Anda di halaman 1dari 25

Petualangan Sherlock Holmes

PRIA BERBIBIR MIRING


http://www.mastereon.com
http://sherlockholmesindonesia.blogspot.com
http://www.facebook.com/sherlock.holmes.indonesia
- 2010 -
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
Pria erbibir !iring
Isa Whitney adalah seorang pecandu berat. Padahal dia itu saudara Iaki-laki almarhum Elias Whitney,
D.D., Direktur Sekolah Tinggi Teologia St. George. e!adian aneh menimpanya ketika dia masih mahasis"a,
yang menyebabkannya tertarik untuk mencoba mengisap candu. Dia membaca buku karangan De #uincey, yang
menggambarkan impian-impian dan perasaan-perasaan dalam kenikmatan yang melambung tinggi. Dia lalu
membubuhi rokoknya dengan candu, dalam upayanya untuk menghayati impian-impian dan perasaan-perasaan
yang digambarkan oleh penulis itu. Dia lalu menyadari, sebagaimana orang-orang lain yang pernah coba-coba
mengisap candu, bah"a dia mulai ketagihan dan tak bisa melepaskan diri dari keinginan untuk mengisapnya
secara terus-menerus. Selama bertahun-tahun dia men!adi budak obat bius itu, sampai menimbulkan rasa ngeri
dan kasihan teman-teman dan keluarganya. Dapat kubayangkan penampilan Isa Whitney kini, duduk meringkuk
di kursi dengan "a!ah pucat, kelopak dan bola mata terkulai. $rang pasti tak akan menyangka bah"a dulu dia
seorang pria terhormat.
Suatu malam dalam bulan %uni &''(, bel di rumahku berdering. Saat itu sebetulnya sudah !am tidur. )ku
meluruskan punggungku di tempat duduk, dan istriku menaruh sulamannya di pangkuannya. Wa!ahnya agak
mendongkol.
*Pasien lagi+* katanya. *,erarti kau harus pergi malam malam begini-.
)ku mengeluh, karena aku baru sa!a kembali dari praktek seharian yang melelahkan.
ami mendengar pintu depan dibuka, pembicaraan singkat, lalu langkah langkah yang bergegas menu!u
ruang duduk kami. Pintu dibuka, dan seorang "anita berba!u dan bercadar hitam memasuki ruangan.
*/aa0kan aku, karena berkun!ung malam-malam begini,* katanya, lalu tiba-tiba dia tak bisa menguasai
dirinya. Dia lari ke depan, men!atuhkan dirinya ke pelukan istriku, dan menangis tersedu-sedu di pundaknya.
*$h+ )ku sedang dalam kesulitan+* isaknya. *)ku butuh pertolongan.*
*1ho,* kata istriku sambil mengangkat cadar di "a!ah tamu kami, *ate Whitney. )ku kaget sekali tadi,
ate+ )ku tak mengenalimu.*
*)ku tak tahu harus berbuat apa, maka aku langsung kemari*
,egitulah yang sering ter!adi. $rang-orang yang sedang dalam kesusahan langsung berlari kepada istriku
bagaikan burung yang terpikat oleh cahaya mercu suar.
*Senang sekali kau datang kemari. 2ah, sebaiknya kau minum dulu, duduk yang nyaman, lalu ceritakan
http344""".mastereon.com 5
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
apa yang telah ter!adi kepada kami berdua. )tau apakah %ames biar pergi tidur sa!a-*
*$h, tidak, tidak. )ku !uga perlu nasihat dan bantuannya. Ini menyangkut diri Isa. Sudah dua hari dia tak
pulang. )ku sangat mencemaskan keadaannya+*
Sudah berkali-kali dia menceritakan masalah suaminya kepada kami. )ku bertindak sebagai dokter, dan
istriku bertindak sebagai teman lamanya se!ak di sekolah dulu. ami menenangkan dan menghiburnya dengan
segenap kemampuan kami. )pakah dia tahu di mana suaminya- )pakah kami bisa memba"anya pulang-
2ampaknya bisa. Dia mendapat in0ormasi bah"a akhir-akhir ini suaminya sering pergi ke pondok candu
di u!ung timur 6ity. Sebelum ini, kalaupun suaminya sedang ketagihan, malam harinya dia pasti pulang ke
rumah, "alau dalam keadaan yang mengenaskan. Tapi kali ini, suaminya sudah pergi selama dua hari dua
malam... terbayang olehnya sang suami tergeletak teler di antara pecandu-pecandu lainnya. Suaminya harus
di!emput dari tempat bernama Emas ,atangan itu, yang terletak di daerah 7pper S"andam 1ane. Tapi apa
dayanya- ,agaimana mungkin seorang "anita muda yang lemah seperti dia, harus pergi ke tempat semacam itu
untuk menarik suaminya dari antara ba!ingan-ba!ingan yang mengelilinginya-
,egitulah masalahnya, dan tentu sa!a hanya ada satu !alan untuk menyelesaikannya. /ungkin sebaiknya
aku menemaninya pergi ke sana- Tapi kemudian aku berpikir lebih !auh, untuk apa dia ikut- )ku kan penasihat
medis Isa Whitney, !adi aku mungkin bisa menga!aknya pulang. 8a, kurasa lebih baik aku pergi sendiri. )ku
ber!an!i pada "anita itu bah"a aku akan mengirim suaminya pulang dalam dua !am ini, kalau dia benar-benar
berada di tempat yang dikatakannya. Sepuluh menit kemudian aku telah meninggalkan rumah dan bergegas
menu!u ke arah timur dengan kereta untuk tugas yang saat itu kurasakan sangat aneh bagiku "alaupun baru
kemudianlah benar-benar terbukti betapa anehnya tugasku itu.
)ku tak mengalami kesulitan pada a"al petualanganku. 7pper S"andam 1ane adalah sebuah gang
kumuh yang terletak di belakang dermaga yang men!ulang tinggi di sepan!ang sungai sebelah utara sampai
sebelah timur %embatan 1ondon. Tempat yang kucari terletak di antara toko pakaian dan toko minuman keras.
7ntuk sampai ke tempat itu yang ternyata di ba"ah tanah aku harus mele"ati tangga yang sempit dan curam,
lalu masuk ke celah yang gelap bagaikan mulut sebuah gua. Setelah meminta kusir kereta menunggu, aku
menuruni tangga itu. )ku harus ber!alan dengan hati-hati karena bagian tengahnya bolong-bolong9rupanya
karena keseringan dile"ati orang mabuk. )khirnya aku sampai ke pintu masuknya. Di atasnya ada lampu
minyak yang berkedip-kedip. ubuka pintu itu, dan aku pun lalu masuk ke sebuah ruangan yang pan!ang beratap
rendah, penuh dengan asap candu ber"arna coklat, dan dipetak-petak dengan dipan kayu, bagaikan kapal
bermuatan orang-orang yang hendak beremigrasi ke negara lain.
Samar-samar terlihat tubuh tubuh yang bergelimpangan dalam pose yang aneh-aneh. )da yang bahunya
http344""".mastereon.com :
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
melengkung ke depan, ada yang lututnya dibengkokkan, ada yang kepalanya menengadah !auh ke belakang
sehingga dagunya mendongak ke atas, dan di sana-sini nampak pandangan mata yang sayu dan kelam menengok
ke arah tamu yang baru datang. Di balik bayang-bayang hitam itu, berkedip-kedip bulatan bulatan merah di
udara. 6ahaya merah itu bersinar terahg saat pipa-pipa logam berisi candu disulut, dan meredup seiring dengan
menyusutnya isi pipa. ebanyakan pemadat yang ada di situ dalam keadaan terbaring diam, tapi ada !uga yang
komat-kamit berbicara tak menentu kepada dirinya sendiri, atau berbicara bersama-sama dalam suara yang aneh,
rendah, dan nadanya monoton. Pembicaraan itu tak terkendali, kadang-kadang ramai, kadang-kadang tiba-tiba
diam. /asing-masing mengucapkan pikirannya tanpa memperhatikan kata-kata teman di sebelahnya. Pada salah
satu sudut di ke!auhan, aku melihat anglo kecil berisi arang yang menyala. Di sampingnya, di sebuah kursi
berkaki tiga tanpa sandaran, duduk seorang pria kurus, tua, dan tinggi. ;ahangnya bertelekan pada kedua
kepalan tangannya, dan dahinya bertengger di lututnya. Dia sedang menatap api di sebelahnya.
