Anda di halaman 1dari 45

2

3
PENGANTAR

Puji serta syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat
berkah dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tulisan kami.
RENCANA STRATEGI PEMASARAN VILLA ISOLA merupakan
sebuah karya yang lahir dari mata kuliah Strategi Manajemen Pemasaran yang
diberikan oleh DR. Lili Adi Wibowo, S.Sos., S.Ps., MM dan Oce Ridwanudin, SE.,
MM.
Tulisan ini berisi tentang profil Villa Isola dan Rencana Strategi Pemasaran Villa
Isola. Didalamnya dibahas mengenai Sejarah Villla Isola dan Analisis Situasi yang
berisi tentang Audit Marketing dan Analisis TOWS. Selanjutnya dipaparkan
mengenai perhitungan Matriks TOWS dan BCG. Lalu penjelasan singkat
mengenai Line Product. STP, dan Marketing Mix sebagai bahasan Rencana
Strategi Pemasaran.
Kami menyadari bahwa hasil karya kami tidak akan selesai tanpa bantuan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih pada semua
pihak yang terlibat dalam penyelesaian hasil karya kami.









BANDUNG 22 AGUSTUS 2014


PENYUSUN

4
Penyusun
Dhyta Yuni Lestari
Personal Details
Dhyta Yuni Lestari
Female
Indonesian/ Muslim
Born in June 25 1994

Education Background
SMAN1Garut
Social Science Department
(2009-2012)
Indonesia University of Education
Tourism Marketing Management
(2012-Now)

Organizational Experience
Teater Kita as Leader
(2008-2009)
Balai Paminton Inten Dewata Garut
JRS Club Garut as Secretary
(2012-2013)
Antares Garut
Woodball UPI as Treasurer
(2013-2014)
Unit Kegiatan Mahasiswa (UPI)

Contacts
Griya Gandasari B16
Garut
+628999956631
dhytayunilestari@yahoo.co.id
dhyta.yuni@student.upi.edu
@elldhyta


Dhyta Yuni Lestari
NIM 1202914

5
Penyusun
Jenni Meriani
Personal Details
Jenni Meriani
Female
Indonesian/ Protestan
Born in January 4 1994

Education Background
SMAN 8 Bandung
Natural Science Department
(2009-2012)
Indonesia University of Education
Tourism Marketing Management
(2012-Now)

Organizational Experience
HIMA as Marketing
(2013-2014)
FPIPS UPI

Contacts
Pasir Salam 8 no 362
Bandung
+6289699829099
jenni.meriani@student.upi.edu
@jmeriani






Jenni Meriani
NIM 1206195

6
Penyusun
Mokh Zorgy Perdana Fhasa Perdana
Personal Details
Mokh Zorgy Perdana Fhasa Perdana
Male
Indonesian/ Muslim
Born in November 29 1994

Education Background
SMAN 1 Bandung
Natural Science Department
(2009-2012)
Indonesia University of Education
Tourism Marketing Management
(2012-Now)

Organizational Experience
HIMA as HRD
(2013-2014)
FPIPS UPI
HIMA as Religious Affair
(2014-2015)
FPIPS UPI

Contacts
Geger kalong Hilir no 164
Bandung
+6281322781891
zorgyfhasa@yahoo.com
@zorgyperdana



Mokhamad Zorgy Fhasa Perdana
NIM 1201989

7
Daftar Isi
Pengantar
Identitas Penyusun
Dhyta Yuni Lestari 4
Jenni Meriani 5
Mokh Zorgy Perdana Fhasa Perdana 6

Daftar Isi
Table of Contents

Profil Perusahaan
Company Profile 8

Sejarah

kMilestone

qRencana Strategi Pemasaran
Analisis Situasi 16
Audit Marketing 16
Analisis TOWS 19
Matriks Analisis TOWS dan BCG 25
Rencana Strategi Pemasaran 28
Line Product 29
STP 30
Segmenting 30
Targeting 31
Positioning 31
Marketing Mix 32
Product 32
Price 33
Promotion 34
Place 34
People 34
Process 35
Physical Evidence 36

