Anda di halaman 1dari 23

Overview

Enormous progress has been made towards achieving the Millennium Development Goals,
(MDGs). Global poverty continues to decline, more children than ever are attending primary
school, child deaths have dropped dramatically, access to safe drinking water has been greatly
epanded, and targeted investments in fighting malaria, !"D# and tuberculosis have saved
millions.
$he MDGs are making a real difference in people%s lives and, with strong leadership and
accountability, this progress can be epanded in most of the world%s countries by the target date
of &'().
Kemajuan besar telah dibuat dalam mencapai Millenium Development Goals,
(MDGs). Kemiskinan global terus menurun, anak-anak lebih dari sebelumnya
menghadiri sekolah dasar, kematian anak telah menurun drastis, akses ke air
minum yang aman telah sangat berkembang, dan investasi dalam memerangi
malaria jutaan, !D" dan tuberkulosis menyelamatkan ditargetkan.

MDGs membuat perbedaan nyata dalam kehidupan manusia dan, dengan
kepemimpinan yang kuat dan akuntabilitas, kemajuan ini dapat diperluas di
sebagian besar negara-negara di dunia pada tanggal target #$%&.
!fter &'(), efforts to achieve a world of prosperity, e*uity, freedom, dignity and peace will
continue unabated.
$he +, is working with governments, civil society and other partners to build on the
momentum generated by the MDGs and carry on with an ambitious post-&'() development
agenda.
"etelah tahun #$%&, upaya untuk mencapai kemakmuran dunia, ekuitas,
kebebasan, martabat dan kedamaian akan terus berlanjut.

'(( bekerja sama dengan pemerintah, masyarakat sipil dan mitra lainnya untuk
membangun momentum yang dihasilkan oleh MDGs dan melanjutkan dengan
agenda pembangunan pasca-#$%& ambisius.
!t the #eptember &'(' MDG #ummit, +, Member #tates initiated steps towards advancing the
development agenda beyond &'() and are now leading a process of open, inclusive consultations
on the post-&'() agenda. .ivil society organi/ations from all over the world have also begun to
engage in the post-&'() process, while academia and other research institutions, including think
tanks, are particularly active. $he set of eleven global thematic consultations and national
consultations in over 0' countries is facilitated by the +nited ,ations Development Group and
involves partnership with multiple stakeholders.
'ada "eptember #$%$ MDG "ummit, negara-negara anggota '(( memulai langkah-
langkah untuk memajukan agenda pembangunan di luar tahun #$%& dan sekarang
memimpin proses terbuka, konsultasi inklusi) dalam agenda pasca-#$%&. *rganisasi
masyarakat sipil dari seluruh dunia juga sudah mulai terlibat dalam pasca-#$%&
proses, sementara akademisi dan lembaga penelitian lainnya, termasuk think tank,
sangat akti). +impunan sebelas konsultasi tematik global dan konsultasi nasional di
lebih dari ,$ negara yang di)asilitasi oleh -nited .ations Development Group dan
melibatkan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
#ecretary-General 1an 2i-moon has established a +, #ystem $ask $eam to coordinate
preparations for beyond &'(). "n 3uly &'(&, #ecretary-General 1an 2i-moon announced the &4
members of a 5igh-level 6anel to advise on the global development framework beyond &'().
6resident 7udoyono of "ndonesia, 6resident 3ohnson-#irleaf of 8iberia and 6rime Minister
.ameron of the +nited 2ingdom are co-chairs of the 6anel, made up of civil society, private
sector and government leaders. $he work of the 6anel will reflect new development challenges
while also drawing on eperience gained from the MDGs. 9esults from the global consultations
and the inputs from online and offline platforms, (the :orld :e :ant and M7 :orld), will feed
into the work of the 5igh-level 6anel. $he 6anel will deliver its report to the #ecretary-General
in May &'(;.
#ekretaris 3enderal 1an 2i-moon telah membentuk $im $ask #istem 611 untuk
mengkoordinasikan persiapan luar &'() 6ada bulan 3uli &'(&, #ekretaris-3enderal 1an 2i-moon
mengumumkan &4 anggota 6anel $ingkat $inggi untuk memberikan saran tentang kerangka
pembangunan global di luar &'() 6residen 7udoyono "ndonesia, 6residen 3ohnson #irleaf-
8iberia dan 6erdana Menteri .ameron dari "nggris adalah co-chair dari 6anel, terdiri dari
masyarakat sipil, sektor swasta dan pemimpin pemerintahan. 6eker<aan 6anel akan
mencerminkan tantangan pembangunan baru sementara <uga menggambar pada pengalaman
yang diperoleh dari MDGs. 5asil dari konsultasi global dan masukan dari online dan offline
platform, (Dunia 2ami "ngin dan M7 Dunia), akan memberi makan ke dalam peker<aan 6anel
tingkat tinggi. 6anel ini akan memberikan laporannya kepada #ekretaris 3enderal Mei &'(;.
