Anda di halaman 1dari 7

1

TITRASI POTENSIOMETRI
Titrasi Potensiometri adalah bagian dari volumetri, di mana ttik akhir titrasi ( TAT ) ditentukan
dari harga potensial sistem. Pada metode ini tidak memerlukan indikator, karena fungsi
indikator digantikan dengan alat yang secara otomatis mencatat nilai potensialnya,sehingga
TAT = TE
ekanisme raksi pada titrasi potensiometri adalah REDOKS ! dengan "at yang ditentukan
kadarnya berupa oksidator sedangkan pentietr berupa reduktor atau sebaliknya.
Dasar Perhitungan :
Pada TE : V
oks
x N
oks
= V
red
x N
red
......................................... !"
#ika konsentrasi "at dalam molar ( ) dan $ atau perubahan bilangan oksidasi (%&)
oksidator
dan reduktor tidak sama ( banyaknya elektron yang ditangkap oleh oksidator tidak sama
dengan banyaknya elektron yang dilepas oleh reduktor ) maka rumus (') dapat diganti
men(adi )
V
oks
x M
oks
x Peru#. $O
oks
= V
red
x M
red
x Peru#. $O
red
.......... %"

*atatan ) Agar tidak tergantung pada koefisien reaksi, dan $ atau perub. %& oksidator dan
reduktor
yang tidak sama maka dalam perhitungan sebaiknya masing+masing "at
dinyatakan
dalam &o'ek ( = m, - . = m, - - Perub %& )
*ontoh ) larutan garam senya/a fero ( 0e
12
)

dititrasi dengan larutan stani ( 3n
42
) .5eaksi
yang
ter(adi dalam titrasi tersebut adalah )
1 0e
12
2 3n
42
6 1 0e
72
2 3n
12
88888888888888. (7 )
9ubungan antara potensial dengan kadar "at dihitung berdasarkan 9ukum .erst dengan
reaksi dasar yang dituliskan sbb )
&ks. 2 n e 6 5ed 888888888888888888. ( 4 )
:engan ) &ks = bentuk oksidan ( oksidator ) ! ion dengn %& lebih besar
5ed = bentuk reduktan ( reduktor ) ! ion dengan%& lebih kecil
n = banyaknya elektron yang diikat
*ontoh ) 3n
42
2 1 e 6 3n
12
Potensial sel dari sistem adalah ) E = E
o
(
] [
] [Re
log
060 , 0
oks
d
n
;olt................. ( <)
3ehingga untuk sistem 3n , maka )
2
E = E
o
3n
42
$
3n
12
+
] [
] [
log
2
06 , 0
2
2
+
+
Sn
Sn
;olt

=
Pera'atan Titrasi Potensio&etri.

'. 5otor pengaduk 4 < >
1. pengaduk magnit
7. larutan sampel (dl. %eakerglas)
4. elektrode pengukur
<. elektrode pembanding 7
>. buret pentiter 1
=. potensiometer '
Potensia' siste& Se'a&a Titrasi
?rafik titrasi potensiometri digambarkan antara potensial terhadap ml pentiter. Terdapat 4
(empat) daerah panentuan potensial sistem, yaitu )
'. sebelum penambahan pentiter ( hanya sistem "at yang dititrasi )
1. setelah penambahan pentiter, tapi sebelum TE ( tentukan dulu ;
TE
dari rumus (') atau
(1) @
7. saat TE
4. setelah kelebihan pentiter ( ;
pentiter
A ;
TE
)
)ontoh* titrasi +e
%,
dengan -entiter Sn
.,
. E
o
+e
/,
0
+e
%,
= 1231 V dan E
o
Sn
.,
0
Sn
%,
= 12!. V "
!.Se#e'u& -ena&#ahan -entiter
Pada saat ini sistem hanya mengandung larutan yang dititrasi! yaitu kesetimbangan berikut)
0e
72
2 e B 0e
12
! yang mempunyai potensial )
E = E
o
0e
72
$
0e
12
+ C,C> log
] Fe [
] Fe [
3
2
+
+
.................. (>)
?aram fero atau 0e(DD) mudah teroksodasi oleh oksigen di udara men(adi 0e(DDD) . isalnya
0e(DD) yang telah berubah men(adi 0e(DDD) adalah C,'C E ( sisa 0e(DD) = FF,FC E )
:ari pers. (>) maka ) E = C,GC H C,C> log
10 , 0
90 , 99
= C,>1 ;

