Anda di halaman 1dari 30

BAB VIII

NERACA ENERGI
8.1. Pendahuluan
Bab ini akan membahas topik yang berkaitan dengan neraca energi (energi
balance). Untuk memberikan konversi dari sumber daya menjadi energi yang dapat
diterima secara umum, efektif dan juga ekonomis dan untuk menggunakan energi
yang dihasilkan dengan benar, harus memahami prinsip dasar yang mendasari
generasi, penggunaan, dan transformasi energi dalam bentuknya yang berbeda-beda.
Penggunaan neraca energi, harus dinyatakan sebagai persamaan. etiap istilah dari
neraca (kesetimbangan) energi harus ditulis dalam simbol matematis sehingga dapat
menyederhanakan persamaan tersebut dengan tepat, dan kemudian dapat diselesaikan.
!eraca energi adalah prinsip fisis yang sangat mendasar bah"a kita
menciptakan golongan-golongan energi baru untuk memastikan bah"a persamaan
tersebut benar-benar seimbang. Persamaan (#.$. seperti yang ditulis di ba"ah ini
adalah generalisasi dari banyak hasil percobaan pada kasus-kasus yang relatif
sederhana. %onsep neraca energi yang makroskopik mirip dengan konsep neraca
energi mikroskopik.
& -
' - .. (#.$)
$
(kumulasi
energi dalam
sistem
Perpindahan energi
ke dalam sistem
melalui batasan
sistem
Perpindahan
energi ke luar dari
sistem melalui
batasan sistem
)enerasi energi
dalam sistem
%onsumsi
*nergi
+alam sistem
8.2. Jenis-jenis Energi
,Energi kinetik (kinetik energi) adalah energi yang dimiliki oleh suatu sistem
karena kecepatannya relatif terhadap sekitarnya. *nergi kinetik dapat dihitung dari
hubungan-
*k &
.
.
$
Mv
// (#..)
(tau
*k &
.
.
$
v
// (#.0)
+imana - 1 & massa 2 & kecepatan
Persamaan (#.., adalah menunjukkan energi persatuan massa, bukan energi kinetik
total (Pers. #.$).
3ontoh #.$.
(ir di pompa dari sebuah tangki penyimpanan melalui pipa berdiameter dalam 0,4
cm. Pada laju 4,44$ m
0
5det. 6itung energi kinetik spesifik (persatuan massa)
Penyelesaian-
Basis - 4,44$ m
0
5det air.
(sumsi bah"a - & $444 kg5m
0
7ari-jari pipa (r) &
m cm cm 4$8 , 4 8 , $ ) 4 , 0 (
.
$
= =
2 &
.
) 4$8 , 4 (
det 5
0
m 4,4$
m
& $,9$8 m5det
*k &
.
.
$
V
&

Nm
J m kg
N
m
$
$
.
det
) ( ) ( $
$
.
det) 5 9$8 , $ (
.
$
&$,4 75kg
.
,*nergi potensial: (potential energy) adalah energi yang dimiliki oleh suatu sistem
karena gaya yang didesakkan pada massanya oleh medan gravitasi atau
eleketromagnetik relatif terhadap permukaan referensi. *nergi potensial untuk
medan gravitasi dapat dihitung dengan persamaan-
*p & m.g.h /.. (#.9)
(tau energi potensial persatuan massa-
*p & g.h /.. (#.8)
+imana-
*p & *nergi potensial
g & )ravitasi
h & %etinggian benda atau jarak dari permukaan referensi
3ontoh #...
(ir dipompa dari sebuah reservoir ke tangki lainnya sejauh 044 ft. Permukaan air
dalam tangki adalah 94 ft, di atas permukaan air dari reservoir pertama. 6itung
kenaikan energi potensial spesifik (persatuan massa) dari air tersebut dalam
B;U5<bm
Penyelesaian-
1isalkan permukaan air dalam reservoir pertama adalah permukaan referensi,
maka h & 94 ft
*p & gh
& (0.,. ft5det
.
) (94 ft)

.
det
. , 0.
$
lbf
ft lbm

B;2 $
lbf ft . , ==#
& 4,48$9 B;U5lbm
0
94 ft
044 ft
,*nergi dalam: (internal energi) adalah pengukuran makroskopik dari energi
molekuler, atomic, dan subatomic, yang semuanya mengikuti kaidah konservasi
makroskopik tertentu. %arena tidak ada peralatan untuk mengukur energi dalam
secara langsung pada skala makroskopik, energi dalam harus dihitung dari
variabel tertentu lainnya yang dapat diukur secara makroskopik, seperti tekanan,
volume, suhu, dan komposisi.
7ika energi dalam (U) adalah fungsi dari suhu (;) dan volume (2)-
U & Uf (;, 2)
+engan mengambil turunan total-
dU &
dv dt
v T

dv
dU
d;
dU
/.. (#.>)
Berdasarkan definisi (dU5d;), adalah kapasitas panas pada volume konstan, yang
diberi simbol khusus 3v, dan suku (dU5d2); sangat kecil.
ehingga suku kedua pada ruas kanan dari persamaan (#.8 tersebut dapat
diabaikan. 1aka perubahan energi dalam (U) dapat dihitung dengan
mengintegralkan persamaan (#.8).
U & U. ? U$ &
.
;
$
;
3vd;
// (#.=)
dimana -
U$ & perubahan energi dalam a"al
U. & perubahan energi dalam akhir
;$ & uhu a"al
;. & uhu akhir
3v & kapasitas panas pada volume konstan
,*ntalpi: (entalphy) - variabel ini didefinisikan sebagai kombinasi dari dua
variabel yang sering digunakan dalam neraca energi.
6 & U ' P2 // (#.#)
dimana -
6 & entalpi
9
U & energi dalam
P & tekanan
2 & volume
1enghitung entalpi persatuan massa, dapat digunakan sifat bah"a entalpi adalah
juga sebuah differensial yang pasti. Untuk unsur murni, entalpi untuk fase
tunggal dapat dinyatakan dari segi suku dan tekanan-
6 & 6 (;, P)
dengan mengambil turunan total dari 6, didapat persamaan-
d6 &
dp
T
dp
dH
dt
P
dT
dH
+

/. (#.@)
Berdasarkan definisi
P
dT
dH

adalah kapasitas panas (3p) pada tekanan konstan.


