Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN DHF

PENGKAJIAN
I. Identitas
Umur, sering terjadi pada anak-anak umur 1 4 tahun dan 5 10 tahun, tidak terrdapat perbedaan
jenis kelamin tetapi kematian lebih sering terjadi pada anak perempuan, lingkungan tempat tinggal
pasien merupakan endemic DHF dan sering terjadi pada musin hujan
IIRiwayat Keperawatan
1 !eluhan utama " demam tinggi dan mendadak, perdarahan #bintik-bintik merah pada
ekstremitas atas, dada dan mimisan$perdarahan gusi%, kadang-kadang disertai dengan penurunan
kesadaran serta kejang
& 'i(a)at *en)akit +ekarang
,adan panas tinggi secara mendadak dalam (aktu & - hari, terdapat bintik merah pada
ektremitas,dada,selaput muk.sa mulut kering,mimisan,gusi ber darah,berak darah, pembesaran
hepar, kadang disertai kejang dan penurunanan kesadaran
/ 'i(a)at pen)akit dahulu
*ernah menderita DHF untuk pertama kali pada usia lebih dari 1 tahun merupakan 0akt.r utama
pat.genesis pen)akit ini,malnutrisi
4 'i(a)at kesehatan keluarga
1pakah ada keluarga )ang terserang DHF
5 'i(a)at kesehatan lingkungan
1pakah lingkungan tempat tinggal sedang terserang (abah DHF
IIIPemeriksaan fisik
1 !eadaan umum dan tanda-tanda 2ital " 1dan)a penurunan kesadaran, kejang dan kelemahan3
suhu tinggi3 nadi cepat,lemah,kecil sampai tidak teraba3tekanan darah menurun #sist.l.k
menurunb sampai 40 mmHg atau kurang
& ,.d) s)stem "
*ernapasan #,1 " ,reathing%
1namnesa " *ada derajat 1 dan & a(al jarang terdapat gangguan pada sistem pernapasan
kecuali bila pada derajat / dan 4 sering disertai keluhan sesak napas sehingga memerlukan
pemasangan 5&
*emeriksaan 0isik " *ada derajat 1 dan & kadang terdapat batuk dan pharingitis karena
demam )ang tinggi,suara napas tambahan #r.nchi3 (hee6ing%, pada derajat / dan 4 napas
dangkal dan cepat disertai penurunan kesadaran
7ardi.2askuler #,& " ,leeding%

1namnesa
"
*ada derajat 1dan & keluhan memdadak demam tinggi & - hari badan
lemah,pusing,mual muntah,derajat / dan 4 .rang tua$keluarga melap.rkan pasien
mengalami penurunan kesadaran gelisah dan kejang
*emeriksaan 0isik "
Derajat 1 Uji t.rni8uet p.siti0,merupakan satu-satun)a mani0estasi perdarahan
Derajat & ptekie,purpura,ech)m.sis dan perdarahan k.njungti2a Derajat / kulit dingin pada
daerah akral,nadi cepat,hip.tensi,sakit kepala ,menurunn)a 2.l.me plasma,meninggin)a
permeabilitas dinding pembuluh darah,tr.mb.sit.penia dan diatesis hem.ragic
Derajat 4 nadi tidak teraba dan tekanan darah tidak dapat diukur
*ersara0an #,/" ,rain%
1namnesa asien gelisah, cengeng dan re(el karena demam tinggi derajat 1dan & serta
penurunan tingkat kesadaran pada derajat / dan 4
*emeriksaan 0isik "
*ada derajat & k.njungti2a mengalami perdarahan, sedang penurun-an9ingkat kesadaran
#c.mp.smentis, ke-apatis, ke-s.mn.lent,kes.p.r kek.ma %atau gelisah,:7+ menurun,pupil
mi.sis atau midriasis,re0lek 0isi.l.gis atau pat.l.gis sering terjadi pada derajat / dan 4
&4*erkemihan ;liminasi Uri #,4" ,ladder%
1namnesa " Derajat / dan 4 kencing sedikit bahkan tidak ada kencing
*emeriksaan 0isik "
*r.duksi urin menurun#.liguria sampai anuria%,(arna berubah pakat dan ber(ana c.klat
tua pada derajat / dan 4
&5*encernaan ;liminasi 1l2i #,5" ,.(el%
1namnesa " pada derajat 1 dan & mual dan muntah$tidak ada na0su makan,haus,sakit
menelan,derajat / terdapat n)eri tekan pada ulu hati
*emeriksaan 0isik "
Derajat 1 dan & <uk.sa mulut kering,hiperemia tengg.r.kan, derajat / dan 4 terdapat
pembesaran hati dan =)eri tekan,sakitmenelan, pembesaran lim0e,n)eri tekan epigastrik,
hematemisis dan melena
&>9ulang .t.t integumen #,>" ,.ne%
1namnesa " pasien mengeluh .t.t,persendian dan punggung,kepanas-an,(ajah tampak
merah pada derajat 1 dan &,derajat / dan 4 terdapat kekakuan .t.t$kelemahan .t.t dan
tulang akibat kejang atau tirah baring lama

