Anda di halaman 1dari 6

Standar untuk Praktek Profesional Audit Internal

Standar adalah prinsip-prinsip yang menyediakan kerangka kerja bagi pelaksanaan audit
internal. Standar adalah persyaratan wajib (mandatory), yang terdiri dari Pernyataan (Statement )
dan Interpretasi. Pernyataan adalah persyaratan dasar atau minimal bagi praktik profesional audit
internal sekaligus untuk mengevaluasi efektivitas kinerjanya. Persyaratan ini berlaku seara
internasional baik pada tingkat organisasi maupun individu. Sedangkan Interpretasi menjelaskan
lebih lanjut istilah atau konsep tersebut dalam Pernyataan terkait. Pernyataan dan Interpretasi
harus digunakan seara bersama-sama untuk memahami dan menerapkan standar dengan benar.
Standar menggunakan istilah yang telah diberikan makna seara spesifik yang disertakan dalam
!aftar Istilah ("lossary). Setiap profesi memerlukan seperangkat standar untuk mengatur
praktik, prosedur umum, dan etika. Standar utama untuk auditor internal adalah Institute of
Internal #uditors (II#) International Professional Standards for the Pratie of Internal #uditing
(standar II#), satu set materi yang disebut kitab merah. Standar ini telah melalui beberapa revisi.
$.%. Standard Praktik Profesional #udit Internal.
II#, melalui Standar #udit internal mengembangkan dan isu-isu standar yang
mendefinisikan praktek dasar audit internal. Standar II# diranang untuk&
a. 'enggambarkan prinsip-prinsip dasar untuk praktek internal audit.
b. 'enyediakan kerangka kerja untuk melakukan dan mempromosikan berbagai nilai
tambah kegiatan audit internal.
. 'enetapkan dasar untuk pengukuran kinerja audit internal.
d. 'eningkatkan proses organisasi dan operasi.
#. (atar )elakang Standar II#
*rganisasi profesi, Institute of Internal #uditors, pertama kali dikeluarkan disebut dengan
Standar untuk Praktek Profesional #udit Internal pada tahun %+,$ dengan tujuan untuk melayani
seluruh profesi di semua jenis bisnis, di berbagai tingkat pemerintahan, dan di perusahaan lain di
mana auditor internal ditemukan. Sebelum tahun %+,$ standar ini disebut dengan Pernyataan
-anggung .awab #udit Internal, dan kemudian direvisi sampai standar yang berlaku saat ini.
Standar tersebut dikembangkan oleh /omite Standar Profesional II# berdasarkan
keahlian profesional serta komentar yang diterima dari anggota II# dan pihak lain yang
berkepentingan. Semua auditor sebagai anggota II#, diharapkan untuk mengikuti standar ini.
). Standar II# Saat Ini& #pa yang -elah )erubah0
Standar II# diperbaharui seara berkala untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan
bisnis dan praktisi profesional audit internal.
1. 233+ Standar #udit Internal )aru
Pada bulan .anuari 233$, II# merevisi standar II#. 4anangan perubahan ini telah
melalui sebuah draft periode paparan dan dirilis pada .anuari 233+. Perubahan yang signifikan
yaitu mengganti kata 5sebaiknya (should) 6 menjadi kata 6arus (must)6. Sebuah perubahan keil
namun berdampak sangat besar.
$.2 Isi Standar II#
a) Standar #tribut #udit Internal
Standar #tribut yaitu Standar yang berkaitan dengan karakteristik organisasi dan pihak-pihak
yang melakukan kegiatan audit internal. )utir- butirnya adalah sebagai berikut&
%333 - -ujuan, 7ewenang, dan -anggung .awab.
%3%3 - Pengakuan !efinisi Internal #udit, /ode 8tik, dan Standar dalam Piagam #udit Internal.
%%33 - Independensi dan *bjektivitas.
%%%3 - Independensi *rganisasi.
%%%% - Interaksi langsung !engan !ewan.
%%23 - *bjektivitas Individual.
%%93 - "angguan terhadap Independensi atau *bjektivitas.
%233 - /eahlian dan /eermatan Profesional.
%2%3 - /eahlian.
%223 - /eermatan Profesional.
%293 - Pengembangan Profesional )erkelanjutan.
%933 - Program Pemastian /ualitas dan Peningkatan.
%9%3 - Persyaratan untuk Program Pemastian /ualitas dan Peningkatan.
%9%% - Penilaian Internal.
%9%2 - Penilaian 8ksternal.
%923 - Pelaporan atas Program Pemastian /ualitas dan Peningkatan.