)ku melangkah lebih ke dalam. Seorang pelayan
asal /alaysia yang berkulit kuning, langsung
menghampiriku dengan memba"a pipa dan candu, dan
menun!ukkan sebuah dipan kosong.
*Terima kasih, saya datang bukan untuk mengisap
candu,* kataku. *)da seorang teman saya di sini. 2amanya
Isa Whitney, dan saya perlu bicara dengannya.*
Tiba-tiba ada seseorang mendekatiku dari samping
kanan sambil berteriak, etika kutengok, ternyata Whitney.
Dia sedang menatapku. Wa!ahnya pucat, cekung, dan
rambutnya a"ut-a"utan.
*8a, Tuhan+ Watson,* katanya. eadaannya memelas
sekali, suaranya gugup. *atakan, Watson, !am berapa
sekarang-*
*<ampir !am sebelas malam.*
*<ari apa-*
*%umat, tanggal &( %uni.*
*)staga+ upikir masih hari ;abu. Tapi memang ;abu kan- 7ntuk apa kau mcnakut nakutiku-*
Ditutupinya "a!ahnya dengan kedua tangannya, dan dia mulai tersedu-sedu secara tak terkendalikan.
http344""".mastereon.com =
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*Dengar, ini sudah hari %umat, ,ung. Istrimu menunggumu selama dua hari ini. au mestinya merasa
malu pada dirimu sendiri+*
*/emang. Tapi kau keliru, Watson, karena aku baru beberapa !am berada di sini, cuma mengisap tiga,
empat, atau berapa ya, aku lupa sih. Tapi baiklah, aku akan pulang bersamamu. )ku tak ingin membuat ate
cemas... ate mungilku yang malang. Tolong tanganmu, aku perlu pegangan+ auba"a kereta-*
*8a. )da di luar sana.*
*,aiklah, aku akan pergi bersamamu. Tapi rasanya aku punya utang, Watson. Tolong cari tahu berapa
utangku. )ku lemah sekali. )ku tak bisa berbuat apa-apa.*
)ku ber!alan melintasi orang-orang yang sedang terkapar, sambil menahan napasku dari asap candu
yang men!i!ikkan dan memusingkan kepala itu. )ku ingin bertemu dengan mana!er tempat ini. etika aku
mele"ati pria tinggi yang duduk di dekat anglo, tiba-tiba celanaku ditarik oleh seseorang. 1alu terdengar suara
yang rendah berbisik, *Teruslah ber!alan, lalu menengoklah ke arahku.* ata-kata itu terdengar !elas di
telingaku. )ku menengok. Suara tadi pasti berasal dari pria tua di sampingku, tapi kulihat dia sedang duduk
dalam keadaan teler. Tubuhnya kurus sekali dan bungkuk, "a!ahnya penuh kerut merut. Sebuah pipa candu
tergantung di antara kedua lututnya, seolah-olah telah ter!atuh begitu sa!a dari tangannya. )ku melangkah ma!u
dua langkah, lalu menoleh ke belakang. )ku benar-benar harus mengendalikan diriku agar tidak berteriak
keheranan. Dia telah membalikkan badannya sehingga cuma aku yang dapat melihat dirinya. Wu!ud pria tua
yang kulihat tadi sudah berubah, kerut merutnya
menghilang, mata yang kuyu tadi kini !adi bersinar, dan
di dekat api itu Sherlock <olmes sedang duduk sambil
menyeringai melihat keterke!utanku. Dia memberi tanda
agar aku mendekat kepadanya, dan dalam seke!ap ketika
dia menengok ke arah lain, dia kembali men!adi pria tua
yang mengerikan tadi.
*<olmes+* bisikku *)pa gerangan yang kau lakukan di
tempat seperti ini-*
*,icaralah sepelan mungkin,* !a"abnya, *telingaku
masih baik. alau kau bisa melepaskan diri dari
temanmu yang lagi teler itu, aku perlu bicara denganmu
sebentar.*
http344""".mastereon.com >
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*)ku ditunggu kereta di luar.*
*alau begitu, biarlah temanmu pulang sendiri dengan kereta itu+ Dia pasti akan sampai dengan selamat,
karena tubuhnya terlalu lemah untuk berbuat yang tidak-tidak. Titiplah pesan kepada pengemudi kereta, katakan
pada istrimu bah"a kau kebetulan bertemu denganku. Silakan tunggu di luar, akan kususul lima menit lagi.*
Tak mudah bagiku untuk menolak permintaan <olmes, karena permintaannya selalu begitu tegasnya,
dan bagaikan perintah yang tak bisa kuabaikan begitu sa!a. 1agi pula kalau Whitney sudah berada di kereta yang
akan mengantarnya pulang, berarti sudah selesailah tugasku, dan selan!utnya dengan senang hati aku akan
menemani <olmes bertualang. Dalam beberapa menit sa!a aku telah selesai menulis pesan untuk istriku,
membayar utang-utang Whitney, memapahnya keluar menu!u kereta, dan melihatnya menghilang di ke!auhan
bersama kereta itu. Se!enak kemudian, sesosok tubuh tua muncul dari pondok candu, dan aku pun lalu menemani
sosok itu yang sebenarnya adalah Sherlock <olmes. Selama mele"ati dua gang, dia ber!alan dengan punggung
dibungkukkan dan langkah sempoyongan. Setelah itu, dia menoleh ke sekeliling dengan sigap, lalu menegakkan
tubuhnya kembali dan terta"a terpingkal-pingkal.
*urasa, Watson,* katanya, *kau pasti menduga bah"a aku telah ter!erumus ke praktek mengisap candu
sebagai lan!utan dari kebiasaan menyuntikkan kokain atau kebiasaan-kebiasaan lain yang dari segi medis amat
merugikan diriku.*
*)ku memang terke!ut ketika melihatmu di dalam sana tadi+*
*aupikir aku tak terke!ut ketika melihatmu-*
*)ku kan cuma mau men!emput teman.*
*Dan aku cuma mau men!emput musuh.*
*/usuh-*
*8a, salah satu musuh biasa, atau lebih tepatnya, orang yang sedang kumangsa. Secara ringkas, Watson,
aku sedang men!alankan penyelidikan yang besar, dan aku mengharap akan menemukan petun!uk di antara para
pemabuk dan pecandu yang a"ut-a"utan tadi, sebagaimana biasa kulakukan sebelum ini. Tapi kalau aku sampai
ketahuan berada di pondok itu, pasti nya"aku sudah melayang, karena aku pernah memakai tempat itu untuk
kepentingan penyelidikanku, dan si ba!ingan 1ascar yang mengusahakan tempat itu telah bersumpah akan
membalas dendam kepadaku. Di bagian belakang gedung itu, yaitu di u!ung Paul.s Whar0, ada pintu !ebakan.
/elalui pintu itulah pada malam buta dilakukan pembuangan benda benda yang sudah tak terpakai lagi.*
*)pa- /aksudmu pasti bukan mayat manusia, kan-*
http344""".mastereon.com ?
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*)h, ya, memang mayat, Watson. ita bisa !adi kaya, kalau bisa menemukan mayat pecandu-pecandu
yang menemui a!alnya di pondok itu dan men!ualnya dengan harga seribu pound sebuahnya. Tempat itu
merupakan perangkap pembunuhan yang paling ke!i di seluruh daerah ini, dan !angan-!angan 2e@ille St. 6lair
telah masuk ke situ dan tak akan pernah muncul lagi. 2ah, kereta kita ada di sana+*
Dia menaruh kedua !ari telun!uk di mulutnya dan bersiul dengan nyaring. ode ini segera di!a"ab
dengan siulan pula dari ke!auhan lalu terdengar derak kereta yang pada kedua sisinya diterangi lampu. ereta itu
mendekat ke arah kami.
*au mau ikut aku, tidak-*
*<anya kalau ada gunanya.*
*$h, teman yang dapat dipercaya selalu ada gunanya. )palagi kalau dia !uga seorang penulis. amarku
di Aila 6edars bisa untuk berdua, kok*
*Aila 6edars-*
*8a, milik /r. St. 6lair. )ku tinggal di sana sementara melakukan penyelidikan.*
*Di daerah mana itu-*
*Dekat 1ee, ent, kira-kira sebelas kilometer dari sini.*
*Tapi aku sama sekali tak tahu-menahu tentang
kasusmu ini.*
*Tentu sa!a. Tapi sebentar lagi kau akan tahu
semuanya. 8uk, naik sini+ ,aiklah, %ohn, kami tak
memerlukanmu lagi. 2ih, sedikit persen untukmu. ,esok
pagi, ke tempatku !am sebelas, ya- Tolong arahkan kudanya+
Sampai besok+*
Dicambuknya kuda itu, dan kami pun mela!u
menembus !alanan demi !alanan yang sepi dan suram.
