Anda di halaman 1dari 5

Resume Film Patch Adam

Nama : Lidomon*
Nim : 102012154
Kelompok : E1
*Mahasiswa fakultas kedokteran UKRIDA 2012






UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA
KRIDA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY
FAKULTAS KEDOKTERAN
FACULTY OF MEDICINE
JL.. Arjuna Utara No. 6, Tel. 56942061 (Hunting), Fax. 5631731, jakarta 11510
E-mail: tu.fk@ukrida.ac.id
Skill lab Empati
Pemutaran film patch adam


Manusia merupakan makhluk sosial yang secara umum berarti, makhluk tidak dapat
untuk hidup sendiri. Oleh karena itu tidak mungkin seorang manusia bisa menghindarkan diri
dari interaksi yang terjadi diantara sesama manusia. Melalui interaksi inilah manusia dapat
berkembang dan membentuk kepribadian diri. Interaksi inilah yang disebut sebagai hubungan
interpersonal, hubungan interpersonal akan sangat efektif jika masing-masing pihak dapat
menampilkan tingkah laku yang saling timbang rasa, penuh pengertian, empati, dan simpati
yang cukup. contoh hubungan interpersonal yang baik adalah komunikasi yang dilakukan
antara dokter dengan pasien, akan menjadi lebih efektif jika disertai empati.
Film patch adams yang dirilis oleh universal studios pada tanggal 25 desember 1998
diangkat dari buku Gesundheit: Good Health is a Laughing Matter oleh adam dan maureen
mylander.film ini bercerita tentang kisah nyata Dr. Hunter Doherty Patch Adams, M.D
(lahir 28 Mei 1945 di Washington D.C) ia menjadi seorang physician yang terkenal, aktivis
sosial, menjadi diplomat dan penulis.
Film patch adam mengajarkan kita untuk belajar bagaimana menjadi seorang dokter
yang baik, dimana dokter tidak hanya bertugas untuk menyelamatkan pasien dari penyakit
atau menunda pasien dari kematian. Dikarenakan kematian adalah suatu proses kehidupan
manusia yang tidak dapat terhindarkan, hidup manusia semuanya berjalan menuju pada
kematian. Oleh karena itu dokter bertugas dan berkewajiban untuk meningkatkan kualitas
hidup sang pasien. Dimana diawali dengan dokter harus melakukan komunikasi terhadap
pasiennya seperti keluarganya sendiri (paternalisme yang berkasih sayang). Dalam
berkomunikasi seorang dokter harus berperan sesuai dengan kepribadian sang pasien,
sehingga sang pasien merasa nyaman, tidak terancam dan percaya terhadap penanganan
medis dokter.
Dari cuplikan film patch adam terlihat aspek kemanusiaan yang timbul, dimana
patch menggangap bahwa pasien bukanlah sebagai objek akan tetapi, pasien adalah manusia
yang bukanlah robot dimana manusia memiliki jiwa dan perasaan serta dapat memberikan
respons atas apa yang dilakukan dokter. Patch juga memperlakukan pasien sebagaimana
selayaknya manusia dimana patch menjamin kehidupan baik minimal manusia, patch
menghargai dan menghibur pasien serta menggangap pasien sebagai teman dengan tujuan
agar pasien tidak tertekan dengan penyakit yang dideritanya dan juga pasien menjadi percaya
terhadap dirinya. Yang utama dari sikap patch adalah patch sangat mengutamakan altruisme
(dimana patch sangat senang menolong orang lain tanpa pamrih, mengerti orang lain dan
berkorban demi kepentingan pasien.). Terlihat dari perbuatan patch yang selalu menghibur
pasiennya dengan tidak memandang usia, umur, jenis kelamin dan status sosial yang lainnya.
Patch juga membangun sebuah rumah sakit yang bernama gesundheit dimana rumah sakit itu
melayani pasien tanpa dikenakan biaya, asuransi malpraktek atau mekanisme formal rumah
sakit.
Terlihatnya kepribadian Patch yang termasuk ke dalam kelompok sanguine, dimana
Patch menganggap bahwa humor (hal yang biasa disukai oleh para sanguine) adalah obat
yang mujarab yang tidak dapat dibayar dengan apapun. Patch mengetahui ketawa dapat
meningkatkan sekresi katekolamin dan endorphine yang meningkatkan penyerapan oksigen
dalam darah, merelaksasi arteri, mempercepat detak jantung, dan menurunkan tekanan darah
yang berdampak positif pada semua penyakit kardiovaskuler dan respirasi, yang sejauh ini
dapat meningkatkan responsibiltas sistem imun tubuh. Patch juga memiliki kepribadian yang
tidak mudah menyerah. Patch mampu menciptakan sebuah komunikasi terapeutis (artinya
pasien sudah merasa sehat walaupun dokter belum memeriksa pasien). contoh adanya
komunikasi terapeutis yang tercipta saat Patch melontarkan humor kepada para pasien anak-
anak penderita kanker. Dengan hidung merah dan berbagai benda di rumah sakit. Patch
