Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANALITIK

ARGENTOMETRI
NAMA : IDA AYU DITA PUSPITA PUTRI
NIM : P07134012 007
KELOMPOK : 2
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
DIII JURUSAN ANALIS KESEHATAN
2012
ARGENTOMETRI
Hari/tanggal Praktikum :Kamis, 8 November 2012
Tempat Praktikum :Laboratorium Bakteriologi urusan !nalis Kese"atan
Poltekkes #enpasar
I. TUJUAN
1$ %ntuk &apat membuat larutan baku !gN'
(
0,01 N )ang &iperlukan untuk titrasi$
2$ %nk &apat membuat larutan baku Na*l 0,01 N$
($ %ntuk &apat membuat pembakuan !gN'
(
&engan Na*l$
+$ %ntuk &apat melakukan ,onto" &engan meto&a !rgentometri$
-$ %ntuk &apat melakukan titrasi larutan blanko$
.$ %ntuk &apat melakukan penentuan ka&ar klori&a sampel$
II. DASAR TEORI
/ala" satu 0enis titrasi pengen&apan )ang su&a" lama &ikenal a&ala" melibatkan
reaksi pengen&apan antara ion "ali&a 1*l
2
, 3
2
, Br
2
4 &engan ion perak !g
5
$ Titrasi ini biasan)a
&isebut sebagai !rgentometri )aitu titrasi penentuan analit )ang berupa ion "ali&a 1pa&a
umumn)a4 &engan menggunakan larutan stan&art perak nitrat !gN'
(
$ Titrasi argentometri
ti&ak "an)a &apat &igunakan untuk menentukan ion "ali&a akan tetapi 0uga &apat &ipakai
untuk menentukan merkaptan 1t"ioalko"ol4, asam lemak, &an beberapa anion &ivalent seperti
ion 6os6at P'
+
(2
&an ion arsenat !s'
+
(2
$ #asar titrasi argentometri a&ala" pembentukan
en&apan )ang ti&ak mu&a" larut antara titran &engan analit$ /ebagai ,onto" )ang ban)ak
&ipakai a&ala" titrasi penentuan Na*l &imana ion !g
5
&ari titran akan bereaksi &engan ion *l
2
&ari analit membentuk garam )ang ti&ak mu&a" larut !g*l 17as Template, 20114$
Ag(NO
3
)(a) ! Na"#(a) $ Ag"#(%) ! NaNO
3
(a)
/etela" semua ion klori&a &alam analit "abis maka kelebi"an ion perak akan bereaksi
&engan in&i,ator$ 3n&ikator )ang &ipakai biasan)a a&ala" ion kromat *r'
+
22
&imana &engan
in&ikator ini ion perak akan membentuk en&apan ber8arna ,oklat kemera"an se"ingga titik
ak"ir titrasi &apat &iamati$ /ebenern)a !g akan membentuk en&apan &engan kromat
membentuk !g
2
*r'
+
tapi karena en&apan ini ti&ak lebi" stabil &iban&ing en&apan !g2
"alogen, maka bila &alam 9rlenme)er masi" ter&apat "alogen maka perak )ang masuk akan
bereaksi lebi" &ulu &engan "alogen, atau kalaupun terbentuk en&apan !g
2
*r'
+
lebi" &ulu,
masi" &apat &ipe,a" bila a&a "alogen 1/)ari6 Ham&ani, 20124$
M&'()&*+&'()& ','-a%, a-g&.'(+&'-, %&/aga, /&-,01'
1. M&'()& M(2-
7eto&e ini &apat &igunakan untuk menetapkan ka&ar klori&a &an bromi&a &alam suasana
netral &engan larutan baku perak nitrat &engan penamba"an larutan kalium kromat sebagai
in&ikator$Titrasi ini "arus &ilangsungkan &alam suasana netral atau se&ikit alkali lema",
&engan pH .,-2:,karena pa&a suasana asam akan ter0a&i reaksi pembentukan sen)a8a
&ikromat $
2. M&'()& 3(#2a-)
7eto&e ;ol"ar& &apat &igunakan untuk menetapkan ka&ar klori&a, bromi&a, &an io&i&a
&alam suasana asam$ *aran)a &engan menamba"kan larutan baku perak nitrat berlebi"an,
kemu&ian kelebi"an larutan baku perak nitrat &ititrasi kembali &engan larutan baku tiosianat$
3n&ikator )ang &igunakan a&ala" besi 13334 nitrat atau besi 13334 ammonium sul6at $
3. M&'()& 4a5a.%
Pa&a meto&a ini &igunakan in&ikator a&sorpsi, )ang mana pa&a titik ekivalen, in&ikator
tera&sorpsi ole" en&apan$ 3n&ikator ini ti&ak memberikan peruba"an 8arna ter"a&ap larutan,
tetapi pa&a permukaan en&apan$ Titrasi argentometri &engan meto&e <a0ans, ika !gN'(
&itamba"kan pa&a larutan Na*l )ang mengan&ung 6loures,ein maka titik ak"ir titrasi akan
&iamati &engan peruba"an 8arna &ari kuning ,era" ke mera" mu&a$
4. M&'()& L&,/,g
Pa&a meto&e ini, titik ak"ir titrasi ti&ak &itentukan &engan in&ikator, akan tetapi &itun0ukkan
