Anda di halaman 1dari 10

13

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS








Agan-agan yang budiman Kuliah ini seharusnya disampaikan oleh Prof.Soelis, tapi jadinya
malah dikasih sama drg. Pipit setelah Prof. Soelis beres ngasi kuliah, sebenernya gak terlalu detail sih
beliau ngasi kuliahnya, 41 slide dalam 15 menit. Tapi, mari kita coba lebih perdalam lagi tentang
somatitis Bismillah Lanjut gan!

STOMATITIS
DEFINISI
Inflamasi pada mukosa atau struktur jaringan di lunak rongga mulut. Bahasa Jermannya sih
sariawan, siapa sih yang ga pernah sariawan? Semua orang pasti pernah sariawan (wallahualam
sih,hhe

LOKASI
Pipi, gingival (gusi), lidah, bibir, dasar mulut.

PENYEBAB/ETIOLOGI
Infeksi
- Infeksi jamur, bakteri, virus, atau akibat dari penyakit sistemik: herpes, gonorrhea,
leukemia, AIDS, Behcets Syndrom.
Non-Infeksi
- Oral hygiene buruk: Nah, orang yang sariawan itu salah satu penyebabnya adalah mulut
kurang bersih. Jarang sikat gigi! Otomatis kuman-kuman pada nempel tuh, sariawan deh
- Gigi palsu yang tajam: Qo bisa? Jadi, gigi palsu itu ada 2 macam, yang tetap dan yang
lepasan. Kemungkinan bisa sariawan itu karena iritasi dari tajamnya gigi palsu. Selain itu, untuk yang
lepasan, karena bisa dilepas kemungkinan melukai mukosanya lebih besar.
- Makanan yang terlalu panas dan pedas
- Obat-obatan tertentu
- Kurang Vit C
- Reaksi alergi: Ada loh, orang yang gak cocok sama salah satu pasta gigi karena dia alergi. Jadi
kalo misalnya kita terus-terusan sariawan, mungkin bisa karena kita alergi terhadap bahan yang ada
di pasta gigi itu.
- Gangguan imunitas
- Luka akibat tergigit atau terbentur (trauma)
- Rokok
- Gigi yang bertumpuk dan tidak rapi.
- Bernapas melalui mulut: Ada orang yang saat tidur bernapas melalui mulut, akibatnya mulut
kering, dan mudah teriritasi.

KLINIS
- sakit
- Merah
- Pembengkakan
- Perdarahan
Jumat, 10 Desember 2010
drg. Prihartiningsih, SU,
SpBM(K)
STOMATITIS




14

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
- Halitosis (bau mulut)
- Menyerang semua umur, dari muda sampai yang tua.

MANIFESTASI
Bentuk atau wujud dari stomatitis ini bervariasi bentuk dan warna, meliputi:
- Lesi putih
- Lesi bukan putih (merah, coklat, biru, atau hitam)
- Lesi yang kehilangan integritas mukosa (erosi, ulserasi, dan laserasi)
- Pembesaran jaringan lunak tanpa lesi tulang.

MACAM-MACAM STOMATITIS
- Aphtous Stomatitis
- Stomatitis Gangrenosa
- Stomatitis Alergica
- Herpes Stomatitis
- Herpes karena siphilis
- Stomatitis karena gigi palsu

APHTHOUS STOMATITIS (AS) dan STOMATITIS APHTOUS RECCURENT (ASR)

DEFINISI
Luka terbatas pada jaringan lunak rongga mulut, multiple, kambuh berulang dan lesinya hilang
timbul, nyeri pada mukosa mulut, umumnya pada mukosa yang tidak berkeratin.Disebut juga RAU
(Reccurent Apthous Ulcers) atau Canker Sores (sariawan).
Jadi AS atau ASR ini adalah salah satu stomatitis yang sering terjadi. Lokasinya di bibir, pipi,
gingiva, lidah, langit-langit, dasar mulut, dan tenggorokan. Ukurannya berupa titik sampai 2,5 cm ,
kemerahan di pinggir-pinggir, tengahnya berwarna putih atau kekuningan, dan rasanya sakit sekali.
Penyebabnya tidak diketahui, tapi kemungkinan penyebab lainnya adalah:

Defisiensi nutrisi Thrush (infeksi, jamur)
Kurang vit B12, folat, besi Gangguan hormonal
Alkohol, makanan panas, bumbu rempah-
rempah
Gangguan sistem imun
Tembakau/merokok Alergi
Sensitif terhadap obat Stress
Pasta gigi Genetik
Lipstik Raksa, bismuth
Trauma

AS ini dialami oleh 15-20% masyarakat, 80% di usia <30 tahun. Bila di usia yang lebih lanjut,
kemungkinan penyebabnya bukan murni karena AS, bisa karena sindrom yang lebih kompleks, atau
penyakit sistemik lain, karena penyebab AS pun multifaktorial.
Jadi kalo di ppt tuh AS dan ASR kayak yg beda tapi diliat dari namanya qo sama yah? Tapi
Ternyata emang sama qo, jadi ini penjelasannya aq satuin^,^







15

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS

Gb. 1. Aphtous Stomatitis

Gb.2. Stomatitis Ahtpus Recurrent
GEJALA
- Ulkus dengan tepi kemerahan dan putih
- Tengah berwarna putih kekuningan
- Awal terasa gatal
- Rasa terbakar selama 1 2 hari
- Rasa tersebut timbul sebelum luka terlihat
- Luka melepuh di jaringan mulut berbentuk bulat atau oval, beberapa hari kemudian
pecah menjadi putih di tengahnya
- Bila terkena pedas atau asam terasa sakit dan perih
- Terjadi hypersalivasi (pengeluaran saliva berlebihan)

Teman-temanhati-hati bila sariawan yang kembuh-kambuhan ini tempat ulkusnya tetap, tidak
berpindah-pindah. Bisa dicurigai hal tersebut adalah keganasan, carcinoma. Karena sariawan itu bila
kambuh-kambuhan, normalnya berpindah tempat. Jadi hati-hati bila tetap di satu tempat,
kemungkinan ada kanker.

MACAM
Tipe Minor
Prevalensinya 75-85%, ukuran ulser <1cm, jumlah 1-5 ulser, dan dapat sembuh dalam 7-10 hari.
Tipe Mayor
Prevalensinya 10-15%, pada tipe ini ulser lebih besar dan dalam >1cm serta sembuh lebih lama
(beberapa minggu). Selain itu, dapat meninggalkan jaringan parut.
Tipe Herpetiformis
Prevalensinya 5-10%, bentuknya kecil-kecil sekitar 1-3mm dengan jumlah yang banyak sekitar 5-100
ulser, mirip lesi herpes dan sembuh dalam 10-14 hari.

TREATMENT
Pengobatan untuk AS ini tergantung dari kausanya, jadi kita harus mengetahui terlebih dulu
penyebabnya. Tapi seringkali sembuh sendiri untuk kasus ringan.
a. Lokal
1) Perbaiki oral hygiene, dengan membersihkan gigi dan mulut
2) Hindari kacang dan kentang goreng atau makanan berminyak
3) Gunakan sikat gigi yang lunak
4) Perbaiki tambalan dan gigi palsu yang runcing
b. Systemik problem




16

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
1) Terapi obat utk AIDS, leukemia, dan anemia bila disebabkan oleh penyakit tersebut.
2) Vit B12, besi, folat bila terjadi defisiensi
3) Carbon dioksida laser
4) Tetrasiklin bila ada infeksi bakteri
5) Kortikosteroid
6) Acyclovir bila terjadi karena Herpes virus
7) Obat-obat untuk mengurangi rasa sakit

PERAWATAN DAN ALTERNATIF
Preventif
- Gigi palsu Kontrol teratur ke dokter / drg
- Systemik diseases Kontrol teratur ke dokter/dokter spesialis
- Hindari merokok dan alkohol
- Hindari obat kumur atau pasta gigi yang menyebabkan Alergi
- Hindari stress
- Perbaiki pola makan
- Jaga kebersihan gigi dan mulut

PROGNOSIS
Tergantung pada penyebabnya, lokal atau sistemik. Kalo local, prognosisnya baik. Tapi kalo
sistemik, lihat dari prognosis penyakit sistemiknya.