%. Sete'ah -ena&#ahan -entiter 2 se#e'u& TE .
Pada saat ini telah ter(adi reaksi redoks antara 0e
12
dengan pentiter 3n
42
seperti pada
persamaan (7) Pentiter 3n
42
habis bereaksi, dan tersisa larutan yang dititrasi, 0e
12
, sehingga
potensial sistem pada saat ini tidak dapat dihitung dari sistem 3n tetapi dihitung dari sistem
0e sisa.
/. Pada saat TE
Pada saat ini ter(adi kesetimbangan reaksi seperti pada reaksi (7) , yaitu )
1 0e
12
2 3n
42
B 1 0e
72
2 3n
12
:ari kesetimbangan tsb, maka )
3
I0e
12
J = 1 - I3n
42
J ........... (=) dan I0e
72
J = 1 - I 3n
12
J ...................... (G)

Karena pada saat tsb baik "at yang dititrasi maupun pentiter tidak habis sama sekali,
potensial sistem dapat dihitung dari sistem 0e dengan rumusan sbb )

E
TE
= E
o
0e
72
$
0e
12

H C,C> log
] [
] [
3
2
+
+
Fe
Fe
...........................................(F)
Atau dari sistem 3n dengan rumusan )

E
TE
= E
o
3n
42
$
3n
12
+
] [
] [
log
2
06 , 0
4
2
+
+
Sn
Sn
................................................ ('C)
Apabila pers ('C) diduakalikan, lalu di(umlahkan dengan pers. (F) akan diperoleh pers.
7 E
TE
= L E
o
0e
H C,C> log
] [
] [
3
2
+
+
Fe
Fe
M 2 1 L E
o
3n
+
] [
] [
log
2
06 , 0
4
2
+
+
Sn
Sn
M

= E
o
0e
H C,C> log
] [
] [
3
2
+
+
Fe
Fe
2 1 E
o
3n
H C,C> log
] [
] [
4
2
+
+
Sn
Sn
= E
o
0e
2 1 E
o
3n
H C,C> L log
] [
] [
3
2
+
+
Fe
Fe
2 log
] [
] [
4
2
+
+
Sn
Sn
M
= E
o
0e
2 1 E
o
3n
+ C,C> log
] ][ [
] ][ [
4 3
2 2
+ +
+ +
Sn Fe
Sn Fe
.................................('')
#ika pers (=) atau (G) dimasukkan ke dalam pers. ('') akan diperoleh
7 E
TE
= E
o
0e
2 1 E
o
3n
+ C,C> log
] ][ [ 2
] ][ [ 2
4 2
2 4
+ +
+ +
Sn Sn
Sn Sn

= E
o
0e
2 1 E
o
3n

3ehingga) E
TE
=
3
2 Sn
o
Fe
o
E E +
...................................................... ('1)
*atatan ) E
o
0e
dan E
o
3n
adalah potensial RED4KSI H masing+masing.
3ecara Nmum Potensial 3istem pada saat TE dirumuskan sbb )
E
TE
=
red oks
red
o
oks
o
oks
n n
E n E n
+
+ . .
.
............................... ('7)
:engan ) n = banyaknya e ( = perub. %&) masing+masing reaksi
..Sete'ah TE
3etelah TE dicapai dan penambahan pentiter dilan(utkan, ter(adi kelebihan pentiter. Pada saat
ini semua "at yang dititrasi habis bereaksi, sehingga dalam campuran hanya terdapat sistem
pentiter (yang berlebih), maka potensialnya dihitung dari sistem pentiter, dengan persamaan
reaksi
reduksnya sbb ) 3n
42
2
1 e 6 3n
12
sehingga harga potensialnya adalah )
4
E = E
o
3n
42
$
3n
12
+ ............................................................ ('4)
)ontoh soa' !.
:ilakukan titrasi <C m, C,' larutan 0e*l
7
dengan C,' garam stano sulfat 3n3&
4
.9itunglah
potensial sistem pada saat penambahan 'C, 1C, 14, 1<, dan 7C m, pentiter dan gambarkan
grafik antara potensial dg vol. Pentiter ( 9arga E
o
masing+masing seperti di atas )