&engan ter0a&in)a kekeru"an$ Ketika larutan perak nitrat &itamba"kankepa&a larutan alkali
siani&a akan terbentuk en&apan puti", tetapi pa&a penggo0ogan akan larut kembali karena
terbentuk kompleks siani&a )ang stabil &an larut 17ut"ia %l6a", 20124$
%n&er8oo&, 1:8., Kimia !nalisa Kuantitati6, akarta : erlangga$
4a0'(-*6a0'(- 7a.g M&+8&.ga-12, P&.g&.)a8a. :
T&+8&-a'1-, Kelarutan semakin meningkat &engan naikn)a su"u, 0a&i &engan meningkatn)a
su"u maka pembentukan en&apan akan berkurang &isebabkan ban)ak en&apan )ang bera&a
pa&a larutann)a$
S,6a' a#a+, 8&#a-1', =aram anorganik mu&a" larut &alam air &iban&ingkan &engan pelarut
organik seperti alko"ol atau asam asetat$ Perbe&aan kelarutan suatu >at &alam pelarut organik
&apat &ipergunakan untuk memisa"kan ,ampuran antara &ua >at$
P&.ga-12 ,(. %&5&.,%, Kelarutan en&apan akan berkurang 0ika &ilarutkan &alam larutan )ang
mengan&ung ion se0enis &iban&ingkan &alam air sa0a$
P&.ga-12 P2, Kelarutan en&apan garam )ang mengan&ung anion &ari asam lema"
&ipengaru"i ole" pH, "al ini &isebabkan karena penggabungan proton &engan anion
en&apann)a$ 7isaln)a en&apan !g3 akan semakin larut &engan a&an)a kenaikan pH
&isebabkan H5 akan bergabung &engan 32 membentuk H3$
P&.ga-12 2,)-(#,%,%, ika garam &ari asam lema" &ilarutkan &alam air maka akan &i"asilkan
peruba"an konsentrasi H
5
&imana "al ini akan men)ebabkan kation garam tersebut
mengalami "i&rolisis &an "al ini akan meningkatkan kelarutan garam tersebut$
P&.ga-12 ,(. 0(+8#&0%, Kelarutan garam )ang ti&ak mu&a" larut akan semakin meningkat
&engan a&an)a pembentukan kompleks antara ligan &engan kation garam tersebut$ /ebagai
,onto" !g*l akan naik kelarutann)a 0ika &itamba"kan larutan NH(, ini &isebabkan karena
terbentukn)a kompleks !g1NH(42*l 1/usilo ?u&i B"armanto, 20124$
#alam penentuan ka&ar klori&a, ka&ar atau konsentrasi ion klori&a &alam air minum
"arus memenu"i pers)arata kese"atan )ang &ikeluarkan #epartemen Kese"atan @3$ !ir
minum )ang baik "arus mengan&ung ion klori&a ti&ak lebi" &ari 2-0 ppm$ Bila air minum
mengan&ung lebi" &ari batas )ang &itentukan, selain air berasa asin 0uga akan men)ebabkan
karat pa&a pipa besi$ %ntuk mengeta"ui apaka" air la)ak &ikonsumsi, titrasi argentometri
&apat membantu kita 1!la8an Langit, 20104$
III. PRINSIP
3on *l
2
)ang a&a &alam larutan akan mengen&ap &engan penamba"an !gN'
(
meng"asilkan en&apan puti" !g*l$ /etela" semua ion *l
2
mengen&ap, kelebi"an !g
5
akan
berikatan &engan in&ikator K
2
*r'
+
&an meng"asilkan en&apan ber8arna mera" bata$ Aarna
ini menun0ukkan ter0a&in)a titik ak"ir titrasi$ Kemu&ian, reaksi "arus ber0alan &alam suasana
netral/basa lema"$ 3n&ikator memiliki tra)ek P" .,- B :$
I3. REAKSI
R&a0%, a.'a-a AgNO
3
)a. Na"# :
!gN'
(
1aC4 5 Na*l1aC4 D !g*l1s4 E puti" 5 NaN'
(
1aC4
R&a0%, a.'a-a AgNO
3
)a. K
2
"-O
4
:
2!gN'
(
5 K
2
*r'
+
D !g
2
*r'
+
5 2KN'
(
R&a0%, 0&%&#1-12a. :
!g
5
5 *l
2
D !g*l
K
2
*r'
+
5 2 !g*l D !g
2
*r'
+
5 2 K*l
3. ALAT DAN 9AHAN
1. P&+/a01a. La-1'a. 9a01 AgNO
3
0:01 N.
ALAT
Buret -0 ml
Pipet ;olume -0 ml
Pipet ;olume 10 ml
Labu Takar -00 ml
Labu Takar 2-0 ml
9rlenme)er 100 ml
9rlenme)er 2-0 ml
=elas Beker -0 ml
=elas Beker 200 ml
Nera,a !nalitik
/patel/sen&ok
Batang penga&uk
Botol semprot
!luminium 6oil
9AHAN
!gN'
(
Kristal 0,8- g
!Cua&es -00 ml
2. P&+/1a'a. La-1'a. 9a01 Na"# 0:01 N.
9AHAN
Larutan baku !gN'
(
0,01 N
Kristal Na*l murni 0,1+. g
Larutan K
2
*r'
+
-F
!Cua&es 2-0 ml
3. T,'-a%, La-1'a. 9#a.0(
9AHAN
Larutan baku !gN'
(
0,01 N
!Cua&es -0 ml
Larutan K
2
*r'
+
-F
P" sti,k
4. P&.&.'1a. Ka)a- K#(-,)a Sa+8&#
9AHAN
Larutan baku !gN'
(
0,00:+ N
/ampel air -0 ml
Larutan K
2
*r'
+
-F
P" sti,k
3I. "ARA KERJA
1. P&+/1a'a. La-1'a. 9a01 AgNO
3
0:01 N.