Daftar Sumber 43
Lampiran Foto Event 44










3
4
7
9
12
15

8














































PROFILE

9


















HISTORY

10






Sejarah Villa Isola
illa Isola berasal dari bahasa Belanda yang berarti Villa Terpencil. Villa ini
didirikan pada tahun 1933 oleh Dominique Willem Berretty (1890-1934)
berdarah campur Jawa dan Italia, lahir di Hindia Belanda pada tanggal
20 November 1890.
Bangunan cantik bergaya Art Deco ini didesain oleh arsitek ternama C.P. Wolff
Schoemaker. Pada masanya desain tersebut betul-betul merupakan puncak
dari modernitas. Bangunan yang memiliki halaman seluas 7,5 hektar inI
dilengkapi dengan aneka bunga yang berwarna-warni dan dibangun dalam
waktu yang cukup cepat, didirikan hanya dalam waktu 9 bulan, yaitu Oktober
1932 hingga Maret 1933, dengan bantuan biro arsitektur AIA (AIA Algemeen
Ingenieurs en Architectenbureau (General Engineers and Architects Bureau)) di
Batavia.
Bangunan ini sekarang terletak di Jalan Setiabudi 229 Bandung, di tepi jalan
raya menuju daerah Lembang, tempat perkebunan yang lebihtinggi dari kota
Bandung. Jika kita kembali ke masa awal tahun 30an itu, villa ini anggun berdiri
di antara Bandung dan Lembang menghadap dataran tinggi Lembang dan
Gunung Tangkuban Perahu, Villa ini dijadikan tempat peristirahatan ekslusif
bagi Berretty dan teman-temannya.
V

11
Awalnya Villa Isola bernama Villa Berretty yang diambil dari nama pemiliknya
yaitu DW. Berrety, seorang miliuner berkebangsaan Italia yang menetap di
Indonesia. Tujuan Berretty mendirikan Villa tersebut adalah untuk menyepi dari
sisa hidupnya maka dari itu Berretty mendirikan sebuah rumah yang berdiri
sendiri tanpa berdekatan dengan bangunan lain.
Selain itu, dapat juga dilihat dari nama Villa Isola yang diambil dari kata
Isolated yang berarti terpisah dari yang lain. Di bagian depan Villa, saat
membuka pintu terlihat tulisan "M'ISOLO E VIVO" di dinding bagian atas yang
tepat sejajar dengan pintu masuk. Tulisan berbahasa Italia itu berarti 'saya
mengasingkan diri dan bertahan hidup' merupakan jalan hidup yang dipilih
Berretty untuk sisa hidupnya. Berretty tidak dapat menikmati indahnya Villa
yang dibangunnya dalam waktu yang lama, karena tidak lama setelah Villa
tersebut selesai dibangun Barretty meninggal dunia.
Sepeninggal Barretty, bangunan ini menjadi terbengkalai. Perubahan zaman
ternyata sangat berpengaruh terhadap gedung ini. Villa Berretty beberapa kali
berpindah tangan dan diubah fungsinya. Villa Berretty pernah dirubah menjadi
museum militer pada masa penjajahan Jepang. Tidak tanggung-tanggung,
sebuah bangkai pesawat Amerika (yang sebenarnya milik Belanda) dipajang
dalam gedung yang berlantai marmer tersebut.
Tidak hanya itu, Villa ini juga pernah mengalami serangan mortir Inggris saat
dijadikan sebagai Markas Pertahanan Sukanda Bratamanggala. Hingga pada
tahun 1963, Villa Berretty dibeli oleh Hotel Savoy Homann, dan pada bulan
Desember 1936 Villa Berretty berubah nama menjadi Villa Isola dan berfungsi
sebagai hotel untuk umum. Pengelolanya diserahkan kepada Rr. J. Van Es yang
juga merangkap sebagai pengelola Hotel Savoy Homann. Villa ini pernah juga
dipakai tempat menginap Jenderal Hitoshi Imamura, menjelang penyerahan
Hindia Belanda tanggal 8 Maret 1942 Setelah Indonesia merdeka, villa itu
direnovasi dan diberi nama Bumi Siliwangi. Renovasi dilakukan pada bagian
paling atas villa yang digunakan Berretty untuk berjemur sambil menikmati
keindahan Kota Bandung. Pada bagian itu dibangun ruangan besar tempat
rapat seperti ruangan pertemuan pada umumnya. Sejak saat itu Villa Isola
bertambah satu lantai, namun desain aslinya tidak berubah.
Pada tanggal 20 Oktober 1954 Perdana Menteri Indonesia saat itu, Mr. Ali
Sastroamijoyo, memberikan gedung Bumi Siliwangi kepada PTPG (Perguruan
Tinggi Pendidikan Guru) yang menjadi cikal bakal IKIP (Institut Keguruan dan
Ilmu Pendidikan) dan sekarang bernama UPI (Universitas Pendidikan Indonesia).
Mr. Ali Sastroamijoyo menanam pohon beringin di bagian depan gedung tepat
di depan kolam taman utara Disebelah pohon itu ada prasasti yang
bertuliskan peresmian gedung Bumi Siliwangi sebagai gedung rektorat PTPG.
Sejak saat peresmian itu, hari Rabu tanggal 20 Oktober diperingati sebagai
Dies Natalis UPI.