*emeriksaan 0isik "
=)eri pada sendi, .t.t,punggung dan kepala3kulit terasa panas, (ajah tampak merah
dapat disertai tanda kesakitan,pegal seluruh tubuh derajat 1 dan & sedangkan derajat / dan 4
pasien mengalami parese atau kekakuan bahkan kelumpuhan
.IV. Data Penunjang
Hemat.krit
=.rmal 7?$Hm@ / A Hb
9r.mb.sit.penia menurun atau kurang dari 100000$mm
/
<asa perdarahan dan pr.t.mbin memanjang
Bek.peni kadang-kadang lek.sit.sis ringan
Prioritas masalah Keperawatan "
1 <encegah terjadin)a hip.p.lemik s).k
& Intik nutrisi )ang adekuat
/ <encegah k.mplikasi, perdarahan dan in0eksi
4 Im0.rmasi tentang pr.ses pen)akit
5 7emas
Penatalaksanaan
*eng.batan DHF han)a bersi0at simt.matis dan sup.rti0, )aitu "
1 *emberian cairan )ang cukup, diberikan untuk mengurangi rasa haus dan dehidrasi akibat
demam tinggi, an.reksia, dan muntah,pasien perlu diberikan minum seban)ak mungkin #1 & liter
dalam &4 jam% berupa air teh dengan gula,sirup atau susu dapat pula diberi .ralit
& 1ntipiretik, seperti g.l.ngan acetamin.0en #paracetam.l%,jangan berikan sembarang g.l.ngan
salisilat karena dapat men)ebabkan perdarahan
/ +ur0ace c..ling
4 1ntik.n2ulsan, bila pasien kejang dapat diberikan "
Dia6epam #?alium%
Fen.barbital #luminal%

Dianosa Keperawatan
1 *eningkatan suhu tubuh #Hipertermi% berhubungan dengan pr.ses in0eksi 2irus dengue
#2iremia%
& 'esik. gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan intake nutrisi )ang tidak adekuat akibat mual dan na0su makan )ang menurun
/ 'esik. de0isit 2.lume cairan berhubungan dengan pindahn)a cairan intra2askuler ke
ekstra2askuler
4 'esik. terjadi perdarahan berhubungan dengan penurunan 0act.r-0akt.r pembekuan darah
# tr.mb.sit.peni %
5 :angguan akti0itas sehari-hari sehu-bungan dengan k.ndisi tubuh )ang lemah
> :angguan rasa n)aman" n)eri sehu-bungan dengan mekanisme pat.l.-gis #pr.ses pen)akit%
- 'esik. +).k h)p.2.lemik berhubungan dengan perdarahan )ang berlebihan, pindahn)a cairan
intra2askuler ke ekstra2askuler


Ren!ana As"han Keperawatan #

=5 DI1:=5+1
!;*;'1C191=
H1+IB D1=:
DIH1'1*!1=
';=71=1
9I=D1!1=
'1+I5=1B
1
















*eningkatan suhu tubuh
#hiperter-mia%
sehubungan dengan
pr.ses pe-n)akit
#2iremia%