!lat &an ba"an &isiapkan$
7enimbang !gN'
(
seban)ak
0,8- g &alam gelas beker
sebagai 8a&a" &engan nera,a
analitik$
7elarutkan 0,8- g !gN'
(

&alam gelas beker &engan -0
ml aCua&es$
7enga&uk "ingga "omogen
menggunakan batang
penga&uk$
7emin&a"kan ke&alam labu
takar -00 ml &an &itamba"kan
aCua&es sampai batas$
7engo,ok "ingga "omogen,
lalu &ipin&a"kan &alam botol
pen)impan &an &iberi etiket$
2. P&+/a01a. La-1'a. 9a01 Na"# 0:01 N.
3. P-(%&)1- P&+/a01a. AgNO
3
0:01 N )&.ga. Na"# 0:01 N.
7en&inginkan &alam
eksikator$
7engo,ok "ingga "omogen
&an &ipin&a"kan &alam botol$
Lalu, &iberi etiket$
7emin&a"kan ke labu ukur
2-0 ml &an &itamba"kan
aCua&es sampai batas$
Kristal murni Na*l &ilarutkan
&alam gelas beker &engan
menamba"kan aCua&es
se,ukupn)a &an &ia&uk
sampai "omogen$
7enimbang 0,1+. g Na*l
Kristal murni &alam gelas
beker )ang su&a" &ikeringan
&alam oven pa&a su"u 1+0
0
,
selama 2 0am
Larutan baku !gN'
(
)ang
tela" &iketa"ui normalitasn)a
&imasukkan ke&alam buret
sampai batas$
7entitrasi larutan Na*l )ang
bera&a &alam 9rlenme)er
&engan larutan !gN'
(

sambil &igo)angkan sampai
ter0a&i peruba"an 8arna &ari
kuning sampai ,oklat mera"$
7emipet 10 ml larutan Na*l
ke &alam 9rlenme)er
&itamba"kan in&ikator 0,-21
ml K
2
*r'
+
-F$
Titrasi &ilakukan ( kali,
"asiln)a &irata2ratakan$
4. T,'-a%, La-1'a. 9#a.0(
;. P&.&.'1a. Ka)a- K#(-,)a Sa+8&#
P" aCua&es &iperiksa terlebi"
&a"ulu &engan P" sti,k$
7entitrasi aCua&es )ang a&a
&i 9rlenme)er &engan
lartutan !gN'
(
sambil
&igo)angkan "ingga
terbentuk en&apan mera"
bata$
7enamba"kan 2 sampai (
tetes in&ikator K
2
*r'
+
-F$
Kemu&ian &igo)angkan
se&ikit$
7engambil aCua&es -0 ml
&engan pipet volume 2- ml
1&engan ,ara mengambil
aCua&es 2 kali4$
#imasukkan ke &alam
9rlenme)er$
7engambil sampel air -0 ml
&engan pipet volume 2- ml
1&engan ,ara mengambil
aCua&es 2 kali4$
P" &iukur 1netral4
menggunakan P" sti,k$ Lalu,
&itamba"kan 2 sampai ( tetes
in&ikator K
2
*r'
+
-F $
Ka&ar klori&a &alam sampel
&i"itung$
#imasukkan ke &alam
9rlenme)er$
7entitrasi sampel air )ang
a&a &i 9rlenme)er &engan
lartutan !gN'
(
sambil
&igo)angkan "ingga
terbentuk en&apan mera"
bata$
Titrasi &ilakukan 2 kali,
"asiln)a &irata2ratakan$
3II. HASIL PENGAMATAN
1. P&+/a01a. AgNO
3
)&.ga. Na"#
#ari praktikum ini &i&apatkan "asil pengamatan sebagai berikut :
7enimbang kristal !gN'
(
seban)ak 0,8- gram$
7enimbang Kristal Na*l seban)ak 0,1+. gram$
Na*l &i&inginkan &alam eksikator$
!gN'
(
&an Na*l &ilarutkan &alam gelas beker masing2masing &engan
menamba"kan aCua&es se,ukupn)a$
/etela" larut, &imasukkan ke&alam labu ukur -00 ml untuk !gN'
(
lalu
&itamba"kan aCua&es sampai volume -00 ml &an volume 2-0 ml untuk Na*l
menggunakan labu ukur 2-0 ml, lalu &iko,ok "ingga "omogen$
#ipin&a"kan ke botol pen)impan larutan &an &iberi etiket$
Ketika melakukan titrasi, larutan !gN'
(
&an larutan Na*l &ipin&a"kan ke&alam
gelas beker$
Larutan !gN'
(
&an Na*l masing2masing merupakan larutan ber8arna bening &an
0erni"$
Larutan Na*l &alam gelas beker &ipipet seban)ak 10 ml menggunakan pipet
volume$ Lalu, &imasukkan ke&alam 9rlenme)er &an &itamba"kan ( tetes in&ikator
K
2
*r'
+
-F, ter0a&i peruba"an 8arna &ari bening men0a&i kuning karena 8arna
in&ikator a&ala" kuning$
Larutan !gN'
(
&imasukkan ke&alam buret, &isini kami "an)a memasukkan larutan
!gN'
(
sampai menun0ukkan skala 2.,.$
Titrasi Larutan Na*l &engan larutan !gN'
(
sambil &igo)ang2go)angkan se&ikit$
/etela" &ititrasi &engan !gN'(, a8aln)a terbentuk en&apan ber8arna puti"$