Untuk
T
dp
dH

sangat kecil pada tekanan sedang, sehingga suku ke dua pada


ruas akan persamaan (#.#) dapat diabaikan. Perubahan entalpi (6) dapat
dihitung dengan mengintegralkan persamaan (#.#, sehingga didapat-
6 & 6. - 6$ &

.
$
T
T
Cpdt
/// (#.$4)
Proses-proses yang beroperasi pada tekanan tinggi, suku kedua pada ruas kanan
persamaan (#.# tersebut tidak dapat begitu saja diabaikan, tetapi harus dievaluasi
dari data percobaan. eperti halnya energi dalam, entalpi tidak mempunyai nilai
absolut, hanya perubahan entalpi yang dapat dihitung. +alam menghitung
perubahan entalpi, kondisi referensi (standar) dapat dilihat yang berikut ini-
%eadaan a"al sistem - entalpi & 6$ - 6ref
%eadaan akhir sistem - entalpi & 6. - 6ref
1aka perubahan entalpi -
(6. - 6ref) - (6$ - 6ref) & 6. - 6$
,%erja:(work) - adalah suatu bentuk energi yang menunjukkan perpindahan
(transfer) antara sistem dan sekitarnya. %erja tidak dapat disimpan. %erja positif
8
jika dikerjakan pada sistem. Untuk terjadinya kerja karena gaya mekanis batasan
dalam suatu sistem harus bergerak.
A &
.
$
B.ds
//// (#.$$)
dimana -
A & %erja
B & )aya eksternal dalam arah
& 7arak
$ & %eadaan a"al
. & %eadaan akhir
%erja disebut juga fungsi lintasan (fath fnction) dan nilai A tergantung pada
keadaan a"al dan keadaan akhir dari sistem.
3ontoh - #.0.
(ndaikan suatu gas ideal pada 044 % dan .44 kPa berada dalam sebuah
silinder yang ditutup oleh sebuah piston tanpa gesekan, dan gas tersebut
menekan piston secara perlahan sehingga volume gas mengembang dari
4,$ menjadi 4,. m
0
. 6itung kerja yang dilakukan oleh gas pada piston
(satu-satunya bagian dari batasan yang bergerak) jika dua lintasan yang
berbeda digunakan untuk pindah dari keadaan a"al ke keadaan akhir.
<intasan ( - Pengembangan terjadi pada tekanan konstan (P & .44 kPa)
<intasan B - Pengembangan terjadi pada suhu konstan (; & 044 %)
)ambar #.$a
>
Penyelesaian -
%erja mekanis yang dikerjakan oleh sistem pada piston adalah-
A & -

=
.
$
.
$
.
V
V
dV p ds !
!
"
(3atatan - kerja yang dilakukan oleh sistem adalah negatif)
<intasan (Path) (-
)
$
2
.
2 ( p
.
$
d2 A =

=
& - (.44 C $4
0
Pa)

! $
m
0
$
) m $ , 4 (
Pa $
m
!
$
0
.
& -.4 k7
<intasan (Path) B
A & -

=
.
2
$ 2 $
.
2
2
ln nD dv
2
nD;
n & - (.44 kPa) (4,$ m
0
)

) m ( kPa ( 0$9 , #
k mol kg
k 044
$
0
& 4,44#4. kg mol
A & - (4,44#4. kg mol)
( ) ) . (ln % 044
) % ( ) mol ( ) kg (
k7 0$9 , #

& - .4 ln .
& -$0,#> k7
=
)ambar - #.$b. %edua integral tersebut sebagai luas dalam bidang p ? v
,Panas: (heat)-biasanya didefinisikan sebagai bagian dari aliran energi total yang
mengalir melintasi batasan sistem yang disebabkan oleh perbedaan suhu antara
sistem dan sekitarnya. Panas (kalor) positif jika dipindahkan ke sistem. Panas
dapat dipindahkan dengan konduksi, konveksi dan radiasi. Panas seperti
halnya kerja adalah fungsi lintasan. Dumus empiris untuk menaksir perpindahan
panas-
E & U( ; ///. (#.$.)
+imana -
E & <aju perpindahan panas
U & %oefisien, empiris (dari data)
( & <uas penampang lintasan
; & Perubahan suhu antara sistem dan sekitarnya
8.3. Perubahan Enal!i dan "ase #ransisi
Bagian ini akan menjelaskan bagaimana mencari dan5atau menghitung
perubahan entalpi untuk digunakan dalam neraca energi.
Base transisi (phase transition) terjadi dari fase padat ke cari dan fase cair ke
gas, dan sebaliknya. elama transisi ini, terjadi perubahan besar dalam nilai entalpi
untuk suatu unsur yang harus dihitung dengan akurat (juga disebut perubahan
panas laten (latent heat#. Untuk fase tunggal (murni) entalpi bervariasi sebagai
fungsi dari suhu, seperti yang digambarkan dalam gambar #... Perubahan
#
entalpi yang terjadi dalam fase tunggal sering disebut perubahan panas sensible
(sensible heat).
Perubahan entalpi untuk fase transisi diistilahkan panas peleburan (heat of
fsion) untuk pelelehan, dan panas penguapan (heat of vapori$ation) untuk
penguapan. Panas pengembunan (heat of condersation) adalah negatif dari panas
penguapan, dan panas penyubliman (heat of sblimation) adalah perubahan entalpi
dari padat langsung ke uap.
)ambar #... Perubahan entalpi untuk unsur tunggal (murni) sebagai fungsi dari
suhu. )aris vertikal menunjukkan ,perubahan laten: yang terjadi
selama fase transisi.
$%a!asias !anas&&
*ntalpi untuk suatu unsur dalam fase tunggal (tidak untuk fase transisi)
dapat dihitung menggunakan kapasitas panas (heat capacit%) dari persamaan-
6 &

