Anda di halaman 1dari 49

BAB I

ETIKA PROFESI
Defnisi Etika Profesi
Etika adalah nilai atau norma norma moral yang menjadi
pegangan seseorang atau sekumpulan orang dalam mengatur tingkah
lakunya.
Profesi adalah jenis pekerjaan dengan kriteria sebagai berikut:
Meliputi bidang tertentu saja ( spesialisasi
!erdasarkan keahlian dan keterampilan khusus
!ersifat tetap atau terus menerus
"ebih mendahulukan pelayanan daripada imbalan
( pendapatan
!ertanggung ja#ab terhadap diri sendiri dan masyarakat
$erkelompok dalam suatu organisasi
Pekerja yang menjalankanprofesi disebut profesional% misal : dokter%
dosen% notaris% dll.
&adi etika profesi adalah norma norma moral yang menjadi
pegangan para profesional dalam mengatur tingkah lakunya.
'ungsi etika profesi adalah agar anggota profesi bekerja dengan
penuh tanggung ja#ab.
Etika profesi berkaitan dengan moral manusia.
(akikat Manusia
Manusia adalah makhluk )iptaan $uhan% hakikatnya terdiri dari
tubuh dan ju#a sebagai sesuatu kekuatan yang utuh.
$iga *olongan Makhluk +iptaan $uhan
,. Malaikat : Makhluk )iptaan $uhan yang diberi akal saja
-. Manusia : Makhluk )iptaan $uhan yang diberi akal% rasa% dan
kehendak
.. (e#an : Makhluk )iptaan $uhan yang diberi nafsu saja
Musuh paling berat bagi manusia adalah mengalahkan nafsu. !ila
manusia kalah dalam menghadapi orang kafr dan mati% maka mereka
mendapat pahala dan naik surga% tetapi bila kalah dalam mela#an
nafsu mereka akan diseret ke neraka. Mela#an nafsu adalah pekerjaan
yang paling berat karena harus dilakukan se)ara terus menerus tidak
ada henti hentinya. /edangkan pekerjaan yang lain ada berhentinya.
!ila manusia kalah dalam mela#an nafsu% derajatnya da diba#ah
he#an% sedangkan bila mampu mengalahkan nafsu% derajatnya ada
diatas malaikat.
0leh karena itu agar derajat manusia tidak diba#ah he#an
di)iptakanlah beberapa aturan 1 ketentuan untuk mengatur tingkah
lakunya% baik oleh $uhan maupun penguasa (pemerintah
Manusia adalah makhluk $uhan yang paling sempurna
Dikatakan pula manusia adalah makhluk )iptaan $uhan yang paling
sempurna karena dilengkapi akal% perasaan dan kehendak 1 nafsu.
,. 2kal adalah alat berfkir. Dengan akal manusia mengetahui mana
yang benar dan mana yang salah. &adi sumber kebenaran.
-. Perasaan adalah alat untuk menyatakan keindahan. Dengan
perasaan manusia menilai mana yang indah dan mana yang
jelek. &adi sebagai sumber nilai keindahan 1 sumber seni.
.. 3ehendak 1 nafsu adalah alat untuk menyatakan pilihan mana
perbuatan yang baik dan yang jelek. &adi sebagai sumber nilai
moral.
Perasaan dikatakan juga sebagai sumber daya rasa jasmani dan
rohani. Daya rasa &asmani berkenaan dengan tubuh sedangkan daya
rasa rohani berkenaan dengan moral yang hanya ada pada manusia.
+ontoh daya rasa rohani :
,. Daya rasa 4ntelektual% berkenaan dengan pengetahuan
-. Daya rasa Estetis% berkenaan dengan seni
.. Daya rasa Etis% berkenaan dengan sopan santun
5. Daya rasa sosial% berkenaan sengan kelompok% masyarakat atau
koprasi.
Manusia merasakan kehidupan orang lain% mis: orang lain
berhasil kita ikut senag% orang lain mengalami kegagalan kita
ikut sedih.
6. Daya rasa 7eligius% berkenaan dengan agama
Misalnya : adaya perasaan tentram 1 damai bila kita
mendekatkan diri kepada $uhan% adanya perasaan gelisah bila
kita jauh dari $uhan.
2jaran Eksistensialisme
8 /oren 3ierkegaard ('ilsuf Denmark thn ,965
,. /e)ara konkret% manusia itu adalah makhluk alamiah yang
terikat dengan lingkungannya. Mempunyai sifat sifat
alamiah yang tunduk pada hukum alamiah
-. 3eterkaitannya dengan lingkungan ter)ermin dari daya rasa
sosial dan daya rasa etis
.. !ekerja dan berkarya adalah kebutuhan dan merupakan bukti
k#alitas dan martabat manusia. :ntuk hidup manusia harus
kerja keras.
5. 3ehidupan manusa bermula dari taraf estetis meningkat
ketaraf etis dankemudian ke taraf religius.
6. Pada taraf Estetis : Manusia mampu menangkap alam
sekitarnya dan mengungkapkan kembali dalam bentuk karya
seni : lukisan% patung% tari tarian% dll.
;. Pada taraf Etis : Manusia sudah mengenal nilai nilai moral
(bebuat sesuai dengan nurani dan bertanggung ja#ab
<. Pada taraf 7eligius : Manusia makin dekat dengan $uhannya%
makin dekat pada kesempurnaan hidup% makin jauh dia dari
kegelisahan dan keraguan.
8 $heo (uybers (,996
,. /emua manusia harus dihormati karena manusia punya harga
diri (martabat
-. Martabat ini adalah suatu keistime#aan pada manusia yang
tidak ditemui di tumbuh=tumbuhan maupun kelompok
binatang.
.. 3eistime#aanya tampak pada pangkatnya% bobotnya%
relasinya% dan fungsinya sebagai masyarakat% bukan sebagai
indi8idual.
Manusia dan 3ebutuhannya
8 /ebagai makhluk budaya manusia mempunyai kebutuhan
8 3ebutuhan adalah per#ujudan budaya manusia yang
berdimensi : )ipta% rsa dan karsa
8 3lasifkasi kebutuhan manusia ada 5 jenis :
a Empat jenis kebutuhan ini merupakan kebutuhan dasar% se)ara
rin)i adalah pakaian% makan% perumahan dll.
3ebutuhan Ekonomis
b 3ebutuhan Psikhis
) 3ebutuhan !iologis
d 3ebutuhan Pekerjaan
:ntuk memenuhi kebutuhan yang baik dan sempurna% manusia
harus kerja kersan dan berkarya harus berhubungan dengan ligkungan
alam dan masyarakat.
'aktor faktor pendung yang diperlukan adalah :
a
3emauan kerja keras (nilai moral
b) 3emampuan intelektual (nilai kebenaran
) /aran penunjang (nilai kegunaan
Dilihat dari dimensi budaya manusia% profesi dibidang hukum
mengandung pula nilai moral dan nilai kebenaran. !ila terjadi
pelanggaran nilai moral dan nilai kebenaran sebabnya adalah adanya
kebutuhan ekonomi yang terlalu berlebihan dibandingkan dengan
kebutuhan praktis. 3edua kebutuhan tersebut seharusnya seimbang
agar ter)apai tujuan hidup manusia yaitu kebahagian dan kedamaian.
(ubungan 2ntar Manusia
(akikat tujuan hidup manusia yaitu terpenuhinya kebutuhan
jasmani dan kebutuhan rohani se)ara seimbang.
:ntuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia harus berhubungan
dengan manusia lain dalam masyarakat% yang dilandasi oleh ikatan
moral yang harus dipatuhi oleh semua pihak. /emua pihak harus
memenuhi ka#ajidan dan memperoleh haknya se)ara seimbang. 2gar
terjadi ketenangan% ketertiban dan kedamaian yang merupakan tujuan
hidup bermasyarakat.
:ntuk menegakkan ketertiban dan menjaga kestabilan keadaan%
diperlukan sarana pendukung yaitu: organisasi masyarakat dan
organisasi negara.
Dalam bidang hukum organisasi masyarakat : organisasi profesi
hukum yang berpedoman pada kode etik
Dalam kenegaraan organisasi masyarakat : negara% berpedoman
kepada undang=undang.
Manusia dan /istem >ilai
Manusia sebagai makhlukbudaya selalu melakukan penilaian
terhadap keadaan yang dialaminya. (asil penilaian disebut nilai= nilai
yaitu suatu yang benar% yang baik% yang indah% dan yang berguna.
>ilai=nilai yang hidup dalam pikiran anggota masyarakat
membentuk sistem nilai yang berfungsi sebagai pedoman% a)uan
perilaku dalam kehidupan pribadi% dalam menata hubungan atar
manusia dengan manusia dan alam sekitarnya.
2turan dalam bentuk konkrit yang bersumber pada sistem nilai
disebut norma hukum. >orma hukum tersebut berupa hukum positif.
Manusia dan (ak 2sasi
$heo (uybers (,996 menyatakan bah#a:
(ak yang dimiliki manusia:
a (ak manusia 1 (ak asasi manusia (human rights
? (ak yang dianggap melekat pada setiap manusia% tidak
dapat di)abut% tidak dapat dipindahkan% tidak dapat
direbut.