-9ujuan " +uhu tubuh
n.rmal kembali
setelah mendapatkan
tindakan pera(atan
selama / hari
!riteria hasil " +uhu
tubuh antara /> /-,
membran muk.sa
basah, nadi dalam
batas n.rmal #40-100
E$mnt%, =)eri .t.t
hilang



1<engkaji saat timbuln)a
demam

&<eng.bser2asi tanda-
tanda 2i-tal" suhu, nadi,
tensi, pernapasan seti-ap
/ jam atau lebih sering
/<emberikan penjelasan
tentang pen)ebab
demam atau pening-
katan suhu tubuh

4<emberikan penjelasan
pada pasi-en$keluarga
tentang hal-hal )ang
dapat dilakukan untuk
mengatasi demam F
menganjurkan pasien
$keluarga untuk
Untuk mengidenti0ikasi
p.la de-mam pasien
9anda-tanda 2ital
merupakan acuan untuk
mengetahui keadaan
umum pasien
*enjelasan tentang
k.ndisi )ang dialami
pasiendapat membantu
pa-sien$keluarga
mengurangi kecema-san
)ang timbul
!eterlibatan keluarga
sangat be-rarti dalam
pr.ses pen)embuhan
pasien di rumah sakit


*enjelasan )ang diberikan




























































k..perati0
5<enjelaskan pentingn)a
tirah ba-ring bagi pasien
F akibatn)a jika hal
tersebut tidak dilakukan
><enganjurkan pasien
untuk ba-n)ak minum
&,5 l$&4 jam F jelaskan
man0aatn)a bagi pasi-en

-<emberikan k.mpres
dingin #pada daerah
aEila F lipat paha%
4<enganjurkan untuk
tidak mema-kai selimut
F pakaian )ang tebal
G <encatat asupan F
keluaran

10 <emberikan terapi
cairan in-tra2ena F
.bat-.batan sesuai
dengan pr.gram d.kter
#masalah k.lab.rasi%

pada pasien$keluarga akan
mem.ti2asi pasien untuk
k..perati0
*eningkatan suhu tubuh
mengaki-batkan
penguapan tubuh
meningkat sehingga perlu
diimbangi dengan asupan
cairan )ang ban)ak
!.mpres dingin akan
membantu menurunkan
suhu tubuh
*akaian )ang tipis akan
membantu mengurangi
penguapan tubuh
Untuk mengetahui adan)a
ketidak-seimbangan
cairan tubuh
*emberian cairan sangat
penting bagi pasien
dengan suhu tinggi
*emberian cairan
merupakan (e-(enang
d.kter sehingga pera(at
perlu berk.lab.rasi dalam
hal ini

& :angguan pemenuhan
kebutuhan nutrisi3 kurang
dari kebutuhan se-
hubungan dengan mual,
muntah, an.reksia F sakit
saat menelan

9ujuan " !ebutuhan
nutrisi pasien ter-
penuhi3 pasien mampu
meng-habiskan
makanan sesuai de-
ngan p.rsi )ang
diberikan$di-butuhkan
selama pera(atan - hari
pera(atan
!riteria " 9idak ada
tanda-tanda
malnutrisi, tidak
terjadi penurunan
berat badan, =a0su
makan meningkat,
p.rsi makanan )ang
disajikan mampu
dihabiskan klien,
mual dan muntah
berkurang
1 <engkaji keluhan mual,
sakit me-nelan F
muntah )ang dialami
.leh pasien
&<engkaji cara$bagaimana
makanan dihidangkan

/<emberikan makanan
)ang mudah ditelan
seperti" bubur, tim F
dihi-dangkan saat masih
hangat
4<emberikan makanan
dalam p.rsi kecil F
0rekuensi sering
5 <enjelaskan man0aat
makanan$ nutrisi bagi
pasien terutama saat
pasien sakit
> <emberikan umpan
balik p.siti0 saat pasien
mau berusaha mengha-
Untuk menetapkan cara
mengatasi-n)a