12
























MILESTONE

13

















14



15
























RENCANA STRATEGI
PEMASARAN

16

A. Analisis Situasi




a. Lingkungan Makro
No
Lingkugan
Makro
Temuan
audit
Tindakan
1. Politik Diangkatnya presiden baru Cukup baik
Beradaptasi
karena adanya
kemungkinan
kebijakan baru
2. Ekonomi Sistem Ekonomi di Indonesia
Sistem
Ekonomi
Campuran
Beradaptasi
terhadap
kemungkinan
adanya inflasi
3.
Sosial
Budaya
Ketertarikan masyarakat
akan sejarah
Baik
Tetap
memperhatikan
adat dan istiadat
lokal
4. Teknologi Teknologi Informasi Baik
Memanfaatkan
sistem informasi
pariwisata lebih
maksimal
5. Alam Cuaca Kurang Baik
Memperkecil resiko
dampak dari
buruknya alam










MATRIKS
ANALISIS TOWS&BCG
RENCANA STRATEGI
PEMASARAN
ANALISIS
SITUASI
AUDIT
MARKETING

17
b. Lingkungan Mikro

No Lingkugan
Mikro
Temuan
audit
Tindakan
1. Customer Internal
a. Mahasiswa
b. Program Studi/
Jurusan
c. UKM
Baik
Eksternal
a. Mahasiswa
Arsitek, Sejarah, Teknik,
Umum
b. Instansi
Sekolah, Universitas Lain,
Pemerintahan
c. Masyarakat Umum
Kurang Promosi dan
Advertising
2. Kompetitor Internal
a. Museum Pendidikan
Gedung
lebih besar,
Ketahanan
gedung
lebih baik
karena
gedung
baru
Memerlukan
pemeliharaan
gedung supaya
gedung terawat.
Eksternal
a. Gedung Sate
b. Museum KAA
c. Museum Geologi
Informasi
lebih
lengkap,
lingkungan
sekitar lebih
menarik,
Dukungan
pemerintah
lebih
optimal
Informasi lebih di-
update,
meningkatkan
pemeliharaan
lingkungan,
Memperkuat relasi
dengan
pemerintah
3. Segmentasi Mahasiswa, Instansi,
Pelajar, Masyarakat Umum
Baik
4. Targeting Mahasiswa, pelajar dan
Umum
Baik
5. Positioning Bumi Siliwangi Baik Merubah
posistioning Bumi
Silliwangi menjadi
Villa Isola
6 Produk Visual
a. Keindahan Gedung
b. Taman Berretty
Baik

18
c. Pemandangan kota
Bandung
7. Place Jl. Setiabudhi No 229
Bandung
Strategis,
Dekat
dengan
tempat
wisata lain

8. People a. Rektor
b. Staff
c. Mahasiswa
d. Security
e. OB
Kurang Baik Memanfaatkan
sumber daya
manusia yang
kompeten di
bidang pemasaran
pariwisata
9 Price - Tidak
ditemukan

10. Promotion a. Blog
b. Website
c. Media Cetak
Tidak
Ditemukan,
hanya
terdapat di
media
cetak
internal UPI
(Isola Post)
Memaksimalkan
promosi di media
cetak dan media
sosial
11. Process Perizinan Masuk Terbatas
ketika
weekdays
Mensosialisasikan
cara perizinan
masuk ke dalam
Isola
12 Physical
Evidence
a. Keindahan Lingkungan
b. Keindahan Gedung
ketertiban
masih
kurang
Peningkatan
pengawasan
ketertiban dan
kebersihan supaya
lebih ketat
















