Anda di halaman 1dari 9

MANAJEMEN KEUANGAN PERBANKAN

ASSETS AND LIABILITY MANAGEMENT









PENYUSUN :
KELOMPOK 1
ROSANA NUR OKTAVIA SUBAGIONO PUTRI 1206205114
INTAN CANDRA DEWI 1206205117
DWI VARANTY MARLEADYANI 1206205121
WINDA PARASCINTYA BUKIAN 1206205166





FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Bank pada hakiikatnya adalah lembaga intermediasi antara penabung dan investor.
Tabungan hanya akan berguna apabila diinvestasikan, sedangkan para penabung tidak dapat
diharapkan untuk sanggup melakukannya sendiri dengan terampil dan sukses. Nasabah mau
menyimpan dananya dibank karena ia percaya bank dapat memilih alternatif investasi yang
menarik.
Proses pemilihan investasi itu harus dilakukan dengan seksama karena kesalahan
dalam pemilihan bentuk investasi akan membawa akibat bank tidak bisa memenuhi
kewajibannya kepada para nasabah. Pada umumnya, bank mengkoordinasikan fungsi tersebut
melalui apa yang disebut asset/liability management commitee.

1.2 RUMUSAN MASALAH
2.1 Pengertian Umum Assets and liability management?
2.2 Ruang lingkup Assets and liability management ?
2.4 Tujuan Assets and liability management ?
2.4 Implementasi Assets and liability management ?
2.5 Faktor-faktor yang mendorong pentingnya Assets and liability management ?

1.3 TUJUAN
1. Dapat menjelaskan pengertian dari Assets and liability management
2. Dapat menyebutkan tujuan dari Assets and liability management
3. Dapat menyebutkan fungsi-fungsi dari Assets and liability management
4. Dan dapat lebih memahami Assets and liability management




BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN UMUM
Sejak tahun 1970 Assets and Liability Management mengalami perkemangan yang
amat pesat dan memegang peranan penting dalam pengelolaan dana bank .
Assets and liability management pada dasarnya adalah suatu proses
palnning,organizing,actuating dan controlling untuk mendapatkan penetapan kebijakan
dibidang pengelolaan :
a. Permodalan (Equity)
b. Pemupukan dana (Funding)
c. Penggunaan Dana ( Asset)
Yang satu sama lain saling terkait (koordinasi) dalam mencapai tingkat laba yang
optimal dengan tingkat risiko yang telah diperhitungkan.
Assets and Liability Management merupakan salah satu fungsi dari manajemen
resiko keuangan dalam bank yang mencakup berbagai dimensi di dalamnya yaitu harga
produk baru dan jatuh tempo dari beberapa komponen aset dan kewajiban, kebijakan bank,
proyeksi modal, dan profitabilitas. ALMA juga mencakup analisis dampak perubahan
lingkungan bisnis yang tidak diharapkan berubah suku bunga, pertumbuhan ekonomi,
bencana alam, dan tingkat perkembangan persaingan. ALMA dikenal dengan 2R yaitu Risk
and Return. Fokus dari ALMA sendiri ialah pada Likuiditas dan Perubahan Suku Bunga.
FUNGSI ASSETS AND LIABILITY MANAGEMENT
Assets and Liability Management berfungsi untuk meminimalisir berbagai risiko
menyangkut asset dan liability guna memaksimumkan keuntungan dan hasil yang dibagikan
kepada para pemegang saham dalam jangka panjang dengan memperhatikan kebutuhan
likuiditas.
Sebagaimana diketahui, manajemen tidak bisa semaunya menarik nasabah untuk
menyimpan uangnya di bank, tanpa adanya keyakinan bahwa dana itu dapat diinvestasikan
secara mengguntungkan dan dapat dikembalikan ketika dana itu sewaktu-waktu ditarik oleh
nasabah atau dana tersebut telah jatuh tempo. Oleh karena itu, manajemen juga harus secara
simultan mempertimbangkan berbagai risiko yang akan berpengaruh pada perubahan tingkat
laba yang diperoleh. Hal ini juga meliputi penilaian terhadap rencana pendapatan, penilaian
kinerja investasi perusahaan masa lalu, memantau distribusi aset atau liabilitas bank, dan
menerapkan strategi manajemen asset/liabilitas.

