Anda di halaman 1dari 12

Cara Menafsirkan Besarnya Evaporasi dan Uraian

Beberapa Rumus Empiris


Untuk memenuhi tugas mata kuliah Hidrologi dan Hidrogeologi
OLEH
Kelompok
INDRIYANI 210011011000!
NE"YA RI#$I 210011011001%
&E$NI$ 'IN($UN(AN
UNI"ER)I&A) DI*+NE(+R+
)EMARAN(
2011
Kata Pengantar
Puji dan syukur penulis panjatkan Kehadiran Tuhan Yang Mahas Esa karena hanya
dengan limpahan rahmat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan makalah Hidrologi dan
Hidrogeologi yang berjudul Cara Menaksirnya Besarnya Evaporasi dan Uraian Beberapa
Rumus Empiris ini dengan baik dan tepat waktu.
asa terimakasih juga penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dan
mendukung dalam penyusunan makalah ini. Terimakasih ditujukan kepada dosen pengampu
mata kuliah Hidrologi dan Hidrogeologi yang telah memberikan tugas makalah ini kepada
penulis. Penulis juga mengu!apkan terimaksih kepada pihak" pihak yang telah membantu dalam
proses penyelesaian makalah ini
Penulis menyadari tak ada gading yang tak retak dan tak ada sesuatupun didunia ini yang
sempurna. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati dan keterbukaan penulis
mengharapkan segala bentuk saran dan kritik yang si#atnya membangun. $ehingga dilain
kesempatan penulis dapat menyusun makalah yang lebih baik lagi.
%khir kata penulis juga berharap agar makalah ini dapat berman#aat.
$emarang& ' Oktober ()**
Penulis
BAB I
*ENDA,U'UAN
Peristiwa berubahnya air menjadi uap dan bergerak dari permukaan tanah dan permukaan
air ke udara disebut e+aporasi ,penguapan-
.aktor"#aktor yang mempengaruhi e+aporasi adalah suhu air& suhu udara ,atmos#ir-&
kelembaban& ke!epatan angin& tekanan udara& sinar matahari& dan lain"lain yang saling
berhubungan satu sama lain. Pada waktu pengukuran e+aporasi& maka kondisi atau keadaan
ketika itu harus diperhatikan& mengingat #aktor itu sangat dipengaruhi oleh perubahan
lingkungan. Kondisi"kondisi itu tidak merata di seluruh daerah. /mpamanya di bagian yang sati
disinari matahari& di bagian yang lain berawan.
Karena kondisi"kondisi itu berubah dari waktu ke waktu& maka harus diakui bahwa
perkiraan e+aporasi yang menggunakan harga yang hanya diukur pada sebagian daerah itu
adalah sulit dan sangat menyimpang.
BAB II
*EMBA,A)AN
2-1- *EN(ER&IAN E"A*+RA)I
E+aporasi adalah peristiwa berubahnya air menjadi uap dan bergerak dari permukaan
tanah dan permukaan air ke udara ,penguapan-. Karena kondisi"kondisi tidak merata di
seluruh daerah& umpamanya di bagian yang satu disinari matahari& dibagian yang lain
berawan& maka harus diakui bahwa perkiraan e+aporasi yang menggunakan harga yang
hanya diukur pada sebagian daerah itu adalah sulit dan sangat menyimpang.
2-2- .A$&+R/.A$&+R YAN( MEM*EN(ARU,I E"A*+RA)I
E+aporasi atau penguapan juga dipengaruhi oleh besarnya #aktor meteorologi& yaitu
antaralain0
*. adiasi matahari ,$olar adiation-
E+aporasi merupakan kon+ersi air ke dalam uap air. Proses ini terjadi hampir tanpa
berhenti di siang hari dan sering kali juga di malam hari. Perubahan dari keadaan !air
menjadi gas ini memerlukan input energi yang berupa panas latent atau e+aporasi. Proses
tersebut akan sangat akti# jika ada penyinaran langsung dari matahari. %wan merupakan
penghalang radiasi matahari dan akan mengurangi input energi& jadi akan menghambat
proses e+aporasi.