#i&apatkan "asil semakin lama semakin menun0ukkan peruba"an 8arna ,oklat
mu&a namun ketika &igo)angkan akan "ilang$
/aat &ititrasi menggunakan !gN'( larutan makin lama makin mengental akibat
terbentukn)a koloi&$
Titrasi &iteruskan sampai men&apatkan 8arna ,oklat kemera"an )ang tetap &an
ti&ak "ilang lagi$
Ter&apat en&apan mera" bata$
Ketika su&a" men,apai 8arna ,oklat kemera"an tetap maka su&a" men,apai titik
ekivalen$
ika berlebi" &an ber8arna ,oklat tua maka su&a" le8at &ari titik ekivalen$
Titrasi &iulang seban)ak ( kali atau lebi" tetapi &ata )ang &ipakai a&ala" )ang
"asiln)a saling men&ekati &an ti&ak berbe&a 0au" &ari satu &engan )ang lainn)a$
Kemu&ian "asil &irata2ratakan$
3(#1+& T,'-a%, I 3(#1+& T,'-a%, II 3(#1+& T,'-a%, III
11,. ml 11,+ ml 11,( ml
2. T,'-a%, La-1'a. 9#a.0(
#ari praktikum ini &i&apatkan "asil pengamatan sebagai berikut :
7engambil aCua&es -0 ml &engan pipet volume 2- ml &engan ,ara mengambil
aCua&es 2 kali$
#imasukkan ke &alam erlenme)er &an &i,ek P" menggunakan P" sti,k$
#itamba"kan ( tetes in&ikator K
2
*r'
+
-F sambil &igo)angkan se&ikit, ter0a&i
peruba"an 8arna &ari bening men0a&i kuning karena 8arna in&ikator a&ala"
kuning$
Larutan baku !gN'
(
&imasukkan ke &alam buret, &isini kami "an)a memasukkan
larutan !gN'
(
sampai menun0ukkan skala 1$
Titrasi aCua&es &engan larutan !gN'
(
sambil &igo)ang2go)angkan se&ikit$
#i&apatkan "asil semakin lama semakin menun0ukkan peruba"an 8arna ,oklat
kemera"an namun ketika &igo)angkan akan "ilang$
Titrasi &iteruskan sampai men&apatkan 8arna ,oklat kemera"an )ang tetap &an
ti&ak "ilang lagi$
Ketika su&a" men,apai 8arna ,oklat kemera"an tetap &an ter&apat en&apan mera"
bata maka su&a" men,apai titik ekivalen$
ika berlebi" &an ber8arna ,oklat tua maka su&a" le8at &ari titik ekivalen$
Titrasi &iulang seban)ak ( kali atau lebi" tetapi &ata )ang &ipakai a&ala" )ang
"asiln)a saling men&ekati &an ti&ak berbe&a 0au" &ari satu &engan )ang lainn)a$
Kemu&ian "asil &irata2ratakan$
3(#1+& T,'-a%, I 3(#1+& T,'-a%, II 3(#1+& T,'-a%, III
1,G ml 1,- ml 1,- ml
3. P&.&.'1a. Ka)a- K#(-,)a Sa+8&#
#ari praktikum ini &i&apatkan "asil pengamatan sebagai berikut :
7engambil sampel air 1air le&eng4 -0 ml &engan pipet volume 2- ml &engan ,ara
mengambil aCua&es 2 kali$
#imasukkan ke &alam erlenme)er &an &i,ek P" menggunakan P" sti,k$
#itamba"kan ( tetes in&ikator K
2
*r'
+
-F sambil &igo)angkan se&ikit, ter0a&i
peruba"an 8arna &ari bening men0a&i kuning karena 8arna in&ikator a&ala"
kuning$
Larutan baku !gN'
(
&imasukkan ke &alam buret, &isini kami "an)a memasukkan
larutan !gN'
(
sampai menun0ukkan skala 10,-$
Titrasi sampel air 1air le&eng4 &engan larutan !gN'
(
sambil &igo)ang2go)angkan
se&ikit$
#i&apatkan "asil semakin lama semakin menun0ukkan peruba"an 8arna ,oklat
kemera"an namun ketika &igo)angkan akan "ilang$
Titrasi &iteruskan sampai men&apatkan 8arna ,oklat kemera"an )ang tetap &an
ti&ak "ilang lagi$
Ketika su&a" men,apai 8arna ,oklat kemera"an tetap &an ter&apat en&apan mera"
bata maka su&a" men,apai titik ekivalen$
ika berlebi" &an ber8arna ,oklat tua maka su&a" le8at &ari titik ekivalen$
Titrasi &iulang seban)ak ( kali atau lebi" tetapi &ata )ang &ipakai a&ala" )ang
"asiln)a saling men&ekati &an ti&ak berbe&a 0au" &ari satu &engan )ang lainn)a$
Kemu&ian "asil &irata2ratakan$
3(#1+& T,'-a%, I 3(#1+& T,'-a%, II
18,. ml 18,1 ml
3III. PERHITUNGAN
1. Ha%,# P&+/a01a. AgNO
3
)&.ga. Na"#
;olume titrasi 3 H ;
2
2 ;
1
H (8,2 2 2.,. H 11,. ml
;olume titrasi 33 H ;