%alanan makin lama makin melebar, lalu kami mele"ati
sebuah !embatan lebar yang di ba"ahnya mengalir sungai
yang tak !elas terlihat. Di hadapan kami terbentang
bangunan-bangunan bata dan mortar, sunyi senyap
menyelimuti sekeliling. <anya kadang-kadang sa!a terdengar
http344""".mastereon.com B
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
langkah polisi yang sedang patroli, atau nyanyian dan teriakan segerombolan orang yang sedang berhura-hura.
Searak *buih* bergerak dengan lamban di langit, dan hanya ada satu atau dua bintang yang berkedip samar-
samar di atas sana, di antara arak-arakan a"an. <olmes mengendarai kereta tanpa berkata sepatah pun kepalanya
tertunduk sebagaimana layaknya seorang yang sedang asyik berpikir, sementara aku duduk di sampingnya
dengan penuh rasa ingin tahu. Penyelidikan macam apakah yang telah begitu menyita energinya- )ku tak berani
bertanya kepadanya, karena kuatir akan mengganggu keasyikannya berpikir. ami telah menempuh per!alanan
sepan!ang beberapa kilometer, dan sedang mendekati @ila-@ila pedesaan, ketika temanku tiba-tiba
menggelengkan kepalanya, mengangkat bahunya, dan menyulut pipa, seolah-olah merasa puas karena telah
melakukan sesuatu dengan sempurna.
*au memiliki karunia yang luar biasa untuk berdiam diri, Watson,* katanya, *sehingga sebagai teman
seper!alananku, kau benar-benar hebat. ,etapa beruntungnya aku mempunyai teman yangbisa dia!ak berbincang-
bincang, karena pikiranku saat ini sedang agak kacau. )pa, ya, yang nanti harus kukatakan kepada "anita
mungil pemilik rumah itu, kalau dia menyambut kedatanganku-*
*au lupa bah"a aku sama sekali tak tahu-menahu soal kasusmu yang baru ini.*
*/asih ada "aktu untuk menceritakannya kepadamu sebelum kita sampai ke 1ee. asus ini
kelihatannya sepele, tapi aku tak tahu harus mulai dari mana. )da banyak petun!uk, namun aku belum dapat
memutuskan yang mana yang harus kuikuti. Sekarang, akan kuceritakan kasus ini dengan tuntas kepadamu,
Watson, mungkin kau bisa menemukan sedikit titik terang.*
*Silakan, kalau begitu.*
*,eberapa tahun yang lalu, tepatnya pada bulan /ei &''=, seseorang yang nampaknya cukup kaya
bernama 2e@ille St. 6lair menetap di 1ee. Dia membeli sebuah @ila yang besar, membenahi tanah sekelilingnya,
dan hidup dengan tenteram. 1ama-kelamaan, dia mulai berteman dengan beberapa orang di lingkungan situ, dan
pada tahun &''B dia menikah dengan putri seorang pembuat bir lokal. /ereka kini mempunyai dua anak. Dia tak
punya peker!aan, tapi tertarik pada beberapa perusahaan. Tiap pagi dia pergi ke kota, lalu kembali naik kereta api
pukul &B.&= dari 6annon Street. /r. St. 6lair kini berusia tiga puluh tu!uh tahun, dengan kebiasaan-kebiasaan
yang umum. Dia seorang suami yang baik, ayah yang penuh kasih sayang, dan populer di antara teman-
temannya. Saat ini dia memang punya utang sebanyak '' pound &C shilling, tapi dia punya simpanan di 6apital
D 6ounties ,ank sebanyak 55C pound. %adi, dia tak sedang menghadapi kesulitan ke-uangan.
*Pada hari Senin yang lalu, /r. 2e@ille St. 6lair pergi ke kota agak lebih pagi dari biasanya. Sebelum
berangkat, dia sempat mengatakan kepada istrinya bah"a ada dua urusan penting yang harus ditanganinya, dan
ber!an!i akan membelikan balok-balok mainan untuk anaknya yang kecil. 2ah, tak lama setelah kepergiannya,
http344""".mastereon.com '
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
istrinya menerima telegram yang mengabarkan bah"a kiriman paket yang sudah lama ditunggu-tunggunya telah
tiba, dan dia diminta mengambilnya di )berdeen Shipping 6ompany. alau kau kenal 1ondon dengan baik,
maka kau akan tahu bah"a kantor perusahaan ekspedisi itu letaknya di Eresno Street, yang tak !auh dari 7pper
S"andam 1ane, tempat kita bertemu tadi. /rs. St. 6lair lalu makan siang, berangkat ke 6ity, belan!a sebentar,
menu!u ke kantor perusahaan itu, mengambil paketnya, dan pada !am &?.:> ber!alan melintasi S"andam 1ane
menu!u stasiun. Sampai di sini, apakah kau bisa mengikuti kisah ini-*
*Sangat !elas.*
*alau kau ingat hari Senin yang lalu cuacanya sangat panas, dan /rs. St. 6lair ber!alan perlahan lahan
dengan harapan akan ada kereta yang le"at, karena sekitar situ bukanlah lingkungan yang baik. etika dia
ber!alan mele"ati S"andam 1ane itu, tiba tiba dia mendengar seseorang berseru. etika dia mendongak,
alangkah terke!utnya dia, karena dia melihat suaminya sedang menatapnya dari atas, seolah-olah mengisyaratkan
sesuatu. Suaminya berada di !endela lantai atas sebuah gedung. %endela itu terbuka, dan secara samar-samar dia
melihat "a!ah suaminya yang amat gelisah. Suaminya melambaikan tangan dengan bingung, lalu secara amat
tiba-tiba menghilang dari !endela itu seolah-olah ditarik oleh sesuatu yang kuat di belakangnya. /ata "anita itu
segera menangkap adanya sesuatu yang aneh pada diri suaminya. Dia masih mengenakan !as "arna gelap yang
dipakainya dari rumah, tapi tanpa keme!a atau dasi.
*Dia merasa yakin bah"a telah ter!adi sesuatu yang tak beres
pada suaminya, maka dia segera menuruni tangga9karena tempat di
mana dia melihat suaminya itu adalah pondok candu yang kita
kun!ungi tadi9berlari mele"ati ruang depan, dan langsung
menghampiri tangga yang menu!u ke lantai atas. Tapi sesampainya di
kaki tangga, dia dihadang oleh si ba!ingan 1ascar yang telah
kusebutkan tadi, bersama asistennya yang orang Denmark. /ereka
lalu mendorongnya keluar. Dia men!adi semakin marah dan cemas.
Dia berlari sepan!ang !alan itu, dan kebetulan bertemu dengan
beberapa polisi dan inspekturnya yang sedang tugas keliling di
Eresno Street. Inspektur polisi dan dua ba"ahannya segera
menemaninya kembali ke pondok candu itu, dan memaksa masuk ke
ruangan di mana /r. St. 6lair terlihat olehnya tadi. Tapi sang suami
tak ada dl situ. ,ahkan tak ditemukan seorang pun di seluruh lantai
atas itu, kecuali seorang timpang buruk rupa yang nampaknya
menetap di situ. ,aik 1ascar maupun si timpang dengan ngotot
http344""".mastereon.com (
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
bersumpah bah"a tak ada seorang pun yang telah naik dan berada di ruangan depan itu selama siang itu. ,egitu
meyakinkannya sangkalan mereka sehingga sang inspektur mulai bimbang, dan hampir sa!a mengira /rs. St.
6lair cuma salah lihat sa!a. Tapi tiba-tiba, /rs. St. 6lair berteriak dan mengambil sebuah kotak kecil yang
tergeletak di atas me!a. Dirobeknya pembungkusnya, dan ber!atuhanlah isinya, balok-balok mainan anak-anak.
Suaminya memang sudah ber!an!i akan membelikan mainan itu untuk anak mereka yang kecil.
*Ditemukannya mainan itu dan kebingungan yang !elas terlihat di "a!ah si timpang, menyadarkan
inspektur bah"a masalah ini cukup serius. amar-kamar di lantai atas itu lalu diperiksa. /ereka kemudian
menyimpulkan bah"a nampaknya telah ter!adi tindak kriminal yang cukup mengerikan di situ. amar depannya
ber0ungsi sebagai kamar duduk yang sederhana, dan langsung bersebelahan dengan kamar tidur kecil. amar
tidur ini menghadap ke bagian belakang dermaga. Di antara dermaga dan !endela kamar tidur itu terbentang
daratan sempit, yang kering pada saat pasang surut, tapi dipenuhi air paling tidak setinggi &:> sentimeter pada
saat pasang naik. %endela kamar tidur itu lebar, dan cara membukanya dengan menariknya dari ba"ah ke atas.