? Merupakan bagian dari eksistensi manusia% mempunyai
sifat yang mendasar (hak dasar% hak asasi @ hak asasi
manusia
? 7umusan terpenting hak asasi manusia terdapat di:
Magna +harta (,-,6
$he Airginia !ill 0f 7ights (,<<6
De)laration Des Droits De +homme Et Du +itogen
(,<9,
(ak asasi manusi dibagi menjadi :
? (ak asasi sebagai manusia indi8idual% yaitu : hak hidup
dan berkembangan hdup% misal : kebebasan batin%
kebebasn beragama% pernikahan
? (ak asasi yang melekat pada diri manusia sebagai
makhluk sosial yaitu hak ekonomi% sosial% dan kultural.
b
(ak undang=undang (legal rights
? 2dalah hak yang melekat pada manusia karena diberikan
oleh undang=undang
? $idak langsung berhubungan dengan martabat manusia
? !ukan merupakan bagian dari eksistensi manusia
? Pelanggaran hak undung=undang dapat dituntut didepan
pengadilan
? (ak undang=undang misal:
,. (ak menjadi P>/ 1 anggota 2!74
-. (ak memilih dan dipilih dalam pemilihan umum
.. (ak pensiun dihari tua
5. (ak santunan ke)elakaan
6. (ak mendapatkan upah yang layak dalam hubungan
kerja
;. (ak mendapatkan upah sesuai :M7
BAB II
ETIKA, MORAL, AGAMA
2rti Etika
!ertens (,995 menjelaskan% etika berasal dari bahasa yunani
kuno yaitu ethos yang berarti adat kebiasaan% adat istiadat% akhlak
yang baik.
&adi etika adalah ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau
ilmu tentang adat istiadat. >amun demikian masih banyak orang=orang
artikan etika dengan defnisi yang berbeda.
3amus besar !ahasa 4ndonesia terbitan Departemen Pendidikan
Dan 3ebudayaan (,9BB mengartikan sebagai berikut:
a 4lmu tentang baik dan buruknya tentang hak dan ke#ajiban moral 1
akhlak
b 3umpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
) >ilai tentang benar dan salah yang dianut oleh suatu golongan atau
masyarakat.
!ertens memberi arti yang sama dengan yang diatas hanya
urutannya yang berbeda% arti pada poin ) ditempatkan pada poin a
(atau diurutkan pertama% karena lebih mendasar dari pada arti yang
pertama (poin a sehingga menjadiC
a >ilai=nilai dan norma=norma yang menjadi pegangan seseorang atau
suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Misal: etika orang
&a#a% etika agama !udha
b 3umpulan asas atau nilai moral. 4nilah yang dimaksud dengan kode
etik% misal : kode etik Ed8okat 4ndonesia% kode etik notaris
4ndonesia.
) 4lmu tentang baik dan buruk. 2rti ini sama dengan flsafah moral.
Etika dan Etitut
Etika dan etitut% keduanya mengatur perilaku manusia se)ara
moral artinya memberi norma perilaku manusia% bagaimana
seharusnya berbuat atau tidak berbuat. >amun mempunyai perbedaan
yang sangat besar.
Empat perbedaan% selain persamaan tadi menurut !ertens
(,995 :
Etika Etitut
a Menetapkan norma
perbuatan% apakah
perbuatan itu boleh
dilakukan atau tidak% mis :
masuk rumah orang lain
tanpa iDin. !agaimana )ara
masuknya bukan soal.
a +ara melakukan perbuatan%
menunjukan )ara yag
tepat% yang baik dan benar
sesuai dengan yang
diharapkan.
b !erlaku tidak tergantung
pada ada 1 tidak adanya
orang lain% mis : larangan
men)uri% selalu berlaku ada
orang lain 1 tidak
b (anya berlaku dengan
pergaulan% jika tidak ada
orang lain hadir% etitut
tidak berlaku% mis : makan
tanpa baju
) !ersifat absolut% tidak
dapat dita#ar=ta#ar% mis :
jangan membunuh
) !ersifat relatif yang
dianggap tidak sopan
dalam suatu kebudayaan%
dapat saja dianggap sopan
dalam kebudayaan% mis :
memegang kepala orang
lain
d Memandang manusia dari
segi dalam (batiniah.
0rang yang dianggap etis
adalah orang=orang yang
benar=benar baik% sifatnya
tidak munafk
d Memandang manusia dari
segi luar (lahiriah mis :
sopan ternyata hatinya
jahat.
2rti Moral
Etika dan moral mempunyai arti yang sama yaitu adat
kebiasaan.
Etika dari bahasa yunani yaitu etos
Moral dari bahasa latin yaitu mos / motes
3emudian etika dan moral diartikan yaitu nilai-nilai dan norma-norma
yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam
mengatur tingkah lakunya.
Moralitas
Merupkan k#alitas perbuatan manusia#i dalam arti perbuatan
itu baik 1 buruk% benar 1 salah.
Misal : (akim berkolusi dengan phak yang berperkar adalah buruk
(moralitas hakim buruk
Putusan hakim itu sesuai dengan rasa keadilan adalah baik
(moralitas hakim baik
Misal : Perampok itu membunuh korbannya karena ingin menguasai
seluruh kekayaan korban dengan bebas.
'aktor Penentu Moralitas
a Moti8asi
b $ujuan akhir
) "ingkungan perbuatan
2pabila salah satu faktor tersebut tidak baik% maka keseluruhan
perbuatan manusia menjadi tidak baik.
Dari )ontoh diatas : Moti8asi membunuh
$ujuan akhir menguasai dengan bebas
"ingkungan perbuatan bisa dipihak dari korban
perbuatan
Moralitas /ebagai >orma :kuran
/uatu perbuatan itu baik 1 buruk% benar 1 salah memerlukan
norma tolak ukur berdasarkan norma sebagai ukuran.
/umaryono (,996 mengklasifkasikan moralitas menjadi -
golongan :
a Moralitas 0bjektif
Melihat perbuatan sebagaimana adanya% misal :
Menolong sesama manusia perbuatan baik
Men)uri% memperkosa% membunuh perbuatan jelek 1
jahat
b Moralitas /ubjektif
Melihat perbuatan sebagai dipengaruhi oleh perhatian dan
pengetahuan pelakunya% latar belakangnya% stabilitas
emosionalnya dan perlakuan personal lainnya% misal :
Dalam situasu khusus% men)uri atau membunuh adalah
perbuatan yang dapat dibenarkan% karena untuk
mempertahankan hidup atau membela diri. (ak untuk
hidup adalah hak asasi
Moralitas subjektif sebagai norma berhubungan dengan semua
perbuatan yang di#arnai oleh nilai pelakunya yaitu niat baik 1
niat jahat moralitasnya terletak pada iat pelakunya.
$olak :kur &enis "ain
a Moralitas 4ntrinsik
Penentuan salah 1 benar didasarkan hakikatnya% terlepas dari
pengaruh hukum positif% msal :
*otong royong membersihkan tempat tinggal
&angan menyusahkan orang lain
b
Moralitas Ekstrinsik
Penentuan salah 1 benar sesuai dengan sifatnya sebagai perintah
atau larangan hukum positif% misal :
"arangan menggugurkan kandungan ada undang=undang
yang berlaku% apabila hal tersebut dilanggar% oleh ::
perbuatan itu dinilai salah.
2gama
Mengajarkan hubungan antara pen)ipta (khalik dengan yang
di)iptakannya (makhluk yang disebut ibadah
$uhan memerintahkan manusia agar berbuat baik dan benar
sesuai dengan tuntunannya untuk men)apai dunia dan akhirat.
2gama dan Moral
Dalam Ensiklopedi 4ndonesia (,99E salah satu rumusannya
adalah:
2gama merupakan apa yang mengisyaratkan 2llah dengan perantara
>abi=nabinya% berupa perintah dan larangan=larangan serta petunjuk
untuk kebaikan manusia dunia dan akhirat.
Mengandung unsur=unsur penting :
a Per)aya kepada $uhan FME
b Mengabdi kepada >ya dengan ibadah
) !erdasarkan nilai=nilai dan norma=norma yang di#ahyukan dan
ditentukan oleh utusan=utusan>ya
d :ntuk kebahagiaan dunia dan akhirat
Per)aya kepada $uhan FME sebagai pen)ipta umat manusia
adalah merupakan penopang moral yang terpenting. /etiap agama
mengandung ajaran moral.
2jaran moral meliputi dua ma)am norma :
a >orma yang berkenaan dengan ibadah (tiap agama mempunyai
)ara tersendiri
b >orma Etis (berlaku umum bagi semua agama yaitu yang
berkenaan dengan larangan%perintah dan petunjuk% misal :
larangan membunuh% berjinah% dll.
4man adalah titik tolak ajaran agama. 2pabila orang beriman%
mereka merasa berdosa kepada $uhan apabila melanggar perintah dan
larangan>ya yang tertuang dalam norma=norma moral agama.
3eimanannya mengarahkan pikiran manusia kepada perilaku
etis% setiap manusia tidak akan melakukan kejahatan.
