Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

METODE NUMERIK DAN KOMPUTASI


METODE NEWTON-RAPHSON MENGGUNAKAN SIMULINK MATLAB



DISUSUN OLEH:

ILDA NURIDA
125874255

SI TEKNIK ELEKTRO-B 2012

PRODI SI TEKNIK ELEKTRO
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2014
A. JUDUL
Metode Newton-Raphson menggunakan simulink Matlab

B. TUJUAN
Mahasiswa dapat memahami cara menyelesaikan soal Metode Newton-Raphson dengan
menggunakan simulink Matlab

C. DASAR TEORI
Persamaan Kuadrat
Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan polinomial berorde dua. Bentuk
umum dari persamaan kuadrat adalah

dengan

Huruf-huruf a, b dan c disebut sebagai koefisien : koefisien kuadrat a adalah
koefisien dari , koefisien linier b adalah koefisien dari x, dan c adalah koefisien
konstan atau disebut juga suku bebas.
Ada beberapa metode standar untuk penyelesaian persamaan :
f(x) = 0 (3.1)
Sebagai contoh bentuk polinomial derajat dua berikut ax
2
+ bx + c = 0 , dapat
dicari akar-akar persamaannya dengan rumus persamaan kuadrat berikut :
x
1,2
=
a
ac b b
2
4
2

(3.2)
Demikian pula seperti pada bagian terdahulu beberapa persamaan dapat ditulis
dalam bentuk x = F(x) dengan beberapa cara dan kemudian dikerjakan dengan cara
metode iteratif.
Suatu persamaan seperti persamaan (3.1) mungkin tidak memiliki akar-akar
nyata, satu akar nyata, banyak akar nyata atau bahkan bilangan pasti dari akar nyata.
Dalam hal ini ingin didapatkan semua akar-akar nyatanya, sebagian darinya (semua akar
positif) atau hanya satu akar bagian saja. Persamaannya juga mungkin memiliki akar
bilangan kompleks.
Pada pembahasan berikut, akan dibicarakan yang berkaitan dengan akar-akar
nyata. Pada berbagai pekerjaan computerisasi, terlebih dahulu dapat dibuat sketsa suatu
grafik f(x) dan melihat dimana letak grafik ini memotong sumbu x. Hal itu dapat
memperlihatkan bagaimana banyaknya akar-akar nyata disana dan memberikan suatu ide
perkiraan dari nilainya. Jadi jika grafik f(x) terlihat seperti Gambar.3.1 kita melihat
adanya tiga akar nyata, dalam interval (1,2), (3,4), (5,6).

Gambar.3.1 kurva f(x)
Metode Newton-Raphson
Metode Newton-Raphson adalah metode pencarian akar suatu fungsi f(x) dengan
pendekatan satu titik, dimana fungsi f(x) mempunyai turunan. Metode ini menggunakan
pendekatan satu titik sebagai titik awal. Semakin dekat titik awal yang kita pilih dengan
akar sebenarnya, maka semakin cepat konvergen ke akarnya. Metode ini paling banyak
digunakan dalam mencari akar-akar dari suatu persamaan. Jika perkiraan awal dari akar-
akar adalah x
i
, suatu garis isnggung dapat dibuat dari titik (x
i
, f (x
i
)). Dimana garis
singgung tersebut memotong sumbu x biasanya memberikan perkiraan yang lebih dekat
dari nilai akar.
Metode Newton-Rephson ini diketahui untuk menyelesaikan dalam bentuk
persamaan (3.1). Pada Gambar.3.2 ditunjukan grafik y = f(x) yang berpotongan dengan
sumbu x pada titik R sebagai akarnya. Pendekatan langsung terhadap akarnya adalah x
i
,
yang memberikan titik P pada kurva tersebut. Kita gambarkan tangen terhadap kurva di
titik P, yang memotong sumbu di T. Apabila jarak PR adalah kecil, kurva tidak akan
menyimpang terlalu jauh dari garis lurus dalam interval ini, dengan demikian T akan
semakin dekat kepada R. Kita ambil posisi T sebagai pendekatan berikutnya terhadap
akar , x
i+1

Sekarang tinggi PM adalah f (x
i
) dan tan PTM = f(x
i
) , secara trigonometri
sederhana :
Ini merupakan rumusan untuk metode Newton
x
i+1
= x
i
-
) ( '
) (
i
x f
xi f
(3.3)

Gambar 3.2. Pendekatan untuk metode Newton
D. ALAT DAN BAHAN
1. Laptop
2. Aplikasi matlab

E. PEMBAHASAN
Soal
Selesaikan persamaan f(x) = x
3
+ x
2
3x 3 = 0, menggunakan simulink Matlab. Carilah
Kesalahan Relatif (
o
) !
Penyelesaian :
( i ) Turunan pertamanya, f(x) = 3x
2
+ 2x 3
( ii ) Untuk mencari nilai x
2
, x
3
, .. x
n
, x
i+1
= x
i
-
) ( '
) (
i
x f
xi f

( iii ) Untuk mencari Kesalahan Relatif
a =
1
1


i
i i
x
x x

Flowchart

Gambar bagan alir Metode Newton Raphson

Coding
Dibawah ini merupakan program coding Matlab, dalam penyelesaian persamaan :
f(x) = x
3
+ x
2
3x 3 = 0 .



F. HASIL PERCOBAAN
Berikut merupakan hasil percobaan dari coding penyelesaian soal persamaan
f(x) = x
3
+ x
2
3x 3 = 0 .
Penjelasan :
Nilai X = 2 digit NIM dari belakang
Nilai kesalahan relatif (
a
) = nilai benar, karena semakin turun atau mendekati 0,01 (1%)

Setelah menginputkan nilai x awal, makan akan tampil tabel berikut. Hingga menemukan
nilai akar-akarnya yaitu 1.73213901

G. KESIMPULAN
Dari percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa hasil data percobaan dari praktikum
yaitu :
1. Bila mungkin, sebuah rutin penggambaran (plot) harus dimasukkan dalam program.
2. Pada akhir komputasi, taksiran akar akhir harus senantiasa dimasukkan kedalam
fungsi asli untuk menghitung apakah hasil itu mendekati nol. Pengecekan ini sebagai
memandu kasus-kasus dimana konvergensi berisolasi atau perlahan bisa membawa ke
suatu mana konvergensi berisolasi atau perlahan bisa membawa ke suatu harga
a
yang kecil sewaktu solusi masih jauh dari suatu akar.
3. Program harus senantiasa memasukkan sebuah batas pada jumlah iterasi untuk
memandu divergensi yang dapat mencegah tidak adanya terminasi.

H. DAFTAR PUSTAKA
http://aimprof08.wordpress.com/2012/08/31/metode-newton-raphson-newton-raphson/
http://nungnurie.blogspot.com/2012/12/metode-newton-raphson.html
Rinaldi Munir, Metode Numerik, Penerbit Informatika, 2010