$he M7 :orld survey is the +nited ,ations global survey for a better world. .iti/ens have the
ability to vote on which si development issues most impact their lives. .omplementing the M7
:orld survey is the :orld :e :ant platform, where citi/ens may engage further in the various
consultations taking place on the post-&'() development process.
$he post-&'() agenda will reflect new development challenges and is linked to the outcome of
=9io>&'? -- the +, .onference on #ustainable Development -- that took place in 3une &'(& in
9io de 3aneiro, 1ra/il. $he outcome document, =$he @uture :e :ant,? called for the creation of
an intergovernmental Apen :orking Group on #ustainable Development Goals (A:G) to
develop a proposal for consideration by the 0Bth session of the General !ssembly. $he work of
both the 5igh-level 6anel and the Apen :orking Group will strive to form a single development
framework with poverty reduction and sustainable development at its core.
"urvei M/ Dunia adalah survei global '(( untuk dunia yang lebih baik. 0arga
negara memiliki kemampuan untuk memilih di mana enam isu-isu pembangunan
yang paling mempengaruhi hidup mereka. Melengkapi survei M/ 0orld Dunia Kami
!ngin 'lat)orm, di mana 1arga negara dapat terlibat lebih lanjut dalam berbagai
konsultasi berlangsung pada proses pembangunan pasca-#$%&.

genda pasca-#$%& akan mencerminkan tantangan pembangunan baru dan terkait
dengan hasil 23io 4 #$2 - Kon)erensi '(( tentang 'embangunan (erkelanjutan -
yang berlangsung pada bulan 5uni #$%# di 3io de 5aneiro, (rasil. Dokumen hasil,
26he 7uture 0e 0ant,2 menyerukan pembentukan sebuah Kelompok Kerja 6erbuka
antar pemerintah pada Development Goals (erkelanjutan (*0G) untuk
mengembangkan proposal untuk dipertimbangkan oleh sesi ke-,8 Majelis -mum.
Karya kedua 'anel tingkat tinggi dan Kelompok Kerja 6erbuka akan berusaha untuk
membentuk kerangka pembangunan tunggal dengan pengurangan kemiskinan dan
pembangunan berkelanjutan pada intinya.
GOAL 1:
ERADICATE EXTREME POVERTY & HUNGER
Target 1.A:
Halve, between 1990 and 2015, the proportion of people whose incoe is
less than !1.25 a da"
6he target o) reducing e9treme poverty rates by hal) 1as met :ve years
ahead o) the #$%& deadline.
6he global poverty rate at ;%.#& a day )ell in #$%$ to less than hal) the %<<$
rate. =$$ million )e1er people lived in conditions o) e9treme poverty in #$%$
than in %<<$. +o1ever, at the global level %.# billion people are still living in
e9treme poverty.
T#$#A% 1C
&'%A%((#)A%(* +'&*,+*%A% - +')A.A/A%
Target 1AC
0elah, antara tah1n 1990 dan 2015, proporsi pend1d12 "ang ting2at
pendapatann"a 21rang dari ! 1,25 per hari
3 Target eng1rangi ting2at 2eis2inan hingga setengahn"a berte1 lia
tah1n sebel1 batas wa2t1 2015.
3 Ting2at 2eis2inan global pada ! 1,25 per hari t1r1n di tah1n 2010
en4adi 21rang dari setengah ting2at 1990. 500 41ta orang lebih sedi2it
hid1p dala 2ondisi 2eis2inan e2stri pada tah1n 2010 dibanding2an
pada tah1n 1990 %a1n, di ting2at global 1,2 iliar orang asih hid1p
dala 2eis2inan e2stri.
Target 1.0:
Achieve f1ll and prod1ctive eplo"ent and decent wor2 for all, incl1ding
woen and "o1ng people
Globally, >8? million 1orkers lived belo1 the ;%.#& a day poverty line in #$%%
@a reduction o) #<? million since #$$%.
6he gender gap in employment persists, 1ith a #?.8 percentage point
diAerence bet1een men and 1omen in the employment-to-population ratio in
#$%#.
Target 1.6:
Halve, between 1990 and 2015, the proportion of people who s1ffer fro
h1nger
6he hunger reduction target should be almost met by #$%&.
Globally, about 8?# million people are estimated to be undernourished.
More than << million children under age :ve are still undernourished and
under1eight.
Target 10C
&ew141d2an 2esepatan 2er4a pen1h dan prod12tif dan pe2er4aan "ang
la"a2 1nt12 se1a, teras12 perep1an dan 2a1 1da
3 ,ecara global, 789 41ta pe2er4a hid1p di bawah ! 1,25 garis 2eis2inan
hari pada tah1n 2011:pengurangan dari 299 41ta se4a2 tah1n 2001.