2gama menguatkan moral. Dalam organisasi profesi nilai=nilai
dan norma=norma di#ujudkan menjadi kode etik profesi. Fang dijadikan
pedoman atau a)uan perilaku anggota profesi tersebut.
Dalam kehidupan bernegara% nilai=nilai dan norma=norma moral
tersebutdijadikan dasar hukum positif yang di)iptakan oleh pembuat
undang=undang.
BAB III
FILSAFAT DAN ETIKA
2rti 'ilsafat
,. Menurut $heo (uijbers (,996
'ilsafat adalah kegiatan intelektual yang metodis dan sistematis%
se)ara reGeksi menangkap makna yang hakik keselurukan yang
ada. 0bjek flsafat bersifat uni8ersal% men)akup segala yang
dialami manusia. !erfkir se)ara flsafat adalah men)ari arti yang
sebenarnya. /egala hal yang ada melalui pandangan )akra#ala
yang paling luas. Metode pemikiran flsafat adalah reGeksi atas
pengetahuan dan pengrtian tentang suatu hal dalam )akra#ala
yang uni8ersal. Pengolahan fkirannya se)ara metodis dan
sistematis.
-. Menurut /umaryono (,996
'ilsafat adalah ilmu yang berfungsi sebagai interpretasi tentang
hidup manusia. $ugasnya adalah memilik dan menentukan semua
fakta konkrit sampai pada yang dasar.
!erdasarkan pnjelasan diatas dapat dirin)i unsur=unsur penting
flsafat sebagai ilmu:
a 3egiatan intelektual (pemikiran
b Men)ari makna yang hakiki (interprestasi
) /egala fakta dan jejak (objek
d Dengan )ara reGeksi% metodis dan sistematis(metode
e :ntuk kebahagiaan manusia (tujuan
I. Etika Bagian dari Filsaat
+ara penyelidikan yang dilakukan oleh etika sama dengan yang
dilakukan oleh flsafat. Memang etika adalah bagian dari flsafat. Etika
adalah flsafat moral. !ah#a etika adalah bagian dar flsafat%
/umaryono menyatakan alasan=alasan berikut:
a Etika adalah studi tentang perbuatan baik dan buruk% benar dan
salah berdasarkan kodrat manusia yang di#ujudkan dalam
kehendak% misalnya :
!erbahasa yang indah
Menghormati orang tua dan guru
!ergaul dan berbi)ara sopan
!erkata dan berbuat jujur
Menghargai hak orang lain
b Etika adalah studi tentang kehendak manusia dalam mengambil
keputusan untuk berbuat% yang medasari nilai=nilai hubungan
antara sesama manusia. Etika berusaha menjelaskan duduk
persoalannya% mengapa yang satu dinalai benar dan yang lain
dinilai salah. &adi objek studi adalah ialah kehendak.
2pabila dalam hubungan antara manusia kehendak tersebut
dinilai baik% maka perbuatan yang dilakukan dengan kehendak
yang baik tersebut adalah baik. (ati nurani akan menyarankan
baik 1 tidak baik.
) Etika adalah studi tentang pengembangan nilai moral untuk
memungkinkan ter)iptanya kebebasn kehendak karen
kesadaran% tanpa paksaan. 3ebebasan kehndak berdasarkan nilai
moral ini di#ujudkan se)ara nyata dalam hubungan antara
sesama manusia% misalnya :
2danya perjanjian yang dibuat anatara pihak
Peraturan prundang=undangan yang dibuat penguasa
3aidah=kaidah sosial% misal: gotong royong% santunan
terhadap anak yatim% gerakan orang tua asuh% dll
d
Etika adalah studi tentang nilai=nilai manusia#i. Etika berupaya
me#ujudkan nilai=nilai kehidupanyang benar se)ara manusia#i kepada
setiap orang% merangsang timbulnya perasaan moral% menemukan
nilai=nilai hidup yang baik dan benar% mengilhami manusia supaya
berusaha men)ari nilai=nilai tersebut.
+aranya ialah dngan mengemukaka pertanyaan berikut :
>ilai=nilai manakah yang pantas diperhatikanH
Mengapa seseorang berbuat lebih baik dari pada yang
lainH
II. Etika S!bagai Il"# P!ng!ta$#an
Etika adalah bagian dari flsafat yaitu flsafat moral. Disamping
itu etika adalah ilmu pengetahuan tentang moral. 0leh karena itu etika
membahas moral se)ara ilmiah. 0bjeknya ialah kumpulan gejala
moral.
2pakah etika ituH
De Vos (1987) menyatakan etika adalah ilmu pengetahuan. Etika
termasuk ilmu pengetahuan% karena dalam men)ari kebenaran tentang
suatu kenyataan% langkah=langkah yang dilakukan adalah :
,. Peneliti melakukan pengamatan sa)era analisis
-. Peneliti melakukan diskripsi hasil pengamatan itu sejelas
mungkin% sehingga memuaskan karena memunyai dasar
pembenaran yang ditopang oleh alasan=alasan yang masul akal
(logis
2pakah moralH
De Vos menyatakan moral adalah aturan, kaidah dan hukum yang
erentuk perintah dan larangan yang mengatur perilaku manusia dan
masyarakat dimana manusia erada. !iri moral mengandalkan
kesadaran manusia atau suara hati manusia.
Etika Diskriptif dan >ormatif
/ebagai ilmu pengetahuan etika dibedakanmenjadi dua me)am yaitu :
a Etika Diskriptif
!erkenaan dengan gejala=gejala moral yang dapat dilukiskan dan
dijelaskan se)ara alamiah.
b Etika >ormatif
!erkenaan dengan sifat hakiki moral% bah#amanusia menjadikan
norma=norma moral sebagai panutan. Fang dilihat hanya fakta
dan tidak mempersoalkan benar 1 tidak benarnya norma=norma%
tidak menanggapi kelayakan ukuran moral% tidak mempersoalkan
syah 1 tidaknya% melainkan hanya memperlihatkan
keberlakuannya. 3arena berlaku% maka dianggap layak dan
berlaku syah.
III.Etika T#%#an
/etiap perbuatan manusia selalu mengandung - hal% yaitu:
,. 3e)enderungan batin% ke)enderungan baik atau buruk% yang
disebut : sumber perbuatan
-. $ujuan perbuatan% yaitu suatu yang timbul atau terjadi setelah
dilakukan perbuatan
De Vos (1987) menyatakan etika tujuan adalah etika yang
memandang ojek pertimangan moral yaitu tujuan peruatan ukan
sumer peruatan.
Etika tujuan banyak dianut dalam berbagai bentuk% karena kenyataan
menunjukan bah#a setiap manusia bertanya :
2pakah tujuan hidup yang sebenarnyaH
2pakah untuk men)apai kebahagiaanharus bisa membuat orang
lain bahagia mengabdi kepada manusia=manusia lain%
mengembangkan kepribadian untuk hal=hal lainH
2pakah tujuan tertinggi men)akup serta mengatasi tujuan=tujuan
lainH
&adi ada berbagai ma)am tujuan hidup yang dipertanyakan. :ntuk
men)apai tujuan=tujuan hidup itu orang harus berbuat. Melakuakan
perbuatan% merupakan suatu usaha dan usaha itu selalu terarah untuk
men)apai tujuan.
/ifat tujuan menentukan sift usaha% yang akhirnya
menyingkirkan sifat manusia% dan akhirnya berdasarkan tujuan yang
hendak di)apainya memberi gambaran mengenai keadaan moral
seseorang. >amun harus diakui bah#a ada hubungan yang erat antar
tujuan dengan ke)enderungan batin yang berkaitan dengan moral.
$ujuan terjadi karena ke)enderungan batin. /ebaliknya tujuan
menentukan ke)enderungan batin. Pada akhirnya ke)enderungan batin
harus tetap diutamakan asalkan dipahami se)ara luas.
"oethe pernah berkata mausia menjadi de#asa karena
tujuannya yang semakin tingi. >amun demikian ke)enderungan batin
tetap yang utama.
Mausia dngan ke)enderungan batin meren)anakan tujuannya.
>orma moral menentukan tujuan yang baik.
3esimpulannya : Etika tujua adalah etika yang objeknya adalah
pertimbangan moral perbuatan 1 tujuan perbuatan% namun tidak
terlepas darike)enderungan batin tersebut.
I&.Etika danT#%#an 'id#(
/etiap manusia ingin hidup bahagia. :ntuk men)apai
kebahagiaan hidup manusia bekerja keras dengan menggunakan
segala jenis sarana. $ingkat kesulitan untuk men)apainya akan
menentukan rasa bahagianya. Manusia merasa bahagia apabila :
a +ukup sandang% pangan dan rumah
b +ukup sandang% pangan% rumah% pendidikan
) +ukup sandang% pangan% rumah% pendidikan% pekerjaan
d +ukup sandang% pangan% rumah% pendidikan% pekerjaan% hiburan
e +ukup sandang% pangan% rumah% pendidikan% pekerjaan% hiburan%
kepuasan seksual
f 3eberhasilan usaha atau profesi dalam hidup.