19








a. Tabel EFAS
THREAT
Faktor Srategis Eksternal Peringkat Keterangan
PESTA

- Ketidaksadaran masyarakat
melestarikan bangunan
bersejarah
10
Karena dapat mendatangkan kerusakan
yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak
bertanggung jawab
- Bangunan kuno rentan
rusak karena perubahan iklim
9
Bangunan tua rentan rusak dipengaruhi
iklim
- Mindset berwisata sejarah
membosankan
8
Tidak terdapat faktor penahan bagi turis
yang tidak menyukai sejarah
- Gedung sejarah yang
dirubah menjadi tempat
komersil
7 Hanya untuk kepentingan satu pihak
- Kepedulian pemerintah
terhadap tempat sejarah
kurang
5
Sehingga wisata sejarah kesulitan untuk
berkembang
CUSTOMER


- Tidak banyak orang yang
meyukai sejarah

14
Karena dengan minat yang kurang
mengenai sejarah dikhawatirkan Villa Isola
memiliki sedikit pengunjung
Orang-orang umumnya
datang ke tempat
bersejarah hanya sekali
3
Tempat sejarah tidak memiliki daya tarik
untuk pengunjung mengunjungi kembali
museum
Banyaknya minat pada
wisata di bidang lain
6
Terdapat wisata lain seperti wisata
gastronomi, wisata alam, bahari, olahraga,
religi, dan leisure

TOWS Analysis

20
COMPETITOR


- Kompetitor memberikan
kesempatan berwisata
1
Kompetitor memiliki banyak aktivitas
pariwisata di tempatnya
- Banyaknya Gedung Art
Deco lain di Bandung
15
Pesaing dapat menjadi ancaman karena
mungkin memiliki distinctive capability yang
lebih baik
- Fasilitas gedung Art Deco
lain lebih lengkap.
13
Keunggulan pesaing bisa menjadi
ancaman bagi Villa Isola
- Kompetitor memiliki
manajemen profesional
2
Berpengaruh pada kepuasan pelanggan
Brand kompetitor lebih kuat
4
Brand pesaing akan lebih diingat oleh
masyarakat sebagai pilihan utama
- Kompetitor memiliki
program CSR
11
Masyarakat terlibat pada industri
pariwisata
-Kompetitor mengadakan
banyak event
12
Menjadi pendorong customer untuk
kembali datang lagi
OPPORTUNITIES
Faktor Srategis Eksternal Peringkat Keterangan
PESTA

Sektor pariwisata Indonesia
semakin diminati
1
Melihat tren pariwisata tahun 2020,
perjalanan wisata dunia akan mencapai
1,6 milyar orang.
- kepedulian masyarakat
indonesia melestarikan
peninggalan sejarah
10
Karena gedung tersebut merupakan
peninggalan sejarah yang harus
dilestarikan
- Bandung terkenal dengan
herritagenya
11
Karena dengan dikenalnya Bandung di
mata dunia menjadikan peluang bagi Villa
Isola untuk menarik wisatawan
- Meningkatkan penghasilan
masyarakat
13
Pengembangan pariwisata di suatu daerah
dapat mempengaruhi kondisi ekonomi di
daerah tersebut
-Teknologi yang semakin
berkembang pesat
15
Dengan berkembangnya teknologi maka
dapat digunakan sebagai media
komunikasi dari pihak manajemen


21
CUSTOMER


- Banyak wisnus dan wisman
mengunjungi Bandung
2
Dalam tiga bulan pertama tahun 2014,
terdapat 52.280 orang yang didominasi turis
dari Malaysia dan Singapura
- Bentuk bangunan dapat
dijadikan bahan studi bagi
mahasiswa arsitek dan seni
14
Karena Villa Isola memiliki nilai arsitektur
bersejarah yang tinggi
-Awareness masyarakat
pada UPI tinggi
12
Villa isola secara tidak langsung akan
dikenal
-Banyaknya komunitas
3
Dapat merangkul banyak orang yang
dapat melakukan aktivitas di museum
COLLABORATION


-Banyaknya universitas lain
yang study banding ke UPI
6
Menambah awerness Villa Isola
-Adanya program studi
pariwisata di UPI
5
Berpotensi untuk tenaga kerja profesional
CHANNEL


-Bertumbuhnya travel agent
7
Memunculkan peluang untuk melakukan
kerja sama
-Kebijakan pemerintah
terhadap perlindungan
gedung heritage
4
Mendapat perlindungan dari pemerintah
-Acara televisi nasional
mengenai heritage
8
Meningkatkan minat masyarakat pada
wisata heritage
-Banyaknya event untuk
mengunjungi tempat
bersejarah
9
Meningkatkan pengunjung