(. %ngin ,1ind-
2ika air menguap ke atmos#er maka lapisan batas antara tanah dengan udara menjadi jenuh
oleh uap air sehingga proses e+aporasi terhenti. %gar proses tersebut berjalan terus& lapisan
jenuh itu harus diganti dengan udara kering. Pergantian itu dapat dimungkinkan hanya
kalau ada angin& jadi ke!epatan angin memegang peranan dalam proses e+aporasi.
3. Kelembaman elati# ,elati+e Humidity-
.aktor lain yang mempengaruhi e+aporasi adalah kelembaman relati# udara. 2ika
kelembaman relati# ini naik& kemampuannya untuk menyerap uap air akan berkurang
sehingga laju e+aporasinya munurun. Penggantian lapisan udara pada batas tanah dan
udara denganudara yang sama kelembaman relati#nya tidak akan menolong untuk
memperbesar laju e+aporasi. 4ni hanya dimungkinkan jika diganti dengan udara yang lebih
kering.
5. $uhu ,Temperature-
$eperti disebutkan di atas& suatu input energi sangat diperlikan agar e+aporasi berjalan
terus. 2ika suhu udara dan tanah !ukupp tinggi& proses e+aporasi akan berjalanlebih !epat
jika dibandingkan dengan suhu udara dan tanah rendah& karena adanya energi panas yang
tersedia. Karena kemampuan udara untuk menyerap uap air akan naik jika suhunya naik&
maka suhu udara mempunyai e#ek ganda terhadap besarnya e+aporasi& sadangkan suhu
tanah dan air hanya mempunyai e#ek tunggal.
Pada waktu pengukuran e+aporasi& maka kondisi6keadaan ketika itu harus diperhatikan&
mengingat #a!tor itu sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan.Karena kondisi"kondisi
tidak merata di seluruh daerah& umpamanya di bagian yang satu disinari matahari& dibagian
yang lain berawan& maka harus diakui bahwa perkiraan e+aporasi yang menggunakan harga
yang hanya diukur pada sebagian daerah itu adalah sulit dan sangat menyimpang.
2-0- *ER,I&UN(AN BE)ARNYA E"A*+RA)I
Mengingat e+aporasi dipengaruhi oleh berbagai #aktor maka adalah sulit untuk mengingat
e+aporasi dengan suatu rumus& akan tetapi kesulitan itu telah mendorong orang"orang untuk
mengemukakan banyak rumus.
umus empiris Penman0
E 1 020! 3ea / ed4 31 5 "61004
Keterangan0
E 0 E+aporasi ,mm6hari-
ea 0 Tekanan uap jenuh pada suhu rata"rata harian ,mm6Hg-
ed 0 Tekana uap sebenarnya ,mm6Hg-
7 0 Ke!epatan angin pada ketinggian ( meter diatas permukaan tanah ,mile6hari-
/mpamanya jika suhu bola kering 3)
o
8 suhu bola basah (9
o
8 dan ke!epatan angin *
m6detik maka perhitungannya sebagai berikut0
Tekanan uap jenuh dapat dilihat dalam tabel berikut ini0
0
o
C p 3mm,74
/80 02000
/90 020:8
/20 02%0
/10 12:89
/1 92220
0 3air5es5uap4 92!0
10 :221
20 1%2!!
00 0128
90 !!290
!0 :228
80 19:28
0 0!!29
100 %8020 31 a;m4
110 1-0%9
12! 1-%90
200 11-8!0
2!0 2:-%%0
000 89-000
0!0 120-%10
:ari tabel diatas& dengan suhu udara 3)
o
8 didapatkan ea ; 3*&<9 ,mm6Hg-
Kelembababn relati# ; 9<= ,kelembaban ini didapat dari tabel kelembaban di bawah ini-
2adi tekanan uap sebenarnya adalah
ed ; ea > kelembaban relati#
ed ; 3*&<9 mmHg > 9<=
ed ; (*&9' mmHg
Ke!epatan angin * m6detik diubah menjadi * m6detik > (5 jam > 9) menit > 9) detik 0
*.9)) m6mile ; '5 mile6hari.