.
$
;
;
dt 3p
%apasitas panas (3p) adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan
suhu suatu unsur sebesar satu derajat, energi yang mungkin diberikan oleh
@
perpindahan panas dalam proses khusus tertentu, tetapi dapat juga diberikan
dengan cara lain. +alam topik ini hanya dibahas 3p (kapasitas panas pada
tekanan konstan), karena 3v (pasitas panas pada volume konstan) jarang
digunakan. +ari definisi kapasitas panas maka satuannya adalah (energi)5 (massa
atau mol) (perbedaan suhu).
3ampuran gas ideal, kapasitas panas (permol) campuran adalah rata-rata
berbobot mol dari kapasitas panas komponen-komponennya.
3p rata-rata &

=
n
$ i
Ci3pi
//..(#.$0)
+imana -
3pi & kapasitas panas komponen F
Gi & fraksi massa atau mol komponen i
n & jumlah komponen
3ampuran non ideal, khususnya cairan, harus merujuk pada data percobaan.
%ebanyakan persamaan untuk kapasitas panas padatan, cairan, dan gas adalah
empiris. %apasitas panas biasanya dinyatakan pada tekanan konstan (3p) sebagai
fungsi suhu dalam suatu deret pangkat, dengan konstanta a, b, c dan seterusnya.
3p & a ' b; ' c;
.
./.(#.$9)
1enghitung perubahan entalpi persatuan mol atau massa dengan mengintegralkan
persamaan kapasitas panas dari segi suhu, di dapat-
6 &

+ +
.
$
;
;
.
) c; b; a (

& a (;. - ;$) '
) ; 0 ; (
0
c
) ; ; (
.
b 0
$ .
.
$
.
.
+
/(#.$8)
C'n'h( 8.)
tudi kelayakan ekonomi menunjukkan bah"a sampah padat perkotaan dapat
dibakar menjadi gas dengan komposisi sebagai berikut (pada basis kering)
3H. & @,.I
3H & $,8I
H. & =,0 I
$4
!. & #.,4I
$44,4I
6itung perbedaan entalpi (menggunakan persamaan kapasitas panas) per mol
antara bagian atas ba"ah cerobong, jika suhu bagian ba"ah cerobong adalah
884
o
B dan suhu bagian atasnya .44
o
B uap air dalam gas, dan efek energi yang
dihasilkan dari pencampuran komponen-komponen gas tersebut diabaikan.
Pen*elesaian(
Persamaan kapasitas panas (; dalam
o
B, 3p & B;U5lb mol
o
B)
(data dari tabel lampiran)
!. & 3p & >,#@8 ' 4,=>.9 ' $4
-0
; ? 4,=44@ C $4
-=
;
.
H. & 3p & =,$49 ' 4,=#8$ ' $4
-0
; ? 4,88.# C $4
-=
;
.
3H. & 3p & #,99#'8,=8= C $4
-0
; ? .$,8@ C $4
-=
;
.
' 0,48@ C $4
-$4
;
0
3H & 3p & >,#>8 ' 4,#4.9 C $4
-0
; ? 4,=0>= C $4
-=
;
.
Basis - $ lb mol gas
+engan mengalikan persamaan-persamaan di atas dengan masing-masing fraksi
mol dari tiap komponen, dan menjumlahkan semuanya bersama-sama, maka
dapat menghemat "aktu untuk pengitegralan, tetapi persamaan-persamaan
tersebut dapat diintegralkan secara terpisah.
!. & 4,#. (>,#@8 ' 4,=>.9 C $4
-0
; ? 4,=44@ C $4
-=
;
.
)
H. & 4,4=0 (=,$49 ' 4,=#8$ C $4
-0
; ? 4,88.# C $4
-=
;
.
)
3H. & 4,4@. (#,99# ' 8,=8= C $4
-0
;
.
? .$,8@ C$4
-=
;
.
C 0,48@ C $4
-$4
;
0
)
3H & 4,4$8 (>,#>8 ' 4,#4.9 C $4
-0
; ? 4,=0>= C $4
-=
;
.
)
ehingga-
3p & =,480 ' $,..9. C $4
-0
; ? .,>$.9 C $4
-=
;
.
' 4,.#$9 C $4
-$4
;
0
)
6 &
dt ) ; $4 C .#$9 , 4 ; $4 C >$.9 , . ; $4 C ..9. , $ 480 , = (
0 $4
.44
884
. = 0
+ +