STOMATITIS GANGRENOSA (SG)
DEFINISI
Keadaan pada pipi dan gingiva anak-anak (jarang pada dewasa) dengan adanya jaringan
yang mati, cepat meluas, biasanya asimetris. Disebut juga Cancrum Oris, Noma, Nekrosis oral
infeksiosa.


Gb.3. Jaringan yang mati pada pipi

Gb.4. Pasien SG yang sembuh,tapi cacat




17

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS

Gb.5.a Ulkus Stomatitis Gangrenosa
SG merupakan keadaan gangren pada membran mukosa mulut yang berkembang cepat. SG ini
hampir sama dengan carcinoma, tapi SG bisa sembuh walaupun nantinya meninggalkan cacat dan
perlu bedah plastik. Mulanya, SG ini terjadi karena malnutrisi, kemudian mudah terkena infeksi
terutama pada gingival dan mukosa. Karena infeksi terjadilah stomatitis gingivitis. Diperparah dengan
malnutrisi berat, mengakibatkan infeksi berlanjut ke jaringan yang lebih dalam hingga jaringan mati.
Singkatnya gini:

Infeksi pada ginggiva + mukosa stomatitis gingivitis (diperparah) penderita mengalami
malnutrisi berat infeksi berlanjut ke jaringan yang lebih dalam gangrene.
Lokasinya berada di otot, pipi, bibir, tulang rahang hancur dan jar.lunak pipi. Bila terus meluas
jaringan bisa busuk hingga menembus ke ekstra oral dan pipi bisa berlubang. Hal itu disebut noma.
Bisa terlihat di Gb.3. dan Gb.4. di mana pasien yang menderita SG dan jaringan di sekitarnya mati.
Nah,di Gb.5. ada bentuk ulkus dari SG ini. SG juga merupakan media bagi pertumbuhan
fusospirochaeta (bakteri yang menimbulkan bau busuk yang sangat tajam).
Inisidensinya biasanya lebih sering terjadi terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa,
karena system imun anak-anak lebih rendah sehingga lebih mudah terkena infeksi. Diawali dengan
mengalami nekrosis, kemudian muncullah ulkus kecil. Karena ada ulkus tersebut, terjadi
pembengkakan dan thrombosis pembuluh darah, sehingga nekrosis berkembang cepat. Bingung? Ini
deh skemanya
Jaringan nekrosis ulkus kecil pembengkakan dan trombosis pada pembuluh darah
necrosis berkembang cepat.

PATOGENESIS
Faktor predisposisi > faktor luar. Jadi bukan factor luar yang paling mungkin menyebabkan SG
ini, karena kebanyakan kan karena malnutrisi.
Perempuan > Laki-laki
Anak-anak > dewasa. Udah jelas kan? Karena anak lebih rendah system imunnya
Biasanya anak di bawah 7 tahun (2 5 tahun)
Nutrisi jelek/malnutrisi
Keluhan umum: lemah karena kurang makan.
Kondisi Px : pucat dan gemetar
Tanda vital: Pengukuran BB, TB, tensi, nadi, respirasi, temperature harus dilakukan. Pada
penderita SG, BB dan TB turun, dan tanda-tanda vital tidak normal.
Ulkus pada gingiva dan mukosa berbau karena banyaknya bakteri, bisa terjadi perforasi pada
jaringannya.
Infeksi Mikroorganisme, seperti Bacillus fusiformis dan Spirillum dari vincent