Selama pemeriksaan, ditemukan noda darah di ambang !endela dan !uga di lantai papan kamar tidur itu. Di balik
gorden kamar depan ditemukan pakaian /r. 2e@ille St. 6lair9sepatu, kaus kaki, topi, dan !amnya, tapi !as
luarnya tak ada di situ. Tak nampak adanya tanda-tanda penganiayaan pada pakaian ini, tapi /r. 2e@ille St. 6lair
tetap tak ditemukan. ;upanya dia telah menghilang dari !endela besar di kamar tidur itu, karena tak ada !alan
keluar lain, namun noda darah di ambang !endela membuat mereka pesimis. ecil kemungkinannya dia bisa
berenang menyelamatkan diri, karena pada saat tragedi ini ter!adi, air sedang tinggi-tingginya.
*ini kita sampai pada nasib ba!ingan-ba!ingan yang ada di situ.
1ascar memang sudah terkenal sebagai keturunan pen!ahat yang
ke!i, tapi9sebagaimana dikisahkan oleh /rs. St., 6lair9dia ada
di kaki tangga hanya beberapa detik setelah korban terlihat di
!endela kamar depan. %adi paling-paling dia hanya bisa dituduh
membantu terlaksananya tindak ke!ahatan itu, bukan sebagai
pelaku utamanya. Dia menyangkal keras akan keterlibatannya
dan mengatakan bah"a dia tak tahu menahu apa sa!a yang
dilakukan oleh <ugh ,oone, penye"a lantai atas itu. Dia !uga
tak mengerti bagaimana pakaian pria yang hilang itu bisa sampai
ke situ.
*Sampai di sini sa!a cerita tentang mana!er bernama 1ascar.
Sekarang tentang orang timpang aneh yang tinggal di lantai atas
pondok candu itu, dan yang tentu sa!a tadi melihat 2e@ille St.
http344""".mastereon.com &C
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
6lair di situ. 2amanya <ugh ,oone. Wa!ahnya yang menyeramkan dikenal oleh orang-orang yang sering ke
6ity. Dia seorang pengemis, "alaupun untuk menghindari polisi dia pura-pura ber!ualan korek api. Tiap hari dia
duduk dengan kaki disilangkan di suatu po!ok di Threadneedle Street. orek apinya ditaruhnya di pangkuannya.
Siapa pun yang le"at dan melihatnya pasti akan merasa kasihan padanya, dan mereka lalu melemparkan uang ke
topi kulit yang ditaruh di trotoar di hadapannya. )ku sudah pernah melihat orang itu beberapa kali sebelumnya,
bahkan pernah berkenalan dengannya. )ku terke!ut sekali karena penghasilannya dari mengemis ternyata sangat
besar, padahal dia cuma .praktek. beberapa !am sehari. Penampilannya memang benar-benar menarik perhatianF
orang pasti menengok kalau mele"atinya. ;ambutnya ber"arna !ingga, "a!ahnya pucat, dan ada bekas luka
yang mengerikan, yang menyebabkan pinggiran bibir atasnya tertarik ke atas kalau "a!ahnya sedang bergerak-
gerak. Dagunya seperti bulldog, dan matanya yang gelap dan ta!am sangat kontras dengan "arna rambutnya.
Pokoknya dia lain dari pengemis-pengemis pada umumnya, lagi pula dia cukup !enaka. Dia selalu membalas
setiap cemoohan yang dilontarkan kepadanya oleh orang-orang yang le"at. $rang inilah yang menye"a kamar
di lantai atas pondok candu itu, dan yang terakhir melihat /r. 2e@ille St. 6lair.*
*Tapi, dia kan cacat+* kataku. *)pa yang bisa dilakukannya mela"an seseorang yang masih kuat
begitu-*
*Dia cacat, dalam arti !alannya pincang, tapi dalam hal-hal
lain, dia masih cukup sehat dan kuat. Sebagai seorang dokter,
tentunya kau tahu, Watson, bah"a kelemahan salah satu anggota
badan sering kali terkompensasi dengan kekuatan ekstra anggota
badan lainnya.*
*Silakan dilan!utkan kisahnya.*
*/rs. St. 6lair pingsan ketika melihat darah di !endela itu,
dan dia diantar puiang oleh polisi, karena kehadirannya tak banyak
membantu penyelidikan mereka. Inspektur ,arton yang menangani
kasus ini, mengamati tempat itu dengan teliti, tapi tak menemukan
sedikit petun!uk pun atas masalah ini. Dia membuat satu kesalahan
besar, karena tidak langsung menangkap ,oone. )da beberapa menit
terle"atkan, yang mungkin digunakan ,oone untuk berbicara
dengan 1ascar. Tapi kesalahan ini akhirnya langsung disadari. ,oone
segera ditangkap dan digeledah, tapi tak ditemukan sesuatu yang
bisa menyudutkannya. /emang ada noda darah di lengan ba!unya
http344""".mastereon.com &&
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
sebelah kanan, tapi dia mengatakan bah"a itu berasal dari !ari manisnya yang terluka, sambil menambahkan
bah"a dia tadi mendekat ke !endela, !adi noda darah di !endela itu pun menurutnya pasti berasal dari luka di
!arinya. Dia menyangkal keras bah"a dia tadi melihat /r. 2e@ille St. 6lair, dan bersumpah bah"a dia tak tahu-
menahu bagaimana sampai pakaian pria itu bisa berada di kamarnya. /engenai pernyataan /rs. St. 6lair bah"a
dia telah melihat suaminya di !endela atas itu, dia memberi komentar bah"a "anita itu pasti sudah gila atau
sedang melamun. Walaupun dia memprotes dengan keras, dia diba"a !uga ke kantor polisi, sementara Inspektur
,arton tetap tinggal di tempat itu dengan harapan akan menemukan suatu petun!uk kalau air laut di ba"ah
!entdela itu surut.
*Dan benarlah. /ereka menemukan sesuatu di pinggiran situ, "alaupun bukan yang dikuatirkan
sebelumnya. 8ang ditemukan ialah !as /r. 2e@ille St. 6lair, bukan orangnya. %as itu terlihat tergeletak di daratan
yang tadi dipenuhi air. Dan, coba tebak, apa yang mereka temukan di saku-saku !as itu-*
*Entahlah.*
*,enar, kau tak mungkin bisa menebak. Tiap sakunya penuh dengan uang logam9=5& penny dan 5BC
half penny+ Itulah sebabnya !as itu tak terseret air. Tapi tubuh manusia kan ringan. )da putaran air yang ganas di
antara dermaga dan rumah itu. /ungkin !as yang berat ini terlepas ketika pemakainya tersedot ke laut.*
*Tapi bukankah pakaian-pakaiannya yang lain ditemukan di kamar itu- )pakah orang yang malang itu
cuma memakai !as luarnya sa!a-*
*Entahlah, tapi 0akta-0akta ini cukup menolong. Seandainya ,oone yang melempar 2e@ille St. 6lair
le"at !endela, takkan ada satu saksi mata pun yang melihat ke!adian itu, bukan- 1alu, apa yang akan dia
lakukan- Dia pasti harus melenyapkan pakaian-pakaian korban. Waktu mau melempar !asnya, dia mungkin
teringat bah"a !as itu akan mengapung. Padahal "aktunya sudah sangat mendesak, karena dia mendengar istri
korban berteriak-teriak ingin masuk ke atas, dan mungkin dia !uga sudah mendengar dari temannya, si 1ascar,
bah"a polisi sedang menu!u ke tempatnya, Dia lalu bergegas mengambil uang simpanannya dan memasukkan
koin-koin itu ke saku-saku !as, agar !as itu bisa tenggelam kalau dibuang ke air. Setelah membuang !as, dia
berniat membuang pakaian-pakaian yang lain, tapi dia keburu mendengar langkah-langkah yang memburu
mendekati kamarnya. Dia hanya sempat menutup !endela sebelum polisi memasuki kamarnya.*
*,isa !adi begitu.*
*8ah, sementara ini hipotesisnya begitu, sampai kita mendapatkan yang lebih baik. Tadi kukatakan
bah"a ,oone ditangkap dan diba"a ke kantor polisi. Tapi catatan tentang dirinya bersih sekali. /emang sudah
bertahun-tahun dia dikenal sebagai pengemis, tapi hidupnya tenang-tenang sa!a dan dia tak pernah berbuat
http344""".mastereon.com &5
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
ke!ahatan. ,egttulah masalahnya saat ini, dan pertanyaan-pertanyaan yang harus di!a"ab adalah3 Sedang apa
2e@ille St. 6lair di pondok candu "aktu itu- )pa yang telah ter!adi padanya- Di mana dia sekarang- Dan, apa
peran <ugh ,oone atas menghilangnya /r. St. 6lair- uakui, seingatku, baru kali inilah aku menghadapi
masalah yang secara sepintas sepele, tapi yang ternyata rumit sekali.*
Selama Sherlock <olmes berkisah, kami mela!u mele"ati pinggiran kota, sampai deretan rumah-rumah
yang tak beraturan itu lenyap dari pandangan, dan sampailah kami ke kota kecil yang rumah-rumahnya
berpagarkan tanaman pedesaan yang khas. Setelah penuturan <olmes selesai, kami masih harus mele"ati dua
desa lagi, sampai akhirnya kami melihat beberapa lampu yang masih menyala di !endela-!endela rumah di
ke!auhan.
