Anda di halaman 1dari 12

Page 1 of 12

MANAJEMEN PEMASARAN

PENGERTIAN PEMASARAN
Pemasaran adalah suatu proses sosial manajerial di mana individu dan kelompok
mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan
bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu
: kebutuhan, keinginan dan permintaan; pasar, pemasaran dan pemasar.
Tujuan Pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga
produk yang di jual akan cocok sesuai dengan keinginan pelanggan,sehingga produk tersebut
dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli
sehingga yang harus di fikirkan selanjutnya adalah bagaimana membuat produk tersebut
tersedia.
Pengertian pemasaran oleh beberapa ahli diartikan menjadi :
1. William J Stanton, menyatakan bahwa:
Pemasaran adalah keseluruhan intern yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan usaha
yang bertujuan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan
mendistribusikan barang dan jasa yang akan memuaskan kebutuhan pembeli baik pembeli
yang ada maupun pembeli yang potensial.
2. Philip dan Duncan.
Pemasaran meliputi semua langkah yang digunakan atau diperlukan untuk menempatkan
barang-barang berwujud kepada konsumen.
3. American Marketing Association.
Pemasaran meliputi pelaksanaan kegiatan usaha niaga yang diarahkan pada arus aliran barang
dan jasa dari produsen kepada konsumen.

PENGERTIAN MANAJEMEN PEMASARAN
Manajemen Pemasaran adalah analisis perencanaan, implementasi dan pengendalian
atas program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun dan menjaga
pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan-tujuan
organisasional.
Philip Kotler menyatakan bahwa, Manajemen Pemasaran ialah kegiatan menganalisa,
merencana, mengimplementasikan dan mengawasi segala kegiatan guna mencapai tingkat
pemasaran sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Orang Pemasaran terlibat dalam sepuluh jenis entitas yang berbeda, yaitu:
1. Barang: barang fisik merupakan bagian yang terbesar dari produksi
2. Jasa.
3. Event (acara khusus): mempromosikan acara-acara khusus yang terkait dengan waktu
bersejarah. Misalnya: pameran dagang, pementasan seni).
4. Pengalaman: dengan merangkai beberapa jasa dan barang, seseorang dapat
menciptakan, menggelar, dan memasarkan pengalaman. Mis. Taman galaxy jember:
rekresi sambil belanja
Page 2 of 12

5. Orang: memasarkan orang. Mis. Agen Pemasaran selebriti/musisi, agen pemasaran
pemain sepak bola.
6. Tempat: Para pemasar tempat mencakup: para spesialis pengembagan ekonomi, agen
real estate, agen pariwisata.
7. Properti: hak kepemilikan tank berwujud, baik berupa berupa benda nyata (real estate)
atau finansial (saham & obligasi).
8. Organisasi: organisasi secara aktif bekerja untuk membangun citra yang kuat dan
menyenangkan dalam pikiran masyarakat publik mereka (positioning).
9. Informasi: dapat diproduksi dan dipasarkan sebagai sebuah produk. Mis informasi test
kesehatan.
10. Gagasan: setiap penawaran pasar mencakup suatu gagasan dasar. Produk dan jasa
adalah platform untuk menyerahkan beberapa gagasan atau manfaat. Misal:
Hindarilah makanan berlemak, di pabrik kami membuat kosmetik, di toko kami
menjual harapan.