3 .erbedaan gender dala pe2er4aan berlan41t, dengan perbedaan titi2
29.8 persentase antara pria dan wanita dala rasio 2er4a:untuk:populasi
pada tah1n 2012.
Target 16C
0elah, antara tah1n 1990 dan 2015, proporsi pend1d12 "ang enderita
2elaparan
3 Target peng1rangan 2elaparan sebai2n"a hapir dipen1hi oleh 2.015.
3 ,ecara global, se2itar 892.000.000 orang diper2ira2an a2an 2e21rangan
gi;i.
3 )ebih dari 99 41ta ana2 di bawah 1sia lia tah1n asih 21rang gi;i dan
21r1s.
&<( 1 *nfographic
GOAL 2:
ACHIEVE UNIVERSAL PRIMARY EDUCATION
Target 2.A:
'ns1re that, b" 2015, children ever"where, bo"s and girls ali2e, will be
able to coplete a f1ll co1rse of priar" schooling
Bnrolment in primary education in developing regions reached <$ per cent in
#$%$, up )rom 8# per cent in %<<<, 1hich means more kids than ever are
attending primary school.
!n #$%%, &= million children o) primary school age 1ere out o) school.
Bven as countries 1ith the toughest challenges have made large strides,
progress on primary school enrolment has slo1ed. *ne in ten children o)
primary school age 1as still out o) school in #$%#.
Gender gaps in youth literacy rates are also narro1ing. Globally, =8% million
adults and %#, million youth (aged %& to #?) 1orld1ide lack basic reading
and 1riting skills, and more than ,$ per cent o) them are 1omen.
$+3+!, &C
ME,.!6!" 6E,D"D"2!, D!#!9
$arget &!C
Men<amin pada &'() semua anak, laki-laki dan perempuan, akan dapat menyelesaikan
pendidikan sekolah dasar
D 6endaftaran di pendidikan dasar di negara berkembang mencapai E' persen pada &'(', naik
dari B& persen pada tahun (EEE, yang berarti lebih anak-anak dari sebelumnya menghadiri
sekolah dasar.
D 6ada tahun &'((, )4 <uta anak-anak usia sekolah dasar berada di luar sekolah.
D 1ahkan negara-negara dengan tantangan terberat telah membuat langkah besar, kema<uan
pendaftaran sekolah dasar telah melambat. #atu dari sepuluh anak-anak usia sekolah dasar masih
berada di luar sekolah pada tahun &'(&.
D 2esen<angan gender dalam angka melek aksara pemuda <uga menyempit. #ecara global,
4B(.'''.''' orang dewasa dan (&0 <uta pemuda (usia () sampai &F) di seluruh dunia
kekurangan keterampilan membaca dan menulis dasar, dan lebih dari 0' persen dari mereka
adalah perempuan.

GOAL 3:
PROMOTE GENDER EQUALITY AND EMPOWER WOMEN
Target 7.A:
'liinate gender disparit" in priar" and secondar" ed1cation,
preferabl" b" 2005, and in all levels of ed1cation no later than 2015
6he 1orld has achieved eCuality in primary education bet1een girls and boys,
but )e1 countries have achieved that target at all levels o) education.
6he political participation o) 1omen keeps increasing. !n 5anuary #$%?, in ?,
countries more than >$ per cent o) members o) parliament in at least one
chamber 1ere 1omen.
!n many countries, gender ineCuality persists and 1omen continue to )ace
discrimination in access to education, 1ork and economic assets, and
participation in government. 7or e9ample, in every developing region, 1omen
tend to hold less secure jobs than men, 1ith )e1er social bene:ts.
Diolence against 1omen continues to undermine eAorts to reach all goals.
'overty is a major barrier to secondary education, especially among older
girls.
0omen are largely relegated to more vulnerable )orms o) employment.
T#$#A% 7C
&'%<O/O%( +','TA/AA% ('%<'/ <A% &'&0'/<A=A+A%
.'/'&.#A%
Target 7AC
&enghilang2an 2etipangan gender di ting2at pendidi2an dasar dan
enengah, pada tah1n 2005, dan di se1a 4en4ang pendidi2an tida2 lebih
dari tah1n 2015
3 <1nia telah encapai 2esetaraan dala pendidi2an dasar antara ana2
perep1an dan ana2 la2i:la2i, tetapi beberapa negara telah encapai
target it1 pada se1a ting2at pendidi2an.
3 .artisipasi politi2 perep1an ter1s ening2at. .ada b1lan $an1ari 2019,
di 9> negara lebih dari 70 persen dari anggota parleen dala setida2n"a
sat1 r1ang adalah perep1an.
