Anda di halaman 1dari 7

GENERAL BUSINESS ENVIRONMENT

PROCESSING TECHNOLOGY
Transformasi Proses Pembelajaran Tera!a" #asa Pen!i!i$an
Berbasis E%Learnin& 'T%Gon&sin In!onesia
(osen) Prof* (r* 'a"+i Raa,- '-s.an+o
(is-s-n ole)
BRINALLOY YULI ISMASARI
/010234341PE'1/5366
BATCH 20 % CLASS B
PROGRAM STU(I MAGISTER MANA#EMEN
7A'ULTAS E'ONOMI'A (AN BISNIS
UNIVERSITAS GA(#AH MA(A
YOGYA'ARTA
63/8
Transformasi Proses Pembelajaran Berbasis Te$nolo&i
Perkembangan sistem pendidikan menjadi satu hal yang menarik untuk
disimak. Pendidikan menjadi modal dasar seseorang untuk mendapatkan
kehidupan yang lebih baik. Bahkan tidak jarang pendidikan adalah modal
utama seseorang untuk mencari nafkah. Tentu saja jenjangnya berbeda-beda.
Hal yang menarik untuk ditelisik adalah pergeseran sistem pendidikan di
dunia, khususnya di Indonesia. Hadirnya teknologi membuat struktur
pendidikan menjadi semakin sederhana. Kegiatan pertemuan di kelas bisa
diminimalisir dengan berkembangnya teknologi dan komunikasi saat ini.
Perkembangan teknologi informasi dan komputer yang sangat pesat
saat ini disambut positif masyarakat, terutama anak usia muda. Berbagai
layanan masyarakat juga sedah menggunakan implementasi Information and
Communication Technology I!T". #epartemen Pendidikan $asional
#epdiknas" sebagai organisasi yang berfungsi sebagai pengelola pendidikan
di Indonesia menyambut perkembangan I!T dengan memasukkan kurikulum
yang bernuansa pengenalan teknologi informasi dan komunikasi, terutama di
jenjang pendidikan menengah. Tanggapan ini menunjukkan bah%a #epdiknas
memperhatikan perkembangan dunia teknologi informasi dan komunikasi
yang sedang mengalami kemajuan pesat.
Pertumbuhan penduduk Indonesia yang sangat tinggi dan minimnya
fasilitas infrastruktur ruang kelas" mengharuskan kita mencari solusi yang
tepat terhadap masalah ini. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan
mengadaptasi kemajuan teknologi salah satunya adalah sistem e-learning
yang dapat menyediakan ruang kelas &irtual yang memadai bagi calon
peserta didik.
'enurut (is%o (aroso )**+" perkembangan teknologi telah
menjanjkan potensi besar dalam mengubah cara seseorang untuk belajar,
untuk memperoleh informasi, menyesuaikan informasi dan sebagainya.
'ultimedia juga menyediakan berbagai peluang kepada para pengajar untuk
mengaplikasikan berbagai metode pengajaran dan memberika pilihan pada
sis%a untuk menentukan teknik belajar yang sesuai dengan keinginan
mereka, yaitu pengalaman, suasana belajar yang menarik dan berkesan.
(istem pembelajaran tradisional dicirikan dengan adanya pertemuan
antara pelajar dan pengajar untuk melakukan proses belajar mengajar.
metode ini sudah berlangsung sejak dahulu hingga saat ini guna memenuhi
tujuan utaa pengajaran dan pembelajaran, namun konsep ini menghadapi
kendala yang berkaitan dengan keterbatasan tempat, lokasi dan %aktu
penyelenggaraan dengan semakin meningkatnya aktifitas pelajar dan
pengajar. Pergeseran paradigm sistem pembelajaran mulai $ampak pada
proses transfer pengetahuan. Proses pembelajaran yang ada sekarang ini
cenderung lebih menekankan pada proses menagar, berbasis pada isi,
bersifat abstrak dan hanya untuk golongan tertentu.