7ara menghidangkan
makanan d-pat
mempengaruhi na0su
makan pasien
<embantu mengurangi
kelelahan pasien F
meningkatkan asupan
makanan karena mudah
ditelan
Untuk menghindari mual
F muntah
<eningkatkan
pengetahuan pasien
tentang nutrisi sehingga
m.ti2asi untuk makan
meningkat
<em.ti2asi F
meningkatkan se-mangat
pasien


biskan makanann)a
-<encatat jumlah$p.rsi
makanan )ang
dihabiskan .leh pasien
se-tiap hari
1 <emberikan nutrisi
parenteral #k.lab.rasi
dengan d.kter%




& <emberikan .bat-
.bat antasida #anti
emetik% sesuai pr.gram
d.kter


/ <engukur berat
badan pasien se-tiap
hari #bila mungkin%


Untuk mengetahui
pemenuhan nutrisi pasien

=utrisi parenteral sangat
berman0a-at$dibutuhkan
pasien terutama jika
intake per .ral sangat
kurang He-nis F jumlah
pemberian nutrisi
parenteral merupakan
(e(enang d.kter
5bat antasida #anti
emetik% mem-bantu
pasien mengurangi rasa
mual F muntah Dengan
pemberian .bat tersebut
diharapkan intake nutrisi
pasien meningkat
Untuk mengetahui status
gi6i pa-sien
/ 'esik. de0isit 2.lume
cairan berhubungan
dengan pindahn)a
cairan intra2askuler ke
ekstra2askuler
9ujuan " 9idak terjadi
de2isit 2.ume cairan $
9idak terjadi s).k
hip.2.lemik
!riteria " Input dan
.utput seimbang,
?ital sign dalam batas
n.rmal #9D 100$-0
mmHg, =" 40-
1&0E$mnt%, 9idak ada
tanda pres).k, 1kral
hangat, 7apilarr)
re0ill I / detik,
*ulsasi kuat

15bser2as 2ital sign tiap
/ jam$lebih sering

&5bser2asi capillar)
'e0ill

/5bser2asi intake dan
.utput 7atat jumlah,
(arna, k.nsentrasi, ,H
urine

4 1njurkan untuk minum
1500-&000 ml $hari
#sesuai t.leransi%

5 *emberian cairan
intra2ena, plasma atau
darah

?ital sign membantu
mengidenti0ikasi
0luktuasi cairan
intra2askuler
Indikasi keadekuatan
sirkulasi peri0er

*enurunan haluaran
urine pekat dengan
peningkatan ,H diduga
dehidrasi

Untuk memenuhi
kabutuhan cairan tubuh
per.ral

Dapat meningkatkan
jumlah cairan tubuh,
untuk mencegah
terjadin)a hip.2.lemic
s).k
4 'esik. terjadin)a
perdarahan lebih lanjut
sehubungan dengan
tr.mb.sit.penia

9ujuan " 9idak terjadi
perdarahan selama
dalam masa
pera(atan
!riteria " 9D 100$>0
1 <em.nit.r tanda-tanda
penurunan tr.mb.sit
)ang disertai dengan
tanda-tanda klinis


*enurunan jumlah
tr.mb.sit meru-pakan
tanda-tanda adan)a
keb.c.-ran pembuluh
darah )ang pada ta-hap
tertentu dapat
mmHg, =" 40-
100E$menit reguler,
pulsasi kuat, tidak ada
perdarahan sp.ntan
#gusi, hidung,
hematemesis dan
melena%, tr.mb.sit
dalam batas n.rmal
#150000$uB%





&<emberikan penjelasan
tentang pengaruh
tr.mb.sit.penia pada
pasien


/ <em.nit.r jumlah
tr.mb.sit se-tiap hari



4<enganjurkan pasien
untuk ban)ak istirahat

5<emberikanpenjelasan
pada pasien $keluarga
untuk segera melap.r
jika ada tanda-tanda
perdarahan lebih lanjut
seperti" hematemesis,
melena, epistaksis
> <enjelaskan .bat-.bat
)ang dibe-rikan F
man0aatn)a serta akibat-
n)a bagi pasien