Jenis-jenis Risiko
Beberapa risiko asset dan liability manajemen antara lain :
1. Risiko likuiditas adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakmampuan bank mengelola (
kelebihan atau kekurangan ) dana dalam kegiatan operasional. Likuiditas penting bagi
bank untuk menjalankan transaksi bisnisnya sehari-hari, mengatasi kebutuhan dana yang
mendesak, memuaskan permintaan nasabah akan pinjaman dan memberikan fleksibilitas
dalam meraih kesempatan investasi menarik dan menguntungkan. Likuiditas yang
tersedia harus cukup, tidak boleh terlalu kecil sehingga mengganggu kebuutuhan
operasional sehari-hari, tetapi juga tidak boleh terlalu besar karena akan menurunkan
efisiensi dan berdampak pada rendahnya tingkat profitabilitas.
2. Risiko suku bunga adalah risiko yang disebabkan karena posisi reviewing asset liability
tidak searah dengan perubahan suku bunga. Secara umum, asset/liabilitas dikatakan
sensitif apabila memiliki sebagian atau seluruh dari tiga karateristik dibawah ini ;
a) Jika pendapatan atau biaya bunga dari komponen-komponen
aset/liabilitas mudah berubah-ubah mengikuti perubahan tingkat bunga
pada suatu periode tertentu.
b) Cash flow dari komponen-komponen aset/liabilitas mudah keluar-
masuk jika terjadi perubaahan tingkat bunga.
c) Repriceable, yaitu aset/liabilitas yang dapat diperbaharui tingkat
bunganya dalam jangka waktu tertentu mengikuti perubahan tingkat
bunga.
3. Risiko nilai tukar adalah risiko yang disebabkan oleh posisi asset dan liability dalam
mata uang asing tidak searah dengan perubahan nilai tukar.
4. Risiko portepel adalah risiko yang disebabkan oleh struktur asset dan liability tidak
mendukung efisiensi operasi, seperti komposisi asset kurang menghasilkan keuntungan
dan komposisi liability mengarah kebiaya tinggi. Dalam kaitan terhadap risiko portepel
ini fungsi pengelolaan portepel sangat penting yaitu bagaimana mengusahakan agar
komposisi dana searah dengan komposisi penggunaan dana.
2.2 RUANG LINGKUP ASSETS AND LIABILITY MANAGEMENT
Dilihat secara sempit :
A. Terfokus pada penyebaran fungsi Assets and Liability Management yaitu :
1. Asset Management
2. Liability Management
3. Capital Management
B. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan perbedaan waktu antara pendapatan disisi
assets dengan biaya bunga atas dana
C. Penyebaran setiap tindakan manajemen :
1. Misalnya Net Interest Margin yang merupakan persentanse hasil bunga
terhadap total assetatau terhadap total earning assets
2. Spread yang dikehendaki atas interestyang ditetapkan
Jika dilihat secara luas adalah :
1. Sebagai pedoman kebijakan bank yang akan datang
2. Peningkatan dana untuk mengakomodasikan kebutuhan yang telah
direncanakan
3. Pengalokasian dana diantara kas, aktiva produktifit dan fasilitas kantor
4. Positioning the bank yang dapat mengadopsi peningkatan profit apakah untuk
kondisi yang akan datang bisa meningkat

2.3 TUJUAN ASSETS AND LIABILITY MANAGEMENT
Tujuan assets and liability management yang dilakukan oleh setiap bank didunia
ini pada umum mencakup hal-hal sebagai berikut :
1. Pertumbuhan bank yang wajar
2. Pendapatan/laba yang maksimal
3. Menjaga likuiditas yang memadai
4. Membentuk cadangan-cadangan berjaga jaga atas hal-hal tertentu yang
mungkin timbul
5. Memelihara/menjaga dana masyarakat yang dipercayakan melalui kegiatan
bank yang wajar/bijaksana
6. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan kredit