2
2 ;
1
H +:,. 2 (8,2 H 11,+ ml
;olume titrasi 333 H ;
2
2 ;
1
H +-,8 2 (+,- H 11,( ml
;olume total H 11,. ml 5 11,+ ml 5 11,( ml H (+,( ml
;olume rata B rata H ;olume total H (+,( ml H 11,+( ml
( (
K(.%&.'-a%, AgNO
3
#iketa"ui : ;
1
H 10 ml N
1
H 0,01 N
;
2
H 11,+( ml
#itan)a : N
2
H I
a8ab : ;
1
J N
1
H ;
2
J N
2
10 ml J 0,01 N H 11,+( ml J N
2
N
2
H 10 ml J 0,01 N H 0,008G N
11,+( ml
2. Ha%,# T,'-a%, La-1'a. 9#a.0(
;olume titrasi 3 H ;
2
2 ;
1
H 2,1 2 1 H 1,G ml
;olume titrasi 33 H ;
2
2 ;
1
H G,1 2 -,. H 1,- ml
;olume titrasi 333 H ;
2
2 ;
1
H 10,- 2 : H 1,- ml
;olume total H 1,G ml 5 1,- ml 5 1,- ml H +,G ml
;olume rata B rata H ;olume total H +,G ml H 1,-. ml
( (
3. Ha%,# P&.&.'1a. Ka)a- K#(-,)a Sa+8&#
;olume titrasi 3 H ;
2
2 ;
1
H 2:,1 2 10,- H 18,. ml
;olume titrasi 33 H ;
2
2 ;
1
H +8,2 B 2:,1 H 18,1 ml
;olume total H 18,. ml 5 18,1 ml H (.,G ml
;olume rata B rata H ;olume total H (.,G ml H 18,(- ml
2 2
K(.%&.'-a%, AgNO
3
#iket : ;
1
H 10 ml N
1
H 0,1 N
;
2
H 10,. ml
#itan)a : N
2
H I
a8ab :
;
1
J N
1
H ;
2
J N
2
10 ml J 0,1 N H 10,. ml J N
2
N
2
H 10 ml J 0,1 N H 0,00:+ N
10,. ml
P&-2,'1.ga. 0a)a- :
7g/l *l H 1000 J 1;olume titrasi B;olume blanko4 J N !gN'( J B9 *l J 1 mg/l
ml sample
Keterangan :
;olume titrasi H ;olume titrasi sample
N !gN'
(
H Normalitas &ari "asil stan&arisasi
B9 *l H (-,-
#iketa"ui:
ml sample H -0 ml N !gN'( H 0,00:+ N
;olume titrasi H 18,(- ml B9 *l H (-,-
;olume titrasi blanko H 1,-. ml
#itan)a : Ka&ar *l &alam sampleI
a8ab :
7g/l *l H 1000 J 1;olume titrasi B;olume blanko4 J N !gN'( J B9 *l J 1 mg/l
ml sample
H 1000 J 1 18,(- ml B 1,-. ml 4 J 0,00:+ N J (-,- J 1 mg/l
-0 ml
H 20 J 1.,G: ml J 0,00:+ N J (-,-
H 112,0-. mg/l
I<. PEM9AHASAN
1. P&+/a01a. AgNO
3
)&.ga. Na"#
#alam praktikum ini ma"asis8a &i"arapkan &apat membuat larutan baku )ang
&iperlukan untuk titrasi )aitu k"ususn)a membuat larutan baku !gN'
(
&engan stan&arisasi
argentometri &an menggunakan in&ikator K
2
*r'
+
-F saat titrasi$ Hal pertama )ang perlu
&ilakukan sebelum titrasi a&ala" menimbang Na'H &engan ,ara mengkalibrasikan nera,a
analitik terlebi" &a"ulu agar skala menun0ukkan skala a8al )aitu K0L 1nol4$ Kemu&ian gelas
beker &iletakkan &iatas nera,a analitik &an &ikalibrasikan lagi$ /etela" itu, kristal !gN'
(
&imasukkan ke&alam gelas beker )ang su&a" &ikalibrasikan ta&i menggunakan bantuan spatel
se,ara perla"an sampai nera,a analitik menun0ukkan angka 0,8- gram$ Penimbangan
menggunakan nera,a analitik memiliki ketelitian sampai + angka &ibelakang &esimal$
/etela" itu, Kristal !gN'
(
&ilarutkan &engan menamba"kan se&ikit aCua&es &alam
gelas beker lalu &ia&uk &engan penga&uk ka,a sampai larut$ Lalu, masukkan larutan !gN'
(
ta&i ke&alam labu ukur -00 ml kemu&ian bilas kembali gelas beker &engan aCua&es agar
ti&ak a&a larutan )ang tersisa &alam gelas beker &an bilasan)a masukkan pa&a labu ukur 0uga$
Kemu&ian, tamba"kan aCua&es sampai batas volume -00 ml, lalu &iko,ok "ingga "omogen
setela" itu &imasukkan ke&alam botol pen)impan >at &an &iberi etiket$
/etela" larutan !gN'
(
0a&i sekarang kita membuat larutan Na*l$ *ara penimbangan,
pelarutan &an pembuatan larutan Na*l sama seperti larutan !gN'
(
"an)a sa0a Kristal murni
Na*l )ang perlu &itimbang a&ala" seban)ak 0,1+. gram$
/etela" ba"an2ba"an titrasi su&a" siap, maka kita &apat melakukan titrasi &engan
memin&a"kan larutan !gN'
(
&an larutan Na*l &ari &alam botol ke&alam gelas beker terlebi"
&a"ulu$ Kemu&ian, buret &isiapkan &an buret &ibilas terlebi" &a"ulu agar ter0aga