*ita hampir sampai di 1ee,* kata temanku. *ita telah mele"ati tiga kabupaten selama per!alanan kita
yang tak berapa !auh ini, mulai dari /iddlese@-Surrey, dan ent. aulihat lampu di antara pepohonan itu- Itulah
Aila 6edars, dan di samping lampu itu duduk seorang "anita yang pasti telah mendengar dencing kereta kita.*
*/engapa tak kautangani kasus ini di ,aker Street sa!a-* tanyaku.
*arena ada banyak penyelidikan yang harus kulakukan di sini. /rs. St 6lair telah berbaik hati
menyediakan dua kamar atas permintaanku dan kau tak perlu merasa sungkan menginap di sana bersamaku.
Wanita itu pasti akan menerima rekan seker!aku dengan senang hati. ;asanya aku tak tega menemuinya tanpa
memba"a kabar apa-apa tentang suaminya. 2ah, kita sudah sampai. <us, belok ke sana, hus+*
ami berhenti di depan sebuah @ila yang besar, dengan halaman luas di sekelilingnya. Seorang bocah
tukang kuda berlari menyambut kami, dan setelah turun dari kereta, aku mengikuti <olmes ber!alan mele"ati
!alanan berkerikil yang menu!u ke rumah itu. etika kami hampir sampai, pintu depan langsung terbuka, dan
seorang "anita mungil berambut pirang berdiri di ambang pintu. ,a!unya terbuat dari sutera lembut, dihiasi
bulu-bulu ber"arna merah !ambu pada leher dan u!ung lengannya. Dalam latar belakang cahaya lampu yang
terang benderang, postur tubuhnya yang ramping terlihat dengan !elas. Salah satu tangannya bersandar di pintu,
sedang tangannya yang lain agak terangkat karena rasa penasarannya, sehingga tubuh, kepala, dan "a!ahnya
agak menyorong ke depan. /atanya penuh rasa ingin tahu, bibirnya terbuka siap untuk menanyakan sesuatu.
*,agaimana-* teriaknya. *,agaimana-*
etika dia menyadari bah"a ada dua orang yang mendekatinya, dia sempat berteriak kegirangan, tapi
segera berubah men!adi keluhan karena temanku menggeleng dan mengangkat bahu.
*Tak ada kabar baik-*
*,elum.*
http344""".mastereon.com &:
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*abar buruk-*
*,elum !uga.*
*Syukurlah Silakan masuk, )nda pasti capek seharian tadi.*
*Ini teman saya, Dr. Watson. Dia telah banyak menolong saya dalam beberapa kasus yang lalu, dan saya
sungguh beruntung karena dia bisa menemani saya dalam penyelidikan ini.*
*Senang bertemu dengan )nda,* katanya sambil men!abat tanganku dengan hangat. *Saya mohon maa0
apabila ada kekurangan dalam pelayanan kami. /aklumlah, kami sedang mengalami pukulan yang sangat tak
terduga.*
*/adam,* kataku, *saya pernah tugas militer dan biasa hidup seadanya. alaupun tidak, !elas )nda tak
perlu minta maa0. Saya siap membantu )nda dan teman saya, kapan sa!a.*
*2ah, /r. Sherlock <olmes,* kata "anita itu ketika kami memasuki ruang makan yang !uga
bermandikan cahaya. Di atas me!a sudah tersa!i hidangan santap malam. *Saya ingin menga!ukan satu atau dua
pertanyaan sederhana, dan mohon di!a"ab dengan se!u!ur-!u!urnya.*
*Pasti, madam.*
*Tak usah mencemaskan perasaan saya. Saya bukan "anita histeris atau yang gampang pingsan kalau
mendengar sesuatu yang menge!utkan. %adi harap terus terang sa!a.*
*Tentang apa, ya-*
*%auh di lubuk hati )nda, apakah menurut )nda
2e@ille masih hidup-*
Sherlock <olmes kelihatannya malu mendengar
pertanyaan ini.
*%u!urlah kepada saya+* ulang "anita itu sambil
berdiri di permadani dan memandangnya dengan ta!am.
etika itulah temanku men!atuhkan dirinya ke sebuah
kursi rotan.
*alau saya harus !u!ur, madam, !a"abnya
adalah tidak.*
*/enurut )nda dia sudah mati-*
http344""".mastereon.com &=
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*8a.*
*Dibunuh orang-*
*Saya tidak mengatakan demikian, tapi mungkin sa!a.*
*Dan, kapan tepatnya dia meninggal-*
*<ari Senin yang lalu.*
*alau begitu, /r. <olmes, bisakah )nda men!elaskan surat yang saya terima darinya tadi-*
Sherlock <olmes berdiri dari duduknya bagaikan orang yang tersengat aliran listrik.
*)pa+* tanyanya dengan suara menggelegar.
*8a, surat ini baru saya terima hari ini.* Dia berdiri sambil tersenyum. Dilambaikannya sepucuk surat di
udara.
*,oleh saya lihat-*
*Silakan.*
Disambarnya surat itu dari tangan "anita itu dengan
penasaran. 1alu ditaruhnya di me!a, didekatkannya lampu, dan
diamatinya surat itu dengan saksama. )ku pun berdiri di
belakangnya, ikut memperhatikan surat itu. )mplopnya murahan,
dan cap posnya dari Gra@esend, bertanggalkan hari itu !uga, atau
hari sebelumnya tepatnya, karena saat itu telah le"at tengah
malam.
*Tulisannya !elek sekali+* gumam <olmes. *Pasti bukan
tulisan suami )nda, madam.*
*,ukan, tapi isinya berasal dari dia.*
*/enurut saya, orang yang menulis alamat di amplop ini
telah menanyakan alamat yang harus ditulisnya pada orang lain.*
*,agaimana )nda tahu hal itu-*
*1ihatlah, tulisan namanya !elas sekali dengan tinta hitam
yang mengering dengan sendirinya. Selan!utnya tak begitu !elas,
karena telah dibubuhi kertas isap tinta. Seandainya penulisnya
http344""".mastereon.com &>
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
langsung menulis nama dan alamat, lalu baru dibubuhi kertas isap, pasti takkan ada bagian setebal tulisan nama
itu. %adi penulisnya menuliskan nama dulu lalu dia berhenti karena tak tahu kemana surat itu harus dikirim, dan
harus bertanya pada orang lain. Sepele, ya- Tapi yang sepele-sepele itu biasanya penting sekali. Sekarang, mari
kita lihat isi surat ini+ <a+ )da sesuatu di dalamnya+*
*8a, cincin. 6incin stempel milik suami saya.*
*Dan )nda yakin ini tulisan tangan suami )nda-*
*Salah satunya.*
*Salah satunya-*
*8a, tulisannya begitu kalau dia sedang menulis dengan terburu-buru. /emang tak seperti tulisannya
yang biasa, tapi saya yakin itu tulisannya.*
Sayang, jangan takut Semuanya akan beres. Ada kekeliruan besar yang perlu diluruskan. Dan ini
membutuhkan aktu. !unggulah, dan bersabarlah."#e$ille.