& =,480 JK.44 ? 884)L' L ) 884 ( ) .44 J(


.
$4 C ..9. , $
. .
0

$$
- L ) 884 ( ) .44 J(
9
$4 C .#$9 , 4
L ) 844 ( ) .44 J(
0
$4 C >$.9 , .
9 9
$4
0 0
=
+

& - .9>#,> - $>4,= ' $0,# - 4,>00
6 & - .>$> B;U5lb mol gas
C'n'h 8.+
6itung perubahan entalpi $ kg mol gas !. yang dipanaskan pada tekanan
konstan $44 kPa dari $#
o
3 3 ke $$44
o
3 (gunakan nilai-nilai entalpi pada tabel).
Penyelesaian-
%arena $44 kPa pada dasarnya $ atm, maka dari tabel sifat-sifat fisis Mat organik
dan anorganik dapat dipakai untuk menghitung perubahan entalpi tersebut (yang
digunakan hanya tabel entalpi nitrogen dan beberapa oksidanya).
Pada $$44
o
3 ($0=0%) - 6 & 09,=$8 k75kg mol (dengan interpolasi)
Pada $#
o
3 (.@$ %) - 6 & 8.9 k75kg mol
6 & 09,=$8 ? 8.9 & 09.$@$ k75kg mol
C'n'h 8.,
6itung perubahan entalpi (6), volume spesifik (2), dan perubahan suhu (;)
untuk $ lb uap jenuh n-butana berubah dari . atm menjadi .4 atm (jenuh).
Penyelesaian-
)unakan grafik tekanan entalpi untuk butanaN di dapat data-data-
6 (B;U5lb) 2 (ft
0
5lb) ; (
o
B)
Uap jenuh pada . atm
Uap jenuh pada .4 atm
$=@
.00
0,4
4,0
=.
.0@
ehingga-
6 & .00 ? $=@ & 89 B;U5lb
2 & 0,4 ? 4,0 & .,= ft
0
5lb
; & .0@ ? =. & $>=
o
B
8.). Penera!an nera-a energi an!a erjadi rea.si .i/ia
$.
Beberapa proses khusus yang berhubungan dengan masalah neraca energi-
($) Fsotermal (isothermal) (d; & 4) - proses berlangsung pada suhu konstan
(.) Fsobarik (isobaric) (dP & 4) - proses berlangsung pada tekanan konstan
(0) Fsometrik (isometric) atau isovolume (d2 & 4) - proses berlangsung pada
volume konstan.
(9) (diabatik (adiabatic) (dE & 4)N tidak ada perpindahan panas antara sistem dan
lingkungan (sistem terisolasi). %eadaan dimana sebuah proses dapat disebut
adiabatic salah satu dari yang berikut ini sangat mungkin terjadi-
(a) istem tersebut diisolasi
(b) Panas (E) sangat kecil dalam persamaan energi dan mungkin diabaikan
(c) Proses terjadi dengan sangat cepat sehingga tidak ada "aktu terjadi
perpindahan panas.
<angkah-langkah atau strategi untuk menganalisis masalah neraca energi
sama halnya untuk penyelesaian masalah neraca massa. (dapun langkah-langkah
atau strategi untuk menganalisis masalah tersebut adalah sebagai berikut-
$. 1embaca masalah dan menjelaskan apa yang akan dikerjakan
.. 1enggambar sketsa proses (blok diagram), mendefinisikan sistem dengan batas.
0. 1emberi simbol aliran dari setiap arus dan komposisi yang berhubungan dan
informasi lain yang tidak diketahui
9. 1enulis semua nilai komposisi dan aliran arus yang diketahui pada gambar
didekat setiap aliran, menghitung komposisi dan aliran tambahan dari data yang
diberikan jika perlu.
8. 1emilih sebuah basis
>. 1embuat sebuah daftar menurut simbol untuk setiap nilai yang tidak diketahui
dari aliran arus dan komposisi.
=. 1enulis nama-nama dari kumpulan kesetimbangan (neraca) yang tepat yang
akan diselesaikan, tulis masing-masing kesetimbangan dengan jenis
kesetimbangan tertulis didekatnya. 7angan lupa kesetimbangan implisit untuk
fraksi massa atau mol.
$0
#. 1enghitung jumlah kesetimbangan independen yang dapat ditulis, pastikan
bah"a sebuah pemecahan mungkin dilakukan jika tidak, cari informasi
selanjutnya atau periksa kembali asumsi-asumsi.
@. 1enyelesaikan persamaan-persamaan tersebut. etiap perhitungan harus dibuat
pada basis yang konsisten.
$4. 1emeriksa ja"aban-ja"aban yang telah didapat apakah ja"aban itu masuk
akan. 1asukkan ja"aban tersebut dalam persamaan kesetimbangan total, apakah
hasil dari persamaan tersebut dipenuhiO
istem yang digunakan untuk mengamati beberapa penerapan neraca energi,
pertama sistem tertutup dan kedua sistem terbuka. istem tertutup dimana tidak ada
massa yang mengalir masuk dan ke luar dari sistem, sedangkan sistem terbuka
terdapat massa mengalir masuk dan ke luar dari sistem.
C'n'h 8.0 12ise/ #eruu!3
)as argon dalam "adah terisolasi, volume . liter akan dipanaskan dengan
pemanas tahanan elektris. Pada kondisi a"al gas ideal pada tekanan $,8 Pa dan 044
%. Pemanas $444 ohm menarik arus pada 94 2 selama 8 menit (yaitu 9#4 joule
kerja oleh lingkungan). Berapa suhu dan tekanan gas akhir pada ekuilibriumO 1assa
pemanas $. g dan kapasitas panasnya 4,08 75g%. (sumsi bah"a perpindahan panas
ke "adah tersebut dari gas pada tekanan rendah dan dalam jangka "aktu yang pendek
dapat diabaikan.
Penyelesaian-
+alam sistem tidak ada terjadi perpindahan massa, dan tidak terjadi reaksi kimia.
*nergi total & energi dalam ' energi potential ' energi kinetik
& panas ' kerja
* & U ' *p ' *k & E ' A
Pada sistem tersebut - *k & *p & H
E & H
A & 9#4 7 (kerja dikerjakan pada sistem) dalam 8 menit
$9
Basis - 8 menit
Untuk gas ideal - p2 & nD;
n &
D;
p2
n & ($,8 Pa) (. l) (