1. RUANG LINGKUP PEMASARAN
Didalam berbagai literatur banyak sekali dibahas materi pemasaran, yang antara lain
mencakup:
1) Fenomena kehidupan masyarakat dilihat dari segi kebutuhan serta keinginan yang
beraneka ragam.
2) Lingkungan yang mempengaruhi pemasaran, serta banyak definisi tentang
manajemen pemasaran.
3) Membangun kepuasan pelanggan, melalui penekanan pada mutu produk, pelayanan,
dan memberikan nilai pelanggan yang superior.
4) Sistem informasi pasar, dalam rangka menganalisa peluang pasar, mengambil
keputusan pemasaran dengan menggunakan hasil riset pemasaran.
5) Menganalisa konsumen dan prilaku pembeli, memelihara langganan dan munculnya
loyalitas pelanggan.
6) Menganalisa persaingan, dan strategi yang dilakukan oleh penguasa pasar: leader,
follower, challenger, dan nicher.
7) Pasar bisnis, atau bisnis marketing. Artinya pemasaran barang industri. Yaitu barang
yang akan digunakan oleh perusahaan yang akan menghasilkan barang baru.
8) Pasar jasa, ini makin berkembang sejalan dengan kemajuan pendidikan dan
pendapatan masyarakat.
9) Product Development dengan segala kreativitas dalam mutu, desain, model, dan
sebagainya.
10) PLC = Product Life Cycle atau Siklus Kehidupan Produk.
11) Usaha-usaha dalam lini produk, merek, pembungkus.
12) Kebijaksanaan penetapan harga.
13) Mengelola Saluran Pemasaran.
14) Komunikasi Pemasaran.
15) Pemasaran Global, ekspor dan impor dengan berbagai peraturan, kendala dan
Peluang.
Page 3 of 12

16) Berbagai Strategi yang dikembangkan dalam pemasaran melalui marketing mix,
costumer relationship management, marketing public relations, mega marketing turbo
marketing marketing dan sebagainya.

2. EVOLUSI KONSEP PEMASARAN (ORIENTASI PERUSAHAAN
DALAM MENGHADAPI SAINGAN)
Dalam perkembangan pemasaran dari sejak dulu sampai sekarang konsep pemasaran ini
sudah mengalami evolusi. Evolusi ini muncul sejalan dengan orientasi yang dilakukan
perusahaan dalam menghadapi persaingan. Konsep-konsep tersebut adalah sbb:
Konsep Produksi ( Production Concept)
Konsep Produk ( Product Concept)
Konsep Penjualan (Selling Concept)
Konsep Pemasaran (Marketing Concept)
Konsep Sosial/Kemasyarakatan (Societal Concept)

Konsep Produksi (Production Concept)
Para pengusaha yang menganut konsep ini mencoba membuat produksi besar-besaran,
dengan harga murah melalui prinsip efisiensi dalam produksi dan menyebarluaskan penjualan
produksinya, mereka beranggapan bahwa konsumen ingin membeli barang dengan harga
murah, mudah mendapatkannya dan dapat dibeli dimana-mana.

Konsep Produk (Product Concept)
Para pengusaha yang menganut konsep ini berusaha menghasilkan produk yang bermutu,
mereka mempunyai premis bahwa konsumen selalu menghendaki produk yang berkualitas.

Konsep Penjualan (Selling Concept)
Konsep ini berorientasi pada promosi, artinya produsen membuat produk secara besar-
besaran kemudian berusaha mempromosikan produknya agar laku dipasar. Mereka
beranggapan bahwa konsumen harus didorong atau diberi informasi atau dibujuk agar mereka
mau membeli produk.

Konsep Pemasaran (Marketing Concept)
Produsen beranggapan bahwa konsumen akan membeli barang jika produk itu sesuai
dengan seleranya, artinya dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan memuaskan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membeli para konsumen adalah model,
kualitas, harga, tempat belanja, pelayanan, budaya dan sub kultur, social class, reference
groups, self image, dan situational factors.
Strategi Marketing yang tepat setelah seorang pengusaha mampu mengerti dan memahami
konsumennya adalah sebagai berikut:
1). Teliti situasi marketing saat ini.
2). Analisa Lingkungan Eksternal.
3). Analisa Peluang dan arahkan untuk mencapai peluang.
4). Desain Segmentasi Pasar.
Page 4 of 12

Konsep Sosial/Kemasyarakatan (Societal Concept)
Konsep ini beranggapan bahwa bukan selera konsumen saja yang harus diperhatikan, tapi
yang lebih penting lagi ialah perhatian terhadap kepentingan masyarakat/kelestarian
lingkungan. Konsep ini juga dikatakan konsep responsibility, eko labeling dan juga disebut
Green Marketing.