5a6a#
Tentukan lebih dahulu reaksi yang ter(adi dan ;
TE
+nya
5eaksi ) 1 0e
72
2 3n
12
6 1 0e
12
2 3n
42
..................................................... ('<)
:ari rumus (1) maka volume pentiter pada saat TE = ;
TE
= ;
3n
12


dapat dihitung sbb )
;
TE
=
2 1 , 0
1 1 , 0 50
) 2 . (
) 1 . . (
x
x x
M
M V
Sn
Fe
=
= 1< m,

dari reaksi ('<) , banyaknya 0e
72
semula = <C m, - C,' - ' = < mmolek

'.Penambahan pentiter 'C m,
%anyaknya 3n
12
yang ditambahkan = 'C m, - C,' - 1 = 1 mmolek , sehingga banyaknya
0e
72
yang bereaksi = 0e
12

yang terbentuk = 1 mmolek dan 0e
72
sisa = < H 1 = 7 mmolek
Potensail sistem )
E = E
o
0e
+ C,C> log I0e
12
J $ I0e
72
J = C,GC + C,C> log 1$7 = C,G' ;
1. Penambahan pentiter 1C m, ( masih belum TE )
:engan cara hitungan seperti pada bag. ' di atas, maka )
I0e
12
J yang ter(adi = I 3n
12
J yang ditambahkan = 1C - C,' - 1 = 4 mmolek
I0e
72
J sisa = < H 4 = ' mmolek
E = C,GC H C,C> log 4$' = C,=> ;
7. Penambahan pentiter 14 m,
:engan cara sama ( coba hitung @ ) ! E = C,GC H C,C> log (4,G) $ (C,1) = C,=1 ;
4.Penambahan pentiter 1< m, ( saat TE )

:ar rumus ('7) ) E
TE
= '$7 ( E
o
0e
2 1 E
o
3n
) = '$7 ( C,GC 2 1 - C,'4 ) = C,7> ;

<.Penambahan pentiter 7C m, ( telah mele/ati TE )
I3n
12
J belebih = ( 7C m, - C,' - 1 ) H ( 1< m, - C,' m - 1 ) = ' mmolek
I 3n
42
J yang terbentuk = I0e
72
J yang bereaksi = <C ml - C,' - ' = < mmolek

E
sistem
= E
o
3n
H ( C,C> $ 1 ) log I3n
12
J $ I3n
42
J = C,'4 H C,C7 log '$< = C,'> ;
Tugas 7 : 'an8utkan dengan -e&#uatan gra9ikn:a.
Penentuan Titik Akhir Titrasi
!.Menggunakan indikator
3eperti telah disampaikan di a/al, dengan perkembangan instrumentasi , kini metode titrasi
potensiometri tidak lagi menggunakan indikator.
5
Dndikator ( yang pernah digunakan ) pada titrasi potensiometri disebut indikator redoks, karena
perubahan /arnanya ter(adi pada potensial tertentu. %eberapa contoh indikator redoks
adalah)
INDIKATOR ;ARNA RED4KTAN ;ARNA
OKSIDAN
POTENSIA<
PER4$A=AN
;ARNA V "
'. %iru metilen Tak ber/arna %iru C,<7
1. :ifenilamin Tak ber/arna Nngu C,=>
7. :ifenil ben"idin Tak ber/arna Nngu C,=>
4.Asam sulfanilamin
sulfonat
Tak ber/arna erah+ungu C,G<
<. 0eroin erah %iru muda ',''

3eperti halnya indikator asam+basa , pemilihan indikator redoks berdasarkan perubahan
/arnanya pada potensial yang sedekat mungkin dengan potensial sistem pada TE
%. Me'a'ui >ra9ik Titrasi
Terdapat tiga macam grafik pada titrasi potensiometri, yaitu )
!" >ra9ik antara -otensi' siste& E " terhada- ?o'u&e -entiter V "
Pada grafik ini TE terletak di daerah di mana penambahan sedikit (;) volume pentiter
menyebabkan perubahan potensial (E) yang besar. ( lihat contoh soal ! yaitu di garis
grafik yang ter(al .( gbr. a ). TE pada grafik (') ini kurang eksak, karena tidak dapat
ditentukan dengan -asti letak titiknya. &leh karena dian(urkan untuk menggunakan
grafik kedua
%" >ra9ik antara @E 0 @V terhada- V
?rafik kedua ini disebut turunan pertama dari grafik (') . Nntuk memudahkan
perhitungan perlu secara manual mentabelkan harga+harga E dan ; . TE pada grafik ini
diperoleh ( merupakan ) puncak dari grafik. #ika kedua garis sisi grafik diperpan(ang ke
atas (gbr.b).