22
b. Tabel IFAS

WEAKNESS
Faktor Strategis Internal Peringkat Keterangan
BRAND

-Tidak terdaftar di UNESCO
World Heritage
1 Mengaibatkan tidak adanya pengakuan
dari negara luar.
-Tidak ada program CSR
13
Sehingga citra Villa Isola kurang tinggi di
mata masyarakat
PRODUCT

-Barang peninggalan Berrety
tidak terpelihara
6 Mengakibatkan kehilangan keorisinilan dari
komponen-komponen yang ada.
PROMOTION

- Kurangnya promosi dan
periklanan
5 Mengakibatkan pengunjung kekurangan
informasi
-Tidak terdapat Website
yang aktif
14
Informasi official mengenai Villa Isola
-Belum digunakan sebagai
tempat wisata
4
Masyarakat ragu untuk mengunjungi Villa
Isola karena bukan merupakan tempat
wisata
PRICE

-Biaya pemeliharaan
gedung kuno besar
2 Menghambat pengembangan gedung
bila kekurangan dana
PEOPLE

-Kurang pemanfaatan dan
pengembangan potensi
wisata
11 Karena pemanfaatan SDM di UPI belum
efisien
-Tidak dikelola langsung oleh
pemasar pariwisata
12 Mengakibatkan sumber daya manusia
yang dimiliki oleh UPI tidak berfungsi
-Tidak memiliki manajemen
profesional
3 Pengelolaan kurang baik karena tidak
profesional




23

PEOPLE

-Kurang pemanfaatan dan
pengembangan potensi
wisata
11 Karena pemanfaatan SDM di UPI belum
efisien
-Tidak dikelola langsung oleh
pemasar pariwisata
12 Mengakibatkan sumber daya manusia
yang dimiliki oleh UPI tidak berfungsi
-Tidak memiliki manajemen
profesional
3 Pengelolaan kurang baik karena tidak
profesional
PEOPLE

-Kurang pemanfaatan dan
pengembangan potensi
wisata
11 Karena pemanfaatan SDM di UPI belum
efisien
-Tidak dikelola langsung oleh
pemasar pariwisata
12 Mengakibatkan sumber daya manusia
yang dimiliki oleh UPI tidak berfungsi
STRENGTH
BRAND

-Membentuk citra kota
Bandung.
13
Karena ketika Villa Isolla dikenal oleh
banyak orang, maka Kota Bandung pun
akan terangkat citranya
-Menjadi icon/ identitas UPI
7
Sehingga secara tidak langsung nama
Villa Isola terangkat
-Menjadi aset nasional
3
Sehingga bangunan dilindungi oleh
pemerintah
PRODUCT


- Menyimpan kekayaan
bersejarah bagi bangsa
Indonesia
1
Karena sangat berpotensi untuk dijadikan
wisata budaya (cultural heritage)
- Gedung karya C.P. Wolff
Schoemaker
2
Karena menjadi daya tarik bagi orang-
orang yang menyukai arsitektur Art Deco
-Sumber pengetahuan
arsitektur bersejarah untuk
masa kini dan nanti
6
Karena gedung memiliki sejarah yang
dapat dijadikan sumber pengetahuan
-Menjadi cerminan dari
sejarah masa lampau
14 Karena gedung isola menyimpan banyak
niali sejarah yang bisa dijadikan cerminan

24
utuk kita yang ada di masa sekarang
-Menjadi daya tarik wisata
misteri.
4 Karena Villa Isola menyimpan banyak
cerita misteri
-Memiliki banyak cerita
dibalik gedung bersejarah
10 Karena bisa membuat pengunjung
penasaran dengan semua cerita yang ada
di balik gedung Villa Isola
-Bergaya art deco
11 Villa Isola sering disebut sebagai salah satu
karya arsitektur modern dengan gaya Art
Deco yang berhasil di dunia.
PLACE


- pemandangan indah
dilengkapi dengan taman.
8 Karena dapat membuat daya tarik
pengunjung.
-Berada di jalur yang
strategies
9 Karena memudahkan wisatawan yang
datang yang mengunjungi berbagai
tempat di Lembang sehingga lokasi
strategis dan mudah dijangkau.
-halaman yang luas
15 Karena memberikan convenience kepada
pengunjung
PHYSICAL EVIDENCE


-Berbentuk seperti kapal
12 Orang yang berada di lantai paling atas
akan merasa seperti berdiri di atas kapal
pesiar
-Desain interior dan eksterior
unik dan menarik
5
Menjadi daya tarik tersendiri
