3 <i ban"a2 negara, 2etida2setaraan gender berlan41t dan perep1an
ter1s enghadapi dis2riinasi dala a2ses pendidi2an, pe2er4aan dan
aset e2onoi, dan partisipasi dala peerintahan. &isaln"a, di setiap
daerah ber2ebang, wanita cender1ng eili2i pe2er4aan "ang 21rang
aan dibanding2an la2i:la2i, dengan anfaat sosial "ang lebih sedi2it.
3 +e2erasan terhadap perep1an ter1s er1sa2 1pa"a 1nt12 encapai
se1a t141an.
3 +eis2inan adalah habatan 1taa 1nt12 pendidi2an enengah,
ter1taa di 2alangan ana2:ana2 perep1an "ang lebih t1a.
3 .erep1an sebagian besar dit1r1n2an 2e bent12 "ang lebih rentan
2er4a.
GOAL 4:
REDUCE CHILD MORTALITY
Target 9.A:
/ed1ce b" two thirds, between 1990 and 2015, the 1nder:five ortalit"
rate
Despite population gro1th, the number o) deaths in children under :ve
1orld1ide declined )rom %#.= million in %<<$ to ,.> million in #$%>, 1hich
translates into about %=,$$$ )e1er children dying each day.
"ince #$$$, measles vaccines have averted over %? million deaths.
Despite determined global progress in reducing child deaths, an increasing
proportion o) child deaths are in sub-"aharan )rica and "outhern sia. 7our
out o) every :ve deaths o) children under age :ve occur in these regions.
s the rate o) under-:ve deaths overall declines, the proportion that occurs
during the :rst month a)ter birth is increasing.
Ehildren born into poverty are almost t1ice as likely to die be)ore the age o)
:ve as those )rom 1ealthier )amilies.
Ehildren o) educated mothers@even mothers 1ith only primary schooling@
are more likely to survive than children o) mothers 1ith no education.
T#$#A% 9C
&'%#/#%+A% A%(+A +'&AT*A% A%A+
Target 9AC
&eng1rangi sapai d1a pertigan"a antara 1990 dan 2015, ting2at
2eatian balita
3 &es2ip1n pert1b1han pend1d12, 41lah 2eatian pada ana2 di
bawah lia di sel1r1h d1nia en1r1n dari 12,5 41ta di 1990:>700000 pada
tah1n 2017, "ang diter4eah2an en4adi se2itar 15.000 ana2:ana2 lebih
sedi2it se2arat setiap hari.
3 ,e4a2 tah1n 2000, va2sin capa2 telah dihindari lebih dari 19 41ta
2eatian.
3 &es2ip1n 2ea41an global ditent12an dala eng1rangi 2eatian
ana2, ening2at2an proporsi 2eatian ana2 di s1b:#ahara !frika dan Asia
,elatan. 'pat dari setiap lia 2eatian ana2 di bawah 1sia lia tah1n
ter4adi di wila"ah ini.
3 ,eentara ting2at 2eatian balita secara 2esel1r1han en1r1n,
proporsi "ang ter4adi selaa b1lan pertaa setelah 2elahiran ening2at.
3 Ana2:ana2 lahir dala 2eis2inan hapir d1a 2ali lebih 1ng2in
eninggal sebel1 1sia lia tah1n sebagai orang:orang dari 2el1arga
2a"a.
3 Ana2:ana2 terdidi2 ib1:ibu bah2an dengan han"a priar" se2olah:lebih
mungkin 1nt12 bertahan hid1p dibanding2an ana2 dari ib1 "ang tida2
eili2i pendidi2an.
GOAL 5:
IMPROVE MATERNAL HEALTH
Target 5.A:
9educe by three *uarters, between (EE' and &'(), the maternal mortality ratio
6he maternal mortality ratio dropped by ?& per cent bet1een %<<$ and #$%>,
)rom >8$ to #%$ deaths per %$$,$$$ live births. ll regions have made
progress but accelerated interventions are reCuired in order meet the target.
!n Bastern sia, .orthern )rica and "outhern sia, maternal mortality has
declined by around t1o-thirds.
6he proportion o) deliveries in developing regions attended by skilled health
personnel rose )rom &, in %<<$ to ,8 per cent in #$%#.
6he maternal mortality ratio in developing regions is still %? times higher than
in the developed regions.
6he rural-urban gap in skilled care during childbirth has narro1ed.
T#$#A% 5C
&'%*%(+AT+A% +','HATA% *0#
,asaran 5A:
&eng1rangi sapai tiga perepat, antara tah1n 1990 dan 2015, ang2a
2eatian ib1
3 /asio 2eatian ib1 t1r1n 95 persen antara tah1n 1990 dan 2017, 780:210
2eatian per 100.000 2elahiran hid1p. ,e1a daerah telah eb1at
2ea41an tapi intervensi dipercepat diperl12an dala rang2a een1hi
target.
