;
P'5P()"(NK&/NK5T& G9'9 K8"8%&T&) T8K))(" J9-4&%
Penpro -
Konawe
Konsel
Konut
-una
/uton
/utur
Kolaka
Kolut
/ombana
Dakatobi
Kendari
/au-/au
Jumlah ;1!*21
(<! ))
BAB II
PEMBAHASAN
0., Pengert!an Ke%!rausahaan
Ke%!rausahaan #(nggris> Entrepreneurship$ adalah proses mengidenti6ikasi,
mengembangkaan, dan membawa isi ke dalam kehidupan! <isi tersebut bisa berupa ide
inoati6, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu! %asil akhir dari proses
tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau
ketidakpastian
Kewirausahaan memiliki arti yang berbeda-beda antar para ahli atau sumber acuan
karena berbeda-beda titik berat dan penekanannya #.$! 'ichard =antillon #.**5$, misalnya,
mende6inisikan kewirausahaan sebagai bekerja sendiri #sel6-employment$! "eorang
wirausahawan membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang
;5
akan datang dengan harga tidak menentu! Jadi de6inisi ini lebih menekankan pada
bagaimana seseorang menghadapi risiko atau ketidakpastian! /erbeda dengan =antillon,
menurut Penrose #.721$ kegiatan kewirausahaan mencakup indent6ikasi peluang-peluang di
dalam sistem ekonomi sedangkan menurut %arey 4eibenstein #.723, .7*7$ kewirausahaan
mencakup kegiatan yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan
pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridenti6ikasi dengan jelas, atau
komponen 6ungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya! 5rang yang melakukan
kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan!
0.0 Et!(lg!
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha! Dira berarti pejuang, pahlawan,
manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung! 9saha adalah
perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu! Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan
yang berbuat sesuatu!
0.? Se&arah "e%!rausahaan
Dirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh 'ichard =astillon
pada tahun .*55! 0i luar negeri, istilah kewirausahaan telah dikenal sejak abad .2,
sedangkan di (ndonesia baru dikenal pada akhir abad 20! /eberapa istilah wirausaha seperti
di /elanda dikenadengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer! Pendidikan
kewirausahaan mulai dirintis sejak .750-an di beberapa negara seperti 8ropa, &merika, dan
Kanada! /ahkan sejak .7*0-an banyak uniersitas yang mengajarkan kewirausahaan atau
manajemen usaha kecil! Pada tahun .730-an, hampir 500 sekolah di &merika "erikat
memberikan pendidikan kewirausahaan0( (ndonesia, kewirausahaan dipelajari baru
terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja! "ejalan dengan
perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan
baik melalui pendidikan 6ormal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat
kewirausahaan menjadi berkembang!
0.A Prses "e%!rausahaan
-enurut =arol )oore yang dikutip oleh /ygrae, proses kewirausahaan diawali dengan
adanya inoasi! (noasi tersebut dipengeruhi oleh berbagai 6aktor baik yang berasal dari
pribadi maupun di luar pribadi, seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan
lingkungan! Eaktor-6aktor tersebut membentuk KHlocus o6 controlHH, kreatiitas, keinoasian,
implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausahawan
yang besar! "ecara internal, keinoasian dipengaruhi oleh 6aktor yang bersal dari indiidu,
seperti KHlocus o6 controlHH, toleransi, nilai-nilai, pendidikan, pengalaman! "edangkan 6aktor
yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi diantaranya model peran, aktiitas, dan
peluang 5leh karena itu, inoasi berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang
dipengaruhi lingkungan, organisasi, dan keluarga!
;2
0.B 3ahap-tahap "e%!rausahaan
"ecara umum tahap-tahap melakukan wirausaha>
3ahap (e(ula!
Tahap di mana seseorang yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala
sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah
membuka usaha baru, melakukan akuisisi, atau melakukan KH6ranchisingHH! Tahap ini juga
memilih jenis usaha yang akan dilakukan apakah di bidang pertanian, industri, atau jasa!
3ahap (ela"sana"an usaha
0alam tahap ini seorang wirausahawan mengelola berbagai aspek yang terkait dengan
usahanya, mencakup aspek-aspek> pembiayaan, "0-, kepemilikan, organisasi,
kepemimpinan yang meliputi bagaimana mengambil risiko dan mengambil keputusan,
pemasaran, dan melakukan ealuasi!
3ahap (e(pertahan"an usaha
Tahap di mana wirausahawan berdasarkan hasil yang telah dicapai melakukan analisis
perkembangan yang dicapai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi yang dihadapi!
3ahap (enge(bang"an usaha
Tahap di mana jika hasil yang diperoleh tergolong positi6 atau mengalami perkembangan
atau dapat bertahan maka perluasan usaha menjadi salah satu pilihan yang mungkin
diambil!
0.6 8a"tr-*a"tr (t!:as! ber%!rausahan
=iri-ciri wirausaha yang berhasil>
-emiliki isi dan tujuan yang jelas! %al ini ber6ungsi untuk menebak ke mana
langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus
dilakukan oleh pengusaha tersebut!
(nisiati6 dan selalu proakti6! (ni merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak
hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari
peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan!
;*
/erorientasi pada prestasi! Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang
lebih baik daripada prestasi sebelumnya! -utu produk, pelayanan yang diberikan,
serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama! "etiap waktu segala akti6itas
usaha yang dijalankan selalu diealuasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya!