-<engantisipasi$mencegah
terjadi-n)a perlukaan
atau perdarahan"
- menggunakan
sikat gigi lunak
- memelihara
kebersihan mulut
- menghindari
tindakan in2asi0
melalui rektum
seperti" pemberian
.bat supp.sit.ria,
enema, rektal
term.meter
- menggunakan
pencukur lis-trik #jika
pasien butuh bercu-
kur%
- memberikan tekanan
5-10 me- nit setiap
kali selesai mengambil
darah
menimbulkan tanda-tanda
klinis berupa perdara-han
#n)ata% seperti epistaksis,
peti-kiae, dll
1gar pasien$keluarga
mengetahui hal-hal )ang
mungkin terjadi pada
pasien F dapat membantu
mengan-tisipasi terjadin)a
perdarahan ka-rena
tr.mb.sit.penia
Dengan jumlah tr.mb.sit
)ang di pantau setiap hari,
dapat di ketahui tingkat
keb.c.ran pembuluh
darah F kemungkinan
perdarahan )ang dapat
dialami pasien
1kti2itas pasien )ang
tidak terk.n-tr.l dapat
men)ebabkan terjadin)a
perdarahan
!eterlibatan keluarga
dengan se-gera
melap.rkan terjadin)a
perda-rahan #n)ata% akan
membantu pa-sien
mendapatkan penanganan
se-dini mungkin
Dengan mengetahui .bat-
.batan )ang diminum F
man0aatn)a, ma-ka pasien
akan term.ti2asi untuk
mau minum .bat sesuai
d.sis atau jumlah )ang
diberikan

5 :angguan akti0itas sehari-
hari sehu-bungan dengan
k.ndisi tubuh )ang
lemah

9ujuan" selama
dilakukan pera(atan
dirumah sakit
kebutuhan akti0itas
sehari-har klien
terpenuhi
7riteria
-!ebutuhan akti0itas
sehari-hari terpenuhi
-*asien mampu mandiri
sete-lah bebas demam



























1 <engkaji keluhan
pasien

& <engkaji hal-hal )ang
mampu$ tidak mampu
dilakukan .leh pa-sien
sehubungan dengan
kelemah-an 0isikn)a
/ <embantu pasien
memenuhi kebutuhan
akti0itasn)a sehari-hari
sesuai dengan tingkat
ke-terbatasan pasien
seperti mandi, makan,
eliminasi


4 <embantu pasien untukk
mandiri sesuai dengan
perkembangan ke-
majuan 0isikn)a

5 <emberi penjelasan
tentang hal-hal )ang
dapat membantu F me-
ningkatkan kekuatan
0isik pasien




> <eletakkan barang-
barang di tem-pat )ang
mudah terjangkau .leh
pasien
- <en)iapkan bel di dekat
pasien

Untuk mengidenti0ikasi
masa-lah-masalah pasien
Untuk mengetahui tingkat
keter-gantungan pasien
dalam memenuhi
kebutuhann)a

*emberian bantuan sangat
di perlu-kan .leh pasien
pada saat k.ndisi-n)a
lemah F pera(at
mempun)ai tanggung
ja(ab dalam pemenuhan
kebutuhan sehari-hari
pasien tanpa mem-buat
pasien mengalami keter-
gantungan pada pera(at
Dengan melatih
kemandirian pasien maka
pasien tidak me-ngalami
ketergantungan pada
pera(at
Dengan penjelasan )ang
diberikan kepada pasien,
maka pasien term.-ti2asi
untuk k..perati0 selama
pe-ra(atan terutama
terhadap tindakan )ang
dapat meningkatkan
kekuatan 0isikn)a seperti
pasien mau meng-
habiskan p.rsi makan-
n)a
1kan membantu pasien
untuk me-menuhi
kebutuhann)a sendiri
tanpa .rang lain
1gar pasien dapat segera
meminta bantuan pera(at
saat membutuh-kann)a

> :angguan rasa n)aman"
n)eri sehu-bungan dengan
mekanisme pat.l.-gis
#pr.ses pen)akit%