3. STRATEGI MARKETING
Dalam Strategi Marketing mutakhir, banyak digunakan kebijakan bagaimana memelihara
konsumen dengan jalan memberi kepuasan maksimal antara lain;
a). Marketing Mix
b). Costumer Relationship Management (CRM)
c). Costumer Value- Nilai Pelanggan
d). Costumer Dependency

Strategi Marketing merupakan analisis dan pemilihan target market yang ingin dicapai oleh
perusahaan dan menciptakan langkah-langkah yang tepat, dengan menggunakan berbagai
kebijakan marketing untuk mencapai tujuan tersebut.

A. Marketing Mix
Yang diartikan dengan Marketing Mix ialah suatu kombinasi yang memberikan hasil
maksimal dari unsur-unsur Product, Price, Place, Promotion, People, Physical evidence dan
Process keempat P pertama disebut 4 P tradisional dna 3 P terakhir dikatakan unsur
marketing mix untuk pemasaran produk jasa.

B. Costumer Relationship Management (CRM)
CRM adalah suatu proses dalam mendapatkan, mempertahankan dan meningkatkan
pelanggan yang menguntungkan.
CRM bertujuan untuk menciptakan nilai pelanggan, sehingga pelanggan puas dan
memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan, memperoleh keunggulan bersaing
(comparative advantage) memperhatikan mutu produk agar dapat memberikan kepuasan
prima bagi pelanggan.
CRM merupakan satu cara mewujudkan mimpi bisnis dimasa yang akan datang, sebab
tidak ada pelanggan maka tidak ada bisnis, dan tidak ada masa depan. Akhirnya menciptakan
loyalitas berkat adanya CRM melalui:

Continuity Marketing
Ini berguna untuk membangun pemasaran interaktif dan program pasca pemasaran. Pihak
Manajemen selalu memonitor dan memberi pelayanan berkelanjutan kepada para pelanggan,
agar loyalitas pelanggan ini tetap terpelihara. Misalnya: Pihak perusahaan membentuk
memberclub, dilengkapi dengan membership card dan memperoleh diskon khusus sebagai
anggota.


Page 5 of 12

One to One Marketing
Kegiatan one to one marketing ini lebih bersifat individual. Perbedaan antara one to one
marketing dan tradisional marketing adalah sbb:

One to One Marketing:
1. Kunci keberhasilan diukur dari share of costumer
2. Berusaha menemukan banyak Produk yang digunakan oleh satu konsumen
3. Mengelola atau mempertahankan pelanggan melalui pengembangan nilai jangka panjang
4. Mencatat kunjungan dan produk yang dibeli, mengelola interaksi dengan pelanggan.

Tradisional Marketing:
1. Kunci keberhasilan diukur dari market share
2. Menemukan banyak pelanggan yang menggunakan satu produk
3. Mengelola produk agar laku
4. Aktivitas dilakukan oleh bagian organisasi

Partnering atau Co-Marketing
Yaitu hubungan pelanggan dengan pemasar. Dalam hal ini ada hubungan kemitraan
antara pelanggan dan pemasar untuk melayani kebutuhan konsumen akhir.

C. Costumer Value- Nilai Pelanggan
Nilai pelanggan diperoleh dengan membandingkan manfaat dan pengorbanan. Manfaat
yang diperoleh konsumen berasal dari: Produk yang dibeli, layanan yang diterima, Karyawan
yang memberikan layanan dan citra atau nama baik, rasa bangga terhadap perusahaan, merek
dsb.

D. Costumer Dependency
Elemen ketergantungan konsumen terhadap produsen disebabkan oleh: Akses lokasi karena
sangat strategis, kemampuan pegawai mengenal langganan, inovasi produk bermutu atau jasa
memuaskan.