/erani mengambil risiko! %al ini merupakan si6at yang harus dimiliki seorang
pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu!
Kerja keras! Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di
situ dia datang! Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu
kerjanya! /enaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya! (de-ide baru selalu
mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya! Tidak ada kata sulit dan
tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan!
/ertanggungjawab terhadap segala aktiitas yang dijalankannya, baik sekarang
maupun yang akan datang! Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada
segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak!
Komitmen pada berbagai pihak!
-engembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang
berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak! %ubungan baik
yang perlu dijalankan, antara lain kepada> para pelanggan, pemerintah, pemasok,
serta masyarakat luas!
0.7 S!"ap %!rausaha
0ari da6tar ciri dan si6at watak seorang wirausahawan di atas, dapat kita identi6ikasi sikap
seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut>
D!s!pl!n
0alam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan
yang tinggi! &rti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan
terhadap tugas dan pekerjaannya! Ketepatan yang dimaksud bersi6at menyeluruh, yaitu
ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya! Ketepatan
terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan
pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan! "i6at sering menunda pekerjaan dengan
berbagai macam alasan, adalah kendala yang dapat menghambat seorang wirausahawan
meraih keberhasilan! Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina
dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut! Dirausahawan harus taat aCas! %al
tersebut akan dapat tercapai jika wirausahawan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap
sistem kerja yang telah ditetapkan! Ketaatan wirausahawan akan kesepakatan-kesepakatan
yang dibuatnya adalah contoh dari kedisiplinan akan kualitas pekerjaan dan sistem kerja!
K(!t(en 3!ngg!
Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik
terhadap dirinya sendiri maupun orang lain! 0alam melaksanakan kegiatannya, seorang
;3
wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersi6at progresi6
#berorientasi pada kemajuan$! Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan
identi6ikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya!
"edangkan contoh komitmen wirausahawan terhadap orang lain terutama konsumennya
adalah pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan konsumen, kualitas produk yang
sesuai dengan harga produk yang ditawarkan, penyelesaian bagi masalah konsumen, dan
sebagainya!"eorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadapkonsumen,
akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan
mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat
sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan!
$u&ur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang
wirausahawan! Kejujuran dalam berperilaku bersi6at kompleks! Kejujuran mengenai
karakteristik produk #barang dan jasa$ yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang
dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purnajual yang dijanjikan dan kejujuran
mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan
olehwirausahawan
Kreat!* 'an In:at!*
9ntuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya
kreatiitas yang tinggi! 0aya kreatiitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir
yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang
telah ada selama ini di pasar! Gagasan-gagasan yang kreati6 umumnya tidak dapat dibatasi
oleh ruang, bentuk ataupun waktu! Justru seringkali ide-ide jenius yangmemberikan
terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-
gagasan kreati6 yang kelihatannya mustahil
Man'!r!
"eseorang dikatakan +mandiri, apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan
baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak,
termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain!
Kemandirian merupakan si6at mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan! Pada
prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan
usahanya!
Real!st!s
;7
"eseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan 6aktaNrealita sebagai
landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakanN
perbuatannya! /anyak seorang calon wirausahawan yang berpotensi tinggi, namun pada
akhirnya mengalami kegagalan hanya karena wirausahawan tersebut tidak realistis,
obyekti6 dan rasional dalam pengambilan keputusan bisnisnya!Karena itu dibutuhkan
kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukanN sumbang saran yang ada
keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis!
0.. Me(aha(! Kara"ter!st!" Ke%!rausahaan
Kewirausahaan meruapakan sikap mental dan jiwa yang selalu akti6 atau kreati6
berdaya, bercipta, berkarsa dan bersaahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan
pendapatan dalam kegaitan usahanya atau kiprahnya! "eorang yang memiliki jiwa dan
sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya! 0ari waktu-ke waktu,
hari demi hari, minggu demi minggi selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha dan
kehidupannya! (a selalu berkreasi dan berinoasi tanpa berhenti, karena dengan berkreasi
dan berinoasi lah semua peluang dapat diperolehnya! Dirausaha adalah orang yang
terampil meman6aatkan peluang dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk
meningkatkan kehidupannya!
Pada hakekatnya semua orang adalah wirausaha dalam arti mampu berdiri sendiri
dalam emnjalankan usahanya dan pekerjaannya guna mencapai tujuan pribadinya,
keluarganya, msaayarakat , bangsa dan negaranya, akan tetapi banyak diantara kita yang
tidak berkarya dan berkarsa untuk mencapai prestasi yang lebih baik untuk masa depannya,
dan ia menjadi ketergantungan pada orang lain, kelompok lain dan bahkan bangsa dan
)egara lainnya! (stilah kewirausahaan, kata dasarnya berasal dari terjemahan entrepreneur,
yang dalam bahasa (nggris di kenal dengan between taker atau go between! Pada abad
pertengahan istilah entrepreneur digunakan untuk menggambarkan seseorang actor yang
memimpin proyek produksi, Konsep wirausaha secara lengkap dikemukakan oleh Josep
"chumpeter, yaitu sebagai orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan
memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru
atau mengolah bahan baku baru! 5rang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi
bisnis yang baru atau pun yang telah ada! 0alam de6inisi tersebut ditekankan bahwa
wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah
organisasi untuk meman6aatkan peluang tersebut! "edangkan proses kewirausahaan adalah
meliputi semua kegiatan 6ungsi dan tindakan untuk mengejar dan meman6aatkan peluang
dengan menciptakan suatu organisasi! (stilah wirausaha dan wiraswasta sering digunakan
secara bersamaan, walaupun memiliki substansi yang agak berbeda!
