Anda di halaman 1dari 9

Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

BAB III
SEJARAH PERUBAHAN KONSTITUSI DI INDONESIA

A. DARI HUKUM DASAR HASIL KARYA DOKURITZU ZYUNBI
TYOOSAKAI KE UNDANG-UNDANG DASAR RI

Pada hari ulang tahun radja ,tanggal 29 APRIL 1945 di bentuklah di atas tanah
suatu badan penyelidik usaha usaha persiapan kemerdekaan indonesia atau dalam
bahasa djepang dokuritsu zunbi cosakai ketuanya ialah dokter rajiman wedyodiningrat
dan jumlah anggota nya 62 orang indonesia tugas nya ialah menyelidiki segala hal
yang berhubungan dengan kemerdekaan indonesia dan pekerjaan itu berlangsung
dalam suasana indonesia merdeka kelak kemudian hari .

Badan penyelidik yang di lantik pada 28 mei 1945 dapat memjelaskan pekerjaan
nya dalam dua sidang yang masing masing terbagi atas beberapa rapat yang masing
masing terbagi atas beberapa rapat yang semua nya berlangsung di pejambon di
kota jakarta .sidang pertama berlangsung dari tanggal 29 sampai 1 juni 1945 sidang
kedua berlangsung dari 10 juli sampai 17 juli 1945 .

Hukum dasar hasil karya BPUPKI itu oleh sidang PPKI 18 AGUSTUS 1945
dijadikan sebagai naskah rancangan undang undang dasar negara RI .undang
undang dasar yang di sahkan olehnpanitia persiapan kemerdekaan itu dengan
perubahan perubahan kemudian di umumkan dengan resmi dalam berita republik
indonesia tahun II NO.7 tanggal 15 februari 1946 .

B.PERUBAHAN UNDANG UNDANG DASAR NEGARA RI
MENJADI KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT


Konferensi meja bundar ini berlangsung dari tanggal 23 agustus 1949 sampai
dengan 2 november 1949 dan di hadiri oleh wakil wakil dari RI BFO dan neterlands
serta sebuah komisi PBB untuk indonesia dalam konferensi ini di hasilkan 3 buah
persetujuan pokok antara lain :

-mendirikan RIS
-penyerahan kedaulatan kepada RIS
-didirikan uni antara RIS dan kerajaan belanda .


Sedangkan persetujuan pemulihan kedaulatan terdiri dari tiga persetujuan induk
Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

-piagam penyerahaan kedaulatan
-status uni
-persetujuan perpindahan .

Dengan berdiri nya negara pada tanggal 27 desember 1949 dengan konstitusi RIS
sebagai undang undang dasar nya maka undang undang dasar 1945hanya berlaku
untuk salah satu negara bagian yakni RIS ( di yogyakarta ) sesuai perjanjian renville
sementara bentuk negara nya berubah menjadi federal dan sistem pemerintahan nya
dari presidensial versi uud 1945 menjadi parlementer.


C.PERUBAHAN KONSTITUSI REPUBLIK RIS KE UUDS 1950

Perubahan konstitusi RIS KE UUDS 1950 itu mencakup perubahan mukadimah
dan bentuk negara yaitu dari bentuk negara federal ke bentuk negara NKRI ,sungguh
pun terjadi karena perubahan bentuk negara dan sistem pemerintahaan ,namun
wilayah negara RI ,masih tetap utuh .