(aat ini, teknologi secara luas digunakan untuk meningkatkan dan
memperkaya teknik belajar dan mengajar di sekolah. Ketersediaan teknologi
informasi memberikan ino&asi baru untuk kegiatan belajar mengajar. (trategi
yang digunakan untuk mendukung teknologi tersebut dimaksimalkan dalam
kelas adalah dengan menggunakan teknik &isual yang dikolaborasikan
sesederhana mungkin agar bisa diakses oleh murid kapanpun dan
dimanapun. ,dapun tujuannya adalah membantu sis%a-sis%i untuk
menciptakan proses belajarnya sendiri tanpa harus berada di dalam ruangan
kelas.
!iri utama dari sistem e-learning adalah kebebasan dalam menentukan
%aktu dan tempat belajar, lingkungan pembelajaran kolaboratif dan akses
secara langsung ke pakar dan dunia industri secara luas. (istem e-learning
secara tidak langsung mendefinisikan ulang nilai dari proses pembelajaran
secara tradisional yakni meminimalkan formalitas dalam hubungan antar
pengajar dan sis%a sehingga pengajar dapat lebih berperan secara efektif
sebagai pembimbing dalam proses pengembangan kemampuan komunikasi
sis%a dan mentransformasi informasi menjadi pengetahuan yang bermanfaat
.ira%an, )*/01/". (ecara umum, e-learning dapat didefinisikan sebagai
pembelajaran yang disampaikan melalui semua media elektronik termasuk
internet, ekstranet, satelit, audio-&ideo tape, T2 interaktif, dan !#-3om.
'T%Gon&sin E%Learnin& Cen+er
#alam rangka membantu memajukan pendidikan di Indonesia, 4ongsin
bersama dengan )** mentor dari seluruh penjuru Indonesia bermaksud untuk
ambil bagian dalam memajukan mutu pendidikan Indonesia.
4ongsin berasal dari bahasa Korea yaitu sin yang berarti de%a dan
gong artinya belajar. 5adi 4ongsin jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia
bermakna 6de%a belajar7. Berdiri sejak )**8 di Korea, 4ongsin merupakan
komunitas mentor dari mahasis%a-mahasis%i terbaik Korea. 4ongsin secara
aktif memoti&asi dan mengajak sis%a untuk tetap memiliki mimpi sebagai &isi
atau tujuan masa depan yang jelas. 4ongsin membimbing sis%a untuk belajar
melalui konten &ideo lecture yang disebar ke seluruh Korea melalui internet.
'etode inilah yang dikenal sebagai metode e-learning.
(ebagai salah satu lembaga pendidikan profit oriented, 4ongsin
menginisiasikan penanaman metode e-learning di Indonesia seperti yang
marak dilakukan oleh pelajar-pelajar di Korea. Penanaman metode
pembelajaran ini dilakukan melalui sekolah-sekolah bekerja sama dengan
perusahaan device serta melalui internet.
4ongsin mengajarkan sis%a dengan metode pembelajaran berbasis
teknologi. Para pengajar akan membuat sebuah &ideo yang berisi materi
pelajaran yang kemudian diunggah dengan menggunakan media internet dan
bisa diakses oleh para sis%a untuk dipelajari secara mandiri. (elain itu, sis%a
juga diberi kesempatan untuk menanyakan materi melalui tatap langsung
atau melalui media social.
4ongsin
merancang proses
belajar mengajar
bisa berlangsung
efektif dengan
menggunakan
teknologi informasi
Proses e-learning Center KT-Gongsin
Edu Apps: Aplikasi untuk e-learning center
yang dimodifikasi untuk para sis%a. 'elihat perkembangan teknologi yang
telah dijelaskan di atas, 4ongsin menjadikan hal tersebut sebagai peluang
untuk mengembangkan jasa bimbingan belajar yang berbasis e-learning.
(alah satu cara yang dikembangkan adalah One Stop Education Services,
yaitu pelayanan yang diberikan dengan memberikan materi kepada sis%a
yang bisa diunduh dengan menggunakan edu apps, yang dibuat oleh
4ongsin. Edu apps merupakan aplikasi yang bisa didapatkan oleh para sis%a
untuk mengakses materi yang akan disampaikan oleh mentor-mentor
berpengalaman melalui platform yang mereka gunakan. ,dapun mentor yang
mengisi materi tersebut adalah para mahasis%a yang tersebar di perguruan
tinggi terbaik di Indonesia.
