Anda di halaman 1dari 2

FORMULASI SEDIAAN SHAMPO

Filed under: Kosmetika Alami, Laporan Praktikum Tempoe Kuliah dulu Leave a comment
December 10, 2011
Sampo adalah sediaan kosmetik untuk mengeramas rambut, hingga kulit kepala dan rambut
bersih, sedapat mungkin rambut menjadi bersih, berkilau, indah dan mudah diatur.
Semula bahan-bahan yang sering digunakan untuk sampo adalah berbagai bahan dari alam
seperti sari biji rerak, sari daging kelapa, sari abu merang (sekam padi). Dewasa ini yang
digunakan adalah detergen (zat sabun sintetik).
Sampo dapat dikemas dalam berbagai bentuk sediaan, bubuk, larutan,jernih, larutan pekat,
larutan berkilat, krim, gel, atau aerosol, dengan jenis:
1. Sampo dasar (basic shampoo), yaitu sampo yang dibuat sesuai dengan kondisi
rambut, kering, normal, berminyak
2. Sampo bayi (baby shampoo), yaitu sampo yang tidak menggunakan bahan yang
mengiritasi mata dan mempunyai daya bersih sedang karena kulit dan rambut bayi
masih minim sebumnya
3. Sampo dengan pelembut (coditinioner), 2 in 1, 3 in 1
4. Sampo profesional; yang mempunyai konsentrasi bahan aktif lebih tinggi sehingga
harus diencerkan sebelum pemakaian
Sampo medik (medicated shampoo); yang mengandung antiketombe ( sulfur, tar, asam
salisilat, sulfida, plivinil, pirolidon, ) dan tabir surya (PABA, non-PABA)
Isi sampo meliputi:
1. Surfaktan
Surfaktan adalah bahan aktif sampo yang berupa deterjen pembersih sintesis yang cocok
untuk kondisi rambut pemakai. Deterjen bekerja dengan cara menurunkan tegangan
permukaan cairan karena bersifat amfibilik, sehingga dapat melarutkan kotoran yang melekat
pada permukaan rambut. Biasanya dipilih surfaktan anionik yaitu fatty alcohol sulfate, antara
lain:
1. Lauril sulfat (natrium, amonium, trietanolamin), merupakan pembersih yang baik
namun mengeraskan rambut.
2. Lauret sulfat (natrium, amonium, trietanolamin), pembentuk busa yang baik dan
kondisioner yang baik.
3. Sarkosinat (natrium lauril, lauril), daya bersih kurang, kondisioner yang baik.
4. Sulfasuksinat (dinatrium oleamin, natrium dioktil), pelarut lemak yang kuat untuk
rambut berminyak.
Biasanya digunakan lebih dari satu surfaktan dalam sampo, yang utama disebut surfaktan
primer, selebihnya adalah surfaktan pelengkap atau sekunder. Surfaktan yang dipilih dapat
dari golongan yang sama atau dari golongan surfaktan lain.
2. Pelembut (conditioner)
Pelembut membuat rambut lebih mudah disisir dan diatur oleh karena dapat menurunkan
friksi antarrambut, mengkilapkan rambut oleh karena memperbaiki refleksi cahaya yang
mengenai batang rambut, dan memperbaiki keadaan rambut yang rusak akibat
overshampooed, overdried, overbrushed, overcombed, keriting, pewarna, pemutih, atau
styling yang menyebabkan kerusakan pada korteks rambut yang merupakan kekuatan dari
rambut. Bahan pelembut yang sering digunakan adalah lemak, protein, polimer atau silikon,
adeps, lanolin, oleialkohol, dan asetogliserida.
3. Pembentuk busa
Pembentuk busa adalah bahan surfaktan yang masing-masing berbeda daya pembuat
busanya. Busa adalah emulsi udara dalam cairan. Kemampuan membentuk busa tidak
menggambarkan kemampuan membersihkan. Busa yang terbentuk akan segera terikat dengan
lemak sebum sehingga rambut yang lebih bersih akan menimbulkan busa yang lebih banyak
pada pengulangan pemakaian shampoo. Busa yang terbentuk lazim diberi penguat yang
menstabilkan busa agar lebih lama terjadi, misalnya dengan menambahkan alkanolamid atau
aminoksida.
4. Pengental (thickener) dan pengeruh (opacifier)
Bahan ini ditambahkan untuk menyenangkan konsumen, keduanya tidak menggambarkan
daya bersih dan konsentrasi bahan aktif dalam sampo. Zat pengental biasanya gom
sintetik/alam : tragakan, gom akasia, hidroksietilselulosa.
Opacifyng agents:
a. alkohol (rantai panjang) : stearil, setil
b.cairan magnesium : stearat, silikat, gom
5. Pemisah logam
Dibutuhkan keberadaannya untuk mengikat logam berat (K, Mg) yang terdapat dalam air
pencuci rambut, misalnya etilen diamin tetra asetat (EDTA).
6. pH balance
Diperlukan agar menetralisasi reaksi basa yang terjadi dalam penyampoan rambut, misalnya
asam sitrat.
7. Pemberi warna dan bau
Bahan ini ditambahkan untuk memberi kesan nyaman bagi konsumen yang memakai.
8. Bahan tambahan
1. Vitamin (vitamin E, antenol/B5).
2. Minyak mink, rempah-rempah, minyak kelapa, llilin.