18

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
Akibat penyakit infeksi, seperti
TBC
Pneumoni
Pertusis
Scarlet fever
Measles
Smalpox/cacar air
Desentry
Diphteri
Syphilis
Blood dyscrasia
Typoid fever
Hyphoid

SG dan carcinoma ini hampir sama sekilas bentuk klinisnya. Jadi kita bisa membedakan
dengan apa? Biopsi dunk dilihat di laboratorium PA, bila carcinoma maka mitosisnya akan banyak.
Loh, mitosis? Jadi gini Pada penyembuhan luka, sel-sel akan tumbuh kembali, membelah menjadi
bentuk semula. Normalnya juga gitu kan? Sel-sel di tubuh kita terus membelah tapi nantinya dalam
bentuk yang terbatas. Nah, pada carcinoma, sel yang tumbuh akan tumbuh terus-menerus semaunya
sendiri, sehingga pembelahannya lebih banyak dari sel normal. Maka dari itu, akan terlihat
perbedaannya antara carcinoma dan SG. Bila carcinoma, mitosisnya banyak, kalo SG biasa, mitosisnya
ada tapi sedikit. Bisa banyangin kan? Hehe

KLINIS
Dimulai sebagai ulcerasi pada mukosa mulut, meluas keluar, terjadi nekrosis
Gigi impaksi 8 mandibula.
Saliva berlebihan.
Bau busuk.
Bila ada necrotizing ulcerative maka operasi harus ditunda. Gak dijelasin ni knapahha,, tapi
necrotizing ulcerative adalah luka pada mulut, infeksi menyakitkan progresif dengan koreng,
pembengkakan dan pengelupasan habis jaringan yang mati dari mulut dan tenggorokan
karena penyebaran infeksi dari gusi.
Berkembang cepat. Bila ada ulcus kecil atau luka gangren pada gusi atau mukosa maka akan
cepat meluas ke jaringan sekitar.
Pipi edematous, sakit, kulit tegang, merah anggur, kemudian jaringan menjadi nekrose dan
terlepas sehingga perforasi dan akhirnya tulang atau gigi bisa terlihat.
Pada beberapa kasus, SG dapat melibatkan rahang, mata, leher, sehingga tulang nekrose dan
gigi tanggal sendiri.
Temperatur tubuh tinggi, akibat dari infeksi.
Kelelahan

HISTOPATOLOGI
Seluruh jaringan nekrosis.
Mulai ulcus kecil dan berkembang cepat, sedang tanda inflamasi belum jelas.
Lapisan dermis rusak, diikuti: trombo vaskulitis dan nekrosik hidropolik.
Pada beberapa tempat terdapat massa bakteri vincent sehingga hal itu akan mempercepat
kerusakan.
Bisa disertai dengan beberapa penyakit, diantaranya seperti: Bacillus fusiformis dan Gingivo
stomatitis

PROGNOSA
Dapat menyebabkan pasien meninggal karena syok sepsis. Bila bakteri yang masuk ke aliran
darah dan menginfeksi seluruh tubuh.




19

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
Pasien dapat sembuh, jika kondisi membaik dan jaringan nekrosis bersih, maka akan
terbentuk jaringan granulasi yang menyababkan cicatrix sehingga muka cacat dan harus
bedah plastic.

TREATMENT
1. Perbaiki keluhan umum.
2. Operasi pada penyebab penyakitnya, kemudian operasi plastik untuk rekonstruksi wajah.
3. Diet TKTP.
4. Antibiotik dan vitamin.

HERPES STOMATITIS (HS)

HS adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh herpes simplex virus (HSV) yang meluas pada
jaringan lunak mulut. Kadang-kadang bersamaan dengan infeksi saluran nafas dan melibatkan bibir
dan mulut. Selain itu, HS dapat terjadi pada anak-anak dan dewasa.
Prevalensi HS ini terjadi pada 40-50% remaja, 60-90% dewasa, dan 20-30% rekuren (reaktivasi
HSV laten, kambuh kembali).

