Anda di halaman 1dari 6

Sekolah Alam

Sekolah Alam adalah sebuah sekolah di Indonesia yang berberapa kota memiliki
sekolah alam dengan nama sendiri. Salah satu yang terkenal adalah Sekolah Alam
Indonesia dari Jakarta. Biasanya tingkat sekolah di sekolah jenis ini adalah SD.
Namun dalam perkembangannya telah melebar ke beberapa jenjang, mulai dari
tingkat KB (Kelompok Bermain) hingga tingkat menengah.
Latar Belakang
Sebagai antitesa dan keprihatinan terhadap dunia pendidikan yang dinilai :
1. Belum mampu mengembangkan potensi/fitrah anak didik secara optimal.
2. Belum mampu menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang
menyenangkan.
3. Belum mampu menghasilkan lulusan yang memiliki integritas moral.

FAKTOR GLOBAL
1. Disorientasi pendidikan dari melahirkan pemimpin ke pekerja, dari
membentuk manusia ke mesin industri
2. Perubahan karakter masyarakat: keras, labil, massif, menjadi tidak ideal
sebagai bagian integral dari pengembara
3. Pola kehidupan hedonis mengakibatkan pengalihan tanggung jawab dari
orang tua ke sekolah

FAKTOR INTERNAL DUNIA PENDIDIKAN
1. Sekulerisasi pendidikan : dikotomi antara agama dan ilmu
2. Gagal membangun positive attitude
3. Sekolah bukan tempat yang menyenangkan
4. Sekolah hanya mengajarkan ilmu secara kering sehingga anak tidak dapat
menghadapi problem kehidupan
5. Pendidikan yang berpusat pada guru

Konsep Dasar Pendidikan
1. Mengembalikan manusia kepada tujuan daar penciptaan manusia sebagai
Abdullah dan Kholifatullah fil ardh

Prinsip Pendidikan
1. (Pertanyaan : untuk apa anak sekolah ?, apa tujuan pendidikan anak?, apa
harapan orang tua ketika masuk sekolah?
2. Pendidikan diarahkan demi peran anak di masa depan
3. Pendidikan adalah mengembangkan anak didik bukan membentuk sesuai
keinginan sekolah
4. Pendidikan bersifat membantu, yang penting anak bisa belajar apa bukan
guru mengajar apa?

Konsep
Konsep belajar bersama alam ini digagas oleh Lendo Novo yang terinspirasi dari
perjalanan hidup Rasulullah Muhammad s.a.w.
Konsep dasar sekolahalam adalah:
1. Pemahaman alam & bisnis sebagai media belajar harus mengacu pada
firman-firman Allah SWT yang menyuruh kita memahami proses
penciptaan alam semesta dan cara mencari rizki secara halal.
2. Dengan pemahaman yang tinggi terhadap proses penciptaan alam
semesta (science & technology) dan cara mencari rizki secara halal, maka
manusia diyakini mampu menjadi khalifahtullah fil ardh.
3. Hanya media alam semesta yang mampu mengajarkan ilmu pengetahuan
secara integral (holistic) & aplikatif (amaliyah) hingga mencapai posisi
rahmatan lil alamin.