25



B. Matriks Analisis TOWS dan BCG
No STRENGTH SKOR BOBOT TOTAL
1 Menyimpan kekayaan bersejarah bagi bangsa Indonesia 5 0,085 0,425
2 Gedung karya C.P. Wolff Schoemaker 5 0,08 0,4
3
Sumber pengetahuan arsitektur bersejarah untuk masa
kini dan nanti
4 0,05 0,2
4 Menjadi icon/ identitas UPI 4 0,035 0,14
5 Menjadi daya tarik wisata misteri. 5 0,05 0,25
6 Memiliki banyak cerita dibalik gedung bersejarah 3 0,02 0,06
7 Desain interior dan eksterior unik dan menarik 4 0,05 0,2
8 Pemandangan indah dilengkapi dengan taman. 3 0,03 0,09
9 Berada di jalur yang strategis 3 0,03 0,09
10 Menjadi aset nasional 5 0,07 0,35
Total Kekuatan 0,5 2,205

No Weakness SKOR BOBOT TOTAL
1 Kurangnya kerjasama dengan instansi dan komunitas lain -2 0,04 -0,08
2 Belum terdaftar di UNESCO World Heritage -1 0,1 -0,1
3 Aktivitas yang dilakukan terbatas -3 0,02 -0,06
4 Birokrasi sulit -3 0,03 -0,09
5 Biaya pemeliharaan gedung kuno besar -1 0,09 -0,09
6 Tidak memiliki manajemen profesional -1 0,07 -0,07
7 Belum digunakan sebagai tempat wisata -1 0,06 -0,06
8 Tidak adanya promosi dan periklanan -2 0,04 -0,08
9 Barang penginggalan Berrety tidak terpelihara -2 0,04 -0,08
10 Pemugaran merubah keaslian gedung -3 0,01 -0,03
Total Kelemahan 0,5 -0,74
Selisih Total Kekuatan dan Total Kelemahan 1,465

No Opportunities SKOR BOBOT TOTAL
1 Sektor wisata heritage Indonesia semakin diminati 5 0,09 0,45
2
Kepedulian masyarakat indonesia melestarikan
peninggalan sejarah tinggi
3 0,01 0,03
3 Tumbuhnya Travel Agent 3 0,03 0,09
4 Banyaknya event untuk mengunjungi tempat bersejarah 3 0,02 0,06
5 Banyak wisnus dan wisman mengunjungi Bandung 5 0,09 0,45
6 Adanya program studi pariwisata di UPI 4 0,05 0,2

ANALISIS
SITUASI
RENCANA STRATEGI
PEMASARAN
MATRIKS
ANALISIS TOWS&BCG

26
7 Acara televisi nasional mengenai heritage 4 0,03 0,12
8 Banyaknya komunitas yang tumbuh di Indonesia 5 0,08 0,4
9 Banyaknya universitas lain yang study banding ke UPI 4 0,04 0,16
10
Adanya kebijakan pemerintah terhadap perlindungan
gedung heritage
5 0,06 0,3
Total Opportunities 0,5 2,26

No Threat SKOR BOBOT TOTAL
1
Ketidaksadaran masyarakat melestarikan bangunan
bersejarah
-3 0,01 -0,03
2 Kompetitor memberikan kesempatan berwisata -1 0,085 -0,085
3 Gedung sejarah yang dirubah menjadi tempat komersil -1 0,04 -0,04
4 Kepedulian pemerintah terhadap tempat sejarah kurang -1 0,045 -0,045
5 Banyaknya minat pada wisata di bidang lain -1 0,04 -0,04
6 Bangunan kuno rentan rusak karena perubahan iklim -2 0,01 -0,02
7 Mindsetberwisata sejarah membosankan -1 0,035 -0,035
8 Kompetitor memiliki manajemen profesional -1 0,08 -0,08
9
Orang-orang umumnya datang ke tempat bersejarah
hanya sekali
-1 0,08 9
10 Brand kompetitor lebih kuat -1 0,075 10
Total Threat 0,5 -0,53
Selisih Total Opportunities dan Total Threat 1,73

Matriks Analisis TOWS












Kuadran I (positif, positif)
Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang kuat dan
berpeluang, Rekomendasi strategi yang diberikan adalah
Progresif, artinya organisasi dalam kondisi prima dan mantap
sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi,

27
memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara
maksimal.