GEJALA KLINIS
Erosi kecil-kecil pada mukosa mulut (terutama yang berkeratin) sebesar jarum penthul 10
100 buah pada mukosa dengan ukuran 1 3 mm, dangkal, berkelompok, disertai
nyeri.
Menyerupai lesi herpetik yang berbeda dengan ulcus aptosa.
Demam
Pusing/sakit kepala
Gingiva bengkak

KOMPLIKASI
Herpetic keratoconjunctivitis karen adapat menyebabkan buta

TREATMENT
Acyclovir : 5x200 mg selama 5 hari.
Kumur antiseptic dan anestetikul topical
Memelihara kebersihan mulut


Gb.6. Bentuk khas lesi HS, kecil-kecil dan
bergerombol

Gb.7. Lesi HS pada labium dan gingiva




20

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS

Gb.8. Lesi HS pada palatum dan gingiva

KONTAK STOMATITIS (KS)

Kontak stomatitis adalah stomatitis yang terjadi bila kita bersentuhan atau kontak dengan bahan-
bahan tertentu. Gejala klinis dari KS ini adalah:
Alergi
Erythema
Oedema
Rasa terbakar
Tidak bisa merasakan makanan
Gatal
Iritasi karena : panas atau bahan kimia

Gb.9. Alergi karena pasta gigi

Gb.10. Alergi karena eugenol

CAUSA
Gigi palsu. Bahan gigi palsu tersebut terbuat akrilik atau methyl metacrylat . Dan ada
orang yang alergi terhadap bahan-bahan ini.
Pasta gigi
Eugenol
Tumpatan amalgam. Sekarang sudah jarang digunakan
Emas
Obat-obatan
Makanan

ORAL CANDIDIASIS (OC)





21

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
OC adalah infeksi karena jamur (fungi) dari jamur candida albicans subfamili eryptococcoidea. Jamur
tersebut merupakan jamur komensal di mulut. Prevalensinya adalah 90% populasi dewasa dan 50%
anak sehat <1 tahun. Kemudian konsentrasinya bila pada saliva orang sehat adalah 200-500/ml.

INSIDENSI
Penderita dengan pengobatan antibiotik, kortikosteroid sitostatik
Diabetes mellitus yang tak terkontrol
Penyakit sistemik yang menyebabkan tubuh lemah:
AIDS, perubahan hormonal, wanita hamil, KB (pil), gigi palsu, perokok
Bayi
Oral Hygiene buruk
Imunosupressi
Iritasi kronis
Radioterapi pada kepala-leher




Gb.11. Lesi pada oral candidiasis

GEJALA
Bercak putih mutiara atau kebiruan dapat dikerok meninggalkan warna merah
Terdiri dari:
- Epithel deskuamasi
- Kerotin
- Fibrin
- Jaringan Nekrotik
- Sisa makanan
- Sel radang
- Bakteri


MANIFESTASI OC
Lesi putih




22

9
th
Block Alimentary Sysytem| 3
rd
Chapter | Editor : Sussy

STOMATITIS
- Oral thrush merupakan acute pseudomembranous.
- Lesi putih kekuningan, lunak, tebal, bila dikerok terlepas dan meninggalkan mukosa yang
erosi. Kadang-kadang nyeri
Lesi Merah
Arofi akut dan atrofi kornik
Lesi berwarna merah, karena atrofi

LOKASI
- Mukosa pipi
- Palatum
- Lidah

MANAJEMEN OC
- Hilangkan factor predisposisi local
- Kendalikan factor predisposisi non-lokal
- Pemberian obat anti jamur topical
- Beri terapi suportif dan simptomatis bila perlu sesuai indikasi.

TREATMENT
- Topical antifungal: Nystatin, Myconezule, Antiamphoterisin B




Sekian. Alhamdulillaah. .