&adi ukuran kebahagiaan tidak sama antara manusia yang satu
dengan manusia yang lain% ada orang yang sudah bahagia dengan :
/udah merasa bahagia karena sudah ter)ukupi kebutuhan
jasmaninya
/udah merasa bahagia karena sudah ter)ukupi kebutuhan
rohaninya
!aru merasa bahagia karena sudah ter)ukupi kebutuhan jasmani
I rohaninya.
Fang paling ideal ialah apabila kebahagiaan jasmani dan rohani
tersebut di)apai se)ara seimbang% baik dilihat dari subjeknya
(manusianya maunpu objeknya (kebutuhan. >amun kebahagiaan
yang di)apai manusia tersebut adalah kebahagiaan semu (relatif%
bukan sempurna.
2da dua ma)am kebahagiaan yaitu :
a 3ebahagian sempurna yaitu kebahagian yang dapat memuaskan
manusia umumnya semua pihak atau anggota dalam kelompok
masyarakat baik jasmani maupu rohani dunia sampai akhirat
b
3ebahagian relatif yaitu kebahagiaan yang hanya dapat memuaskan
manusia se)ara indi8idual dengan segala kelemahannya.
3ebahagian sempurma merupakan tujuan akhir manusia. Etika
membahas kebahagiaan sempurna melalui kebenaran flosofs yang
menjadi penopang segala sistem etika.
3ebenaran flosofs penopang sistem etika adalah :
a $uhan
2dalah pen)ipta manusia% menjadi tujuan akhir perjuangan
manusia.
$uhan memberikan hukum mutlak% hukm moral yang dapat
menentukan apa yang harus dilakukan. $uhan memberikan
kebahagiaan tertinggi dan menjadi hakim yang maha agung.
$uhan adalah sumber etika yang mengharuskan manusia berbuat
baik sesuai dengan tuntunannya.
b 3ehendak
Dengan adanya kehendak% manusia bebas memilih antara yang
baik dan yang buruk% antara yang benar dan yang salah dan
manusia bertanggung ja#ab atas pilhan yang telah dibuatnya.
3ebebasan berkehendak mengarahkan manusia untuk berbuat
baik dan benar dalam hidupnya.
) $ujuan
$ujuan akhir manusia adalah kebahagiaan sempurna yang
memuaskan manusia% bai k jasmani maupun rohani dari dunia
sampai akhirat melalui kebenaran flosofs.
BAB I&
')K)M MORAL DAN ')K)M POSITIF
Perbuatan Manusia
!erbi)ara tentang moral selalu berkaitan bengan manusia% yaitu
manusia seutuhnya.
Manusia seutuhnya ialah manusia yang didalam dirinya terdapat
unsur=unsur budaya yaitu memiliki akal (ratio% rasa (estetis% dan karsa
(kehendak1nafsu. Manusia seutuhnya @manusia kodrat.
Perbuatan manusia seutuhnya @ perbuatan manusia bersarkan
kodratnya yaitu perbuatan yang dilandasi oleh akan (yang menyatakan
benar1salah% rasa (yang mengatakan baik1buruk% dan karsa (yang
menyatakan pilhan berdasarkan kehendak bebas1kesadaran1suara hati
nurani
(ati urani selalu menyarankan yang baik% yang benar% dan yang
bermanfaat. Perbuatan yang bersumber pada suara hati nurani disebut
pula perbuatan moral.
>orma Moral dan >orma (ukum
4mmanuel 3ant menjelaskan hubungan antara norma moral dan
norma hukum. Jalaupun antara kedunya ada perbedaan% tetapi ada
hubunganya. >orma moral menjadi efektif karena dijadikan norma
hukum% norma moral menjadi sumber norma hukum.
Perbedaan antara :
>orma Moral >orma (ukum
a !erlaku karena kesadaran
manusia
a !erlaku karen kesadaran
dan paksaan
b Fang dihadapi adalah sikap
moralitas yaitu penyesuaian
diri dengan ke#ajiban moralC
hati nurani menjadi moti8asi
perbuatan yang sebenarnya
b /ikap legalitas yaitu
penyesuaian diri dengan
undang=undang (hukum
positifC undang=undang
menjadi moti8asi
perbuatan yang
sebenarnya
) Mengatur kehidupan lahiriah
dan batiniah
) (anya mengatur
kehudupan lahiriah
(ukum Moral bersumber pada hati nurani
3eseluruhan norma moral
$untunan perilaku manusia yan dilaksanakan karena
kesadaran% yang bersumber pada suara hati nurani untuk
men)apai kebahagiaan
/anksinya tidak tegas% bila ada sanksi fungsinya menjadi
hukum positif
!ersifat uni8ersal dan tetap
$idak tertulis (umumnya
3ode Etik hukum moral pelanggaran kode etik sanksinya hanya
teguran tidak berupa hukuman
!eberapa 2liran $entang Perbuatan Moral
,. 2liran (edorisme
(edorisme berasal dari bahasa yunani hedore artinya
kenikmatan atau kebahagiaan% menurut aliran ini:
3odtar manusia selalu men)ari kenikmatan atau
kebahagiaan hidup
Perbuatan manusia dikatakan baik apabila perbuatan itu
menghasilkan kenikmatan atau kebahagiaan
Pelopor aliran ini $ristippus pendiri mashab +ytene yang dilanjutkan
oleh %pi&urus.
*. 2liran :tilitisme
:tilisme berasal dari bahasa latin utilis artinya bermanfaat%
menurut aliran ini:
Perbuatan itu baik apabila bermanfaat bagi manusia
0rang baik adalah orang yang memba#a manfaat
Pelopor aliran ini :
a. &eremy !enfham (,<5-=,B.- berasal dari inggris. 4a
berpegang pada asas the greates happiness prin&iple @ asas
manfaat sebenar=benarnya.
b. &ohn /tuart Mill (,BE;=,B<.
.. 2liran >aturalisme
>aturalisme berasal dari kata 4nggris nature yang artinya alami%
menurut aliran ini :
Perbutan manusia dikatakan baik apabila bersifat alami%
tidak merusak alam
3emajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi
perusak alam yang utama% sumber kerusakan orang
banyak (ini adalah buruk
Pelopor aliran ini salah satunya adalah '.' (oussean
5. 2liran Aitalisme
Aitalisme berasal dari kata latin 8ita yang artinya kehidupan%
menurut aliran ini :
Perbuatan manusia menga)u kepada kehidupan sebagai
kebaikan tertinggi
Perbuatan baik adalah perbuatan yang menambah gaya
hidup% perbuatan buruk adalah perbuatan yang
mengurangi daya bahkan merusak daya hidup
:saha setiap manusi seharusnya bertujuan untuk hidup 1
dapat hidup serta melenyapkanhal=hal yang merintangi
kemajuan dan perkembangan kehidupan
Pelopor aliran ini adalah $lert )eh#ei*er (hidup pada aad +,).
&ika hukum moral ditulis maksudnya untuk kejelasan informasi.
Pengertian (ukum Moral
Dalam arti luas
/egala norma yang berlaku bagi setiap manusia atau kelompok
masyarakat tertentu% misal : anak menghormati orang tua% profesional
menghormati 1 menghargai profesi keilmuannya.
Dalam ati sempit
>orma tertulis dalam bentuk label atau kode etik yang berlaku
bagi setiap manusia atau kelompok masyarakat fungsional tertentu
yang ada pada tempat tertentu.
+ontoh yang berupa label :
"arangan merokok diruang 2+
Menghormati orang yang sedang berpuasa
Membeli kar)is harus antri di depan loket
+ontoh dalam bentuk kode etik :
3ode Etik >otaris 4ndonesia (4>4
3ode Etik 2d8okat 4ndonesia (432D4>
3lasifkasi (ukum Moral
&enis=jenis hukum moral :
,. (ukum kodrat
!erasal dari kodrat manusia melalui perkembangan akal dan
rasa bukan menurut naluri yang irrasional. 3odrat manusia bersifat
asasi terdiri dari akal% rasa% dan karsa.
+ontoh (ukum 3odrat:
Penjelasannya oleh hukum positif
3ebebasan menyatakan pendapat
Mengenal dan menyembah $uhan
Emansipasi antara pria dan #anita
-heo .uijers (199/) menyatakan ah#a hukum kodrat itu tidak
eruah dan erlaku untuk segala jaman. Mengikuti hukum kodrat
beratri menurut pertimbangan akal dan rasa moral% bukan berdasarkan
naluri yang irrasional. (ukum kodrat adalah basis hukum positif.
Perbedaan (ukum 2lam dn (ukum 3odrat menurut $heo (uijbers
(ukum 2lam dalam arti umum yaitu sebagai daya yang
menyebabkan segala yang ada di alam semesta ini berjalan
menurut aturan alam semesta
(ukum 3odrat yaitu sebagai hukum yang mengarahkan perilaku
manusia se)ara abstrak% penjelmaannya berupa hak=hak dan
ke#ajiban=ke#ajiban asasi% tidak dapat diketahui se)ara jelas tetapi
diakui adanya karena kodrat manusia
+ontoh hak dan ke#ajiban asasi:
,. 3ebebasan menyatakan pendapat% pelaksanaanya diatur oleh
hukum positif
-. Mengenal dan menyembah $uhan% pelaksananya diatur oleh
hukum positif
.. Emansipasi antara pria dan #anita% pelaksanaanya diatur oleh
hukum positif
-. (ukum Jahyu
!erasal dari $uhan. (ukum #ahyu adalah norma moral yang
berasal dari $uhan% di#ahyukan kepada 7osul=>ya supaya manusia
menghayati dan mengamalkan sesuai dengan kodratnya sebagai
makhluk )iptaan $uhan.