3 <i Asia Ti1r, Afri2a #tara dan Asia ,elatan, 2eatian ib1 telah
en1r1n se2itar d1a pertiga.
3 .roporsi persalinan di negara ber2ebang "ang ditolong oleh tenaga
2esehatan terlatih ening2at dari 5> pada tah1n 1990 en4adi >8 persen
pada tah1n 2012.
3 /asio 2eatian ib1 di negara ber2ebang asih 19 2ali lebih tinggi
daripada di daerah ber2ebang.
3 +esen4angan desa:2ota dala perawatan terapil selaa persalinan
telah en"epit.
Target 5.0:
!chieve, by &'(), universal access to reproductive health
More 1omen are receiving antenatal care. !n developing regions, antenatal
care increased )rom ,& per cent in %<<$ to 8> per cent in #$%#.
*nly hal) o) 1omen in developing regions receive the recommended amount
o) health care they need.
7e1er teens are having children in most developing regions, but progress has
slo1ed.
6he large increase in contraceptive use in the %<<$s 1as not matched in the
#$$$s.
6he need )or )amily planning is slo1ly being met )or more 1omen, but
demand is increasing at a rapid pace.
*Fcial Development ssistance )or reproductive health care and )amily
planning remains lo1.
Target 50C
&encapai, pada tah1n 2015, a2ses 1niversal terhadap 2esehatan
reprod12si
3 )ebih ban"a2 perep1an "ang eneria perawatan antenatal. <ala
engebang2an daerah, pela"anan antenatal ening2at dari >5 persen
pada tah1n 1990 en4adi 87 persen pada tah1n 2012.
3 Han"a setengah dari wanita di negara ber2ebang eneria 41lah
"ang disaran2an perawatan 2esehatan "ang ere2a b1t1h2an.
3 )ebih sedi2it rea4a eili2i ana2 di sebagian besar negara
ber2ebang, na1n 2ea41an telah elabat.
3 .ening2atan besar dala pengg1naan 2ontrasepsi pada 1990:an tida2
coco2 di tah1n 2000:an.
3 +eb1t1han 2el1arga berencana secara perlahan terpen1hi 1nt12 lebih
ban"a2 perep1an, tetapi perintaan ening2at dengan pesat.
3 0ant1an .ebang1nan /esi 1nt12 perawatan 2esehatan reprod12si
dan 2el1arga berencana asih rendah.
GOAL 6:
COMBAT HIVAIDS! MALARIA AND OTHER DISEASES
Target >.A:
Have halted b" 2015 and beg1n to reverse the spread of H*?@A*<,
.e1 +!D in)ections continue to decline in most regions.
6he number o) ne1 +!D in)ections per %$$ adults (aged %& to ?<) declined by
?? per cent bet1een #$$% and #$%#.
n estimated #.> million cases o) people o) all ages are ne1ly in)ected and
%., million people died )rom !D-related causes.
Eomprehensive kno1ledge o) +!D transmission remains lo1 among young
people, along 1ith condom use.
bout #%$,$$$ children died o) !D"-related causes in #$%#, compared to
>#$,$$$ in #$$&.
T#$#A% >C
&'&'/A%(* H*? @ A*<,, &A)A/*A <A% .'%=A+*T &'%#)A/
)A*%%=A
Target >AC
&enghenti2an 2015 dan 1lai ebali22an pen"ebaran H*? @ A*<,
3 *nfe2si H*? bar1 ter1s en1r1n di sebagian besar wila"ah.
3 $1lah infe2si H*? bar1 per 100 orang dewasa Aberusia () sampai 99B
en1r1n sebesar 99 persen antara tah1n 2001 dan 2012.
3 <iper2ira2an 2,7 41ta 2as1s orang dari segala 1sia "ang bar1 terinfe2si
dan 1,> 41ta orang eninggal 2arena pen"ebab:!"D ter2ait.
3 pengetah1an 2oprehensif pen1laran H*? asih rendah di 2alangan
ana2 1da, bersaa dengan pengg1naan 2ondo.
3 ,e2itar 210.000 ana2:ana2 eninggal 2arena alasan ter2ait A*<, pada
tah1n 2012, dibanding2an dengan 720.000 pada tah1n 2005.
Target >.0:
Achieve, b" 2010, 1niversal access to treatent for H*?@A*<, for all those
who need it
ntiretroviral medicines to treat +!D 1ere delivered to <.& million people in
developing regions in #$%#.
*ver <$$,$$$ pregnant 1omen living 1ith +!D globally 1ere receiving
antiretroviral prophyla9is or treatment by December #$%#.