% 044
$
) m ( ) Pa ( 0$9 , #
% ) mol g ( $
l $
m $4
0
0 0
& $,.40 C $4
->
gmol
1assa pemanas dan kapasitas panas gas (3v)-
3v & 3p - D, karena 3p &
- maka , D
.
8
3v &
D
.
0
D D
.
8
=
(sumsikan bah"a kapasitas panas alat pemanas yang diberikan adalah 3v juga
U & n

=
;
044
) 044 ; ( 3v n dt 3v n
U & E ' A & H ' A
U & A
U & 9#4 7 & ($.) (4,08) (; ? 044) ' (.,04. C $4
->
) (05.) (#,0$9) (;-044)
pemanas gas
ehingga- ; & 9$9,0 %
;ekanan akhir
$ $
. .
$ $
. .
D; n
D; n
2 P
2 P
=
P. & P$
Pa 4= , .
044
0 , 9$9
8 , $
;
;
$
.
=

C'n'h 8.8 12ise/ erbu.a3


(ir di pompa dari dasar sebuah sumur dengan kedalaman $8 ft pada laju .44
gal5jam, ke dalam sebuah tangki penyimpanan, permukaan air dalam tangki
pada $>8 ft di atas permukaan tanah. Untuk mencegah pembekuan di musim
dingin, sebuah pemanas kecil memasok 04.444 B;U5jam ke dalam air selama
$8
perpindahannya dari sumur ke tangki. Panas hilang dari sistem ke seluruhannnya
pada laju konstan sebesar .8.444 B;U57am. 6itung suhu air ketika air tersebut
masuk ke tangki penyimpanan, dengan asumsi suhu air sumur 08
o
B. sebuah
pompa dengan daya . hp digunakan untuk memompa air tersebut. ekitar 88I
dari daya tersebut berubah menjadi kerja pemompaan dan sisanya hilang
sebagai panas ke atmosfer.
Pen*elesaian
1isalkan sistem terdiri dari saluran masuk sumur,
pipa pompa, dan saluran ke luar pada tangki
prnyimpanan. (sumsi proses tersebut steady state
(tunak) dengan massa secara kontinyu masuk dan
ke luar dari sistem.
Basis - $ jam operasi
)ambar #.0
1assa masuk .44 gal dan ke luar .44 gal dalam $ jam operasi
!eraca energi-
* & E ' A - J(6 ' *k ' *p) mL
Persamaan tersebut dapat disederhanakan-
$. Proses dalam keadaan steady, sehingga * & 4
.. m & m$ & m.
0. *k & 4, karena 2$ & 2. & 4
1aka -
H & E ' A - J(6 ' *p) mL
!ilai 6 pada bagian puncak tangki tidak diketahui, tetapi dapat dihitung dari
kesetimbangan energi.
6 &

=
.
o
;
B 08
.
) 08 ; ( m3p dt 3p 1
$>
7ika 3p diasumsikan konstan, maka masalah ini mempunyai satu pemecahan yang
unik.
1assa air total yang dipompa-
jam 5 lb >>> , $
gal $
lb 000 , #
hal
gal
.44 =

Perubahan energi potensial-


*p & mgh
*p & ($>>> lbm) (0.,. ft5det
.
) ($#4 ft)

lbf ft ==#
B;U $
lbf det
lbm ft . , 0.
$
.
*p & 0#8,8 B;U
Panas yang dihilangkan oleh sistem adalah .8.444 B;U, sedangkan pemanas,
memasok 04.444 B;U ke dalam sistem, maka perubahan panas-
E & 04.444 ? .8.444 & 8.444 B;U
<aju kerja yang dikerjakan pada air oleh pompa-
A & (. hp) 4,88)