Matriks BCG
Di bahasan sebelumnya telah diketahui total SWOT yang dimiliki
oleh Villa Isola, yaitu:
Total Kekuatan : 2,205
Total Kelemahan : -0,74
Total Opportunities : 2,26
Total Threat : -0,53
Sehingga untuk mendapatkan Matriks BCG diberlakukan rumus:
Selisih Total Kekuatan dan Kelemahan untuk Sumbu X (2,95), dan
Selisih Total Peluang dan Ancaman untuk Sumbu Y (2,79).
























28





















ANALISIS
SITUASI
MATRIKS
ANALISIS TOWS&BCG
RENCANA STRATEGI
PEMASARAN
C. Rencana Strategi Pemasaran

29




















1. LINE PRODUCT
GUIDING
Event Komunitas
Event Umum

30




SEGMENTING
Demografis
1) Usia
Dibawah 6 tahun, 6-11, 12-19, 20-34, 35-49,50-64, 65 ke atas
2) Ukuran keluarga
Muda lajang, muda menikah tanpa anak, muda menikah anak termuda
dibawah 6 tahun, muda menikah anak termuda berusia 6 tahun atau lebih,
muda cerai anak termuda dibawah 6 tahun, muda cerai anak termuda
berusia 6 tahun atau lebih, muda cerai tanpa anak, tua menikah punya
anak, tua menikah tanpa anak dibawah usia 18 tahun, tua cerai punya
anak, tua cerai tanpa anak dibawah usia 18 tahun, tua lajang
3) Pendapatan
> 3.000.000; 3.000.000 > 5.000.000; > 7.000.000; 7.000.000-> 10.000.000;
10.000.000-> 15.000.000; > 15.000.000
4) Jabatan
Profesional; manajer; pegawai; salesman; pemilik; pensiun; petani; tukang;
pelajar; mahasiswa; penganggur
5) Agama
Islam, Katolik, Protestan, Budha, Hindu, Kong Hu Chu
6) Suku
Jawa, Sunda, Batak, Padang, Melayu, Tionghoa, Madura, Eropa
7) Kewarganegaraan
Indonesia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapur, Thailand
8) Kelas Sosial
Lowers Lowers, Upper Lowers, Working Class, Middle Class, Upper Middle,
Lower Uppers, Upper Uppers

Psikografis
1) Gaya Hidup
Pengikut mode remaja, Orang-orang intelek, Pecinta Seni, Penyuka
Travelling, Hedonis, Hemat,
2) Personality
Koleris, Sanguinis, Melankolis, Plegmatis

2. STP

31

Behavioral
1) Occasion
Regular Occasion, Special Occasion
2) Benefit
Kualitas, Pelayanan, Ekonomis
3) Visitor Status
First time, Potential, Loyal, Ex-visitor
4) Loyalty Status
None, medium, strong
5) Visitor-readiness Stage
Unware, aware, informed, interested, desirous, intending to visit
6) Sikap terhadap produk
Antusias, positif, acuh tak acuh, negatif

Geografis
Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia, Asia Tenggara,
Asia, Amerika, Australia, Afrika
Targeting
Demografis
Pelajar dan Mahasiswa
Psikografis
Pecinta Sejarah, Pecinta Seni, Pecinta Travelling, dan Sangunis
Behavioral
Antusias, Aware, Interested, Intending to visit
Geografis
Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat
Positioning
The Beauty of Historical Art Deco diambil karena Villa Isola memiliki
produk yang ditawarkan yaitu Gedung bersejarah yang memiliki estetika keindahan,
sehingga Villa Isola akan dikenal sebagai Gedung Heritage bergaya Art Deco yang
Indah.

3. MARKETING
MIX

32



PRODUCT
{Guiding}
Product Variety Guiding merupakan rencana produk yang menjadi
produk utama yang ditawarkan oleh Villa Isola. Dimana para pengunjung akan
diperkenalkan mengenai sejarah Villa Isola sambil menikmati keindahan
gedung Villa Isola.
Quality Setiap detail yang dimiliki oleh produk ini sangat diperhatikan, dari
segi kualitas jasa hingga keseluruhan produk yang ditawarkan. Rencana
recruiting penyedia Jasa yang akan dilakukan Villa Isola yaitu dari lulusan di
bidang pariwisata sehingga jasa akan disampaikan secara profesional dan
dapat diterima dengan baik oleh pengunjung.
Design Guiding dimulai dengan membawa pengunjung ke dalam Villa Isola
sambil menceritakan sejarah awal Villa Isola. Pengunjung diajak ke galeri Villa
Isola dan berkeliling di setiap lantainya sambil mendengarkan informasi
mengenai fungsi awal ruangan-ruangan yang ada di Villa Isola. Kegiatan
guiding diakhiri dengan menikmati keindahan taman depan dan taman
belakang Villa Isola.
Feature Beautiful scenery of Villa Isola Building, Credible view of Bandung,
Peaceful Atmosphere of Villa Isola Park.
Brand Name