#asaran 0.bC
Mencapai, pada tahun &'(', akses universal terhadap pengobatan untuk 5"G H !"D# bagi
semua orang yang membutuhkannya
D obat-obatan antiretroviral untuk mengobati 5"G dikirim ke E,) <uta orang di kawasan
negara berkembang pada tahun &'(&.
D 8ebih dari E''.''' wanita hamil yang hidup dengan 5"G di seluruh dunia menerima
profilaksis atau pengobatan antiretroviral pada Desember &'(&.
Target >.6:
Have halted b" 2015 and beg1n to reverse the incidence of alaria and
other a4or diseases
(et1een #$$$ and #$%#, the substantial e9pansion o) malaria interventions
led to a ?# per cent decline in malaria mortality rates globally.
!n the decade since #$$$, >.> million deaths )rom malaria 1ere averted, and
the lives o) three million young children 1ere saved.
6hanks to increased )unding, more children are sleeping under insecticide-
treated bed nets in sub-"aharan )rica.
6reatment )or tuberculosis has saved some ## million lives bet1een %<<&
and #$%#.
,asaran >.6C
&enghenti2an 2015 dan 1lai en1r1n2an 41lah 2as1s alaria dan
pen"a2it 1taa lainn"a
3 Antara tah1n 2000 dan 2012, e2spansi besar intervensi alaria
en"ebab2an pen1r1nan persen 92 per ang2a 2eatian alaria secara
global.
3 <ala de2ade se4a2 tah1n 2000, 7,7 41ta 2eatian a2ibat alaria
dihindari, dan 2ehid1pan tiga 41ta ana2:ana2 "ang diselaat2an.
3 0er2at pening2atan pendanaan, lebih ban"a2 ana2 "ang tid1r di bawah
inse2tisida 2elab1 di s1b:#ahara !frika.
3 .engobatan 1nt12 T0 telah en"elaat2an se2itar 22 41ta 4iwa antara
1995 dan 2012.
GOAL ":
ENSURE ENVIRONMENTAL SUSTAINABILITY
Target 5.A:
*ntegrate the principles of s1stainable developent into co1ntr" policies
and prograes and reverse the loss of environental reso1rces
7orests are a sa)ety net )or the poor, but they continue to disappear at an
alarming rate.
Global emissions o) carbon dio9ide (E*#) have increased by more than &$
per cent since %<<$.
!n the #, years since the adoption o) the Montreal 'rotocol on "ubstances
that Deplete the *Gone Hayer, there has been a reduction o) over <8 per cent
in the consumption o) oGone-depleting substances.
Aorestation and the natural e9pansion o) )orests have reduced the net loss
o) )orest )rom an average o) 8.> million hectares annually in the %<<$s to an
average o) &.# million hectares annually bet1een #$$$ and #$%$.
T#$#A% 5C
&'&A,T*+A% +')',TA/*A% )*%(+#%(A% H*<#.
Target 5AC
&ead12an prinsip:prinsip pebang1nan ber2elan41tan dengan
2ebi4a2an dan progra nasional serta engebali2an s1berda"a
ling21ngan "ang hilang
3 H1tan adalah 4aring pengaan bagi as"ara2at is2in, tetapi ere2a
ter1s enghilang pada ting2at "ang eng2hawatir2an.
3 'isi global 2arbon dio2sida A.A&) telah ening2at lebih dari 50 persen
se4a2 tah1n 1990.
3 <ala 2> tah1n se4a2 diadopsin"a .roto2ol &ontreal engenai 0ahan
"ang &er1sa2 )apisan O;on, telah ter4adi peng1rangan lebih dari 98
persen dala 2ons1si bahan per1sa2 o;on.
3 /eboisasi dan perl1asan alai dari h1tan telah eng1rangi 2er1gian
bersih h1tan dari rata:rata 8,7 41ta he2tar per tah1n pada tah1n 1990
en4adi rata:rata 5,2 41ta he2tar per tah1n antara tah1n 2000 dan 2010.
Target 5.0:
/ed1ce biodiversit" loss, achieving, b" 2010, a significant red1ction in the
rate of loss
'rotected ecosystems covered %? per cent o) land and coastal marine areas
1orld1ide by #$%#.
Target 5.6:
Halve, b" 2015, the proportion of the pop1lation witho1t s1stainable access
to safe drin2ing water and basic sanitation
6he 1orld has met the target o) halving the proportion o) people 1ithout
access to improved sources o) 1ater, :ve years ahead o) schedule.
(et1een %<<$ and #$%#, #.> billion people gained access to improved
drinking 1ater sources.
*ver a Cuarter o) the 1orldIs population has gained access to improved
sanitation since %<<$, yet one billion people still resort to open de)ecation.
6he vast majority J 8# per cent J o) people practicing open de)ecation no1
live in middle-income, populous countries.