+elama pera(atan &
hari 'asa n)aman
pasien terpenuhi=)eri
berkurang atau hilang
7riteria !lien
mengatakan =)eri
berkurang atau hilang
!lien tampak tenang
#tidak nampak n)eri%


1 <engkaji tingkat n)eri
)ang di ala-mi pasien
dengan memberi ren-
tang n)eri #0-10%,
biarkan pasien
menentukan tingkat
n)eri )ang di alamin)a,
tetapkan tipe n)eri )ang
dialami pasien, resp.ns
pasien terhadap n)eri
)ang dialami
Untuk mengetahui berapa
berat n)eri )ang dialami
pasien





'eaksi pasien terhadap
n)eri dapat dipengaruhi
.leh berba-gai 0akt.r,




& <engkaji 0akt.r-0akt.r
)ang mem-pengaruhi
reaksi pasien terhadap
n)eri #buda)a,
pendidikan, dll%














/ <emberikan p.sisi )ang
n)aman, usahakan
situasi ruangan )ang
tenang
4 <emberikan suasana
gembira bagi pasien,
alihkan perhatian pasien
dari rasa n)eri #libatkan
keluarga%
<enganjurkan pasien
untuk mem-baca buku,
mendengar musik,
n.nt.n 9? #mengalihkan
perhatian%
5 <emberikan kesempatan
pada pa-sien untuk
berk.munikasi dengan
teman-temann)a$.rang
terdekat


> <emberikan .bat-
.bat analgetik
#k.lab.rasi d.kter%

dengan mengetahui
0akt.r-0akt.r tersebut
maka pera(at dapat mela-
kukan inter2ensi )ang
sesuai de-ngan masalah
klien 'esp.n in-di2idu
ter-hadap n)eri sangat
ber-beda atau ber2ariasi,
sehingga pe-ra(at perlu
mengkaji lebih lanjut
menghindari kesalahan
persepsi terhadap k.ndisi
)ang dialami pa-sien
<isaln)a pasien )ang
berteri-ak karena n)eri
belum tentu me-ngalami
n)eri )ang lebih hebat
dari pasien lain )ang
menutup mata, menggigit
bibir atau berpegangan
erat
Untuk mengurangi rasa
n)eri


Dengan melakukan
akti0itas lain, pasien dapat
sedikit melupakan
perhatiann)a terhadap
n)eri )ang dialami



9etap berhubungan
dengan .rang-.rang
terdekat$teman membuat
pa-sien gembira$bahagia
F dapat me-ngalihkan
perhatiann)a terhadap
n)eri
5bat-.batan analgetik
dapat mene-
kan$mengurangi n)eri
pasien *er-lu adan)a
k.lab.rasi dengan d.kter
karena pemberian .bat
merupakan (e(enang
d.kter

- *.tensial terjadi s).k
hip.2.lemik sehubungan
dengan perdarahan hebat
9ujuan" selama
pera(atan dirumah
1 <.nit.r keadaan umum
pasien

Untuk memantau k.ndisi
pasien selama masa
pera(atan teruta-ma saat
sakit tidak terjadi
s).k hip.2.lemik
!riteria" ?ital sign
dalam batas n.rmal
#9D 100$-0 mmHg,
=" 40-1&0E$mnt%,
9idak ada tanda
pres).k, 1kral
hangat, 7apilarr)
re0ill I / detik,
*ulsasi kuat






& 5bser2asi tanda-tanda
2ital tiap &-/ jam





/ <.nit.r tanda-tanda
perdarahan




4 Helaskan pada
pasien$keluarga tentang
tanda-tanda perdarahan
)ang mungkin dialami
pasien



51njurkan pasien$keluarga
untuk se-gera melap.r
jika ada tanda-tanda
perdarahan


> *asang in0us, beri terapi
cairan in-tra2ena jika
terjadi perdarahan
#k.lab.rasi dengan
d.kter%



