Anda di halaman 1dari 1

EUTHANASIA

Eutanasia, menurut bahasa Yunani, eu artinya "baik", dan thanatos yang berarti
kematian. Eutanasia adalah praktek pencabutan kehidupan manusia atau hewan
melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa
sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang
mematikan. Dalam pembahasan berikutnya, euthanasia yang dimaksud adalah
terhadap manusia.

Aturan hukum mengenai masalah ini sangat berbeda-beda di seluruh dunia dan
seringkali berubah seiring dengan perubahan norma-norma budaya dan
tersedianya perawatan atau tindakan medis. Di beberapa negara, tindakan ini
dianggap legal, sedangkan di negara-negara lainnya dianggap melanggar. Karena
sensitifnya isu ini, pembatasan dan prosedur yang ketat selalu diterapkan tanpa
memandang status hukumnya. seperti di Uruguay, seseorang dapat dianggap tidak
bersalah oleh hakimnya dalam pelaksanaan euthanasia. Berbeda halnya dengan di
Indonesia (akan dibahas selanjutnya).

Banyak pendapat mengenai boleh tidaknya, baik tidaknya sebuah tindakan


euthanasia . Hal ini disebabkan perbedaan sudut pandang yang digunakan,
perbedaan latar belakang,dsb. Menurut seorang dokter euthanasia merupakan
tindakan legal, akan tetapi menurut pandangan masyarakat umum dan hukum di
Indonesia sendiri, tetap tidak diperbolehkan pembunuhan.

Dlam pelaksanaan euthanasia, jika pasien sendiri yang merelakan nyawanya


mungkin tidak terjadi banyak perdebatan. Namun, sering kali kita temukan bahwa
akibat keadaan atau penyakit yang diderita ia tidak dapat memberi persetujuan
atau penolakan (euthanasia in ignorance). Hal ini dikenla juga mercy killing,
sebaiknya dihindari pemakaiannya. Karena euthanasia itu sendiri berfungsi
menghilangkan penderitaan pasien, jika kita melakukan mercy killing tersebut kita
tidak mengetahui apakan tindakan kita tersebut mengurangi penderitaan pasien
atau lebih mengarah pembunuhan.