Anda di halaman 1dari 14

DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG

SMAN 6 MALANG
JL. MAYJEN SUNGKONO 58 TELP (0341)752036
fax (0341) 753078 MALANG 65136


RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMAN 6 Malang
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/ Semester : XI/ I
Materi : Biosfer dan Faktor-faktor yang mempengaruhi
Persebaran Flora dan Fauna
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
Pertemuan ke- : 1

I. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
II. KOMPETENSI DASAR
1.1 Mensyukuri kondisi keragaman flora dan fauna di Indonesia yang melimpah sebagai
karunia Tuhan yang Maha Esa
2.1 Menunjukkan perilaku peduli terhadap pelestarian dan perlindungan flora dan fauna
langka di Indonesia dan Dunia
3.1 Menganalisis sebaran flora dan fauna di Indonesia dan Dunia berdasarkan karakteristik
ekosistem dan region iklim
4.1 Mengomunikasikan sebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia berdasarkan
karakteristik ekosistem dan region iklim dalam bentuk artikel ilmiah, makalah, atau
bahan publikasi lainnya.

III. INDIKATOR
3.1.1 Mengklasifikasikan persebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia.
3.1.3 Menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan persebaran flora dan fauna di
Indonesia dan dunia.
4.1.1 Menyusun laporan observasi tentang faktor-faktor yang menyebabkan persebaran
flora dan fauna di Indonesia dan dunia

IV. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik Mampu:
3.1.3 Membandingkan ciri-ciri flora dan fauna di Indonesia dan dunia.
3.1.3.1 Membandingkan ciri-ciri flora di Indonesia.
3.1.3.2 Membandingkan ciri-ciri flora di dunia.
3.1.3.3 Membandingkan ciri-ciri fauna di Indonesia.
3.1.3.4 Membandingkan ciri-ciri fauna di dunia.
3.1.4 Menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan persebaran flora dan fauna di
Indonesia dan dunia.
3.1.4.1 Menguraikan faktor-faktor yang menyebabkan persebaran flora dan fauna di
Indonesia dan dunia.
3.1.4.2 Mengaitkan faktor-faktor fisik terhadap persebaran flora dan fauna di Indonesia
dan dunia.
V. STRATEGI PEMBELAJARAN
1. Model : Cooperatif Learning.
2. Pendekatan : Pendekatan ilmiah (scientific approach)
3. Metode : Ceramah, diskusi,tanya jawab, tugas
VI. MATERI PEMBELAJARAN
1. Persebaran flora fauna di Indonesia dan dunia
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora fauna di Indonesia dan dunia

VII. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Apersepsi :
1. Guru mengucapkan salam
2. Guru menyuruh ketua kelas untuk memimpin
berdoa
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik
4. Guru bertanya jawab dengan peserta didik
mengenai materi yang akan dipelajari sesuai
dengan pengetahuan peserta didik
Motivasi :
Guru memberikan gambaran tentang persebaran
tumbuhan dan hewan di Indonesia dan
pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

1


3



5


Inti Fase 1 : orientasi peserta didik kepada masalah
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan
aktivitas-aktivitas yang akan dilakukan dalam
pembelajaran materi
10



2. Peserta didik diberikan permasalahan mengenai
persebaran flora dan fauna yang tidak merata dan
beragam jenisnya
3. Guru memperlihatkan peta mengenai persebaran
flora dan fauna di Indonesia dan dunia
4. Siswa melihat contoh flora dan fauna yang ada
pada gambar
Fase 2 : Mengorganisasikan peserta didik
5. Guru membagi peserta didik ke dalam 5 kelompok
dengan tiap kelompok terdiri atas 4-5 peserta
didik.
6. Tiap kelompok ditugaskan untuk membaca artikel,
buku dan literatur yang ada kemudian merangkum
tentang faktor persebaran flora fauna di dunia.
Fase 3 : Menanyakan (Membimbing penyelidikan
individu dan kelompok)
1. Bagaimana persebaran flora fauna di dunia?
2. Faktor apa yang menyebabkan tersebarnya flora
fauna di dunia?
3. Persebaran flora fauna dikelompokkan menjadi
berapa? Sebutkan !
Fase 4 : Mengumpulkan
Mengumpulkan data dan informasi terkait dengan
pertanyaan dan materi yang dipelajarinya baik melalui
bacaan-bacaan maupun berbagai media
cetak/elektronik.
Fase 5 : Mengasosiasikan
1. Mengolah data-data yang didapat baik dari bacaan
maupun dari sumber-sumber terkait persebaran
flora dan fauna di dunia
2. Menganalisis informasi yang telah didapat secara