2.4 IMPLEMENTASI ASSETS AND LIABILITY MANAGEMENT
Implementasinya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara cara antara lain :
1. Liquidity ratio, target dan limit ,meliputi :
a. Primary Reserve
b. Secondary Reserve
2. Maturity Gap Targets and Ranges
3. Funds Placement Guidelines
4. Foreign Exchange Position ,Target and Stop Limits
a. Buy Currency
b. Sell Currency
5. Balance Sheet Structure
a. Growth
b. Mix
6. Earning and Performance Goals
a. Return On Asset (ROA)
b. Return On Equity (ROE)
c. Net Interest Margin ( NIM)
7. Capital Adequacy yang dibutuhkan
8. Pricing Policies and Guidlines
Dan akhirnya bagaiman amelakukan pendelegasian kewenangandan tanggung
jawab agar dapat dibuat suatukeputusan yang cepat dan teat , dalam waktu yang relatif
singkat.


2.5 FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG PENTINGNYA ASSETS AND
LIABILITY MANAGEMENT

Assets and liability management menjadi bagian yang sangat penting bagi dunia
perbankan dewasa ini,mulai sejak tahun 1970-an, hal tersebut didorongoleh adanya beberapa
faktor yang mempengaruhi yaitu sebagai berikut :
A. Deregulasi sektor perbankan di sebagian besar negara di dunia
B. Kondisi lingkungan
C. Sikap para investor semakin kritis
D. Berkembangnya teori tentang corporate finance
E. Meningkatnya kebutuhan modal
F. Tingkat persaingan yang semakin tinggi
Selain faktor-faktor yang mendorong berkembangnya Assets And Liability
Management diatas , juga terdapat hambatan-hambatan dalam melakukan pengelolaan Assets
and Liability Bank, Hal ini sejalan dengan kondisi perdagangan dan persaingan global yang
terjadi saat ini, sehingga dapat menimbulkan adanya :
a. Perubahan kondisi internasional yang mempengaruhi kegiatan ekonomi nasional dan
lokal
b. Volatile-nya tingkat bunga dan exchange rate
c. Perubahan yang cepat menimbulkan ketidakpastian,baik segi sumber dana maupun
penggunaannya ,terutama dalam bentuk kredit
d. Kebijakan bank sentral yang berpengaruh pda jumlah uang yang beredar
e. Kebijakan dan strategi manajemen bank
f. Limit kredit yang diberikan oleh bank












BAB III
KESIMPULAN

Kesimpulan
1. Asset dan Liability manajemen ( ALMA ) adalah suatu proses perencanaan,
pengorganisasian, dan pengawasan melalui pengumpulan, proses, analisa, laporan, dan
menetapkan strategi terhadap asset dan liability guna mengeliminasi risiko antara lain risiko
likuiditas, risiko bunga bank, risiko nilai tukar, risiiko portepel atau risiko operasional dalam
menunjang pencapaian keuntungan bank.
2. Tujuan asset dan liability manajemen adalah untuk pertumbuhan yang wajar, pendapatan
yang maksimal, menjaga likuiditas yang memadai, membentuk cadangan-cadangan untuk
resiko yang mungkin timbul, memelihara sumber pendanaan dan memenuhi penggunaan
dana.
3. Assets and liability management berfungsi untuk meminimalisir berbagai risiko
menyangkut asset dan liability guna memaksimumkan keuntungan dan hasil yang dibagikan
kepada para pemegang saham dalam jangka panjang dengan memperhatikan kebutuhan
likuiditas.










DAFTAR PUSTAKA
Drs.Selamet Riyadi, M.Si,BANKING ASSETS AND LIABILITY
MANAGEMENT,Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ,Edisi
Ketiga,Jakarta 2006