)orman -! "carborough dan Thomas D! Fimmerer #.771>5$ mengemukakan
de6inisi wirausaha sebagai berikut > + &n entrepreuneur is one who creates a new business
in the 6ace o6 risk and uncertainty 6or the perpose o6 achieing pro6it and growth by
identi6ying opportunities and asembling the necessary resourses to capitaliCe on those
opportunuties,!
50
-enurut 0an "teinho66 dan John E! /urgess #.771>15$ wirausaha adalah orang yang
mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru
dan peluang berusaha! "ecara esensi pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap mental,
pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang
menjadi tanggungjawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan! &tau dapat juga
diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas
dan tanggungjawabnya! &dapun kewirausahaan merupakan sikap mental dan si6at jiwa
yang selalu akti6 dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya
meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya! "elain itu kewirausahan adalah
kemampuan kreati6 dan inoati6 yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari
peluang menuju sukses! (nti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan
seuatu yang baru dan berbeda #create new and di66erent$ melaui berpikir kreati6 dan
bertindak inoati6 untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup! Pada
hakekatnya kewirausahaan adalah si6at, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan
dalam mewujudkan gagasan inoati6 kedalam dunia nyata secara kreati6!
0ari beberapa konsep yang ada ada 2 hakekat penting kewirausahaan sebagai
berikut # "uryana,2001 > .1$, yaitu >
.! Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar
sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis #&cmad "anusi,
.77;$!
2! Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan
berbeda #ability to create the new and di66erent$ #0rucker, .757$!
1! Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreatiitas dan inoasi dalam
memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan
#Fimmerer! .772$!
;! Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha #start-up
phase$ dan perkembangan usaha #enture growth$ #"oeharto Prawiro, .77*$!
5! Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru #creatie$, dan
sesuatu yang berbeda #inoatie$ yang berman6aat memberi nilai lebih!
2! Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan
sumber-sumber melaui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan! )ilai
tambah tersebut dapat diciptakan dengan cara mengembangkan teknologi baru, menemukan
pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan jasa yang baru
yang lebih e6isien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan menemukan cara
baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen!
/erdasarkan keenam konsep diatas, secara ringkas kewirausahaan dapat
dide6inisikan sebagai sesuatu kemampuan kreati6 dan inoati6 #create new and di66erent$
yang dijadikan kiat, dasar, sumber daya, proses dan perjuangan untuk menciptakan nilai
5.
tambah barang dan jasa yang dilakukan dengan keberanian untuk menghadapi risiko!
0ari segi karakteristik perilaku, Dirausaha #entepreneur$ adalah mereka yang mendirikan,
mengelola, mengembangkan, dan melembagakan perusahaan miliknya sendiri! Dirausaha
adalah mereka yang bisa menciptakan kerja bagi orang lain dengan berswadaya! 0e6inisi
ini mengandung asumsi bahwa setiap orang yang mempunyai kemampuan normal, bisa
menjadi wirausaha asal mau dan mempunyai kesempatan untuk belajar dan berusaha!
/erwirausaha melibatkan dua unsur pokok #.$ peluang dan, #2$ kemampuan menanggapi
peluang, /erdasarkan hal tersebut maka de6inisi kewirausahaan adalah +tanggapan terhadap
peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa
organisasi usaha yang melembaga, produkti6 dan inoati6!, #Pekerti, .77*$
"ejalan dengan pendapat di atas, "alim "iagian #.777$ mende6inisikan>
+Kewirausahaan adalah semangat, perilaku, dan kemampuan untuk memberikan tanggapan
yang positi6 terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau
pelayanan yang lebih baik pada pelangganNmasyarakat? dengan selalu berusaha mencari dan
melayani langganan lebih banyak dan lebih baik, serta menciptakan dan menyediakan
produk yang lebih berman6aat dan menerapkan cara kerja yang lebih e6isien, melalui
keberanian mengambil resiko, kreatiitas dan inoasi serta kemampuan manajemen!,
2!7 Karakteristik Kewirausahaan
52
,. Mt!* Berprestas! 3!ngg!
Para ahli mengemukakan bahwa seseorang memiliki minat berwirausaha karena adanya
moti6 tertentu, yaitu moti6 berprestasi #achieement motie$! -enurut Gede &nggan
"uhanda #dalam "uryana, 2001 > 12$ -oti6 berprestasi ialah suatu nilai sosial yang
menekankan pada hasrat untuk mencapai yang terbaik guna mencapai kepuasan secara
pribadi! Eaktor dasarnya adalah kebutuhan yang harus dipenuhi! "eperti yang dikemukakan
oleh -aslow #.71;$ tentang teori motiasi yang dipengaruhi oleh tingkatan kebutuhan
kebutuhan, sesuai dengan tingkatan pemuasannya, yaitu kebutuhan 6isik #physiological
needs$, kebutuhan akan keamanan #security needs$, kebutuhan harga diri #esteem needs$,
dan kebutuhan akan aktualisasi diri #sel6-actualiaCation needs$! -enurut Teori %erCberg,
ada dua 6aktor motiasi, yaitu>
Kebutuhan berprestasi wirausaha terlihat dalam bentuk tindakan untuk melakukan sesuatu
yang lebih baik dan lebih e6isien dibandingkan sebelumnya! Dirausaha yang memiliki
moti6 berprestasi pada umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut #"uryana, 2001 > 11-1;$
.! (ngin mengatasi sendiri kesulitan dan persoalan-persoalan yang timbul pada dirinya!