20






30






35




40




berkelompok
3. Membuat kesimpulan dari hasil analisis terkait
faktor-faktor persebaran flora dan fauna di dunia
Fase 6 : Mengkomunikasikan
1. Membuat laporan hasil diskusi kelompok dari
materi yang telah dipelajari
2. Laporan diselesaikan berdasarkan LKPD (Lembar
Kerja Peserta Didik) atau lembar kerja yang
dibagikan.
3. Selama peserta didik bekerja di dalam kelompok,
guru memperhatikan dan mendorong semua
peserta didik untuk terlibat diskusi, dan
mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng
jauh pekerjaannya.
4. Beberapa kelompok diskusi diminta untuk
mempresentasikan hasil diskusinya ke depan
kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan
menyempurnakan apa yang dipresentasikan.
5. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap
kelompok
Fase 7 : Menganalisa dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
4. Guru memberikan kesempatan seluruh peserta
didik untuk menyelesaiakan permasalahan pada
fase 1 dan jika diperlukan guru mengarahkan
semua peserta didik pada pemecahan masalah yang
disampaikan pada fase 1.
5. Guru memberikan soal individu yang terkait
dengan penerapan peluang dalam memecahkan
masalah



55
















70




Penutup 1. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang 80
bagaimana menjelaskan tentang faktor geologi,
faktor ketinggian tempat, faktor iklim, faktor
mahluk hidup serta keragaman flora dan fauna di
Dunia.
2. Guru memberikan tindak lanjut atau umpan balik
kepada peserta didik
3. Guru memberikan tugas PR mengenai persebaran
flora dan fauna yang ada di sekitar lingkungan kita
dan mencari tau asalnya darimana
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan
memberikan pesan untuk tetap belajar.






90

VIII. ALAT/MEDIA/SUMBER PEMBELAJARAN
SUMBER :
1. Buku pegangan geografi kelas XI peserta didik
2. Buku Yudhistira sesuai kurikulum 2013. Yulmadia Yulir. Geografi 2 Untuk SMA Kelas
XI
3. Artikel mengenai persebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia
a. http://detectivehaika.blogspot.com/2013/10/persebaran-flora-dan-fauna-di-
permukaan.html
b. http://princessdwhiie.wordpress.com/2013/05/29/penyebaran-flora-dan-fauna-di-
indonesia-pengertian-flora-dan/
4. Artikel tentang persebaran dan masalah flora fauna di Indonesia dan dunia
a. www.satwa.net/94/mengenai-persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia.html
b. Geosmandamjk.wordpress.com/2009/09/15/kerusakan-flora-dan-dan-fauna-html
5. Peta persebaran flora dan fauna di Indonesia dan dunia.
6. Atlas
ALAT MEDIA
1. LCD,
2. Power point sebagai bahan penayan
IX. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1. Teknik Penilaian: pengamatan, tes tertulis
2. Prosedur Penilaian:
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap
a. Terlibat aktif dalam
pembelajaran
persebaran flora fauna
di Indonesia dan
dunia
b. Bekerjasama dalam
kegiatan kelompok.
c. Toleran terhadap
proses pemecahan
masalah yang berbeda
dan kreatif.
Pengamatan Selama pembelajaran dan
saat diskusi
2. Pengetahuan
a. Menjelaskan kembali
menjelaskan kembali
penyebab persebaran
flora fauna di
Indonesia dan Dunia
secara tepat,
sistematis, dan benar.
b. Menjelaskan kembali
keragaman flora dan
fauna di Dunia secara
tepat dan benar.

Pengamatan dan tes

Penyelesaian tugas individu
dan kelompok
3.

Keterampilan
a. Terampil menerapkan
konsep/prinsip dan
strategi pemecahan

Pengamatan

Penyelesaian tugas (baik
individu maupun kelompok)
dan saat diskusi
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
masalah yang relevan
yang berkaitan
dengan faktor
penyebab persebaran
flora fauna di
Indonesia dan dunia


Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No Nama Peserta didik Sikap
Aktif Bekerjasama Toleran
C B A C B A C B A
1
2
3

Keterangan:
C : Kurang baik
B : Baik
A : Sangat baik
Bubuhkan tanda pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No Nama Peserta didik Keterampilan Menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah
C B A
1
2
Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
=

16
x 100 (nilai maksimal)
ST : Sangat terampil

a. Penilaian Individu
b.
N
o
Nama
Siswa
Keaktifan
siswa
Sopan di
kelas
Menguasai
materi
Menggunaka
n bahasa
yang baik
dalam
berbicara
Jumlah Nilai
Nilai
Akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4


Kriteria Penilaian Individu



Penilaian Kelompok Diskuisi









Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif
Sangat Baik 4
Baik 3
Cukup 2
Kurang 1
N
o
Nama
Kelompok
Pemaham
an materi
pembahas
an
Kemampu
an
melakukan
analisis
Kemampu
an
menyampa
i-kan
pendapat
Partisipasi
dalam
diskusi
Kemampu
an
penggunaa
n bahasa
yang baik
dalam
diskusi
Jumlah Nilai
Nilai
Akhir
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

=

20
x 100 (nilai maksimal)
Kriteria Penilaian akhir:



c.