!n #$%#, =?8 million people remained 1ithout access to an improved source
o) drinking 1ater.
Despite progress, #.& billion in developing countries still lack access to
improved sanitation )acilities.
#asaran 4.bC
Mengurangi hilangnya keanekaragaman hayati, mencapai, pada tahun &'(', penurunan
yang signifikan dalam tingkat kerugian
D ekosistem lindung meliputi (F persen dari wilayah laut tanah dan pesisir di seluruh
dunia pada tahun &'(&.
#asaran 4.cC
1elah, pada tahun &'(), proporsi penduduk tanpa akses berkelan<utan terhadap air
minum yang aman dan sanitasi dasar
D Dunia telah memenuhi target mengurangi separuh proporsi penduduk tanpa akses
terhadap sumber air, lima tahun lebih cepat dari <adwal.
D !ntara tahun (EE' dan &'(&, &,; miliar orang memperoleh akses ke sumber air minum
layak.
D 8ebih dari seperempat populasi dunia telah memperoleh akses ke sanitasi se<ak tahun
(EE', namun satu miliar orang masih resor untuk membuka buang air besar.
D #ebagian besar - B& persen - dari orang-orang yang membuang kotorannya secara
terbuka sekarang tinggal di berpenghasilan menengah, negara terpadat.
D 6ada tahun &'(&, 4FB.'''.''' orang tetap tanpa akses terhadap sumber air minum.
D Meskipun kema<uan, &,) miliar di negara berkembang masih kekurangan akses terhadap
fasilitas sanitasi diperbaiki.
Target 5.<:
Achieve, b" 2020, a significant iproveent in the lives of at least 100
illion sl1 dwellers
6he target 1as met 1ell in advance o) the #$#$ deadline. More than #$$
million o) these people gained access to improved 1ater sources, improved
sanitation )acilities, or durable or less cro1ded housing, thereby e9ceeding
the MDG target
8,> million people are estimated to be living in slums in #$%# compared to
,&$ million in %<<$ and =,$ million in #$$$
6arget =dK
Mencapai, pada tahun #$#$, peningkatan yang signi:kan dalam kehidupan
setidaknya %$$ juta penghuni ka1asan kumuh
L 6arget tersebut terpenuhi dengan baik sebelum batas 1aktu #$#$. Hebih dari #$$
juta orang ini memperoleh akses ke sumber-sumber air yang lebih baik,
meningkatkan )asilitas sanitasi, atau perumahan yang tahan lama atau kurang
ramai, sehingga melampaui target MDG
L 8,>.$$$.$$$ orang diperkirakan akan tinggal di daerah kumuh pada tahun #$%#
dibandingkan dengan ,&$ juta pada tahun %<<$ dan =,$ juta pada tahun #$$$
GOAL #:
DEVELOP A GLOBAL PARTNERSHIP $OR DEVELOPMENT
Target 8.A:
<evelop f1rther an open, r1le:based, predictable, non:discriinator"
trading and financial s"ste
*Fcial development assistance hit a record high o) ;%>?.8 billion in #$%>.
id shi)ted a1ay )rom the poorest countries 1here attainment o) the MDGs
o)ten lags the most.
Target 8.0:
Address the special needs of least developed co1ntries
.et bilateral aid to )rica (1here >? o) the ?8 least developed countries are
located) )ell by &., per cent in #$%>, to ;#8.< billion in real terms.
Bighty per cent o) imports )rom developing countries enter developed
countries duty-)ree.
T#$#A% 8C
&'&0A%(#% +'&*T/AA% ()O0A) #%T#+ .'&0A%(#%A%
,asaran 8.AC
&engebang2an lebih 4a1h lagi terb12a, berbasis perat1ran, dapat
diprediksi, non:diskriminatif perdagangan dan siste 2e1angan
3 bant1an pebang1nan resi encapai re2or tertinggi dari !
179.800.000.000 pada tah1n 2017.
3 0ant1an bergeser 4a1h dari negara:negara teris2in di ana
pencapaian &<(s sering tertinggal paling.
,asaran 8.bC
&engatasi 2eb1t1han 2h1s1s dari negara:negara ber2ebang
3 bant1an bilateral bersih 2e Afri2a Adi mana 79 dari 98 negara paling
terbela2ang beradaB t1r1n 5,> persen pada tah1n 2017, 1nt12 !
28900000000 secara riil.
3 <elapan p1l1h persen dari ipor dari negara:negara ber2ebang
as12 2e negara a41 bebas bea.
Target 8.6:
Address the special needs of landloc2ed developing co1ntries and sall
island developing ,tates
id to landlocked developing countries )ell in #$%$ )or the :rst time in a
decade, 1hile aid to small island developing "tates increased substantially.