lb ft ==#
B;U $
jam $
menit >4
) hp ( ) menit (
lb ft 44 . 00
& .#44 B;U5jam.
dapat di hitung dari - E ' A & ' *p
8444 ' .#44 & 6 ' 0#>
6 & =9$9 B;U.
%arena kisaran suhu diperkirakan kecil, kapasitas air cair dapat diasumsikan
konstan & $,4 B;U 5 lb
o
B, jadi -
=9$9 & 6 & m3p;
& $>>> ($,4) (;)
; & 9,8
o
B (kenaikan suhu)
maka ; & 0@,8
o
B.
$=
#.8. Nera-a Energi *ang /e/!erhiung.an rea.si .i/ia
Perpindahan panas yang diamati yang terjadi dalam sistemtertutup
(dengan kerja nol) sebagai akibat dari suatu reaksi menunjukkan energi yang
berkaitan dengan penyusunan kembali ikatan-ikatan yang menyatukan atom-atom
dari molekul-molekul yang bereaksi. Untuk reaksi eksotermik (e&othermic
reaction), energi lebih kecil dari pada yang dibutuhkan untuk menyatukan reaktan,
sedangkan reaksi endotermik 'endothermic reaction# adalah sebaliknya.
Berikut ini akan dibahas secara spesifik penggunaan panas (kalor)
pembentukan dalam neraca energi untuk menja"ab pertanyaan seperti-
($) Berapa suhu dari suatu arus masuk atau ke luarO
(.) Berapa banyak massa yang harus dimasukkan ke dalam suatu arus masuk
untuk menyediakan sejumlah tertentu perpindahan panasO
)ambar - #.0 Proses dengan reaksi kimia
Proses yang digambarkan dalam gambar #.0, reaksinya adalah-
a( ' bB c3 ' d+
7umlah nonstoikiometri dari reaktan dan produk, masing-masing memasuki dan
meninggalkan sistem tersebut. Pada suhu yang berbeda. +alam penyelesaian
masalah harus selalu pertama-tama memilih keadaan referensi untuk entalpi yang
pada keadaan ini panas pembentukan diketahui, yaitu .8
o
3 dan $ atm. 7ika tidak ada
reaksi yang terjadi, keadaan referensi dapat berupa keadaan arus masuk atau arus
ke luar.
$#
*ntalpi dari tiap arus (stream) yang masuk dan ke luar dihitung relatif
terhadap keadaan referensi yang dipilih, dan meliputi -
($) Panas pembentukan standar dari komponen-komponennya
(.) Panas sensible dari komponen-komponen tersebut
(0) Perubahan fase dari komponen-komponen itu
*ntalpi adalah fungsi keadaan, maka dapat dipilih lintasan apapun yang diinginkan
untuk melaksanakan perhitungan perubahan entalpi keseluruhan dalam suatu proses
selama mulai dan berhenti masing-masing pada keadaan a"al dan akhir yang
ditentukan. )ambar #.9 menggambarkan gagasan tersebut.
)ambar - #.9 - Perhitungan perubahan entalpi untuk setiap komponen dalam suatu
proses pada .8
o
3 dan $ atm sebagai keadaan referensi.
%eadaan referensi dipilih .8
o
3 dan $ atm, keadaan dimana panas pembentukan
standar (6f) diketahui. )ambar #.9, suhu ;c & ;d. *fek tekanan dapat dimasukkan
bersama dengan efek suhu pada entalpi, tetapi dalam pembahasan ini akan
menghilangkan pertimbangan efek tekanan kecuali untuk masalah yang data
entalpinya diambil dari tabel (seperti tabel uap).
)ambar #.8 (menunjukkan aliran informasi untuk perhitungan dalam neraca energi
dengan mengasumsikan proses keadaan tunak atau steady
$@
(* & H), tidak ada perubahan energi kinetik atau potensial, dan A & 4, sehingga
persamaan neraca energi umum menjadi-
E & 6 & 6produk - 6reaktan /. (#.$>)
)ambar - #.8 - +iagram alir informasi yang menunjukkan bagaimana menghitung
entalpi dari komponen yang masuk dan meninggalkan reaktor.
C'n'h ( 8.4.
uatu biji besi pyrite yang mengandung #8,4I Be. dan $8,4I gangue
(kotoran, inert, batu, dll) dibakar dengan sejumlah udara dengan $44I kelebihan
udara, reaksi-
9 Be. ' $$H. Be.H0 ' # H.
Untuk menghasilkan H., semua gangue plus Be.H0 berakhir dalam produk
buangan padat (cinder), dan hasil analisis 9,4I Be. 6itung perpindahan panas per
kg biji untuk menjaga arus produk pada suhu .8
o
3, jika suhu arus masuk berada
pada .8
o
3.
.4
Penyelesaian-
Proses ini adalah proses keadaan tunak (steady state) dengan reaksi kimia
B1 - Be 88,#8, Be.H0 & $8@,=4, Be. & $.4,4
Basis - $44 kg bijih pyrite
%elebihan udara-
1ol Be. &
mol kg =4#0 , 4
4 , $.4
4 , #8
=
H. yang dibutuhkan & 4,=4#0 ($$59) & $,@9=@ kg mol
%elebihan H. & $,@9=@ (.,4) & 0,#@8# kg mol
;otal H. masuk & $,@9=@ %mol ' 0,#@8# kg mol
& 8,#90= kg mol
;otal !. masuk & 8,#90= (=@5.$) & .$,@#0 kg mol
!eraca massa komponen-
1asuk %e luar
)aunge (kg)
!. (%g mol)
(%g mol)
Be (%g mol)
H. (%g mol)
$8,4
.$,@#0
. (#85$.4)
$ (#85$.4)
8,#90=
& C$
& C>
& C9 ' (C05$.4) (.)
& (C.5$8@,=4) . ' (C0 5$.4)($)
& C9 ' C. ' (C. 5$8@,=4) ($,8)
49 , 4
C C C
G
0 . $
0
=
+ +
Penyelesaian untuk persamaan-persamaan ini adalah-
.$
1asuk %e luar
H.
H.
!.
& $,0># kg mol
& 0,@0#
& .$,@#0
)aunge & $8,4 kg
Be.H0 & 89,>0 4,09. kg mol