(ukum #ahyu memerintahkan supaya taat terhadap hukum
kodrat yang penerapannya dilakukan oleh hukum agama% mis : hukum
fKih% hukum kristen. !eberapa )ontoh hukum #ahyu dalam kitab su)i :
3etaK#aan manusia terhadap $uhan FME
Men)intai sesama manusia dan berlaku adil
Menyantuni anak yatim dan fakir miskin
(ukum kodrat dan hukum #ahyu tidak dapat dipisahkan% karena
keduanya mengarahkan manusia agar berbuat baik dan benar serta
bermanfaat untuk men)apai tujuan yang paling sempurna% yaitu
kabahagiaan dunia dan akhirat. +ontoh :
(ukum kodrat mengatakan : hak manusia untuk
mengembangkan keturunanya (hak ka#in
(ukum #ahyu mengatakan : apabila manusia sudah mampu
untuk ka#in% ka#inlah
(ukum positif mengatur pelaksanaanya : dibuat hukum undang=
undang perka#inan
..
(ukum Manusia
!erasal dari kekuasaan. (ukum manusia adalah norma buatan
manusia karena kekuasaan% karena kesepakatan untuk merealisasikan
hukum kodrat dan hukum #ahyu dalam kehidupan manusia.
>orma buatan manusia ada yang berupa norma moral dan
norma hukum. >orma moral berlaku karena kesadaran manusia% norma
hukum berlaku karena adanya kesadaran dan adanya unsur paksaan 1
sanksi.
+ontoh norma hukum yang dibuat penguasa yaitu undang=
undang% yurisprodensi oleh hakim.
+ontoh norma hukum yang dibuat berdasarkan kesepakatan :
3ode etik oleh sekelompok profesi
2nggaran dasar oleh organisasi kemasyarakatan
(ukum agama oleh tokoh=tokoh agama atau majelis ulama
(ukum manusia 1 hukum positif bentuknya tertulis dan tidak
tertulis. +ontoh yang tertulis : undang=undang% yurisprodensi% dan
anggaran dasar. +ontoh yang tidak tertulis : hukum kebiasaan% adat
istiadat
Dilihat dari segi sanksi :
a. (ukum yang bersanksi tegas% misal : harus membayar denda%
hukum mati
b. (ukum yang sanksinya tidak tegas% misal : kode etik profesi%
anggaran dasar% hukum adat% hukum agama% dsb.
Perkembanganhukum manusia bergantung pada perkembangan
peradaban manusia. 3emajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
merupakan faktor penting yang menjadi moti8asi perkembangan
hukum manusia% karena kebutuhan yang makin meningkat. Misalnya :
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang komputer
mengakibatkan kebutuhan pengelola data informasi dengan
komputermakin meningkat. 3einginan manusiadan pendidikan
komputer adalah hukum kodrat. !erlakunya hukum kodrat sesuai
dengan tuntutan kodrat. $etapi pengoprasian komputer memerlukan
pengaturan oleh manusia yaitu dengan peraturan 1 hukum manusia
gun men)egah pelanggaran yang merugikan manusia. 4ni berarti :
hukum manusia itu berkembang sesuai dengan tuntutan Daman.
'#k#" P+siti
(ukum positif adalah bagian dari hukum manusia yang dibentuk
oleh enguasa negara atau kelompok masyarakat untuk menjamin
keberlakuan hukum kodrat dan hukum #ahyu dalam kehidupan
manusia.
Dilihat dari sanksinya sebagai sarana pemaksa% hukum positif
terdiri dari :
a. 3edua jenis norma ini saling mengatasi kelemahan
>orma hukum bersanksi tegas
b. >orma hukum tidak bersanksi tegas
2pabila tidak ada keduanya% maka hukum positif bersanksi tegas
akan memulihkannya% namun kepatuhan terhadap hukum positif
bersanksi tegas bukan semata=mata karena takut pada sanksinya%
malainkan dapat juga karena sudah adaya kesadaran yang sudah
mapan. Makin tinggi tingkat kesadaran pada hukum moral% makin
patuh manusia pada hukum positif% apalagi hukum positif tersebut
berasal dari hukum moral. $etapi terjadi juga pelanggaran% maka sedah
disiapkan pemaksanya (sanksi. Memang manusia mempunyai
ke)anderungan untuk melanggar.
(ukum positif mempunyai )iri=)iri khas pada keberlakuannya :
a. Dapat dipaksakan agar masyarakat mantaati hukum
b. 3ehendak anggota masyarakat berupa perbuatan adalah sesuai
dengan norma hukum yang telah ditetapkan
).
d.
Dilengkapi dengan sanksi%masyarakat dididik untuk tidak melakukan
pelanggaran
!. !erlakunya terbatas pada lingkungan masyarakat tertentu%
didaerah tertentu dan dalam kurun #aktu tertentu pula
Diundangkan se8ara resmi media yang diakui oleh pengasa atau
kelompok masyarakat% sehingga dapat diketahui oleh setiap anggota
masyarakat.
/anksi terhadap pelanggaran ketentuan perundang=undang
dapat berupa :
a. Diganti kerugian% jika pelanggaran tersebut merugikan orang lain
b. Pembayaran denda% jika pelanggaran tersebut merugikan negara
). Pen)abutan hak tertulis% jika pelanggaran tersebut mengganggu
ketertiban umum
d. (ukuman badan% jika pelanggaran tersebut merugikan negara%
mengganggu ketertiban umum% kesusilaan
e. (ukuman mati% jika pelanggaran tersebut dinilai paling berat dan
tidak mungkin diperbaiki lagi
!2! A
P70'E/4 D2> P70'E/4 (:3:M
P!k!r%an dan Pr+!si
!ekerja merupakan kodrat manusia% sebagai ke#ajiban dasar.
Pekerjaan dapat dibedakan menurut :
a. 3emampuan : fsik dan intelektual
b. 3elangsungan : semantara dn tetap (terus=menerus
). "ingkup : umum dan khusus (spesialisasi
d. $ujuan : memperoleh pandapatan dan tanpa pendapatan
&enis pekerjaan dan klasifkasi pekerjaan :
a. Pekerjaan dalam arti umum yaitu pekerjaan apa saja yang
mengutamakan kemampuan fsik% baik sementara atau tetap
dengan tujuan memperoleh pendapatan 1 upah
b. Pekerjaan dalam arti tertentu yaitu pekerjan yang megnutamakan
kemampuan fsik atau intelektual% baik sementara atau tetap
dengan tujuan pengabdian
). Pekerjaan dalam arti tertentu yaitu pekerjan yang megnutamakan
kemampuan fsik atau intelektual% bersifat tetap dengan tujuan
memperoleh pendapatan
Pr+!si
Profesi termasuk pekerjaan dalam arti khusus. 3riteria profesi :
a. Meliputi bidang tetentu saja (spesialisasi
b. !erdasarkan keahlian dan keterampilan khusus
). !ersifat tetap (terus=menerus
d. "ebih mendahulukan pelayanan daripada imbalan (pendapatan
e. !ertanggung ja#ab terhadap diri sendiri dan masyarakat
&adi profesi adalah pekerjaan tetap dibidang tertentu
derdasarkan keahlian khusus yang dilakukan se)ara bertanggung
ja#ab dengan tujuan mendapatkan penghasilan.
Pekerja menjalankan profesi disebut profesional.
a /pesialisasi
2dalah pekerjaan bidang tetentu yang dikaitkan dengan
bidang keahlian yang dipelajari dan ditekuni. !iasanya tidak ada
rangkapan diluar keahliannya% misal : dokter merangkap apoter%
notaris merangkap penga)ara (kurang profesional
b 3eahlian dan 3eterampilan
Pekerjaan bidang tertentu yang didasarkan pada keahlian
atau keterampilan khusus yang diperoleh melalui pendidikan
atau latihan yang ditempuh se)ara resmi pada lembaga
pendidikan dan pelatiha yang diakui oleh pemerintah
berdasarkan undang=undang. Misal : notaris% dokter% apoteker% dll
) $etap atau $erus=menerus
$etap artinya tidak berubah=ubah. $erus menerus artinya
berlangsung untuk jangka #aktu yang lama sampai pensiun
d Mengutamakan Pelayanan
2rtinya mendahulukan apa yang harus dikerjakan% bukan
berapa bayaran yang diterima. /eorang profesional selalu
bekerja dengan baik% benar dan adil. !aik artinya teliti% tidak
asal=asalan% tidak sembrono. !enar artinya
diakui oleh profesi yang bersangkutan. 2dil artinya tidak melanggar
hak pihak lain.