/" >ra9ik antara @
%
E 0 @V
%
terhada- V
Karena puncak grafik tipe (1) tidak diperoleh dari grafik sesungguhnya, maka dian(urkan
untuk memnggunakan grafik tipe (7) berikut. Pada grafik ini TE dapat diperoleh dengan
eksak karena merupakan titik potong antara grafik dengan garis mendatar (horisontal )
yang ditarik dari ordinat ( sumbu y = O
1
E $ O;
1
) yang bernilai nol (lihat gbr c )
>ra9ik Titrasi -otensio&etri
E
6



( a ) ; ( m, pentiter )
PE$P;
(b) ; ( m, pentiter )
PE
1
$P;
1
( c ) ; ( m, pentiter )

)ontoh soa' %.
:iberikan data hasil titrasi potensiometri dari lima titik penambahan pentiter yaitu ) '1,>C!
'1,GC! '7,C! '7,1C dan '7,4C m, . potensial yang terukur dari masing+masing penambahan
pentiter tersebut adalah ) 17C ! 14C ! 41< ! 44< dan 4<< ; .
a) buatlah tabel yang berisi) ;, E, OE $ O; dan O
1
; $ O;
1

b) hitunglah volume pada TE
5a6a#
a) Tabel titrasi
&< titran V" Potensia' E 2 &V" @E 0 @V @
%
E 0 @V
%
'1,>C 17C
<C
'1,GC 14C 47=<
F1<
'7,C 41< + 4'1<
'CC
'7,1C 44< + 1<C
<C
'7,4C 4<<
Pada kolom D ( m, titran ) selisih setiap penambahan adalah C,1C m, , (adi O; = C,1C m,.
Pada kolom DD ( E ) dihitung lebih dulu selisi dari setiap dua harga pengukuran yang
berdekatan. 3ehingga harga masing+masing selisih potensial ( = OE ) berturut+turut
adalah ) (14C H 17C ) !
7
( 41< H 14C ) ! (44< H 41< ) dan ( 4<< H 44<) yaitu ) 'C! 'G< ! 1C dan 'C. sehinga harga
OE$O;
masing+masing adalah ) 'C$C,1 ( = <C ) .. dst. Nntuk mengisi kolom O
1
E $ O;
1
perlu dihitung
O
1
E yaitu selisih tingkat kedua dari E yang merupakan selisih dari hasil selisih E , sehingga
masing+masing bernilai ) ( 'G< H 'C ) ! ( 1C H 'G< ) dan ( 'C H 1C ). aisng+masing hasil
pengurangan tersebut dibgi dengan ( O;)
1
atau (C,1)
1
= C,C4 sehingga nilainya adalah
( '=<$C,C4) ! (+ '><$C,C4 ) dan ( + 'C$C,C4 ) yaitu ) 47=< ! + 4'1< an H 1<C
b.;olume titran pada TE berada di antara dua harga E yang perbedaannya terbesar ( pada
soal, kolom E antara 14C dan 41< m; atau volumenya antara '1,GC dan '7,C m,.
:ari kolom O
1
E $ O;
1
volume pentiter pada TE berada di antara titik dengan nilai E terbesar
dan E terkecil , yaitu 47=< dan H 4'1<. Pan(ang garis antara dua titik ini adalah )
47=< H ( + 4'1< ) satuan = G<CC satuan ! sehingga volume titran pada TE adalah )
;
TE
= '1,GC 2 C,1 - =
8500
4375
'1,G 2 C,'C7 = '1,FC7 m,
3oal latihan
:iperoleh data dari titrasi potensiometri sbb )
&< Titran V" E&V" @E 0 @V @
%
E 0 @V
%
1F,FC 14C
7C,C 1<C
7C,'C 1>>
7C,1C <1>
7C,7C >>>
7C,4C =4C
7C,<C =<C

'. ,engkapilah tabel tsb
1. %uatlah grafik titrasinya (tiga tipe ) . Ketiganya dalam satu lembar kertas grafik
7. 9itunglah volume pentiter pada TE secara perhitungan dan bandingkan dengan cara
grafik