*Ditulis dengan pensil pada kertas sobekan dari buku ukuran kecil, tanpa cap. Diposkan di Gra@esend
hari ini oleh seseorang yang ibu !arinya kotor sekali. <a+ Dan kalau saya tak salah, tutup amplopnya dilem
dengan ludah oleh orang yang suka mengunyah tembakau. )nda benar-benar yakin ini tulisan suami )nda,
madam-*
*8a. Surat ini ditulis oleh 2e@ille.*
*Dan diposkan tadi pagi di Gra@esend. 8ah, /rs. St. 6lair, sudah mulai ada titik terang, "alaupun saya
belum berani mengatakan bah"a bahaya sudah le"at.*
*Tapi bukankah ini berarti bah"a dia masih hidup, /r. <olmes-*
*ecuali kalau telah ter!adi pemalsuan yang lihai untuk mengelabui kita. 6incin itu tak membuktikan
apa-apa. ,isa sa!a telah diambil dari tangannya.*
*Tidak, tidak, tulisan ini benar-benar tulisannya+*
*,aiklah. /ungkin sa!a ditulis hari Senin yang lalu dan baru diposkan tadi pagi.*
*8a, mungkin sa!a begitu.*
*alau demikian halnya, banyak hal bisa ter!adi setelah itu.*
*$h, !angan membuat saya putus asa, /r. <olmes. Saya yakin dia baik baik sa!a. <ubungan kami begitu
dekatnya, hingga saya pasti merasakan kalau dia mengalami musibah. Waktu terakhir dia berada di rumah, dia
http344""".mastereon.com &?
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
terluka ketika bercukur, dan saya yang "aktu itu sedang berada di ruang makan bisa langsung berlari
menemuinya karena merasa ada sesuatu yang telah ter!adi. alau untuk musibah yang sepele itu sa!a saya bisa
merasakannya, apalagi kalau yang menyangkut nya"anya.*
*Saya memang sudah sering mengalami bah"a perasaan "anita lebih berharga daripada kesimpulan
analitis seorang pemikir. Dan surat ini menguatkan pandangan )nda. Tapi kalau memang suami )nda masih
hidup dan bisa menulis surat pada )nda, mengapa dia tak segera pulang-*
*Entahlah, saya benar-benar tak tahu alasan-nya.*
*Dan pada hari Senin yang lalu apakah suami )nda tak pesan apa-apa sebelum berangkat-*
*Tidak.*
*Dan )nda terke!ut melihatnya berada di S"andam 1ane-*
*Sangat terke!ut*
*)pakah "aktu itu !endelanya terbuka-*
*8a.*
*%adi, dia seharusnya bisa memanggil )nda-*
*,isa.*
*2yatanya dia hanya meneriakkan sesuatu yang tak )nda mengerti maksudnya-*
*8a.*
*/enurut )nda, mungkin dia minta tolong-*
*8a. Dia melambaikan tangannya.*
*Itu bisa !uga berarti bah"a dia pun terke!ut karena tanpa disangka-sangka melihat )nda disitu-*
*/ungkin !uga.*
*Dan menurut )nda, dia lalu ditarik ke belakang oleh seseorang-*
*Pokoknya, tiba-tiba sa!a dia menghilang.*
*/ungkin sa!a dia sendiri yang melompat ke belakang. )pakah )nda melihat orang lain di kamar itu-*
*Tidak, tapi orang yang ber"a!ah menakutkan itu bersumpah bah"a dia ada di sana, sedangkan 1ascar
ada di kaki tangga.*
http344""".mastereon.com &B
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*,egitu, ya. Waktu )nda lihat suami )nda, apakah dia berpakaian lengkap-*
*8a, tapi tanpa keme!a dan dasi. Secara samar samar saya melihat lehernya yang terbuka.*
*Pernahkah dia menyinggung-nyinggung tentang S"andam 1ane-*
*Tidak.*
*)pakah ada tanda tanda dia pernah mengisap candu-*
*Tidak.*
*Terima kasih, /rs. St. 6lair. <al-hal itulah yang ingin saya ketahui dengan !elas. ami mau makan
sekarang, lalu istirahat. ,esok pagi, kami akan sibuk sekali.*
Sebuah kamar tidur besar dengan dua tempat tidur telah disiapkan untuk kami, dan aku segera
meringkuk di ba"ah selimut. )ku capek sekali sehabis bertualang sepan!ang malam ini. Tapi Sherlock <olmes
lain. alau sedang menghadapi masalah yang belum terpecahkan dia bisa tahan berhari-hari, bahkan seminggu
tanpa istirahat sama sekali. Dia akan terus memikirkan kasus itu, membolak-balik 0akta-0aktanya, mengu!inya
dari setiap sudut pandang, sampai dia berhasil mengerti pokok permasalahannya, atau menyadari bah"a datanya
kurang lengkap.
Saat ini misalnya, aku tahu dia pasti tak akan tidur semalaman. Dia akan duduk tepekur sa!a. Dia
menanggalkan mantel dan !asnya, mengenakan pakaian tidur "arna biru yang kedodoran, lalu mulai mengambil
bantal dari tempat tidurnya dan !uga dari so0a dan kursi kursi lain.
Dengan bantal-bantal ini dibuatnya semacam
dipan, dan dia pun duduk dengan kaki menyilang di
atasnya. Di depannya tersedia potongan tembakau dan
sekotak korek api. Dalam keremangan cahaya lampu,
kulihat dia duduk di sana, dengan pipa tergantung di
bibirnya, matanya menatap ke sudut langit langit dengan
pandangan kosong. )sap ber"arna biru melingkar-lingkar
ke atas. Dia duduk diam, tanpa bergerak, cahaya
menyinari sosoknya yang bagaikan ra!a"ali. ,egitulah
kulihat dia sampai akhirnya aku tertidur.
)ku terbangun dengan gelagapan pada keesokan
harinya mendengar seruan yang tiba-tiba meluncur dari
http344""".mastereon.com &'
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
bibir <olmes. /atahari musim panas bersinar menerangi kamar kami. Pipa temanku masih tergantung di
bibirnya, masih terlihat asap melingkar-lingkar ke atas, dan kamar kami dipenuhi oleh asap tembakau pekat.
$nggokan tembakau di depannya yang kulihat tadi malam sudah tak tersisa lagi.
*Sudah bangun, Watson-* dia bertanya.
*8a.*
*Siap berangkat-*
*Tentu.*
*alau begitu, bergegaslah. 2ampaknya seisi rumah belum ada yang bangun, tapi aku tahu letak kamar
bocah petugas kuda, dan kita bisa memintanya untuk mengeluarkan kereta kita.* Dia tergelak ketika berbicara,
matanya berkilat, dan sikapnya lain sekali dari yang kulihat tadi malam.
Sambil berpakaian, aku menengok ke !am tanganku. Pantas, belum ada yang bangun. ,aru !am empat
le"at dua puluh lima menit di pagi hari+ )ku hampir selesai berpakaian ketika <olmes mengabarkan bah"a
keretanya sudah siap.
*)ku ingin mengu!i sebuah teoriku yang sederhana,* katanya sambil mengenakan sepatu larsnya.
*urasa, Watson, kau kini sedang berdiri di hadapan salah satu manusia yang paling bodoh di Eropa. )ku pantas
ditendang keluar dari rumah ini. Tapi kupikir aku sudah menemukan kunci dari masalah ini.*
*au dapat dari mana kunci itu-* tanyaku sambil tersenyum.
*Dari kamar mandi,* !a"abnya. *$h, ya, aku tak bergurau,* lan!utnya ketika melihat rasa tidak percaya
yang terpancar di mataku. *,aru sa!a kuambil dari sana, dan kutaruh di tas ini. )yolah, sobat, dan kita akan
segera melihat apakah kunci ini cocok atau tidak.*
ami menuruni tangga dengan hati-hati, lalu meninggalkan rumah itu. Di luar, di !alanan. yang
bermandikan sinar matahari pagi, kereta kuda kami telah siap dengan bocah petugas kuda menunggu di
sampingnya. Pakaian bocah itu masih a"ut-a"utan. ami segera menaiki kereta itu, dan langsung berangkat
menu!u 1ondon. ,eberapa gerobak pedesaan terlihat mela!u di !alanan, memuat sayur-sayuran untuk diba"a ke
kota, tapi @ila-@ila di sepan!ang !alan masih sepi, bagaikan kota dalam mimpi.