Be. & .,@4 4,4.9. kg mol
elanjutnya gunakan neraca energi untuk menentukan perpindahan panas, neraca
energi umum berkurang menjadi-
(* & 4, *p & 4, *k & 4, A & 4) E & 6. karena semua reaktan dan produk
berada pada .8
o
3 dan $ atm, maka semua panas sensible menjadi nol sehingga-
E & ni 6
o
i - ni 6
o
i
Produk Deaktan
Pr'du.
Rea.an
$4
-0
G 6
o
f ni6
o
f $4
-0
G 6
o
f ni6
o
f
%omp. (g mol) (k75gmol) (k7) (gmol) (k75gmol) (k7)
Be.
Be.H0
!.
H.
H.
4,4.9.
4,09.
.$,@@#0
0,@0#
$,0>#
-$==,@
-#..,$8>
4
4
-.@>,@4
-9,048
-.#$,$8>
4
4
-94>,$8@
4,=4#0
4
.$,@#0
8,#90=
4
-$==,@
-#..,$8>
4
4
-.@>,@4
-$.>,44=
4
4
4
4
;otal ->@$,>9$ -$.>,44=
E & J ->@$,>9$ ? (-$.>,44=) L ($4
0
) & -8>8,>09 C $4
0
k75$44 kg biji
(tau E & -8,>8> C $4
0
k75kg bijih
;anda negatif menunjukkan panas dikeluarkan dari proses tersebut
8.,. Perhiungan se-ara si/ulan nera-a /assa dan energi dala/ suau !r'ses
.i/ia
Pengalaman dalam penyelesaian masalah neraca energi pada pembahasan
sebelumnya, kini saatnya menerapkan pengetahuan ini pada masalah yang lebih
rumit yang melibatkan neraca massa maupun neraca energi. Pada bagian ini kita
harus mengamati bagaimana memastikan bah"a suatu masalah dispesifikasikan
dengan tepat dan lengkap. )ambar #.> menggambarkan suatu sistem atau sebuah
peralatan dalam keadaan tunak (steady state).
..
)ambar - #.>. (liran proses dengan reaksi kimia
!eraca massa total dan komponen dapat ditulis-
1asuk %e luar
;otal
%omponen $
%omponen .
& ( ' B
& ( G($ ' BGB$
& (G(. ' BGB.
& 3 ' +
& 3G3$ ' +G +$
& 3G3. ' +G +.
+st
!eraca energi keseluruhan (over all) dapat ditulis-
E - A & (3 6c ' + 6+) - ((6( ' B6B)
+imana-
Gi & fraksi berat tiap komponen
6i & entalpi per satuan massa tiap komponen
%eadaan yang lebih komplek, dari gabungan beberapa alat, dapat dilihat pada
gambar #.=.
.0
3. lb
+. lb
Panas E
(. lb
B. lb
%erja A
)ambar #.=. Proses yang terdiri dari beberapa alat
!eraca 1asuk %eluar
Hver all-
;otal - B & + - A
%omponen - BGB$ & +G+ ' AG"
*nergi - EFF ' EFFF ' B6B & +6+ ' A6A
Proses F
;otal - B ' D ' P & 2 ' <
%omponen - BGB ' DGD ' P Gy & 2Gv ' <Cu
*nergi - B6B ' D6D ' P6y & 262 ' <6u
Proses FF
;otal - 2 & D ' +
%omponen - 2Gv & DGD ' +G+
*nergi - EFF ' 262 & D6D ' +6+
Proses FFF
;otal - < & P ' A
%omponen - <G< & PGy ' AGA
*nergi - EFFF ' <6< & P6P ' A6A
C'n'h ( 8.15
ebuah kolom distilasi memisahkan $4.444 lb5jam larutan dengan
komposisi 94I benMena dan >4I chlorobenMena. Produk cair dari puncak kolom
terdiri dari @@,8I benMena, produk ba"ah mengandung $I benMena. (ir
pendingin masuk kondenser pada suhu >4
o
B dan keluar pada suhu $94
o
B, pemanas
reboiler menggunakan steam jenuh pada suhu .#4
o
B. DefluC rasio (rasio cairan
kembali ke kolom dan cairan produk atas) adalah > - $. (sumsi kondenser dan
reboiler beroperasi pada tekanan $ atm, perhitungan suhu untuk kondenser $=#
o
B
dan reboiler .>#
o
B, dan fraksi benMena fasa uap dari reboiler adalah 0,@I berat
(8,8I mol).
6itunglah-
a. Produk atas (destilat) dan produk ba"ah (lb5jam)
b. 3airan masuk reboiler dan uap reboiler (dalam lb5jam)
c. team dan air pendingin yang digunakan (dalam lb5jam)
.9
Pen*elesaian(
)ambar - #.# %olom +istilasi
Basis - $44 lb produk ba"ah (B)
%omponen <b B1 <b mol 1ol fraksi
BenMena
3hlorobenMena
$
@@
=#,$
$$.,>
4,4$.#
4,##
4,4$9
4,@#>
4,#@.# $,44
+ata kapasitas panas benMena cair (BM) dan chlorobenMena (3l) adalah sebagai berikut-
3p (B;U5(lb) (
o
B) 6uap (B;U5lb)
uhu (
o
B) 3l BM 3l BM
=4
@4
$.4
$84
$#4
.$4
.94
.=4
4,0$
4,0.
4,008
4,098
4,0>4
4,0=8
4,0@
4,94
4,948
4,9$8
4,90
4,98
4,9=
4,9#8
4,84
4,8.
-
-
-
-
$94
$08
$04
$.>
-
-
-
-
$=4
$>>
$>4
$89
Basis - $4.444 lb feed5jam
!eraca massa total keseluruhan-
B & P ' B
.8
$4.444 & P ' B
!eraca keseluruhan benMena -
BGB & P Gp ' BGB
$4.444 (4,94) & P (4,@@8) ' B (4,4$)
$4.444 (4,94) & P (4,@@8) ' ($4.444 ? P) (4,4$)
ehingga-
a. Produk atas - P & 0@>4 lb5jam
Produk ba"ah - B & >494 lb5jam
b. !eraca massa sekitar kondenser
>
p
D
=
atau D & > P & > (0@>4) & .0.=>4 lb5jam
2 & D ' p & .0.=44 ' 0@>4 & .=.=.4 lb5jam
!eraca massa sekitar reboiler
;otal - < & B ' 2b
BenMena - < G< & BGB ' 2bG2b
< & >494 ' 2b
<G< & >494 (4,4$) ' 2b (4,40@)
%arena ada tiga variabel yang tidak diketahui, sedangkan persamaan independen
hanya ada dua, maka untuk penyelesaiannya harus dilakukan dahulu penyelesaian
neraca energi.
!eraca energi keseluruhan (overl all)-
(mbil suhu referensi =4
o
B, tidak ada energi potensial dan energi kinetik
Esteam ' Ekondensat &