{Event Komunitas}
Product Variety Event Komunitas merupakan salah satu produk
pendukung yang disediakan oleh manajemen Villa Isola yang memiliki tujuan
untuk menjadi wadah bagi komunitas-komunitas untuk melakukan aktivitasnya.
Seperti komunitas fotografi, skateboard, sepeda ontel, fansclub, dan lain-lain.
Quality Setiap kegiatan yang diselenggarakan di Villa Isola untuk komunitas-
komunitas yang ada di Indonesia dapat menjadi jalan untuk mempersatukan
tali silaturahmi antar komunitas maupun dengan Villa Isola sendiri. Sehingga
Villa Isola dapat dipercaya sebagai pusat kegiatan komunitas.
3. Marketing MIX

33
Design Pihak Villa Isola secara berkala mengundang komunitas-komunitas
yang ada di Indonesia untuk mengunjungi Villa Isola. Setiap hari Sabtu dan
Minggu anak-anak komunitas dapat memanfaatkan halaman Villa Isola yang
luas untuk berkumpul bersama dan melakukan berbagai kegiatan.
Feature Selain komunitas dapat berkumpul di Villa Isola, mereka juga dapat
mengadakan event dengan bekerja sama dengan Villa Isola.
Brand Name

{Event Umum}
Product Variety Event Umum merupakan salah satu produk pendukung
yang dijadikan sebagai salah satu daya tarik bagi masyarakat umum untuk
mengunjungi Villa Isola. Event Umum yang diselenggarakan oleh manajemen
Villa Isola diantaranya seperti Lomba Mewarnai Anak, Jambore, Lomba
Kabaret, dan lain-lain
Quality Event yang diselenggarakan di Villa Isola menarik berbagai
kalangan dari mulai anak-anak hingga dewasa. Event yang diselenggarakan
satu bulan sekali dan beragam.
Design Setiap satu bulan sekali pihak manajemen Villa Isola
menyelenggarakan event umum dengan tema yang bervariasi dan menarik.
Seperti Arts, Entertainment, Sport, Education and Festivals.
Feature Doorprize, Voucher, Quiz, and so on
Brand Name

PRICE
List Price
1. Guiding Entrance Ticket
Wisnus : RP5.000/ adult
RP 3.000/ child
Wisman: RP 50.000/person
2. Event Komunitas : Non-Price
3. Event Umum : Conditionally (Depend on type of Events).


34
Discounts
1. Guiding
Group : RP3.000/ person
2. Event Komunitas: -
3. Event Umum: Discount 10% for groups

PROMOTION
Advertising
Online Ads:
URL, Websites, Social Media (Facebook, Twitter, Instagram, BlackBerry Messanger,
LINE) and Videos (Youtube, Dailymotions)
Print Advertising:
Newspaper & Magazines, Brochure, Posters, Booklets.
Public Relations
Community Relations
donations
Direct Marketing
Mailings

PLACE
Locations
Setiabudi 229 Bandung
Transportations
Terdapat berbagai macam alat transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai
Villa Isola. Kendaraan pribadi maupun kendaraan umum banyak tersedia. Tempat
kami terletak di dekat Terminal Ledeng sehingga transportasi umum sangat mudah
ditemui.

PEOPLE
Orang-orang yang bekerja di Villa Isola merupakan tenaga kerja profesional yang
sesuai dengan bidangnya. Terdiri dari Chef Marketing Officer, receptionist, tour guide,
accounting, Human Resource Department dan security,

35
PROCESS
{Guiding}



{Event Komunitas}





36
{Event Umum}


PHYSICAL EVIDENCE
Layout Villa Isola


37



38

39
Brochure Design












40
Ticket Design



Uniform Design












41

Building Exterior

Building Interior



42
DAFTAR SUMBER


Guiding Book Wisata Edukasi Heritage Isola UPI oleh Lili Adi Wibowo, dkk
Dokumen Humas UPI
Dokumen Biro Aset UPI
Sejarah Villa Isola oleh Priambodo Prayitno
Dari Isola ke Bumi Siliwangi oleh Rudini Sirat, dkk

















43
LAMPIRAN FOTO EVENT





44



45



46