%92% - Penggunaan :rasa 5Sesuai dengan Standar Internasional Praktik Profesional #udit
Internal 5.
%922 - Pengungkapan /etidaksesuaian.
b) Standar /inerja #udit Internal.
Standar /inerja, yaitu Standar yang menjelaskan sifat dari kegiatan audit internal dan sebagai
kriteria evaluasi kinerja. )utir- butirnya adalah sebagai berikut&
2333 ; 'engelola #ktivitas #udit Internal.
23%3 - Perenanaan.
2323 - /omunikasi dan Persetujuan.
2393 - 'anajemen Sumber !aya.
23<3 - /ebijakan dan Prosedur.
23=3 - /oordinasi.
23>3 - Pelaporan kepada 'anajemen Senior dan !ewan.
2%33 - Sifat /erja.
2%%3 - -ata /elola.
2%23 - 'anajemen 4isiko.
2%93 - Pengendalian.
2233 - Perenanaan Penugasan.
223% - Pertimbangan Perenanaan.
22%3 - -ujuan Penugasan.
2223 - (ingkup penugasan.
2293 - #lokasi Sumber !aya Penugasan.
22<3 - Program /erja Penugasan.
2933 - Pelaksanaan Penugasan.
29%3 - 'engidentifikasi Informasi.
2923 - #nalisis dan 8valuasi.
2993 - Pendokumentasian Informasi.
29<3 - Supervisi Penugasan.
2<33 - 'engomunikasikan ?asil.
2<%3 - /riteria untuk )erkomunikasi.
2<23 - /ualitas /omunikasi.
2<2% - /esalahan dan /elalaian.
2<93 - Penggunaan :rasa 5!ilaksanakan sesuai dengan Standar Internasional Praktik
Profesional #udit Intenal6.
2<9% - Pengungkapan /etidaksesuaian.
2<<3 ; !iseminasi ?asil.
2=33 - 'emantau /emajuan.
2>33 - 4esolusi Penerimaan Senior 'anajemen atas 4isiko.
$.9 /ode 8tik & II# dan IS#1#
/ode etik II# &
a. Integritas.
Internal #uditor &
%) ?arus melakukan pekerjaan mereka dengan kejujuran, ketekunan, dan tanggungjawab.
2) ?arus mentaati hukum dan membuat pengungkapan yang diharuskan oleh ketentuan
perundang-undangan dan profesi.
9) Sadar tidak boleh terlibat dalam aktivitas ilegal apapun atau terlibat dalam tindakan yang
memalukan untuk profesi audit internal ataupun organisasi.
<) ?arus menghormati dan berkontribusi pada tujuan yang sah dan etis dari organisasi.
b. *bjektivitas.
#uditor Internal &
%) -idak berpartisipasi dalam kegiatan atau hubungan apapun yang dapat menggangu
penilaian mereka, hubungan yang bertentangan dengan kepentingan orgaisasi.
2) -idak akan menerima apapun yang dapat menggangu profesionalitas penilaian mereka.
9) ?arus mengungkapkan semua fakta material yang mereka ketahui, jika tidak diungkapkan
dapat menggangu pelaporan kegiatan yang sedang diperiksa.
. /erahasiaan #uditor internal &
#uditor Internal &
%) ?arus berhati-hati dalam peggunaan dan perlindungan informasi yang diperoleh dalam
tugas mereka.
2) -idak akan mengungkapkan informasi untuk keuntungan pribadi.
d. /ompetensi
#uditor internal&
%) ?anya akan memberikan layanan sepanjang mereka memiliki pengetahuan, ketrampilan,
dan pengalaman yang diperlukan.
2) ?arus melakukan audit internal sesuai standar Internasional Praktik Profesinal #udit
Internal.
9) #kan terus meningkatkan kemampuan dan efektivitas serta kualitas layanan mereka.
#nggota dan pemegang sertifikat IS#1# wajib&
a. 'endukung pelaksanaan dan mendorong kepatuhan, standar, prosedur dan kontrol untuk
sistem informasi .
b. 'elaksanakan tugas dengan objektivitas, profesional, serta sesuai dengan standar
profesional dan praktik terbaik.
. Sajikan dalam kepentingan stakeholders dengan ara yang sah dan jujur, serta
mempertahankan standar perilaku dan karakter, dan tidak terlibat dalam tindakan tidak
terhormat untuk profesi.
d. 'enjaga privasi dan kerahasiaan informasi yang diperoleh selama tugas mereka keuali
pengungkapan diperlukan oleh otoritas hukum. Informasi tersebut tidak boleh digunakan
untuk kepentingan pribadi.
e. 'enjaga kompetensi di bidangnya masing-masing dan setuju untuk melakukan pekerjaan
seara profesional .
f. 'emberikan informasi sesuai hasil pekerjaan yang dilakukan serta mengungkapkan
semua fakta yang signifikan kepada mereka.
g. 'endukung pendidikan profesional dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang
keamanan sistem informasi dan kontrol.

Anda mungkin juga menyukai