!) $anggung &a#ab
Dia harus bertanggung ja#ab dalam melaksanakan
profesinya terhadap diri sendiri% kepada masyarakat bahkan
kepada $uhan.
!ertanggung ja#ab terhadap diri sendiri artinya ia bekerja
karena integritas moral% intelektual dan profesional sebagai
bagian dari kehidupannya% bukan sekedar hobi
!ertanggung ja#ab kepada masyarakat artinya sanggup
memberikan pelayanan sebaik mungkin sesuai dengan
profesinya% berani menanggung resiko yang timbul akibat
pelayanannya itu
!ertanggung ja#ab kepada $uhan artinya berani
menanggung dosa
f 0rganisasi Profesi
Para profesional itu berkelompok dalam suatu organisasi
yaitu orang profesi menurut bidang keahlian dari )abang ilmu
yang dikuasai.
0ertens menyatakan ah#a kelompok pro1esi merupakan
masyarakat moral (moral &ommunity) yang mempunyai &ita-&ita
dan nilai-nilai ersama.
3elompok ini mempunyai a)uan yang disebut kode etik
pro1esi. +ontoh organisasi profesi :
4katan 2d8okat 4ndonesia (432D4>
4katan Dokter 4ndonesia (4D4
4katan >otaris 4ndonesia (4>4
4katan (akim 4ndonesia (4kahi
4katan Penerbit 4ndonesia (4kapi
Persatuan *uru 7epublik 4ndonesia (P*74
Pr+!si '#k#"
Pengemban profesi hukum adalah kelompok profesi hukum.
Mereka harus memiliki tingkat ketelitia% kehati=hatian% ketekunan% kritis
dan pengabdian yang tinggi. 3arena mereka bertanggung ja#ab
kepada diri sendiri% kepada masyarakat% dan kepada $uhan FME.
Meraka bekerja sesuai dengan kode etik profesinya. !ila terjadi
penyimpangan 1 pelanggaran terhadap kode etik% maka De#an
3ehormatan akan memberikan peringatan. !iasanya De#an
3ehormatan itu ada disetiap organisasi profesi.
Nilai M+ral Pr+!si '#k#"
/etiap profesional hukum harus memiliki moral yang kuat. -ran2
3a4nis )useno (197/) menyatakan ah#a ada / kriteria moral yang
kuat untuk mendasari kepriadian pro1esi hukum, yaitu :
a. 3ejujuran
3ejujuran adalah dasar utama. $anpa kejujuran bisa terjadi
munafk% li)ik% penuh tipu daya. 2da - sikap yang terdapat dalam
kejujuran :
,. /ikap terbuka
4ni berkenaan dengan pelayanan klien% kerelaan melayani se)ara
bayaran atau )uma=)uma
-. /ikap #ajar
!erkenaan dengan perbuatan yang tidak berlebihan% tidak
otoriter% tidak sok kuasa% tidak kasar% tidak menindas% tidak
memeras
b. 0tentik
0tentik artinya menghayati dan menunjukan diri sesuai
dengan keasliannya% kepribadian yang sebenarnya. 0tenktiknya
pribadi profesional hukum antara lain :
,.
$idak menyalah gunakan #e#enang
*. $idak melakukan perbuatan yang meredahkan martabat
(perbuatan ter)ela
.. Mendahulukan kepentingan klien
5. !erani berinisiatif dan berbuat sendiri dengan bijaksana% tidak
semata=mata menunggu perintah atasan
6. $idak mengisolasi diri dari pergaulan sosial
). !ertanggung &a#ab
2dapula bertanggung ja#ab artinya :
,. Melaksanakan tugas ke#ajibannya dengan sebaik=baiknya
-. !ertindak se)ara profesional% tidak membedakan pekara bayaran
atau perkara )uma=)uma (prodeo
.. 3esediaan untuk memberikan laporan pertanggung ja#aban atas
pelaksanaan tugasnya
d. 3emandirian Moral
3emandirian moral artinya tidak mudah terpengaruh atau
tidak mudah mengikuti pandangan moral yang terjadi disekutunya%
melainkan membentuk penilaian dan mempunyai pandangan 1
pendirian sendiri.
Mandiri se)ara moral berarti tidak dapat dibeli oleh pendapat
mayoritas% tidak terpengaruh oleh pertimbangan untug rugi
(pamrih% menyesuaikan diri dengan nilai kesusilaan dan agama.
e. 3eberanian Moral
3eberanian moral adalah kesetiaan terhadap suara hati
nurani yang meyatakan kesediaan untuk menanggung resiko
konGik% antara lain :
,. Menolak segala bentuk korupsi% kolusi% suap dan pungli
-. Menolak ta#aran damai ditempat atas tilang karena pelanggaran
lalu lintas jalan
.. Menolak segala bentuk )ara penyelesaian melalui jalan belakang
yang tidak syah.
Bidang,bidang Pr+!si '#k#"
(ukum ada dimana=mana% disetiap tempat kita berada disitu ada
hukum. Manusia hidup bermasyarakat pada hakikatnya terikat oleh
hukum. 2hli hukum selalu terlibat dengan kegiatan=kegiatan
men)iptakan hukum% melaksanakan hukum% menga#asi
pelaksanaannya dan apabila terjadi pelanggaran% maka perlu ada
pemulihannya (penegakannya dan kegiatan pendidikan hukum. 0leh
karena itu dapat dikatakan bah#a peradapan manusia ditentukan oleh
para ahli hukum @ baik buruknya peradapan masyarakat tergantung
pada baik buruk perilaku para ahli hukumnya.
Peraturan hukum mengatur dan menjelaskan bagaimana
seharusnya :
a. "egislator men)iptakan hukum
b. Pejabat melaksanakan administrasi negara
). >otaris merumuskan bentuk=bentuk harta kekayaan
d. Polisi dan jaksa menegakkan ketertiban umum
e. (ukum menerapkan hukum dan menetapkan keputusannya
f. Pengusaha menjalankan bisnisnya
g. 3onsultan hukum memberikan nasehat hukum kepada kliennya
h. Pendidik hukum menghasilkan ahli hukum
!idang=bidang pekerjaan tersebut diatas merupakan bidang=
bidang profesi hukum :
a. Profesi "egislator
b.
2dministrator hukum
-. >otaris
d. Polisi
e. &aksa
f. 2d8okat 1 penga)ara
g. (akim
h. (ukum bisnis
i. 3onsultan hukum
Etika Pr+!si '#k#"
/etiap kelompok mempunyai norma=norma yang menjadi
penetuan perilaku anggotanya dalam melaksanakan tugas profesinya.
>orma=norma tersebut dirumuskan dalam bentuk tertulis disebut kode
etik profesi.
>otohamidjojo (,9<6 menyatakan bah#a dalam melaksanakan
tugasnya profesional hukum perlu memiliki :
a. /ikap manusia#i% artinya tidak menanggapi hukum se)ara formal%
melainkan kebenaran yang sesuai dengan hati nurani (akal% rasa%
karsa
b. /ikap adil% artinya men)ari kelayakan yang sesuai dengan perasaan
masyarakat (hak1ke#ajiban
). /ikap patuh% artinya pertimbangan untuk menentukan keadilan
dalam suatu perkara konkrit (lingkup perbuatan% moti8asi% tujuan
akhir
d. /ikap jujur% artinya menyatakan sesuatu itu benar menurut apa
adanya dan menja#ab yang tidak benar dan tidak patut (yang
benar dikatakan benar dan yang salah dikatakan salah
Pendidikan tinggi hukum dihaparkan dapat menghasilkan ahli
hukum etis (bermoral. 0leh karena itu etika profesi hukum perlu
diajarkan sebagai mata kuliah #ajib.
Masala$,Masala$ Pr+!si '#k#"
/umaryono (,996 menyebutkan ada 6 masalah yang dihadapi
yaitu :
a. 3ualitas pengetahuan profesional hukum
2gar kualitas pelayanan hukum terhadap masyarakat
memiliki bobot yang )ukup diper)aya% maksa tetap profesional
hukum harus memiliki pengetahuan hukum yang berbobot pula.
Menurut pasal , keputusan Mendikbud no ,<13ep1E1,99- tentang
kurikulum >asional !idang (ukum% program pendidikan sarjana
bidang hukum bertujuan untuk menghasilkan sarjana hukum yang :
,. Menguasai hukum 4ndonesia
-. Mampu maenganalisa masalah hukum dalam masyarakat
.. Mampu menggunakan hukum sebagai sarana untuk
meme)ahkan masalah konkrit dengan bijaksana dan tetap
berdasarkan prinsip=prinsip hukum
5. Mempunyai dasar ilmiah untuk mengembangkan ilmu hukum
dan hukum
6. Mengenal dan peka akan masalah keadilan dan masalah sosial
4daman untuk memiliki bobot yang tinggi selain melalui
program pendidikan tinggi perlu ditambahdengan pengalaman kerja
dalam masing=masing profesi.
(ukum adalah norma untuk mengatur segala aspek
kehidupan masyarakat. $ugas utama profesional hukum adalah :
,. Mengartikan undang=undang se)ara )ermat dan tepat
-. (arus mampu membentuk undang=undang baru sesuai dengan
sumber dan rumusan tata hukum yang telah berlaku
..