4. TURBO MARKETING
Dari dulu sampai sekarang perusahaan mengungguli saingan melalui:
1). Perang harga, dengan cara meningkatkan efisiensi, harga murah, produksi besar-besaran.
2). Perang desain, Produk berusaha tampil beda dengan perusahaan. Orang berlomba dalam
membuat desain, style, rasa bentuk dsb.
3). Perang kualitas, produk perusahaan diusahakan makin baik, berkualitas dengan
menerapkan Total Quality Control.
4). Perusahaan menerapkan strategi turbo marketing, dengan berusaha menekan waktu
sehingga perusahaan lebih unggul dalam hal:
Proses produksi lebih cepat sehingga konsumen tidak lama menunggu, contohnya;
surat kilat khusus.
Page 6 of 12

Pelayanan lebih cepat sehingga konsumen cepat melihat hasilnya, contohnya; cuci
foto kilat, fast food dll.

5. KEBIJAKSANAAN HARGA
Kebijakan harga = Price Policies adalah keputusan mengenai harga-harga yang akan diikuti
untuk jangka waktu tertentu. Kebijaksanaan harga dapat ditentukan oleh beberapa lembaga
seperti:
Produsen
Grosir
Retailer
Pemerintah

6. PROMOTION atau KOMUNIKASI BISNIS
Promosi adalah elemen keempat dalam marketing mix, promosi didefinisikan sebagai
komunikasi yang memberi informasi kepada calon konsumen mengenai suatu produk, yang
dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan mendorong mereka untuk membeli.

Ada beberapa elemen promosi yang dikenal sebagai promotional mix, yaitu;
o Advertising
Advertising adalah alat promosi yang sangat ampuh, dapat mencapai daerah yang sangat
jauh dan sulit untuk dimasuki. Contoh : Televisi, Radio, Surat Kabar dll.
o Personal Selling
Personal Selling adalah promosi yang dilakukan oleh orang namun jangkauan operasional
personal selling ini sangat terbatas , biayanya pun mahal. Akan tetapi keunggulan yang
dimiliki oleh personal selling ini adalah dapat mengatasi komplain yang diajukan oleh
konsumen. Contoh: para penjual toko.
o Public Relation
Public Relation yaitu merupakan bagian dari perusahaan yang memberi informasi kepada
publik tentang perusahaan dan produk yang dihasilkannya. Contoh: membuat brosur saat ada
pertandingan olahraga dsb.
o Sales promotion
Sales Promotion artinya adalah memberi intensif atau hadiah kepada konsumen, agar
mereka tertarik untuk membeli. Contoh: memberi sampel gratis, kupon, diskon, kontes,
bonus, jual obral, cuci gudang dll.

Tujuan Penggunaan Sales Promotion:
Menarik para pembeli baru
Memberi hadiah kepada langganan lama
Menyuruh pembeli agar mengulangi pembeliannya.
Mencegah konsumen lari kemerk lain
Meningkatkan loyalitas konsumen
Meningkatkan volume penjualan dalam jangka pendek

Page 7 of 12

Kelemahan Sales Promotion:
Konsumen menunggu-nunggu saat dilakukannya sales promotion, agar dapat
memperoleh hadiah
Setelah acara hadiah, bonus berakhir, konsumen tidak lagi membeli produk tersebut
Adakalanya yang dapat hadiah, orang yang baru pertama kali membeli produk
tersebut yang sebelumnya ia tak pernah membeli.

AKUNTANSI DAN ANGGARAN PERUSAHAAN

A. Pengertian Akuntansi dan Penggunaannya
Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi bisnis, serta
penginterprestasian informasi yang telah disusun.