kesterilann)a lalu bilasann)a &ibuang terlebi" &a"ulu$ Ketinggian buret &ari me0a &iatur agar
&apat menaru" 9rlenme)er &iba8a" buret &an &isesuaikan 0uga agar kita bisa menggo)ang2
go)angkan 9rlenme)er ketika melakukan titrasi$
/etela" itu, larutan !gN'
(
&imasukkan ke&alam buret &engan menempelkan mulut
beaker &engan mulut buret agar ti&ak tumpa" atau bisa 0uga &engan ,ara &ekantasi )aitu
memasukkan larutan &engan mengalirkan larutan pa&a batang penga&uk ka,a )ang
&imasukkan ke&alam buret &an men)entu" &in&ing &alam buret$ angan lupa ketika
memasukkan larutan !gN'
(
kran buret &itutup terlebi" &a"ulu agar ti&ak bo,or &an larutan
keluar kembali$ #alam pe,obaan ini kami ti&ak mengisi penu" buret sampai skala -0 ml tapi
"an)a sampai skala 2.,. sa0a$
%ntuk pemba,aan miniskus pa&a buret )aitu titik tenga"
pa&a &asar larutan )ang berbentuk K8L )ang &i"itung pa&a skala$ Ketika memasukkan larutan
Na*l ke&alam pipet volume )ang &iba,a a&ala" miniskus atas karena larutan ti&ak ber8arna$
Larutan !gN'
(
&an Na*l masing2masing merupakan larutan ber8arna bening &an 0erni"$
Kemu&ian larutan Na*l )ang ter&apat &alam gelas beker &ipipet &engan
menggunakan pipet volume 10 ml seban)ak 10 ml$ /etela" itu larutan Na*l 10 ml ta&i
&imasukkan ke&alam erlenme)er lalu &itamba"kan in&ikator K
2
*r'
+
-F seban)ak ( tetes$
Pa&a per,obaan ini &igunakan in&ikator Kalium kromat karena pa&a per,obaan ini &igunakan
meto&e 7o"r, &imana meto&e ini &igunakan untuk menetapkan ka&ar klori&a &an bromi&a
&alam suasana netral &engan larutan baku perak nitrat &engan penamba"an kalium kromat
sebagai in&ikator$ 3n&ikator ini 0uga &igunakan untuk menun0ukkan 8arna larutan )ang
men,apai titik ekivalen &an menun0ukkan tra)ek P" &ari P" G sampai 10$
Pemberian in&ikator K
2
*r'
+
-F pa&a larutan Na*l, meng"asilkan 8arna kuning
karena 8arna in&ikatorn)a a&ala" kuning$ /etela" itu, larutan Na*l &ititrasi &engan larutan
!gN'
(
&engan ,ara mengeluarkan larutan !gN'
(
tetes &emi tetes melalui pengaturan kran
buret )ang baik sambil erlenme)er &igo)ang2go)angkan se&ikit$
/aat &ititrasi menggunakan !gN'
(
larutan makin lama
makin mengental akibat terbentukn)a koloi&$ /etela" &ititrasi &engan !gN'
(
, a8aln)a
terbentuk en&apan ber8arna puti" )ang merupakan !g*l$ Ketika Na*l su&a" "abis bereaksi
&engan !gN'
(
, sementara 0umla" !gN'
(
masi" a&a, maka !gN'
(
kemu&ian bereaksi
&engan in&ikator K
2
*r'
+
membentuk en&apan !g
2
*r'
+
)ang ber8arna mera" bata$

Ter0a&ila" peruba"an 8arna ,oklat mu&a se,ara perla"an namun meng"ilang lagi
lalu 8arna ,oklat mu&a mun,ul kembali, maka &ari itu kita "arus terus mentitrasi sampai
men&apatkan 8arna ,oklat kemera"an )ang tetap &an ti&ak meng"ilang lagi &an ter&apat
en&apan mera" bata$ 9n&apan 8arna mera" bata terbentuk akibat reaksi antara *r'
+
22
&an !g
5
membentuk !g
2
*r'
+
$ Lebi" baik ketika titrasi &ilakukan 9rlenme)er &ialasi ole" alas
ber8arna puti" agar &apat terli"at 0elas peruba"an 8arna )ang ter0a&i$

/ebelum titrasi /esu&a" titrasi
ika larutan ber8arna ,oklat tua maka larutan tersebut su&a" le8at &ari titik ekivalen$
Titrasi in &ilakukan se,ara berulang agar lebi" akurat maka &ari itu per,obaan ini &iulang (
kali atau lebi"$
Tra)ek peruba"an 8arnan)a a&ala" &ari kuning ke ,oklat mera"$ Hal ini sesuai
&engan per,obaan )ang &ilakukan ketika titrasi tela" men,apai titik ekuivalen atau
kesetimbangann)a$ ;olume rata2rata titrasi ini 11,+( ml$
2. T,'-a%, La-1'a. 9#a.0(
