Anda di halaman 1dari 3

Nama : Yosafat Hunter

NIM :114130148
Kelompok : 9 165
BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Mineralogi petrologi adalah salah satu mata kuliah pada jurusan Teknik
Lingkungan Kebumian Universitas Pembangunan Nasional Veteran
Yogyakarta. Mineralogi petrologi sebenarnya adalah dua cabang ilmu geologi
yang berbeda. Mineralogi adalah ilmu yang mempelajari mengenai mineral, baik
dalam bentuk individu maupun dalam bentuk kesatuan, selain itu mempelajari
sifat-sifat kimia, cara terdapat, cara terjadi dan kegunaan mineral. Petrologi
memiliki bahasan yang sama seperti mineralogi, tetapi objeknya bukan mineral
melainkan batuan. Ilmu petrologi juga dapat digunakan untuk keperluan
eksplorasi.
Praktikan telah menempuh ilmu mineralogi petrologi secara teori dibangku
kuliah dan menjalani praktikum di labolatorium selama kurang lebih satu
semester. Untuk lebih mendalami ilmu mineralogi petrologi, praktikan juga harus
turun langsung ke lapangan, dengan begitu praktikan dapat belajar, melihat dan
mendeskripsikan batuan secara langsung, membuat petrogenesa berdasarkan
kondisi sekitar dan fenomena geologinya, serta dapat mempratekkan cara
mengambil sampel batuan. Praktikan juga dapat menemukan struktur dan tekstur
yang sebelumnya belum pernah dilihat dilaboratorium, ketika turun ke lapangan.

1.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari ekskursi ini, agar praktikan dapat menerapkan
secara langsung ilmu yang telah diperoleh selama kuliah dan praktikum
mineralogi petrologi, sehingga praktikan akan lebih mengerti mengenai ilmu
tersebut. Selain itu, praktikan juga dapat mengenali dan memperdalam secara
langsung jenis batuan beku, sedimen, dan metamorf, dan juga
mendeskripsikannya dilapangan baik secara struktur dan tekstur yang ada pada
batuan yang berada di alam, sehingga praktikan dapat memahami dan
mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam praktikum praktikum Mineralogi dan
Petrologi yang diberikan selama ini.
166

Nama : Yosafat Napitupulu
NIM :1141130148
Kelompok : 9
Ekskursi lapangan ini juga bertujuan sebagai salah satu syarat akhir dalam
mengikuti mata kuliah Praktikum Mineralogi Petrologi pada semester II,
Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN Veteran
Yogyakarta.
1.3 Profil Lokasi Kunjungan Field Trip
Lokasi field trip adalah di daerah selatan provinsi daerah Istimewa
Yogyakarta, pada daerah tersebut ditemukan berbagai batuan yang dibagi dalam
lima stopsite. Lokasi stopsite yang pertama berada di desa Kalitirto, kecamatan
Berbah, kabupaten Sleman, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada stopsite
pertama ditemukan sebuah sungai kecil yang airnya mengalir dari utara ke
selatan. Disisi barat sepanjang sungai terdapat basalt yang memiliki struktur
pillow lava, dan disisi timur sepanjang sungai terdapat batupasir yang memiliki
struktur perlapisan dan letak astronomi X = 440399, Y = 9136850, akurasi 3 m
dan elevasinya 100 mdpl. Lokasi stopsite kedua berada sama di daerah stopsite
pertama. Pada lokasi tersebut ditemukan ditemukan sebuah bukit yang berlapis,
lapisan pada bukit tersebut terdiri dari batupasir, batulanau, dan breksi dan
astronomi X = 440530, Y = 9136830, akurasi 3 m dan elevasinya 109 mdpl.
Lokasi stopsite ketiga berada di dusun pedutan, desa Patuk, wonosari, kabupaten
Gunung Kidul provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada lokasi tersebut
ditemukan breksi vulkanik dimana astronomi X = 445791, Y = 9130858, akurasi
3 m dan elevasinya 209 mdpl.
Lokasi stopsite keempat berada di desa Bunder, kecamatan, kabupaten
Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada stopsite keempat
ditemukan batugamping tuff yang merupakan singkapan yang ideal yang
memiliki struktur perlapisan sejajar dimana astronomi X = 44995, Y = 9127572,
akurasi 3 m dan elevasinya 126 mdpl . Lokasi stopsite kelima berada di Taman
wisata goa Ngingrong jalan raya Wonosari, Tepus. Pada stopsite kelima
ditemukan batugamping sedimen klastik berlapis dan menggantung dengan
astronomi X = 454885, Y = 9112550, akurasi 3 m dan elevasinya 155mdpl.




167

Nama : Yosafat Napitupulu
NIM :1141130148
Kelompok : 9

















Gambar 1. Denah Kunjungan Field Trip
Keterangan :

= Stopsite I

= Stopsite II

= Stopsite III

= Stopsite IV

= Stopsite V