Penggunaan Akuntansi
1. Kegunaan akuntansi bagi Manajemen
secara terperinci dapat dikatakan bahwa sistem akuntansi harus:
a. Memberikan suatu kriteria tertulis tentang transaksi finansial perusahaan.
b. Memberikan laporan finansial secara periodis untuk meringkas hasil operasi dan kondisi
keuangan perusahaan.
c. Memberikan laporan secara periodis untuk meringkas dan membantu pengawasan biaya
produksi.
d. Memberikan informasi untuk perencanaan jangka panjang, karena dapat membantu
penyusunan anggaran, aliran kas, dan perkiraan kapasitas produksi.
e. Memberikan data finansial untuk pengambilan keputusan baik secara riil maupun proyeksi.
f. Dapat digunakan untuk pemeriksaan intern dengan memberikan data finansial yang dapat di
percaya.
g. Memberikan data untuk menentukan pajak pendapatan, pajak kekayaan, dan laporan lain
yang diperlukanpemerintah.

2. Kegunaan akuntansi bagi investor dan kreditor
Investor yang memiliki saham atau obligasi pada perusahaan besar seperti
PT.Sriwijaya, akan menerima laporan keuangan secara periodis berdasarkan catatan akuntansi
perusahaan. Laporan tersebut sangat penting bagi investor untuk mengetahui sampai seberapa jauh
perkembangan perusahaan beserta kondisi keuangan.
Selain investor, kreditur juga memerlukan laporan keuangan dari perusahaan
terutama pada saat perusahaan tersebut ingin mencari pinjaman. Hal ini dimaksudkan untuk
mengetahui seberapa jauh kemampuan keuangan perusahaan sehingga dalam jangka waktu tertentu
dapat mengembalikan pinjamannya, dan dapat membayar bunga secara rutin.

3. Kegunaan akuntansi dalam pemerintah
Dalam hal ini, pemerintah juga menghendaki penggunaan sistem pencatatan biaya
dengan penghasilan oleh perusahan yang sesuai denagan peraturan yang ada. Instansi-instansi
pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, juga perlu menyelenggarakan
sistem akuntansi yang baik, disebut akuntansi pemerintah.
Page 8 of 12

Jenis-jenis Akuntan
Pada pokoknya akuntan dapat di bedakan menjadi 2 golongan, yaitu : (1) akuntan
privat, dan (2) akuntan publik.
1. Akuntan privat
Akuntan privat adalan akuntan yang bekerja pada sebuah perusahaan atau
lembaga lain. Dalam lembaga tersebut, ia dapat memegang jabatan sebagai kepala bagian
keuangan, kepala bagian akuntansi, bendaharawan, atau jabatan lain.
2. Akuntan publik
Akuntan publik adalah akuntan yang tidak bekerja pada sebuah lembaga, tetapi
berdiri sendiri. Salah satu syarat untuk menjadi akuntan publik adalah sudah terdaftar pada
pemerintahan sebagai akuntan publik.

4. Proses Akuntansi

Proses akuntansi
Data pokok yang di pakai dalam akuntansi biasanya berupa transaksi
keuangan antara perusahaan dengan karyawannya, suppliernya, pemiliknya, bankirnya,
lembaga pemerintah, dan lembaga-lembaga lain. Transaksi keuangan yang terjadi antara
perusahaan dengan karyawannya dapat berupa pengeluaran kas untuk gaji mingguan atau
bulanan. Transaksi keuangan antara perusahaan dengan suppliernya dapat berupa
pembayaran rekening atas pembelian bahan baku oleh perusahaan.

Jurnal Akuntansi
Setiap transaksi keuangan dicatat secara kronologis dalam sebuah buku yang
disebut Jurnal. jadi, jurnal tersebut daapat menyediakan imformasi tentang transaksi
keuaangan perusahaan yang dicatat dari hari ke hari. Bentuk jurnal yang banyak di pakai
adalah berupa daftar (dapat di buat dengan atau dengan komputer).

Kekayaan dan modal
Seperti telah diterangkan pada masalah pembelanjaan dimuka, kekayaan dari
sebuah perusahaan adalah sesuatu yang bernilai yang dimiliki oleh perusahaan. Kekayaan itu
berupa : kas, piutang, wesel tagih, surat berharga, tanah, bangunan, perlengkapan, dan
peralatan.
Modal adalah lawan dari kekayaan perusahaan. Adapun pihak-pihak yang
menyediakan modal bagi perusahaan pada pokoknya ada dua golongan, yaitu (1) kreditur
(pembeli piagam), dan (2) pemilik.