menggunakan humor sebagai salah satu sarana untuk menyembuhkan pasien.
Secara empati, patch memiliki empati yang sangat baik terhadap pasien-pasiennya.
Patch dapat mengerti suasana batin dan juga merasakan apa yang dirasakan dan diinginkan
pasien. Sehingga patch-pun berhasil untuk membuat pasien kembali ceria dan kembali
mempunyai semangat untuk hidup. Selain itu patch dapat menentukan dan berperan sesuai
dengan kondisi pasien.
Empati ini sangat terlihat ketika patch berada di dalam rumah sakit jiwa karena
percobaan bunuh diri yang ia lakukan. Ia bertemu dengan rudy yang menderita ketakutan
yang luar biasa terhadap hewan tupai sehingga rudy mempunyai imajinasi yang berlebihan
dengan keberadaan tupai. Rudy sangat takut beranjak dari tempat tidurnya bahkan untuk
pergi ke kamar mandi. Sampai suatu saat pacth mengerti dan mengikuti alur pemikiran rudy
dengan berimajinasi dan menirukan berbagai jenis senjata untuk memunuh tupai yang
merupakan imajinasi rudy dan patch berhasil membuat rudy dapat pergi ke kamar kecilnya.
Ketika Patch menjadi mahasiswa kedokteran ia melihat pasien diabetes diperlakukan
sebagai objek yang sedang sakit, dan dokter lain tidak memperdulikan perasaan pasien
tersebut dengan mengatakan amputasi di depan pasien tersebut. Patch sadar bahwa perkataan
itu membuat nonya marjorie takut dan patch segera menyapa untuk menenangkan pikiran
nonya tersebut.
Ketika patch bertemu dengan anak-anak, lalu ia menghiburnya dengan berubah
menjadi badut, badut merupakan hal wajar yang diinginkan setiap anak-anak. Patch juga
ingin jackie melampiaskan keinginan terakhirnya untuk menjadi penembak dengan
memberikan senapan karet untuk menembak balon-balon yang dilemparkan. Patch juga
memberikan apa yang diinginkan oleh nyonya kennedy yang mempunyai keinginan untuk
berenang di kolam spaghetti, dengan tujuan agar nonya kennedy mau makan, dan
kesembuhannya dapat tercapai. Patch juga memberikan ketenangan kepada tuan davis yang
menderita pankreatik kanker dimana tuan davis ini memiliki kekhawatiran terhadap anak-
anaknya jika ia meninggalkan dunia, yang akhirnya patch dapat menenangkannya sampai
ruan davis meninggal dengan tenang. Empati dijalankan dengan efektif oleh patch.
Komunikasi yang efektif sudah secara jelas Patch lakukan dalam komunikasi dokter-
pasien. Komunikasi baik secara verbal maupun non verbal. Patch juga mampu menganalisa
secara transaksionil, dimana patch dapat berperan sesuai keadaan pasien. Disaat Patch
menangani anak kecil, maka oknum yang ditampilkan juga adalah anak kecil, disaat Patch
mengatasi orang dewasa, oknum yang ditampilkan adalah orang dewasa. Disini Patch sebagai
dokter mampu mengkomunikasikan secara efektif. Sebagai contoh pasien yang menderita
penyakit kanker pancreas yang sangat sensitive, Patch mampu membuat pasien ini dapat
mengkomunikasikan apa yang dia rasakan dengan cara Patch.
Dalam etik profesi patch dapat menerapkannya secara benar sesuai dengan profesi
yang ia miliki, ketika ia menjadi seorang mahasiswa kedokteran. kewajiban ia bukan hanya
bermain-main dengan pasien, akan tetapi ia juga menjalankan kewajiban profesinya sebagai
mahasiswa untuk mendapat nilai yang baik. Terbukti dengan nilai-nilai patch yang
terpampang di papan pengumuman nilai dan juga keputusan rektor yang tidak dapat
menghalangi kelulusan patch dikarenakan nilai patch yang termasuk briliant di kelasnya.
Akan tetapi ada kesalahan yang dilakukan patch, patch membuka klinik tanpa izin
dan melakukan perawatan terhadap pasien. Patch melanggar kode etik kedokteran dengan
membuka praktek tanpa surat izin praktek dan Patch juga belum lulus dari kedokteran.
Namun Patch dapat mempertanggungjawabkan apa yang telah ia perbuat, ia menilai yang
datang ke klinik semuanya adalah dokter, dokter adalah manusia yang melayani orang lain
dan orang-orang yang datang ke klinik kecilnya semuannya saling membantu.
Niat patch hanyalah menolong orang yang datang dan pergi membutuhkan
pertolongannya. Patch mempunyai semangat api yang membara untuk meningkatkan kualitas
hidup pasien dan bukan untuk menunda kematian pasien. Sehingga Patch pantas mendapat
toleransi atas kesalahannya. Apa yang Patch telah lakukan mungkin tidak dapat dikatakan
praktek dokter secara menyeluruh, Patch hanya menjadi seorang teman yang merawat dengan
penuh kasih sayang.