Keluar nya undang undang federal no .7 tersebut di awali dengan di tanda tangani
piagam persetujuan oleh pemerintah negara RIS dan pemerintah negara republik
indonesia pada tanggal 19 mei 1950 ,untuk bersama melaksanakan negara kesatuan
sebagai jelmaan negara republik indonesia berdasarkan proklamasi 17 agustus 1945
untuk itu akan di perlakukan sebuah uudasar sementara .pada tanggal 15 agustus 1950
presiden soekarno mengeluarkan piagaam pernyataan yang menyatakan kepastian
bahwa tanggal 17 agustus 1950 ,susunan unitaris sudah kembali meliputi seluruh
wilayah indonesia .
D.PERUBAHAN UUDS 1950 DENGAN KEMBALI KE UUD 1945
MELALUI DEKRIT PRESIDEN 5 JULI 1959

Konstituante bersama bersama dengan pemerintahan selekas-lekasnya
menetapkan undang undang dasar republik indonesia yang akan mengganti kan
undang- undang dasarsementara 1950 .anggota konstituante di pilih melalui pemilihan
umum. Untuk menetapkan undang- undang dasar baru ,sidang konstituante harus di
hadiri sekurang-kurang nya 2/3 anggota dan putusan penetapan nya harus di dukung
oleh sekurang kurang nya 2/3 dari jumlah anggota yang hadir .

Untuk melaksanakan ketentuan tersebut maka di adakan pemilihan umum pada
tahun 1955.
Sayang sekali ,badan konstituante yang sudah terbentuk berkat pemilu yang
demokratis itu ternyata tdak dapat bekerja sampai menghasil kan uud baru negara RI
Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

.penulis memandang bahwa ada 2 faktor yang menyebabkan gagal nya penetapan
undang undang dasar baru itu.

E.PERUBAHAN PERUBAHAN KONSTITUSI TIDAK
MEMBUBARKAN NEGARA RI

Berdasarkan uraian di atas dapat di ketahui bahwa ,negara RI ternyata pernah
mengalami empat kali perubahan atau pergantian konstitusi dalam kurun waktu 15
tahun (1945 -1959) dan empat kali perubahan amandemen konstitusi selama 2 tahun
yakni perubahan I IV UUD 1945.
Pergantian konstitusi berkali-kali tersebut ternyata tidak membubarkan negara,
terbukti nama dan wilayah negara RI sejak kemerdekaan RI masih tetap eksis hingga
saat ini .padahal tiap konstitusi itu selain bentuk negara nya berbeda juga memiliki
pembukaan yang tidak sama ,berikut ini perjalanan perubahan pembukaan tersebut :

1.naskah piagam jakarta 22 juni 1945 yang kemudian di jadikan sebagai naskah
pembukaan hukum dasar di sahkan oleh BPUPKI
2.naskah pembukaan seperti yang kini tercantum dlam UUD 1945 di sahkan oleh
PPKI
3.naskah pembukaan konstitusi seperti yang tercantum dalam konstitusi sementara
RIS
4.naskah pembukaan konstitusi seperti yang tercantum dalam uud sementara RIS
tahun 1949

Naskah pembukaan rumusan pertama dan kedua telah di bahas perbedaan nya di
atas dalam bagian ini maka pada uraian berikut hanya di tampilkan rumusan ketiga
dan keempat yakni embukaan konstitusi RIS dan undang-undang dasar sementara .

Dengan demikian ,berarti sistem pemerintahan menurut undang- undang dasar
1945 diubah menjadi kabinet parlementer .

Atas perubahan perubahan tersebut ternyata negara RI masih tetap utuh ,sama
keadaan nya seperti pada saat proklamasi kemerdekaan indonesia 17 agustus
1945,yaitu :
1.bernusa negara indonesia
2.berbangsa bangsa indonesia
3.berbahasa bahasa indonesia
4.berbendera bendera pusaka merah putih
5.berlagu kebangsaan indonesia raya
6.dan ,berlambang negara ,garuda pancasila


Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

BAB IV
PELAKSANAAN PROSEDUR PERUBAHAN UUD 1945


A. CARA PERUBAHAN UUD 1945 MENURUT PASAL 37
1.cara perubahan undang-undang dasar 1945 menurut pasal 37 se belum perubahan
UU DASAR 1945 mengatur perubahan konstitusi nya dalam 2 ketentuan yakni :
- Mengatur kewenangan MPR menetapkan undang undang dasar
- Ketentuan yang mengatur cara perubahan undang undang dasar yang terdiri
dari persyaratan kuorum dan pengesahan perubahan .
2.cara perubahan undang undang dasar 1945 menurut pasal 37 perubahan ke empat

Draf rumusan perubahan yang diusulkan oleh sepertiga majelis sebagai mana di sebut
dalam ayat ( 1) pasal 37 undang undang dasar inisebelum di ajaukan ke sidang MPR
untuk di putuskan terlebih dahulu harus diajukan keoada MK untuk di kaji substansi
hukumnya .