1. Utang
Utang adalah sejumlah dana yang diterima dari kreditur. Jika perusahaan membeli
barang secara kredit, berarti mempunyai sejumlah utang kepada kreditur.
2. Modal sendiri
Modal sendiri merupakan modal yang berasal dari peserta, pengambil bagian, atau
pemilik, atau pemegang saham yang memiliki kekayaan perusahaan.
Page 9 of 12

Dalam hal ini, kita mempunyai persamaan akuntansi yang selalu menunjukan posisi
keuangan setiap perusahaan pada setiap saat :
KEKAYAAN = UTANG + MODAL SENDIRI
Jadi, kekayaan yang dimiliki perusahaan
Sama dengan sumbernya. Persamaan tersebut dapat dimodifikasi menurut kondisi
perusahaan yang ada.
Misalnya untuk perseroan terbatas:
KEKAYAAN = UTANG + MODAL PEMEGANG SAHAM
Dan untuk perseroan komanditer :
KEKAYAAN = UTANG + MODAL SEKUTU

5. LAPORAN KEUANGAN

Neraca
Neraca (balance sheet atau statement of financial position) adalah laporan yang
memperlihatkan keadaan keuangan sebuah perusahaan pada suatu saat.
1. Aktiva
Aktiva merupakan kekayaan fisik yang dimiliki oleh perusahaan, di bagi kedalam : (a) aktiva
lancar, (b) aktiva tetap, dan (c) aktiva tidak kentara.

a. Aktiva lancar
Aktiva lancar adalah kekayaan perubahaan yang berupa uang tunai (kas) dan kekayaan
lain yang mudah di uang kan (atau dalam jangka waktu pendek dapat di tukarkan menjadi
uang tunai), seperti: piutang, surat-surat berharga, persekor, persediaan barang.
b. Aktiva tetap
Aktiva tetap adalah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dalam jangka waktu lama,
seperti : gedung, tanah, mesin-mesin, dan sebagainya.

c. Aktiva yang tidak kentara
Aktiva tidak kentara adalah aktiva yang secara fisik tidak dapat dilihat atau di raba tetapiu
secara rill mempunyai nilai, seperti : hak cipta, hak paten,goodwiil.

2. Pasiva
a. Utang lancar
Utang lancar adalah kewajiban finansial perusahaan harus dilunasi dalam jangka waktu
relatif pendek. Pelunasan tersebut biasanya di lakukan dengan mengambil aktiva lancarnya.
Pos-pos yang termasuk dalam dalam aktiva lancar ini antara lain : utang dagang, kredit
rekening koran, kredit wesel, kredit pembeli, utang deviden, dan sebagainya.

b. Utang jangka panjang
Utang jangka panjang adalah kewajiban finansial perusahaan yang harus dilunasi dalam
waktu lama (lebih dari 1 tahun), seperti : utang obligasi, dan utang hipotik.

Page 10 of 12

c. Modal sendiri
Modal sendiri adalah sejumlah uang yang di tanamkan dalam sebuah perusahaan untuk
menjalankan kegiatannya. Dalam perseroan terbatas peranan modal ini disebut pemegang
saham sebab modalnya diwujudkan dalam bentuk saham. Sering pula terdapat bahwa laba
yang diperoleh perusahaan tidak dibagikan kepada pemilik tetapi ditahan kembali dalam
perusahaan, dikenal sebagai laba yang ditahan.
Neraca dapat dibuat dalam dua macam bentuk,yaitu pertama, berbentuk dua sisi; sisi
sebelah kiri berupa aktiva dan sisi sebelah kanan berupa pasiva. Kedua berbentuk daftar atas
bawah; bagian atas berupa aktiva dan bagian bawah berupa pasiva.

