Anda di halaman 1dari 9

MODUL PERKULIAHAN

Mekanika
Tanah 2

Konsolidasi pada Tanah
Fakultas
Program
tu!i
Tata"
Muka
Ko!e MK Disusun Oleh
Teknik
Perencanaan dan
Desain
Teknik Sipil
#2
MK$#2%# Ir. Desiana Vidayanti, MT
A&stra't Kom"etensi
Tanah adalah material yang dapat
terkompresi akibat beban konstruksi
yang bekerja di permukaan tanah.
Akibat perilaku tersebut tanah dapat
mengalami penurunan. Penurunan
berupa konsolidasi untuk tanah
lempung dan penurunan elastis untuk
pasir.
Mahasiswa memahami sebab terjadinya
penurunan konsolidasi, menghitung
besarnya penurunan konsolidasi dalam
rentang waktu konstruksi.
1. Pengertian Konsolidasi
Bila lapisan tanah jenuh berpermeabilitas rendah dibebani, maka tekanan air pori di dalam
lapisan tersebut segera bertambah. Perbedaan tekanan air pori pada lapisan tanah,
berakibat air mengalir ke lapisan tanah dengan tekanan air pori yang lebih rendah, yang
diikuti penurunan tanahnya. Karena permeabilitas yang rendah ini butuh waktu.
Konsolidasi adalah suatu proses pengecilan volume secara perlahanlahan pada tanah
jenuh sempurna dengan permeabilitas rendah akibat pengaliran scbagian air pori. !engan
kata lain, pengertian konsolidasi adalah proses terperasnya air tanah akibat bekerjanya
beban, yang terjadi sebagai "ungsi waktu karena kecilnya permeabilitas tanah. Proses ini
berlangsung terus sampai kelebihan tekanan air pori yang disebabkan oleh kenaikan
tegangan total telah benarbenar hilang. Kasus yang paling sederhana adalah konsolidasi
satu dimensi, di mana kondisi regangan lateral nol mutlak ada. Proses konsolidasi dapat
diamati dengan pemasangan pie#imeter, untuk mencatat perubahan tekanan air pori dengan
waktunya. Besarnya penurunan dapat diukur dengan berpedoman pada titik re"erensi
ketinggian pada tempat tertentu.
Proses pemuaian $swelling%, kebalikan dari konsolidasi, adalah bertambahnya volume tanah
secara perlahanlahan akibat tekanan air pori berlebih negati".
Contoh-contoh kasus keretakan struktur akibat penurunan konsolidasi
&ettlement cracks that have developed in the masonry near the the &tout physics
department o""ices in 'arvis (all
($
%
2
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
&ame crack line but on the opposite side o" the wall. The crack goes right into the "loor
tiling.
2. Proses Konsolidasi
Mekanisme proses konsolidasi satu dimensi $one dimensional consolidation% dapat
digambarkan dengan cara analisis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. &ilinder
berpiston yang berlubang dan dihubungkan dengan pegas, diisi air sampai memenuhi
silinder. Pegas dianggap bebas dari tegangantegangan dan tidak ada gesekan antara
dinding silinder dengan tepi piston. Pegas melukiskan tanah yang mampat, sedangkan air
dalam piston melukiskan air pori, dan lubang pada pistonmelukiskan kemampuan tanah
dalam meloloskan air atau permeabilitas tanahnya. -ambar ..a melukiskan kondisi di mana
system dalam keseimbangan. Kondisi ini identik dengan lapisan tanah yang dalam
keseiimbangan dengan tekanan overburden. Alat pengukur tekanan yang dihubungkan
denga silinder memperlihatkan tekanan hidrostatis uo, pada lokasi tertentu di dalam tanah.
!alam gambar ..b.tekanan /0 dikerjakan di atas piston dengan posisi katup * tertutup.
1amun akibat tekanan ini, piston tetap tidak bergerak, karena air tidak dapat keluar dari
tabung, sedangkan air tidak dapat mampat. Pada kondisi ini, tekanan yang bekerja pada air
tidak dapat dipindahkan ke pegas , tapi sepenuhnya didukung oleh air. Pengukur tekanan air
dalam silinder menunjukkan kenaikan tekanan sebesar /u 2 /0, atau pembacaan tekanan
($
%
3
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
sebesar uo 3 /0. Kenaikan tekanan air pori /u tersebut disebut kelebihan tekanan air pori
$ e4cess pore water pressure%. Kondisi pada kedudukan katup * tertutup ini melukiskan
kondisi tak terdrainasi $undrained di dalam tanah%.
!alam gambar ..c. katup telah dibuka, sehingga air dapat keluar lewat lubang piston
dengan kecepatan yang dipengaruhi oleh luas lubang. Keluarnya air menyebabkan piston
bergerak ke bawah , sehingga pegas secara berangsurangsur mendukung beban akibat
/0. Pada setiap kenaikan tegangan yang didukung oleh pegas, kelebihan tekanan air pori
/u di dalam silinder berkurang. Kedudukan ini melukiskan tanah sedang berkonsolidasi.
Akhirnya pada suatu saat, tekanan air pori nol dan seluruh tekanan /0 didukung oleh pegas
dan piston tidak turun lagi. Kedudukan ini melukiskan tanah telah dalam kondisis terdrainasi
$drained% dan konsolidasi telah berakhir.
Pada sembarang waktunya, tekanan yang terjadi pada pegas identik dengan kondisi
tegangan e"ekti" dalam tanah. &edangkan air dalam silinder identik dengan tekanan air pori.
Kenaikan tegangan /0 akibat beban yang diterapkan, identik dengan tambahan tegangan
normal yang bekerja. -erakan piston menggambarkan perubahan volume tanah, di mana
gerakan ini dipengaruhi oleh kompresibilitas pegas, yaitu ekuivalen dengan kompresibilitas
tanah.
5alaupun model piston pegas ini agak kasar, tapi cukup menggambarkan apa yang terjadi
bila tanah kohesi" jenuh dibebani di laboratorium maupun di lapangan.