- +egera puasakan jika
terjadi perda-rahan
saluran pencernaan


4 7ek Hb, Ht, tr.mb.sit
#sit.%


terjadi perdarahan
Dengan mem.nit.r
keadaan umum pasien,
pera(at dapat segera me-
ngetahui jika terjadi
tanda-tanda pre s).k$s).k
sehingga dapat se-gera di
tangani
9anda 2ital dalam batas
n.rmal menandakan
keadaan umum pasien
baik, pera(at perlu terus
meng.b-ser2asi tanda-
tanda 2ital selama pasien
mengalami perdarahan
un-tuk memastikan tidak
terjadi pre s).k$s).k
*erdarahan )ang cepat
diketahui dapat segera
diatasi, sehingga pasi-en
tidak sampai ke tahap
s).k hi-p.2.lemik akibat
perdarahan he-bat
Dengan memberi
penjelasan F me-libatkan
keluarga diharapkan tan-
da-tanda perdarahan dapat
diketa-hui lebih cepat F
pasien$ keluarga menjadi
k..perati0 se-lama pasien
di ra(at
!eterlibatan keluarga
untuk segera melap.rkan
jika terjadi perdarahan
terhadap pasien sangat
membantu tim pera(atan
untuk segera mela-kukan
tindakan )ang tepat
*emberian cairan
intra2ena sangat
diperlukan untuk
mengatasi kehi-langan
cairan tubuh )ang hebat
)ai-tu untuk mengatasi
s).k hip.2.-lemik
*emberian in0us
dilakukan dengan
k.lab.rasi d.kter
*uasa membantu
mengistirahatkan saluran
pencernaan untuk semen-
tara selama perdarahan
berasal dari saluran cerna


G *erhatikan keluhan
pasien seperti mata
berkunang-kunang,
pusing, lemah,
ekstremitas dingin, sesak
na0as
10 ,erikan tran0usi sesuai
dengan pr.gram d.kter
4 <.nit.r masukan F
keluaran, catat F ukur
perdarahan )ang
terjadi, pr.duksi urin







5 ,erikan .bat-.batan
untuk me-ngatasi
perdarahan sesuai
dengan pr.gram d.kter
> ,ila terjadi tanda-
tanda s).k
hip.2.lemik, baringkan
pasien terlentang atau
p.sisi datar
- ,erikan terapi
.ksigen sesuai dengan
kebutuhan



15 +egera lap.r d.kter jika
tam-pak tanda-tanda
s).k hip.2.lemik F
.bser2asi ketat pasien
serta perce-pat tetesan
in0us sambil menunggu
pr.gram d.kter
selanjutn)a

Untuk mengetahui tingkat
keb.-c.ran pembuluh
darah )ang di alami
pasien F untuk acuan me-
lakukan tindakan lebih
lanjut terhadap
perdarahan tersebut
Untuk mengetahui
seberapa jauh pengaruh
perdarahan tersebut pada
pasien sehingga tim
kesehatan le-bih (aspada
Untuk menggantikan
2.lume darah serta
k.mp.nen darah )ang
hilang
*engukuran F pencatatan
sangat penting untuk
mengetahui jumlah
perdarahan )ang dialami
pasien Untuk
mengetahui
keseimbangan cairan
tubuh *r.duksi urin
)ang lebih pekat F lebih
sedikit dari n.rmal
#sangat sedikit%
menunjukkan pasien
kekurangan cairan F
mengalami s).k Hati-
hati terha-dap perdarahan
di dalam
Untuk membantu
menghentikan perdarahan

Untuk menghindari
k.ndisi )ang lebih buruk

*emberian 5
&
akan
membantu .k-sigenasi
jaringan, karena dengan
terjadin)a perdarahan
hebat maka suplai .ksigen
ke jaringan terganggu
Untuk mendapatkan
penanganan lebih lanjut
sesegera mungkin


E$al"asi
9ahap e2aluasi dalam pr.ses kepera(atan men)angkut pengumpulan data sub)ekti0 dan
.b)ekti0 )ang akan menunjukkan apakah tujuan pela)anan kepera(atan sudah dicapai atau
belum ,ila perlu langkah e2aluasi ini merupakan langkah a(al dari identi0ikasi dan analisa
masalah selanjutn)a # +ant.sa=I, 1G4G31>&%