B . CARA AMANDEMEN DAN AKIBAT HUKUM NYA

Jika suatu undang undang dasar atau konstitusi di ubah maka berlakulah undang
undang dasar yang telah di ubah tersebut sebagai konstitusi baru yang berdiri sendiri
.dengan demikian ,cara amandemen yang di lakukan atas perubahan uud 1945
memiliki akibat hukum bahwa ,keberlakuan uud 1945 yang di sandarkan pada dekrit
presiden 5 juli 1959 masih tetap eksis di mpertahan kan MPR hasil pemilu demokratis
tahun 1999.

C.PEMBICARAAN PERUBAHAN UUD 1945 DALAM MASYARAKAT

Amandemen uud 1945 pertama ,kedua ,dan ketiga memand dapat berjalan lancar
namun menjelang amandemen ke empat muncul prodan kontra dalam masyarakat ,pro
dan kontra itu akhirnya mereda dengan sendiri nya setelah perubahan ke empat uud
1945 berhasil di tetapkan setelah di keluarkan nya ketetapan NO.1 /MPR/2002
tentang pembentukan komisi konstitusi .

Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150


D. PEMBAHASAN PERUBAHAN PASAL 37 UD 1945 DALAM MPR

1.usul perubahan

Dalam perubahan ke empat inilah untuk terakhirkali naskah asli rumusan pasal 37 uud
1945 di gunakan ,karena perubahan ke empat tahun 2002 ikut terkena perubahan .

2.pebatasan objek amandemen

Selain itu ,ketentuan pasal 37 juga mengatur hal yang tidak menjadi objek perubahan
,rumusa pasal 37 yang terdiri dari 5 ayat merupakan suatu ketetapan hasil sidang
tahunan MPR 2002 .

3.rapat pleno PAH 1

Pembahasan atas pasal 37 itu mengasilakn rancangan rumusan yang akan di ajukan
pada rapat pleno komisi A dalam sidang tahunan MPR tahun 2002.

4.pendapat akhir fraksi

Pendapat akir fraksi-fraksi dalam sidang paripurna MPR TGL 9 agustus 2002
terhadap rumusan rancangan pasal 37 .penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi di
dasarkan pada urutanjumlah anggota fraksi dari yang terkecil sampai dengan yang
terbesar angota nya ,sedangkan yang netral terhadap gaagasan perlu di bentuk nya
komisi konstitusi tersebut adalah fraksi transformasi.

E.KOMISI KONSTITUSI BUKAN MENGUBAH UUD 1945

Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

Ada sebagian anggota masyarakat yang kengusulkan agardalam melaksankan
perubahan atas uud 1945 melainkan dengan mengunakan cara baru yakni ,melalui
komisi konstitusi atau pada saat itu oleh advokat adnan buyung nasution disebut
dengan nama komisi negara untuk membentuk undang undang dasar baru sebagai
pengganti uud 1945 .
Selain itu,gagasan perlu nya di bentuk komisi konstitusi juga merupakan faktor
ketidak prcayaan kepada MPR yang sebagiab besar anggotannya adalah orang orang
politik .
Jadi , apabila pembentukan suatu komisi merupakan untuk mengubah atau
membentuk undang = undang dasarbaru sebagai pengganti uud 1945 maka dapat di
pandang tidak tepat karena momentum tersebut sudah lewat .