2! "elalu memerlukan umpan balik yang segera untuk melihat keberhasilan dan kegagalan!
1! -emiliki tanggung jawab personal yang tinggi!
;! /erani menghadapi resiko dengan penuh perhitungan!
5! -enyukai tantangan dan melihat tantangan secara seimbang #6i6ty6i6ty$! Jika tugas yang
diembannya sangat ringan, maka wirausaha merasa kurang tantangan, tetapi ia selalu
menghindari tantangan yang paling sulit yang memungkinkan pencapaian keberhasilan
sangat rendah!
-otiasi #-otiation$ berasal dari bahasa latin +moere, yang berarti to moe atau
menggerakkan, #"teers and Porter, .77.>5$, sedangkan "uriasumantri #hal!72$ berpendapat,
motiasi merupakan dorongan, hasrat, atau kebutuhan seseorang! -oti6 dan motiasi
berkaitan erat dengan penghayatan suatu kebutuhan berperilaku tertentu untuk mencapai
tujuan! -oti6 menghasilkan mobilisasi energi #semangat$ dan menguatkan perilaku
51
seseorang! "ecara umum moti6 sama dengan drie!
/eck #.770> .7$, berdasarkan pendekatan regulatoris, menyatakan +drie, sama seperti
sebuah kendaraan yang mempunyai suatu mekanisme untuk membawa dan mengarahkan
perilaku seseorang!
"ejalan dengan itu, berdasarkan teori atribusi Deiner #Gredler, .77.> ;52$ ada dua
lokus penyebab seseorang berhasil atau berprestasi! 4okus penyebab instrinsik mencakup
#.$ kemampuan, #2$ usaha, dan #1$ suasana hati #mood$, seperti kelelahan dan kesehatan!
4okus penyebab ekstrinsik meliputi #.$ sukar tidaknya tugas, #2$ nasib baik
#keberuntungan$, dan #1$ pertolongan orang lain! -otiasi berprestasi mengandung dua
aspek, yaitu #.$ mencirikan ketahanan dan suatu ketakutan akan kegagalan dan #2$
meningkatkan usaha keras yang berguna dan mengharapkan akan keberhasilan
#-c=lelland, .7*2> *;-*5$!
)amun, Traers #.732>;15$ mengatakan bahwa ada dua kategori penting dalam
motiasi berprestasi, yaitu mengharapkan akan sukses dan takut akan kegagalan!
9raian di atas menunjukkan bahwa setidak-tidaknya ada dua indikator dalam motiasi
berprestasi #tinggi$, yaitu kemampuan dan usaha! )amun, bila dibandingkan dengan
atribusi intrinsik dari Dainer, ada tiga indikator motiasi berprestasi tinggi yaitu>
kemampuan, usaha, dan suasana hati #kesehatan$! /erdasarkan uraian di atas, hakikat
motiasi berprestasi dalam penelitian ini adalah rangsangan-rangsangan atau daya dorong
yang ada dalam diri yang mendasari kita untuk belajar dan berupaya mencapai prestasi
belajar yang diharapkan!
0. Selalu Perspe"t!*
"eorang wirausahawan hendaknya seorang yang mampu menatap masa dengan
dengan lebih optimis! -elihat ke depan dengan ber6ikir dan berusaha! 9saha
meman6aatkan peluang dengan penuh perhitungan! 5rang yang berorientasi ke masa depan
adalah orang yang memiliki persepkti6 dan pandangan kemasa depan! Karena memiliki
pandangan jauh ke masa depan maka ia akan selalu berusaha untuk berkarsa dan berkarya
#"uryana, 2001 > 21$! Kuncinya pada kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru
serta berbeda dengan yang sudah ada!
Dalaupun dengan risiko yang mungkin dapat terjadi, seorang yang perspekti6 harus
tetap tabah dalam mencari peluang tantangan demi pembaharuan masa depan! Pandangan
yang jauh ke depan membuat wirausaha tidak cepat puas dengan karsa dan karya yang
sudah ada! Karena itu ia harus mempersiapkannya dengan mencari suatu peluang!
? Me(!l!"! Kreat!*!tas 3!ngg!
-enurut Teodore 4eit, kreatiitas adalah kemampuan untuk ber6ikir yang baru dan
berbeda! -enurut 4eit, kreatiitas adalah ber6ikir sesuatu yang baru #thinking new thing$,
oleh karena itu enurutnya kewirausahaan adalah ber6ikir dan bertindak sesuatu yang baru
atau ber6ikir sesuatu yang lama dengan cara-cara baru! -enurut Fimmerer dalam buku
5;
yang ditulis "uryana #2001 > 2;$ dengan judul buku +8ntrepreneurship &nd The )ew
<enture Eormation,, mengungkapkan bahwa ide-ide kreatiitas sering muncul ketika
wirausaha melihat sesuatu yang lama dan ber6ikir sesuatu yang baru dan berbeda! 5leh
karena itu kreatiitas adalah menciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada #generating
something 6rom nothing$! (noasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreatiitas dalam
rangka memecahkan persolan-persolan dan peluang untuk meningkatkan dan memperkaya
kehidupan #inoation isthe ability to apply creatie solutions to those problems ang
opportunities to enhance or to enrich peopleHs lie$! +"ometimes creatiity inoles
generating something 6rom nothing! %oweer, creatiity is more likely to result in
colaborating on the present, in putting old things together in the new ways, or in taking
something away to create something simpler or better,! 0ari de6inisi diatas, kreatiitas
mengandung pengertian, yaitu >
.! Kreatiitas adalah menciptakan sesuatu yang asalnya tidak ada!