($
%
4
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
-ambar .. Analogi Konsolidasi
&ebagai contoh nyata kejadian konsolidasi di lapangan dapat dilihat pada gambar berikut. !i
sini diperlihatkan suatu "ondasi yang dibangun di atas tanah lempung jenuh yang diapit oleh
lapisan tanah pasir dengan tinggi muka air tanah di batas lapisan lempung sebelah atas.
&egera setelah pembebanan, lapisan lempung mengalami kenaikan tegangan sebesar /0.
Air pori di dalam lapisan lempung ini dianggap dapat mengalir dengan baik ke lapisan pasir
dan arah aliran air hanya ke atas dan ke bawah saja. !ianggap pula bahwa besarnya
tambahan tegangan /0 sama di sembarang kedalaman lapisan lempung.
'alannya konsolidasi dapat diamati lewat pipapipa pie#ometer yang dipasang di sepanjang
kedalaman tanah lempung , sedemikian hingga tinggi air dalam pipa pie#ometer
menyatakan kelebihan tekanan air pori $e4cess pore water pressure% di lokasi pipa
dipasang.
($
%

Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
-ambar 6. 7eaksi tekanan air pori terhadap beban "ondasi
a%8ondasi pada tanah lempung jenuh
b%!iagram perubahan tekanan air pori terhadap waktu
Akibat tambahan tekanan /0, yaitu segera setelah beban bekerja, tinggiair dalam pipa
pie#ometer naik setinggi h 2 /0,9w $atau terdapat kenaikan tekanan air pori sebesar /0 2 h
9w yang dinyatakan oleh garis !:. -aris !: ini menyatakan distribusi kelebihan air pori
awal. !alam waktu tertentu, tekanan air pori pada lapisan yang lebih dekat berkurang,
sedangkan tekanan air pori lapisan lempung di bagian tengah masih tetap. Kedudukan ini
ditunjukkan oleh kurva K.. !alam tahapan waktu sesudahnya, ketinggian air dalam pipa
ditunjukkan dalam kurva K6. &etelah waktu yang lama, tinggi air dalam pipa pie#ometer
mempunyai kedudukan yang sama dengan kedudukan muka air tanah awal saat sebelum
pembebanan $garis A;%. Kedudukan garis A; ini menunjukkan proses konsolidasi telah
selesai, yaitu ketika kelebihan tekanan air pori $/u% telah nol.
($
%
!
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
Pada awalnya, tiap kenaikan beban didukung sepenuhnya oleh tekanan air pori $/u% yang
besarnya sama dengan /0. !alam kondisi demikian tidak ada perubahan tegangan e"ekti" di
dalam tanah. &etelah air pori sedikit demi sedikit keluar dari roangga pori tanah lempung,
secara berangsurangsurtanah mampat, dan beban perlahanlahan ditrans"er ke butiran
tanah, sehinga tegangan e"ekti" bertambah. Akhirnya kelebihan tekanan air pori menjadi nol.
Pada kondisi ini, tekanan air pori sama dengan tekanan hidrostatis yang diakibatkan oleh air
tanahnya.
;ontoh hasil sondir untuk tanah yang berpotensi mengalami penurunan konsolidasi
3. "e#p$ng %or#ally &onsolidated dan '(er
&onsolidated
)stilah normally consolidated dan over consolidated digunakan untuk menggambarkan suatu