Laporan rugi-laba
Laporan yang memberikan informasi tentang penghasilan dan biaya tersebut dinamakan
laporan rugi laba (income statement) atau disebut juga laporan operasi.
Pada pokoknya, laporan rugi-laba dibuat untuk meringkas penghasilan dan biaya-biaya
perusahaan selama satu periode. Biaya dimasukkan ke dalam laporan laba-rugi untuk
mengurangkan penghasilan, sehingga selisihnya dapat berupa laba bersih (positif) atau rugi
(negatif).

1). Penghasilan
Penghasilan perusahaan dapat diperoleh dari penjualan total kepada para pembeli selama
periode bersangkutan. Jadi, penjualan ini merupakan sumber penghasilan utama bagi
perusahaan. Penjualan bersih dapat diperoleh dari penjualan yang dikembalikan.
2). Biaya
Pengertian biaya di sini mencakup semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan.
Pada garis besarnya macam-macam biaya yang termasuk di dalamnya adalah :
a. Biaya produksi barang untuk di jual, atau disebut harga pokok penjualan.
b. Biaya penjualan dan administrasi, seperti : biaya periklanan, komisi penjualan,
gaji kepala kantor, sewa, dan sebagainya.
c. Selain biaya-biaya trebut, masih terdapat pengeluaran lain yang akan
mengurangi laba usaha, yaitu rugi penjualan aktiva tetap, dan pajak
penghasilan.
3). Laba bersih
Pada pokoknya, laba bersih ini dapat diperoleh dari seluruh penghasilan di kurangi
seluruh biaya. Besarnya laba bersih yang dapat dicapai akan menjadi ukuran sukses bagi
sebuah perusahaan. Di lain pihak, kelemahan perusahaan akan kelihatan dengan adanya
kerugian selama satu periode.
Laporan rugi-laba untuk perusahaan jasa
Laporan rugi-laba untuk perusahaan jasa, seperti dokter, biro perjalanan, agak berbeda
dengan perusahaan dagang atau perusahaan manufaktur. Perusahaan jasa tidak menjual
barang-barang : oleh karena itu harga pokok penjualan tidak terdapat dalam laporan rugi laba.
Untuk mengganti penjualan di pakai istilah penghasilan pembayaran kepada seorang
dokter dari pasiennya, disebut penghasilan, sehingga istilah ini dapat disamakan dengan
penjualan untuk perusahaan dagang.
Page 11 of 12

Laporan Perubahan Posisi Keuangan
Laporan perubahan posisi keuangan atau laporan aliran dana, atau disebut juga laporan
sumber dan penggunaan dana.
Adapun tujuan dari laporan perubahan posisi keuangan ini terutama adalah untuk
memberikan informasi tentang perubahan tentang perubahan aktiva lancar dan utang lancar.
Jadi, titik berat dari laporan ini adalah pada sumber penggunaan modal kerja untuk satu
periode. Pengertian modal kerja ada dua macam, yaitu :
Modal kerja bruto, ditunjukkan sebagai jumlah dari seluruh aktiva lancar.
Modal kerja netto (modal kerja), ditunjukkan sebagai selisih antara aktiva
lancar dengan utang lancar.

Cara meningkatkan modal kerja
Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, modal kerjanya dapat ditingkatkan. Cara-cara
yang dapat dilakukan untuk meningkatkannya adalah:
a). Melakukan kegiatan yang menguntungkan
b). Menjual aktiva tetap, seperti : bangunan, peralatan
c). Mencari pinjaman jangka panjang
d). Menjual saham tambahan

Cara menurunkan modal kerja
Di lain pihak, modal kerja juga dapat diturunkan dengan cara :
a). Menyerap rugi operasi
b). Membeli aktiva tetap, seperti peralatan
c). Pembayaran kembali utang jangka panjang
d). Menjaul sahan tambahan

6. ANALISIS DAN INTERPRESTASI LAPORAN KEUANGAN

Analisis laporan keuangan
Terdapat dua metode analisis laporan keuangan yaitu metode vertikal dan horizontal.
Metode vertikal adalah analisis elemen-elemen laporan keuangan pada satu periode tertentu.
Sedangkan metode horizontal adalah metode analisis laporan keuangan antara dua periode
atau lebih.