+
$=#
=4
.>#
=4
=4
=4
PB
dt 3pB B dt 3 B dt 3pp p
6p 6B 6B & 4
!eraca energi pada kondenser
uhu referensi diambil $=#
o
B, asumsi produk pada suhu jenuh dalam
kondenser pada suhu $=#
o
B.
.>
air air kondenser 3ondenser
E 6
) air ( <ingkungan
E 6
) kondenser ( istem
= =
ehingga - Esistem & - Elingkungan 6kondenser & - 6air
2 & (-6 penguapan) & - A3p6.H (t. ? t$)
.=,=.4 J$=4 (4,@@8) ' %" (4,448)L & A ($) ($94 ? >4) & Eair & -Ekondenser
Ec & - 9,=$ C $4
>
B;U5jam
d. (ir yang digunakan & 8,#@ C $4
9
lb 6.H 5 7am
1enghitung steam yang digunakan -
Esteam & 0@>4 lb5jam (9>,@
lb
B;U
) ' >494
)
lb
B;U
0 , ># (
jam
lb
' 9,=$ C
$4
>
B;U5jam
6p &

=
$=#
=4
.>#
=4
B B
lb 5 B;U dt 3p 6 lb 5 B;U dt 3pp
0 , >#
. rata
4 , >
3l
$ , ##
BM
@ , 9>
. rata
. , 0>
3l
4 , 9=
BQ
(sumsi stream P adalah benMena murni dan stream B adalah chlorobenMena murni
E steam & 8,0$ C $4
>
B;U5jam
+ari steam tabel, 6uap pada .#4
o
B adalah @.0 B;U5jam dan asumsi steam pada
suhu jenuh.
7adi jumlah steam yang digunakan-
lb 5 B;U @.0
jam 5 B;U $4 C 0$ , 8
>
=
& 8=>4 lb5jam
!eraca energi sekitar reboiler-
Esteam ' < (6<) & 2b (6vb) ' B (6B)
uhu reference - .>#
o
B
!eraca energi-
8,0$ C $4
>
B;U5jam ' (<,lb) J4,0@
= ) B .4 ( L
) B )( lb (
B;U
o
o
2b (4,@@) ($.>) ' (4,4$) ($89) ' B (4)
dimana-
Esteam & 8,0$ C $4
>
B;U5jam
.=
(sumsi suhu stream < masuk reboiler tidak lebih dari .4
o
B di ba"ah suhu
reboiler .>#
o
B.
!eraca massa-
< & >494 ' 2b
8,0$ C $4
>
- (>494 ' 2b) (=,#) & $.>,0 2b
8,0$ C $4
>
? 4,49= C $4
>
& $.>,0 2b ' =,# 2b
ehingga -
3. 3airan yang masuk ke reboiler-
2+ & jam 5 lb 044 . 0@
$09
$4 C .> , 8
>
=
< & 2+ ' B & 0@.044 ' >494 & 98.094 lb5jam
Uap dari reboiler - 2b &
jam 5 lb $44 , 9.
0 , $.>
$4 C 0$ , 8
>
=
2'al-s'al (
#.$. Batu kapur (3a3o0) dikonversi menjadi 3aH dalam kilu vertikal kontinyu. Panas
untuk pembakaran digunakan gas alam (369) dengan kontak langsujng dengan
batu kapur dan menggunakan udara berlebih 84I. 6itung 3a3H0 yang dapat
diproses per kilogram gas alam. %apasitas panas rata-rata-
3pm 3a3H0 & .09 75(g mol) (
o
3)
3pm 3aH & $$$ 75(g mol) (
o
3)
3a3H0
7a"ab - .4,. %) 3a3H05kg 369
#... <arutan !a3l akan dipekatkan dari =I berat menjadi 94I berat dalam evaparator.
Umpan masuk evporator $>.444 lb5jam.Umpan masuk evaporator dipanaskan
mencapai suhu $#4
o
3. Uap air dari larutan dan larutan pekat pada suhu $#4
o
3.
<aju steam masuk $8.44 lb5jam, pada suhu .04
o
B dan kondensat .04
o
B. 6itunglah
a. uhu umpan masuk evaparator
b. Berat produk larutan
Pekat 94I !a3l5jam
+ata-data lain - 3p rata-rata
3p =I !a3l & 4,@. B;U5lb
o
3
3p 94I !a3l - 4,#8 B;U5lb
o
B
.#
6 penguapan 6.H pada $#4
o
B - @@4 B;U5lb
6 penguapan 6.H pada .04
o
B - @8@ B;U5lb
7a"ab- (b) .#44 lb5jam
.@
6A"#AR %EP72#A%AAN
$. Bhatt, B.F dan .1. 2ora, $@#9, (toichiometr%) .
nd
ed, !e" +elhi, 1c )ra"
6ill Pub.
.. 3oulson, 7.1. dan 7B Dichardson, $@##, Chemical Engineering, 2olume $,
0
rd
ed, 3anada, Pergamon Press 3anada <td.
0. 6immelblau, +avid, 1, $@@., *asic Principle and Calclation in Chemical
Engineering, 8
th
ed, !e" 7ersey, Prentice 6all Fnternational.
9. 1aryono, 6.D. dkk, $@#8, +ndstri ,imia +, Bandung, 7urusan ;eknik %imia, B;F,
F;B.
8. Deklaitis, )2, $@#0, Material and Energi *alances, !e" Pork, 7ohn Ailley R ons
Pub.
04