Sejarah Singkat
Sekolah menengah alfirdaus berdiri pada awal tahun pelajaran 2005/2006 dengan
komsep system unit terpadu untuk jenjang pendidikan SMA dan SMA yang
penyelenggaraannya dibawah Yayasan Lembaga Pendidikan Alfirdaus Surakarta.
Adapun profitoutput yang ingin dicetak adalah generasi penerus yang memiliki
keimanan dan ketakwaa, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta life skills,
termasuk di dalamnya jiwa kewirausahaan.
AlFirdaus Menuju Sekolah Ramah Anak
Al Firdaus telah mencanangkan sekolah ramah anak. Sekarang muncul euforia di
dunia pendidikan tentang slogan sekolah ramah anak, atau kadang menyebutnya
sekolah layak anak. Hal ini sebagai salah satu bagian untuk mendukung
perwujudan Solo sebagai Kota Layak Anak.
"Sesungguhnya sekolah yang dikatakan ramah anak, tidak hanya memperhatikan
aspek kemampuan akademis semata, tapi segala ranah yang terdapat pada diri
anak harus mendapatkan porsi yang seimbang termasuk di dalamnya aspek
kesehatan," jelasnya.
Ditambahkan, "Ramah anak itu ada 4 hak, yakni hak hidup, hak perlindungan, hak
tumbuh kembang dan hak partisipasi. Nah, kesehatan itu selah satunya ya di hak
perlindungan. Oleh karena itu perwujudan program kesehatan untuk Yayasan
Lembaga Pendidikan Al-Firdaus mulai Tahun Ajaran Baru2011/2012menerbitkan
buku riwayat kesehatan peserta didik sebagai bagian dari laporan pertumbuhan
dan perkembangan anak kepada orangtua."
Menurutnya, buku riwayat kesehatan tersebut memuat catatan kesehatan setiap
anak secara komprehensif mulai jenjang playgroup, TK, SD, SMP dan SMA.
"Pemeriksaan kesehatan anak dilakukan setiap semester yang meliputi
pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, THT dan pemeriksaan mata, yang
bekerjasama dengan RS PKU Muhammadiyah Solo dan Assalam Medical Care,"
tambahnya.
Konstruksi Berkelanjutan Perlu Dipahami
Lebih Dalam
Pengaruh industri konstruksi, baik secara langsung atau tak langsung memberi
dampak terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Ketiga aspek tersebut
perlu diutamakan sehingga pembangunan tidak mengorbankan daya dukung
untuk kebutuhan generasi masa depan.

Yang paling penting, bagaimana proses terjadinya sebuah bangunan memberi
manfaat bagi masyarakat.
-- Yandi Adri Yatmo
"Karena itu, industri konstruksi perlu menerapkan konsep sustainable
development atau pembangunan yang berkelanjutan," ujar Apsara Herman, Vice
President Marketing PT Holcim Indonesia Tbk, di acara Holcim Awards Media
Gathering, Kamis (3/5/2012), di Jakarta.
Apsara memaparkan, konsep pembangunan berkelanjutan dalam penerapannya
diwujudkan dengan sustainable construction atau konstruksi berkelanjutan.
Konsep ini memperhatikan aspek penggunaan material, pemanfaatan energi,
desain dan konstruksi, kontribusi pada kehidupan sosial, perbaikan perekonomian,
kontekstualitas dan nilai arsitektural, serta kelayakan suatu konsep untuk
diaplikasikan dalam skala lebih luas.
Arsitek dan juga dosen arsitektur Universitas Indonesia, Yandi Adri Yatmo,
mengatakan konsep sustainable construction perlu dipahami lebih dalam.
Menurut dia, konsep tidak sebatas rancang bangun fisik, tetapi lebih pada cara
suatu desain dapat mengangkat nilai-nilai lokalitas.
"Serta yang paling penting, bagaimana proses terjadinya sebuah bangunan
memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Yandi bersama istrinya, Paramita Atmodiwirjo, pemenang Holcim Awards 2011,
menerapkan konsep tersebut lewat bangunanan sederhana dengan
mengutamakan semangat gotong-royong masyarakat di Cepogo, Ngargorejo,
dan Bongkok, Boyolali, Jawa Tengah. Bangunan ini memiliki nilai estetika dan
detail tinggi, namun tetap dibangun secara bersama-sama bagi kepentingan
bersama.
Konsep konstruksi berkelanjutan juga diterapkan oleh arsitek Dian Ariffianto Budi
Susilo, pemenang Holcim Awards 2011, dalam rancangan sekolah alam Al-Firdaus
di Sukoharjo, Jawa Tengah. Bangunan sekolah alam ini memanfaatkan material
dasar dari semen, bambu, juga kayu daur ulang.
Dian mengatakan, untuk mewujudkan konsep konstruksi berkelanjutan
memerlukan ide inovatif, terkait desain, struktur, produk, serta material. Namun,
konsep dapat dengan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun karya Yandi dan Dian, merupakan dua dari tiga pemenang Indonesia
untuk penghargaan Holcim Awards Cycle ke-3 tahun 2011 lalu. Apsara
mengatakan, Program Holcim Awards ini bertujuan agar para arsitek dan
perancang bangunan maupun masyarakat bisa berbagi inspirasi dan aspirasi, baik
pada tataran regional maupun global sehingga konsep sustainable construction
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.