*)da beberapa hal yang unik dalam kasus ini,* kata <olmes sambil memecut kuda. *uakui, aku telah
buta selama ini. Tapi bukankah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali-*
Sesampai di daerah Surrey, orang-orang baru bangun dari tidur mereka, dan !endela-!endela rumah baru
mulai dibuka. Setelah mele"ati %embatan Waterloo, kami menu!u Wellington Street, lalu belok kanan ke ,o"
http344""".mastereon.com &(
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
Street, di mana kantor polisi berada. Sherlock <olmes dikenal baik oleh kepolisian, dan dua orang polisi yang
ber!aga di pintu depan memberi hormat padanya. Salah satunya memegangi kepala kuda kami, dan yang satunya
lagi mengantarkan kami masuk ke dalam.
*Siapa yang sedang bertugas-* tanya <olmes.
*Inspektur ,radstreet, sir.*
*)h, ,radstreet, apa kabar-* Seorang polisi tinggi besar telah menyambut kami di lorong berdinding
batu itu. Dia mengenakan topi tinggi dan !as pan!ang. *Saya ingin berbicara se!enak dengan )nda, ,radstreet.*
*Tentu, /r. <olmes. Silakan masuk ke kamar ker!a saya, di sini.*
amar ker!anya seperti ruangan kantor kecil. Di me!a tergeletak buku yang amat besar, dan ada sebuah
telepon yang dipasang menempel di dinding. Inspektur ,radstreet duduk di depan me!anya.
*)pa yang bisa saya bantu, /r. <olmes-*
*Saya datang sehubungan dengan pengemis bernama ,oone9yang ditahan dalam kasus lenyapnya /r.
2e@ille St. 6lair dari 1ee.*
*8a. Dia ditahan di sini untuk diselidiki lebih lan!ut.*
*,egitulah yang saya dengar. Dia ada di sini-*
*)da di sel.*
*)pa dia tenang-tenang sa!a-*
*$h, dia tak men!adi masalah. Tapi dia itu ba!ingan yang !orok sekali.*
*%orok-*
*8a, menyuruhnya cuci tangan sa!a susah sekali, dan mukanya betul betul dekil. 8ah, kalau kasusnya
sudah !elas, seluruh tubuhnya perlu digosok sampai bersih. /emang, dia benar-benar perlu dimandikan.*
*Saya ingin sekali bertemu dengannya.*
*$h, ya- Gampang. /ari saya antar. )nda bisa meninggalkan tas )nda di sini.*
*Tidak, sebaiknya saya ba"a sa!a.*
*,aiklah. /ari, silakan.*
Dia mengantarkan kami mele"ati sebuah lorong, membuka pintu yang dipalang, menuruni tangga putar,
lalu sampailah kami ke koridor yang bercat putih. Pada kedua sisi koridor itu banyak pintu-pintu. Di sinilah
http344""".mastereon.com 5C
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
kiranya sel yang dimaksud.
*Dia berada di sel ketiga sebelah kanan,* kata Inspektur ,radstreet *Di sini.*
Dengan hah-hati dia mengangkat semacam penutup di bagian atas pintu, lalu menengok ke dalam.
*Dia masih tidur,* katanya. *6oba lihatlah sendiri,*
ami berdua mengintip dari lubang di pintu itu. Sang
tahanan sedang terbaring tidur, "a!ahnya menghadap ke arah
kami, napasnya lambat dan berat. $rang itu tingginya
sedang-sedang sa!a, pakaiannya compang-camping, berupa
ba!u ber"arna yang nongol dari !as bututnya yang robek.
Sebagaimana dikatakan oleh Inspektur ,radstreet tadi,
penampilannya benar-benar !orok, dan kotoran yang
memenuhi "a!ahnya benar-benar men!i!ikkan. )da guratan
bekas luka yang lebar dari mata sampai ke dagunya, dan
kalau "a!ahnya bergerak, maka bibir atas nya tertarik,
sehingga tiga giginya kelihatan menyeringai. Warna merah
rambutnya amat menyala, men!untai sampai ke dahinya.
*Tampan, bukan-* kata Inspektur ,radstreet.
*Dia benar-benar perlu dicuci sampai bersih,* komentar
<olmes. *,egitu menurut saya, dan secara sukarela saya
telah memba"a alat untuk membersihkan badannya.*
Dia membuka tas yang diba"anya dan dikeluarkannya
spons mandi yang sangat besar. )ku terperangah.
*<e+ <e+ )nda ini ada-ada sa!a.* Inspektur ,radstreet tergelak.
*2ah, kalau )nda tidak keberatan membuka pintu itu dengan hati-hati, akan kita benahi penampilannya.*
*8ah, mengapa tidak-* kata Inspektur ,radstreet. *Dia memalukan pen!ara ,o" Street, bukan-*
Dibukanya pintu, dan dengan perlahan-lahan kami masuk ke dalam sel itu. Tahanan yang sedang tidur
itu membalikkan badan seke!ap, lalu kembali tidur dengan nyenyak. <olmes membungkuk di depan tempat air,
membasahi sponsnya, lalu menggosokkannya ke "a!ah tahanan itu dua kali dengan sekuat tenaga.
*Saya perkenalkan kepada )nda,* teriaknya, */r. 2e@ille. St. 6lair yang berasal dari 1ee, di daerah
http344""".mastereon.com 5&
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
ent.*
)ku terperan!at sekali menyaksikan adegan di depanku yang tak pernah kualami seumur hidupku. Wa!ah
orang itu mengelupas bagaikan kulit kayu pada pepohonan. Wa!ah yang gelap mengerikan itu kini lenyap.
1enyap pula guratan bekas luka dan bibir yang miring ke atas, yang selama ini membuat "a!ahnya terlihat
begitu men!i!ikkan+ Dengan satu sentakan, rambut ber"arna merah !ingga itu pun tercabut, dan dia ter!aga dari
tidurnya dan terduduk di tempat tidurnya. Wa!ahnya pucat, sedih, dan sopan. ;ambutnya hitam, kulitnya halus.
$rang itu menggosok-gosok matanya dan memandang ke sekehlingnya dengan bingung, karena masih
mengantuk. emudian, ketika dia menyadari bah"a penyamarannya terbongkar, tiba-tiba dia berteriak, dan
men!atuhkan dirinya dengan "a!ahnya menutup ke bantal.
*8a, Tuhan+* teriak Inspektur
,radstreet. */emang dia orang yang
dinyatakan hilang itu. Saya masih
mengenali "a!ahnya dari 0oto.*
Sang tahanan menoleh dengan
pasrah. *,egitulah,* katanya. *Dan tuduhan
apa yang akan )nda tuntut dari saya-*
*Tuduhan telah melenyapkan /r.
2e@ille St.... oh, "ah, )nda tak mungkin
dituduh begitu, kecuali mungkin diganti
dengan tuduhan percobaan bunuh diri,* kata
Inspektur ,radstreet sambil menyeringai. *8ah, selama dua puluh tu!uh tahun bertugas di kepolisian, baru kali
ini saya men!umpai kasus seperti ini.*
*arena saya sendirilah /r. 2e@ille St. 6lair, maka !elas tak ada ke!ahatan yang telah saya lakukan.
/aka berarti, telah ter!adi salah tangkap terhadap saya, kan-*
*/emang bukan ke!ahatan, tapi kesalahan yang sangat besar,* kata <olmes. *7ntuk apa )nda
mengelabui istri )nda-*
*/asalahnya bukan pada istri saya, tapi anak anak saya,* rintih tahanan itu. *Semoga Tuhan menolong
saya, agar mereka tak merasa malu atas realitas tentang ayahnya. 8a, Tuhan+ ,etapa menyakitkannya, kalau
sampai mereka tahu+ )pa yang harus saya lakukan-*
Sherlock <olmes duduk di sampingnya dan menepuk-nepuk bahunya dengan lembut.
http344""".mastereon.com 55
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*Seandainya )nda melimpahkan masalah ini ke pengadilan, tentu sa!a nama )nda akan !adi bahan
berita. Tapi, kalau )nda bisa meyakinkan pihak yang ber"enang bah"a )nda memang tak berbuat suatu
ke!ahatan pun, maka tak ada alasan untuk menggembar-gemborkan masalah ini, kan- Saya yakin Inspektur
,radstreet bersedia mencatat pengalaman )nda untuk di serahkan ke pihak yang ber"enang nantinya. asus ini
malah mungkin tak perlu masuk ke pengadilan sama sekali.*
*Tuhan memberkati )nda,* seru tahanan itu dengan terharu. *1ebih baik saya dipen!ara, atau bahkan
dihukum mati, daripada anak-anak saya sampai mengetahui rahasia saya yang sangat memalukan ini.