#alam titrasi larutan blanko praktikan menggunakan aCua&es sebagai titrat karena
bera&a &alam erlenme)er se&angkan larutan baku !gN'
(
sebagai titran karena bera&a &alam
buret$ !Cua&es &alam gelas beker &ipin&a"kan ke &alam 9rlenme)er &engan bantuan pipet
volume 2- ml$ 7aka &ari itu aCua&es "arus &iambil 2 kali agar -0 ml$
/etela" itu P" &i,ek &engan P" sti,k "asil )ang kita &apat a&ala" P" . maka &ari itu
perlu &itamba"kan basa )aitu Na'H 2 sampai ( tetes agar men&apatkan P" )ang netral )aitu
P" G$ Karena P" sangat berpengaru" ter"a&ap "asil volume titrasi ini$ ika P" kurang &ari P"
G maka akan semakin lama titrasi ini men,apai titik ekivalen &an volume ak"ir titrasi 0uga
semakin besar &ari pa&a )ang se"arusn)a$ /e&angkan sebalikn)a apabila P" leb" &ari G maka
akan memper,epat men,apai titik ak"ir titrasi &an volume ak"ir titrasi akan semakin se&ikit
&aripa&a se"arusn)a$
/etela" P" sesuai aCua&es &iberi in&ikator K
2
*r'
+
-F seban)ak ( tetes maka akan
ter0a&i peruba"an 8arna &ari bening men0a&i kuning sesuai &engan 8arna in&ikator$ Larutan
!gN'
(
&imasukkan ke &alam buret &isini kami memasukkan !gN'
(
sampai skala buret 1$
Lalu, titrasi aCua&es &engan !gN'
(
&engan membuka
kran buret &an meneteskan se,ara perla"an sambil se&ikit &igo)angkan$ #i&apatkan "asil
semakin lama semakin menun0ukkan peruba"an 8arna ,oklat kemera"an namun ketika
&igo)angkan akan "ilang$

/ebelum titrasi /etela" titrasi
Titrasi &iteruskan sampai men&apatkan 8arna ,oklat kemera"an )ang tetap &an ti&ak
"ilang lagi$ Ketika su&a" men,apai 8arna ,oklat kemera"an tetap &an ter&apat en&apan
mera" bata maka su&a" men,apai titik ekivalen$ ika berlebi" &an ber8arna ,oklat tua maka
su&a" le8at &ari titik ekivalen$ Titrasi &iulang seban)ak ( kali atau lebi" tetapi &ata )ang
&ipakai a&ala" )ang "asiln)a saling men&ekati &an ti&ak berbe&a 0au" &ari satu &engan )ang
lainn)a$ ;olume titrasi rata2rata &ari titrasi ini a&ala" 1,-. ml$
3. P&.&.'1a. Ka)a- K#(-,)a Sa+8&#
#alam penentuan ka&ar klori&a sampel praktikan menggunakan sample air 1air
le&eng4 sebagai titrat karena bera&a &alam erlenme)er se&angkan larutan baku !gN'
(
sebagai titran karena bera&a &alam buret$ /ample air 1air le&eng4 &ipin&a"kan ke &alam
9rlenme)er seban)ak -0 ml &engan bantuan pipet volume 2- ml maka &ari itu "arus &iambil
2 kali agar men,apai -0 ml$ /etela" itu P" sample air tersebut &i,ek &engan P" sti,k
6ungsin)a sama seperti &alam titrasi larutan blanko$ #alam penentuan ka&ar klori&a sampel
P" sample air "arus netral )aitu P" G$
/etela" P" sesuai sample air &iberikan in&ikator K
2
*r'
+
-F seban)ak ( tetes maka
akan ter0a&i peruba"an 8arna &ari bening men0a&i kuning sesuai &engan 8arna in&ikator$
Larutan !gN'
(
&imasukkan ke &alam buret &isini kami memasukkan !gN'( sampai skala
buret 10,-$ Larutan !gN'
(
)ang &igunakan &alam penetuan ka&ar klori&a ini a&ala" larutan
!gN'
(
)ang memiliki normalitas 0$00:+ N$ Lalu, titrasi sample air &engan !gN'
(
&engan
membuka kran buret &an meneteskan se,ara perla"an sambil se&ikit &igo)angkan$
#i&apatkan "asil semakin lama semakin menun0ukkan peruba"an 8arna ,oklat kemera"an
namun ketika &igo)angkan akan "ilang$
Titrasi &iteruskan sampai men&apatkan 8arna ,oklat
kemera"an )ang tetap &an ti&ak "ilang lagi$ Ketika su&a" men,apai 8arna ,oklat kemera"an
tetap &an ter&apat en&apan mera" bata maka su&a" men,apai titik ekivalen$ ika berlebi" &an
ber8arna ,oklat tua maka su&a" le8at &ari titik ekivalen$ Titrasi &iulang seban)ak 2 kali atau