Target 8.<:
<eal coprehensivel" with the debt probles of developing co1ntries
6he debt burden on developing countries remains stable at about > per cent
o) e9port revenue, 1hich 1as a near =& per cent drop since #$$$.
,asaran 8.6C
&engatasi 2eb1t1han 2h1s1s dari negara:negara ber2ebang "ang
ter21r1ng daratan dan 2ep1la1an 2ecil ber2ebang
3 0ant1an 1nt12 ter21r1ng daratan negara:negara ber2ebang 4at1h
pada tah1n 2010 1nt12 pertaa 2alin"a dala sat1 de2ade, seentara
bant1an 2e p1la1 2ecil %egara:negara ber2ebang ening2at secara
s1bstansial.
,asaran 8.<C
&enangani asalah 1tang negara:negara ber2ebang
3 0eban h1tang negara:negara ber2ebang tetap stabil pada se2itar 7
persen dari pendapatan e2spor, "ang er1pa2an pen1r1nan de2at 55
persen se4a2 tah1n 2000.
Target 8.':
*n cooperation with pharace1tical copanies, provide access to
affordable essential dr1gs in developing co1ntries
3esources available )or providing essential medicines through some disease-
speci:c global health )unds increased in #$%%, despite the global economic
do1nturn.
6here has been little improvement in recent years in improving availability
and aAordability o) essential medicines in developing countries.
,asaran 8.'C
<ala 2er4asaa dengan per1sahaan farasi, en"edia2an a2ses obat:
obatan penting dengan harga ter4ang2a1 di negara ber2ebang
3 ,1ber da"a "ang tersedia 1nt12 en"edia2an obat esensial elal1i
beberapa dana 2esehatan global pen"a2it:spesifik ening2at di tah1n
2011, es2ip1n ter4adi pen1r1nan e2onoi global.
3 Ada sedi2it perbai2an dala beberapa tah1n tera2hir dala
ening2at2an 2etersediaan dan 2eter4ang2a1an obat esensial di negara
ber2ebang.
Target 8.C:
*n cooperation with the private sector, a2e available benefits of new
technologies, especiall" inforation and co1nications
61o-thirds o) the 1orldIs !nternet users are in developing regions, 1here the
number o) !nternet users doubled bet1een #$$< and #$%?.
!n #$%?, !nternet use penetration in developing countries gre1 by 8.= per
cent, t1ice as )ast as in the developed 1orld 1here its usage rose by >.> per
cent.
!n )rica, almost #$ per cent o) the population are online, up )rom %$ per cent
in #$%$.
6hirty per cent o) the 1orldIs youth are digital natives, active online )or at
least :ve years.
More than )our billion people do not use the !nternet, and <$ per cent o) them
are )rom the developing 1orld.
Target 8CC
<ala 2er4asaa dengan se2tor swasta, eb1at anfaat "ang tersedia
te2nologi bar1, ter1taa te2nologi inforasi dan 2o1ni2asi
3 <1a pertiga dari pengg1na internet d1nia berada di negara:negara
ber2ebang, di ana 41lah pengg1na internet ening2at d1a 2ali lipat
antara tah1n 2009 dan 2019.
3 .ada tah1n 2019, pengg1naan internet penetrasi di negara ber2ebang
t1b1h sebesar 8,5 persen, d1a 2ali lebih cepat di negara a41 di ana
pengg1naann"a nai2 7,7 persen.
3 <i Afri2a, hapir 20 persen dari pop1lasi online, nai2 dari 10 persen
pada tah1n 2010.
3 Tiga p1l1h persen dari pe1da d1nia adalah pend1d12 asli digital, a2tif
online 1nt12 setida2n"a lia tah1n.
3 )ebih dari epat iliar orang tida2 engg1na2an *nternet, dan 90
persen dari ere2a berasal dari negara ber2ebang.
&onitoring aid deliver"
6he !ntegrated !mplementation 7rame1ork (!!7) 1as developed to record and
monitor :nancial as 1ell as policy commitments made in support o) the MDGs
by -. Member "tates and other international stakeholders.
.eberian bant1an .eanta1an
3 The *ntegrated +erang2a *pleentasi A""@) di2ebang2an 1nt12
ere2a dan eonitor 2e1angan serta 2ebi4a2an 2oiten "ang
dib1at dala end121ng &<(s oleh negara:negara anggota .00 dan
peang21 2epentingan internasional lainn"a.
Eaptopril tersedia dalam bentuk sediaan %#,& mg, #& mg, dan &$ mg. Eaptopril
diminum sehari > kali setiap 8 jam. "ebaiknya obat ini dikonsumsi dalam keadaan
perut kosong atau % jam sebelum makan.
-ntuk mendapatkan e)ek pengobatan yang maksimal, captopril perlu dikonsumsi >
kali sehari atau selang 8 jam