*alian bertiga adalah yang pertama kali tahu tentang kisah keluarga saya. )yah saya seorang kepala
sekolah di 6hester0ield. Saya pun bersekolah di sana. Waktu masih muda saya sering bepergian, pernah main
sandi"ara, dan akhirnya men!adi "arta"an sebuah koran sore di 1ondon. Suatu hari atasan saya ingin
mendapatkan artikel tentang para pengemis di 1ondon, dan saya menyatakan kesediaan untuk mencari in0ormasi
untuk penulisan artikel tersebut. Itulah a"al petualangan saya. Saya harus ter!un men!adi pengemis amatir agar
mendapatkan 0akta-0akta untuk artikel saya. arena pernah men!adi pemain sandi"ara, tentu sa!a saya tahu
rahasia memoles "a!ah, dan saya memang pernah men!adi ahli rias "a!ah di belakang panggung. eahlian itu
ternyata kini bisa saya man0aatkan. Saya mencat "a!ah saya, dan meriasnya sedemikian rupa sehingga kelihatan
mengenaskan. Saya bubuhkan bekas luka dan saya buat e0ek miring ke atas pada bibir saya dengan bantuan
plester kecil. Ditambah dengan rambut palsu "arna merah menyala dan pakaian yang sesuai, saya duduk di
sebuah tempat di bagian paling sibuk 6ity, pura-pura men!ual korek api tapi sebenarnya men!adi pengemis. Saya
men!alankan usaha ini selama tu!uh !am, dan coba bayangkan, saya berhasil memba"a puiang tak kurang dari 5?
shilling dan empat penny.
*Saya lalu menuliskan semua 0akta yang saya dapatkan, dan mulai melupakan petualangan saya itu. Tapi
kemudian, saya harus membayar utang sebanyak 5> pound kepada seorang teman. Saya tak tahu harus berbuat
apa untuk mendapatkan uang se!umlah itu, lalu tiba-tiba saya punya ide. Saya minta "aktu dua minggu untuk
membayar utang itu, mengambil cuti, dan kembali mengemis+ Saya berhasil mengumpulkan uang itu dalam
sepuluh hari, lalu lunaslah utang saya.
*2ah, coba bayangkan. Peker!aan saya yang resmi hanya menghasilkan dua pound seminggu. Padahal
dengan mencat "a!ah, menaruh topi terbalik di pinggir !alan, dan duduk-duduk sa!a, saya bisa mendapatkan
se!umlah itu dalam sehari. Saya sempat bergumul antara gengsi dan uang, tapi uanglah yang menang. /aka saya
pun berhenti beker!a sebagai "arta"an, dan beralih pro0esi men!adi pengemis di sudut !alan yang telah saya
pilih. Dengan mengandalkan rasa iba orang yang le"at, uang pun bergelimang masuk ke saku saya. <anya satu
orang yang tahu tentang rahasia saya, yaitu pemilik pondok yang saya se"a di S"andam 1ane. Di situlah saya
http344""".mastereon.com 5:
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
berganti peran. Setiap pagi saya keluar dari situ men!adi seorang pengemis !embel, tapi pada malam harinya saya
keluar lagi dari situ sebagai seorang pria perlente. Saya membayar se"a kamar kepada pemilik pondok bernama
1ascar ini dengan cukup mahal, supaya dia menyimpan rahasia saya.
*2ah, tak lama kemudian saya sudah mempunyai simpanan yang cukup banyak. /emang tak semua
pengemis bisa menghasilkan BCC pound setahun seperti halnya yang saya alami, namun saya memiliki
kelebihan. ;ias "a!ah dan kemampuan saya berkomunikasi dengan orang-orang yang le"at, membuat saya
makin dikenal di 6ity. Sepan!ang hari, uang logam dan bahkan kadang-kadang uang perak dilemparkan orang
kepada saya. Paling sial, saya mendapatkan dua pound sehari.
*Dengan bertambah kaya, saya !adi semakin ambisius. Saya membeli rumah di desa, dan menikah, tanpa
ada orang yang mempermasalahkan apa sebenarnya peker!aan saya. Istri saya tahu bah"a saya punya peker!aan
di 6ity, tapi tak tahu peker!aan macam apa itu.
*<ari Senin yang lalu saya sudah selesai mengemis, dan sedang berganti pakaian di kamar lantai atas
pondok candu itu. etika itu, saya kebetulan menoleh ke luar !endela. Saya terke!ut setengah mati melihat istri
saya sedang ber!alan di ba"ah !endela itu. Dia pun terbelalak melihat saya. Saya berteriak kaget, mengangkat
tangan untuk menutupi "a!ah saya, lalu segera berlari menemui 1ascar agar dia mencegah siapa pun yang ingin
men!umpai saya. Saya mendengar suara istri saya di ba"ah sana, dan saya tahu dia tak diiGinkan naik ke atas.
Dengan cepat saya melepas pakaian saya yang perlente, lalu mengenakan pakaian pengemis dan menyamar lagi.
*Saya yakin istri saya sendiri pun takkan mengenali saya. Tapi saya menyadari bah"a kamar saya
mungkin akan digeledah dan pakaian saya yang perlente itu bisa membuka rahasia saya. Saya lalu membuka
!endela. arena tergesa-gesa, !ari saya yang terluka pagi harinya berdarah lagi. 1alu saya mengambil !as saya
yang masih penuh dengan uang logam, karena perolehan saya hari itu baru sa!a saya masukkan ke situ. Saya
lempar !as itu beserta isinya ke luar !endela. 1ega rasanya menyaksikan benda tersebut menghilang ditelan arus
Sungai Thames. ,aru sa!a saya mau membuang pakaian yang lain, terdengar suara langkah-langkah polisi di
tangga menu!u ke kamar saya. ,eberapa menit kemudian, saya akui bah"a saya malah men!adi lega, karena
mereka tak mengenali saya sebagai /r. 2e@ille St. 6lair, tetapi malah menahan saya dengan tuduhan telah
membunuh pria itu.
*,egitulah pen!elasan saya. Saya lalu memutuskan untuk terus menyamar dengan muka buruk seperti itu
selama mungkin. arena istri saya mungkin sangat mencemaskan keadaan saya, saya lalu mencopot cincin saya,
dan menyerahkannya pada 1ascar pada saat polisi sedang lengah dalam menga"asi saya. %uga saya sempat
menulis pesan dengan tergesa-gesa, yang isinya untuk menenteramkan hati istri saya dan berpesan agar dia tak
usah merasa cemas.*
http344""".mastereon.com 5=
Sir Arthur Conan Doyle Pria Berbibir Miring
*Pesan )nda baru tiba kemarin,* kata <olmes.
*8a, Tuhan+ ,etapa dia telah menderita selama satu minggu penuh.*
*Polisi memata-matai 1ascar,* kata Inspektur ,radstreet, *!adi saya bisa mengerti bah"a dia tak
mungkin pergi mengeposkan surat itu tanpa terlihat oleh polisi. Dia mungkin menitipkan surat itu kepada salah
seorang pelaut langganannya, yang baru ingat untuk mengirimkannya beberapa hari kemudian.*
*Tepat,* kata <olmes sambil menganggukkan kepala tanda setu!u. *8a, tak diragukan lagi. Selama
mengemis, tak pernahkah )nda ditangkap polisi-*
*Sering, tapi saya selalu bisa bebas kembali setelah membayar denda.*
*)nda harus menghentikan kegiatan mengemis )nda sampai di sini,* kata Inspektur ,radstreet. *alau
)nda mengharap agar polisi mengubur masalah ini, maka pengemis bernama <ugh ,oone harus lenyap pula.*
*Saya sudah bersumpah takkan mengemis lagi, sungguh+*
*alau begitu, masalahnya selesai sampai di sini. Tapi kalau )nda sampai tertangkap sedang mengemis
lagi, semua kisah )nda akan dibeberkan kepada publik. /r. <olmes, kami amat berutang budi kepada )nda,
karena )nda telah membuat masalah ini men!adi !elas. ,olehkah saya mendapatkan pen!elasan, bagaimana
caranya )nda bisa sampai pada kesimpulan seperti ini-*
*Dengan duduk di atas lima bantal dan melahap habis satu ons tembakau irisan,* kata temanku. *urasa,
Watson, sudah "aktunya bagi kita untuk kembali ke ,aker Street untuk makan pagi.*
"ownload ebook Sherlock Holmes selengkapn#a gratis di:
http344""".mastereon.com
http344sherlockholmesindonesia.blogspot.com
http344""".0acebook.com4sherlock.holmes.indonesia
http344""".mastereon.com 5>