Harga"harga ini dimasukkan ke dalam rumus E ; )&3' ,ea " ed- ,* ? 76*))-& sehingga0
E ; )&3' ,3*&<9 @ (*&9'- ,* ? '56*))- ; ' mm6hari
2-9- *EN(AMA&AN *EN(UA*AN
%. %lat /kur Penguapan di 2epang
%lat ukur penguapan yang digunakan di 2epang adalah sebuah pan!i silinder tembaga
dengan diameter () !m dan di dalamnya *) !m yang bagian dalamnya dilapis dengan
timah.
$ilinder itu ditempatkan sama tinggi dengan permukaan tanah yang telah dibersihkan.
%ir dituangkan ke dalam silinder dan diukur penguapannya sesudah (5 jam.
/ntuk pengukuran digunakan meteran pengukur dalamnya air dan timbangan.
Aiasanya digunakan saja meteran biasa. 2umlah penguapan permukaan air yang luas
adalah kira"kira setengah ,)&')- dari jumlah penguapan yang didapat dengan alat ini.
A. %lat /kur Penguapan $tandar di /.$.%
%lat ini adalah alat yang besar ,pan!i penguapan- dengan diameter *(( !m ,5 #t- dan
dalamnya ('&5 !m ,*)B-. 2umlah penguapan permukaan air yang luas seperti permukaan
danau& adalah kira"kira )&C) > hasil yang didapat dengan alat ini. %khir"akhir ini jenis
yang besar ini sudah juga dipergunakan di 2epang dengan ukuran diameter *(' !m dan
dalamnya (' !m& karena alat ukur yang disebut pada alat ukur penguapan di 2epang
mempunyai banyak kekurangan.
8. %lat /kur Penguapan dengan %nyaman Kawat
/ntuk mendapatkan jumlah penguapan yang sama bagi permukaan yang luas& maka
telah diusahakan atau di!oba dengan menghalang"halangi sebagian tenaga panas
matahari dengan anyaman kawat D in!hi yang menutup alat ukur itu.
2-!- *EN(U$URAN BANYA$NYA E"A*+RA)I DEN(AN *ANCI E"A*+RA)I
3E"A*+RA&I+N *AN4
Pan!i e+aporasi itu terbuat dari pelat tembaga dengan diameter () !m dan dalam *) !m.
tepi atasnya ,mulutnya- tajam seperti pisau. Pan!i ini diisi dengan air jernih sedalam () mm
,9(< !m
3
- yang diukur dengan silinder pengukur dan dibiarkan selam * hari. Pengukuran
diadakan keesokan harinya dan selisihnya menunjukkan banyaknya penguapan yang terjadi.
Aanyaknya e+aporasi ; %ir yang dituangkan ? !urah hujan ,jika ada- @ %ir yang sisa
keesokan harinya 0 luas ,3*5 !m
(
-.
$atuan e+aporasi adalah mm6hari.
%kan tetapi banyaknya e+aporasi dari permukaan air yang luas tidak dapat diperkirakan
oleh pan!i e+aporasi dengan ukuran yang ke!il ini. Aanyaknya e+aporasi dari pani! adalah
lebih besar dari e+aporasi dari permukaan air yang luas. Mengingat pelaksanaanya mudah
maka !ara ini banyak digunakan dalam bidang pertanian di 2epang. Pada stasiun meteorologi
!ara ini telah diperbaiki dengan menggunakan pan!i yang mempunyai diameter *() !m.
E+aporasi dari permukaan air pan!i yang luas ini diukur dengan pengukur muka air ,meteran
tara# muka air-.
Pan!i e+aporasi yang ke!il itu dipasang setinggi () !m di atas permukaan tanah. :i
sekelilingnya ditanam dengan rumput. Polusi air dan kotoran harus dihindarkan. :emikian jua
penyinaran langsung harus diredusir. Pan!i itu dilindungi dengan jala kawat supaya tidak
diminum dan digangggu burung"burung.
/ntuk pemeliharaan pan!i yang besar& harus diperhatikan hal"hal sebagai berikut0
*. :ebu dan minyak yang mengambang di permukaan air harus dibuang dengan saringan.