Edu apps berisi Padtok yang merupakan aplikasi untuk lecture. Para
pengajar bisa membuat data berupa dokumen atau presentasi materi yang
akan diajarkan kepada sis%a. Kemudian direkam dan disimpan dalam
storage yang telah tersedia pada aplikasi. 'ateri yang telah dibuat oleh para
pengajar secara otomatis akan muncul di halaman sis%a untuk kemudian
diakses untuk belajar sis%a.
#i dalam Edu Apps juga terdapat Tes#rill untuk para pengajar. Ini
merupakan satu system yang bisa digunakan para mentor-pengajar untuk
mengadakan tes kepada sis%anya. 'entor dapat mengunggah soal melalui
platform kemudian diakses oleh sis%a dan dikerjakan dimanapun dan
kapanpun. (is%a memiliki kesempatan untuk mengerjakan dengan tantangan
%aktu dan langsung mengoreksi pekerjaannya. Pengajar bisa melakukan hal
ini melalui platform yang digunakan secara gratis.
,plikasi ini menja%ab peluang yang tercipta karena hadirnya
perkembangan teknologi informasi. Tentu saja ini memudahkan sis%a untuk
mengakses materi dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun. e-learning yang
dita%arkan oleh 4ongsin bisa menjadi titik balik proses belajar mengajar
tradisional yang kon&ensional. 'elihat kemajuan teknologi kini lebih banyak
diakses oleh para sis%a sehingga membuat 4ongsin menjadi salah satu
organisasi yang baik dalam mengembangkan bisnis bimbingan belajar
berbasis e-learning center.
'esim"-lan
Proses belajar sis%a sesungguhnya dipengaruhi oleh lingkungan
belajar. ,pabila lingkungan belajar sis%a mampu memberikan sugesti yang
positif maka proses dan hasil belajar akan baik. #engan kekuatan sugesti
positif, sis%a yang belajar akan termoti&asi untuk memperoleh manfaat dari
proses belajarnya. 'oti&asi belajar muncul dari lingkungan belajar yang
menyenangkan.
(ebuah pembelajaran akan lebih menarik jika ada perpaduan tepat
antara pemilihan metode pembelajaran dengan media yang digunakan.
'etode pembelajaran dikemas sedemikian rupa agar menimbulkan kesan
yang positif dalam diri sis%a sehingga materi yang disampaikan akan mudah
dipahami dan terus diingat tidak hilang begitu saja melihat banyaknya materi
pelajaran lain yang juga perlu untuk dipahami. Proses belajar dan mengajar
seringkali dihadapkan pada materi abstrak dan di luar pengalaman sis%a
sehari-hari sehingga menyulitkan mereka untuk memahami. 2isualisasi
melalui media menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk
mengkonkritkan sesuatu yang abstrak tersebut menjadi lebih jelas.
Referensi
'ahamentor-4ongsin Program 3eport.
'aniko%ati. )*/*. 'ultimedia Pembelajaran Interaktif 'PI" ,plikasi
9uantum :earning. #iunduh dari http1--m-
edukasi.kemdikbud.go.id-artikel-mobile-learning-isi.php;
kodenya<)*/*-ae pada Kamis, /= (eptember )*/0 pukul />.**
'iftah. )**?. (tudi Pemanfaatan @-:earning (ebagai 'edia
Pembelajaran 4uru dan (is%a. #iunduh dari http1--m-
edukasi.kemdikbud.go.id-artikel-mobile-learning-isi.php;
kodenya<)**?-aa pada 3abu, /A (eptember )*/0 pukul /8.**
'unandi, Budhi. )**=. 'edia Pembelajaran. 5akarta1 4aung Persada
Press.
.ira%an, 4ede Putu. )*/0. 'etode @-:earning dalam Proses Belajar
'engajar 4una @fisiensi (umber #aya Perguruan Tinggi. #iunduh
dari http1--gdln.unud.ac.id-%p-content-uploads-@-learning-in-
Cni&ersity.pdf pada Kamis, /= (eptember )*/0 pukul /=.**