lebi" tetapi &ata )ang &ipakai a&ala" )ang "asiln)a saling men&ekati &an ti&ak berbe&a 0au"
&ari satu &engan )ang lainn)a$ ;olume titrasi rata2rata &ari titrasi ini a&ala" 18,(- ml$

/ebelum titrasi /esu&a" titrasi
Hasil per"itungan klori&a sample a&ala" 112,0-. mg/l$ 7enurut peraturan /N3
no:012(--(21::. tentang kan&ungan ka&ar klori&a atau garam &alam
air bersi" a&ala" 2-0mg/L$ a&i &ari "asil perban&ingan sampel air )ang
&iperiksa &alam batas normal &an la)ak untuk &igunakan$
<. KESIMPULAN
Penimbangan &ilakukan &engan ketelitian )ang kuat karena &alam pembuatan larutan
baku 1!gN'
(
4 serta stan&arisasi &iperlukan volume serta konsentrasi larutan
)ang tepat$
Pelarutan &ilakukan sampai benar2benar larut &an "omogen$
Tingkat ketelitian labu takar lebi" tinggi &aripa&a gelas ukur$
Pemba,aan miniskus pa&a buret )aitu titik tenga" pa&a &asar larutan )ang berbentuk
K8L )ang &i"itung pa&a skala$
Pembakuan !gN'
(
&engan !gN'
(
sebagai titran &an Na*l sebagai titrat
meng"asilkan peruba"an 8arna &ari kuning men0a&i ,oklat mera" &engan en&apan
mera" bata$
3n&ikator Kalium kromat ber8arna kuning, pa&a per,obaan ini &igunakan meto&e
7o"r, &imana meto&e ini &igunakan untuk menetapkan ka&ar klori&a &an bromi&a
&alam suasana netral &engan larutan baku perak nitrat &engan penamba"an kalium
kromat sebagai in&ikator$
Penge,ekan P" air sangat berpengaru", P" )ang &igunakan a&ala" P" G 1netral4$
Titrasi larutan blanko, aCua&es sebagai titrat &an !gN'
(
sebagai titran meng"asilkan
peruba"an 8arna &ari kuning men0a&i ,oklat mera" &an a&an)a en&apan mera" bata$
Penetuan Ka&ar Klori&a, sample air 1air le&eng4 sebagai titrat &an !gN'
(
sebagai
titran meng"asilkan peruba"an 8arna kuning men0a&i ,oklat mera" &an a&an)a
en&apan mera" bata$
Penamba"an in&ikator K
2
*r'
+
( tetes bertu0uan agar men,apai tra)ek PH &an
peruba"an 8arna ketika su&a" men,apai titik ekivalen$
Hasil per"itungan klori&a sample a&ala" 112,0-. mg/l$ Kan&ungan ka&ar klori&a
atau garam &alam air bersi" a&ala" 2-0mg/L$ a&i sampel air )ang
&iperiksa &alam batas normal &an la)ak untuk &igunakan$
Titrasi &iulang 2 sampai ( kali atau lebi" agar men,apai "asil )ang akurat, kemu&ian
&irata2ratakan$
<I. DA4TAR PUSTAKA
7as template, 2011, Landasan Teori Titrasi Argentometri, online,
"ttp://lan&asanteori$blogspot$,om/2012/0(/lan&asan2teori2titrasi2argentometri$"tml,
tanggal 28 November 2012$
/)ari6 Ham&ani, 2012, Titrasi Pengendapan, online,
"ttp://,atatankimia$,om/,atatan/titrasi2pengen&apan$"tml, tanggal 28 November 2012$
7ut"ia %l6a", 2012, Titrasi Argentometri, online,
"ttp://mut"iaura$8or&press$,om/2012/0+/2+/titrasi2argentometri/, tanggal 28 November
2012$
/usilo ?u&i B"armanto, 2011, Argentometri, online,
"ttp://susilo)u&ib"armanto$8or&press$,om/2011/12/1+/argentometri/, tanggal 28
November 2012$
@o,k /ti6a, 2011, Titrasi Pengendapan, online,
"ttp://mart"en0:$blogspot$,om/2011/01/laporan2kimia2analisisM11$"tml, tanggal 28
November 2012$
Taki)a =en0i, 2012, Titrasi Pengendapan, online,
"ttp://i&$s,rib&$,om/&o,/8(G81+:8/Titrasi2Pengen&apan, tanggal 28 November 2012$
!meen)mooie, 2012, Penentuan Kadar Klorida, online,
"ttp://i&$s,rib&$,om/&o,/.G+0-8(0/P9N9NT%!N2K!#!@2KL'@3#!, tanggal 28
November 2012$
!la8an Langit, 2010, Argentometri, online,
"ttp://a8anl$blogspot$,om/2010/11/argentometri$"tml, tanggal 28 November 2012$
<II. LEM9AR PENGESAHAN
7engeta"ui, #enpasar, 2: November 2012
Pembimbing Praktikan
1 !$!$Ngr$Putra @iana Praset)a,/$<arm,!pt 4 1 3&a !)u #ita Puspita Putri 4