(. 2ika silinder gelas itu telah kotor atau telah tertutup dengan kotoran& maka gelas itu harus
dibersihkan.
3. Pan!i itu harus kadang"kadang dibersihkan ,diganti air- untuk menghindarkan
pengendapan debu.
5. Posisi alat ukur muka air tidak boleh dirubah jika tidak perlu. 2ika dirubah atau
dipindahkan karena pembersihan pan!i& maka garis dasar ,datum line- dan permukaan air
harus diukur kembali.
'. 2ika diperkirakan akan terjadi !urah huja yang banyak& maka sebelumnya air dalam pan!i
itu harus dibuang se!ukupnya supaya tidak terjadi peluapan yang tidak memungkinkan
untuk diadakan pengukuran.
9. Pemeliharaan"pemeliharaan ini harus dilakukan segera setelah diadakan pengukuran.
2ika pemeliharaan itu diadakan pada sesuatu ketika& maka dalamnya air sebelum dan
sesudah pemeliharaan harus diukur. Pengamatan banyaknya e+aporasi harus diba!a pada alat
pengukur permukaan air. /ntuk maksud ini& maka alat itu diputar arah ke kiri. 2ika jarum
penunjuknya telah men!apai permukaan air maka pemba!aan dilakukan. Pemba!aan dapat
dilakukan sampai satuan ,*6*))- mm. sesudah pemba!aan& maka jarum penunjuk itu
dinaikkan.
Kemudian suhu air diukur. Termometer itu digerakkan perlahan"lahan seperti mengaduk
air lalu diadakan pemba!aan"pemba!aan suhu air kira"kira pada pertengahan kedalaman air.
Harga yang didapat itu kemudian di!atat sesudah dikalibrasikan terhadap harga 5
o
8.
/mumnya banyaknya e+aporasi dari pan!i e+aporasi yang ke!il adalah lebih besar dari
e+aporasi pan!i yang besar. Hubungan antara banyaknya e+aporasi dalam setahun dari
permukaan air yang luas dengan e+aporasi dari pan!i e+aporasi dengan diameter *&() m&
koe#isien itu adalah rata"rata )&C). Mengingat harga yang didapat dari pan!i e+aporasi itu
dianggap telah mewakili daerah yang bersangkutan& maka letak pan!i e+aporasi itu harus
disesuaikan dengan kondisi permukaan tanah sekelilingnya seperti persawahan& perladangan&
padang rumput& dan sebagainya. Aiasanya pan!i e+aporasi itu harus dipasang bersama"sama
dengan alat ukur hujan karena diperlukan untuk perhitungan e+aporasi. Lebih baik pan!i
e+aporasi itu dipasang bersama alat"alat ukur #aktor"#aktor yang sangat berhubungan dengan
e+aporasi seperti ke!epatan angin& sinar matahari& suhu udara& kelembaban udara& dan lainnya.
BAB III
$E)IM*U'AN
" E+aporasi adalah peristiwa berubahnya air menjadi uap dan bergerak dari permukaan
tanah dan permukaan air ke udara ,penguapan-.
" .aktor"#aktor yang mempengaruhi e+aporasi0
E adiasi matahari ,$olar adiation-
E %ngin ,1ind-
E Kelembaman elati# ,relati+e humidity-
E $uhu ,temperature-
" Perhitungan besarnya e+aporasi
umus empiris Penman0
E ; )&3' ,ea " ed- ,* ? 76*))-
" Pengamatan penguapan
E %lat /kur Penguapan di 2epang
E %lat /kur Penguapan $tandar di /.$.%
E %lat /kur Penguapan dengan %nyaman Kawat
" Pengukuran banyaknya e+aporasi dengan pan!i e+aporasi ,e+aporation pan-
Aanyaknya e+aporasi ; %ir yang dituangkan ? !urah hujan ,jika ada- @ %ir yang sisa
keesokan harinya 0 luas ,3*5 !m
(
-.
DA.&AR *U)&A$A
$osrodarsono& $uryono. *F<C. HidrologiUntuk Pengairan. 2akarta0 PT Pradnya Paramita.