si"at penting pada dari tanah lempung. <apisan tanah lempung biasanya terjadi dari proses
pengendapan. &elama proses pengendapan, lempung mengalami proses konsolidasi atau
($
%
)
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
penurunan, akibat tekanan tanah yang berada di atasnya. <apisanlapisan tanah yang
berada di atas ini suatu ketika mungkin kemudian hilang akibat proses alam. (al ini berarti
tanah lapisan bagian bawah pada suatu saat dalam sejarah geologinya pernah mengalami
konsolidasi akibat dari tekanan yang lebih besar dari sekarang. Tanah semacam ini disebut
tanah overconsolidated $=;% atau terkonsolidasi berlebihan. Kondisi lain , bila tegangan
e"ekti" yang bekerja pada suatu titik di dalam tanahpada waktu sekarang merupakan
tegangan maksimumnya $atau tanah tidak pernah mengalami tekanan yang lebih besar dari
tekanan pada waktu sekarang%, maka lempung disebut pada kondisi normally consolidated
$1;% atau terkonsolidasi normal.
'adi, lempung pada kondisi normally consolidated, bila tekanan prakonsolidasi
$preconsolidation pressure% atau tekanan prakonsolidasi sama dengan tekanan overburden
e"ekti". &edang lempung pada kondisi overconsolidated, jika tekanan prakonsolidasi lebih
besar dari tekanan overburden e"ekti" yang ada pada waktu sekarang. 1ilai banding
overconsolidation $overconsolidation ratio, =;7% dide"inisikan sebagai nilai banding tekanan
prakonsolidasi terhadap tegangan e"ekti" yang ada, atau bila dinyatakan dalam persamaan
=;7 2 overconsolidation ratio 2
' o
c

!imana +
0p> 2 preconsolidation pressure
0o > 2 e""ektive overburden pressure
Menurut riwayat pembebanannya tanah dibedakan atas+
Normally consolidated =;72 .
Over consolidated =;7? .
Under consolidated =;7@ .
Tanah dikatakan dalam kondisi underconsolidated jika tanah tersebut sedang mengalami
konsolidasi, tidak stabil. Tanah dalam proses pembentukan $baru diendapkan% dan belum
sampai pada kondisi setimbang.
Tanah dalam kondisi overconsolidated terjadi akibat +
- perubahan tegangan total yang terjadi karena erosi, penggalian, melelehnya lapisan
salju yang menutupi.
($
%
*
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id
- perubahan tekanan pori karena penguapan oleh pohonpohon, pemompaan air
tanah dalam, pengaliran air tanah ke lorong saluran, dan pengeringan lapisan
permukaan.
Da+tar P$staka
a. M !as, Braja, )ndrasurya B Mochtar dan 1oor :ndah. Mekanika Tanah
(Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis), jilid .. 'akarta + :rlangga.
b. ;raig . 7.8 dan Budi &usilo. .ABA. Mekanika Tanah.'akarta + :rlangga
c. Kovacs, 5! dan (olt#. n !ntroduction to Geotechnical "n#ineerin#.
d. Bowlesh,: 'oseph..ABC.Physical and Geotechnical Properties o$ %oils&
Mc-raw (ill.
($
%
,
Mekanika Tanah 2
Pusat )ahan A*ar !an eLearning
)r.!esiana *idayanti,MT
http+,,www.mercubuana.ac.id