Kriteria Penilaian Individu








Kriteria Penilaian akhir:




Malang, 20 Agustus 2014
Guru Mata Pelajaran



M. Luthfianto S.Pd
NIP. 19710815.201001.1.005
Mahasiswa PPL



Rima Dwi Shinta
NIM. 110721435145
Mengetahui
KEPALA SMAN 6 MALANG



Drs. Hariyanto, M.Pd
NIP. 19640105.199003.1.019
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
A (Sangat Baik) >75
B (Baik) 50 74
C (Cukup) <49
Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif
Sangat Baik 4
Baik 3
Cukup 2
Kurang 1
Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
A (Sangat Baik) >75
B (Baik) 50 74
C (Cukup) <49
LAMPIRAN
BIOSFER Persebaran Flora dan Fauna materi geografi kelas 11 sma jurusan ips

Persebaran flora dan fauna di muka bumi dipengaruhi oleh 3 faktor utama, yaitu :
A. Penyebab Persebaran

1. Tekanan Populasi, semakin banyak /bertambahnya populasi akan menyebabkan
kebutuhan akan persediaan bahan makanan menjadi semakin sulit dipenuhi sehingga
menyebabkan migrasi.
2. Persaingan, ketidakmampuan fauna dalam bersaing dalam memperebutkan wilayah
kekuasaan dan bahan makanan yang dibutuhkan juga mendorong terjadinya migrasi ke daerah
lain
3. Perubahan Habitat, berubahnya lingkungan tempat tinggal dapat menyebabkan
ketidakmampuan dalam beradaptasi terhadap perubahan tersebut dan menjadi merasa tidak
cocok untuk terus menempati daerah asal.
B. Sarana Persebaran

1. Udara, dengan media udara fauna dapat bermigrasi dari kekuatan terbang sedangkan flora
dapat menggunakan angin untuk bermigrasi dari berat-ringannya benih.
2. Air, kemampuan fauna dalam berenang terutama hewan-hewan air menyebabkan
perpindahan mudah terjadi. Benih tumbuhan dapat terangkut dan berpindah tempat dengan
menggunakan media aliran air sungai atau arus laut.
3. Lahan, hampir semua fauna daratan menggunakan lahan sebagai media untuk berpindah
tempat.
4. Pengangkutan Manusia, baik secara sengaja ataupun tidak manusia dapat menyebabkan
perpindahan flora dan fauna.
C. Hambatan (barier) Persebaran

1. Hambatan Iklim, keadaan iklim terutama yang bersifat ekstrim dapat dapat menghambat
persebaran misalnya kondisi temperatur, kelembaban udara dan curah hujan.
2. Hambatan Edafik (tanah), tanah sangat berpengaruh bagi tanaman/tumbuhan karena
sangat memerlukan unsur-unsur penting dalam tanah yaitu unsur hara, udara,
kandunganair yang cukup. Lapisan tanah yang tipis dan keras membuat hewan-hewan yang
terbiasa menggali tanah dan bertempat tinggal di dalam tanah memilih mencari daerah yang
lapisan tanahnya tebal dan gembur.
3. Hambatan Geografis, bentang alam muka bumi dapat menghambat persebaran flora dan
fauna seperti samudera, padang pasir, sungai dan pegunungan.
4. Hambatan Biologis, kondisi lingkungan yang cocok untuk hidup serta persediaan bahan
makanan yang melimpah menjadi faktor penghambat flora dan fauna dalam bermigrasi. Hal ini
berkaitan dengan kecocokan dengan kondisi alam.