:ndang=undang yang dbuat harus tepat dan berguna. Pada #aktu
membuat undang=undang ini% maka prinsip=prinsip etika harus
digunakan sebagai ukuran hukum yang baik. &adi undang=undang
harus mempunyai kekuatan moral
Dapatkah ketaatan moral dipaksakan dalam hukumH $ergantung pada
rumusan hukum positif.
,. (ukum Positif Deklaratif
3etaatan moralnya terdapat pada larangan. /anksi keras
dikenakan bila larangan dilanggar. Misalnya : ada larangan
membunuh% jika larangan itu dilanggar% sanksi keras dikenakan%
mungkin hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati
-. (ukum Positif Determinatif
Pernyataan rumusannya menentukan )ara berperilaku
yang sesuai dengan hukum kodrat. /anksi akan dikenakan
apabila perilaku tidak sesuai dengan kehendak pembentuk
undang=undang. $erutama berkaitan dengan masalah penting
bagi kesejahteraan masyarakat1umum. Misalnya: )ara berlalu
lintas% )ara membayar pajak
Pelayanan hukum se)ara profesional dan bermutu tinggi
tergantung pada jenis profesi hukumnya dan bobot pengetahuan
hukum yang dikuasai oleh profesional hukum yang bersangkutan.
3eahlian yang diperlukan adaCah kemampuan teoritis dan teknis
yang berakar pada pengetahuan yang mendalam tentang makna
hukum.
2pabila penguasa hukum itu kurang memadai% maka
pelayanan yang diberikan akan salah arah atau salah sasaran%
sehingga bukan keadilan yang di)aai melainkan ketidak=adilan%
suatu hal yang fatal. De#an 3ehormatan Profesi (ukum
menge8aluasi perbuatan yang telah dilakukan oleh para profesional
hukum% dan menyatakan perbuatan tersebut tidak sesuai atau
telah melanggar kode etik profesi hukum. De#an 3ehormatan
meluruskan kembali kesalahan atau penyimpangan yang terjadi.
b. Penyalahgunaan profesi hukum
/ering terjadi keributan didalam sidang pengadilan karena
adnya penyalahgunaan profesi hukum. /umaryono menyatakan
ada hal=hal yang mendikan penyebabnya :
,. Persaingan indi8idu profesional hukum
-. $idak disiplin diri
/elain yang diatas adapula yang menyebutkan bah#a disatu
sisi )ita=)ita etika yang terlalu tinggi% disisi lain praktek
pengembangan hukum yang jauh diba#ah )ita=)ita tersebut.
!anyak profesional yang menggunakan status praksinya untuk
men)iptakan uang atau untuk maksud=maksud politik. Misalnya :
desakan pihak klien yang menginginkan perkaranya )epat selesai%
dan memang dengan bayaran yang )ukup menggiurkan.
). 3e)enderungan profesi hukum menjadi kegiatan bisnis
/ekarang timbul ke)enderungan semua profesi hukum beralih
kepada kegiatan bisnis tidak terke)uali jenis profesi hukum bidang
pelayanan umum% yang mestinya untuk mengatur kepentingan
umum% untuk kesejahteraan rakyat. Misalnya : biaya pembuatan
akta notaris mahal% biaya administrasi 3$P% /4M% 4(! mahal karena
dibisniskan. +ontoh perilaku hukum pelayanan umum : pengadilan%
notaris% "!(. Profesi hukum burubah dari bersifat etis menjadi
bersifat bisnis. (al ini disebabkan karena :
,.
4mbalan atas pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan nilai
kebutuhan layak de#asa ini
*. 2danya perbedaan yang men)olok antara imbalan profesional
yang berlainan profesi. Misalnya :
Dosen dan 2kuntan
>otaris dan Penga)ara
Pilot dan >ahkoda
d. Penurunan kesdaran dan kepedulian sosial
3esadaran dan kepedulian sosial ter#ujud dalam kondisi
sebagai berikut:
,. 3epentingan masyarakat lebih didahulukan daripada
kepantingan pribadi
-. Pelayanan lebih diutamakan daripada pembayaran
.. >ilai moral lebih ditonjolkan daripada nilai ekonomi
>amun gejala yang diamati sekarang lain daripada apa yang
seharusnya diemban oleh profesional hukum. Misalnya: membantu
orang yang ingin menghindari pajak% menyelesaikan masalah kudil
melalui jalan belakang% dsb.
Demi tegaknya hukum dan keadilan% profesional hukum yang
berpihak kepada masyarakat golongan ba#ah sangat dibutuhkan
guna memperjuangkan hak=hak mereka yang tergusur dan
tersingkir.
e. 3ontinuasi sistem yang sudah usang
Dengan perkembangan masyarakat yang begitu )epat akibat
pengaruh globalisasi informasi yang datang dari berbagai penjuru
dunia yang kurang dapat diimbangi dengan penyesuaian dan
perlengkapan hukum sering mengandung emosi masyarakat.
Misalnya :
,. 3emajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang komputer
yang dapat menimbulkan kejahatan model baru
-. !idang kedokteran yang menimbulkan obat=obat terlarang%
seperti estasi
.. (ukum tidak sepadan dengan kejahatan yang dilakukan
2kibatnya ada hakim yang dilempar sepatu% penga)ara dikeroyok
massa% dll.
!2! A4
30DE E$43 P70'E/4
2rti 3ode Etik Profesi
Menurut !ertens (,996% 3ode Etik merupakan norma yang
ditetapkan dan diterima oleh kelompok profesi yang mengarahkan
atau memberi petunjuk kepada anggotanya begaimana seharusnya
berbuat dan sekaligus menjamin mutu moral profesi dimata
masyarakat.
3ode etik profesi merupakan produk etika terapan karena
dihasilkan berdasarkan penerapan pemikiran etis atas suatu
profesi.
3ode etik profesi dapat berubah dan diubah seiring dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga tidak
ketinggalan jaman.
3ode etik merupakan hasil pengaturan diri profesi yang
bersangkutan dan merupakan per#ujudan nilai moral yang hakiki
dan tidak dipaksakan dari luar.
3ode etik profesi hanya berlaku efektif jika diji#ai oleh )ita=)ita
dan nilai=nilai yang hidup dalam lingkungan profesi itu sendiri
3ode etik profesi merupakan rumusan norma moral manusia
yang mengemban profesi tersebut
3ode etik profesi menjadi tolak ukur perbuatan anggota
kelompok profesi
3ode etik profesi selalu dibuat se)ara tertulis yang tersusun
se)ara teratur% rapi% lengkap% tanpa )a)at% dalam bahasa yang
baik% sehingga menarik perhatian dan menyenangkan
pemba)anya
3ode etik profesi semua tergambar tentang perilaku yang baik=
baik. >amun dari gambaran yang baik=baik tersebut terdapat
kelemahan=kelemahan :
,. 4dealisme yang terkandung didalamnya tidak sejalan
dengan fakta yang terjadi disekitar para profesional%
sehingga harapannya jauh dari kenyataan. 3ode etik
profesi tidak lebih dari pajangan tulisan belaka.
-. 3ode etik profesi dilengkapi dengan sanksi keras%
keberlakuannya hanya pada kesadaran profesional.
/ehingga memberi peluang kepada profesional yang lemah
iman untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.
F#ngsi K+d! Etik Pr+!si
Menurut rumusan /umaryono (,996 :
a. /ebagai sarana kontrol sosial
3ode etik profesi merupakan kriteria prinsip profesional yang
telah digariskan sehingga dapat diketahui se)ara pasti.
3e#ajiban profesional anggota lama% baru dan )alon anggota
profesi hal ini untuk men)egah terjadinya konGik antara sesama
kelompok profesi% atau antara anggota kelompok profesi dengan
anggota msyarakat.
Dengan kode etik profesi anggota kelompok profesi atau
anggota masyarakat melakukan kontrol apakan anggota
kelompok profesi telah melakukan ke#ajibannya sesuai dengan
kode etik profesi.
b. /ebagai pen)egah )ampur tangan pihak lain
Dengan kode etik profesi telah ditetapkan se)ara tertulis
norma atau patokan tertentu tentang hubungan antara
pengemban profesi dengan masyarakat. &adi tidak perlu ada
)ampur tangan pemerintah. Misalnya : dengan undang=undang
disebut tentang hubungan antara penga)ara dengan klien% dosen
dengan makasis#a% dokter dengan pasien.
).
/ebagai pen)egah kesalahpahaman dan konGik
3ode etik profesi adalah norma perilaku yang sudah dianggap
benar atau sudah mapan karena dibuat berdasarkan
pertimbangan profesi yang bersangkutan.
3ode etik profesi merupakan kristalisasi perilaku yang
dianggap benar menurut pendapat umum. Dengan demikian
kode etik profesi dapat men)egah kesalahpahaman dan konGik%
bahkan dapat berguna sebagai bahan reGeksi nama baik profesi.