2! %asil kerjasama masa kini untuk memperbaiki masa lalu dengan cara baru!
1! menggantikan sesuatu dengan sesuatu yang lebih sederhana dan lebih baik!
-enurut Fimmerer#.772>*$, +creatiity ideas o6ten arise when entrepreuneurs look
at something old and think something new or di66erent,! (de-ide kreatiitas sering muncul
ketika wirausaha melihat sesuatu yang lama dan berpikir sesuatu baru dan berbeda! 5leh
karena itu kreatiitas adalah nenciptakan sesuatu dari yang asalnya tidak ada #generating
something 6rom nothing$! 'ahasia kewirausahaan adalah dalam menciptakan nilai tambah
barang dan jasa terletak pada penerapan kreatiitas dan inoasi untuk memecahkan masalah
dan meraih peluang yang dihadapi tiap hari #applying creatiity and inoation to sole the
problems and to eLploit opportunities that people 6ace eery day$! /erinisiati6 ialah
mengerjakan sesuatu tanpa menunggu perintah! Kebiasaan berinisiati6 akan melahirkan
kreatiitas #daya cipta$ setelah itu melahirkan inoasi! -enurut Fimmerer ada tujuh
langkah proses berpikir kreati6 dalam kewirausahaan, yaitu>
Tahap .> Persiapan #Preparation$
Tahap 2> Penyelidikan #(nestigation$
Tahap 1> Trans6ormasi #Transpormation$
3ahap A9 Penetasan #(ncubation$
3ahap B9 Penerangan #(llumination$
3ahap 69 Pengujian #<eri6ication$
3ahap 79 (mplementasi #(mplementation$
55
A. Me(!l!"! Per!la"u In:at!* 3!ngg!
-enjadi wirausaha yang handal tidaklah mudah! Tetapi tidaklah sesulit yang
dibayangkan banyak orang, karena setiap orang dalam belajar berwirausaha! -enurut
Poppy King, wirausaha muda dari &ustralia yang terjun ke bisnis sejak berusia .3 tahun,
ada tiga hal yang selalu dihadapi seorang wirausaha di bidang apapun, yakni> pertama,
obstacle #hambatan$? kedua, hardship #kesulitan$? ketiga, ery rewarding li6e #imbalan atau
hasil bagi kehidupan yang memukau$! "esungguhnya kewirausahaan dalam batas tertentu
adalah untuk semua orang! -engapa@ cukup banyak alasan untuk mengatakan hal itu!
Pertama, setiap orang memiliki cita-cita, impian, atau sekurang-kurangnya harapan untuk
meningkatkan kualitas hidupnya sebagai manusia! %al ini merupakan semacam +intuisi,
yang mendorong manusia normal untuk bekerja dan berusaha! +(ntuisi, ini berkaitan
dengan salah satu potensi kemanusiaan, yakni daya imajinasi kreati6! Karena manusia
merupakan satu-satunya mahluk ciptaan Tuhan yang, antara lain, dianugerahi daya
imajinasi kreati6, maka ia dapat menggunakannya untuk berpikir! Pikiran itu dapat
diarahkan ke masa lalu, masa kini, dan masa depan! 0engan berpikir, ia dapat mencari
jawabanjawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan penting seperti> 0ari manakah aku
berasal@ 0imanakah aku saat ini@ 0an kemanakah aku akan pergi@ "erta apakah yang akan
aku wariskan kepada dunia ini@
0alam buku /erwirausaha 0ari )ol telah dapat disampaikan bahwa mereka>
.! digerakkan oleh ide dan impian,
2! lebih mengandalkan kreatiitas,
1! menunjukkan keberanian,
;! percaya pada hoki, tapi lebih percaya pada usaha nyata,
5! melihat masalah sebagai peluang,
2! memilih usaha sesuai hobi dan minat,
*! mulai dengan modal seadanya,
3! senang mencoba hal baru,
7! selalu bangkit dari kegagalan, dan
.0! tak mengandalkan gelar akademis!
52
"epuluh kiat sukses itu pada dasarnya sederhana, tidak memerlukan orang-orang
yang luar biasa! 5rang dengan (M tinggi, sedang, sampai rendah dapat #belajar$
melakukannya!
B. Selalu K(!t(en 'ala( Pe"er&aan6 Me(!l!"! Ets Ker&a 'an 3anggung $a%ab
"eorang wirausaha harus memiliki jiwa komitmen dalam usahanya dan tekad yang
bulat didalam mencurahkan semua perhatianya pada usaha yang akan digelutinya, didalam
menjalankan usaha tersebut seorang wirausaha yang sukses terus memiliki tekad yang
mengebu-gebu dan menyala-nyala #semangat tinggi$ dalam mengembangkan usahanya, ia
tidak setengah-setengah dalam berusaha, berani menanggung resiko, bekerja keras, dan
tidak takut menghadapi peluang-peluang yang ada dipasar! Tanpa usaha yang sungguh-
sunguh terhadap pekerjaan yang digelutinya maka wirausaha sehebat apapun pasti
menemui jalan kegagalan dalam usahanya! 5leh karena itu penting sekali bagi seorang
wirausaha untuk komit terhadap usaha dan pekerjaannya!