1. Metode Vertikal
Analisis dengan metode ini menggunakan ratio/perbandingan antara pos-pos yang
terdapat di dalam neraca dan laporan rugi laba. dua analisis yang paling banyak digunakan
dalam perbandingan antara pos-pos didalam neraca adalah analisis likuiditas dan solvabilitas.
Analisis likuiditas menggunakan dua macam ratio yaitu curren ratio dan acid test ratio
(quick ratio). Curren ratio merupakan pengukuran kemampuan perusahaan untuk memenuhi
semua kewaibannya setiap saat ditagih. Likuiditas yang diukur dengan current ratio di sebut
dengan likuiditas badan usaha dengan membandingakan aktiva lancar dengan utang usaha.
Current ratio adalah hubungan antara aktiva lancar dengan utang lancar.
Page 12 of 12

Acid test ratio atau quik ratio adalah sutu ratio untuk mengukur kemampuan perusahaan
dalam membayar utang lancarnya dalam jangka pendek. Ratio ini memasukkan persediaan
maupun persekot, tetapi hanya aktiva cepat saja (kas, surat berharga, dan piutang) atau aktiva
likuid.
Solvabilitas merupakan ukuran kemampuan perusahaan memenuhi semua kewajibannya
pada saat di bubarkan. Solvabilitas diukur dengan membandingkan total aktiva dengan total
utang (utang jangka pendek + jangka panjang).

2. Analisis hirizontal
Analisis ini bertujuan untuk melihat perubahan-perubahan kekayaan perusahaan, modal
kerja netto dan kas perusahaan. dari analisis-analisis perusahaan ini dapat diketahui asal
(sumber) dan penggunaan dana perusahaan, di samping perkembangan perusahaan dari
periode satu ke periode yang lain. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan neraca
dan rugi laba dua periode yang berbeda yang dikombinasikan dengan data dari laporan rugi
laba.

Interprestasi Laporan Keuangan
Jika perusahaan ingin membuat gambaran yang kurang baik terhadap laba sehingga tidak
dikenakan pajak yang tinggi atau tidak banyak dibagikan kepada pemilik, maka cara yang
digunakan adalah:
Penyusutan aktiva tetap ditentukan lebih besar setiap tahunnya, atau umur aktiva tetap
tersebut di tentukan sangat pendek.hal ini akan menyebabkan keuntungan bersih
berkurang.
Persediaan dinilai serendah mungkin sehingga dapat menaikkan harga pokok
penjualan. Dengan semakin besarnya harga pokok penjualan tersebut, berarti
keuntungan akan berkurang.

7. ANGGARAN PERUSAHAAN

Anggaran Perusahaan
Dalam membuat laporan keuangan, para akuntan menggunakan prosedur yang sama
untuk memperlihatkan kegiatan perusahaan pada waktu yang lampau. Setiap orang
menggunakan uang, baik mahasiswa, pejabat keuangan, maupun yang lain, perlu membuat
suatu anggaran.
Anggaran Kas
Anggaran Kas (cash budget) adalah priyeksi dari sumber dan penggunaan kas
perusahaan. dalam kegiatannya, perusahaan tidak akan terlepas dari masalah keuangan.
Anggaran Operasi
Anggaran Operasi adalah suatu proyeksi tentang penghasilan dan biaya perusahaan.
proyeksi penghasilan tersebut merupakan penjabaran lebih lanjut perencanaan laba
perusahaan untuk satu periode operasi yang akan datang. Proyeksi biaya merupakan rencana
pengeluaran-pengeluaran perusahaan untuk mendukung jalannya operasi ditahun yang akan
datang.