Ketetapan MPR NO.1 /MPR/2004 terdiri dari 4 pasal antara lain :

1.pembentukn komisi sebagai pengkajian
2.menugasi badan pekerja majelis untuk merumuskan susunan komisi
3.hasil penugasan kepada badan pekerja majelis tersebut harus di laporkan paling
lambat pada sidang MPR 2003 untuk di putuskan .

Dengan perubahan pertama ,kedua ,ketigta dan ke empat sudah tentum akan
muncul persoalan mengenai kedudukan norma hukum lama yang bersandar pada
pasal dalm uud 1945 yang sudah di ubah.

F. HUBUNGAN UUD 1945 DAN PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN
SETELAH AMANDEMEN
Sebuah undang-undang memiliki kedudukan lebih rendah daripada undang-
undang dasar atau konstitusi oleh karena nya norma hukum peraturan perundang-
undangan yng berlawanan dengan norma huku m undang undang dasar di nyatakan
tidak berlaku.
Tata urutan peraturan perundang-undangan RI adalah ;

1.UUD 1945 dan perubahan nya
2.ketetapan MPR
Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

3.undang undang
4.peraturan pemerintah pengganti undang undang
5.peraturan pemerintah
6.keputusan presiden yang bersifat mengatur
7.peraturan daerah

G. HASIL PERUBAHAN UUD 1945

Apabila di lihat dari segi substansi nya secara keseluruhan ,maka perubahan
undang undang dasar 1945 dapat di kelompokkan ke dalam 3 macam yaitu :
1.penghapusan beberapa ketentuan
2.menambah ketentuan atau lembaga baru
3.modifikasi terhadap ketentuan atau lembaga lama .

1.ketentuan yang di cabut

Beberapa ketentuan hukum yang di cabut oleh perubahan undang-undang dasar
1945 antara lain ;
-kekuasaan MPR sebagai lembaga tertinggi negara dengan kewenangan meminta
presiden dan penyusunan garis-garis besar haluan negara
-kekuasaan presiden yang menyangkut pembentukan undang undang

2.ketentuan dan lembaga baru

Yang di atur dalam perubahan ini antara lain :
-DPD dia atur dalam pasal 22c dan 22 d ujd 1945 perubahan ketiga
-MK d atur dalam pasal 24c
-komisi yudisial di atur dalam pasal 24 b perubahan ketiga .
Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150


3.Ketentuan dan lembaga yang di modifikasi

-repoisisi MPR di atur dalam pasal 2 ayat (1)
-pemilu secara langsung oleh rakyat pasal 6 A perbahan ketiga
-ham pasal 28 A 28 J Perubahan kedua
-usul perubahan undang undang dan penambahan tata cara perubahan
undang=undang dalam pasal 37 ayat (1) dan (5)

H. TINJAUAN BEBERAPA KETENTUAN HUKUM BARU DALAM UUD 1945
SETELAH DI AMANDEMEN

1.Repoisisi majelis permusyawaratan rakyat
Kewenangan MPR mencakup :
-mengubah dan menetapkan uu dasar
-melantik presiden dan wakil presiden
-memberhentian presiden dan wakil preseiden dalam masa jabatan menurut uu dasar .

2.kekuasaan membentuk undang undang
DPR mempunyai kekuasaan untuk membuat uu ,setiapa rancangan uu di bahas oleh
presiden dan DPR untuk mendapat persetujuan bersama .

3.kekuasaan presiden
Presiden menurut naskah asli uud 1945 mempunyai tiga macam keudukan yaitu :
-sebagai kepala negara
-sebagai kepala pemerintahan
-sebagai pembentuk uu atas persetujuan DPR

Kiki Riski Amalia Hukum Konstitusi 02011381320150

4.kekuasaan kehakiman

Kekuasaan kehakiman menurut naskah asli uud 1945 di lakukan oleh mahkamah
agung dan lain badan kehakiman namun setelah di amandemen kekuasaan kehakiman
ini juga di lakukan oleh mahkamah konstitusi .