6. Man'!r! atau 3!'a" Ketergantuangan
"esuai dengan inti dari jiwa kewirausahaan yaitu kemampuan untuk menciptakan
seuatu yang baru dan berbeda #create new and di66erent$ melaui berpikir kreati6 dan
bertindak inoati6 untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup, maka
seorang wirausaha harus mempunyai kemampuan kreati6 didalam mengembangkangkan ide
dan pikiranya terutama didalam menciptakan peluang usaha didalam dirinya, dia dapat
mandiri menjalankan usaha yang digelutinya tanpa harus bergantung pada orang lain,
seorang wirausaha harus dituntut untuk selalu menciptakan hal yang baru dengan jalan
mengkombinasikan sumber-sumber yang ada disekitarnya, mengembangkan teknologi
baru, menemukan pengetahuan baru, menemukan cara baru untuk menghasilkan barang dan
jasa yang baru yang lebih e6isien, memperbaiki produk dan jasa yang sudah ada, dan
menemukan cara baru untuk memberikan kepuasan kepada konsumen!
7. Beran! Mengha'ap! R!s!"
'ichard =antillon, orang pertama yang menggunakan istilah entrepreneur di awal
abad ke-.3, mengatakan bahwa wirausaha adalah seseorang yang menanggung risiko!
Dirausaha dalam mengambil tindakan hendaknya tidak didasari oleh spekulasi, melainkan
perhitungan yang matang! (a berani mengambil risiko terhadap pekerjaannya karena sudah
diperhitungkan! 5leh sebab itu, wirausaha selalu berani mengambil risiko yang moderat,
artinya risiko yang diambil tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah! Keberanian
menghadapi risiko yang didukung komitmen yang kuat, mendorong wirausaha untuk terus
berjuang mencari peluang sampai memperoleh hasil! %asil-hasil itu harus nyataNjelas dan
objekti6, dan merupakan umpan balik #6eedback$ bagi kelancaran kegiatannya #"uryana,
2001 > .;-.5$! Kemauan dan kemampuan untuk mengambil risiko merupakan salah satu
nilai utama dalam kewirausahaan! Dirausaha yang tidak mau mengambil risiko akan sukar
memulai atau berinisiati6! -enurut &ngelita "! /ajaro, +seorang wirausaha yang berani
5*
menanggung risiko adalah orang yang selalu ingin jadi pemenang dan memenangkan
dengan cara yang baik, #:uyun Dirasasmita, dalam "uryana, 2001 > 2.$! Dirausaha adalah
orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk lebih mencapai
kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang! 5leh sebab itu,
wirausaha kurang menyukai risiko yang terlalu rendah atau terlalu tinggi! Keberanian untuk
menanggung risiko yang menjadi nilai kewirausahaan adalah pengambilan risiko yang
penuh dengan perhitungan dan realistis! Kepuasan yang besar diperoleh apabila berhasil
dalam melaksanakan tugas-tugasnya secara realistis! Dirausaha menghindari situasi risiko
yang rendah karena tidak ada tantangan, dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena
ingin berhasil!
.. Selalu Men4ar! Peluang
8sensi kewirausahaan yaitu tanggapan yang positi6 terhadap peluang untuk
memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada
pelanggan dan masyarakat, cara yang etis dan produkti6 untuk mencapai tujuan, serta sikap
mental untuk merealisasikan tanggapan yang positi6 tersebut! Pengertian itu juga
menampung wirausaha yang pengusaha, yang mengejar keuntungan secara etis serta
wirausaha yang bukan pengusaha, termasuk yang mengelola organisasi nirlaba yang
bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelangganNmasyarakat!
/. Me(!l!"! $!%a Kepe(!(p!nan
"eorang wirausaha yang berhasil selalu memiliki si6at kepemimpinan, kepeloporan
dan keteladanan! (a selalu ingin tampil berbeda, lebih dahulu, lebih menonjol! 0ebgan
menggunakan kemampuan kreatiitas dan inoasi, ia selalu menampilkan barang dan jasa-
jasa yang dihasilkanya lebih cepat, lebih dahulu dan segera berada dipasar! (a selalu
menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berbeda sehingga ia menjadi pelopor yang baik
dalam proses produksi maupun prmasaran! (a selalu memam6aatkan perbedaan sebagai
suatu yang menambah nilai! Karena itu, perbedaan bagi sesorang yang memiliki jiwa
kewirausahaan merupakan sumber pembaharuan untuk menciptakan nilai! (a selalu ingin
bergaul untuk mencari peluang, terbuka untuk menerima kritik dan saran yang kemudian
dijadikan peluang! 4eadership &bility adalah kemampuan dalam kepemimpinan! Dirausaha
yang berhasil memiliki kemampuan untuk menggunakan pengaruh tanpa kekuatan #power$,
seorang pemimpin harus memiliki taktik mediator dan negotiator daripada diktaktor!