Faktor-Faktor Penyebab terjadinya Keanekaragaman Flora Dan Fauna di Dunia.
Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di
wilayah itu. Ada tumbuhan yang hanya dapat tumbuh di daerah yang beriklim tropis, dimana
banyak curah hujan dan sinar matahari, dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin
dan lembab. Kita tentu tidak pernah melihat pohon Meranti atau Anggrek tropik pada daerah
dingin di daerah tundra. Dukungan kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna
berupa faktor-faktor fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik).Yang termasuk faktor fisik
(abiotik) adalah iklim (suhu, kelembaban udara, angin), air, tanah, dan ketinggian, dan yang
termasuk faktor non fisik (biotik) adalah manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.
a. Iklim
Faktor iklim termasuk di dalamnya keadaan suhu, kelembaban udara dan angin sangat besar
pengaruhnya terhadap kehidupan setiap mahluk di dunia. Faktor suhu udara berpengaruh
terhadap berlangsungnya proses pertumbuhan fisik tumbuhan. Sinar matahari sangat diperlukan
bagi tumbuhan hijau untuk proses fotosintesa. Kelembaban udara berpengaruh pula terhadap
pertumbuhan fisik tumbuhan. Sedangkan angin berguna untuk proses penyerbukan. Faktor iklim
yang berbeda-beda pada suatu wilayah menyebabkan jenis tumbuhan maupun hewannya juga
berbeda.. Tanaman di daerah tropis, banyak jenisnya, subur dan selalu hijau sepanjang tahun
karena bermodalkan curah hujan yang tinggi dan cukup sinar matahari.

b. Tanah
Tanah banyak mengandung unsur-unsur kimia yang diperlukan bagi pertumbuhan flora di dunia.
Kadar kimiawi berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah. Keadaan struktur tanah
berpengaruh terhadap sirkulasi udara di dalam tanah sehingga memungkinkan akar tanaman
dapat bernafas dengan baik. Keadaan tekstur tanah berpengaruh pada daya serap tanah terhadap
air. Suhu tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan akar serta kondisi air di dalam tanah.
Komposisi tanah umumnya terdiri dari bahan mineral anorganik (70%-90%), bahan organik
(1%-15%), udara dan air (0-9%). Hal-hal di atas menunjukkan betapa pentingnya faktor tanah
bagi pertumbuhan tanaman. Perbedaan jenis tanah menyebabkan perbedaan jenis dan
keanekaragaman tumbuhan yang dapat hidup di suatu wilayah. Contohnya di Nusa Tenggara
jenis hutannya adalah Sabana karena tanahnya yang kurang subur.

c. Air
Air mempunyai peranan yang penting bagi pertumbuhan tumbuhan karena dapat melarutkan dan
membawa makanan yang diperlukan bagi tumbuhan dari dalam tanah. Adanya air tergantung
dari curah hujan dan curah hujan sangat tergantung dari iklim di daerah yang bersangkutan. Jenis
flora di suatu wilayah sangat berpengaruh pada banyaknya curah hujan di wilayah tersebut. Flora
di daerah yang kurang curah hujannya keanekaragaman tumbuhannya kurang dibandingkan
dengan flora di daerah yang banyak curah hujannya.

d. Tinggi rendahnya permukaan bumi
Faktor ketinggian permukaan bumi umumnya dilihat dari ketinggiannya dari permukaan laut
(elevasi). Misalnya ketinggian tempat 1500 m berarti tempat tersebut berada pada 1500 m di atas
permukaan laut. Semakin tinggi suatu daerah semakin dingin suhu di daerah tersebut. Demikian
juga sebaliknya bila lebih rendah berarti suhu udara di daerah tersebut lebih panas. Setiap naik
100 meter suhu udara rata-rata turun sekitar 0,5 derajat Celcius. Jadi semakin rendah suatu
daerah semakin panas daerah tersebut, dan sebaliknya semakin tinggi suatu daerah semakin
dingin daerah tersebut. Oleh sebab itu ketinggian permukaan bumi besar pengaruhnya terhadap
jenis dan persebaran tumbuhan. Daerah yang suhu udaranya lembab, basah di daerah tropis,
tanamannya lebih subur dari pada daerah yang suhunya panas dan kering.

e. Manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan
Manusia mampu mengubah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Misalnya daerah
hutan diubah menjadi daerah pertanian, perkebunan atau perumahan dengan melakukan
penebangan, reboisasi,.atau pemupukan. Manusia dapat menyebarkan tumbuhan dari suatu
tempat ke tempat lainnya. Selain itu manusia juga mampu mempengaruhi kehidupan fauna di
suatu tempat dengan melakukan perlindungan atau perburuan binatang. Hal ini menunjukan
bahwa faktor manusia berpengaruh terhadap kehidupan flora dan fauna di dunia ini. Selain itu
faktor hewan juga memiliki peranan terhadap penyebaran tumbuhan flora.
Misalnya serangga dalam proses penyerbukan, kelelawar, burung, tupai membantu dalam
penyebaran biji tumbuhan. Peranan faktor tumbuh-tumbuhan adalah untuk menyuburkan tanah.
Tanah yang subur memungkinkan terjadi perkembangan kehidupan tumbuh-tumbuhan dan juga
mempengaruhi kehidupan faunanya. Contohnya bakteri saprophit merupakan jenis tumbuhan
mikro yang membantu penghancuran sampah-sampah di tanah sehingga dapat menyuburkkan
tanah.