K+d! Etik Pr+!si K#rang B!r#ngsi
De#asa ini ada gejala kode etik profesi yang kurang berfungsi :
$idak sebagaimana mestinya
(ubungan antara dokter dengan pasien
(ubungan antara insinyur dengan pimpro
(ubungan antara hakim dengan terdak#a
(ubungan antara dosen dengan mahasis#a
K+d! Etik Pr+!si Dan '#k#" P+siti
Etika merupakan kumpulan asas atau niali moral yang tertulis
dan tidak tertulis.
Fang tertulis biasa disebut dengn kode etik% kode etik profesi
berkaitan dengan profesi.
3ode etik profesi merupakan hukum positif yang tidak
mempunyai sanksi keras apabila terjadi pelanggaran.
3ode etik profesi berfungsi hanya berdasarkan kesadaran moral
profesional.
Alasan M!ngabaikan K+d! Etik Pr+!si
Pengaruh sifat kekeluagaan% misal : notaris membuat hibah
saudara% bebas biaya% bukan saudara% kena biaya.
Pengaruh jabatan% misal :
/eorang hakim memberi hukuman ringan% bagi perkara yang
seharusnya tergolong perkara berat (hukuman berat karena
menyangkut atasannya.
Pengaruh konsumenisme
3einginan hidup me#ah
4man lemah
)(a.a )nt#k M!"at#$i K+d! Etik Pr+!si
3eharusan penundukan pada undang=undang
3epada pelanggar diberikan sanksi tegas sebagaimana undang=
undang. Misal: bila merugikan klien dikenakan sanksi membayar
ganti rugi (sesuai ketentuan undang=undang melalui pengadilan
"egalisasi kode etik profesi
3ode etik profesi adalah sema)am perjanjian bertema semua
anggota bah#a mereka berjanji untuk mematuhi kode etik yang
telah dibuat bersama. Perlu ada pengesahan dari 3etua
Pengadilan >egeri agar benar=benar mengikat para anggotanya
untuk mentaatinya.
!2! A444
PE>E*2332> (:3:M D2> 30DE E$43
A.K+ns!( I""an#al Kant t!ntang '#k#"
4mmanual 3ant mengklasifkasikan hukum sebagai suatu sistem :
a. (ukum kodrat adalah norma=norma yang ditetapkan $uhan
b. (ukum positif adalah norma buatan manusia (berbentuk undang=
undang yang mengandung prinsip=prinsip yang dikehendaki
oleh pembentuk undang=undang
Pengertian manusia (menurut 3ant dapat berupa penguasa
(pembentuk undang=undang% kelompok masyarakat umum dan
kelompok profesi. Dengan demikan hukum positif adalah :
a. >orma buatan penguasa disebut : undang=undang
b. >orma buatan kelompok masyarakat umum disebut : kebiasaan
). >orma buatan kelompok profesi disebut : kode etik
(ukum positif undang=undang merupakan kedudukan tertinggi%
karena dibuat oleh penguasa.
/. '#k#" K+drat
Menurut paham hukum kodrat% hukum kodrat dapat ditemukan
dalam bentuk norma yang ditetapkan oleh kekuasaan diluar diri
manusia% yaitu $uhan FME. (ukum kodrat dibedakan menjadi:
a. (ukum kodrat seadanya yaitu gejala alam yang bersifat
konkrit yang dapat ditangkap oleh pan)a indra. Misal : air
mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah%
barang jatuh dari atas ke ba#ah% bumi mengelilingi matahari
b. (ukum kodrat seharusnya (Jelt Deo /ollms berupa gejala
yang menguasai kodrat manusa dan kodrat hukum itu
sendiri. Misal : hukum menjamin ketertiban% hukum
men)iptakan keadilan.
$homas 2Kuinas menyatakan bah#a hukum kodrat seharusnya
(poin b berada dalam diri pribadi manusia yang berfungsi sebagai
aturan hidup dan dihayati melalui perbuatan. /upaya manusia merbuat
menurut1sesuai dengan fungsi hukum kodrat itu sendiri% maka
penguasa (pembuat undang=undang menjelmakan hukum kodrat
kedalam bentuk hukum positif.
*. '#k#" P+siti
$homas 2Kuinas menyatakan bah#a tujuan utama yang ingin
di)apai penguasa adalah agar setiap anggota masyarakat atau #arga
negara berkelakuan baik. (ukum positif terdiri dari perintah dan
larangan% berasal dari akal dan kehendak penguasa.
2pabila tujuan penguasa dihubungkan dengan kebaikan tertinggi
$uhan% maka akibatnya seluruh anggota masyarakat akan berperilaku
baik.
2pabila tujuan penguasa menga)u pada keuntungan dan
kepentingan pribadi penguasa bertentangan dengan $uhan% maka
anggota masyarakat akan berperilaku buruk. Perilaku masyarakat
buruk% karena diperintahkan oleh hukum positif (buruk yang berlaku
itu.
&adi ketaatan terhadap hukum positif. 3arena hukum positif itu
baik% maka berdasarkan kesadaran akan men)iptakan
kebaikan1kebahagiaan% tetapi mungkin juga karena adanya paksaan
yaitu adanya sanksi yang keras.
0leh karena itu hukum positif buatan manusia (pembentuk undang=
undang merupakan :
a. 7ealisasi hukum kodrat yang dilengkapi dengan sanksi
b. Penjelmaan kehendak penguasa yang bertujuan anggota
masyarakat atau #arga negara menjadi baik
). 3ehendak penguasa yang jujur dengan men)iptakan hukum
positif yang baik (adil% atau kehendak penguasa yang Dalim%
dengan men)iptakan hukum positif yang tidak baik
d. !entuk ketaatan #arga negara kepada penguasa yang baik%
sehingga #arga terbiasa berbuat baik% atau takut karena
an)aman sanksi keras sebagai )iri khas hukum positif buatan
manusia
e. 3esimbangan antara keadilan% daya guna% dan kepastian hukum.
B. P!n!gakkan '#k#"
,. 2rti Penegakkan hukum
Penegakkan hukum adalah usaha melaksanakan hukum
sebagaimana mestinya% menga#asi pelaksanaanya agar tidak terjadi
pelanggaran% dan bila terjadi pelanggaran memulihkan hukum yang
dilanggar itu supaya ditegakkan kembali.
Penegakkan hukum dilakukan dengan penindakan hukum
menurut urutan sebagai berikut :
a. $eguran
b. Pembebanan ke#ajiban tertentu (ganti rugi% denda
). Penyisihan1pengu)ilan (pen)abutan hak=hak tertentu
d. Peggunaan sanksi badan (pidana penjara% pidana mati
Empat norma penting yang #ajib ditaati dan penegakkan hukum
(notohamidjojo yaitu kemanusiaan% keadilan% kepatutan dan kejujura.
-. 3emanusiaan
Dalam penagakkan hukum% norma kemanusiaan perlu
diperhatikan artinya manusia harus diperlakukan sebagai manusia
yang memiliki keluhuran pribadi% harus dihormati sebagai pribadi.
Martabat manusia yang terkandung didalam hak=hak manusia menjadi
prinsip dasar hukum yaitu dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Misal : seseorang yang kaen akondisinya untuk mempertahankan
hidupnya harus men)uri daripad mati kelaparan. 3ondisi ini harus
dipertimbangkandalam menentukan hukumannya. (ak hidup adalah
hak asasi yang #ajib dipertahankan
.. 3eadilan
Menurut $homas 2Kuinas keadilan adalah kebiasan untuk
memberikan kepada orang lain apa yang menjadi haknya% baik yang
dimili dari kodratnya (hak asasi maupun hak undang=undang. /egala
sesuatu yang bertentangan dengan kodrat selalu dianggap tidak adil.
Demikian pula dengan pelanggaran terhadp hak yang didapat dari
hukum poditif.
(akim yang baik adalah hakim yang memenuhi tuntutan
keadilan% baik se)ara hukum maupun se)ara moral.
3eadilan juga dapat dalam bentuk ke#ajiban atau hutang yang
harus dibayar kembali. /anksi pidana terhadp pelaku kejahatan
berfungsi sebagai pembayarnkembal untuk memulihkan pelanggaran
keadilan yang telah dirusak oleh pelaku kejahatan.
$homas 2Kuinas menyatakan bah#a keadilan menyadarkan
masyarakat atau negara% bilamana hak dan ke#ajiban dalam hidup
bermasyarakat diabaikan.
5.
3epatuhan
3epatuhan merupakan koreksi terhadap keadilan legal. 3eadilan
legal adalah keadilan yang menertibkan hubungan antara indi8idu
dengan masyarakat atau negara.
3epatuhanmemperhatikan dan memperhitungkan situasi dan
keadaan manusia indi8idual dalam penerapan keadilan.
6. 3ejujuran
3ejujuran mengarahkan pada tindakan yang benar% adil dan
patuh. 3ejujuran adalah kendali untuk berbuat menurut apa adanya
asesuai dengan kebenaran akal (ratio dan kebenaran hati nurani.
0. P!n!gakkan K+d! Etik
Penegakkan kode etik adalah melaksanakan kode etik
sebagaimana mestinya. 3ode etik bermuara pada hukum undang=
undang% maka pelanggaran kode etik dikenakan sanksi keras seperti
undang=undang.