"emangat, perilaku dan kemampuan wirausaha tentunya berariasi satu sama lain dan atas
dasar itu wirausaha dikelompokkan menjadi tiga tingkatan yaitu> Dirausaha andal,
Dirausaha tangguh, Dirausaha unggul! Dirausaha yang perilaku dan kemampuannya lebih
menonjol dalam memobilisasi sumber daya dan dana, serta mentrans6ormasikannya
menjadi output dan memasarkannya secara e6isien laCim disebut &dministratie
8ntrepreneur! "ebaliknya, wirausaha yang perilaku dan kemampuannya menonjol dalam
kreatiitas, inoasi serta mengantisipasi dan menghadapi resiko laCim disebut (nnoatie
8ntrepreneur!
53
,1. Me(!l!"! Ke(a(puan Mana&er!al
"alah satu jiwa kewirausahaan yang harus dimiliki seorang wirausaha adalah
kemampuan untuk memanagerial usaha yang sedang digelutinya, seorang wirausaha harus
memiliki kemampuan perencanaan usaha, mengorganisasikan usaha, isualisasikan usaha,
mengelola usaha dan sumber daya manusia, mengontrol usaha, maupun kemampuan
mengintergrasikan operasi perusahaanya yang kesemuanya itu adalah merupakan
kemampuan managerial yang wajib dimiliki dari seorang wirausaha, tanpa itu semua maka
bukan keberhasilan yang diperoleh tetapi kegagalan uasaha yang diperoleh!
,,. Me(!l!"! Kera(p!lan Persnal
W!rausaha%an An'al! Dirausahawan andal memiliki ciri-ciri dan cara-cara sebagai
berikut>
Perta(a Percaya diri dan mandiri yang tinggi untuk mencari penghasilan dan keuntungan
melalui usaha yang dilaksanakannya!
Ke'ua, mau dan mampu mencari dan menangkap peluang yang menguntungkan dan
meman6aatkan peluang tersebut!
Ket!ga, mau dan mampu bekerja keras dan tekun untuk menghasilkan barang dan jasa yang
lebih tepat dan e66isien!
Kee(pat6 mau dan mampu berkomunikasi, tawar menawar dan musyawarah dengan
berbagai pihak, terutama kepada pembeli!
Kel!(a6 menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan
disiplin!
Keena(6 mencintai kegiatan usahanya dan perusahaannya secara lugas dan tangguh tetapi
cukup luwes dalam melindunginnya!
Ketu&uh6 mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan
dengan meman6aatkan dan memotiasi orang lain #leadershipN managerialship$ serta
melakukan perluasan dan pengembangan usaha dgn resiko yang moderat!
Eaktor-6aktor :ang -enyebabkan Kegagalan Dirausaha -enurut Fimmerer #dalam
"uryana, 2001 > ;;-;5$ ada beberapa 6aktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam
menjalankan usaha barunya>
.! Tidak kompeten dalam manajerial! Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan
pengetahuan mengelola usaha merupakan 6aktor penyebab utama yang membuat
perusahaan kurang berhasil!
57
2! Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan
mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi
perusahaan!
1! Kurang dapat mengendalikan keuangan! &gar perusahaan dapat berhasil dengan baik,
6aktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas! -engatur
pengeluaran dan penerimaan secara cermat! Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan
menghambat operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar!
;! Gagal dalam perencanaan! Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan, sekali
gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan!
5! 4okasi yang kurang memadai! 4okasi usaha yang strategis merupakan 6aktor yang
menentukan keberhasilan usaha! 4okasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan
perusahaan sukar beroperasi karena kurang e6isien!
2! kurangnya pengawasan peralatan! Pengawasan erat kaitannya dengan e6isiensi dan
e6ektiitas! Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak e6isien dan
tidak e6ekti6!
*! "ikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha! "ikap yang setengah-setengah
terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal! 0engan
sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar!
3! Ketidakmampuan dalam melakukan peralihanNtransisi kewirausahaan! Dirausaha yang
kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang
berhasil! Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani
mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu!
20
DA83AR PUS3AKA
elhobela!blogspot!com&'(()&!!!&makalahkewirausahaan!html
meilanikasim!wordpress!com&!!!&makalahpengelolaankewirausahaanmenurut
ajaranagamaislam& -
wartawarga!gunadarma!ac!id&'(*(&!!!&makalahkewirausahaan&
wardoyo!sta##!gunadarma!ac!id&+ownloads&#iles&,(,-&Kewirausah
elearning!upnjatim!ac!id&courses&!!!&KEWIRAUSAHAAN!ppt?cid.e"!!! A
www!mudrajad!comN!!!N/abB20.1B20 Ke%!rausahaan B20danB20(noasi-
new!ppt
www!mudrajad!comN!!!N/abB20.1B20 Ke%!rausahaan B20danB20(noasi-
new!ppt
adesyams!blogspot!com&'((/&!!!&hakekatkewirausahaan!html
id!wikipedia!org&wiki&Kewirausahaan A
Ohttp>NNid!wikipedia!orgNwikiNKewirausahaanO Kategori> KewirausahaanP
011ati 2mperaningrum, 34, MM 5 +r! 6uhad 0chyaudin, M72! artikel mengenai
8akekat Kewirausahaan
Kasmir9 :$iriciri ;irausaha:, <=Kewirausahaan==, halaman '>')! 2l#abeta, '((>,
+iperoleh dari :http9&&id!wikipedia!org&wiki&Kewirausahaan: Kategori9
Kewirausahaan
2.
3ugas
KEWIRAUSAHAAN
5Mater! 3entang Ke%!rausahaan7
@leh 9
Su4! Prat!%!
8?A0 ,1 16?
PR@2RAM S3UDI D-III S3A3IS3IKA
8AKUL3AS MA3EMA3IKA DAN ILMU PEN2E3AHUAN ALAM
UNICERSI3AS HALU@LE@
KENDARI
01,,
22
BAB I
PENDAHULUAN
,., Latar Bela"ang
0i antara makhluk hidup yang di ciptakan Tuhan :ang -aha 8sa, manusia
merupakan makhluk yang paling sempurna! -anusia membutuhkan pekerjaan agar
memperoleh penghasilan untuk membiayai kehidupan sehari-hari! 0i antara manusia
tersebut ada beberapa orang yang mendapat kesempatan dan mampu menciptakan lapangan
kerja sendiri bahkan dapat membuka lapangan kerja untuk orang lain!
0alam rangka pemerataan hasil-hasil pembangunan perlu lebih di tingkatkan dan
diperluas usaha-usaha untuk memperbaiki penghasilan kelompok masyarakat yang
mempunyai mata pencaharian rendah, seperti buruh tani, pedagang kecil, petani menggarap
yang tidak memiliki lahan peternak kecil, nelayan, ataupun pengrajin!
Pengusaha golongan ekonomi lemah termasuk pengusaha in6ormal dan tradisional
perlu ditingkatkan dan dibina untuk meningkatkan kemampuan usaha dan pemasaran dalam
rangka mengembangkan kewirausahaan, antara lain melalui pendidikan dan latihan serta
penyuluhan dan bimbingan, dengan mengikut sertakan pengusaha besar dan menengah!
0an kini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui penyediaan yang
memadai untuk berbagai kemudahan dan bantuan seperti, kredit dan permodalan, tempat
berusaha bimbingan teknologi cepat, dsb! 5lehkarena itu, kini para masyarakat hanya saja
perlu pengembangan usahanya, bagaimana cara pengelolaan barang-barang yang akan
dibuat menjadi produk jual dan produknya itu dapat menarik hati konsumen!
,.0 Ru(usan Masalah
&dapun 'umusan -asalah dari makalah ni adalah bagaimana penjelasan mendalam
tentang kewirausahaan dan cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari! "erta
menjelaskan pengertian dari kewirausahaan beserta aspek-aspek didalamnya!
,.? 3u&uan Penul!san
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui lebih jelas tentang
kewirausahaan beserta aspek yang mencakup di dalamnya serta menerapkannya dalam
kehidupan, selain itu agar kita dapat mengetahui bagaimana cara berwirausaha yang baik!
,.A Man*aat Penul!san
-an6aat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah agar mahasiswa lebih
memahami lebih jelas tentang kewirausahaan!
21
DA83AR ISI
Kata PengantarQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
0a6tar (siQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!!
/&/ ( P8)0&%949&)QQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
.!. 4atar /elakangQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
.!2 'umusan -asalahQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
.!1 Tujuan PenulisanQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
.!; -an6aat PenulisanQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
/&/ (( P8-/&%&"&)QQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
2!. Pengertian KewirausahaanQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!!
2!2 8timologiQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
2!1 "ejarah KewirausahaanQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
2!; Proses KewirausahaanQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
2!5 Tahap-Tahap KewirausahaanQQQQQQQQQQQQQQQQ!!!
2!2 Eaktor-Eaktor -otiasi /erwirausahanQQQQQQQQQQQQQ
2!* "ikap DirausahaQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!!
2!3 -emahami Karakteristik KewirausahaanQQQQQQQQQQQQ
2!7 Karakteristik KewirausahaanQQQQQQQQQQQQQQQQQ
/&/ ((( P8)9T9PQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
1!. KesimpulanQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!!
1!2 "aran QQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ
0a6tar PustakaQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ!!
2;
BAB III
PENU3UP
?., Kes!(pulan
0alam kewirausahaan perlu adanya pengembangan usaha, yang dimana dapat
membantu para wirausahawan untuk mendapatkan ide dalam pembuatan barang-barang
yang akan dijadikan produk yang akan dijual! 0alam proses pengembangan usaha ini
diperlukannya jiwa seseorang wirausaha yang so6t skill yang artinya adanya ketekunan
berani mengambil resiko, terampil, tidak mudah putus asa, mempunyai kemauan terus
belajar, memberi pelayanan yang terbaik kepada konsumen, bersikap ramah terhadap
konsumen, sabar, pandai mengelola dan berdoHa! karena semua usaha dan rencana tidak
akan berhasil tanpa adanya ridho dari &llah "DT!
?.0 Saran
Penulisan makalah ini belum mencapai kesempurnaan, oleh sebab itu kritik maupun
saran dari pembaca sangat diharapkan demi perbaikan makalah selanjutnya!
25
KA3A PEN2AN3AR
&lhamdulillah,segala puji bagi &llah "DT yang telah memberikan kesehatan,
kekuatan, serta kemudahan dalam penyusunan makalah Kewirausahaan ini dapat
terselesaikan dengan baik!
0alam penulisan makalah ini masih sangat sederhana dan memiliki kekurangan!
5leh karena itu, masukan berupa kritikan dan saran dari pembaca sekalian sangat kami
harapkan untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusaunan makalah
Kewirausahaan berikutnya!
&khir kata saya mengucapkan mengucapkan terima kasih!
Dassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Kendari, Juni 20..
Penul!s
22